• Tidak ada hasil yang ditemukan

Relasi Antar Tabel

Dalam dokumen KNOWLEDGE MANAGEMENT SYSTEM (Halaman 114-0)

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

4.3. Desain Sistem

4.3.3. Relasi Antar Tabel

Berdasarkan dari struktur table diatas, maka selanjutkan dirancang pula relasi antar table tersebut:

Sumber : Hasil Penelitian (2015)

Gambar IV.44. Relasi Antar Tabel

Program Pascasarjana Magister Ilmu Komputer STMIK Nusa Mandiri

Berikut adalah antar muka yang terdapat pada sistem pengelola pengetahuan yang dibuat:

1. Antar Muka Administrator a. Halaman Login

Halaman login menampilkan pemberitahuan bahwa untuk masuk kesistem pengguna harus melakukan proses login. Pada proses ini pengguna akan divalidasi sebagai administrator atau sebagai anggota.

Sumber : Hasil Penelitian (2015)

Gambar IV.45. Halaman Login b.Halaman Utama Administrator

Sumber : Hasil Penelitian (2015)

Gambar IV.46. Halaman Utama Administrator

Program Pascasarjana Magister Ilmu Komputer STMIK Nusa Mandiri

c. Halaman Kelola Data Pengguna/Anggota

Sumber : Hasil Penelitian (2015)

Gambar IV.47. Halaman Kelola Data Pengguna/Anggota

d. Halaman Tambah Pengguna/Anggota

Sumber : Hasil Penelitian (2015)

Gambar IV.48. Halaman Tambah Pengguna/Anggota

Program Pascasarjana Magister Ilmu Komputer STMIK Nusa Mandiri Sumber : Hasil Penelitian (2015)

Gambar IV.49. Halaman Kelola Data Kategori

f. Halaman Tambah Kategori

Sumber : Hasil Penelitian (2015)

Gambar IV.50. Halaman Tambah Kategori

Program Pascasarjana Magister Ilmu Komputer STMIK Nusa Mandiri

g. Halaman Kelola Data Proyek

Sumber : Hasil Penelitian (2015)

Gambar IV.51. Halaman Kelola Data Proyek

h. Halaman Tambah Proyek

Sumber : Hasil Penelitian (2015)

Gambar IV.52. Halaman Tambah Proyek

Program Pascasarjana Magister Ilmu Komputer STMIK Nusa Mandiri Sumber : Hasil Penelitian (2015)

Gambar IV.53. Halaman Lihat Detail Proyek

j. Halaman Kelola Aksi

Sumber : Hasil Penelitian (2015)

Gambar IV.54. Halaman Kelola Aksi

Program Pascasarjana Magister Ilmu Komputer STMIK Nusa Mandiri

k. Halaman Tambah Aksi

Sumber : Hasil Penelitian (2015)

Gambar IV.55. Halaman Tambah Aksi

l. Halaman Kelola Artikel

Sumber : Hasil Penelitian (2015)

Gambar IV.56. Halaman Kelola Artikel

Program Pascasarjana Magister Ilmu Komputer STMIK Nusa Mandiri Sumber : Hasil Penelitian (2015)

Gambar IV.57. Halaman Tambah Artikel

n. Halaman Kelola Diskusi

Sumber : Hasil Penelitian (2015)

Gambar IV.58. Halaman Kelola Diskusi

Program Pascasarjana Magister Ilmu Komputer STMIK Nusa Mandiri

o. Halaman Tambah Diskusi

Sumber : Hasil Penelitian (2015)

Gambar IV.59. Halaman Tambah Diskusi

p. Halaman Utama Pengguna/Anggota

Sumber : Hasil Penelitian (2015)

Gambar IV.60. Halaman Utama Pengguna/Anggota

Program Pascasarjana Magister Ilmu Komputer STMIK Nusa Mandiri Sumber : Hasil Penelitian (2015)

