BAB II KAJIAN TEORI
C. Pendidikan Alternatif
17 Ibe Karyanto dalam www.gogle.com
18 Seto Mulyadi, Pendidikan Alternatif Pertolongan Pertama Bagi Pendidikan Anak Usia 1 3 - 1 5 Tahun, dalam www.gogle.com
22
Homeschooling merupakan model pendidikan alternatif, yaitu sebuah sistem pendidikan atau pembelajaran yang diselenggarakan di rumah oleh keluarga sendiri terhadap keluarganya yang masih dalam usia sekolah. Persekolahan di rumah ini semakin menjadi perhatian dalam dunia terakhir ini, antara lain sejak banyak orang tua merasakan bahwa suasana pembelajaran di banyak sekolah sering kurang mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak. Akhirnya banyak anak yang stress dan kehilangan kreativitas alamiahnya. Dengan kenyataan di atas terciptalah sekolah yang menyenangkan sekaligus mencerdaskan anak, (masalah berbagai sekolah alternatif).
Di sekolah alternatif fungsi guru lebih pada membimbing dan mengarahkan minat anak dalam mata pelajaran yang disukainya. Anak dijadikan sebagai subyek kurikulum, bukan sebagai obyek. Atau dengan kata lain kurikulum dan sekolah adalah untuk anak, bukan sebaliknya, anak untuk sekolah dan kurikulum. Dengan pendekatan seperti ini anak merasa nyaman, mereka bisa belajar sesuai dengan keinginan dan gaya belajar masing-masing, kapan saja dan di mana saja, sebagaimana ia tengah berada di rumah sendiri.
Sikap pemerintah terhadap model pendidikan alternatif (Home Shcooling) secara prinsipnya tidak ada masalah, karena sebagaimana tercantum dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003, tentang sistem pendidikan nasional (Sisdiknas). Dalam pasal 27 ayat (1) dikatakan : “Kegiatan pendidikan formal yang dilakukan oleh keluarga dan lingkungan
berbentuk kegiatan dimaksud dalam ayat (1) diakui sama dengan pendidikan formal dan informal setelah peserta didik lulus ujian sesuai dengan standar nasional pendidikan.19 Jadi secara hukum, persekolahan di rumah dilindungi oleh Undang-undang.
BAB III
LAPORAN HASIL PENELITIAN
A. Sejarah SMP Alternatif Qaryah Tayyibah
SMP Alternatif Qaryah Thayyibah terletak di desa Kalibening, kecamatan Tingkir, kota Salatiga, Jawatengah. Berada di 5 km dari Ibukota Salatiga. Berdirinya SMP Alternatif Qaryah Thayyibah tidak terlepas dari dua nama. Nama pertama adalah Bahrudin. Beliau lulus fakultas Tarbiyah Institit Agama Islam Negri (IAIN) Walisongo Semarang Cabang Salatiga pada 1993. Nama kedua yang tidak bisa hilang dari sejarah pendirian SMP Alternatif Qaryah Thayibah, sebagaimana sudah disebutkan adalah Serikat Paguyuban Petani Qaryah Thayyibah (SPPQT). SPPQT merupakan paguyuban petani yang berdiri pada tangal 14 Agustus 1999, dalam sebuah work shop di Hotel Beringin Salatiga dan sama sekali tidak dipungut biaya.[ Sekolah SMP Qaryah Thayyibah mulai menjalankan aktifitas belajarnya pada Tahun Ajaran 2003- 2004.
Sebelum mejadi SMP Alternatif Qaryah Thayyibah, Qaryah Thayyibah merupakan SMP terbuka yang didirikan oleh SPPQT dan bekarjasama dengan Yayasan Sekolah Rakyat (YSR). Hal itu dilakukan karena ia bermaksud memasukaan nilai-nilai dasar pendidikan yang menjadi semangat perjuangan, ke dalam wadah SMP terbuka. Atau dengan kata lain, konsep SMP terbuka hanya menawarkan bentuk. Adapun isinya adalah semangat SPPQT untuk
1 M. Dahlan, Jurnal Madrasah U !N Jakarta, Vol. 6, No. 3, 2005, him. 128.
mencapai pendidikan yang lebih bermutu; tidak eksklusif untuk kalangan tertentu, dan lebih terbuka dan terjangkau bagi masyarakat luas. Di sinilah maksud kata “Alternatif’ pada SMP Qaryah Thayyibah.
