BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN
6.2 Saran
6.2.2 Penelitian Selanjutnya
Pada penelitian selanjutnya sebaiknya meneliti pemilihan metode kontrasepsi pada Pasangan Usia Subur dengan responden yang melibatkan pengguna metode kontrasepsi wanita maupun pria, dengan jenis kontrasepsi yang lebih bervariasi dan dengan kerangka konseptual yang lain sehingga dapat teridentifikasi faktor-faktor lain yang tidak terpaparkan dalam penelitian ini, seperti faktor petugas kesehatan. Sebaiknya kuesioner efek samping kontrasepsi lebih banyak mencantumkan efek samping yang mungkin dapat terjadi akibat penggunaan setiap metode kontrasepsi.
DAFTAR PUSTAKA
Alemayehu, M., Belachew, T., Tilahun, T. (2012). Factors associated with utilization of long acting and permanent contraceptive methods among married women of reproductive age in Makelle Town, Tigray Region, North Ehiopia. Diakses 5 Juni 2013 dari http://www. biomedcentral.com
Anggraeni, M.D., Hartati, Permana, R.H. (2007). Peran suami dalam penggunaan alat kontrasepsi yang berwawasan gender. Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing), Volume 2, No.2 Juli 2007. Diakses 12 Juli 2013 dari
Arikunto, S. (2005). Manajemen Penelitian (cet. 7). Jakarta: Rineka Cipta.
Asih, L., Oesman, H. (2009). Analisa Lanjut SDKI 2007 Faktor yang mempengaruhi pemakaian kontrasepsi jangka panjang (MKJP). Puslitbang KB dan Kesehatan Reproduksi BKKBN. Diakses 19 Juli 2013 dari
BAPPENAS. (2012). Arah Pembangunan Kependudukan dan Keluarga Berencana dalam RKP 2012 dan Rancangan RKP 2013. Rakernas BKKBN Tahun 2012 Jakarta, 8 Februari 2012. Diakses 1 Desember 2012 dari http://www.bkkbn.go.id
BKKBN. (2011). Kamus Istilah kependudukan dan Keluarga Berencana. Jakarta: Direktorat Teknologi Informasi dan Dokumentasi. Diakses 4 Januari 2013 dari
Bulatao, R.A., Palmore, J.A., Ward, S.E. (1989). Choosing a Contraceptive Method Choice in Asia and the United States. United States of America: Westview Press. Diakses 5 Juni 2013 dari
Cash, J.C., Glass, C.A. (2011). Family Practise Guidelines (2nd Ed.). Diakses 5 Januari 2013 dari
Cheng, K.W. (2011). The Effect of Contraceptive Knowledge on Fertility: The Roles of Mass Media and Social Networks. J Fam Econ Iss (2011) 32:257-267. Diakses 15 Januari 2013 dari http://springerlink.com Dahlan, M.S. (2008). Statistik untuk Kedokteran dan Kesehatan (Ed. 3). Jakarta:
Salemba Medika.
Dahlan, M.S. (2009). Besar Sampel dan Cara Pengambilan Sampel dalam Penelitian Kedokteran dan Kesehatan. Jakarta: Salemba Medika. Dahlan, M.S. (2009). Besar Sampel dan Cara Pengembilan Sampel dalam penelitian
Kedokteran dan Kesehatan (Ed. 2). Jakarta: Salemba Medika.
Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro. (2009). Profil Kesehatan Bojonegoro 2008. Diakses 5 Januari 2013 dari
Gubhaju, Bina. (2009). The Influence of Wives’ and Husbands’ Education Levels on Contraceptive Method Choice in Nepal, 1996-2006. International Perspectives on Sexual and Reproductive Health,2009,35(4):176–185. Diakses 16 Oktober 2012 dari
Guetierrez, G.R., Garcia-Vazquez, M.G, Huerta-Vargas, L.F., Leon, P.P. (2003). Postpartum contraceptive acceptance in Leon, Mexico: a multivariate analysis. The European Journal of Contraceptive and Reproductive Health Care 2003;8: 210-216.
Hartanto, H. (2010). Keluarga Berencana dan Kontrasepsi. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.
