a.Program Pengembangan Peternakan, meliputi kegiatan
II. Bidang Budidaya Perikanan dan Kelautan
6. Program Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Aparatur
5.3. Pendanaan Indikatif
Rincian sasaran pembangunan peternakan perikanan dan kelautan Kabupaten Cianjur adalah sebagai berikut :
URAIAN TARGET 2011 2012 2013 2014 2015 2016 Produksi Ikan budidaya (ton) 110.940 151.622 207.009 282.591 339.109 406.930 Produksi perikanan tangkap (ton) 356 427 512 614 736 883 Konsumsi Ikan (Kg/Kap/tahun) 26,50 27,27 28,22 29,21 30,23 31,28 Produksi daging (Kg) 35.764,44 39.340,88 43.274,97 47.602,47 52.362,72 57.598,99 Produksi telur (Kg) 18.053,77 18.956,46 19.904,28 20.899,49 21.944,46 23.041,68 Produksi susu (Kg) 8.185,19 8.594,45 9.024,17 9.475,38 9.949,14 10.446,59 Konsumsi daging (Kg/Kap/tahun) 10,10 10,45 10,81 11,18 11,57 11,97 Konsumsi telur (Kg/Kap/tahun) 4,70 4,86 5,03 5,21 5,39 5,58 Konsumsi susu (Kg/Kap/tahun) 6,10 6,31 6,53 6,76 6,99 7,23 PAD (Rp) 565.202.138 621.722.351 683.894.586 752.284.404 827.512.844 910.264.128 5.3. Pendanaan Indikatif
Dengan berpedoman pada prinsip-prinsip penganggaran, maka skenario anggaran program dan kegiatan Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan Kabupaten Cianjur Tahun 2011 - 2016, disusun atas dasar pendekatan anggaran kinerja yang berorientasi pada pencapaian program utama dan program penunjang, dalam konteks pewujudan visi dan misi yang telah ditetapkan sebelumnya. Rincian rencana alokasi anggaran disajikan dalam Lampiran Rencana Program dan Kegiatan, Indikator Kinerja, Kelompok Sasaran dan Pendanaan Indikatif, Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Kabupaten Cianjur.
Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan Kabupaten Cianjur
57
BAB VI
P E N U T U P
Kabupaten Cianjur dengan segala potensi sumberdaya alam, sumberdaya manusia, kelembagaan, teknologi serta potensi pendukung lainnya harus dapat diformulasikan dengan tepat sehingga dapat mendorong percepatan pembangunan perikanan dan kelautan. Rencana Strategis (Renstra) Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Kabupaten Cianjur merupakan skenario pembangunan peternakan perikanan dan kelautan di Jawa Barat, yang memuat arah kebijakan pembangunan dengan mempertimbangkan potensi dan kondisi sumberdaya daerah. Dokumen perencanaan ini juga menjadi bahan acuan bersama dan merupakan komitmen semua pelaku pembangunan peternakan, perikanan dan kelautan di Kabupaten Cianjur.
Pemanfaatan potensi sumberdaya peternakan, perikanan dan kelautan di Kabupaten Cianjur, dilaksanakan melalui orientasi kebijakan operasional pembangunan
peternakan, perikanan dan kelautan Kabupaten Cianjur, yaitu “Akselerasi
Pembangunan Peternakan, Perikanan dan Kelautan Menuju Masyarakat Cianjur yang lebih sejahtera dan Berakhlakulkarimah” Implementasi kebijakan pembangunan tersebut, dimanifestasikan dalam kebijakan program utama dan program penunjang.
Program Utama yang menjadi fokus dalam pengembangan potensi sumberdaya peternakan, perikanan dan kelautan, antara lain; Program Peningkatan ketahanan Pangan, Program Pemberdayaan Penyuluhan Pertanian,Program Pencegahan dan penanggulangan Penyakit ternak, Program Peningkatan Produksi Hasil Peternakan, Program Peningkatan Pemasaran Hasil Produksi Peternakan, Program Peningkatan Penerapan teknologi Peternakan, Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir, Program Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengawasan dan Pengendalian Sumberdaya Kelautan, Program Peningkatan Kesadaran dan Penegakan Hukum dalam Pendayagunaan Sumberdaya Laut, Program Peningkatan Mitigasi Bencana Alam laut dan prakiraan iklim laut, Program Peningkatan Kegiatan budaya kelautan dan Wawasan Maritim kepada Masyarakat, Program Pengembangan Budidaya Perikanan, Program Pengembangan Perikanan Tangkap, Program Pengembangan sistem penyuluhan Perikanan, Program Optimalisasi Pengelolaan dan
Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan Kabupaten Cianjur
58
Pemasaran Produksi Perikanan, Program Pengembangan Kawasan Budidaya Laut, Air Payau dan Air tawar. Adapun Program Pendukung dari program utama meliputi: Program Peningkatan Kapasitas Sumberdaya Aparatur, Program Pelayanan Administrasi Perkantoran, Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur, Program Peningkatan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan, Program Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Aparatur, Program Peningkatan Disiplin aparatur.