Gambar IV.61. Halaman Pengetahuan Pengguna/Anggota

r. Halaman Artikel

Sumber : Hasil Penelitian (2015)

Gambar IV.62. Halaman Artikel Pengguna/Anggota

Program Pascasarjana Magister Ilmu Komputer STMIK Nusa Mandiri

s. Halaman Diskusi

Sumber : Hasil Penelitian (2015)

Gambar IV.63. Halaman Diskusi Pengguna/Anggota

t. Halaman Komentar

Sumber : Hasil Penelitian (2015)

Gambar IV.64. Halaman Komentar Pengguna/Anggota

Program Pascasarjana Magister Ilmu Komputer STMIK Nusa Mandiri

Setelah pembuatan sistem selesai, langkah selanjutnya adalah melakukan pengujian sistem. Pengujian dilakukan dengan menggunakan teknik pengujian kualitas perangkat lunak yaitu instrument penelitian standard ISO 9126.

4.5.1 Pengujian Kualitas Perangkat Lunak

Pada tahap pengujian ini sistem informasi yang akan diuji kemudian diberikan berbagai rangkaian pengujian kualitas perangkat lunak yang menggunakan beberapa instrumen penelitian sesuai standard ISO 9126, sehingga dapat dilakukan evaluasi sistem tersebut. Perangkat lunak yang dilakukan pengujian dalam penelitian ini, dianalisis memakai standard ISO 9126, terutama pada aspek functionality, security, usability, efficiency,maintainability, dan portability.

1. Pengujian Functionality a. Instrument metode angket

Tabel IV.28

2. Apakah menu navigasi utama dapat difungsikan? 10 0

3. Apakah menu profil dapat difungsikan? 10 0

4. Apakah menu pengetahuan saya dapat difungsikan? 10 0 5. Apakah menu pengetahuan dapat difungsikan? 10 0

6. Apakah menu artikel dapat difungsikan? 8 2

7. Apakah menu diskusi dapat difungsikan? 10 0

8. Apakah menu proyek dapat difungsikan? 10 0

9. Apakah fungsi untuk merubah profil dapat berfungsi? 8 2 10. Apakah fungsi menambah pengetahuan baru dapat

difungsikan?

10 0

11. Apakah fungsi mengelola pengetahuan milik pribadi dapat difungsikan?

7 3

12. Apakah pemberian aksi pada setiap pengetahuan dapat difungsikan?

7 3

13. Apakah pemberian komentar pada setiap pengetahuan dapat difungsikan?

10 0

14. Apakah upload artikel dapat difungsikan? 10 0 15. Apakah diskusi antar anggota dapat difungsikan? 10 0

Program Pascasarjana Magister Ilmu Komputer STMIK Nusa Mandiri

Dari hasil diatas dapat diketahui persentase untuk masing-masing penilaian adalah:

Ya = (140/150) x 100% = 93%

Tidak = (10/150) x 100% = 7%

Berikut ini analisis dari pengujian functionality:

Tabel IV.29

Data Pengujian Functionality

No. Skor Total Skor Maksimum Persentase (%)

1. 10 10 100

2. 10 10 100

3. 10 10 100

4. 10 10 100

5. 10 10 100

6. 8 10 80

7. 10 10 100

8. 10 10 100

9. 8 10 80

10. 10 0 100

11. 7 10 70

12. 7 10 70

13. 10 10 100

14. 10 10 100

15. 10 10 100

Total 140 150 93

Berdasarkan analisa deskriptif dan perhitungan maka diperoleh persentase 93% dari pengujian functionality. Dari skor tersebut maka dapat disimpulkan bahwa sisi functionality telah sesuai dengan atribut functionality dan mempunyai skala yang sangat tinggi.