Pada pertengahan tahun 2003 merupakan saat pendaftaran bagi murid- murid yang akan masuk ke SMP. Anak pertama/bapak Bahrudin sendiri, yang baru lulus SD, juga akan melanjutkan ke SMP. Saat mendaftarkan anaknya ke sekolah Negeri di Salatiga, Lapak Bahrudin kaget dengan mahalnya biaya pendidikan di SMP. Hal serupa juga dialami oleh para tetengganya.. Namun hati nuraninya menolak. “Aku mungkin iso bayar, tapi gimana dengan
anak-/
(1
anak petani miskin itu,” kata bapak Bahrudin dengan nada menggugat ketidak adilan.
Dengan keadaan seperti itu ^bapak Bahrudin mempunyai gagasan mendirikan sekolah SMP Alternatif Qaryah Thayyibah di Kelurahan Kalibening Salatiga. Dengan gagasan seperti itu beliau mempunyai persepsi yang menyatakan bahwa pendidikan kita sangat mahal, itupun belum dihitung uang transpot dan uang saku mereka sehari-hari.2 3
Ide bapak Bahrudin untuk mendirikan sekolah Alternatif memang berangkat dari sebuah kekhawatiran jika pendidikan semakin mahal, maka ia takut jika masyarakat menengah ke bawah tidak mampu memperoleh akses pendidikan. Konsep tentang sekolah murah dan bermutu sudah ada di tangan dan niat untuk mendirikannya, dan kesal atas mahalnya biaya sekolah di lingkungannya.
2 Loc.cit
26
Sebagai ketua RW, beliau kemudian mengundang kepala keluarga di lingkunganya. Undangan disampaikan kepada mereka yang anaknya akan masuk ke SMP. Jumlah ada 30-an orang. Dari beberapa kali pertemuan yang diadakan, dan setelah adanya pemahaman dari sebagian orang tua tentang sekolah yang akan dibuka, akhirnya ada 12 anak, termasuk anaknya sendiri, yang mau menjadi murid di SMP Alternatif Qaryah Thayyibah. Jumlah murid yang mendaftar pada tahun pertama berdiri berjumlah 12 orang yang terdiri dari 7 anak perempuan dan 5 anak laki-laki.
Pendidikan yang ditawarkan oleh SMP Alternatif Qaryah Thayyibah adalah pendidikan berbasis komunitas. Pendidikan berbasis komunitas adalah pendidikan yang diselenggarakan dengan mengoptimalkan sumber daya alam maupun manusia yang ada dalam komunitas tersebut, diselengarakan dalam komunitas yang terbatas ruang dan wilayah sehingga terjadi interaksi yang positif dan optimal antara masyarakat dengan lingkungan, hemat waktu dan biaya transportasi menuju tampat belajar, sekolah Qaryah Tayyibah sasaran utamanya adalah masyarakat sekitarnya.
Nama Qaryah Thayyibah berasal dari usulan seorang peserta dari harian The Jakarta Pos yang bernama Roymond Toruan ia beragama Katolik dan keturunan Batak. Nama itu disepakati oleh anggota paguyuban petani karna dianggap lebih mewakili prespektif komunitas desa. Juga diangap mewakili senangat dasar civil society yang sebenarnya, bukan masyarakat madani.4
B. Kondisi SMP Alternatif Qoryah Thayyibah a. Sarana dan Prasarana
Sarana dan Prasarana adalah:5
1. Semua pribadi dan perbuatan termasuk perbuatan hasil kewibawaan dan hasil mendidik, antara lain mendidik, guru, pembimbing, orang tua, orang dewasa yang sengaja difungsikan pada kegiatan mendidik. 2. Semua situasi dan kondisipen, yang secara internasional dan sistematis
diadakan untuk mendukung perbuatan-perbuatan mendidik. Ditujukan untuk memberikan pengaruh edukatif.
3. Segala macam lembaga sistem, peralatan dan alat-alat bantuan yang secara sengaja diadakan untuk memperlancar pencapaian tujuan pendidikan.
