• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

Pada tahun 2008 Universitas Diponegoro (Undip) telah mencanangkan visi

“menjadi universitas riset (Research University) yang unggul pada tahun 2020”.

Dalam rangka mewujudkan visi itu fakultas-fakultas di lingkungan Undip berkewajiban untuk mendukung pencapaian diri sebagai fakultas riset (Research Faculty).

Indikator-indikator pencapaian fakultas riset adalah sebagai berikut: (1) jumlah penelitian yang berkualitas unggul; (2) jumlah kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berbasis riset dan kompetensi keilmuan program studi; (3) jumlah doktor; (4) jumlah guru besar. Untuk mewujudkan ukuran keunggulan sebagai fakultas riset, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) telah mempersiapkan program-program penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dirancang dalam Rencana Bisnis Anggaran (RBA) fakultas setiap tahun. Sejak status Undip berubah menjadi Pergutuan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH), diikuti oleh perubahan struktur dan tata kelola Undip, maka pengelolaan dan penyelenggaraan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat FIB Undip berada di bawah koordinasi Wakil Dekan III Bidang Riset dan Inovasi. Sebagai upaya untuk mendorong FIB sebagai fakultas riset, semua kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat diorientasikan ke arah publikasi baik nasional maupun internasional.

A. Penelitian

Skim Penelitian yang bersumber dari DIPA FIB diperuntukkan bagi dosen dan mahasiswa. Skim Penelitian bagi dosen meliputi skim penelitian mandiri, penelitian unggulan program studi, dan penelitian kompetitif. Penelitian kompetitif terbagi atas 3 (tiga) skim dengan luaran yang berbeda. Selain skim penelitian untuk dosen, sebagai upaya untuk menyiapkan mahasiswa dalam kompetisi di tingkat universitas dan nasional, juga diadakan skim penelitian

189

untuk mahasiswa yaitu Hibah Penelitian Mahasiswa (HPM) dan Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI).

Penelitian Mandiri bagi Dosen

Tiap-tiap fakultas di lingkungan Undip untuk menjalankan program penelitian sesuai dengan kebijakan fakultas masing-masing berdasarkan kebutuhan dan keunggulan yang dimilikinya. Kebijakan ini, oleh Fakultas Ilmu Budaya direspon dengan adanya skim penelitian mandiri bagi setiap dosen.

Penelitian mandiri ini bertujuan membangun atmosfir akademik yang lebih kondusif dan mengeksplorasi semua potensi peminatan para dosen dalam kerangka mewujudkan Fakultas Ilmu Budaya sebagai fakultas riset dalam kerangka Undip sebagai universitas riset. Dengan demikian, tujuan jangka panjang skim ini adalah menciptakan keunggulan penelitian di Fakultas Ilmu Budaya. Skim Penelitian Mandiri merupakan penelitian yang mengacu pada bidang unggulan yang telah ditetapkan dalam RIP program studi masing-masing di Fakultas Ilmu Budaya. Penelitian ini bersifat terarah dan bersifat top-down atau bottom-up dengan dukungan dana, sarana dan prasarana penelitian dari fakultas.

Sasaran akhir penelitian ini adalah dihasilkannya inovasi dalam rekayasa sosial budaya untuk meningkatkan pembangunan berkelanjutan baik pada tingkat lokal maupun nasional.

Kehadiran skim Penelitian Mandiri disebabkan oleh belum termanfaatkan-nya secara optimal dan terpadu potensi dan ketersediaan sumber daya manusia di program studi dalam memenuhi kebutuhan pembangunan lokal dan nasional. Dalam bidang sosial, seni, dan budaya, diperlukan adanya penelitian yang mengacu pada peningkatan pembangunan karakter bangsa.Penelitian ini juga diarahkan untuk mengantisipasi kebutuhan ipteks-sosbud untuk jangka menengah dan panjang melalui penelitian mandiri. Adapun pelaksanaan penelitian mandiri Fakultas Ilmu Budaya dilakukan dengan manual prosedur sebagai berikut:

Penelitian Mandiri Dosen Diselenggarakan pada Setiap Semester

Penelitian mandiri harus dilaksanakan oleh setiap dosen pada setiap semester untuk memenuhi kewajiban melaksanakan Tri Darma

190

Perguruan Tinggi yang disyaratkan dalam penyusunan laporan Beban Kinerja Dosen (BKD), dan untuk pelaporan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP);

Pada awal semester gasal dan genap setiap dosen berhak mengajukan judul penelitian mandiri;

Tema Penelitian disesuaikan dengan kompetensi keilmuan program prodi;

Laporan hasil penelitian disusun dalam bentuk artikel yang layak terbit di jurnal ilmiah nasional dan atau prosiding seminar nasional atau internasional;

