• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kontrak mengenai pelaksanaan pekerjaan dibuat dan dilaksanakan setelah terbit Surat Penunjukan Pemenang dari Pengguna Barang/Jasa dengan ketentuan :

1. Apabila Penyedia Barang/Jasa yang ditunjuk menolak/mengundurkan diri dengan alasan yang tidak dapat diterima atau gagal untuk menandatangani kontrak, maka Pengguna Barang/Jasa membatalkan Surat Penunjukan Pemenang, mencairkan Jaminan Penawaran (apabila dipersyaratkan) dan dimasukkan dalam Daftar Hitam (black list) PLN Group dan tidak diperkenankan ikut serta dalam Pengadaan di HP selama 2 (dua) tahun;

2. Pengguna Barang/Jasa dan Penyedia Barang/Jasa tidak diperkenankan mengubah Dokumen Pengadaan secara sepihak setelah penyampaian Dokumen Penawaran sampai dengan penandatanganan kontrak (post-bidding);

14 3. Penandatanganan kontrak dilakukan paling lambat 14 (empat belas) hari setelah

Penunjukan Pemenang.

4. Penandatangan kontrak dilakukan oleh pihak kedua dilakukan oleh setingkat Direktur Utama, dan setelah Jaminan Pelaksanaan diserahkan (apabila dipersyaratkan).

5. Pengguna Barang/Jasa dan Penyedia Barang/Jasa wajib :

a. Memeriksa konsep kontrak, meliputi seluruh substansi yang diatur dan disepakati, bahasa/redaksional, angka, dan huruf;

b. Memeriksa kelengkapan dokumen Kontrak;

c. Membubuhkan paraf pada lembar demi lembar Dokumen Kontrak.

6. Banyaknya rangkap kontrak dibuat sesuai dengan kebutuhan, yaitu :

a. Sekurang-kurangnya 2 (dua) kontrak asli, kontrak asli pertama untuk Pengguna Barang/Jasa diberi materai pada bagian yang ditandatangani Penyedia Barang/Jasa dan kontrak asli kedua untuk Pengguna Jasa diberi materai pada bagian yang ditandatangani Pengguna Barang/Jasa;

b. Rangkap kontrak lainnya tidak perlu diberi materai.

7. Penyedia Barang/Jasa dilarang mengalihkan tanggung jawab pekerjaan dengan mensubkontrakkan kepada pihak lain.

BAB II

SYARAT UMUM KONTRAK 2.1 Lingkup Pekerjaan

NO NAMA BARANG VOLUME SATUAN KETERANGAN

1 2 3 4 5

1 Camera Digital 38 UNIT CANON,NIKON,FUJI FILM, SONY

2 Komputer 14 UNIT CORE i3

3 Laptop 4 UNIT LENOVO,ACER,ASSUS,HP,DELL

4

LED TV 42" sebagai

Monitor AVL + CPU 2 UNIT guard, leather case dan

tas) 4 UNIT SAMSUNG,XIAOMI

7 SCANNER 1 UNIT EPSON, BROTHER

Lingkup Pekerjaan adalah Pengadaan Sarana untuk Project Region VI Riau Dan Kepulauan Riau dengan Volume perkiraan sebagai berikut.

2.2 Jenis Kontrak

Jenis Perjanjian / Kontrak yang digunakan adalah Harga Borongan (Lumpsum) Adalah Perjanjian/Kontrak Pengadaan Barang/Jasa atas penyelesaian seluruh pekerjaan dalam batas waktu tertentu, dengan jumlah harga yang pasti dan tetap,

15 dan semua risiko yang mungkin terjadi dalam proses penyelesaian pekerjaan sepenuhnya ditanggung oleh Penyedia Barang/Jasa.

2.3 Harga Kontrak

1. Harga satuan yang ditawarkan dalam Rupiah, berupa harga tetap (fixed price).

2. Harga sudah termasuk : a. Harga Satuan Barang.

b. Biaya pengiriman loko site di wilayah kerja Region/Area HP (sesuai lampiran 6) c. Packaging

d. Risiko-risiko yang muncul selama kontrak e. PPN 10% dan pajak-pajak yang berlaku 2.4 Bahasa Kontrak

Bahasa yang digunakan dalam Perjanjian/Kontrak adalah : Bahasa Indonesia.