Adapun sarana dan prasarana yang dimiliki SMP Alternatif Qoryah Thayyibah:6 1. Ruangan 2. Fasilitas 3. Keadaan guru 4. Keadaan siswa 1. Ruangan
- Dua ruang kelas 1
5 Kartini Kartono, Pengantar Ilmu Pendidikan Teoritis, Mandar Maju Bandung , 192 Him. 252
28
- Ruang kelas III ada di rumah-rumah anak kelas tiga dan bergiliran
(home schooling) - Ruang kantor. - Ruang komputer. - Ruang perpustakaan. - Ruang TV. 2. Fasilitas
- Meja dan kursi - Komputer - Guitar - Water closet - Ruang tidur - Kamar mandi - Lap top - Kamera digital - Bola volley - Bola kaki - Pesawat telephon - Lapangan olah raga 3. Keadaan guru dan karyawan
Di SMP Alternatif Qoryah Toyyibah terdapat 9 guru dan satu pengelola sekolah (Kepala Sekolah) dua orang adminitrasi sekolah. Dari sembilan guru tersebut dua orang merupakan siswa-siswa sekolah
SMP Alternatif Qoryah Thayyibah guru yang lain mengajar juga merupakan pendamping, fasilitator dan teman bagi siswa.
TABEL II
DATA GURU SMP ALTERNATIF QORYAH THOYYIBAH
NO NAMA STATUS
1 Ahmad bahrudin Pengelola(Kepala Sekolah)
2 Ahmad darojat Guru
3 Dewi Maryam Guru
4 Kusumaningrum barokah Guru
5 Rifkotus sunah maljama'ah Guru
6 Mujab Guru 7 Toha Guru 8 Sujono Guru 9 Reya Guru 10 Hanip Guru TABEL III
DATA KARYAWAN SMP ALTERNATIF QORYAH THOYYIBAH
NO NAMA STATUS
1 Nurul munawaroh Administrasi
30
Data siswa SMP Alternatif Qoryah Thayyibah terdapat 77 siswa. Siswa kelas I terdapat 37 siswa, siswa kelas II terdapat 27 siswa dan siswa kelas III terdapat 13 siswa. Bagi anak kelas I dan kelas II proses belajar mengajar di rumah siswa kelas III secara bergiliran
{home schooling).
DATA SISWA DI SMP ALTERNATIF QORYAH THAYYIBAH 1. Kelas Ahmad Dahlan
4. Keadaan Siswa
TABEL IV
NO NAMA JENIS KELAMIN
1 Atika Nograho Abdila L
2 Muhammad Fazaz L
3 Roqiddin Nugroho L
4 Muhammad Ridho L
5 Agus Naji Akmal L
6 Dina Setianingrum P
7 Umi Kholifah P
8 Khusnul Kholifah P
9 Anuda Fatkhur Rahmayani P
10 Defmda P
11 Muhammad Nurrahman L
12 Nur Faizin L
13 Muhammad Zulfikar Ananliyarso L
14 Sukron Makmun L
NO NAMA JENIS KELAMIN
1 Adi Bagus Setia P L
2 Ati Sa'adatul Ula P
3 Choirul Hadi L 4 M Magfur Safrudin L 5 Mrosyih Faqihhaddin L 6 Miftahudin Yusuf L 7 M Abdul Malik L 8 Khisnil Kholifah P
9 Anida Nur Rahmayani P
10 Definda P
11 Yunita Bayu Kusuma P
12 Slamet Riyadi L
13 Hasim Hasan Basri Ahmad L
14 Ismaningrum Anisa P
15 Muhammad Fauzan L
16 Novan Ahmad Subhan L
3. Kelas Paradise
TABEL VI
NO NAMA JENIS KELAMIN
1 Animatul Wakidah P
2 Rizqi Abidah Mutik P
3 Ssiti Aisah Putri Jaminah P
4 Shalma Istianingrum P
6 Yamyudin L 7 Asnan Habib , L 8 Saifudun Zuhri L 9 M Rifki Solokn L 10 Rina Hidayah P 11 Wazan Nastiti P 12 Reni Amalia P 13 Upik Lestari P 14 Vicky L
4. Kelas Full Colour Class
TABEL VII
NO NAMA JENIS KELAMIN
1 Rozin Ma'fi P
2 Zuhroh Hidayati L
3 Efa Intan Sari P
4 Adi Muhammad Taufik P
5 Nia Fauzia L
6 Nafiq Ro hay ana P
7 Faizzatul Muna P 8 Siti Mustagfiroh P 9 Aini Zulfa P 10 Dewi Octaviamimi P 11 Ubaidilah P 12 Nofiza L 13 Unsur Baihaqi II L
5. Kelas Smart Class
TABEL VIII
NO NAMA JENIS KELAMIN
1 Imam Saifudin L 2 Lluluk Nursy'diyah P 3 Ida Nurjanah P 4 Saiful Hidayah L 5 M Zenfikrikidayatulah L 6 M Arifin L