Program Pascasarjana Magister Ilmu Komputer STMIK Nusa Mandiri

1) Pengujian Halaman Administrator Tabel IV.30

Pengujian Blackbox Tautan Halaman Administrator No Kondisi yang

diujikan

Keluaran yang diperoleh Sesuai

1 Klik tautan halaman pengguna

Sistem menampilkan halaman data pengguna / anggota

Ya 2 Klik tautan tambah

pengguna

Sistem menampilkan halaman tambah data pengguna

Ya 3 Klik tautan simpan

pengguna

Sistem menampilkan halaman data pengguna Ya 4 Klik tautan edit

pengguna

Sistem akan menampilkan halaman edit data terpilih dan menampilkan kembali halaman data pengguna

Ya

5 Klik tautan hapus pengguna

Sistem akan menghapus data terpilih dan menampilkan kembali halaman data pengguna

Ya 6 Klik tautan halaman

kategori

Sistem menampilkan halaman data kategori Ya 7 Klik tautan tambah

kategori

Sistem dapat menampilkan halaman tambah kategori

Ya 8 Klik tautan halaman

aksi

Sistem akan menampilkan halaman data aksi Ya 9 Klik tautan tambah

aksi

Sistem dapat menampilkan halaman tambah aksi

Ya 10 Klik tautan simpan

aksi

Sistem akan menyimpan perbaharuan aksi dan menampilkan kembali halaman data aksi

Ya 11 Klik tautan halaman

pengetahuan

Sistem dapat menampilkan halaman data pengetahuan

Ya 12 Klik tautan tambah

pengetahuan

Sistem dapat menampilkan halaman tambah pengetahuan

Ya 13 Klik tautan lihat

pengetahuan

Sistem dapat menampilkan halaman pengetahuan

Ya

Tabel IV.31

Pengujian Blackbox Fungsional Halaman Administrator No Kondisi yang

diujikan

Keluaran yang diperoleh Sesuai

1.

Administrator menambah kategori

Sistem dapat menambah data kategori pengetahuan pada sistem

Ya

Program Pascasarjana Magister Ilmu Komputer STMIK Nusa Mandiri

Tabel IV.31

Pengujian Blackbox Fungsional Halaman Administrator (lanjutan)

2

Administrator mengubah kategori

Sistem dapat menperbaharui data kategori Ya

3

Administrator menghapus kategori

Sistem dapat menghapus kategori yang dipilih Ya

4.

Administrator mencari kategori dengan memasukkan katakunci pencarian

Sistem dapat menampilkan data kategori sesuai dengan katakunci pencarian yang dimasukkan

Sistem berhasil menambah data pengetahuan Ya

6. Administrator mengubah pengetahuan

Sistem berhasil mengubah pengetahuan Ya

7. Administrator menghapus pengetahuan

Sistem dapat menghapus artikel pengetahuan yang diinginkan

Sistem dapat menampilkan data pengetahuan sesuai dengan katakunci pencarian yang dimasukkan

Ya

9. Administrator

menambah komentar

Sistem berhasil menambahkan data komentar Ya 10. Administrator

mengubah komentar

Sistem berhasil mengubah isi komentar yang dikirim oleh pengguna

Ya 11. Administrator

menghapus komentar

Sistem berhasil menghapus komentar yang dipilih oleh administrator

Ya

12. Administrator menambah aksi

Sistem berhasil menambahkan data aksi Ya 13. Administrator

mengubah data aksi

Sistem berhasil meperbaharui data aksi Ya 14. Administrator

menghapus aksi

Sistem berhasil menghapus data aksi Ya 15. Administrator

mencari data aksi melalui katakunci pencarian

Sistem berhasil menampilkan data aksi sesuai dengan kakunci pencarian yang dimasukkan oleh pengguna

Ya

16. Administrator

menambah pengguna

Sistem berhasil menambah data pengguna Ya 17. Administrator

mengubah data pengguna

Sistem berhasil memperbaharui data pengguna

Ya

Program Pascasarjana Magister Ilmu Komputer STMIK Nusa Mandiri

Tabel IV.32

Pengujian Blackbox Tautan Halaman Anggota/Member No Kondisi yang

diujikan

Keluaran yang diperoleh Sesuai

1 Klik tautan halaman profil

Sistem menampilkan halaman profil Ya 2 Klik tautan

pengetahuan saya

Sistem menampilkan halaman pengetahuan saya yang berisi semua pengetahuan yang pernah diposting oleh anggota tersebut