2.5 Urutan Kekuatan Hukum

Apabila terjadi pertentangan antara ketentuan yang ada dalam perjanjian / kontrak maka yang dipakai adalah urutan sebagai berikut :

1. Perjanjian / Kontrak & Addendum a. Lampiran Harga

b. Bill of Quantity

c. Spesifikasi Teknik, Gambar atau Brosur 2. Surat Penunjukan Pemenang.

3. Dokumen Penawaran 4. Berita Acara Penjelasan 5. Dokumen Pelelangan / RKS

a. Syarat Umum Kontrak.

b. Syarat Khusus Kontrak.

c. Spesifikasi Teknis.

d. Gambar-gambar / brosur.

e. Daftar kuantitas dan harga.

2.6 Kewajiban Dan Hak Pengguna & Penyedia Barang/Jasa 1. Hak Pengguna:

a. Memperoleh barang sesuai yang diperjanjikan dalam kontrak

b. Melakukan pengendalian dan turut mengawasi pelaksanaan Perjanjian dalam hal pelaksanaan Pekerjaan.

c. Menetapkan waktu, tempat, dan volume kuota yang dibutuhkan.

2. Kewajiban Pengguna

Melaksanakan pembayaran sesuai pekerjaan yang ditetapkan dalam kontrak setelah dikurangi atas kewajiban yang tidak terpenuhi.

3. Hak Penyedia Barang/Jasa

Memperoleh pembayaran sesuai harga pekerjaan yang ditetapkan dalam kontrak setelah dikurangi denda atas kewajiban yang tidak terpenuhi.

4. Kewajiban Penyedia Barang/Jasa

a. Melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai lingkup kontrak

b. Sebelum pekerjaan dimulai, berkewajiban memberitahukan/melaporkan rencana pelaksanaan pekerjaan.

c. Menyelesaikan pekerjaan tidak melebihi batas waktu yang ditentukan.

d. Melaksanakan tertib administrasi kontrak.

16 e. Menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan jadual pekerjaan yang telah

ditetapkan dalam kontrak

f. Penyedia Barang/Jasa dilarang menyerahkan kontrak kepada pihak lain.

2.7 Pajak-Pajak Dan Pungutan-Pungutan Lainnya

1. Penyedia Barang/Jasa wajib mengetahui, memahami dan patuh terhadap semua peraturan perundang-undangan tentang pajak yang berlaku di Indonesia dan sudah diperhitungkan dalam Dokumen Penawaran

2. Perubahan peraturan perundang-undangan tentang pajak yang terjadi setelah penawaran akan dilakukan penyesuaian.

2.8 Waktu dan Tempat Pengiriman Barang/Jasa

1. Waktu pengiriman barang harus sudah diserahkan dari Penyedia Barang/Jasa kepada Pengguna Barang/Jasa maksimum 14 (empat belas) hari kalender terhitung sejak tanggal Surat Pesanan Barang.

2. Tempat penyerahan barang adalah Kantor Area Region VI Riau Dan Kepulauan Riau yang beralamat di Jalan Dirgantara No 63, Pekanbaru.

2.9 Jangka Waktu Perjanjian

Jangka waktu perjanjian/kontrak adalah 90 (sembilan puluh) hari kalender sejak ditandatangani dan dapat diperpanjang apabila dipandang perlu.

2.10 Tata Cara Pembayaran

1. HP tidak memberikan uang muka.

2. Penagihan pembayaran ditujukan kepada PT HP Kantor Pusat 3. Pembayaran dilakukan oleh PT HP Kantor Pusat

4. Pembayaran kepada Penyedia Barang/Jasa dilakukan dengan cara transfer ke rekening bank yang ditunjuk oleh Penyedia Barang/Jasa.