Tersusunnya dokumen rencana strategis ini, diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan peternakan, perikanan dan kelautan, yang dilaksanakan secara terarah dan tepat sasaran, serta sebagai dasar pelaksaan evaluasi kinerja kebijakan pembangunan.
Target Rp. Target Rp. Target Rp. Target Rp. Target Rp. Target Rp.
1 2 3 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21
Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Ternak
1. Pengawasan Penataan Pangan Asal Output: APBD II - - - 150 200 300
Hewan dan Hasil Pangan Asal Hewan - Termonitoringnya PAH dan HPAH diwilayah Kabupaten Cianjur (50 sampel per tahun) APBD I - - - - - -
- Pengujian laboratorium (1 paket per tahun) - Operasional pengawasan kesehatan masyarakat veteriner APBN - - - - - -
Outcome: - Terjaminnya ketentraman batin masyarakat dalam mengkonsumsi bahan pangan asal hewan (100%) 2. Pembangunan RPUSK di 8 Output: APBD II - 80 80 80 80 80
Kecamatan - Terbangunnya RPUSK di 2 Kecamatan Outcome: APBD I - 800 800 800 800 800
- Terpenuhinya daging unggas yang ASUH (50%) - Terjaminnya konsumen dalam mengkonsumsi daging unggas (50%) APBN - 800 800 800 800 800
3. Optimalisasi Laboratorium Kesmavet Output: APBD II - 40 40 40 40 40
- Terfasitasinya peralatan di laboratorium (1 unit) Outcome: APBD I - - - - - -
- Terpantaunya kualitas PAH dan HPAH di Kabupaten Cianjur (25%) APBN - 400 400 400 400 400
4. Pendataan Pangan Asal Hewan di 32 Output: APBD II - 100 100 90 85 100
Kecamatan - Terdatanya PAH dan HPAH di Wilayah Kabupaten Cianjur (60%) Outcome: APBD I - 100 100 100 100 100
APBN - - - - - -
5. Pelayanan Kesehatan Hewan dan Output: APBD II - 200 200 200 200 200
Ikan - Terfasilitanya obat dan peralatan kesehatan hewan (80%) Outcome: APBD I - 100 200 100 150 200
- Menurunnya angka kesakitan dan kematian ternak (80%) - Meningkatnya produksi dan produktifitas ternak (10%) APBN - - - - - -
6. Pengendalian Pencegahan dan Output: APBD II - 300 300 300 300 300
Pemberantas Penyakit Hewan - Terfasilitasinya vaksin dan peralatannya (40%) Menular Outcome: APBD I - 200 200 200 200 200
- Tidak masuknya penyakit menular (80%) - Terkendalinya penyakit hewan menular (80%) APBN - 300 300 300 300 300
7. Pembinaan Koordinasi Peningkatan Output: APBD II - 125 125 125 125 125
Pelayanan Kesehatan Hewan - Terlayaninya kesehatan ternak (2.000 peternak) Outcome: APBD I - - - - - -
- Menurunnya prosentase penyakit hewan terutama AI (Avian influenza) (30%) APBN - - - - - -
8. Pemetaan dan Pendataan Penyakit Output: APBD II - 50 60 50 85 50
di 32 Kecamatan - Terciptanya data tetap penyebaran penyakit di Kabupaten Cianjur APBD I - - - - - -
Outcome: APBN - - - - - - - Pola pengendalian penyakit akan terarah
5 KODE
4
Tahun 2011 Tahun 2012 KABUPATEN CIANJUR
Tujuan Sasaran Indikator Sasaran Tahun 2013 Tahun 2014 Tahun 2015 Tahun 2016 KET
Target Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan Kegiatan Indikator Kinerja Program Output dan Outcome Data Capaian Tahun Awal Perencanaan Sumber Dana
- Terkendalinya peredaran PAH dan HPAH di Wilayah Kabupaten Cianjur (60%)
1 2 3 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Ternak
9. Penanggulangan dan Pencegahan Output: APBD II 100 150 150 200 200 325 Penyakit Ikan dan Hewan Menular - Terlayaninya kesehatan ternak dan ikan (850 orang)
Outcome: APBD I - - - - - -
- Menurunnya jumlah ternak dan ikan yang sakit (60%)
APBN - - - - - -
10. Optimalisasi UPTD Bidang Output: APBD II - 250 250 - - - Peternakan dan Kesehatan Hewan - Sarana dan prasarana UPTD Peternakan dan Kesehatan Hewan (6
paket) APBD I - - - 500 1.000 -
Outcome:
- Prosentase peningkatan kinerja UPTD Peternakan dan Kesehatan APBN - - - - - 2.500 Hewan (5 UPTD)
11. Peningkatan Pelayanan Kesehatan Output: APBD II - - - - - -