Hartini. (2011). Pandangan Tokoh Agama dan Budaya Masyarakat terhadap Pemakaian Alat Kontrasepsi. Egalita Jurnal Kesetaraan dan Keadilan Gender, Volume VI No. 2 Juni 2011, hlm. 142-154. Diakses 19 Juli 2013 dari
Hartoyo, Latifah, M., Mulyani, S.R. (2011). Studi Nilai Anak, Jumlah Anak yang diinginkan, dan keikutsertaan Orang Tua dalam Program KB. Jur. Ilm. Kel. & Kons., Januari 2011, p : 37 - 45 Vol. 4, No. 1 ISSN : 1907 – 6037. Diakses 19 Juli 2013 dari
Hastono, S.P.(2009). Analisa Lanjut SDKI 2007 Peran faktor komposisional dan faktor kontekstual terhadap jumlah anak yang diinginkan di Indonesia
: permodelan dengan analisis multilevel. Puslitbang KB dan Kesehatan Reproduksi BKKBN. Diakses 19 Juli 2013 dari
Hollander, D. (2003). Bangladeshi Women Weigh A Variety of Factors When Choosing a Contraceptive. International Family Planning Perspectives. Diakses 12 Juli 2013 dari Hosmer, D.W., Lemeshow, S. (1989). Applied Logistic Regression. United States
of America: John Wiley & Sons Inc.
Hotchkiss, D.R., Godha, D., Do,M. (2011). Effect of an expansion in private sector provision of contraceptive supplies on horizontal inequity in modern contraceptive use: evidence from Africa and Asia. International Journal for Equity in Health. Diakses 19 Juli 2013 dari http://springerlink.com
Htay, T.T., Gardner, M. (2002). Service factors affecting access and choice of contraceptive services in Myanmar. Paper presented at the Cicred Seminar, Bangkok. Diakses 12 November 2012 dari
Irawan, I.B. (2008). Status Wanita dalam Perspektif Kajian Studi Kependudukan. Diakses 19 Juli 2013 dari
Iswarati. (2009). Analisa Lanjut SDKI 2007 Proximate Determinant Fertilitas di Indonesia. Puslitbang KB dan Kesehatan Reproduksi BKKBN.
Diakses 19 Juli 2013 dari
Jayaraman, A., Mishra, V., Arnold, F. The Effect of Family Size and Composition on Fertility Desires, Contraceptive Adoption, and Method Choice in South Asia. Demographic and Health Research 2008 No. 40. Diakses
2 Januari 2013 dari
Kamal, M.M. (2009). Contraceptive use and method choice in urban slum of Bangladesh. Paper presented in the International Conference on Family Planning: Research and Best Practices 15-18 November, 2009 Kampala, Uganda. Diakses 5 Juni 2013 dari
Kamal, N., Lim, C., Omar, R. (2007). Determinants of contraceptive use in the urban slums of bangladesh: a multilevel model. Environment, Independent University, Bangladesh. Diakses 5 Juni 2013 dari
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2012). Profil Data Kesehatan Indonesia tahun 2011. Jakarta: Kemenkes RI. Diakses 25 Oktober 2012 dari http://www.depkes.go.id/
Kusumaningrum, R. (2009). Faktor-faktor yang mempengaruhi Pemilihan Jenis Kontrasepsi yang digunakan pada Pasangan Usia Subur. Semarang: Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro. Diakses 20 Oktober 2012 dari
Laguna, E.P., Po, A.L.C., Perez, A.E. (2000). Contraceptive Use Dynamics In The Philippines Determinants of Contraceptive Method Choice and Discontinuation. Philippines: Population Institute University of the Philippines. Diakses 5 juni 2013 dari Liu, J.X., Nguyen, H., Goryakin, Y. (2007). Education and Contraception Choice
among Women in Vietnam. Diakses 12 Juli 2013 dari http://princeton.edu
Lyons-Amos, M.J., Durrant, G.B., Padmadas, S.S. (2011). Is traditional contraceptive use in Moldova Associated with poverty and isolation. J. Biosoc. Sci, 305-327.
Magadi, M.A., Curtis, S.L. (2003). Trends and determinants of contraceptive method choice in Kenya. Studies in Family Planning volume 34 number 3 September 2003.
Nasution, S.L. (2011). Faktor-faktor yang mempengaruhi Penggunaan MKJP di enam wilayah Indonesia. Puslitbang BKKBN. Diakses 23 Oktober 2012 dari
Notoatmodjo, S. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta. Nursalam. (2008). Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan.
