• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pencatatan data pelaksanaan

B. Penyediaan/Pemesanan Plat Deck Precast

7. Pencatatan data pelaksanaan

Pencatatan data pelaksanaan yang harus dilakukan, minimal meliputi :

o Data jenis dan spesifkasi alat pancang yang dipakai.

o Data jenis, ukuran dan kapasitas material tiang pancang yang dipakai.

o Data pelaksanaan (Pile Driving Record dan Grafk Final Set).

o Data panjang tertanam termasuk konfgurasi sambungan tiang dan tanggal pemancangan, yang ditabelkan sesuai dengan penomoran titik pancang pada gambar konstruksi.

o Data pergeseran titik pancang yang diplotkan pada gambar dan ditabelkan, sesuai penomoran titik pancang.

o Data titik pancang yang berubah vertikalitas tiang pancangnya selama pemancangan, dicatat dan ditabelkan sesuai nomor titik pancang pada gambar konstruksi.

o Tabel nilai kapasitas ultimate dan ijin tiap titik pancang sesuai nomor pada gambar konstruksi, dengan menggunakan rumus dinamik yang telah diverifkasi dengan pengujian PDA Test atau Static Loading Test.

o Kekurangan serta kelebihan menggunakan pondasi tiang pancang.

A. Bahan / Material:

B. Peralatan:

1. Crane on Track 2. Ponton

3. Pile Driver + Hammer

C. Tenaga Kerja:

1. Mandor 2. Pekerja

Gambar PemancanganTiang Pancang

7.6.(20) Tambahan Biaya Untuk Nomor Mata Pembayaran 7.6.(13) s/ d 7.6.(18) Bila Tiang Pancang di tempat yang berair

Item pekerjaan ini untuk menutupi atau sebagai persiapan apabila pemancangan dilakukan di tempat yang berair. Pada prinsipnya item pekerjaan ini sama dengan pemancangan pada tanah. Pemacangan di tengah sungai, maka tiang pancang sedianya diangkt dan dibawah dengan menggunakan ponton. Perlu diperhatikan disini dalam pengerjaan pancang ditengah sungai lebih berisiko karena beban arus aliran sungai.

7.9.(1) Pasangan Batu

Pasangan batu biasa digunakan pada struktur dinding penahan, tembok pada kepala gorong-gorong, lantai gorong-gorong, pekerjaan pelindung lainnya pada lereng. Dalam Hal ini pasangan batu pada pelaksanaan pekerjaan ini berperan sebagai talud.

Uraian pelaksanaanya ialah,

1. Dilakukan dengan menggunakan tenaga manusia . 2. Bahan diterima di lokasi pekerjaan.

3. Semen, Pasir dan air dicampur dan diaduk menjadi mortar dengan menggunakan concrete mixer, air diambil dengan menggunakan wáter tanker.

4. Batu dibersihkan dan dibasahi seluruh permukaannya sebelum dipasang. 5. Pasang benang pada sisi luar profl sesuai dengan hasil pengukuran dan gambar rencana.

6. Landasan dari adukan baru paling sedikit 3 cm tebalnya harus dipasang pada pondasi yang disiapkan sesaat sebelum penempatan masing masing batu pada lapisan pertama.

7. Batu besar pilihan harus digunakan untuk lapis dasar dan pada sudut sudut. perhatian harus diberikan untuk menghindar pengelompokan batu yang ukuran sama.

8. Batu harus dipasang dengan muka yang terpanjang mendatar dan muka yang tampak harus dipasang sejajar dengan muka dinding dari batu yang terpasang.

9. Dinding dari pasangan batu harus dilengkapi dengan sulingan. Kecuali ditunjuk lain pada gambar atau diperintahkan oleh direksi lapangan, lubang sulingan harus ditempatkan dengan jarak antar tidak lebih dari 2m dari sumbu satu ke sumbu yang lain dan harus berdiameter 50 mm.