Hewan Keliling - Tersedianya sarana mobilitas pelayanan keswan (3 unit)
Outcome: APBD I - - 200 200 200 -
- Meningkatnya pelayanan kesehatan hewan (20%)
APBN - - - - - -
Program Peningkatan Produksi Hasil Peternakan
1. Output: APBD II - 350 375 375 400 400
Peningkatan Fasilitas Balai Perbibitan Ternak :
- Penyediaan alat-alat perkantoran (1 unit) APBD I - 400 400 400 400 400 - Perkandangan (1 paket)
- Pengembangan Pakan Ternak (1 paket) APBN - 2.000 2.250 875 2.500 2.500 - Sarana Mobilitas (1 unit)
- Penyediaan bibit Hijauan Pakan ternak (HPT) (1 paket) - Pemeliharaan sarana dan prasarana Balai (4 paket) Outcome:
- Meningkatnya sarana dan prasarana perkantoran - Tersedianya kandang khusus pedet
- Bertambahnya kebun hijauan pakan ternak
- Tersedianya gudang pakan dan peralatan pengolahan pakan - Tersedianya sarana angkutan ternak
- Terfasilitasinya obat dan peralatan kesehatan Hewan
- Terpeliharanya sarana dan prasarana balai guna menunjang kegiatan pembibitan ternak
2 Pengembangan Hijauan Makanan Output: APBD II - - - - - -
Ternak ( HMT ) - Pembukaan areal kebun HMT (75 Ha)
- Pengembangan HMT di lokasi-lokasi pengembangan ternak (375 Ha) APBD I - 450 525 875 - - Outcome:
- Penyedian pakan hijauan untuk ternak dalam jumlah yang cukup dengan
kualitas yang baik (80%) APBN
-
1200 1500 1750 2000 2500
- Terantisipasinya penyediaan pakan hijauan dalam jumlah yang cukup dengan kualitas yang baik dengan adanya penambahan (80%) - Populasi ternak pada lokasi-lokasi Pengembangan ternak (20%)
3. Pengembangan Perbibitan Sapi Output: APBD II - - - - - -
Potong Melalui Program IB Swadaya - Tersedianya bibit sapi potong unggul di kec. Agrabinta, Cikadu,
dan Village Breeding Center (VBC) di Sindangbarang, Tanggeng, Naringgul, Cijati, Kadupandak, Leles, APBD I - 1000 1250 1500 - - Kelompok Masyarakat Pasirkuda, Pagelaran, Takokak, dan Cibinong
Outcome: APBN - 2000 2500 3000 3000 3500
- Tercapainya peningkatan angka kelahiran sapi potong hingga akhirnya dapat meningkatkan jumlah populasi ternak di Kab. Cianjur (80%) - Meningkatnya pendapatan masyarakat (80%)
4. Pengembangan Usaha Pembiakan Output: APBD II - - - - - -
dan Penggemukan Sapi Lokal - Tersedianya bibit sapi lokal berkualitas sebanyak 520 ekor
- Tersedianya bakalan penggemukan sapi lokal sebanyak 520 ekor APBD I - 900 1020 1650 - - Outcome:
- Bertambahnya populasi ternak sapi lokal (80%) APBN - 1920 1920 2720 3600 4750 - Meningkatnya pendapatan masyarakat (80%)
4 5
Peningkatan Sarana dan Prasarana Balai Perbibitan Ternak
1 2 3 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 Program Peningkatan Produksi Hasil Peternakan
5. Penyelamatan Betina Produktif Output: APBD II 200 250 275 300 325 350 dan Penjaringan Hasil IB - Terselamatkannya betina produktif sebanyak 100 ekor
- Terjaringnya ternak hasil IB sebanyak 100 ekor APBD I - 750 850 950 800 800 - Terselamatkannya betina produktif sebanyak 50 ekor
- Terjaringnya ternak hasil IB sebanyak 50 ekor APBN - 1.500 1.750 2.000 2.250 400 Outcome:
- Meningkatnya popu;asi ternak - Meningkatnya kualitas bibit ternak
6. Peningkatan Produksi dan Output: APBD II 150 250 250 250 250 350 Produktivitas Ternak - Tersedianya straw sapi potong dan sapi perah (13.000 dosis)
- Tersedianya straw kambing dan domba (750 dosis) APBD I - 750 900 1.000 700 700 - Tersedianya straw kerbau (250 dosis)
- Penyediaan N2 cair (10.000 liter) APBN - 1.500 1.750 2.000 2.250 1.000 - Tersedianya bibit domba lokal (500 ekor)
- Tersedianya bibit domba garut (100 ekor) - Tersedianya bibit kambing (250 ekor)
- Tersedianya prasarana dan sarana inseminasi Buatan (IB) (5 paket) - Terlaksananya pengawasan mutu DOC (5 breeding farm) - Terlaksananya kegiatan kontes ternak (3 komoditi ternak) Outcome:
- Meningkatnya pelayanan IB (20%)
- Meningkatnya populasi ternak di masyarakat (5%)