Artikel diserahkan pada akhir Desember untuk semester gasal dan akhir Juli untuk semester genap tahun berjalan/terkait; dan

Apresiasi penelitian mandiri dosen Fakultas Ilmu Budaya diintegrasikan dalam Insentif Kinerja Wajib (IKW);

Adapun Manual Prosedur Penelitian Mandiri Dosen adalah sebagai berikut:

Penelitian Mandiri Dosen Diselenggarakan pada Setiap Semester

Penelitian mandiri wajib dilaksanakan oleh setiap dosen pada setiap semester untuk memenuhi kewajiban melaksanakan Tri Darma Perguruan Tinggi yang disyaratkan dalam penyusunan laporan Beban Kinerja Dosen (BKD), dan penyusunan laporan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP);

Pada awal semester gasal dan genap setiap dosen berhak mengajukan judul penelitian mandiri.

Tema Penelitian disesuaikan dengan masalah-masalah kebudayaan atau kompetensi keilmuan program prodi.

Laporan hasil penelitian disusun dalam bentuk artikel yang layak terbit di jurnal ilmiah nasional.

191

Artikel diserahkan pada akhir Desember untuk semester gasal dan akhir Juli untuk semester genap tahun terkait/berjalan.

Pengelolaan penyelenggaraan penelitian mandiri dosen dilaksanakan oleh Unit Pengembangan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UP3) FIB.

UP3 FIB memiliki tugas, kewenangan, dan hak sebagai berikut:

Menyusun dan mengedarkan jadwal pelaksanaan Penelitian Mandiri Dosen yang mencakup jadwal penyerahan judul, pelaksanaan, dan penyerahan laporan hasil penelitian.

Menyusun dan mengedarkan format artikel kepada semua dosen.

Menyeleksi laporan hasil penelitian yang layak untuk diseminasi melalui seminar nasional atau internasional yang diselenggarakan oleh FIB.

Mengurus pencairan dana penelitian pada jadwal yang telah ditentukan.

Penelitian Hibah Kompetitif Fakultas

Penelitian Kompetitif Dasar Berbasis Klaster

Kegiatan penelitian kompetitif dasar dilaksanakan untuk mendorong dosen melakukan penelitian dasar dalam rangka memperoleh modal ilmiah sekalipun tidak berdampak secara ekonomi dalam jangka pendek.

Penelitian dasar berorientasi pada penjelasan atau penemuan untuk mengantisipasi suatu gejala, kaidah, model, atau postulat baru yang mendukung penelitian terapan. Termasuk dalam penelitian dasar adalah pencarian metode atau teori baru. Tujuan kegiatan penelitian ini adalah sebagai berikut:

1) mendorong dosen melakukan penelitian dasar yang bersifat temuan sehingga memperoleh invensi, baik metode atau teori baru yang belum pernah ada sebelumnya;

2) memperoleh modal ilmiah yang dapat mendukung perkembangan penelitian terapan; dan

3) meningkatkan kuantitas dan kualitas publikasi ilmiah para dosen.

Persyaratan mengikuti skim penelitian dasar adalah: (i) jabatan akademik minimal lektor; (ii) peneliti tersebut pernah mendapatkan hibah penelitian skim peneliti/ dosen pemula, baik dalam tingkat

192

fakultas maupun level yang lebih tinggi, (iii) telah ikut dan menyelesaikan kegiatan penelitian mandiri FIB tahun sebelumnya.

Penelitian Kompetitif Terapan Berbasis Klaster

Kegiatan penelitian terapan dilaksanakan sebagai salah satu model penelitian kompetitif yang lebih diarahkan untuk menciptakan inovasi dan pengembangan ipteks-sosbud (penelitian terapan). Penelitian Terapan harus berorientasi pada produk yang memiliki dampak sosial ekonomi dalam waktu dekat. Produk juga dapat bersifat tak-benda (intangible), misalnya kajian untuk memperbaiki kebijakan institusi pemerintah.

Tujuan kegiatan Penelitian ini adalah menghasilkan inovasi dan pengembangan ipteks-sosbud (penelitian terapan) yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat ataupun industri.

Luaran wajib penelitian terapan ini adalah:

1)

produk ipteks-sosbud (metode, sistem, kebijakan, model, rekayasa sosial budaya); dan

2)

publikasi dalam jurnal nasional terakreditasi, artikel ilmiah populer, booklet, leaflet, lainnya.

Luaran tambahan yang diharapkan dari penelitian ini adalah bahan ajar, laporan, dan publikasi baik nasional maupun internasional. Skim penelitian ini diperuntukan bagi dosen FIB dengan persyaratan (a) jabatan akademik minimal lektor; (b) peneliti tersebut pernah mendapatkan hibah penelitian skim peneliti/dosen pemula, baik dalam tingkat fakultas maupun level yang lebih tinggi, (c) telah ikut dan menyelesaikan kegiatan penelitian mandiri FIB tahun sebelumnya.

