• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENCAPAIAN KINERJA

Dalam dokumen B. KEDUDUKAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI (Halaman 22-32)

AKUNTABILITAS KINERJA

A. PENCAPAIAN KINERJA

Program dan kegiatan tahun 2013 telah dilaksanakan dalam rangka mewujudkan visi dan misi Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, dan Keluarga Berencana Kabupaten Kudus. Adapun pencapaian kinerja setiap program/kegiatan adalah sebagai berikut :

1. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran

a. Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air, dan Listrik Input :

Input pendanaan sejumlah Rp 36.600.000,- Output :

Terbayarkannya jasa penyediaan komunikasi telepon, listrik, internet, dan air

Outcame :

Dengan tersedianya fasilitas telepon, listrik, internet, dan air sehingga kinerja kantor berjalan lancar

b. Penyediaan Jasa Pemeliharaan dan Perijinan Kendaraan Dinas Input :

Input pendanaan sejumlah Rp 11.000.000,- Output :

Terbayarkannya jasa perijinan/pajak kendaraan dinas berupa 5 kendaraan roda empat dan 53 kendaraan roda dua serta perbaikan/servis ringan lima kendaraan roda empat

Outcame :

Dengan terbayarkannya jasa perijinan/pajak dan terjaminnya fasilitas servis, kendaraan dinas siap digunakan untuk mendukung kinerja operasional kantor

c. Penyediaan Jasa Administrasi Keuangan Input :

Input pendanaan senilai Rp. 44.280.000,- Output :

Terbayarkannya honor bagi 10 orang aparatur pengelola keuangan dan 8 orang aparatur penilai angka kredit

Outcame :

Dengan terbayarkannya honor bagi pengelola keuangan dan penilai angka kredit maka pengelolaan keuangan kantor serta proses penilaian angka kredit berjalan lancar

d. Penyediaan Jasa Perbaikan Peralatan Kerja Input :

Input pendanaan senilai Rp. 1.770.000,- Output :

Terlaksananya perbaikan peralatan kerja kantor berupa 4 unit Komputer PC, 4 unit laptop dan 4 unit printer

Outcame :

Dengan terjaminnya kebutuhan perbaikan/servis peralatan kerja berupa komputer,laptop, dan printer maka kinerja kantor menjadi lancar

e. Input :

Input pendanaan senilai Rp. 8.000.000,- Output :

Tersedianya kebutuhan alat tulis kantor berupa kertas, tinta printer, pita mesin ketik, amplop, stopmap, dll

Outcame :

Dengan tersedianya kebutuhan alat tulis kantor mendukung kinerja kantor yang lancar

f. Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan Input :

Input pendanaan senilai Rp. 5.400.000,- Output :

Tersedianya barang cetakan aneka blangko dan fotokopi dokumen kantor selama satu tahun

Outcame :

Dengan tersedianya barang cetakan dan fotokopi dokumen mendukung kinerja kantor menjadi lancar

g. Penyediaan Komponen Instalansi Listrik/Penerangan Bangunan Kantor Input :

Input pendanaan senilai Rp. 1.450.000,- Output :

Terlaksananya penyediaan dan penggantian komponen listrik/penerangan gedung kantor

Outcame :

Dengan terjaminnya penyediaan komponen listrik/penerangan gedung kantor kinerja aparatur menjadi semakin lancar dan nyaman

h. Penyediaan Bahan Bacaan dan Peraturan Perundangan Input :

Input pendanaan senilai Rp. 2.400.000,- Output :

Tersedianya bahan bacaan kantor berupa berlangganan 2 jenis surat kabar selama satu tahun

Outcame :

Dengan tersedianya bahan bacaan kantor berupa surat kabar menambah pengetahuan dan informasi aparatur

i. Penyediaan Makanan dan Minuman Input :

Input pendanaan senilai Rp. 9.438.000,- Output :

Tersedianya kebutuhan minum harian aparatur serta makanan dan minuman saat rapat

Outcame :

Dengan tersedianya jaminan kebutuhan makanan dan minuman, mendukung kinerja aparatur agar lancar dan nyaman

j. Rapat-rapat Koordinasi dan Konsultasi ke Luar Daerah Input :

Input pendanaan senilai Rp. 49.985.000,- Output :