5. HP akan membayar kepada Penyedia Barang/Jasa sesuai nilai tagihan dengan memperhitungkan pengurangan harga akibat denda-denda sesuai ketentuan.

6. Pembayaran kepada Penyedia Barang/Jasa akan dilakukan setelah dokumen dinyatakan lengkap.

2.11 Syarat Pembayaran

Pembayaran akan dilakukan dengan ketentuan penagihan pembayaran ditujukan kepada HP oleh Penyedia Barang/Jasa dengan menyerahkan dokumen-dokumen sebagai berikut:

1. Surat Permohonan Pembayaran;

2. Invoice (disebutkan ada atau tidaknya PPh)

3. Kwitansi rangkap 3 (tiga), satu asli bermeterai cukup;

4. Faktur Pajak 1 (satu) set;

5. Fotocopy Perjanjian/Kontrak/SPK dan Amandemen (apabila ada) 6. Copy Kontrak/Perjanjian/SPK

7. Fotocopy Surat Keterangan Pengusaha Kena Pajak;

8. Fotocopy NPWP;

9. PO Asli;

10. Asli Berita Acara Serah Terima Barang yang ditanda tangani oleh pihak Penyedia Barang/Jasa dan Manager Region HP Reg 6.

11. Asli Berita Acara Pemeriksaan Barang yang ditanda tangani oleh tim pemeriksa barang Region dan disetujui Direksi Pekerjaan HP.

12. Asli Berita Acara Denda yang ditanda tangani oleh pihak Penyedia Barang/Jasa dan Direksi Pekerjaan HP (apabila ada).

17 2.12 Pengalihan Tanggung Jawab

Penyedia Barang/Jasa dilarang mengalihkan tanggung jawab seluruh/sebagian pekerjaan dengan cara dan alasan apapun kepada pihak lain tanpa persetujuan tertulis dari Pengguna Barang/Jasa.

2.13 Sanksi dan Denda

1. Penyedia Barang/Jasa dapat dikenakan sanksi peringatan tertulis atau berupa denda yang akan diperhitungkan/dipotong langsung pada saat pelaksanaan pembayaran.

2. Sanksi denda diberikan apabila penyedia terlambat melakukan pengiriman barang sesuai batas waktu yang telah ditentukan yaitu 14 (empat belas) hari kalender sejak Perjanjian/Kontrak di sampaikan.

3. Besaran sanksi denda adalah 1‰ (satu permil) per hari dari nilai Perjanjian/Kontrak dengan nilai denda maksimum 5% atau 50 hari kalender.

4. Pemberian sanksi berupa Surat Peringatan Tertulis diberikan apabila penyedia tidak sanggup melaksanakan pengiriman barang sesuai waktu yang ditetapkan dalam Perjanjian/Kontrak.

5. Tahapan peringatan tertulis adalah sebagai berikut :

a. Apabila Penyedia barang/jasa tidak bisa memenuhi kewajibannya mengirimkan barang ke Region sesuai Perjanjian/Kontrak yang telah diterbitkan oleh Pengguna Barang/Jasa maka Pengguna Barang.Jasa akan mengeluarkan Surat Peringatan Tertulis I kepada Penyedia Barang/Jasa.

b. Dalam kurun 7 hari kalender dari Surat Peringatan I , penyedia barang/jasa tidak ada iktikat baik untuk menyelesaikan kewajibannya maka Pengguna barang/jasa akan menerbitkan Surat Peringatan ke II.

c. Apabila dalam kurun 7 hari kalender dari Surat Peringatan ke II , penyedia barang/jasa tidak ada iktikat baik untuk menyelesaikan kewajibannya maka Pengguna barang/jasa akan menerbitkan Surat Peringatan ke III dan terakhir.

6. Pengguna Barang/Jasa berhak menangguhkan pembayaran atas tagihan sampai adanya penyelesaian yang dapat diterima oleh masing-masing pihak.

7. Hal-hal tersebut diatas tidak berlaku apabila kejadiannya disebabkan karena Sebab Kahar (Force majeure).

2.14 Force Majeure / Sebab Kahar

1. Keadaan Kahar adalah suatu keadaan yang terjadi diluar kehendak para pihak sehingga kewajiban yang ditentukan dalam kontrak menjadi tidak dapat dipenuhi.