7. Penyelamatan Betina Produktif dan Output: APBD II - - - 500 1.000 1.500 Penjaringan Hasil IB - Terselamatkannya betina produktif sebanyak 30 ekor
- Terjaringnya ternak hasill IB sebanyak 150 ekor APBD I - - - 1.500 2.000 2.500 Outcome:
- Terjaringnya/terselamatkannya pedet hasil IB (150 ekor) APBN - - - - - - - Meningkatnya populasi ternak di masyarakat (20%)
8. Pengembangan Agribisnis Output: APBD II - 500 375 500 500 500 Peternakan Terpadu di ATP Cikadu - Tersedianya bibit ternak sapi potong 10 ekor
- Tersedianya bibit Hijauan Pakan ternak APBD I - 300 375 300 300 300 - Tersedianya bibit ternak domba garut 45 ekor
- Tersedianya sarana dan prasarana IB domba APBN - - - - - - - Tersedianya alat pengolahanPakan
- Tersedianya rumah kompos dan UPPO - Tersedianya bibit ternak domba garut 40 ekor Outcome:
- Terbentuknya kawasan percontohan peternakan di ATP Cikadu - Bertambahnya populasi ternak
- Meningkatnya pendapatan masyarakat
9. Pengembangan Integrasi Ternak Sapi Output: APBD II - 200 210 220 230 250
dan Tanaman - Tersedianya 1 unit sarana peternakan berupa mobil transfer tangki
susu dan triseda APBD I - 500 450 460 480 500
- Tersedianya bibit ternak sapi potong 42 ekor yang berkualitas
- Tersedianya sarana dan prasarana pemeliharaan ternak sapi potong 2 APBN - 700 750 770 780 800 paket
- Dibangunnya kebun HPT 5 Ha Outcome:
- Meningkatnya bibit sapi potong yang berkualitas - Meningkatnya populasi ternak
- Meningkatnya produktivitas ternak - Meningkatnya HPT yang berkualitas 5
1 2 3 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 Program Peningkatan Produksi Hasil Peternakan
10. Pengembangan Agribisnis Output: APBD II - 300 310 320 330 345 Peternakan Sapi Perah - Tersedianya bibit sapi perah 40 ekor
- Stimulasi untuk kandang koloni 2 unit APBD I - 500 550 560 575 580 - Tersediannya peralatan pemerahan dan pengolahan susu 2 paket
- Tersedianya peralatan sanitasi kebersihan 2 paket APBN - 2.766 2.700 2.900 2.900 3.000 - Tersedianya instalasi biogas 2 unit
- Pembukaan lahan Hijauan Pakan Ternak (HPT)4 Ha - Tersedianya konsentrat 1 paket
- Tersedianya mesin chopper 2 unit - Tersedianya biaya operasional IB dan Keswan - Pelatihan pengolahan susu untuk 2 kelompok Outcome:
- Meningkatnya populasi ternak sapi perah
- Tersedianya bangunan kandang yang layak untuk ternak - Proses Produksi dan pengolahan susu dapat berjalan lancar - Ternak sehat& terjaga kualitas lingkungan tempat hidup ternak - Tersedianya energi alternatif dari limbah ternak yang dapat dimanfaatkan peternak
- Tersedianya pakan hijauan berkualitas dalam jumlah yang cukup - Tersedianya pakan berkualitas untuk ternak
- Memudahkan peternak dalam penyediaan pakan hijauan untuk ternaknya
- Kegiatan IB dapat berjalan dan kesehatan ternak terjaga
-Meningkatnya pengetahuan dan pengalaman peternak tentang tata cara penolahan susu
- Kualitas susu terjaga saat sampai kepada konsumen
11. Pengembangan Peternakan dan Output: APBD II - 1.500 1.500 1.500 - 250 Perikanan di Masyarakat - Terdistribusikannya ternak dan pakan ternak kepada masyarakat (5
paket) APBD I - - - - - -
- Terdistribusikannya ikan dan pakan ikan kepada masyarakat (5 paket)
- Terdistribusikannya sarana pengolahan hasil ternak kepada APBN - - - - - - masyarakat (5 paket)
- Terdistribusikannya sarana pengolahan hasil perikanan kepada masyarakat (5 paket)
Outcome:
- Meningkatnya populasi dan produksi ternak dan ikan (20%) - Meningkatnya pemasaran hasil ternak dan ikan (10%)
12. Penyusunan Data Potensi dan Output: APBD II - 100 150 200 225 250 Evaluasi Pembangunan Peternakan - Buku laporan evaluasi pembangunan peternakan, perikanan dan
Perikanan Kelautan kelautan (1 paket per tahun) APBD I - - - - - - - Buku laporan tahunan (1 paket per tahun)