Okech, T.C, Wawire, N.W., Mburu, T.K. (2011). Contraceptive Use among Women of Reproductive Age in Kenya’s City Slums. International Journal of Business and Social Science Vol. 2 No. 1; January 2011. Diakses 5 Juni 2013 dari
Padilla, R.A. (2006). Medhical Ethics (Revised Ed.). Diakses 5 Januari 2013 dari http://books.google.com/books
Population Reference Bureau. (2012). 2012 World Population Data Sheet.
Diakses 6 Desember 2012 dari
Pusat Penelitian dan Pengembangan KB-KS -- Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. (2011). Sterilisasi kurang mendongkrak penurunan fertilitas. Diakses 5 Juni 2013 dari Qazi, H.A., Hashmi, A., Raza, S. A., Soomro, J. A., Ghauri, A. (2009).
Contraceptive Methods and Factors Associated with Modern Contraceptive In Use. Journal of Family and Reproductive Health Vol. 4, No. 1, March 2010. Diakses 5 Juni 2013 dari
Rahayu, R., Utomo, I., McDonald, P. (2009, Nov). Contraceptive Use Pattern among Married Women in Indonesia. Paper presented at the International Conference on Family Planning: Research and Best Practices, Kampala, Uganda. Diakses 19 November 2012 dari
Rawlinson, P. (2010). Gender influences of contraceptive choice. Primary Health Care volume 20 July 2010.
Riwidikdo, H. (2008). Statistik Kesehatan. Yogyakarta: Mitra Cendikia Press. Robinson, K.M. (2004). Education and Traditional Contraceptive Use: An
Analysis of Nine Countries Using Demographic and Health Survey Data. Department of Health Behavior and Health Education School of Public Health. Diakses 19 Juli 2013 dari
Ross, J., Hardee, K., Mumford, E., Sherrine, E. (2001). Contraceptive method choice in developing countries. International Family Planning Perpectives, 2001, 28(1):32-40.
Sastroasmoro, S., Ismael, S. (2011). Dasar-dasar Metodologi Penelitian Klinis (ed. 4). Jakarta: Sagung Seto.
Setiadi. (2007). Konsep & Penulisan Riset Keperawatan. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Stephenson, R., Beke, Tshibangu, D. (2008). Community and Health Facility Influences On Contraceptive Method Choice in the Eastern Cape, South Africa. International Family Planning Perspectives,2008,34(2):62–70. Diakses 12 November 2012 dari
Suharjo, B. (2008). Analisis Regresi Terapan dengan SPSS. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Sulistio, E., Ispriyanti, D. (2010). Penerapan Regresi Logistik Multinomial pada Pemilihan Alat Kontrasepsi Wanita. Medika Statistika, Vol.3, No. 1, Juni 2010: 31-40.
Sumakul, J.A. (2004). Determinants of Contraceptive Method Choice among currently Married Women in Indonesia. Mahidol University.
Sumini, Tsalatsa, Y., Kuntohadi, W. (2009). Analisa Lanjut SDKI 2007 Kontribusi Pemakaian Alat Kontrasepsi terhadap Fertilitas. Puslitbang KB dan Kesehatan Reproduksi BKKBN. Diakses 19 Juli 2013 dari
Suratun, Mariani,S., Hartini, T., Rusmiati. (2008). Pelayanan Keluarga Berencana dan Pelayanan Kontrasepsi. Jakarta: Trans Info Media. Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia 2012. (2012). Jakarta: Badan Pusat
Statistik dan BKKBN. Diakses 5 Juni 2013 dari
Suryani, A. (2004). Perkembangan Hubungan Perkawinan: Kajian Tahap-Tahap Perkembangan Hubungan Antarpribadi pada Suami-Istri Katolik. Jurnal Ilmu Komunikasi, VOLUME 1, NOMOR 2, DESEMBER: 131-142. Diakses 19 Juli 2013 dari
Tedjo, L.I.K. (2009). Faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan jenis kontrasepsi yang digunakan pada keluarga miskin. Semarang:
Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro. Diakses 20 Oktober 2012 dari
Van den Akker, O.B.A. (2012). Reproductive Health Psychology. Diakses 5 Januari 2013 dari http://books.google.com/books
Walsh, J. (1996). Contraceptive choices; supporting effective use of methods. Wang, C. (2010). Trends in contraceptive use and determinants of choice in
China: 1980-2010. School of Social Development, Central University of Finance and Economics, Beijing, China.