7 Nafa Sakhadus Sakhara P
8 Nas Fuadi L
9 Reza Pradana Putra L
10 Nizan Rahmi L
11 Jamakudin L
12 Amad Rosidjanulgabib L
13 Hanik Asih Izzati L
Sarana-sarana yang ada di SMP Alternatif Qoryah Thayyibah mengoptimalkan sumber daya alam dan manusia yang ada dilingkungan sekitar. Sedangkan fasilitas internet diperoleh secara gratis dari pengusaha internet Salatiga (Bp. Roy, Directur Indosat Salatiga)
b. Struktur Organisasi
STRUKTUR ORGANISASI
C. Model Pendidikan yang ditetapkan di SMP Alternatif Qoryah Thayyibah 1. Proses belajar Mengajar
Di sekolah SMP Alternatif Qoryah Thayyibah kegiatan belajar Mengajar dimulai pada pukul 06.00-07.00 WIB. Saat anak SMP lain baru siap-siap untuk berangkat sekolah, murid-murid di SMP Alternatif Qoryah Thayyibah telah mulai belajar dengan pelajaran English Morning.
English Morning tersebut dilakukan selama lima hari dalam seminggu kecuali hari Jumat setiap jam 06.00-07.00 diadakan solat Dhuha besama-sama. Untuk murid kelas Hasyim As’ary kegiatan english morning dilakukan pada minggu ke 1 dan ke 3 kegiatan tersebut dilakukan pada pukul 06.00-07.00 WIB. Sedangkan minggu ke 2 dan ke 4 kegiatan tersebut dilakukan pada pukul 12.00-12.30. Untuk murid kelas Ahmad Dahlan kegiatan English Morning dilakukan minggu kedua dan mingu keempat untuk minggu pertama dan minggu ketiga kegiatan tersebut dilakukan pada pukul 12.40-13.30 WIB yang disebut English Afternoon. Kegiatan belajar mengajar di SMP Alternatif Qoryah Thoyyibah berakhir pada pukul 14.00.7
Proses belajar mengajar murid-murid SMP Alternatif Qoryah Thayyibah untuk kelas satu dan kelas dua dilaksanankan di gedung sekolah dan, untuk kelas tiga proses belajar mengajar di lakukan di
36
rumah siswa kelas tiga secara bergiliran dan kegiatan tersebut diberinama
Q
(home schooling).
Di dalam kelas murid-murid balajar dengan cara-cara yang menyenagkan. Para murid bisa asyik mengerjkan tugas-tugas pelajaran dengan bersenda gurau, ada yang mengerjakan soal sambil bersenandung dan bermain, meskipun bebas mereka senantiasa dilatih untuk menumbuhkan sikap bertanggungjawab, toleransi dan kerjasama.8 9
Apabila murid merasa jenuh, mereka boleh membunyikan musik melalui program winamp di komputer yang ada di kelas mereka. Akan tetapi jika ada murid lain yang tidak bisa berkonsentrasi, maka musik itu harus dilirihkan atau bahkan dimatikan jika ada siswa lain yang menghendaki, selain itu apabila murid jenuh boleh keluar dan bermain internet di ruangan komputer, tetapi dengan syarat murid harus sudah bisa memahami materi pelajaran dan apabila ada tugas, sudah menyelesaikan tugas tersebut. 10
Jadwal mata pelajaran memang sudah ditentukan dari sekolah, akan tetapi mereka bisa mengusulkan kegiatan atau metode belajar yang mereka inginkan saat itu. Misalnya guru menghendaki metode wawancara akan tetapi, akan tetapi anak-anak merasa belajar di kelas dengan metode belajar dibahas dalam kontrak belajar hari ini. Maka dalam setiap mata
8 Hasil Observasi Pada Senin 7 Juli 2006, Jam 06.00 WIB 11 Kompas, Humaniora, Rabu, 23 Maret 2005, Him. 9
pelajaran bukan tidak mungkin jika murid dan guru membuat kontrak belajar terlebih dahulu. 11