2. Yang digolongkan Force majeure adalah:

a. Peperangan.

b. Kerusuhan.

c. Revolusi.

d. Bencana alam: banjir, gempa bumi, badai, gunung meletus, tanah longsor, wabah penyakit, dan angin topan.

e. Pemogokan massal.

f. Kebakaran.

3. Apabila terjadi force majeure, maka segala akibat yang timbul akan segera diselesaikan bersama antara Pengguna dan Penyedia Barang/Jasa atas dasar musyawarah dan mufakat.

4. Peristiwa-peristiwa lain yang tidak disebutkan di atas, tidak dapat dikatagorikan sebagai force majeure kecuali apabila ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah / Pemerintah Daerah setempat.

5. Sebagai akibat adanya force majeure, maka Penyedia Barang/Jasa dalam waktu 14 (empat belas) hari kalender terhitung saat adanya force majeure tersebut untuk pertama kalinya harus memberitahukan kepada Pengguna secara tertulis.

6. Jika sesuatu sebab Penyedia Barang/Jasa tidak melaporkan seperti ketentuan diatas,

18 maka peristiwa force majeure ini selanjutnya dianggap tidak pernah terjadi.

7. Apabila dalam waktu 14 (empat belas) hari kalender setelah diterimanya pemberitahuan tersebut Pengguna tidak memberikan jawaban maka peristiwa force majeure yang diusulkan oleh Calon Penyedia Barang/Jasa tersebut dianggap diterima.

8. Surat Pernyataan adanya Force majeure dinyatakan SAH, apabila dibuktikan dengan Surat Keterangan yang dikeluarkan oleh Pemerintah/Pemerintah Daerah setempat.

Dalam hal terjadi Force majeure di luar wilayah Indonesia, maka pemberitahuan adanya Force majeure harus disertai dengan Surat Keterangan resmi dari Pejabat setempat yang berwenang dan disahkan oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia setempat.

2.15 Itikad Baik (Good Faith)

1. Para pihak bertindak berdasarkan asas kepercayaan (trust) yang disesuaikan dengan hak-hak yang terdapat dalam kontrak.

2. Para pihak setuju untuk melaksanakan perjanjian dengan jujur tanpa menonjolkan kepentingan masing-masing pihak. Jika selama kontrak, salah satu pihak merasa dirugikan, maka diupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi keadaan tersebut.

2.16 Amandemen / addendum Kontrak

1. Amandemen/addendum kontrak atau perubahan kontrak dapat dilakukan atas kesepakatan bersama antara Pengguna Barang/Jasa dan Penyedia Barang/Jasa, namun tidak boleh bertentangan dengan ketentuan yang telah diatur dalam Dokumen Pelelangan ini. Semua perubahan kontrak harus dituangkan dalam Amandemen / addendum Kontrak yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari kontrak.

2. Perubahan kontrak dapat dilakukan meliputi :

a. Menambah dan/atau mengurangi volume pekerjaan yang tercantum dalam dokumen kontrak; atau

b. Perubahan waktu perjanjian.

3. Perpanjangan waktu pelaksanaan pekerjaan hanya diijinkan apabila ada permintaan dari HP atau Penyedia Barang/Jasa dengan adanya justifikasi, dengan ketentuan sebagai berikut :

a. Waktu pelaksanaan dapat diperpanjang dalam hal :

1) Terdapat pekerjaan tambah yang dinyatakan tertulis bahwa pekerjaan tambah tersebut perlu diberi tambahan waktu dalam pelaksanaan akibat terjadi perubahan perencanaan yang diajukan oleh Penyedia Barang/Jasa.