Withers, M., Kano, M., Pinatih, G.N.I. (2010). Desire for more children, contraceptive use and unmet need for family planning in a remote area of Bali, Indonesia. J. Biosoc, Sci (2010) 42, 549-562, Cambridge University Press.
Witjaksono, J. (2012). Rencana Aksi Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi tahun 2012-2014. BKKBN. Diakses 1 Desember 2012 dari http://www.bkkbn.go.id/
World Health Organization. (2006). Ragam Metode Kontrasepsi. (Alih bahasa, B.U. Pendit). Jakarta: EGC. (Karya asli terbit tahun 1995).
PENJELASAN PENELITIAN
Selamat pagi/siang/sore Ibu, saya Dewintha F Tambak mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara akan melakukan penelitian yang berjudul “Faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan metode kontrasepsi pada Pasangan Usia Subur (PUS) di wilayah kerja Puskesmas Pancur Batu 2013”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui metode kontrasepsi/KB apa yang digunakan oleh Ibu serta faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan metode kontrasepsi/KB tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan dan menambah wawasan Ibu tentang pemilihan metode kontrasepsi/KB yang tepat atau sesuai kebutuhan sehingga penggunaan metode kontrasepsi/KB menjadi manjur. Selain itu, diharapkan hasil penelitian ini kelak dapat meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, khususnya keperawatan.
Saat ini saya akan melakukan pengambilan data sehingga diharapkan partisipasi Ibu melalui menjawab pertanyaan yang saya berikan dengan menggunakan kuesioner. Diharapkan Ibu menjawab semua pertanyaannya dengan benar dan sesuai dengan apa yang Ibu ketahui dan rasakan. Saya menjamin kerahasiaan pendapat dan identitas Ibu. Informasi yang Ibu berikan hanya akan digunakan untuk pengembangan ilmu keperawatan dan tidak akan dipergunakan untuk maksud-maksud lainnya.
Saya menjamin bahwa penelitian ini tidak berdampak negatif atau merugikan Ibu. Bila selama proses penelitian ini, Ibu merasakan ketidaknyamanan, maka Ibu berhak berhenti dari penelitian. Partisipasi Ibu dalam penelitian ini bersifat bebas. Ibu dipersilahkan memilih untuk bersedia menjadi peserta penelitian atau menolak tanpa ada sanksi apa pun.
Peneliti
LEMBAR PERSETUJUAN RESPONDEN
Judul Penelitian : Analisa Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Metode Kontrasepsi pada Pasangan Usia Subur (PUS) di Wilayah Kerja Puskesmas Pancur Batu 2013
Peneliti : Dewintha F Tambak
NIM : 091101039
Berdasarkan penjelasan yang telah disampaikan oleh peneliti tentang penelitian yang akan dilaksanakan sesuai dengan judul tersebut diatas, saya mengetahui bahwa tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan metode kontrasepsi pada Pasangan Usia Subur (PUS) di wilayah kerja puskesmas Pancur Batu. Saya memahami bahwa penelitian ini sangat besar manfaatnya bagi peningkatan mutu pelayanan keperawatan.
Saya memahami bahwa resiko yang akan terjadi selama penelitian sangat kecil dan saya berhak untuk menghentikan keikutsertaan saya dalam penelitian ini kapan saja.
Saya juga mengerti bahwa catatan mengenai penelitian ini akan dijamin kerahasiaannya, semua berkas yang mencantumkan identitas responden hanya akan digunakan pengolahan data.
Selanjutnya secara sukarela dan tidak ada unsur paksaan dari siapapun, dengan ini saya menyatakan bersedia berpartisipasi dalam penelitian ini.