Ya

3 Klik tautan kelola pengetahuan saya

Sistem menampilkan halaman kelola pengetahuan yang pernah dipostinr oleh anggota tersebut

Ya

4 Klik tautan pengetahuan

Sistem akan menampilkan halaman semua pengetahuan yang pernah tersimpan pada system

Ya

5 Klik tautan komentar

Sistem akan menampilkan halaman komentar Ya 6 Klik tautan artikel Sistem menampilkan halaman data artikel

yang tersimpan pada system

Ya 7 Klik tautan tambah

artikel

Sistem dapat menampilkan halaman tambah artikel

Ya 8 Klik tautan diskusi Sistem akan menampilkan halaman data

diskusi yang tersimpan

Ya 9 Klik tautan tambah

diskusi

Sistem dapat menampilkan halaman tambah diskusi

Ya

Tabel IV.33

Pengujian Blackbox Fungsional Halaman Anggota

No Kondisi yang diujikan

Keluaran yang diperoleh Sesuai

1. Anggota menambah pengetahuan

Sistem dapat menambahkan nama pengetahuan yang ke tabel knowledge pada basis data yang telah disesuaikan.

Ya

2 Anggota mengubah pengetahuan

Sistem dapat mengganti nama pengetahuan yang tersimpan di tabel knowledge pada basis data sesuai perubahan yang terjadi.

Ya

3

Anggota menghapus pengetahuan

Sistem dapat menghapus nama pengetahuan yang tersimpan di tabel knowledge pada basis data sesuai kategori yang dihapus.

Ya

Program Pascasarjana Magister Ilmu Komputer STMIK Nusa Mandiri

Tabel IV.33

Pengujian Blackbox Fungsional Halaman Anggota (lanjutan)

4.

Anggota menambah komentar

Sistem dapat menambahkan komentar ke

pengetahuan yang dikomentari Ya

5.

Anggota menghapus komentar miliknya

Sistem dapat menghapus komentar di sesuai

komentar yang dipilih. Ya

6.

Sistem menampilkan hasil pencarian judul, konten artikel berdasarkan kata kunci yang dimasukkan.

Bila tidak ada hasil yang cocok maka sistem menampilkan pesan tidak menemukan.

Ya

2. Pengujian Security

Tabel IV.34 Hasil Pengujian Security No. Jenis Celah Keamanan Tingkat

Peringatan

Jumlah

1. File Upload Low 7

2. Login page password Low 6

3. Possible sensitive directories Low 5

4. Broken Link Informational 7

5. Password type input with autocomplete enabled

Informational 5

Tabel IV.35

Analisa Data Pengujian Security

No Tingkat Peringatan Jumlah

1. High 0

2. Medium 0

3. Low 18

4. Informational 12

Total 30

Berdasarkan analisis hasil pengujian diatas, perangkat pengujian memberikan informasi celah keamanan yang ditemukan berada pada tingkat Level 1 (Low). Tidak ditemukan celah keamanan dari serangan site Scripting (XSS) dan SQL Injection. Dari hal tersebut maka kualitas

Program Pascasarjana Magister Ilmu Komputer STMIK Nusa Mandiri

kualitas security yang baik karena mempunyai skala yang tinggi.

3. Pengujian Usability

Pada aspek ini, peneliti menggunakan metode kuesioner JR. Lewis. Kuesioner ini diisi oleh 10 responden.