10. Melakukan penyelesaian dan perapian setelah pemasangan oleh sekelompok pekerja. A. Bahan / Material: 1. Batu Kali/Gunung 2. Semen 3. Pasir B. Peralatan: 1. Concrete Mixer 2. Water Tanker 3. Alat Bantu C. Tenaga Kerja: 1. Mandor 2. Tukang Batu 3. Pekerja

7.11.(6) Expansion Joint Tipe Baja Bersudut

Item Expansion Joint Tipe baja bersudut dipasang di antara plat lantai dan plat injak, dipasang untuk meredam surut dan muai beton dan juga mengalihkan beban. Ada beberapa hal perlu diperhatikan dalam pekerjaan ini, antara lain :

1. Lokasi sambungan pelaksanaan harus ditunjukkan dalam gambar rencana, dan tidak ditenpatkan pada pertemuan elemen struktur,

3. Sambungan konstruksi harus tegak lurus terhadap sumbu memanjang dan diletakkan pada gaya geser minimum,

4. Pada sambungan vertikal, baja tulangan harus menerus melewati sambungan agar struktur tetap monolit,

5. Untuk pelat, untuk luas pelat minimum 40 m2 boleh diletakkan sambungan konstruksi dengan dimensi maksimum tidak lebih dari 1,2 x dimensi yang lebih kecil

6. Boleh digunakan bonding agent untuk pelekatan sambungan konstruksi seiizin konsultan pengawas atau direksi lapangan,

7. Tidak diperkenankan adanya sambungan konstruksi pada daerah air asin pada tempat 75 cm di bawah muka air tertinggi atau 75 cm di atas muka air terendah.

A. Bahan / Material:

1. Elastomer/Logam

2. Bahan Pengisi/Filler/Beton/Aspal Sealent 3. Sealent (Penutup) B. Peralatan: 1. Alat Bantu C. Tenaga Kerja: 1. Mandor 2. Pekerja

Gambar Contoh Expansion Joint Tipe Baja Bersurut

7.12.(3) Perletakan Elastomer Bearing Pad, 35 x 50 x 4 cm

Material dan peralatan disiapkan, Perletakan Elastomerik Bearing Pad ukuran 35 x 50 x 4 cm dipasang dengan seksama. Penyelesaian dan perapihan setelah pemasangan. Pekerjaan dilakukan secara mekanik dengan urutan perletakan harus ditandai dengan jelas tentang jenis dan tempat pemasangan pada saat tiba ditempat kerja. Alat – alat pengamanan

yang cocok harus disediakan sebagaimana diperlukan. Alat – alat penjepit sementara harus digunakan untuk menjaga orientasi bagian-bagian dengan tepat

Adapun hal-hal yang perlu diperhatikan dalamperletakan elastometrik adalah sebagai berikut:

 Bahan harus cukup keras yaitu mempunyai hardness 55 ± 5 duro

 Untuk bantalan karet dengan ketebalan > 1”, menggunakan laminasi antara pelat baja dengan karet

 Perlu uji kelekatan (geser) antara pelat baja dengankaret

 Perlu aging test bahan karet sesuai ASTM 573, dimana pemuluran sampai putus 50%, perubahan kuat tarik max 15%, kekerasan max 10 Hs.

 Bahan polymer dalam campuran karet tidak boleh lebih dari 60% terhadap volume total bantalan

 Tebal pelat baja minimum adalah 1/16”

 Ujung-ujung pelat baja tertanam tidak tajam.

A. Bahan / Material:

1. Elastomer Bearing Pad

B. Peralatan:

1. Alat Bantu

C. Tenaga Kerja:

1. Mandor 2. Pekerja

Gambar Contoh Detail Pemasangan Elastomer Bearing Par

7.12.(5) Karet Fender Tipe V, H= 300 mm, L = 1000 mm

Karet Fender Tipe V digunakan pada pilar sungai/pile cap di tengah sungai yang berfungsi mengurangi kerusakan pada pile cap apabila tertabrak oleh kapal/perahu nelayan setempat. Karet Fender disini berfungsi untuk melawan aksi/gaya tabrak yang diberikan oleh perahu/kapal yang

menabrak pile cap/pilar di sungai ini. Metode pemasangannya dengan melekatkan Karet Fender Tipe V dengan menggunakan/mengancingnya dengan ring baut pada anchor fendernya yang dimana anchor fender sebelumnya telah dilas pada saat pembesian Pile Cap.