2) Terjadi bencana alam yang termasuk force majeur dan dibuktikan dengan keterangan dari Pemerintah Daerah setempat yang langsung menimpa pekerjaan, misalnya tanah longsor, gempa bumi, banjir, hujan yang terus menerus sehingga tidak dapat / tidak mungkin melaksanakan pekerjaan pengadaan.

b. Hal-hal lainnya yang dapat disetujui oleh Pengguna Barang/Jasa.

c. Waktu Pelaksanaan tidak dapat diperpanjang dalam hal : 1) Adanya hari libur, Hari Raya, hari-hari hujan biasa.

2) Adanya kesalahan Penyedia Barang/Jasa sendiri.

3) Keterlambatan pembayaran angsuran / termin dari Pengguna Barang/Jasa.

4. Persetujuan perpanjangan waktu dari Pengguna Barang/Jasa atas permintaan Penyedia Barang/Jasa akan dinyatakan tertulis dengan alasan yang dapat diterima dan telah melalui proses evaluasi sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku di HP.

2.17 Penghentian dan Pemutusan Kontrak

1. Pengguna Barang/Jasa mempunyai hak untuk memutuskan surat perjanjian dalam hal:

a. Penyedia Barang/Jasa meninggalkan pekerjaan.

19 b. Penyedia Barang/Jasa menguasakan pekerjaan kepada pihak ketiga; atau jika c. Penyedia Barang/Jasa melaksanakan pekerjaan tidak sesuai dengan

persyaratan-persyaratan yang tersebut dalam Surat Perjanjian atau Dokumen Pelelangan dan Berita Acara Penjelasan.

d. Penyedia barang/Jasa Pekerjaan tidak mengindahkan Surat Peringatan 1, ke-2 dan ke-3.

e. Penyedia Barang/Jasa tidak sanggup melaksanakan pekerjaan.

f. Dalam hal terbukti adanya praktek persekongkolan, kecurangan, dan pemalsuan dalam proses pengadaan barang/jasa dan pelaksanaan kontrak, Pengguna Barang/Jasa wajib membatalkan proses pengadaan / memutuskan pelaksanaan kontrak.

2. Dalam hal pemutusan Surat Perjanjian / Kontrak, Direksi Pekerjaan akan mengambil alih pelaksanaan pekerjaan. Selanjutnya kedua belah pihak sepakat untuk tidak memberlakukan Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

2.18 Pengenaan Sanksi Daftar Hitam (Black List)

Penyedia Barang/Jasa dapat dikenakan sanksi daftar hitam (Black list) selama 2 (dua) tahun apabila memenuhi salah satu kriteria di bawah ini :

1. Melakukan perbuatan lalai/cidera janji dalam melaksanakan kewajiban dan/atau tidak memperbaiki kelalaiannya dalam jangka waktu yang telah ditetapkan dan telah mendapat peringatan terakhir atau pemutusan kontrak sepihak oleh Pengguna Barang/Jasa.

2. Meninggalkan pekerjaan sebagaimana yang diatur kontrak secara tidak bertanggung jawab.

3. Memutuskan kontrak secara sepihak karena kesalahan Penyedia Barang/ Jasa.

4. Mengundurkan diri dari pelaksanaan kontrak dengan alasan yang tldak dapat dipertanggung jawabkan dan/atau tidak dapat diterima oleh Pengguna Barang/jasa.

2.19 Penyelesaian Perselisihan

1. Apabila terjadi perselisihan pendapat yang timbul dalam Pelaksanaan Surat Perjanjian ini, masing-masing sepakat akan menyelesaikannya secara musyawarah.

2. Apabila penyelesaian perselisihan pendapat dengan cara musyawarah tidak tercapai kesepakatan, maka perselisihan pendapat dimaksud akan diserahkan penyelesaiannya melalui Pengadilan Negeri Pekanbaru

3. Dalam melaksanakan Surat Perjanjian dengan segala akibatnya, Pemberi Pekerjaan dalam hal ini HP memilih tempat kedudukan yang tetap dan tidak berubah pada wilayah Kantor Pengadilan Negeri di Pekanbaru

4. Pengguna Barang/Jasa dan Penyedia Barang/Jasa sepakat untuk tidak memberlakukan ketentuan KUH Perdata Pasal 1266 dan 1267.

