II. METODOLOGI
2.5 Daftar Sampel Responden Pengganti (Daftar SVK12-DSRP)
2.5.3. Penentuan Nomor Urut Perusahaan Perdagangan
Nomor urut perusahaan dibangun per kabupaten/kota berdasarkan
tahapan sebagai berikut:
a. Urutkan perusahaan/usaha yang tercantum dalam frame, berdasarkan kode
KBLI secara ascending dari kode terkecil hingga terbesar.
b. Berikan nomor urut perusahaan/usaha dimulai dari kode terkecil hingga
terbesar.
Contoh :
Dari hasil pembentukan frame perusahaan/usaha perdagangan eceran dalam
suatu kabupaten/kota ada 522 perusahaan/usaha. Pemberian nomor urut
perusahaan seperti dibawah ini:
No Kode KBLI Banyak
perusahaan Nomor Urut (1) (2) (3) (4) 1 45103 8 001 008 2 45403 13 009 021 3 47111 39 022 060 4 47112 45 061 105 5 47191 62 106 167 6 47240 51 168 218 7 47301 20 219 238 8 47303 66 239 304 9 47420 71 305 375 10 47414 42 376 417 11 47722 15 418 432
Gambar 2. Diagram Alur Pelaksanaan Survei Volume Penjualan
Komoditas Spesifik
PPS / sistematik untuk masing-masing Komoditas Verifikasi OK? Tidak Ya SE06-UMB.G SE06-UMK.G INTERNET Ekstrak 20 komoditas berdasar KBLI Kerangka Sampel 1 Kerangka Sampel 2 Kerangka Sampel 3 Kerangka Sampel 4 Kerangka Sampel 10 ... Daftar SVK13-DSRU Daftar SVK13-DSRP PencacahanIII. KONSEP DAN DEFINISI
Untuk memperjelas dan menyeragamkan pengertian dan istilah-istilah yang
digunakan dalam Buku Pedoman Survei Volume Penjualan Komoditas Spesifik ini,
maka disusun beberapa konsep dan definisi sebagai berikut:
1. PASAR, ialah suatu tempat dimana terjadi transaksi antara penjual dan
pembeli atas suatu barang/jasa atau tempat yang lazim terdapat
permintaan dan penawaran atau pemberian jasa baik secara eceran
maupun partai besar/grosir.
2. PEDAGANG ECERAN, yaitu orang/pihak yang menyerahkan barang/jasa
kepada konsumen atas dasar harga yang telah disetujui bersama antara
kedua belah pihak. Biasanya para konsumen/pembeli mengkonsumsi
barang-barang yang dibeli tersebut dan tidak untuk diperdagangkan lagi.
3. PEDAGANG BESAR, ialah pedagang yang menjual barang dagangannya
dalam jumlah besar/grosir kepada pedagang lain. Barang tersebut oleh
pembelinya akan dijual lagi. Dengan demikian pembelinya bukan
merupakan konsumen akhir.
4. PEDAGANG BESAR MERANGKAP ECERAN, ialah pedagang yang selain
melayani penjualan secara besar/grosir, juga menjual secara eceran pada tempat yang sama.
5. SATUAN, ialah ukuran baku/standar untuk penjualan suatu komoditas.
7. MINYAK GORENG ialah minyak untuk memasak, baik yang terbuat dari
bahan baku kelapa atau bukan kelapa. Biasanya minyak goreng mempunyai
merk dari pabrik pembuat, seperti: Bimoli, Vetco, Barco, Ikan Dorang, dsb.
8. ROKOK yang dimaksud pada survei ini dibagi menjadi 3 (tiga) jenis
komoditas, yaitu:
- Rokok Kretek, seperti : Dji Sam Soe, Gudang Garam Merah, Djarum
Coklat, Minak djinggo, dsb.
- Rokok Kretek Filter, seperti : Sampurna Mild, Gudang Garam Surya, Djarum Super, Dji Sam Soe, dsb.
- Rokok Putih, seperti : Ardath, Commodore, Kansas, Marlboro, dsb. 9. EMAS PERHIASAN adalah emas yang digunakan untuk perhiasan dan
memiliki ukuran kadar disebut karat, di samping itu juga memiliki
kandungan logam lain yang dinyatakan dalam persentase (%) seperti :
- Emas 24 karat: 99%
- Emas 23 karat: 95%
- Emas 22 karat: 90%
10. BENSIN. Dalam survei ini yang dimaksud bahan bakar bensin terdiri dari
beberapa jenis kualitas, yaitu Oktan 88 (premium produksi Pertamina),
Oktan 92 (Pertamax produksi Pertamina, dan Super produksi Shell), Oktan
12. TELEVISI, cukup jelas.
13. KENDARAN BERMOTOR adalah kendaraan roda empat (mobil) dan
kendaraan roda dua (sepeda motor).