- Buku laporan statistik peternakan, perikanan dan kelautan (1 paket APBN - - - - - - per tahun)
- Buku laporan bulanan kecamatan (1 paket per tahun) Outcome:
- Tersedianya data potensi dan evaluasi pembangunan peternakan, perikanan dan kelautan (20%)
13 Uji Geolistrik Output: APBD II - 50 - - - -
- Data uji geolistrik
Outcome: APBD I - - - - - -
- Tersedianya data parameter geolistrik
APBN - - - - - -
14. Pengembangan Agribisnis Sapi Output: APBD II - - - - - -
Potong - Terdistribusikannya ternak sapi potong bunting (50 ekor)
- Penjaringan ternak sapi potong hasil IB (25 ekor) APBD I - - - - 2.000 2.500 - Tersedianya sarana dan prasarana pemeliharaan ternak sapi potong di
masyarakat (3 paket) APBN - - - - - -
;- Tersedianya peralatan penunjang IB (1 paket) - Tersedianya penanaman HPT (5 Ha) Outcome:
- Meningkatnya populasi ternak sapi potong di masyarakat (75 ekor)
1 2 3 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 Program Peningkatan Produksi Hasil Peternakan
15. Pengadaan Kendaraan Operasional Output: APBD II - - - - - -
dalam Rangka Peningkatan Sarana - Tersedianya 1 unit kendaraan operasional untuk kegiatan sosialisasi
dan Prasarana Inseminasi Buatan di IB APBD I - - - - 200 - Kabupaten Cianjur Outcome:
- Meningkatnya sarana dan prasarana IB (10%) APBN - - - - - - 16. Rehabilitasi RPH dan Pengadaan Output: APBD II 450 - - - - -
Peralatan RPH - Terlaksananya rehab RPH (1 paket)
- Tersedianya peralatan RPH (1 paket) APBD I - - - - - - Outcome:
- Meningkatnya sarana dan prasrana RPH (50%) APBN - - - - - -
17. Pengembangan Peternakan di Output: APBD II - - - - - -
Masyarakat - Terdistribusikannya ternak di masyarakat
Outcome: APBD I 2.150 - - - - -
- Meningkatnya populasi ternak di masyarakat (20%)
APBN - - - - - -
18. Evaluasi Pembangunan Peternakan, Output: APBD II 100 - - - - - Perikanan, dan Kelautan - Buku laporan evaluasi pembangunan peternakan, perikanan dan
kelautan (1 paket per tahun) APBD I - - - - - -
- Buku laporan tahunan (1 paket per tahun)
- Buku laporan statistik peternakan, perikanan dan kelautan (1 paket APBN - - - - - - per tahun)
- Buku laporan bulanan kecamatan (1 paket per tahun) Outcome:
- Tersedianya dokumen evaluasi pembangunan peternakan, perikanan dan kelautan (1 dokumen)
Program Peningkatan Produksi Peternakan
1. Kegiatan Penyuluhan Penerapan Output: APBD II - - - - 150 350 Teknologi Peternakan Tepat Guna - Terlatih dan tersosialisasikannya peternak dalam penerapan teknologi
tepat guna (250 orang) APBD I - - - - -
-Outcome:
- Meningkatnya pelaku usaha peternakan yang menerapkan teknologi APBN - - - - - -tepat guna (20%)
1. Pengembangan Pupuk Organik dan Output: APBD II - 100 120 135 140 165 Biogas - Tersedianya alat pengolah pupuk organik 2 unit
- Dibangunya reaktor biogas 2 unit APBD I - 100 120 140 160 180 Outcome:
- Meningkatnya produksi pupuk organik APBN - 100 120 130 145 160 - Bertambahnya RTP yang menggunakan biogas
2. Pengembangan Pakan Ternak dan Output: APBD II - - - - -
-Alsin UPJA Pengolah Pakan - Tersedianya sarana pengolahan pakan ternak 1 unit APBD I - 320 380 390 400 410
Outcome: APBN - 320 380 400 410 430
- Meningkatnya produksi pakan ternak yang berkualitas
3. Pemeliharaan Rutin Sarana dan Output: APBD II - 200 200 200 200 200 Prasarana Teknologi Peternakan - Terpeliharanya sarana dan prasarana Balai Perbibitan Ternak
Tepat Guna - Terpeliharanya sarana dan prasarana Pos IB APBD I - 200 220 220 220 220 Outcome:
- Terpeliharanya sarana APBN - 200 220 220 220 220
4 5
1 2 3 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21
1. Pembangunan Pasar Ternak Output: APBD II - - - - -
-- Memfasilitasi tersedianya tanah sebagai tempat pasar ternak seluas 5
Ha APBD I - 500 500 500 500 - Pembangunan fisik pasar ternak 1 Paket