5. Pengguna barang/jasa tidak bertanggungjawab atas tuntutan dari pihak lain yang merupakan kesalahan dari penyedia barang/jasa

2.20 Kerahasiaan Data

1. Segala data yang sifatnya rahasia yang diserahkan oleh Pengguna kepada Penyedia Barang atau sebaliknya, dalam rangka melaksanakan pekerjaan ini akan dijamin kerahasiannya dan masing-masing pihak tidak akan mengungkapkan atau mengalihkan kepada pihak ketiga.

2. Tanpa mengurangi ketentuan tersebut di atas, masing-masing pihak untuk keperluan pelaksanaan pekerjaan ini dapat menyediakan data rahasia kepada Sub- Penyedia Barang penjual peralatan/barang/material atau pihak lain yang berhubungan dengan pelaksanaan pekerjaan, tetapi diusahakan seminimal mungkin sesuai tugas masing dalam rangka pelaksanaan pekerjaan. Dalam hal tersebut di atas

masing-20 masing pihak wajib melakukan tindakan sedemikian rupa sehingga kerahasiaan data tetap terjamin.

21 BAB III

PERSYARATAN KHUSUS KONTRAK

3.1 Umum

Barang yang disediakan oleh Penyedia Barang/Jasa harus dapat dipergunakan sebagaimana mestinya, sesuai dengan fungsinya, dan memenuhi standart mutu yang ditetapkan.

3.2 Spesifikasi Teknik

• Spesifikasi Teknik Sarana Project Region VI harus sesuai dengan Spesifikasi dan ketentuan diatur sesuai Lampiran 6.

3.3 Kondisi Barang

1. Semua barang yang akan diadakan harus memenuhi persyaratan standar dan ketentuan teknis yang diinginkan.

2. Barang yang dicantumkan dalam penawaran tidak dapat diganti dengan merk, type lain kecuali ada ijin tertulis dari Pengguna Barang/Jasa.

3. Segala perubahan yang sengaja dilakukan oleh Penyedia Barang/Jasa tanpa ijin, maka Pengguna Barang/Jasa berhak menolak dan mengembalikan barang tersebut.

4. Barang yang ditawarkan harus 100% (seratus persen) baru dan Penyedia Barang/Jasa tetap bertanggung jawab terhadap kualitas barang terhadap cacat atau kerusakan karena material bermutu rendah dan bukan kesalahan pemasangan atau operasi, maka Penyedia Barang/Jasa diwajibkan mengganti yang baru.

5. Semua barang yang dikirim harus disertai dokumen barang berupa Certified of Manufacture dan barang dipasarkan di Indonesia

3.4 Pengepakan / Kemasan Barang

1. Barang yang akan dikirim baik dengan angkutan darat, laut dan udara terlebih dahulu harus dikemas dengan baik dan aman.

2. Setiap kemasan dicantumkan sebagai berikut : a. Alamat tujuan : sesuai Perjanjian/Kontrak b. Nama barang dan merek

c. Ukuran/dimensi d. Type/Jenis e. Jumlah (unit)

f. Nomor kontrak yang bersangkutan.

3.5 Pengangkutan

1. Pengangkutan barang sampai di lokasi penyerahan barang menjadi tanggung jawab Penyedia Barang/Jasa.

2. Barang-barang dimaksud harus dijaga dari segala kemungkinan terjadinya kerusakan sebagai alat goncangan selama pengangkutan, kelembaban, panas, dan lain-lain yang dapat mengakibatkan kerusakan.

3. Semua resiko kerusakan yang terjadi atas barang dimaksud dalam ayat (1) pasal ini menjadi tanggung jawab Penyedia Barang/Jasa untuk diganti dengan unit baru.

4. Biaya pengangkutan barang yang dimaksud dari pabrikan sampai ke lokasi harus sudah diperhitungkan dalam penawaran harga.

22 3.6 Penyerahan Hasil Pekerjaan

Penyerahan hasil pekerjaan oleh Penyedia Barang/Jasa kepada HP.

