• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pendapatan Per Bulan Menurut Lapangan Pekerjaan Secara umum rata-rata pendapatan rumah tangga per bulan di

PENDAPATAN PENDUDUK DAN PERUBAHANNYA

4.1. Pendapatan Penduduk

4.1.1. Pendapatan Per Bulan Menurut Lapangan Pekerjaan Secara umum rata-rata pendapatan rumah tangga per bulan di

daerah penelitian telah terjadi peningkatan selama dua tahun terakhir (2005 – 2007). Peningkatan dari Rp 404.609,00 tahun 2005 menjadi Rp 656.732,00 pada tahun 2007 (Tabel 4.1) atau terjadi peningkatan

S

sebesar 62,3 persen. Suatu peningkatan pendapatan yang cukup besar yang berarti ada peningkatan kesejahteraan bagi rumah tangga di daerah penelitian, apabila tidak ada inflasi dan kenaikan harga yang berarti. Menurut data BPS (2005 dan 2006) tingkat inflasi tahun 2005 cukup tinggi mencapai 19,03 persen, namun pada tahun 2006 turun menjadi 7,81 persen. Sedangkan rata-rata pendapatan per kapita mengalami kenaikan yang tajam, yaitu dari Rp 98.719,00 tahun 2005 menjadi Rp 202.507,00 tahun 2007 atau terjadi kenaikan lebih dari 100 persen. Rata-rata median pendapatan rumah tangga juga telah meningkat dari Rp 330.208,00 menjadi Rp 369.166,00. Meskipun selama 2 tahun tingkat kenaikannya hanya mencapai 11,8 persen. Sedangkan rata-rata minimum pendapatan rumah tangga telah meningkat dari Rp 11.666,00 menjadi Rp 18.333,00 per bulan atau dengan kenaikan 57,1 persen. Maksimum rata-rata pendapatan rumah tangga telah meningkat cukup mencolok dari Rp 1.800.000,00 menjadi Rp 4.666.666, 00 atau kenaikan sebesar 159,2 persen. Dengan melihat perbedaan antara rata-rata pendapatan rumah tangga minimum dan rata-rata pendapatan rumah tangga maksimum yang makin melebar tersebut (Gambar.4.1. dan Tabel 4.1) menunjukkan bahwa tingkat kesenjangan pendapatan rumah tangga di daerah penelitian semakin tinggi.

Gambar.4.1:

Diagram Pendapatan RT/Bulan & Pendapatan per Kapita/ Bulan di Desa Katurai, Tahun 2005 dan 2007

Rp0 Rp100,000 Rp200,000 Rp300,000 Rp400,000 Rp500,000 Rp600,000 Rp700,000 2005 2007 Pdpt/kapita Rata2RT

Tabel 4.1 :

Statistik Pendapatan Rumah Tangga dan Per Kapita, Desa Katurai, Kec. Siberut Selatan, 2007 Jumlah (dalam rupiah) Pendapatan Tahun 2005 Tahun 2007 Tingkat Pertambahan (persen) (1) (2) (3) (4) Per Kapita 98.719 202.509 105,1

Rata-rata rumah tangga 404.609 656.732 62,3 Median 330.208 369.166 11,8

Minimum rumah tangga 11.666 18.333 57,1 Maksimum rumah

tangga 1.800.000 4.666.666 159,2 Sumber : Penelitian BME Terumbu Karang Desa Katurai, Kec. Siberut

Selatan, 2007

Bagaimana distribusi pendapatan menurut kelompok pendapatan? Ada kecenderungan rata-rata pendapatan rumah tangga semakin bervariasi menurut kelompok pendapatan dan ada kecenderungan makin meningkat. Pada tahun 2005 rata-rata pendapatan rumah tangga yang terkonsentrasi pada kelompok pendapatan di bawah 2 juta rupiah dan sebagian besar (77 persen) berada pada kelompok pendapatan di bawah Rp 500.000,00 (Tabel 4.2). Sementara pada tahun 2007 pendapatan rumah tangga tersebar di semua kelompok pendapatan. Kendatipun masih sekitar 64 persen rumah tangga masih pada kelompok pendapatan di bawah Rp 500.000,00, namun rumah tangga yang lain masih menyebar ke kelompok Rp 500.000,00/ bulan sampai di atas Rp 3.500.000,-. Rumah tangga yang memperoleh pendapatan di atas Rp 1 000 000,- makin meningkat. Kemudian pada tahun 2005 belum ada rumah tangga yang memperoleh pendapatan rata-rata per bulan Rp 2 000 000,00 ke atas, namun pada tahun 2007 telah ada meskipun baru mencapai 8 persen. Data tersebut juga mencerminkan bahwa secara umum telah terjadinya peningkatan pendapatan rumah tangga. Namun

data tersebut juga menggambarkan bahwa kesenjangan pendapatan rumah tangga juga semakin melebar.

Tabel 4.2 :

Distribusi Rumah Tangga Menurut Kelompok Pendapatan/Bulan, Desa Katurai, Kec. Siberut Selatan, 2007

Jumlah (dalam persen) Kelompok Pendapatan (dalam rupiah) Tahun 2005 Tahun 2007 (1) (2) (3) < 500.000 77,0 64,0 500.000 – 999.999 20,0 13,0 1.000.000 – 1.499.999 1,0 12,0 1.500.000 – 1.999.999 2,0 3,0 2.000.000 – 2.499.999 - 4,0 2.500.000 – 2.999.999 - 1,0 3.000.000 – 3.499.999 - 2,0 3.500.000 + - 1,0 Jumlah 100,0 100,0