Terlaksananya perjalanan dinas untuk kegiatan koordinasi dan konsultasi ke luar daerah

Outcame :

Dengan terlaksananya perjalanan dinas untuk kegiatan koordinasi dan konsultasi ke luar daerah mendukung lancarnya arus komunikasi dan koordinasi kantor dengan instansi tingkat provinsi maupun pusat

2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur a. Pengadaan Peralatan Gedung Kantor

Input :

Input pendanaan senilai Rp. 15.000.000,- Output :

Pengadaan 2 buah laptop untuk mendukung operasional kantor

Outcame :

Dengan penambahan 2 buah laptop dapat menunjang kelancaran kegiatan operasional kantor

b. Pengadaan Mebeleur Input :

Input pendanaan senilai Rp. 50.000.000,- Output :

Pengadaan mebeleur kantor berupa 11 meja dan 11 kursi eselon IV, 8 meja dan 8 kursi non structural untuk mendukung operasional kantor Outcame :

Dengan adanya penggantian 11 meja dan 11 kursi eselon IV, 8 meja dan 8 kursi non structural dapat menunjang kelancaran kegiatan operasional kantor

c. Pengadaan Bangunan Pelengkap Gedung Kantor Input :

Input pendanaan senilai Rp. 500.000.000,- Output :

Pengadaan bangunan pelengkap gedung kantor baru berupa pemasangan keramik lantai dua, pembanguan pagar gedung kantor dan pembangunan saluran, serta pembangunan parkir mobil, sepeda motor, dan bus untuk mendukung operasional kantor

Outcame :

Dengan pemasangan keramik lantai dua, pembanguan pagar gedung kantor dan pembangunan saluran, serta pembangunan parkir mobil, sepeda motor, dan bus dapat menunjang kelancaran kegiatan operasional kantor

d. Pemeliharaan Rutin/Berkala Kendaraan Dinas/Operasional Input :

Input pendanaan senilai Rp. 25.240.000,- Output :

Terlaksananya pemeliharaan kendaraan dinas operasional roda empat sebanyak berupa penggantian 6 buah ban mobil, 3 buah accu mobil, BBM, dan Oli

Outcame :

Dengan terjaminnya pemeliharaan kendaraan dinas/operasional turut mendukung kinerja kantor

3. Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur a. Pendidikan dan Pelatihan Formal

Input :

Input pendanaan senilai Rp. 2.220.000,- Output :

Terlaksananya pengiriman peserta pendidikan dan pelatihan (diklat) berupa Latihan Dasar Umum (LDU) bagi Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) ke Balai Diklat BKKBN Prov. Jawa Tengah

Outcame :

Dengan terlaksananya pengiriman peserta diklat LDU bagi PLKB maka diharapkan berperan dalam meningkatkan pengetahuan dan kapasitas SDM BPMPKB

4. Program Keluarga Berencana a. Pembinaan Keluarga Berencana

Input :

Input pendanaan senilai Rp. 200.0000.000,- Output :

Terlaksananya pembinaan KB pada Pasangan Usia Subur (PUS) di Kab.

Kudus, pendataan akseptor KB dan penyelenggaraan aneka sosialisasi KB melalui media baliho, standar banner, stiker, dan pemutaran film

Outcame :

Melalui pelaksanaan kegiatan Pembinaan Keluarga Berencana pada tahun 2013 Peserta KB Aktif terbina mencapai 112.927 dari total PUS 142.575 atau sebesar 79,21%. Sedangkan jumlah akseptor KB baru sebanyak 25.078 atau 97, 04% dari PPM PB sebanyak 25.842

b. Pelayanan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) - DAK Input :

Input pendanaan senilai Rp. 1.022.466.000,- Output :

Terlaksananya pelayanan KIE KB pada 1.823 PUS di Kab. Kudus dan pengadaan sarana prasarana penunjang kinerja program KB berupa, sarana pendukung kerja PLKB berupa PLKB Kit 18 unit, komputer PC 2 unit, 2 unit printer, 10 Unit Public Address, 11 Obgyn Bed, 42 unit implant removal kit, 63 unit BKB Kit, 1 unit gudang alat obat kontrasepsi, 1 unit balai penyuluhan KB.

Outcame :

Pelaksanaan kegiatan Pelayanan KIE KB berhasil menjangkau 1.823 PUS.