1. Penyerahan barang dimaksud harus dilakukan dengan Berita Acara Serah Terima Barang (BASTB).

2. Dalam hal barang dikirim melalui ekspedisi, maka Region akan menyiapkan Berita Acara Penerimaan berdasarkan tanggal penerimaan barang di lokasi. Kondisi barang yang dikirimkan oleh ekspedisi dalam proses pengiriman menjadi tanggung jawab Penyedia Barang.

3. Berita Acara Serah Terima Barang dan Berita Acara Penerimaan ditandatangani oleh SPV Region yang dilengkapi dengan Surat Jalan atau bukti ekspedisi.

BAB IV 1 PENUTUP

Perubahan-perubahan atau penambahan atas hal-hal lain yang belum masuk dalam Dokumen Pelelangan ini akan dituangkan dalam Berita Acara Penjelasan dan Berita Acara Penjelasan tersebut merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Dokumen Pelelangan ini.

PT HALEYORA POWER MANAGER REGION 6 RIAU DAN KEPULAUAN RIAU

K I S N O

LAMPIRAN

Lampiran 1 : Surat Penawaran

KOP SURAT PERUSAHAAN

Nomor : Semarang, ________________2013

Lampiran : - Sifat : -

Perihal :: Penawaran Harga Satuan Kepada :

SPV Pelaksana Pengadaan Barang/Jasa PT Haleyora Power Region VI Riau dan Kepulauan Riau

Jl. Dirgantara No 63 , Pekanbaru Yang bertanda tangan dibawah ini :

Nama : ………..

Jabatan : ………..

Alamat : ………..

Dengan ini kami mengajukan dokumen penawaran untuk Pekerjaan : ...

sesuai RKS No. ... tanggal ... beserta perubahannya sebesar Rp... (terbilang ; ...)

1. Harga sudah termasuk PPN 10% dan pajak-pajak yang berlaku dan ongkos kirim ke seluruh Region/Area PT Haleyora Power.

2. Masa berlaku penawaran ini adalah 90 (sembilan puluh) hari kalender terhitung sejak tanggal pembukaan Surat Penawaran

3. Waktu delivery barang sampai ke masing-masing Region/Area HP : 14 (empat belas) hari kalender terhitung sejak tanggal Perjanjian/Kontrak/Surat Pesanan Barang yang diterbitkan oleh Pengguna Barang/Jasa atau yang ditunjuk.

Rincian Harga Satuan masing-masing barang berikut spesifikasi terlampir.

Pekerjaan ini akan kami laksanakan dengan sebaik-baiknya sesuai ketentuan yang tercantum dalam Rencana Kerja dan Syarat-syarat yang berlaku.

Demikian disampaikan, mohon dapat diterima dan atas perhatiannya diucapkan terima kasih.

………, ……….

PT ...………..

(...) Nama Jelas

Jabatan

Meterai Rp 6.000,-

Tanggal Cap Perusahaan

Lampiran 1.1 : Bill of Quantity KOP SURAT PERUSAHAAN

RINCIAN PENAWARAN HARGA SARANA PROJECT

REGION VI RIAU DAN KEPULAUAN RIAU

Penawaran No. : ...

Tanggal : ...

NO NAMA BARANG VOLUME SATUAN HARGA SATUAN

TOTAL

1 2 3 4 5 6=4X5

1 Camera Digital prosumer 38 UNIT

2 Komputer 14 UNIT

3 Laptop 4 UNIT

4

LED TV 42" sebagai Monitor AVL

+ CPU 2 UNIT

5 Printer + Scanner 10 UNIT

6

TABLET (termasuk screen guard,

leather case dan tas) 4 UNIT

7 SCANNER 1 UNIT

TOTAL

PPN 10 %

JUMLAH TOTAL

Terbilang :

………, ……….

PT...………..