Medan, Mei 2013 Responden
INSTRUMEN PENELITIAN
Tanggal: Kode Responden :
I. Data Demografi Petunjuk pengisian :
1. Isilah data di bawah ini dengan lengkap.
2. Berilah tanda check list ( √ ) pada kotak yang telah disediakan sesuai dengan keadaan Ibu yang sebenarnya.
1. Umur ... tahun
2. Umur suami ………. tahun 3. Lama menikah:
1. Kurang dari 10 tahun 2. 10 tahun atau lebih 4. Tingkat pendidikan:
1. tidak bersekolah/tidak tamat SD 2. SD 3. SMP 4. SMA 5. Perguruan Tinggi 5. Status pekerjaan: 1. Bekerja 2. Tidak bekerja 6. Suku: 1. Batak 2. Jawa 3. Minang 4. Lainya, sebutkan………
7. Agama: 1. Islam 2. Protestan 3. Katholik 4. Hindu 5. Buddha 8. Penghasilan keluarga:
1. Kurang dari Rp. 1.305.000,-/bulan 2. Lebih dari Rp. 1.305.000,-/bulan 9. Jenis kontrasepsi yang saya gunakan saat ini:
1. KB alamiah 2. Kondom/diafragma 3. Pil 4. Suntik 5. Susuk/implant 6. Spiral/IUD 7. Operasi tutup
10. Menjadi pengguna KB sejak ... tahun 11. Jumlah anak yang masih hidup ... orang
Laki-laki ... orang perempuan ... orang Keguguran /meninggal ...
11.Usia anak terakhir ...tahun 12.Jenis persalinan terakhir
1. normal
13.Saya memperoleh alat atau pelayanan kontrasepsi yang digunakan saat ini di: 1. Puskesmas
2. Praktik dokter/klinik bidan swasta 3. Apotik/toko
14.Biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan alat/pelayanan kontrasepsi: 1. Tidak ada/gratis
2. Rp……… (sebutkan)
15.Tujuan mengikuti KB:
1. Menunda kehamilan/Mengatur jarak anak 2. Tidak ingin punya anak lagi
II. Kuesioner Faktor–faktor Yang Mempengaruhi Pemilihan Kontrasepsi pada PUS.
Berilah tanda check list ( √ ) pada kotak yang telah disediakan sesuai dengan keadaan Ibu yang sebenarnya.
1. Apakah suami memberikan izin Ibu untuk ber-KB? Ya
Tidak
2. Alat kontrasepsi yang Ibu gunakan sekarang... Dipilih oleh Ibu sendiri
Dipilih oleh suami Ibu saja Disepakati bersama
3. Apakah suami mendampingi Ibu saat pemasangan metode kontrasepsi? Ya
Tidak
4. Apakah kepercayaan Ibu melarang penggunaan metode KB tertentu? Ya
Tidak
Bila ya, alat kontrasepsi apa?
Sebutkan jenisnya………... Alasannya………...
5. Apakah Ibu pernah mengalami masalah kesehatan akibat alat kontrasepsi yang Ibu gunakan?
Ya Tidak
Bila ya, apa saja masalah kesehatan yang diakibatkan oleh alat kontrasepsi yang Ibu gunakan? (jawaban bisa lebih dari satu)
Haid tidak teratur Hipertensi Darah haid lebih banyak Mata kabur
Tidak haid Perubahan perasaan
Nyeri haid Plek hitam
Perdarahan bercak Lemah/lemas
Pusing/sakit kepala Gangguan hubungan seksual Berat badan bertambah Perdarahan
Berat badan turun Lainnya, sebutkan………... 6. Apakah biaya yang dikeluarkan untuk mendapat alat kontrasepsi atau
mencapai tempat pelayanan kontrasepsi terjangkau bagi Ibu? Ya
Tidak
7. Tempat pelayanan kontrasepsi apa saja yang terdapat di lingkungan ibu? (jawaban bisa lebih dari satu)
Puskesmas
Praktik dokter/klinik bidan swasta Apotik/toko
Rumah sakit
8. Apa saja jenis-jenis alat kontrasepsi yang terdapat di tempat pelayanan kontrasepsi di lingkungan Ibu? (jawaban bisa lebih dari satu)
Kondom Diafragma Pil Suntik Susuk Spiral Operasi tutup
9. Apakah Ibu mudah menjangkau tempat pelayanan kontrasepsi (transportasi)? Ya
Tidak
10.Dari mana Ibu memperoleh informasi mengenai KB atau alat kontrasepsi? (jawaban bisa lebih dari satu)
Tenaga kesehatan (dokter, bidan, perawat)/petugas penyuluh KB Televisi/radio
Poster/selebaran/majalah/koran/buku Teman/tetangga/keluarga
Berilah tanda silang ( X ) pada salah satu jawaban yang menurut Ibu paling benar
1. Keluarga Berencana adalah...
a. usaha untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui pemberian makanan bergizi agar keluarga terhindar dari penyakit.
b. usaha untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui pengaturan kehamilan agar jumlah anak ideal (2 orang).
c. tidak tahu.
