• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pendekatan Press digunakan untuk melihat dorongan yang membuat seseorang melakukan tindakan kreatif. Pada Bapak Zainuddin, faktor press mendorong beliau untuk berpikir kreatif. Pendekatan ini dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu dari faktor internal dan faktor eksternal.

a. Dorongan internal atau motivasi instrinsik

Dorongan yang menyebabkan beliau berfikir kreatif adalah tekanan ekonomi yang terjadi dalam keluarganya. Ini menjadikan beliau harus berkreativitas dalam usaha agar memberikan hasil sesuai yang diinginkannya. Selain itu, dorongan ingin membeli sesuatu juga menuntun beliau untuk berfikir secara kreatif.beliau berkata :

“Yang pertama mengapa saya harus berpikir kreatif adalah karena tekanan ekonomi dalam keluarga saya yang harus berubah serta alasan yang kedua adalah mengikuti intuisi hati “oh saya kepengin seperti ini” itu adalah yang harus dikejar. Jadi ada dua alasan itu mengapa saya harus berpikir secara kreatif”

Dengan alasan tersebut beliau berfikir secara kreatif agar bisa mewujudkan apa yang diinginkannya. Tekanan ekonomi adalah dorongan terbesar beliau berfikir secara kreatif dengan harapan ekonomi keluarganya bisa lebih baik dari sebelumnya. Serta mengikuti intuisi hati beliau yang ketika pengen membeli sesuatu atau mempunyai sesuatu beliau harus berusaha agar bisa membelinya, dari situ beliau harus berfikir kreatif agar keinginan beliau bisa tercapai.

35 b. Dorongan eksternal atau motivasi ekstrinsik

Terdapat beberapa dorongan eksternal yang mempengaruhi Bapak Zainuddin, di antaranya:

1. Dukungan dari orang terdekat.

Dukungan dari orang terdekat, yaitu istri menjadi motivasi ekstra bagi Bapak Zainuddin untuk mencari ide-ide kreatif untuk membuat desain yang bisa di diterima konsumen sesuai permintaan pasar. Ketika beliau mengalami masa sulit di awal usaha, istrinya selalu setia mendampingi.

Begitupun ketika beliau melakukan banyak percobaan untuk memperoleh model atau desain dengan kreativitas yang dimiliknya.beliauberkata :

“ Istri saya sangat mensuport setiap kegiatan yang saya kerjakan, ketika ada suatu kesalahan dalam pekerjaan istri saya memberikan masukan dan jalan keluar dan itu saya terima dengan positif.”

Hal ini dipertegas juga dengan pernyataan Istri beliau yang berkata :

“ Saya sangat mendukung apapun yang Mas Zen kerjakan, walaupun saya kurang begitu mengerti tentang dunia fashion namun saya sebagai istri sangat mendukung suami saya.

Jika terjadi kesalahan saya memberi saran dan masukan untuk memperbaiki.”

Dari penjelasan di atas bahwa sang istri memberikan motivasi kepada beliau agar tidak putus asa dalam berkreativitas, ini bertujuan agar beliau bisa terus berkreativitas dalam berkarya. Selain itu istri beliau juga memberi masukan apabila ada kekurangan dari setiap produk yang di produksinya. Hal ini diterima baik oleh beliau karena ini menjadi

36 masukan untuk beliau agar lebih teliti dalam membuat desain agar lebih baik dari sebelumnya.Contohnya adalah ketika ada suatu produk (sexy dress maupun long dress) yang kurang menarik, atau kurang tambahan asessoris, istri beliau menyarakan untuk menambahkan assesoris tambahan agar terlihat menarik.

2. Dari para konsumen

Selain dari keluarga dan lingkungan, konsumen juga menjadi pendorong bagi Bapak Zainuddin untuk berpikir kreatif. Masukan dan saran dari konsumen menjadi suatu hal yang penting untuk beliau berpikir lagi tentang kekurangan dari produk yang dihasilkan. Saran konsumen diharapkan menjadi tugas beliau untuk terus memperbaiki serta menambah produknya agar terus bisa diterima di kalangan konsumen.

beliau berkata :

“Kita harus melahirkan ide dari permintaan tertentu, seperti permintaan pasar atau dari konsumen yang langsung datamg ke toko. Ini akan menambah pengetahuan saya tentang model yang sedang di cari konsumen”

Dari penjelasan di atas tak jarang konsumen meminta beliau untuk membuat produk yang mereka inginkan, namun hal ini belum bisa dipenuhi karena beliau harus mempertimbangkannya terlebih dahulu apakah saran dari konsumen bisa masuk ke pasar atau tidak. Contohnya adalah ketika ada konsumen yang menyarankan agar beliau membuat long dress, dari situ beliau berpikir untuk membuat produk setelah sexy dress yaitu long dress.

37 3. Pihak pesaing

Dalam pihak pesaing, beliau perlu mengevaluasi produk dari perusahaan pesaing. Ini menjadi sangat bermanfaat karena beliau dapat mengetahui kekurangan dan kelebihan dari produk yang sudah ada di pasaran. Dengan demikian beliau bisa menjadikan produknya lebih baik dari pihak pesaing dengan cara memodifikasi produknya. Di Salatiga juga terdapat beberapa pihak pesaing dari Zensy Famous yaitu minie shop dan cherish. Namun, keadaan pesaing tidak membuatnya surut tetapi beliau memandang desain-desain pihak pesaing sebagai sumber ide beliau untuk menyempurnakan produknya.

Dari penjelasan di atas, jelas bahwa dorongan internal dan eksternal mempengaruhi seseorang untuk berfikir lebih kreatif. Hal ini berbeda dengan hasil penelitian yang dilakukan Iswanto (2011) yang menemukan factor eksternal tidak berpengaruh tehadap kreativitas. Di dalam penelitian ini didapatkan hasil bahwa faktor dorongan eksternal memiliki peranan yang besar terhadap kreativitas yang dilakukan.

Tuntutan untuk efektif dan efisien, keinginan untuk peningkatan kualitas produk, adanya produk sejenis yang berharga mahal dan kurang sempurna, serta adanya tuntutan dari konsumen merupakan hasil temuan yang sesuai dengn Carter dan Williams dalam Gracia (2003) serta Walton dalam Iswanto (2001). Hal ini juga sesuai dengan Winardi (2003 : 201) yang berkata bahwa salah satu sumber dorongan untuk berkreativitas dan berinovasi adalah para konsumen dan pihak pesaing. Ada dua hal yang

38 menarik di dalam hasil penelitian ini, yang pertama adalah dorongan internal berupa tekanan ekonomi dalam keluarga mampu membuat seseorang memiliki semangat untuk berkreativitas. Kedua adalah dorongan eksternal berupa dorongan dari orang terdekat, hal ini cukup menarik karena ternyata efek psikologis berupa dukungan orang terdekat cukup berperan dalam mempertahankan semangat seseorang dalam melakukan sesuatu. Tidak menutup kemungkinan ketika seseorang terus gagal dalam trial & error, orang tersebut akan menjadi patah semangat.

Namun ketika ada dukungan dari orang terdekat, semangat tersebut dapat terus dijaga karena seseorang tersebut merasa masih terdapat orang-orang yang peduli padanya.

Dokumen terkait