A. Bahan / Material:

1. Karet Fender Tipe V 2. Anchor Fender 3. Ring Baut B. Peralatan: 1. Alat Bantu C. Tenaga Kerja: 1. Mandor 2. Pekerja

DIVISI VIII

8.4.(10b) Kerb Pracetak Jenis 2 (Penghalang/Barrier)

Urutan Pelaksanaan Pekerjaan ini ialah sebagai berikut :

1. Kerb Pracetak dipesan melalui penyedia/penyuplai kerb jenis ini,

2. Beton yang digunakan untuk kerb pracetak harus sesuai spesifkasi/persetujuan direksi lapangan,

3. Lokasi yang diperlukan untuk pekerjaan ini harus dibersihkan, dan landasan kerb ini harus dipadatkan sampai suatu permukaan yang rata, 4. Semua bahan yang lunak dan tidak sesuai dibuang dan diganti dengan

bahan yang memenuhi serta harus dipadatkan sampai merata,

5. Kerb harus dipasang dengan teliti, garis dan elevasi yang ditunjukkkan dalam gambar atau yang sebagaimana yang diperintahkan oleh direksi pekerjaan,

6. Semua kerb yang akan dipasang pada suatu kurva dengan radius kurang dari 20 meter harus dibuat dengan menggunakan cetakan lengkung atau unit-unit pracetak yang melengkung,

7. Unit-unit kerb dan jenis-jenis pracetak lainnya harus dipasang dengan sambungan yang serapat mungkin,

8. Setelah pekerjaan pemasangan kerb telah dipasang sebagai mana yang diperintahkan oleh direksi lapangan, maka sekelompok pekerja merapikannya. A. Bahan / Material: 1. Kerb Pracetak 2. Semen 3. Pasir B. Peralatan:

1. Alat Bantu

C. Tenaga Kerja:

1. Mandor 2. Pekerja

Gambar Contoh Kerb Pracetak Jenis 2

DIVISI IX

9.1.(1) Mandor

Pekerjaan ini mencakup operasi – operasi yang disetujui direksi, pekerjaan yang semula tidak diperkirakan tetapi diperlukan selama masa pekerjaan. Operasi – operasi yang dilaksanakan menurut pekerjaan harian dapat terdiri dari jenis pekerjaan apapun sebagaimana yang ditunjukkan / diperintahkan oleh direksi lapangan.

Sebagaimana tugas utama dari seorang mandor yaitu melaksanakan tiap pekerjaan sesuai arahan pelaksana/site manager. Lamanya pekerjaan yang dilakukan oleh Mandor akan dihitung sesuai jam kerja Pekerja tersebut.

9.1.(2) Pekerja Biasa

Pekerjaan ini mencakup operasi – operasi yang disetujui direksi, pekerjaan yang semula tidak diperkirakan tetapi diperlukan selama masa pekerjaan. Operasi – operasi yang dilaksanakan menurut pekerjaan harian dapat terdiri dari jenis pekerjaan apapun sebagaimana yang ditunjukkan / diperintahkan oleh direksi lapangan.

Sebagaimana tugas utama dari seorang pekerja yaitu melaksanakan tiap pekerjaan sesuai arahan Mandor. Lamanya pekerjaan yang dilakukan oleh Pekerja akan dihitung sesuai jam kerja Pekerja tersebut.

9.1.(4)a Dump Truck, kapasitas 3-4 m³

Pekerjaan ini mencakup operasi – operasi yang disetujui direksi, pekerjaan yang semula tidak diperkirakan tetapi diperlukan selama masa pekerjaan. Operasi – operasi yang dilaksanakan menurut pekerjaan harian

dapat terdiri dari jenis pekerjaan apapun sebagaimana yang ditunjukkan / diperintahkan oleh direksi lapangan.

Sebagaimana tugas utama dari dump truck yaitu melakukan pengangkutan orang ataupun material ke lokasi pekerjaan yang akan dilakukan. Lamanya pekerjaan yang dilakukan oleh Dump Truck akan dihitung sesuai jam kerja dump truck tersebut.

9.1.(19) Pompa Air 70 – 100 mm

Pekerjaan ini mencakup operasi – operasi yang disetujui direksi, pekerjaan yang semula tidak diperkirakan tetapi diperlukan selama masa pekerjaan. Operasi – operasi yang dilaksanakan menurut pekerjaan harian dapat terdiri dari jenis pekerjaan apapun sebagaimana yang ditunjukkan / diperintahkan oleh direksi lapangan.

Sebagaimana tugas utama dari pompa yaitu melakukan pengeringan/ penyedotan air dari lokasi yang dikeringkan ke lokasi buangan. Lamanya pekerjaan yang dilakukan oleh pompa air akan dihitung sesuai jam kerja dump truck tersebut.

Dokumen terkait