Proses belajar mengajar pada prinsipnya sama untuk semua kelas akan tetapi mempunyai posisi yang berbeda. Di kelas Ahmad Dahlan dan Hasym As’ary bisa dilihat karena dalam kelas ini anak-anak masih diarahkan oleh guru karena anak-anak ini baru masuk SMP. Kemudian guru menerapkan sistem yang membangun kerja sama misalnya dengan tugas kelompok, metode saling tukar pengetahuan atau memberi tugas kelompok, metode saling tukar pengetahuan atau memberi tugas pekerjaan rumah yang harus diselasaikan secara bersama-sama. Hal ini dilakukan untuk melakukan proses transisi secara bertahap dari sistem pendidikan sekolah dasar ke SMP Alternatif Qoryah Thayyibah.12
Sedangkan kelas II yaitu kelas paradise dan full color lebih banyak mandiri dan peran guru sebagai fasilitator tidak lagi dominan. Jika tidak ada guru mereka tinggal membuka silabus yang berisi tentang materi dan kompetensi yang harus mereka kuasai di komputer dan mencari bahan- bahan terkait apabila ada guru maka guru tinggal memberi materi mata pelajaran dan murid-murid harus bisa mengerjakan materi tersebut dan apabila murid-murid benar-benar tidak bisa mengerjakan berulah murid bertanya kepada guru tentang kesulitan materi tersebut.13
n
12
13
Ibid
Observasi Kamis Pada Tanggal 27 Juli 2006, Jam 06:00 Hasil Observasi Kamis, 27 Juli 2006, Jam 19:30 WIB
Untuk kelas III hampir 100% mereka belajar sendiri tidak ada guru ada guru sebagai fasilitator dan tidak ada jadwal dari sekolah. 14 Mereka membuat jadwal sendiri melalui musyawarah murid-murid kelas III yang dilakukan di kelas. Murid-murid kelas tiga hanya diberi kurikulum dan standart kompetensi yang harus mereka kuasai yang terangkum dalam pustaka digital.15 Dalam proses belajar mengajar siswa kelas III lebih banyak berdiskusi untuk membahas materi pelajaran. 16
Murid-murid dibiasakan untuk mencari-cari ilmu pengetahuan yang ingin mereka pelajari dari berbagai sumber, seperti internet, pustaka digital, buku perpustakaan dan lain-lain.17 Selain mencari ilmu pengetahuan sendiri sekolah juga memberikan LKS (lembar kerja Siswa) sebagai pegangan dalam memberikan materi pelajaran. Dan jika ada murid Yang merasa sukar untuk memahami materi pelajaran tertentu, maka murid harus bisa membagi ilmunya kepada murid yang belum mampu, tentang materi tersebut apabila masih belum bisa boleh tanya pada guru yang mendampingi saat membahas materi tersebut.18
PEMBELAJARAN BERBASIS KOMUNITAS QARYAH THAYYIBAH Tujuh prinsip dasar pembejaran berbasis komunitas Qoryah Thayyibah
1. Selalu dilandasi semangat membebaskan, dan semangat perubahan yang lebih baik. Membebaskan berarti keluar dari belenggu legal formalitas yang selama ini menjadikan tidak kritis, dan tidak kreatif, 14 Hasil Observasi Selasa, 25 Juli 2006, Jam 09:00WIB
15 Hasil Observasi Sabtu, 29 Juli 2006, Jam 09:30 WIB 16 Hasil Observasi Senin, 31 Juli 2006, Jam 09:00 WIB 17 Hasil Observasi Selasa, 01 Agustus 2006, Jam 06:00 WIB
sedangkan semangat perubahanan lebih diartikan pada kesatuan proses pembelajaran.
2. Keberpihakan adalah ideologi pendidikan itu sendiri, dimana pendidikan dan pengetahuan adalah hak bagai seluruh warga.