Selain itu dengan tersedianya sarana prasarana penunjang kinerja KB diharapkan kinerja PLKB dalam menjalankan program KB semakin meningkat

5. Program Pelayanan Kontrasepsi a. Pelayanan KB Medis Operasi

Input :

Input pendanaan senilai Rp. 130.000.000,- Output :

Terselenggaranya pelayanan KB Medis Operasi baik Medis Operasi Pria (MOP) maupun Medis Operasi Wanita (MOW) bagi 84 Pasangan Usia Subur (PUS) secara gratis

Outcame :

Jumlah Peserta KB Aktif dengan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Kab. Kudus di tahun 2013 ini mencapai 22.420 akseptor.

Sedangkan untuk Peserta KB Baru dengan MKJP pada tahun 2013 ini adalah 3.854 akseptor

6. Program Keserasian Kebijakan Peningkatan Kualitas Anak dan Perempuan a. Sosialisasi Kesetaraan Gender Pemberdayaan Perempuan dan

Perlindungan Anak Input :

Input pendanaan senilai Rp. 1.118.000.000,- Output :

Terlaksananya aneka kegiatan sosialisasi kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak seperti Anggaran Responsif Gender (ARG), Pengarusuatamaan Gender (PUG), P2MBG, dan Forum Anak Kab. Kudus. Kegiatan tersebut juga termasuk didalamnya kegiatan di organisasi PKK, Dharma Wanita dan JPPA Kab. Kudus. Total berjumlah sebanyak 22 kegiatan.

Outcame :

Dengan terselenggaranya kegiatan sosialisasi kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak sebanyak 22 kegiatan mampu melibatkan partisipasi perempuan dan anak sebanyak 5.806 orang di Kab. Kudus. Sehingga mampu meningkatkan kualitas kesadaran gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Kudus

7. Program Peningkatan Peran Serta dan Kesetaraan Gender Dalam Pembangunan

a. Bimbingan Manajemen Usaha Bagi Perempuan Dalam Mengelola Usaha Input :

Input pendanaan senilai Rp 1.000.000.000,- Output :

Terselenggaranya kegiatan pembinaan kemampuan dan pelatihan keterampilan kerja masyarakat dan lingkungan industri hasil tembakau, pembentukan dan pembinaan wirausaha baru serta fasilitasi sarana pendukung usaha bagi kelompok ekonomi perempuan berupa 24 unit sheller cup, 24 unit sheller injak, 3 unit pengrajang buah, 168 unit pembuat nugget dan bakso, 96 unit pembuat souvenir, 144 pembuat kerajinan anyaman pandan liar, 432 unit pembuat kue tart, 288 unit pembuat kue kering, dan 39 unit etalase. Sejumlah 39 Kelompok ekonomi perempuan berpartisipasi dalam kegiatan ini. Sedangkan pelatihan usaha difokuskan pada bidang tata boga dan menjahit.

Outcame :

Dengan terselenggaranya kegiatan pembinaan kemampuan dan pelatihan keterampilan kerja masyarakat dan lingkungan industri hasil tembakau, pembentukan dan pembinaan wirausaha baru serta fasilitasi sarana pendukung usaha bagi masyarakat ekonomi lemah mampu meningkatkan kapasitas dan pemberdayaan ekonomi pada kaum perempuan

8. Program Peningkatan Keberdayaan Masyarakat Perdesaan

a. Pemberdayaan Lembaga dan Organisasi Masyarakat Perdesaan Input :

Input pendanaan senilai Rp. 75.000.000,- Output :

Terselenggaranya pembentukan satgas adat istiadat Kab. Kudus dan kegiatan pembinaan tentang pelestarian dan pengembangan adat istiadat dan nilai sosial budaya di 9 kecamatan.

