• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pendaftaran Rekomendasi Perubahan Pengelola

Dalam dokumen KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN (Halaman 35-40)

PENDAFTARAN REKOMENDASI

5.6 Pendaftaran Rekomendasi Perubahan Pengelola

Pendaftaran rekomendasi perubahan pengelola untuk pembangunan SPDN/SPBN yang didanai oleh APBN/APBD dalam hal ini adalah Koperasi, tahapanya sebagai berikut;

1. Bagi calon pengelola pengganti yang akan mengelola bangunan SPDN/SPBN didalam UPT Pusat Pelabuhan Perikanan mengajukan surat secara tertulis perihal permohonan sebagai calon pengelola SPDN/SPBN kepada Kepala UPT Pusat Pelabuhan Perikanan, bagi calon pengelola pengganti yang akan mengelola bangunan SPDN/SPBN diluar UPT Pusat Pelabuhan Perikanan calon pengelola pengganti mengajukan surat secara tertulis perihal permohonan sebagai calon pengelola pengganti SPDN/SPBN kepada Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten/Kota dengan melampirkan persyaratan seperti pada angka 5.1. Surat permohonan sebagai calon pengelola pengganti SPDN/SPBN sebagaimana tercantum pada Format 20;

32 2. Bagi calon pengelola pengganti yang akan mengelola bangunan

SPDN/SPBN didalam UPT Pusat Pelabuhan Perikanan, berdasarkan surat permohonan, Kepala UPT Pusat Pelabuhan Perikanan melakukan verifikasi dan validasi kelayakan usulan calon pengelola pengganti berdasarkan kelayakan lokasi, persyaratan administrasi dan kebutuhan BBM untuk calon konsumen di wilayah yang diusulkan seperti table checklist dokumen verifikasi dan validasi kelayakan usulan calon pengelola pengganti, yang dilaksanakan paling lama 5 (lima) hari kerja sejak permohonan diterima dan lengkap. Bentuk dan format checklist dokumen verifikasi dan validasi kelayakan usulan calon pengelola pengganti yang mengelola SPDN/SPBN didalam UPT Pusat Pelabuhan Perikanan sebagaimana dimaksud terlampir pada Form 22;

3. Jika permohonan dinilai layak, Kepala UPT Pusat Pelabuhan Perikanan menerbitkan surat permohonan pendaftaran calon pengelola pengganti serta surat keterangan kebenaran yang telah divalidasi kepada Direktur Jenderal Perikanan Tangkap cq. Direktur Pelabuhan Perikanan. Surat permohonan pendaftaran calon pengelola pengganti dari UPT Pusat Pelabuhan Perikanan sebagaimana tercantum pada Format 23, serta surat keterangan kebenaran yang telah divalidasi sebagaimana tercantum pada Format 41;

4. Jika permohonan dinilai tidak layak, Kepala UPT Pusat Pelabuhan Perikanan membuat surat penolakan permohonan calon pengelola pengganti disertai alasan kepada pemohon. Surat penolakan permohonan calon pengelola pengganti dari UPT Pusat Pelabuhan Perikanan sebagaimana tercantum pada Format 24;

5. Bagi calon pengelola pengganti yang akan mengelola bangunan SPDN/SPBN diluar UPT Pusat Pelabuhan Perikanan, berdasarkan surat permohonan, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten/Kota melakukan verifikasi kelayakan usulan calon pengelola pengganti berdasarkan kelayakan lokasi, persyaratan administrasi dan kebutuhan BBM untuk calon konsumen di wilayah yang diusulkan seperti table checklist dokumen verifikasi kelayakan usulan calon pengelola pengganti, yang dilaksanakan paling lama 5 (lima) hari kerja sejak permohonan diterima dan lengkap. Checklist dokumen verifikasi kelayakan usulan calon pengelola pengganti yang

33 mengelola SPDN/SPBN diluar UPT Pusat Pelabuhan Perikanan sebagaimana tercantum pada Format 26;

6. Jika permohonan dinilai layak, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten/Kota membuat surat usulan rekomendasi calon pengelola pengganti SPDN/SPBN kepada Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi. Surat usulan rekomendasi calon pengelola pengganti SPDN/SPBN dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten/Kota sebagaimana tercantum pada Format 27;

7. Jika permohonan dinilai tidak layak, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten/Kota membuat surat penolakan permohonan calon pengelola pengganti disertai alasan kepada pemohon. Surat penolakan permohonan calon pengelola pengganti dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten/Kota sebagaimana tercantum pada Format 28;