2. Tujuan pemakaian alat kontrasepsi adalah... a. untuk mencegah terjadinya kehamilan.
b. untuk mencegah terjadinya keguguran. c. tidak tahu
3. Jenis kontrasepsi untuk wanita adalah... a. spiral
b. kondom c. tidak tahu
4. Jenis kontrasepsi untuk laki-laki adalah... a. susuk
b. vasektomi c. Tidak tahu
5. Pil KB diminum………….. a. setiap hari
b. dua hari sekali c. Tidak tahu.
6. Salah satu jenis suntik KB adalah... a. suntik seminggu sekali
b. suntik 3 bulan sekali c. tidak tahu.
7. Alat KB yang dipasang dalam rahim wanita disebut... a. susuk
b. spiral c. tidak tahu.
8. Alat KB yang dipasang di bawah kulit di bagian lengan atas disebut... a. spiral
b. susuk c. tidak tahu.
9. Alat KB berupa tisu yang diletakkan wanita di dalam alat kelaminnya sebelum berhubungan seksual disebut……….
a. intravag/diafragma b. spiral
c. tidak tahu
10.Cara ber-KB dimana wanita/pria dioperasi agar tidak mempunyai anak lagi disebut...
a. kontrasepsi mantap b. spiral
c. tidak tahu.
11.Alat kontrasepsi manakah yang dapat mencegah penularan penyakit kelamin? a. KB suntik
b. kondom c. tidak tahu
12.Berikut ini yang termasuk KB alamiah adalah... a. metode kalender
b. pil
Reliability
Case Processing Summary
N %
Cases Valid 30 100.0
Excludeda 0 .0
Total 30 100.0
a. Listwise deletion based on all variables in the procedure. Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items .707 10 Frequency Table umur_grp
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Valid <=35 98 65.3 65.3 65.3
>35 52 34.7 34.7 100.0
suami_grp
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent Valid <= 35 tahun 68 45.3 45.3 45.3 > 35 tahun 82 54.7 54.7 100.0 Total 150 100.0 100.0 lama_nikah
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent Valid <10thn 58 38.7 38.7 38.7 >=10thn 92 61.3 61.3 100.0 Total 150 100.0 100.0 Pendidikan
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent Valid SD 8 5.3 5.3 5.3 SMP 51 34.0 34.0 39.3 SMA 80 53.3 53.3 92.7 PT 11 7.3 7.3 100.0 Total 150 100.0 100.0
status_kerja
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent Valid tidak 105 70.0 70.0 70.0 kerja 45 30.0 30.0 100.0 Total 150 100.0 100.0 Suku
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent Valid batak 93 62.0 62.0 62.0 jawa 44 29.3 29.3 91.3 minang 12 8.0 8.0 99.3 lainnya 1 .7 .7 100.0 Total 150 100.0 100.0 Agama
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Valid islam 80 53.3 53.3 53.3
katholik 8 5.3 5.3 100.0
Total 150 100.0 100.0
Pendapatan
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent Valid bwh_UMR 65 43.3 43.3 43.3 UMR++ 85 56.7 56.7 100.0 Total 150 100.0 100.0 jenis_kontra
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent Valid operasi_tutup 26 17.3 17.3 17.3 spiral 13 8.7 8.7 26.0 susuk 15 10.0 10.0 36.0 suntik 56 37.3 37.3 73.3 pil 25 16.7 16.7 90.0 alami 15 10.0 10.0 100.0 Total 150 100.0 100.0
pakai_grp
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent Valid <= 3 thn 74 49.3 49.3 49.3 > 3 thn 76 50.7 50.7 100.0 Total 150 100.0 100.0 jl.anak_grp
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent Valid 1-2ank 66 44.0 44.0 44.0 >2ank 84 56.0 56.0 100.0 Total 150 100.0 100.0 jns_kelamin
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent Valid lk2_saja 23 15.3 15.3 15.3 pr_saja 31 20.7 20.7 36.0 keduanya 96 64.0 64.0 100.0 Total 150 100.0 100.0