Outcame :

Meningkatnya pemberdayaan lembaga adat yang ada di Kab. Kudus b. Penyelenggaraan Diseminasi Informasi Bagi Masyarakat Desa

Input :

Input pendanaan senilai Rp. 245.000.000,-

Output :

Terselenggaranya review Strategi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (SPKD), monitoring dan evaluasi BP-SPAMS di 62 desa, Program Desa Berkembang di 31 desa dan program PAMSIMAS di 62 desa, terlaksananya pembinaan LPMK/RW/RT/Ormas serta menunjang operasional forum BKM dan KBP

Outcame :

Terdapat dokumen strategi untuk menanggulangi kemiskinan daerah, serta mendukung optimalisasi aneka program pemberdayaan masyarakat seperti LKM, PAMSIMAS, Desa Berkembang, BKM, dan KBP

9. Program Pengembangan Lembaga Ekonomi Pedesaan

a. Fasilitasi Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Input :

Input pendanaan senilai Rp. 734.900.000,- Output :

Fasilitasi Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan di tiga kecamatan yakni Kec. Dawe, Kec. Undaan, Kec. Jekulo berupa publikasi (media cetak dan radio) dan dokumentasi kegiatan, penyelenggaraan rapat musyawarah desa (musdes), rapat koordinasi tingkat kecamatan, rapat koordinasi tingkat kabupaten, rapat koordinasi KBP tingkat kabupaten, serta mendukung perjalanan dinas ke luar daerah untuk komunikasi dan koordinasi program PNPM Mandiri Perdesaan

Outcame :

Meningkatnya peran serta masyarakat terutama kelompok miskin, melembagakan pengelolaan pembangunan partisipatif, pengembangan kapasitas pemerintah lokal dalam memfasilitasi pengelolaan pembangunan perdesaan yang berkelanjutan

10. Program Peningkatan Partisipasi Masyarakat Pembangunan Desa a. Pembinaan Kelompok Masyarakat Pembangunan Desa

Input :

Input pendanaan senilai Rp. 250.000.000,- Output :

Terselenggaranya kegiatan perlombaan desa/kelurahan di 9 desa dan 3 kelurahan. Terselenggaranya kegiatan peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM. Terselenggaranya kegiatan orentasi kader Posyandu di 9 Kecamatan di Kab. Kudus, serta pembinaan pasar desa

Outcame :

Terbinanya potensi ekonomi, sosial, dan budaya tiap desa/kelurahan di Kab. Kudus melalui iklim kompetisi, meningkatnya tingkat partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa/kelurahan melalui kegiatan gotong royong dan Posyandu

b. Pemberian Stimulan Pembangunan Desa Input :

Input pendanaan senilai Rp. 6.745.000.000,- Output :

Terlaksananya penyaluran bantuan stimulan pembangunan infrastruktur desa/kelurahan berupa aspal 3.264 drum, paving blok 19.850 m2, dan pipa PVC 2.805 batang .

Outcame :

Meningkatnya tingkat partisipasi masyarakat di 132 desa/kelurahan di Kab. Kudus dalam pembangunan infrastruktur fasilitas umum dan fasilitas sosial

c. Monitoring, Evaluasi dan pelaporan Input :

Input pendanaan senilai Rp. 20.000.000,- Output :

Terlaksananya kegiatan monitoring dan evaluasi kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa dan Karya Bhakti TNI di Kab. Kudus

Outcame :

Pelaksanaan kegiatan dapat terpantau serta dapat diketahui kekurangan dari kegiatan yang dilaksanakan.

d. Pengembangan dan Promosi Pengenalan Alat Teknologi Tepat Guna (ATTG)

Input :

Input pendanaan senilai Rp. 125.000.000,- Output :

Terselenggaranya pengembangan Alat Teknologi Tepat Guna (ATTG) karya masyarakat Kab. Kudus diantaranya kompor biomas, mesin pemarut kelapa, mesin pemipil jagung, alat cellular digital home dan alat wudhu otomatis dengan sensor cahaya.

Outcame :

Meningkatnya daya kreasi dan inovasi masyarakat dalam menciptakan aneka ATTG yang bermanfaat untuk meningkatkan efisiensi dalam usaha produksi ekonomi maupun aktifitas keseharian

11. Program Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintahan Desa a. Kegiatan Pengklasifikasian Data

Input :

Input pendanaan senilai Rp. 110.000.000,- Output :

Terlaksananya penyusunan dokumen profil desa untuk 132 desa/kelurahan sebanyak 405 buku.

Outcame :

Meningkatnya percepatan pertumbuhan desa, kelembagaan serta partisipasi masyarakat desa.

Dalam dokumen B. KEDUDUKAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI (Halaman 22-32)

Dokumen terkait