3. Mengutamakan prinsip partisipatif antara pengelola, murid, keluarga serta masyarakat dalam merancang bangunan sistim pendidikan yang sesuai kebutuhan. Hal ini akan membuat jauh citra sekolah yang dingin dan tidak berjiwa yang selalu dirancang oleh intelektual "Kota" yang tidak membumi (tidak memahami kebetukan masyarakat)
4. Kurikulum yang dibangun senantiasa berbasis kebutuhan (KBKebutuhan). Utamanya terkait dengan sumber daya lokal yang tersedia. Belajar adalah bagaimana menjawab kebutuhan akan pengelolaan sekaligus penguatan daya dukung sumber daya yang tersedi untuk menjaga kelestarian serta memperbaiki kehidupan.
5. Metododogi yang dibangun selalu berdasarkan kerjasama dalam proses pembelajaran. Tidak perlu ada lagi sekat-sekat proses pembelajaran. Juga tidak perlu ada dikotomi guru-murid, semuanya adalah murid yang berkemauan belajar. Kesemuanya adalah tim yang berproses secara partisipatif. Kejasama dari antar individu berkembang antar kelompok, antar daerah, antar negara, antar benua dan antar semuanya.
6. Sistem evaluasi yang dibangun adalah sistem evaluasi berpusat pada subyek didik itu sendiri. Puncak keberhasilan pembelajaran adalah
40
ketika si subjek didik menemukan dirinya, berkemampuan mengevaluasi diri, sehingga tahu persis potensi yang dimilikinya dan mengembangkannya sehingga bermanfaat baginya lain.
7. Pengakuan atas keberhasilan bergantung pada subjek pembelajaran sendiri. Pengakuan dalam bentuk apapun (termasuk ijasah ) tidak perlu dicari. Pengakuan akan datang sendirinya manakala kapasitas pribadi dari si subjek didik meningkat bagi yang lain
1. Kurikulum SMP Alternatif Qaryah Thayyibah
Kurikulum dipandang sebagai suatu rencana yang disusun untuk melancarkan proses belajar mengajar dibawah bimbingan dan tanggung jawab sekolah atau lembaga pendidikan beserta setaf pendidikan.19
SMP Alternatif Qaryah Thayyibah menggunakan kurikulum nasional, yaitu kurikulum berbasis kompetensi 2004 meskipun menurut sebagian orang mengatakan bahwa untuk melakukan setandar ini memerlukan berbagai fasilitas dan proses yang besar tentu saja memerlukan biaya yang besar, namun standar tersebut mulai diterapkan walaupun belum bisa maksimal seperti yang diharapkan pakar pendidikan secara umum. Pihak sekolah belun berani membentuk kurikulum sendiri, sebab merasa kesulitan untuk melakukan hal tersebut. Disamping itu,
u
tentutan dari wali murid menghendaki adanya ijin formal dan legal agar anak anaknya dapat melanjutkan kejenjang yang lebih tinggi.20
'9 S. Nasution, Kurikulum dan Pengajaran, Binakasih, Jakarta, 1989, him. 5 20 Hasil Wawancara, Jum’at 28 Juli 2006 jam 19.30 Wib.
Secara formal SMP Alternatif Qaryah Thayyibah di Desa Kalibenimg yang dipimpin Bpk Bahrudim SMP terbuka dengan menggunakan kurikulum nasionl. Dananya dari APBD Kota Salatiga, jika dilihat secara langsung nampaknya tetap cukup, tetapi pada kenyataannya kegiatan belajar-mengajar disekolah tersebut dapat tetap berjalan
• • • * 2 1
sedangkan sekolah yang ditunjuk SMP Negeri 10 Salatiga.
Di SMP Alternatif Qaryah Thayyibah semua silabus mata pelajaran, standar kompetensi den kompetensi dasar yang harus mereka kuasai telah tercantum di dalam compac dise. Jika mereka memerlukanya mereka tinggal membuka di komputer. Jadi mereka lebih dibentuk untuk menjadi pribadi yang mandiri, maupun mencari apa yang harus mereka
'J * )
kuasai.