Tabel IV.36

Hasil Pengujian Usability

No Pertanyaan Pilihan

Tidak

dengan kemudahan sistem ini

0 1 3 6 pekerjaan saya dengan cepat menggunakan aplikasi ini

0 1 4 5

5 Saya dapat menyelesaikan pekerjaan saya dengan efisien ketika menggunakan sistem ini

0 0 5 5

ketika menggunakan sistem ini

0 1 4 5

9 Jika terjadi error, sistem ini memberikan pesan pemberitahuan tentang langkah yang saya lakukan untuk mengatasi masalah

0 0 3 7

10 Kapanpun saya membuat kesalahan, saya bisa memperbaikinya dengan cepat dan mudah

0 0 2 8

11 Informasi yang disediakan sistem ini cukup jelas sistem ini sangat mudah dipahami

0 0 2 8

Program Pascasarjana Magister Ilmu Komputer STMIK Nusa Mandiri

Tabel IV.36

Hasil Pengujian Usability (lanjutan) 14 Informasi yang disediakan efektif

membantu menyelesaikan pekerjaan saya

0 1 4 5

15 Pengorganisasian informasi yang ditampilkan cukup jelas

0 0 4 6

16 Tampilan sistem ini sangat enak dilihat

0 0 2 8

17 Saya menyukai menggunakan antarmuka aplikasi ini dengan kinerja sistem ini

0 0 3 7

TOTAL 6 66 117

Dari hasil diatas dapat diketahui persentase untuk masing-masing poin penilaian, yaitu sebagai berikut:

Sangat Setuju (SS) : (117/189) x 100% = 61.90 % Setuju (S) : (66/189) x 100% = 34.93 % Kurang Setuju (KS) : (6/189) x 100% = 3.27 % Tidak Setuju (TS) : (0/189) x 100% = 0 %

Dari hasil persentase yang didapat, maka didapat hasil persentase kualitas perangkat lunak dari sisi kemudahan pengguna (usability) adalah 61.90 % pengguna sangat setuju, 34.92 % pengguna setuju, 3.17 % pengguna kurang setuju dan 0 % pengguna tidak setuju.

4. Pengujian Efficiency

Tabel IV.37

Hasil Pengujian Effeciency

No. Jenis Efficiency Tingkat

Kecepatan

Jumlah

1. Kecepatan akses Medium 9

2. Penggunaan resource Medium 8

3. Kecepatan proses data Medium 6

Program Pascasarjana Magister Ilmu Komputer STMIK Nusa Mandiri

Hasil Pengujian Effeciency

No Tingkat Peringatan Jumlah

1. High 0

2. Medium 23

3. Low 0

4. Informational 0

Total 23

Berdasarkan analisis hasil pengujian diatas, perangkat pengujian memberikan informasi kecepatan yang ditemukan berada pada tingkat Level 2 (Medium). Tidak ditemukan kecepatan yang lamban dari tingkat keefisienan proses. Dari hal tersebut maka kualitas perangkat lunak yang dikembangkan dari sisi efficiency telah sesuai dengan kualitas efficiency yang baik karena mempunyai skala yang tinggi.

5. Pengujian Maintainability

Pengujian untuk aspek inimenggunakan ukuran-ukuran (metrics). Sebagai contoh pengujian secara operasional seperti penanganan masalah pada halaman login.

Sumber : Hasil Penelitian (2015)

Gambar IV.65. Halaman Gagal Login

Pada gambar diatas, menunjukan peringatan apabila user gagal melakukan login.

Program Pascasarjana Magister Ilmu Komputer STMIK Nusa Mandiri

Tabel IV.39

Hasil Pengujian Maintainability

Aspek Aspek yang di Nilai Hasil yang Diperoleh Instrumentation Terdapat peringatan

pada sistem untuk mengindetifikasi kesalahan

Hasil pengujian yang telah dilakukan peneliti menunjukan bahwa ketika terdapat kesalahan yang mungkin disebabkan oleh anggota, maka sistem akan mengeluarkan peringatan untuk mengidentifikasi kesalahan

Consistency Penggunaan satu bentuk rancangan

pada seluruh

rangcangan system

Hasil pengujian menunjukan rancangan sistem mempunyai satu bentukyang sama

Simplicity Kemudahan dalam pengelolaan,

perbaikan, dan pengebangan sistem

Hasil pengujian menunjukan bahwa sistem mudah untuk dikembangkan

6. Pengujian Portability

Pengujian untuk aspek ini dilakukan dengan menjalankan sistem dengan browser yang berbeda.

a. Menggunakan Chrome

Untuk pengaksesan yang menggunakan chrome, sistem dapat berjalan sebagaimana mestinya dan tidak mengganggu fungsi dari konten.