8. Berdasarkan surat usulan rekomendasi calon pengelola pengganti SPDN/SPBN dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten/Kota, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi melakukan validasi terhadap dokumen hasil verifikasi kelayakan usulan calon pengelola pengganti yang telah dilakukan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten/Kota yang dilaksanakan paling lama 5 (lima) hari kerja sejak surat usulan rekomendasi diterima dan lengkap. Checklist dokumen validasi kelayakan usulan calon pengelola pengganti bagi Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi sebagaimana tercantum pada Format 30;

9. Jika permohonan dinilai layak, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi menerbitkan surat permohonan pendaftaran rekomendasi calon pengelola pengganti serta surat keterangan kebenaran yang telah divalidasi kepada Direktur Jenderal Perikanan Tangkap cq. Direktur Pelabuhan Perikanan. Surat permohonan pendaftaran rekomendasi calon pengelola pengganti dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi sebagaimana tercantum pada Format 31, serta surat keterangan kebenaran yang telah divalidasi sebagaimana tercantum pada Format 41;

10. Jika permohonan dinilai tidak layak, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi menerbitkan surat penolakan usulan rekomendasi calon pengelola pengganti disertai alasan kepada pemohon. Surat

34 penolakan usulan rekomendasi calon pengelola pengganti dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi sebagaimana tercantum pada Format 32;

11. Direktur Pelabuhan Perikanan berdasarkan surat permohonan pendaftaran rekomendasi calon pengelola pengganti dari Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi/Kepala UPT Pusat Pelabuhan Perikanan melakukan pemeriksaan kelengkapan dokumen hasil validasi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi/hasil verifikasi dan validasi Kepala UPT Pusat Pelabuhan Perikanan yang dilaksanakan paling lama 5 (lima) hari kerja sejak surat permohonan pendaftaran rekomendasi diterima dan lengkap. Checklist

pemeriksaan kelengkapan dokumen hasil validasi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi/hasil verifikasi dan validasi Kepala UPT Pusat Pelabuhan Perikanan terhadap calon pengelola pengganti bagi Direktur Jenderal sebagaimana tercantum pada Format 34; 12. Bagi calon pengelola pengganti yang akan mengelola bangunan

SPDN/SPBN didalam UPT Pusat Pelabuhan Perikanan, jika permohonan dinilai layak, Direktur Jenderal menerbitkan surat pendaftaran rekomendasi pengelola pengganti kepada Kepala UPT Pusat Pelabuhan Perikanan dan ditembuskan kepada Direktur Pelabuhan Perikanan, P3JBT, dan pemohon/calon pengelola pengganti SPDN/SPBN. Surat pendaftaran rekomendasi pengelola pengganti bagi lokasi yang berada didalam UPT Pusat Pelabuhan Perikanan sebagaimana tercantum pada Format 35;

13. Bagi calon pengelola pengganti yang akan mengelola bangunan SPDN/SPBN diluar UPT Pusat Pelabuhan Perikanan, jika permohonan dinilai layak, Direktur Jenderal menerbitkan surat pendaftaran rekomendasi pengelola pengganti kepada Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan dan ditembuskan kepada Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten/Kota, P3JBT, dan pemohon/calon pengelola pengganti SPDN/SPBN. Surat pendaftaran rekomendasi pengelola pengganti pengganti bagi lokasi yang berada diluar UPT Pusat Pelabuhan Perikanan sebagaimana tercantum pada Format 36;

35 14. Jika permohonan dinilai tidak layak, Direktur Jenderal menerbitkan

surat penolakan permohonan pendaftaran rekomendasi pengelola pengganti disertai alasan kepada pemohon. Surat penolakan permohonan pendaftaran rekomendasi pengelola pengganti sebagaimana tercantum pada Format 37;

15. Penolakan permohonan pendaftaran rekomendasi pengelola pengganti sebagaimana tercantum pada angka 14, berkas permohonan menjadi milik Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap;

16. Surat pendaftaran rekomendasi pengelola pengganti yang diterima oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi/Kepala UPT Pusat Pelabuhan Perikanan untuk mendapatkan Izin Prinsip Pengelolaan SPDN/SPBN dari P3JBT;

36 BAB VI

Dalam dokumen KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN (Halaman 35-40)

Dokumen terkait