- Penyediaan sarana pendukung pasar ternak 1 (satu)paket APBN - - - - - - Tersedianya dana untuk pemeliharaan sarana danprasarana yang telah
ada dipasar ternak sebanyak 1 (satu) paket Outcome:
- Perencanaan pembangunan pasar ternak dapat membuka lahan kerja yang luas sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat pada umumnya dan peternak pada khususnya - Kelengkapan Fasilitas pasar ternak dapat mendukung kelancaran pemasaran ternak
- Terpeliharanya fasilitas pasar yang telah ada sehingga
kegiatanpemasaran ternak berjalan lancar dan nyaman bagi pengguna
2. Penyuluhan Kualitas Hasil Produksi Output: APBD II - 100 300 300 300 300 Peternakan Terbinanya pelaku pengolah hasil Peternakan sebanyak 30 orang
Outcome: APBD I - - - - -
-Adanya Peningkatan pengetahuan dan kesejahteraan pelaku pengolah
hasil peternakan APBN - - - - -
-Program Pengembangan Sistem Penyuluhan Peternakan dan Perikanan
1. Peningkatan Kapasitas Tenaga Output: APBD II - - - - -
-Penyuluh Peternakan Perikanan - Tersedianya kendaraan roda dua
- Tersedianya kendaraan roda empat APBD I - 200 555 555 555 555 - Tersedianya audio visual penyuluhan
- Tersedianya perpustakaan APBN - - - - -
- Tersedianya Ruang Baca
- Dempond budidaya Ikan lele (1 paket) - Dempond budidaya Kepiting bakau (1 paket) - Demplot budidaya ternak Domba Garut (1 paket) - Demplot budidaya telur puyuh (1 paket) - Demplot budidaya ternak ayam pelung (1 paket) Outcome:
- Mobilitas sosial lebih luas dan continyu - Meningkatnya kualitas sistem penyuluhan
- Meningkatnya kemampuan sikap dan keterampilan peternak dan pembudidayaan ikan
- Meningkatnya kemampuan petani ternak/ikan setelah melihat tayangan langsung
- Untuk penyampaian informasi/materi - Meningkatnya kualitas sistem penyuluhan
- Meningkatnya kemampuan sikap dan keterampilan peternak dan pembudidayaan ikan dan petugas
- Meningkatnya kemampuan petugas dan petani dalam hal budidaya ikan lele, nila
- Meningkatnya kemampuan petugas dan petani dalam hal budidaya domba garut dan puyuh
2. Output: Kelompok APBD II - - - - -
- Tersedianya kunjungan lapangan bagi petugas dan pelaku usaha peternakan dan perikanan
peternakan - Tersedianya pelatihan peternakan perikanan dan kelautan bagi peternak, Pembudidaya/Nelayan
pembudidayaan, APBD I - 500 500 500 500 500 - Tersedianya pelatihan peternakan perikanan dan kelautan bagi petugas nelayan
- Tersedianya temu pelaku usaha APBN - - - - -
- Tersedianya magang bagi peternak, pembudidaya/nelayan - Tersedianya biaya operasional kegiatan penyuluhan peternakan perikanan dan kelautan
Outcome:
- Meningkatnya Wawasan dan Keterampilan bagi petugas dan Pelaku Usaha Peternakan dan Perikanan
- Meningkatnya Pengetahuan danh keterampilan Peternak,Pembudidaya/Nelayan
- Meningkatnya Kinerja Petigas PeternakanPerikanan dan Kelautan - Meningkatnya Kemampuan Petugas danh Pelaku Usaha Peternakan dan Perikanan
- Meningkatnya Pengetahuan dan Keterampilan Peternak, Pembudidaya/Nelayan
4 5
Pengembangan Sistem Penyuluhan Perikanan dan Peternakan
1 2 3 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 Program Pengembangan Sistem Penyuluhan Peternakan dan Perikanan
3. Pemberdayaan Tenaga Penyuluh Output: Kelompok peternakan
APBD II - - - - -
-- Tersedianya Biaya Operasional Kegiatan Pehnyuluh Peternak,
Perikanan dan Kelautan APBD I - 100 100 100 100 100 Outcome:
- Meningkatnya Kualitas Sistem Penyuluhan APBN - - - - -
-Program Pengembangan Sistem Penyuluhan Perikanan
1. Penyuluhan dan Pemberdayaan Output: APBD II 125 150 150 - - -Kelompok Tani - Jumlah kelompok tani yang dibina (250 kelompok)
Outcome: APBD I - - - - -
-- Meningkatnya pengetahuan dan keterampilan pelaku usaha
peternakan dan perikanan dalam rangka peningkatan produktivitas APBN - - - - - -usahanya (20%)
2. Peningkatan Kualitas SDM Output: APBD II - 150 150 - - -Peternakan dan Perikanan - Jumlah masyarakat dan pegawai yang dibina (500 orang)