Sumber : Hasil Penelitian (2015)

Gambar IV.66. Tampilan Menggunakan Chrome

Program Pascasarjana Magister Ilmu Komputer STMIK Nusa Mandiri

Untuk pengaksesan yang menggunakan mozila firefox, sistem juga dapat berjalan sebagaimana mestinya dan tidak mengganggu fungsi dari konten.

Sumber : Hasil Penelitian (2015)

Gambar IV.67. Tampilan Menggunakan Mozila Firefox

c. Menggunakan Internet Explorer

Untuk pengaksesan yang menggunakan internet explorer, sistem dapat berjalan sebagaimana mestinya meskipun adanya perbedaan warna pada saat proses desain dengan hasil eksekusi.

Sumber : Hasil Penelitian (2015)

Gambar IV.68 Tampilan Menggunakan Internet Explorer

Program Pascasarjana Magister Ilmu Komputer STMIK Nusa Mandiri

d. Menggunakan Opera

Untuk pengaksesan yang menggunakan opera, hasil yang didapat hampir sama dengan penggunaan opera yaitu adanya ketidaksesuaian antara warna pada saat dirancang dengan warna pada saat hasil eksekusi.

Sumber : Hasil Penelitian (2015)

Gambar IV.69. Tampilan Menggunakan Opera

4.6 Hasil Penelitian

Untuk dapat menjalankan sistem yang telah dikembangkan, maka perlu langkah-langkah pemasangan dan pengaturan sebagai berikut:

1. Pemasangan Sistem Operasi

Sistem operasi yang digunakan pada ujicoba adalah Microsoft Windows 7, namun tidak menutup kemungkinan untuk menggunakan sistem operasi Linux atau lainnya.

2. Pemasangan webserver

Selama pengembangan sistem dijalankan di atas sistem operasi Windows 7.

Aplikasi paket webserver yang digunakan adalah Wampserver 2.0, yang di dalamnya sudah tersedia Wampserver dan MySQL.

3. Pemindahan Basis Data

Setelah pemasangan webserver langkah selanjutnya adalah import atau pemindahan basisdata. Import basisdata dapat menggunakan PhpMyAdmin,

Program Pascasarjana Magister Ilmu Komputer STMIK Nusa Mandiri

melalui PHPMyAdmin.

4. Pemasangan file kode program

Setelah pemasangan webserver dan impor atau pemindahan basisdata berhasil dilakukan maka langkah selanjutnya adalah meletakkan file kode program pada direktori documentroot, pada penerapannya di wamp maka diletakkan di folder /www.

5. Konfigurasi

Agar sistem dapat berjalan, tentu harus terhubung ke basisdata. Maka dari itu perlu dilakukan ulang pengaturan alamat server dan nama basis data sewaktu di impor atau pemindahan.

4.6.1 Tata Cara Pengoprasian

Knowledge management system yang dirancang memiliki dua hak akses yaitu administrator dan pengguna/anggota. Administrator mempunyai hak akses yang penuh terhadap sistem sedangkan pengguna/anggota mempunyai hak akses yang terbatas.

Berikut langkah-langkah penggunaan sistem ini:

1. Pendaftaran Pengguna/anggota

Untuk melakukan pendaftaran pengguna/anggota baru maka administrator hanya perlu memilih menu pengguna dan klik tautan tambah pengguna.

Selanjutnya akan tampil form pendaftaran dan administrator wajib mengisi biodata lengkap calon pengguna beserta password yang akan digunakan oleh calon pengguna untuk masuk kesistem nanti.

