BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA
3.1 Capaian Kinerja Organisasi
3.1.1 Pendapatan nelayan meningkat di Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman Jakarta
Pencapaian sasaran strategis ini diukur melalui 1 (satu) indikator kinerja yakni Jumlah nelayan yang terfasilitasi pendanaan usaha perikanan tangkap.
Target Realisasi 11 Nilai PMSAKIP Pelabuhan Perikanan Samudera
Nizam Zachman Jakarta (Nilai)
85.15 86.18 101.21
12 Tingkat kepatuhan pengadaan barang/jasa satker Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachm an Jakarta (Persen)
72.50 80.10 110.48
13 Tingkat kepatuhan pengelolaan BMN satker Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachm an Jakarta (Persen)
72.50 100.00 137.93
14 Nilai kinerja anggaran Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman Jakarta (Nilai)
86.00 86.34 100.40
15 Nilai IKPA Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman Jakarta (Nilai)
89.00 92.73 104.19 Tata kelola pemerintahan yang baik di
lingkungan Perikanan Samudera Nizam Zachman Jakarta yang baik SS 9
Kode Sasaran Indikator Kinerja Utama Tahun 2021 %
Capaian
21 Indikator kinerja jumlah nelayan yang terfasilitasi pendanaan usaha perikanan tangkap merupakan indikator kinerja yang menunjukkan jumlah nelayan/awak kapal/pengguna jasa pelabuhan yang mendapatkan informasi mengenai permodalan perikanan tangkap di PPS Nizam Zachman Jakarta.
Perhitungan dari indikator kinerja jumlah nelayan yang terfasilitasi pendanaan usaha perikanan tangkap yaitu penjumlahan nelayan/awak kapal/pengguna jasa pelabuhan yang memperoleh informasi mengenai permodalan perikanan tangkap di PPS Nizam Zachman Jakarta yang dilakukan oleh petugas pojok pendanaan yang telah ditetapkan di pelabuhan perikanan. Sumber data capaian indikator kinerja jumlah nelayan yang terfasilitasi pendanaan usaha perikanan tangkap diperoleh dari hasil rekapitulasi kegiatan fasilitasi pendanaan permodalan perikanan tangkap di PPS Nizam Zachman Jakarta.
Realisasi indikator kinerja jumlah nelayan yang terfasilitasi pendanaan usaha perikanan tangkap pada tahun 2021 atau sampai dengan 31 Desember 2021 sebayak 35 orang, sedangkan kinerja jumlah nelayan yang terfasilitasi pendanaan usaha perikanan tangkap yang diinginkan/ditargetkan pada tahun 2021 sebanyak 24 orang. Sehingga capaian indikator kinerja jumlah nelayan yang terfasilitasi pendanaan usaha perikanan tangkap pada tahun 2021 adalah sebesar 145,83%, yang secara jelas dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Tabel 3.2. Capaian Indikator Kinerja Jumlah Nelayan yang Terfasilitasi Pendanaan Usaha Perikanan Tangkap pada Tahun 2021 Dibandingkan dengan Target.
Indikator Kinerja Tahun 2021 (%)
Capaian Target Realisasi
Jumlah Nelayan yang Terfasilitasi Pendanaan Usaha Perikanan Tangkap (Orang)
24 35 145,83
Jika dilihat dari tabel diatas, indikator kinerja jumlah nelayan yang terfasilitasi pendanaan usaha perikanan tangkap pada Tahun 2021 telah tercapai 100% dari target yang ditetapkan dengan capaian kinerja jumlah nelayan yang terfasilitasi pendanaan usaha perikanan tangkap tahun 2021 sebanyak 35 orang. Dari seluruh nelayan/awak kapal/pengguna jasa pelabuhan yang telah terfasilitasi informasi mengenai tata cara pengajuan permodalan perikanan tangkap ke perbankan, diharapkan telah memahami
22 tata cara mengakses kredit usaha perikanan tangkap ke perbankan dalam rangka meningkatkan atau pengembangan usaha perikanan tangkap dipelabuhan perikanan, khususnya ditengah pandemi covid-19 yang mana seluruh bidang perekonomian yang sulit untuk meningkat khususnya dibidang perikanan.
Rekapitulasi jumlah nelayan yang terfasilitasi pendanaan usaha perikanan tangkap di PPS Nizam Zachman Jakarta pada tahun 2021 setiap bulannya dapat dilihat pada gambar dibawah ini.
Gambar 3.2. Diagram Perkembangan Nelayan yang Terfasilitasi Pendanaan Usaha Perikanan Tangkap di PPS Nizam Zachman Jakarta Tahun 2021
Tabel 3.3. Perbandingan Realisasi Jumlah Nelayan yang Terfasilitasi Pendanaan Usaha Perikanan Tangkap Tahun 2021 dengan Tahun Sebelumnya.