Baik penelitian kompetitif dasar maupun terapan dilaksanakan dengan mendasarkan klaster dari masing-masing program studi. Selain itu, kedua skim tersebut didesain untuk menghasilkan publikasi internasional. Meskipun dalam beberapa tahun terakhir ini telah banyak dibuat MoU dalam bidang penelitian antara Undip dengan perguruan tinggi di luar negeri, namun realisasi di lapangan dalam menindak lanjuti MoU tersebut masih sangat sedikit. Pada umumnya kerja sama para dosen Undip

193

dengan pihak luar negeri dalam bidang penelitian masih bersifat individual, sehingga kesetaraan kerjasama tersebut tidaklah seimbang, akibatnya hak kepemilikan atas data hasil penelitiannya sebagian besar dimiliki oleh mitranya dari luar negeri. Keterbatasan dana pendamping dari pihak perguruan tinggi Indonesia dalam memfasilitasi para dosennya untuk melakukan kerja sama penelitian dengan pihak luar negeri merupakan salah satu faktor utama sulitnya menjalin kerja sama dan rendahnya posisi tawar para dosen dari Universitas Diponegoro.

Selain itu, sampai saat ini jumlah publikasi internasional dari para peneliti Indonesia masih relatif sedikit dibandingkan dengan negara-negara lain di dunia, bahkan jika dibandingkan dengan negara-negara ASEAN sekalipun. Faktor penyebab rendahnya publikasi ilmiah pada jurnal ilmiah bereputasi internasional dari para dosen Universitas Diponegoro diduga karena beberapa alasan berikut:

1)

Kurangnya rasa percaya diri terhadap kualitas penelitiannya dibandingkan dengan kualitas penelitian para ilmuwan di negara-negara yang telah maju;

2)

Kurangnya kemampuan untuk menganalisis dan menginterpre-tasikan hasil penelitiannya secara komprehensif;

3)

Rendahnya dorongan dan motivasi para dosen untuk menuliskan hasil penelitiannya pada jurnal ilmiah bereputasi internasional;

4)

Kurang dikenalnya para peneliti dari perguruan tinggi di Indonesia, dalam hal ini Undip, terlebih Fakultas Ilmu Budaya di forum jurnal internasional.

Karena hal itulah, Fakultas Ilmu Budaya tergerak untuk memfasilitasi para dosen untuk melakukan penelitian publikasi internasional. Dengan fasilitasi ini diharapkan dapat lebih meningkatkan dosen FIB dalam memainkan peran dalam forum internasional pada disiplin ilmu masing-masing. Skim penelitian ini diperuntukan bagi dosen berkualifikasi magister dan pernah mendapatkan penelitian kompetitif nasional.

194

Adapun Manual Prosedur Penelitian Hibah Kompetitif Fakultas adalah sebagai berikut.

Penelitian Hibah Kompetitif adalah skema penelitian yang bersumber dari dana DIPA fakultas yang dikompetisikan untuk memilih 5 judul unggulan fakultas.

Pimpinan Fakultas merancang alokasi anggaran penelitian untuk diajukan dalam rapat pimpinan fakultas guna mendapatkan persetujuan.

Program penelitian yang sudah disetujui dalam rapat pimpinan fakultas disosialisasi dalam Rapat Kerja Fakultas (RKF) yang dihadiri oleh seluruh pimpinan fakultas dan pengelola Program Studi.

Penelitian Hibah Kompetitif ditawarkan pada semester gasal.

Tema penelitian dipilih dari masalah-masalah kebudayaan yang sedang menggejala/ aktual.

Setiap dosen FIB berhak mengajukan proposal penelitian dalam kelompok/ tim peneliti yang terdiri atas 1 (satu) orang ketua dan 3 (tiga) orang anggota peneliti.

Setiap proposal di-review oleh fakultas untuk memilih 5 (lima) usulan penelitian yang layak untuk didanai.

Laporan hasil penelitian diserahkan kepada fakultas paling lambat pada akhir Oktober tahun terkait/ berjalan.

Hasil Penelitian dapat digunakan untuk pengembangan RPS Program Studi terkait.

Pengelolaan penyelenggaraan Penelitian Hibah Kompetitif dilaksanakan oleh Unit Pengembangan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UP3) FIB.

UP3 FIB memiliki tugas, kewenangan, dan hak sebagai berikut.

Menyusun format proposal, laporan hasil penelitian dan kisi-kisi review proposal penelitian.

Menyusun dan mengedarkan jadwal pelaksanaan Penelitian Hibah Kompetitif yang mencakup: jadwal penyerahan proposal, pelaksanaan penelitian, dan penyerahan laporan hasil penelitian.

Menyusun dan mengedarkan format proposal dan laporan hasil