• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penentuan Kerugian Pemohon

a. Data Kerugian

Dalam rangka mencari bukti kerugian yang diklaim oleh Pemohon, KPPI melakukan evaluasi terhadap semua data dan informasi terkait dengan faktor yang relevan dengan kondisi Pemohon. Dalam hal-hal tertentu, KPPI juga menyelidiki data dan informasi yang terkait dengan Non-Pemohon. Selain itu, KPPI juga melakukan verifikasi lapangan di tempat kegiatan produksi/usaha Pemohon.

b. Berdasarkan hasil penyelidikan KPPI dan verifikasi lapangan, data

dan informasi yang diperoleh adalah sebagaimana dimuat di dalam Tabel 4 dan Tabel 5 di bawah ini. Adapun temuan KPPI adalah sebagai berikut:

Tabel 4: Konsumsi Nasional, Jumlah Impor, Pangsa Pasar Impor, Pangsa Pasar Pemohon, dan Pangsa Pasar Non-Pemohon

No Uraian Satuan Tahun

2007 2008 2009 2010 2011

1 Konsumsi Nasional Indeks 100 148 160 143 199

2 Jumlah Impor Kg 726.971 2.118.599 2.082.417 2.426.131 5.692.982 3 Pangsa Pasar

Impor % Indeks 100 196 179 234 394

4 Pangsa Pasar

Pemohon % Indeks 100 91 94 80 53

5 Pangsa Pasar

Non-Pemohon % Indeks 100 75 77 77 52

1) Berdasarkan data dan informasi pada Tabel 4 di atas, KPPI berkesimpulan sebagai berikut:

a) Selama tahun 2007 sampai dengan tahun 2009 terjadi peningkatan konsumsi nasional Barang Yang Diselidiki yaitu dari sebesar 100 poin indeks di tahun 2007, menjadi sebesar 148 poin indeks di tahun 2008, dan menjadi sebesar 160 poin indeks di tahun 2009. Namun demikian, konsumsi nasional turun menjadi sebesar 143 poin indeks di tahun 2010 dibanding tahun 2009. Di tahun 2011, konsumsi nasional mengalami kenaikan dibanding tahun 2010 menjadi sebesar 199 poin indeks.

b) Selama periode yang sama jumlah impor Barang Yang

Diselidiki terus mengalami kenaikan, dengan

pengecualian terjadi sedikit penurunan pada tahun 2009. Kenaikan yang sangat tajam terjadi di tahun 2011 yaitu sebesar 135% dibandingkan tahun 2010.

c) Sementara jumlah impor Barang Yang Diselidiki

mengalami kenaikan secara signifikan pada tahun 2010 dan 2011, pangsa pasar Pemohon secara tajam mengalami penurunan pada tahun 2010 dan 2011.

d) Sebagaimana terlihat pada Tabel 4 di atas, pangsa pasar

Non-Pemohon juga mengalami penurunan pada tahun 2010 dan 2011. Di sisi lain, pangsa pasar impor Barang Yang Diselidiki mengalami kenaikan secara signifikan dari

tahun ke tahun, mulai dari tahun 2007 sampai dengan tahun 2011.

Tabel 5: Data Kinerja Pemohon

No Uraian Satuan Tahun

2007 2008 2009 2010 2011

1 Penjualan Domestik Indeks 100 135 150 114 105

2 Produksi Indeks 100 116 135 112 100

3 Kapasitas Terpakai % Indeks 100 116 135 112 100 4 Persediaan (Stock) Indeks 100 79 69 88 94

5 Laba Indeks 100 83 119 76 72

6 Tenaga Kerja Indeks 100 106 104 96 90

7 Produktivitas Indeks 100 109 129 117 111 Sumber: Hasil Verifikasi KPPI

2) Berdasarkan Tabel 5 di atas menunjukkan bahwa:

a) Penjualan domestik Pemohon mengalami kenaikan dari

sebesar 100 poin indeks di tahun 2007 menjadi sebesar 150 poin indeks di tahun 2009, akan tetapi penjualan domestik Pemohon mengalami penurunan yang sangat signifikan menjadi sebesar 114 poin indeks di tahun 2010, dan terus mengalami penurunan menjadi sebesar 105 poin indeks di tahun 2011.