2. Penambahan Kategori

Kategori merupakan kodefikasi untuk pengetahuan. Penambahan kategori hanya dapat dilakukan oleh administrator dengan cukup masuk pada tautan kategori pada halaman utama dan klik tautan tambah kategori dan selanjutnya akan tampil form kategori.

3. Penambahan Aksi

Aksi merupakan penggunaan metode specific action untuk menangkap pengetahuan dan memberikan aksi nyata pada pengetahuan tersebut.

Administrator dapat melakukan penambahan aksi melalui form aksi.

Program Pascasarjana Magister Ilmu Komputer STMIK Nusa Mandiri

4. Pemberian Aksi

Aksi pada pengetahuan diberikan oleh pengguna dengan cara menambah aksi pada pengetahuan yang akan diposting.

5. Penambahan Pengetahuan

Penambahan pengetahuan dapat dilakukan oleh administrator dan pengguna dengan cara klik tautan pengetahuan pada halaman utama masing-masing antar muka. Pengetahuan ditambahkan dengan cara meng-input kejadian yang pernah dialami.

6. Penambahan Artikel

Penambahan artikel dapat dilakukan oleh administrator dan pengguna dengan cara klik tautan artikel pada halaman utama masing-masing antar muka. Artikel ditambahkan dengan cara meng-upload file.

7. Penambahan Diskusi

Penambahan dsikusi dapat dilakukan oleh administrator dan pengguna dengan cara klik tautan diskusi pada halaman utama masing-masing antar muka.

Diskusi dilakukan apabila terdapat hal yang ingin didiskusikan oleh pengguna satu dengan pengguna lainnya.

4.6.2 Kebutuhan Perangkat Keras Pada Server

Untuk mendukung proses pemasangan sistem, maka diperlukan komputer server dengan performance handal dan tentunya melihat dari kebutuhan dan jumlah pengguna yang dimungkinkan. Berikut kebutuhan minimal yang dapat digunakan, yaitu:

4.6.3 Kebutuhan Perangkat Lunak Pada Server

Perangkat lunak yang dibutuhkan untuk mendukung berjalannya Knowledge Management System yang telah dikembangkan yaitu:

Program Pascasarjana Magister Ilmu Komputer STMIK Nusa Mandiri

2. Webserver Apache v2.2 atau lebih.

3. Basis data MySQL v5.0 atau lebih.

4.6.4 Kebutuhan Perangkat Keras Pada Client

Untuk mengakses sistem, piranti keras yang digunakan pada sisi client adalah:

1. Komputer personal (laptop, notebook, netbook, tablet PC dan PC) yang mendukung browser native HTML.

2. Memiliki koneksi Internet atau dapat terhubung pada jaringan Wi-Fi.

4.6.5 Kebutuhan Perangkat Lunak Pada Client

Perangkat lunak yang dibutuhkan untuk mendukung berjalannya Knowledge Management System yang telah dikembangkan yaitu:

1. Sistem operasi Linux atau Windows NT, XP.

2. Webserver Apache v2.2 atau lebih.

3. Basis data MySQL v5.0 atau lebih.

4.7 Implikasi Penelitian

Hasil dari penelitian ini peneliti memandang dari beberapa aspek:

1. Aspek Sistem

Dari segi aspek sistem mengharapkan adanya wadah pengelolaan pengetahuan untuk setiap anggota pada sebuah orhanisasi. Harapan penulis menggunakan metode Specific Actions dan metode ACWA (Applied Cognitive Work Analysis) pada Knowledge Management System ini adalah setiap penambahan pengetahuan yang berupa tindakan spesifik yang usai dilakukan oleh anggota di dalam pengerjaan suatu pekerjaan sekaligus sebagai pengguna sistem dapat mudah dituangkan pada sistem ini, sehingga pengetahuan maupun pengalaman yang ada pada anggota dapat direkam di Knowledge Management System yang dapat diakses melalui website.