gugur_mati
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent Valid tdk_pernah 125 83.3 83.3 83.3 pernah 25 16.7 16.7 100.0 Total 150 100.0 100.0 us.ank_grp
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent Valid <=5thn 89 59.3 59.3 59.3 >5thn 61 40.7 40.7 100.0 Total 150 100.0 100.0 Persalinan
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Valid normal 106 70.7 70.7 70.7
SC 44 29.3 29.3 100.0
tempat_kontra
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent Valid 0 15 10.0 10.0 10.0 puskesmas/bidan_desa 44 29.3 29.3 39.3 praktik_dokter/bidan_swasta 51 34.0 34.0 73.3 apotik/toko 14 9.3 9.3 82.7 RS/klinik 26 17.3 17.3 100.0 Total 150 100.0 100.0 Biaya
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent Valid gratis 58 38.7 38.7 38.7 ribuan/puluhRibuan 60 40.0 40.0 78.7 ratusan_ribu 11 7.3 7.3 86.0 jutaan 21 14.0 14.0 100.0 Total 150 100.0 100.0 tujuan_KB
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Valid menunda_hamil/jarangkan_a
nak 52 34.7 34.7 34.7
tidak_ingin_punya_anak 98 65.3 65.3 100.0
Total 150 100.0 100.0
dukung_grp
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent Valid krg 60 40.0 40.0 40.0 baik 90 60.0 60.0 100.0 Total 150 100.0 100.0 larang_agama
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Valid tdk_ada 150 100.0 100.0 100.0
efek_samping
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Valid tidak_ada 109 72.7 72.7 72.7
efek_samping
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent Valid tidak_ada 109 72.7 72.7 72.7 ada 41 27.3 27.3 100.0 Total 150 100.0 100.0 jangkau_biaya
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent Valid terjangkau 144 96.0 96.0 96.0 tdk 6 4.0 4.0 100.0 Total 150 100.0 100.0 fasil_grp
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Valid lengkap 150 100.0 100.0 100.0
info_grp
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Valid sdkit 85 56.7 56.7 56.7
bnyak 65 43.3 43.3 100.0
Total 150 100.0 100.0
tahu_grp
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent Valid krg 25 16.7 16.7 16.7 baik 125 83.3 83.3 100.0 Total 150 100.0 100.0 sex_grp
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent Valid lk2/pr_sj 54 36.0 36.0 36.0 keduanya 96 64.0 64.0 100.0 Total 150 100.0 100.0 didik_grp
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
SMA/PT 91 60.7 60.7 100.0 Total 150 100.0 100.0 Crosstabs jangkau_biaya * jenis_kontra Crosstab jenis_kontra Total operasi_tut
up spiral susuk suntik pil alami
jangkau_bi aya terjangk au Count 25 12 14 55 24 14 144 Expected Count 25.0 12.5 14.4 53.8 24.0 14.4 144.0 % within jangkau_biaya 17.4% 8.3% 9.7% 38.2% 16.7% 9.7% 100.0% tdk Count 1 1 1 1 1 1 6 Expected Count 1.0 .5 .6 2.2 1.0 .6 6.0 % within jangkau_biaya 16.7% 16.7% 16.7% 16.7% 16.7% 16.7% 100.0% Total Count 26 13 15 56 25 15 150 Expected Count 26.0 13.0 15.0 56.0 25.0 15.0 150.0 % within jangkau_biaya 17.3% 8.7% 10.0% 37.3% 16.7% 10.0% 100.0%
Chi-Square Tests Value df Asymp. Sig. (2-sided) Pearson Chi-Square 1.734a 5 .885 Likelihood Ratio 1.729 5 .885 Linear-by-Linear Association .014 1 .906 N of Valid Cases 150
a. 6 cells (50,0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is ,52. info_grp * jenis_kontra Crosstab jenis_kontra Total operasi_tutu