b) Sejalan dengan penjualan domestik Pemohon, produksi

Pemohon mengalami kenaikan dari tahun 2007 sampai dengan 2009, yaitu dari sebesar 100 poin indeks di tahun 2007, sebesar 116 poin indeks di tahun 2008, dan

sebesar 135 poin indeks di tahun 2009. Namun demikian, produksi Pemohon mengalami penurunan menjadi sebesar 112 poin indeks di tahun 2010 dan terus menurun menjadi sebesar 100 poin indeks di tahun 2011.

c) Sesuai dengan perkembangan penjualan domestik dan

produksi Pemohon pada tahun 2007 sampai dengan tahun 2009, kapasitas terpakai Pemohon mengalami peningkatan, yaitu dari sebesar 100 poin indeks di tahun 2007, menjadi sebesar 116 poin indeks di tahun 2008, dan sebesar 135 poin indeks di tahun 2009. Namun demikian, di tahun 2010 dan 2011, kapasitas terpakai Pemohon mengalami penurunan masing-masing menjadi sebesar 112 poin indeks, dan menjadi sebesar 100 poin indeks.

d) Sebagai hasil dari ketidakmampuan Pemohon untuk

meningkatkan penjualan domestik, maka persediaan Pemohon mengalami kenaikan pada tahun 2010 dan 2011, meskipun persediaan Pemohon pada tahun 2008 dan 2009 mengalami sedikit penurunan.

e) Laba Pemohon terus mengalami penurunan dari

sebesar 100 poin indeks di tahun 2007 menjadi sebesar 72 poin indeks di tahun 2011, meskipun terjadi sedikit kenaikan di tahun 2009. Selanjutnya, sekalipun penjualan domestik Pemohon mengalami peningkatan di tahun 2008 sampai dengan tahun 2010, namun laba Pemohon terus

mengalami penurunan selama periode yang sama, terutama dibandingkan dengan laba pada tahun 2007. Hal tersebut dikarenakan Pemohon mengurangi margin laba dalam penjualannya agar harga jual Pemohon dapat lebih bersaing dengan barang impor.

f) Jumlah tenaga kerja yang dipekerjakan Pemohon

mengalami penurunan di tahun 2010 dan di tahun 2011 dibanding tahun 2007, tahun 2008, dan tahun 2009. g) Sejalan dengan tren penjualan domestik dan produksi

Pemohon pada tahun 2008 sampai dengan tahun 2010, produktivitas Pemohon juga mengalami peningkatan di tahun 2008, tahun 2009, dan tahun 2010, terutama dibandingkan dengan tahun 2007. Tetapi, produktivitas Pemohon selanjutnya mengalami penurunan sebesar 6 poin indeks di tahun 2011 dibandingkan tahun 2010.

3) Berdasarkan evaluasi atas informasi sebagaimana terlihat

pada Tabel 4 dan 5 di atas, KPPI sampai pada kesimpulan sebagai berikut:

a) Di saat konsumsi nasional mengalami kenaikan dari

tahun 2007 sampai dengan tahun 2011, Pemohon

tidak dapat meningkatkan Penjualan domestik

terutama pada tahun 2010 dan tahun 2011. Namun di sisi lain jumlah impor Barang Yang Diselidiki terus

yang sama, walaupun terjadi sedikit penurunan di tahun 2009.

b) Selain tidak dapat sepenuhnya memanfaatkan

peningkatan konsumsi nasional yang berlangsung dari tahun 2007 sampai dengan tahun 2011, dengan pengecualian pada tahun 2010 yang mengalami

penurunan, penjualan domestik Pemohon justru

mengalami penurunan selama periode tahun 2010 dan tahun 2011, pada saat yang sama jumlah impor Barang Yang Diselidiki mengalami peningkatan signifikan sebesar 135%.

c) Seiring dengan penurunan penjualan domestik, telah

terjadi penurunan pada produksi Pemohon, kapasitas terpakai, tenaga kerja, dan produktivitas pada tahun 2010 dan 2011.

d) Sebagaimana diuraikan di atas, laba Pemohon terus

mengalami penurunan akibat Pemohon mengurangi marjin laba dalam penjualannya. Hal ini dimaksudkan agar Pemohon dapat bersaing dengan barang impor.

e) Mengingat hal-hal tersebut di atas terlihat bahwa

Pemohon mengalami penurunan terus-menerus dalam laba dan penjualan domestik, sebagai akibat dari lonjakan jumlah impor Barang Yang Diselidiki, KPPI

berkesimpulan bahwa Pemohon telah mengalami ancaman kerugian serius.

Dokumen terkait