Outcome: APBD I - - - - -
-- Meningkatnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat peternakan
dan perikanan (100%) APBN - - - - -
-3. Peningkatan Sikap, Pengetahuan, Output: APBD II - - 350 - 350 -dan Keterampilan Petani - Demplot usaha peternakan (2 unit)
- Demplot usaha perikanan (2 unit) APBD I - - - - -
-- Studi banding peternak dan pembudidaya ikan (1 trip)
Outcome: APBN - - - - -
-- Meningkatnya sikap, pengetahuan dan keterampilan petani ternak dan ikan (15%)
4. Pemberdayaan Kelompok Tani dan Output: APBD II - - - 200 - -Peningkatan Kualitas SDM - Jumlah kelompok yang terbina:
* Pemula 33 kelompok APBD I - - - - -
* Lanjut 5 kelompok
* Madya 2 kelompok APBN - - - - -
-- Petugas teknis yang dilatih (40 orang) Outcome:
- Meningkatnya pengetahuan dan keterampilan kelompok tani dan SDM peternakan dan perikanan yang dibina (20%)
Program Pengembangan Perikanan Budidaya
1. Pengembangan Sistem Produksi Output: APBD II 100 150 150 150 150 150
Pembudidayaan Ikan - Tersedianya Data produksi serta agroinput budidaya
Outcome: APBD I 300 300 300 300 300 300
- Meningkatnya produksi perikanan budidaya
APBN 400 400 400 400 400 400
2. Pengembangan Sistem Perbenihan Output: APBD II - 100 100 100 100 100
Ikan - Tersedianya benih ikan
Outcome: APBD I - 150 150 150 150 150
- Meningkatnya produksi benih ikan
APBN - 500 500 500 500 500
3. Pengembangan Prasarana dan Output: APBD II - 100 100 100 100 100
Sarana Pembudidayaan Ikan - Tersedianya sarana dan prasarana Perikanan Budidaya
Outcome: APBD I - 400 400 400 400 400
- Menigkatnya sarana dan prasarana perikanan Budidaya
APBN - 800 800 800 800 800
4. Pengembangan Sistem Pengelolaan Output: APBD II - 100 100 100 100 100
Kesehatan Ikan dan Lingkungan - Terciptanya Pengelolaan Kesehatan Ikan Dan lingkungan
Pembudidayaan Ikan Outcome: APBD I - 300 300 200 200 200
- Meningkatnya kesehatan ikan dan lingkungan perikanan budidaya
APBN - 500 600 500 500 500
1 2 3 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 Program Pengembangan Perikanan Budidaya
5. Pembinaan Manajemen Teknis Output: APBD II - 100 100 100 100 100
Perikanan Budidaya - Terciptanya manajemen teknis Perikanan Budidaya
Outcome: APBD I - 500 500 500 500 500
- Meningkatnya Wawasan manajemen teknis perikanan budidaya
APBN - 700 700 700 700 700
6. Pengembangan Budidaya Air Tawar Output: APBD II - 200 200 200 200 200
(Nila, Lele dan Gurame) 1. Pengadaan Induk Nila Grand Parent Stock (GPS)
2. Pengadaan Induk ikan Lele APBD I - 400 400 400 400 400
3. Pengadaan benih gurame
4. pengadaan pakan ikan / pupuk organik dan obat-obatan APBN - 800 800 800 800 800
7. Pengembangan Lahan BBI Output: APBD II - 1500 - - -
-Pengadaan lahan kolam BBI APBD I - - - - -
-APBN - - - - -
-8. Optimalisasi Perairan Umum Darat Output: APBD I - 150 150 150 150 150
- Terciptanya Perairan Umum Darat sebagai pemenuhan/ lumbung
protein hewani (ikan) bagi masyarakat umum APBD I - 200 200 200 200 200 Outcome:
- Meningkatnya konsumsi masyarakat terhadap protein hewani (ikan) APBN - 400 400 400 400 400 Program Pengembangan Budidaya Perikanan
1. Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan Output: APBD II - 150 150 150 150 150 Belanja Bantuan Sosial dan Hibah - Tersedianya dokumen kerangka acuan kerja (1 dokumen)
Bidang Perikanan, Kelautan dan - Tersedianya laporan hasil monev (1 dokumen) APBD I - - - - - -Peternakan Outcome:
- Bahan perencanaan tahun berikutnya (1 dokumen) APBN - - - - - -2. Optimalisasi Sarana dan Prasarana Output: APBD II - - - - 400 600
BBI Jati - Tersedianya sarana dan prasarana perikanan budidaya di BBI Jati
(calon induk, pakan, obat-obatan, alat-alat perikanan, pemeliharaan APBD I - - - - - -prasarana, kendaraan operasional)