14. MESIN CUCI, cukup jelas.
15. TELEPON SELULAR (PONSEL), semua jenis telepon seluler termasuk
smartphone tidak termasuk komputer tablet.
16. OBAT DENGAN RESEP adalah obat yang dibeli dengan menggunakan
resep dokter khususnya obat paten, baik generik maupun non generik,
seperti: Amoxicilin 500 mg, Thiamicin 500 mg, Myonal tablet, Streptomycin
5 gr, Ethombutol tablet 0.5 gr. Respondennya adalah apotik.
17. SABUN DETERJEN BUBUK, cukup jelas.
18. SABUN MANDI, cukup jelas.
19. KULKAS/LEMARI ES, cukup jelas.
20. MIE KERING INSTAN,cukup jelas.
21. SUSU BUBUK, tidak termasuk susu bubuk untuk wanita hamil, susu untuk
balita, susu untuk bayi, susu untuk tulang/manula, susu rendah lemak.
22. SURAT KABAR HARIAN adalah penerbitan setiap hari atau
sekurang-kurangnya 6 (enam) kali dalam seminggu. Misalnya koran Kompas, Pikiran
IV.CARA PENGISIAN DAFTAR
Survei Volume Penjualan Eceran Komoditas Spesifik menggunakan beberapa
jenis daftar dan lembar kerja. Cara pengisian daftar dan lembar kerja ini akan dibahas
berikut ini.
Petunjuk Umum:
a. Setiap daftar isian terdiri dari beberapa blok
b. Pengisian hendaknya mengikuti pedoman yang sudah digariskan
c. Pengisian hanya dilakukan dengan menggunakan pensil hitam
d. Periksalah dengan cermat jawaban yang meragukan hendaknya ditanyakan
kembali kepada responden yang bersangkutan
4.1. Daftar Sampel Responden Utama (SVK13-DSRU)
Petunjuk pengisian untuk daftar ini sudah dijelaskan pada Bab Metodologi.
4.2. Daftar Sampel Responden Pengganti (SVK13-DSRP)
Petunjuk pengisian untuk daftar ini sudah dijelaskan pada Bab Metodologi.
4.3. Daftar SVK13-S
Blok I : IDENTITAS RESPONDEN
Rincian 1 : Provinsi
2 : Kota
3 : Nomor urut perusahaan/usaha
4 : Nama Perusahaan/usaha
Nomor urut perusahaan/usaha pada rincian 3 dan nama perusahaan/usaha pada
rincian 4 diperoleh dari kolom (2) dan kolom (3) daftar SVK13-DSRU/SKV13-DSRP.
Blok II : KETERANGAN PETUGAS, cukup jelas
Blok III : CATATAN, cukup jelas
Blok IV : KETERANGAN VOLUME PENJUALAN ECERAN
Tuliskan nama komoditas pada sudut kanan atas Blok IV.
Blok IV ini terdiri dari 6 kolom, yaitu:
Kolom (1) : Nomor Urut
Cukup jelas
Kolom (2) : Kualitas/merk
Isikan kualitas/merk dari komoditas yang telah terjual pada
satu hari yang lalu,jika tidak ada, pada 2 (dua) hari yang lalu,
dan seterusnya sampai dengan seminggu untuk minyak
goreng, dan selama sebulan sebelum hari kunjungan untuk
Contoh:
Komoditas Kualitas/Merk
(1) (2)
Minyak Goreng Bimoli 360 ml
Bimoli 1 liter
Vetco 1 liter
Rokok Kretek Dji sam soe 12 batang
Jarum coklat 12 batang
Gudang garam 12 batang
Rokok Kretek Filter Dji sam soe filter 12 batang
Gudang garam filter 12 batang
Jarum super 12 batang
Bentoel biru 12 batang
Emas Perhiasan 22 karat
23 karat
Televisi Sharp LED SLC-24DC50M 24 inch
Polytron PLD 24t305 20 inch
Kolom (3) : Satuan
Isikan satuan setiap kualitas/merk yang terjual atau yang
tertera di kolom (2). Contoh: Minyak Goreng memiliki satuan
kemas/kg/botol, rokok (bungkus), emas perhiasan (gram),
mesin cuci (unit).