Pada murid SMP Alternatif Qaryah Thayyibah masing-masing mempunyai LKS (Lembar Kerja Siswa) sebagai sarana untuk mengukur kemampuan mereka menguasai materi. Penguasaan materi lebih ditekankan pada kemandirian siswa. Sebagai proses belajar di kelas adalah pengembangan dari kurikulum nsional.21 * 23
Jadwal pelajaran yang dimiliki oleh SMP Atematif Qaryah Thayyibah sangat berbeda dengan jadwal yang dimiliki oleh SMP reguler lain. Dalam satu hari mereka belajar tiga matapelajaran akantetapi jika ditelusuri peracikan jadwal ini memenuhi standar kurikulum masional. Adapun kurikulum yang ditetepkan di SMP Alternatif Qaryah Thayyibah. 21 httpVAuvw. Suara merdeka.com/harian 10503/no 506, him. IX.
‘2 Hasil Wawancara Sabtu, 29 Juli 2006 jam 09.00 Wib dan Hasil Observasi 06.00 Wib. 23 Hasil Wawancara Jum’at, 28 Juli 2006 jam 14.00 Wib dan Hasil Observasi 06.00 Wib
42
a. Kurikulum yang di sampaikan di dalam kelas proses belajar mengajar: - IPS (Ilmu Pendidikan Sosial)
- Biologi - Bahasa Indonesia - PPKN - Bahsa Jawa - Matematila - Olahraga - Kertangkes - Bahasa Inggris - Geograli - Ekonomi
- IPA (Ilmu Pendidikan Alam) - Filsafat - Computer - Mapa - Sejarah - Musik - Englis Morning - Englis afternoon.
b. Kurikulum yang disampaikan diluar proses belejar mengajar : - Tadarus Al-Qur’an
- Memelihara Belut
Adapun jadwal mata pelajaran di SMP Alternatif Qaryah Thayyibah tahun 2006/2007
TABEL IX Kelas 1 Hasim As'ari 1ST WEEK
Time Monday Tuesday Wednesdsy Thursday Fridey Satusday
06.00-07.00 EM EM EM EM Dhuha EM
07.00-09.50 IPS Matemetika PPKN Fisika Olahraga Agama
09.50-12.40 Computer Indonesia English Jawa Kerjabkti Biologi
12.40-13.30 Mapa Mapa Mapa Mapa Mapa
13,30-14.00 Jama'ah Dhuhur dan Tadarus Al-Quran
2nd WEEK
Time Monday T uesday Wednesdsy Thursday Fridey Satusday
06.00-07.00 Mapa Mapa Mapa Mapa Dhuha Mapa
07.00-09.50 IPS Matemetika PPKN Fisika Olahraga Agama
09.50-12.40 Computer Indonesia English Jawa Kerjabkti Biologi
12.40-13.30 EA EA EA EA EA
13,30-14.00 Jama'ah Dhuhur dan Tadarus Al-Quran
3rd WEEK
Time Monday T uesday Wednesdsy Thursday Fridey Satusday
06.00-07.00 EM EM EM EM Dhuha EM
44
09.50-12.40 Computer Indonesia English Jawa Kerjabkti Biologi
12.40-13.30 Mapa Mapa Mapa Mapa Mapa
13,30-14.00 Jama'ah Dhuhur dan Tadarus Al-Quran
4th WEEK
Time Monday Tuesday Wednesdsy Thursday Fridey Satusday
06.00-07.00 Mapa Mapa Mapa Mapa Dhuha Mapa
07.00-09.50 IPS Matemetika PPKN Fisika Olahraga Agama
09.50-12.40 Computer Indonesia English Jawa Kerjabkti Biologi
12.40-13.30 EA EA EA EA EA
13.30-14.00 Jama'ah dhuhur dan Tadarus Al-Quran
TABEL X
KELAS 1 ACHMAD DAHLAN 1 ST WEEK
Time Monday T uesday Wednesdsy Thursday Fridey Satusday
06.00-07.00 EM EM EM EM Dhuha EM
07.00-09.50 IPS Matemetika PPKN Fisika Olahraga Agama
09.50-12.40 Computer Indonesia English Jawa Kerjabkti Biologi
12.40-13.30 Mapa Mapa Mapa Mapa Mapa
2ND WEEK
Time Monday Tuesday W ednesdsy Thursday Fridey Satusday
06.00-07.00 EM EM EM EM Dhuha EM
07.00-09.50 IPS Matemetika PPKN Fisika Olahraga Agama
09.50-12.40 Computer Indonesia English Jawa Kerjabkti Biologi
12.40-13.30 Mapa Mapa Mapa Mapa Mapa