Outcome: APBN - - - - 2.000 4.000
- Meningkatnya sarana dan prasarana perikanan budidaya di BBI Jati (10%)
3. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Output: APBD II - - - - 150 300 dan SDM Kelautan dan Perikanan - Jumlah kelompok perikanan yang dibina (100 kelompok)
secara Terintegrasi - Jumlah pelaku usaha dan petugas yang dibina (100 orang) APBD I - - - - - -Outcome:
- Meningkatnya kapasitas kelembagaan dan SDM kelautan dan APBN - - - - - -perikanan (10%)
4. Pembinaan dan Pengembangan Output: APBD II - - 150 200 250 500 Perikanan Budidaya - Tersedianya sarana dan prasarana perikanan budidaya di Instalasi
Dinas dan masyarakat (12 paket) APBD I - - - - -
-- Terpeliharanya sarana dan prasarana perikanan budidaya di Instalasi
Dinas (3 lokasi) APBN - - 600 800 - -Outcome:
- Meningkatnya sarana dan prasarana perikanan budidaya di Instalasi Dinas dan kelompok budidaya ikan (20%)
5. Kajian Pengembangan Perikanan dan Output: APBD II - - - - - 250 Kelautan di Kabupaten Cianjur - Dokumen kajian potensi perikanan dan kelautan di Kabupaten Cianjur
(1 paket dokumen) APBD I - - - - -
-Outcome:
- Tersedianya dokumen kajian (1 paket dokumen) APBN - - - - -
-6. Pembinaan dan Pengembangan Output: APBD II - 200 200 300 300 -Perikanan - Tersedianya sarana dan prasarana perikanan budidaya (5 paket)
Outcome: APBD I - - - - -
-- Meningkatnya produksi ikan konsumsi dan terbinanya pembudidaya
ikan di Kabupaten Cianjur (20%) APBN - - - 750 800
1 2 3 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 Program Pengembangan Budidaya Perikanan
7. Pengembangan Perikanan dan Output: APBD II - 150 - 150 - 150 Optimalisasi Instalasi Teknis BBI, KJA - Tersedianya sarana dan prasarana penunjang kegiatan di Instalasi
dan PPI Teknis BBI, KJA dan PPI (3 lokasi) APBD I - - - - -
-Outcome:
- Meningkatnya kinerja Instalasi Teknis BBI, KJA dan PPI (10%) APBN - - - - - -8. Pengembangan Usaha Perikanan Output: APBD II - - - 500 1.000
-Budidaya - Tersedianya sarana dan prasarana usaha perikanan budidaya untuk
UPTD dan masyarakat (5 paket) APBD I - - - - -
-Outcome:
- Meningkatnya produksi ikan konsumsi di masyarakat (10%) APBN - - - - - -9. Pengembangan Perikanan Budidaya Output: APBD II - - - 750 800
-Air Tawar - Tersedianya sarana dan prasarana usaha perikanan budidaya air tawar
(ikan hias) (5 paket) APBD I - - - - -
-Outcome:
- Meningkatnya produksi ikan hias dan terbinanya pembudidaya ikan APBN - - - - - -hias di Kabupaten Cianjur (10%)
10. Optimalisasi Sarana dan Prasarana Output: APBD II - - - - -
-KJA (Kolam Jaring Apung) - Tersedianya sarana dan prasarana usaha perikanan budidaya di
keramba jaring apung untuk Instalasi Dinas dan kelompok (4 paket) APBD I - - - - 750 900 Outcome:
- Meningkatnya produksi perikanan budidaya di KJA (10%) APBN - - - - - -11. Pengembangan Plasma Nutfah Ikan Output: APBD II - - - 1.500 -
-Air Tawar Cianjur - Terfasilitasinya kegiatan usaha kelompok perikanan di masyarakat (30
kelompok) APBD I - - - - 2.000
-Outcome:
- Kelompok perikanan yang meningkat usahanya (30 kelompok) APBN - - - - - -- Meningkatnya produksi ikan dan terbinanya pembudidaya ikan di
Kabupaten Cianjur (10%)
12. Pengembangan Perikanan Budidaya Output: APBD II - - - - -
-- Tersedianya sarana dan prasarana perikanan budidaya untuk Instalasi
Dinas (UPTD BP3U Cirata dan PPIH) APBD I - - - - - 500 Outcome:
- Meningkatnya produksi perikanan budidaya di UPTD BP3U Cirata dan APBN - - - - - -Instalasi Dinas PPIH (10%)
Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir
1. Penyediaan Jalan Kampung/Desa Output: APBD II - 1.000 - - -
-- Tersedianya Jalan Kampung/Desa (Ds. KARANGWANGI Kecamatan
Cidaun) (300x2) APBD I - - - - -
-Outcome:
- Lancarnya transportasi APBN - - - - -
-2. Pelatihan Usaha dan Stimulan Output: APBD II 200 200 200 - -