p spiral susuk suntik pil alami
info_grp sdkit Count 11 7 8 33 15 11 85
Expected Count 14.7 7.4 8.5 31.7 14.2 8.5 85.0 % within info_grp 12.9% 8.2% 9.4% 38.8% 17.6% 12.9% 100.0% bnyak Count 15 6 7 23 10 4 65 Expected Count 11.3 5.6 6.5 24.3 10.8 6.5 65.0
% within info_grp 23.1% 9.2% 10.8% 35.4% 15.4% 6.2% 100.0% Total Count 26 13 15 56 25 15 150 Expected Count 26.0 13.0 15.0 56.0 25.0 15.0 150.0 % within info_grp 17.3% 8.7% 10.0% 37.3% 16.7% 10.0% 100.0% Chi-Square Tests Value df Asymp. Sig. (2-sided) Pearson Chi-Square 4.220a 5 .518 Likelihood Ratio 4.286 5 .509 Linear-by-Linear Association 3.763 1 .052 N of Valid Cases 150
a. 0 cells (,0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 5,63. fasil_grp * jenis_kontra Crosstab jenis_kontra Total operasi_tutu
p spiral susuk suntik pil alami
Expected Count 26.0 13.0 15.0 56.0 25.0 15.0 150.0 % within fasil_grp 17.3% 8.7% 10.0% 37.3% 16.7% 10.0% 100.0% Total Count 26 13 15 56 25 15 150 Expected Count 26.0 13.0 15.0 56.0 25.0 15.0 150.0 % within fasil_grp 17.3% 8.7% 10.0% 37.3% 16.7% 10.0% 100.0% Chi-Square Tests Value Pearson Chi-Square .a N of Valid Cases 150
a. No statistics are computed because fasil_grp is a constant. dukung_grp * jenis_kontra Crosstab jenis_kontra Total operasi_tutu
p spiral susuk suntik pil alami
dukung_gr p
krg Count 1 6 8 27 12 6 60
% within dukung_grp 1.7% 10.0% 13.3% 45.0% 20.0% 10.0% 100.0% baik Count 25 7 7 29 13 9 90 Expected Count 15.6 7.8 9.0 33.6 15.0 9.0 90.0 % within dukung_grp 27.8% 7.8% 7.8% 32.2% 14.4% 10.0% 100.0% Total Count 26 13 15 56 25 15 150 Expected Count 26.0 13.0 15.0 56.0 25.0 15.0 150.0 % within dukung_grp 17.3% 8.7% 10.0% 37.3% 16.7% 10.0% 100.0% Chi-Square Tests Value df Asymp. Sig. (2-sided) Pearson Chi-Square 17.718a 5 .003 Likelihood Ratio 22.385 5 .000 Linear-by-Linear Association 8.164 1 .004 N of Valid Cases 150
a. 0 cells (,0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 5,20.
efek_samping * jenis_kontra
Crosstab
jenis_kontra
Total operasi_tut
up spiral susuk suntik pil alami
efek_sampi ng tidak_ad a Count 25 8 14 31 21 10 109 Expected Count 18.9 9.4 10.9 40.7 18.2 10.9 109.0 % within efek_samping 22.9% 7.3% 12.8% 28.4% 19.3% 9.2% 100.0% ada Count 1 5 1 25 4 5 41 Expected Count 7.1 3.6 4.1 15.3 6.8 4.1 41.0 % within efek_samping 2.4% 12.2% 2.4% 61.0% 9.8% 12.2% 100.0% Total Count 26 13 15 56 25 15 150 Expected Count 26.0 13.0 15.0 56.0 25.0 15.0 150.0 % within efek_samping 17.3% 8.7% 10.0% 37.3% 16.7% 10.0% 100.0% Chi-Square Tests Value df Asymp. Sig. (2-sided) Pearson Chi-Square 21.593a 5 .001
Likelihood Ratio 24.748 5 .000
Linear-by-Linear Association 4.267 1 .039
N of Valid Cases 150
a. 3 cells (25,0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 3,55. larang_agama * jenis_kontra Crosstab jenis_kontra Total operasi_tut
up spiral susuk suntik pil alami
larang_aga ma tdk_ad a Count 26 13 15 56 25 15 150 Expected Count 26.0 13.0 15.0 56.0 25.0 15.0 150.0 % within larang_agama 17.3% 8.7% 10.0% 37.3% 16.7% 10.0% 100.0% Total Count 26 13 15 56 25 15 150 Expected Count 26.0 13.0 15.0 56.0 25.0 15.0 150.0 % within larang_agama 17.3% 8.7% 10.0% 37.3% 16.7% 10.0% 100.0% Chi-Square Tests Value
Pearson Chi-Square .a
N of Valid Cases 150
a. No statistics are computed because