Program Pascasarjana Magister Ilmu Komputer STMIK Nusa Mandiri

2. Aspek Manajemen Organisasi

Implikasi yang dapat ditarik dari segi aspek manajerial yaitu diharapkan sistem yang dikembangkan dapat menjadi pertimbangan bagi organisasi yang bergerak dibidang kontraktor agar dapat dimanfaatkan dengan baik sebagai asset instansi dalam mengelola pengetahuan sehingga dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam penerapan KMS pada organisasi diperlukan dukungan Top Management yang dapat dirumuskan dalam bentuk Reward dan Punishment, dimana diberikan sebentuk penghargaan berupa poin kenaikan jabatan sehingga diharapkan dapat memotivasi personil untuk membudayakan berbagi pengetahuan, selain itu juga diberikan punishment berupa sanksi atau teguran lisan untuk mendorong rasa kesadaran personil dalam membagi pengalamannya dalam bentuk pengetahuan. Agar penerapan KMS dapat berjalan dengan baik dan lancar maka diperlukan pemberlakukan Standart Operation Procedure (SOP) bagi tiap karyawan dalam menggunakan KMS.

Selain itu diperlukan pelatihan secara berkala di lingkungan instansi agar dapat menjada konsistensi penerapan KMS secara jangka panjang.

Program Pascasarjana Magister Ilmu Komputer STMIK Nusa Mandiri

124

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan pada pengembangan Knowledge Management System pada PT. Mega Konstruksi New menggunakan pendekatan metode Specific Actions dan metode ACWA (Applied Cognitive Work Analysis) berbasis Website, maka dapat diambil kesimpulan:

1. Knowledge Management System ini dapat membantu meningkatkan kinerja bagi anggota baik tim administrasi maupun pimpinan karena dapat merekam kejadian-kejadian yang dapat dijadikan pedoman pengambilan keputusan untuk kegiatan atau proyek berikutnya.

2. Knowledge Management System merupakan suatu solusi sebagai wadah pertukaran pengetahuan dan sistem ini sangat diperlukan oleh organisasi terkait karena minimnya pengetahuan yang terdokumentasi.

3. Perancangan aplikasi KMS berbasis web dengan metode ACWA (Applied Cognitive Work Analyze) memberikan gambaran umum mengenai kebutuhan pengguna dalam pemahaman penggunaan aplikasi KMS yang dirancang.

5.2. Saran

Dari hasil pembahasan pada bab sebelumnya, maka penulis memberikan saran-saran sebagai berikut:

1. Perlunya dilakukan implementasi sistem yang sudah dikembangkan untuk dapat benar-benar dimanfaatkan sesuai tujuan dan kegunaannya.

2. Menambahkan galeri foto guna pendokumentasian gambar yang juga dapat dijadikan pedoman dalam pengambilan keputusan.

3. Adanya pelatihan penggunaan sistem agar brainware dapat lebih terampil dalam penggunaan sistem dan berdampak dalam efektif dan efesiennya sistem yang dibuat.

Program Pascasarjana Magister Ilmu Komputer STMIK Nusa Mandiri

DAFTAR PUSTAKA

Ali, Muhammad. 2011. Perancangan dan Implementasi Sistem Informasi dan Praktik Industri Fakultas Teknik UNY Berbasis Web. Nomor Kontrak:

910.3/UN34.15/PL/2011: Yogyakarta.

(http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/Artikel%20SI%20Praktik%20Industri.

pdf )

ALLKM. 2012. Knowledge Creation Process, SECI Model. Allkm.com May 08, 2012. http://www.allkm.com/km-basics/knowledge-process.php

Alvi, Maryam and Leidner Dorothy E. 2001. Review: Knowledge Management

Alvi, Maryam and Leidner Dorothy E. 2001. Review: Knowledge Management

Dalam dokumen KNOWLEDGE MANAGEMENT SYSTEM (Halaman 114-0)