Indikator Kinerja Realisasi Tahun Rata2 Kenaikan 2020 2021
Jumlah Nelayan yang Terfasilitasi Pendanaan Usaha Perikanan Tangkap (Orang)
53 35 -33,96
Indikator kinerja jumlah nelayan yang terfasilitasi pendanaan usaha perikanan tangkap di PPS Nizam Zachman Jakarta, jika dilihat dari tahun sebelumnya (2020) terjadi penurunan sebanyak -33,96% atau berkurang sebanyak 18 orang yang terfasilitasi. Hal ini disebabkan masih berlanjutnya wabah/pandemi covid 19 pada tahun 2021 yang secara langsung maupun tidak akan berdampak pada usaha perikanan tangkap, dimana dalam pencapaian indikator kinerja jumlah nelayan yang terfasilitasi pendanaan usaha perikanan tangkap dilakukan dengan melakukan pertemuan yang kontak secara langsung dengan nelayan/pengguna jasa pelabuhan dalam pemberian informasi dalam mengakses kredit usaha penangkapan ikan. Sehingga dalam rangka penanggulangan
23 pengurangan/minimalisir terhadap kegiatan yang sifatnya pertemuan dengan nelayan/pengguna jasa. Selain itu, target indikator kinerja jumlah target indikator kinerja jumlah nelayan yang terfasilitasi pendanaan usaha perikanan tangkap pada tahun 2020 sebanyak 50 orang, di tahun 2021 dilakukan pengurangan jumlah target menjadi sebanyak 24 orang.
Tabel 3.4. Perbandingan Realisasi Jumlah Nelayan yang Terfasilitasi Pendanaan Usaha Perikanan Tangkap Tahun 2021 dengan Target Jangka Menengah 2022-2024.
Indikator Kinerja Tahun 2021 Target Tahun
Target Realisasi 2022 2023 2024 Jumlah Nelayan yang Terfasilitasi
Pendanaan Usaha Perikanan Tangkap (Orang)
24 35 48 50 55
Berdasarkan tabel di atas, dapat digambarkan beberapa hal sebagai berikut :
a) Terhadap target tahun 2022, 2023 dan 2024 sebanyak 48 orang, 50 orang dan 55 orang, apabila dibandingkan dengan realisasi indikator jumlah nelayan yang terfasilitasi pendanaan usaha perikanan tangkap di PPS Nizam Zachman Jakarta pada tahun 2021 sebanyak 35 orang, adalah baru tercapai 72,29% atau masih kurang 13 orang untuk mencapai target tahun 2022; baru tercapai 70,00% atau masih kurang 15 orang untuk mencapai target tahun 2023 dan baru tercapai 63,64% atau masih kurang 20 orang untuk mencapai target tahun 2024.
b) Sehubungan dengan tujuan awal program pendanaan perikanan tangkap yaitu pemberian modal usaha penangkapan ikan/ kredit usaha rakyat (KUR) kepada nelayan skala kecil dan menengah, sedangkan nelayan/pengguna jasa di PPS Nizam Zachman Jakarta didominasi oleh para pengusaha skala Industri, sehingga kurang memungkinkan dapat terlaksana secara optimal sebab nelayan/ stakeholder di pelabuhan perikanan hampir seluruhnya merupakan pelaku usaha dengan skala usaha besar yang membutuhkan kredit usaha/ modal yang besar.
Keberhasilan dalam pencapaian target indikator kinerja jumlah nelayan yang terfasilitasi pendanaan usaha perikanan tangkap pada tahun 2021 sebesar 100%, dikarenakan adanya penetapan petugas pojok pendanaan usaha perikanan tangkap yang telah ditingkatkan kompetensinya, penyiapan sarana dan prasarana untuk pertemuan fasilitasi informasi pendanaan usaha perikanan tangkap dan pelaksanaan kegiatan
24 dengan penerapan protokol kesehatan covid-19. Selain itu, pada triwulan III dan IV kasus penularan covid 19 mulai menurun di Indonesia dan salah satunya di DKI Jakarta sehingga kegiatan fasilitasi pendanaan usaha perikanan tangkap dilaksanakan walaupun dengan jumlah peserta yang terbatas dan tetap menerapkan protokol kesehatan.
Dalam hal efisiensi penggunaan sumber daya dalam mendukung tercapainya indikator kinerja jumlah nelayan yang terfasilitasi pendanaan usaha perikanan tangkap di PPS Nizam Zachman Jakarta pada tahun 2021 terdiri dari sumberdaya keuangan dan SDM.
Untuk sumber daya keuangan, jumlah alokasi anggaran yang digunakan dalam mendukung pencapaian indikator kinerja jumlah nelayan yang terfasilitasi pendanaan usaha perikanan tangkap yaitu berupa kegiatan fasilitasi akses pendanaan usaha nelayan melalui lembaga keuangan (perbankan dan non perbankan) di pelabuhan perikanan dengan alokasi dana sebesar Rp.8.000.000,- dan realisasi sampai dengan 31 Desember 2021 sebesar Rp.7.100.000,-. Sehingga dalam mendukung pencapaian indikator kinerja jumlah nelayan yang terfasilitasi pendanaan usaha perikanan tangkap di PPS Nizam Zachman Jakarta pada tahun 2021 memberikan efisiensi penggunaan sumber daya keuangan dari alokasi anggaran sebesar Rp.900.000,-. Sedangkan dalam hal penggunaan sumberdaya manusia dalam pencapaian target indikator kinerja jumlah nelayan yang terfasilitasi pendanaan usaha perikanan tangkap tahun 2021 di dukung SDM sebanyak 3 orang.
Program/kegiatan PPS Nizam Zachman Jakarta yang menunjang keberhasilan pencapaian indikator kinerja jumlah nelayan yang terfasilitasi pendanaan usaha perikanan tangkap pada tahun 2021 adalah kegiatan fasilitasi akses pendanaan usaha nelayan melalui lembaga keuangan (perbankan dan non perbankan) melalui kegiatan pertemuan fasilitasi terkait informasi tata cara pengajuan permodalan ke perbankan dengan menerapkan protokol kesehatan dan membatasi jumlah nelayan/pengguna jasa pelabuhan.
3.1.2 Ekonomi sektor perikanan rangka meningkat di Pelabuhan Perikanan