Nama jelas

Jabatan

Meterai Rp 6.000,-

Tanggal Cap Perusahaan

Lampiran 1.2 : Spesifikasi Teknik

KOP SURAT PERUSAHAAN SPESIFIKASI TEKNIK

SARANA PROJECT

REGION VI RIAU DAN KEPULAUAN RIAU

- CAMERA DIGITAL

No Spesifikasi Keterangan

1. Merek 2. Tipe

3. SPESIFIKASI

- KOMPUTER

No Spesifikasi Keterangan

1. Merek 2. Tipe

3. SPESIFIKASI

- LAPTOP

No Spesifikasi Keterangan

1. Merek 2. Tipe

3. SPESIFIKASI

- LED TV

No Spesifikasi Keterangan

1. Merek 2. Tipe

3. SPESIFIKASI

- PRINTER

No Spesifikasi Keterangan

1. Merek 2. Tipe

3. SPESIFIKASI

- TABLET

No Spesifikasi Keterangan

1. Merek 2. Tipe

3. SPESIFIKASI

- SCANNER

No Spesifikasi Keterangan

1. Merek 2. Tipe

3. SPESIFIKASI

Lampiran 2 : Surat Kuasa KOP SURAT PERUSAHAAN

SURAT KUASA Nomor : ___________

Yang bertandatangan di bawah ini:

Nama : ______________________

Alamat Perusahaan : ______________________

Jabatan : ______________________ [Direktur Utama/Pimpinan Perusahaan/]*) ______________________ [Nama PT/CV]*)

dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama [PT/CV]*) berdasarkan Akta Pendirian/Anggaran Dasar No ______ [No. Akta Pendirian/Anggaran Dasar] tanggal _______ [tanggal penerbitan Akta/Anggaran Dasar] yang dikeluarkan oleh Notaris ______________ [nama Notaris penerbit Akta/Anggaran Dasar] beserta perubahannya atau [Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO) No. _________tanggal_________

yang selanjutnya disebut sebagai Pemberi Kuasa,

memberi kuasa kepada :

Nama : ______________________

NIK : ______________________

Alamat : ______________________

yang selanjutnya disebut sebagai Penerima Kuasa.

Penerima Kuasa mewakili Pemberi Kuasa untuk :

1. Menandatangani dokumen-dokumen yang dipersyaratkan di dalam Dokumen Pelelangan.

2. Melakukan klarifikasi dan negosiasi dan menandatangani Berita Acara Klarifikasi dan Negosiasi.

____________, dst.

__________, _______________ 20___

Penerima Kuasa

________________

(nama dan jabatan)

Pemberi Kuasa

________________

(nama dan jabatan)

Meterai Rp. 6000,- Tanggal dan Cap

Perusahaan

Lampiran 3 : Pakta Integritas KOP SURAT PERUSAHAAN

PAKTA INTEGRITAS

Saya yang bertandatangan dibawah ini, dalam rangka pengadaan : ... (nama pekerjaan) pada PT Haleyora Power Region 6 Riau dan Kepulauan Riau sesuai RKS Nomor ... dengan ini menyatakan bahwa :

1. Akan mentaati peraturan tentang Pedoman Pengadaan Barang/Jasa di lingkungan PT Haleyora Power dan peraturan perundang-undangan yang terkait dengan pengadaan;

2. Tidak akan melakukan persekongkolan/pengaturan/kerjasama diantara Calon Penyedia Barang/Jasa lain dan/atau Pengguna Barang/Jasa dan/atau SPV Pelaksana Pengadaan yang dapat mengakibatkan terjadinya persaingan usaha tidak sehat;

3. Apabila saya melangar hal-hal yang telah saya nyatakan dalam PAKTA INTEGRITAS ini, saya bersedia dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

………, ……….

PT ...………..

(...) Nama Jelas

Jabatan

Meterai Rp 6.000,-

Tanggal Cap Perusahaan

Lampiran 4 : Surat Pernyataan Penyedia Barang/Jasa KOP SURAT PERUSAHAAN

SURAT PERNYATAAN PENYEDIA BARANG/JASA

Yang bertanda tangan di bawah ini :

Nama : ………...

Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa :

1. Saya menyatakan berminat dan tunduk kepada ketentuan yang diatur untuk mengikuti

1. Saya menyatakan berminat dan tunduk kepada ketentuan yang diatur untuk mengikuti

Dokumen terkait