Kolom (4) : Jumlah penjualan
Tanyakan kepada pedagang/responden jumlah penjualan
pada sehari yang lalu untuk minyak goreng dan selama
sebulan yang lalu untuk komoditas lainnya pada setiap
kualitas/merk yang tertera di kolom (2). Jumlah penjualan
yang dimaksud adalah banyaknya barang yang terjual
menurut kualitas/merk, pada hari kemarin. Jika kemarin tidak
ada yang terjual, tanyakan penjualan pada 2 (dua) hari yang
lalu, dan seterusnya sampai dengan seminggu. Sedangkan
bagi komoditas yang lain, tanyakan jumlah penjualan selama
sebulan yang lalu untuk setiap kualitas/merk yang tertera di
kolom (2). Jumlah penjualan yang dimaksud adalah
banyaknya barang menurut kualitas/merk yang terjual selama
sebulan yang lalu. Jika bulan lalu tidak ada yang terjual,
tanyakan penjualan pada 2 (dua) bulan yang lalu, dan
Contoh:
Kolom (2) Kolom (3) Kolom (4)
Bimoli 360 ml Botol 2
Jarum coklat 15 batang Bungkus 5
Premium Liter 27
Bila yang terkena sampel adalah pedagang besar yang merangkap pedagang eceran, maka jumlah penjualan yang dimasukkan ke kolom (4) adalah jumlah penjualan secara eceran saja.
Kolom (5) : Harga eceran (Rp)
Isikan harga eceran per satuan dari setiap kualitas/merk di
kolom (2) dan menurut satuan di kolom (3). Harga eceran di
sini adalah harga transaksi yang terjadi.
Kolom (6) : Nilai penjualan
Hitung nilai penjualan (dalam Rp) untuk setiap kualitas/merk
di kolom (2), dengan mengalikan jumlah penjualan pada
V. PENGOLAHAN
Dalam pengolahan survei volume penjualan komoditas spesifik, masing-masing
komoditas diolah secara terpisah satu sama lain, sehingga diperoleh persentase
volume penjualan per kualitas/merk dari setiap komoditas. Persentase volume
penjualan atau bobot yang diperoleh selanjutnya akan digunakan sebagai
timbangan. Di samping itu, kualitas/merk dari setiap komoditas yang diperoleh dari
survei, akan dipantau harganya dalam survei harga konsumen secara rutin. Untuk
melakukan pengolahan volume penjualan komoditas spesifik digunakan 3 (tiga) jenis
lembar kerja (LK), yaitu LK-I, LK-II, dan LK-III.
5.1. Lembar Kerja I (LK-I)
Hasil dari pencacahan dengan daftar SVK13-S selanjutnya dipindahkan ke LK-I.
Cara Pengisian Lembar Kerja I (LK-I)
1) Tuliskan nama komoditas yang akan diolah pada judul lembar kerja ini.
2) Tuliskan nomor halaman pada sudut kiri atas
3) Tulislah nomor urut perusahaan/usaha pada tempatnya di kolom (2) s.d.
(11). Apabila jumlah perusahaan/usaha lebih dari 10, maka tambahkan
dengan LK-I lainnya.
Penjelasan untuk pengisian setiap kolom pada Lembar Kerja I (LK-I) adalah
Kolom (1) : Kualitas/merk
Isikan kolom ini dengan cara memindahkan nama
kualitas/merk untuk setiap komoditas dari daftar SVK13-S
Blok IV kolom (2). Banyaknya kualitas/merk yang terjual
untuk suatu komoditas dari perusahaan/usaha bisa lebih dari
1 macam.
Contoh:
Penulisan yang betul Penulisan yang salah
Minyak Goreng
Bimoli 360 ml Bimoli 360 ml
Bimoli 1 l Vetco 1 l
Vetco 1 l Bimoli 2 l
Rokok
Gudang garam kretek 12 btg Gudang garam kretek 12 btg
Jarum coklat kretek 12 btg Jarum coklat kretek 12 btg
Dji sam soe kretek 12 btg Dji sam soe kretek 12 btg
Penulisan kualitas/merk pada kolom ini dikelompokkan menurut kualitas/merk sejenis
Kolom (2) s.d. (11) : Volume Penjualan
Isikan jumlah penjualan dari setiap kualitas/merk yang tertera
pada kolom (1) dari setiap perusahaan/usaha. Jumlah
penjualan dikutip dari daftar SVK13-S, Blok IV kolom (4).