Sumber : Penelitian BME Terumbu Karang Desa Katurai, Kec. Siberut Selatan, 2007

Dari rumah tangga yang sumber pendapatan dari lapangan pekerjaan mana yang mengalami kenaikan tersebut? Ternyata tidak semua rumah tangga dari semua lapangan pekerjaan mengalami peningkatan pendapatan. Rumah tangga mendapatkan sumber pendapatan dari perikanan laut dan pertanian pangan/ tanaman keras ternyata tidak mengalami kenaikan, bahkan telah mengalami penurunan. Rata-rata pendapatan rumah tangga dari perikanan laut telah mengalami penurunan dari Rp 476.922,00 per bulan menjadi Rp 429.393,00 atau sekitar 9,9 persen (Gambar.4.2, Tabel 4.3 dan Tabel 4.4). Mereka adalah rumah tangga nelayan. Dari informasi beberapa nelayan mengemukakan bahwa jumlah hasil tangkapan ikan akhir-akhir ini mengalami penurunan. Menurutnya memang populasi ikan di perairan wilayah tangkapnya sudah mulai berkurang, di samping itu para nelayan masih tetap menggunakan armada dan alat tangkap

yang sederhana/ tardisional. Dengan armada dan alat tangkap yang sederhana tersebut tidak berani memasuki wilayah tangkap di laut dalam, sehingga hanya beberapa nelayan yang memiliki armada kapal motor dalam yang mampu ke sana dan hanya mereka yang pendapatannya jauh lebih tinggi. Selanjutnya rata-rata pendapatan rumah tangga dari sumber pertanian pangan/ tanaman keras ternyata juga mengalami penurunan. Penurunan dari Rp 561.057,00 menjadi Rp 507.145,00 atau sekitar 9,6 persen. Penurunan pendapatan rumah tangga dari pertanian pangan/ tanaman keras kemungkinan disebabkan karena kebanyakan tanaman keras di daerah penelitian sudah banyak yang sudah usia tua, produktivitasnya sudah makin menurun. Hal tersebut sebagai akibat kurangnya peremajaan tanaman keras di daerah penelitian.

Gambar.4.2 :

Diagram Pendapatan Rumah Tangga/Bulan Menurut Lapangan Pekerjaan, Di Desa Katurai, Tahun 2005 dan 2007

Rp0 Rp500,000 Rp1,000,000 Rp1,500,000 Rp2,000,000 Rp2,500,000 2005 2007 Perikanan Pertanian Perdagangan Jasa Pengolahan

Peningkatan rata-rata pendapatan rumah tangga per bulan hanya terjadi dalam rumah tangga yang bersumber pendapatan perdagangan (pedagang) dan jasa (guru, PNS dan karyawan dan lainnya). Peningkatan pendapatan dari dua sumber pendapatan tersebut cukup mencolok (Tabel 4.3 dan Tabel 4.4). Hanya dalam pembahasan harus hati-hati sebab jumlah rumah tangga perdagangan dan jasa ini jumlahnya cukup kecil. Peningkatan rata-rata pendapatan

rumah tangga dari sumber perdagangan (jenis pekerjaan pedagang) mencapai sekitar 250,7 persen dan sumber pekerjaan jasa mencapai sekitar 201,1 persen. Untuk perdagangan yang menyebabkan peningkatan yang tajam, karena munculnya pedagang pengumpul ikan akhir-akhir ini. Omsetnya cukup besar dan keuntungannya cukup besar. Mereka adalah pendatang dari Sumatera Utara, warga keturunan Suku Batak dan pendatang dari Sulawesi Tenggara, warga keturunan Suku Buton. Juga munculnya kedai-kedai sembako di daerah penelitian yang menyebabkan pendapatan perdagangan meningkat, sebab sebelumnya hanya merupakan kedai kecil-kecilan dengan omset yang kecil juga. Peningkatan pendapatan dari rumah tangga dari sumber jasa, memang akhir-akhir ini banyak anak muda di daerah penelitian yang ke luar daerah dan bekerja ke perusahaan-perusahaan di Batam dan Malaysia yang pendapatannya cukup baik dan sekaligus mengangkat pendapatan rumah tangga orang tuanya.

Tabel 4.3 :

Distribusi Pendapatan Rumah Tangga Menurut Lapangan Pekerjaan, Desa Katurai, Kec. Siberut Selatan, 2007

Rata-rata Pendapatan/ Bulan (dalam rupiah) Lapangan Pekerjaan Tahun 2005 Tahun 2007 Tingkat Pertambahan (persen) (1) (2) (3) (4) Perikanan laut 476.922 429.393 - 9,9 Pertanian (pangan/tanaman keras) 561.057 507.145 - 9,6 Perdagangan 660.000 2.314.444 250,7

Jasa (guru, pegawai lainnya

sejenis) 490.833 1.478.055 201,1 Industri pengolahan 550.000 - -

Lainnya 376.666 - -

Jumlah 404.609 656.732 62,3

Sumber : Penelitian BME Terumbu Karang Desa Katurai, Kec. Siberut Selatan, 2007

Tabel 4.4

Distribusi Pendapatan Rumah Tangga Menurut Jenis Pekerjaan, Desa Katurai, Kec. Siberut Selatan, 2007

Jumlah (dalam rupiah) Jenis Pekerjaan Tahun 2005 Tahun 2007 Tingkat Pertambahan (persen) (1) (2) (3) (4) Nelayan 476.922 429.393 - 9,9 Petani (pangan/ tanaman keras) 561.057 507.145 - 9,6 Pedagang 660.000 2.314.444 250,7 Tenaga Jasa 490.833 1.478.055 201,1 Tenaga Industri 550.000 - - Tenaga kasar 376.666 - - Jumlah 404.609 656.733 62,3 Sumber : Penelitian BME Terumbu Karang Desa Katurai, Kec. Siberut

Selatan, 2007