Kolom (12) : Jumlah
Jumlahkan isian kolom (2) s.d (11) yang terisi, untuk setiap
kualitas/merk yang tertera di kolom (1).
Kolom (13) : Konversi ke Satuan Standar
Isian kolom ini hanya untuk minyak goreng. Yang dimaksud
dengan satuan standar disini adalah liter.
Contoh: Satuan standar adalah Liter
Minyak Curah, isian kolom (12) adalah 187 kg maka isian
kolom (13) untuk Minyak Curah: 201
93 . 0 187
liter
Kolom (14) : Perkiraan volume penjualan selama 1 minggu/bulan untuk
halaman ini
Isian pada kolom ini adalah sebagai berikut:
- Untuk komoditas minyak goreng yaitu : kolom (13) x 7
- Untuk komoditas lainnya disalin dari kolom (12)
Kolom (15) : Isikan perkiraan volume penjualan selama 1 minggu/bulan
Kolom (16) : Jumlah per kualitas/merk
Isian kolom ini merupakan hasil penjumlahan perkiraan
volume penjualan eceran pada kolom (14) dan kolom (15)
untuk setiap kualitas/merk yang tertera pada kolom (1).
Kolom (17) : Jumlah seluruhnya
Isian kolom ini merupakan hasil penjumlahan perkiraan
volume penjualan eceran pada kolom (16) untuk
kualitas/merk yang sama yang terdapat pada kolom (1).
5.2. Lembar Kerja II (LK-II)
Cara Pengisian Lembar Kerja II (LK-II)
Tuliskan nama komoditas yang akan diolah pada judul lembar kerja ini.
Penjelasan untuk pengisian setiap kolom pada Lembar Kerja II (LK-II) adalah sebagai
berikut:
Kolom (1) : Isikan nama kualitas/merk pada kolom ini berdasarkan LK-I
kolom (1) yang pada kolom (17) memiliki isian (volume
penjualan) dengan urutan terbesar. Pilih maksimal 3-4
kualitas/merk dari komoditas tersebut.
Kolom (2) : Isikan jumlah penjualan yang dikutip dari LK-I kolom (17)
5.3. Lembar Kerja III (LK-III)
Cara Pengisian Lembar Kerja III (LK-III)
1) Tuliskan nama komoditas yang akan diolah pada judul lembar kerja ini.
2) Tuliskan nomor halaman pada sudut kiri atas
Penjelasan untuk pengisian setiap kolom pada Lembar Kerja III (LK-III) adalah
sebagai berikut:
Kolom (1) : Kualitas/merk
Kualitas/merk dikutip sesuai dengan LK-I kolom (1).
Kolom (2) s.d. (11) : Hitung persentase volume penjualan eceran setiap
kualitas/merk yaitu dengan cara membuat persentase pada
LK-I kolom (2) s.d. kolom (11) di setiap halaman. Tetapi,
khusus untuk komoditas minyak goreng, persentase
volume penjualan tidak perlu dihitung pada kolom-kolom
tersebut.
Untuk komoditas lainnya, isian pada kolom (2) s.d. (11)
merupakan persentase volume penjualan setiap
kualitas/merk terhadap total volume penjualan untuk setiap
komoditas pada masing-masing perusahaan/usaha tersebut.
Kolom (12) : Jumlah Halaman Ini
Kolom (12) merupakan persentase yang dikutip dari setiap
Kolom (13) : Jumlah Halaman Sebelumnya
Kolom (13) merupakan persentase yang dikutip dari setiap
sel pada LK-I kolom (15) dibagi baris jumlah kolom (15)
atau disalin dari LK-III kolom (12) halaman sebelumnya.
Kolom (14) : Total
Kolom (14) merupakan persentase yang dikutip dari setiap
sel pada LK-I kolom (16) dibagi baris jumlah kolom (16).
Lembar kerja ini untuk menghitung komposisi persentase volume penjualan
per kualitas/merk untuk setiap komoditas per perusahaan/usaha. Dari LK-III ini akan
diperoleh spesifikasi kualitas/merk yang akan dicacah pada pencacahan rutin harga
konsumen yaitu spesifikasi kualitas/merk yang memiliki persentase terbesar.
5.4. Lembar Kerja Penghitungan I (LKP-I)
Cara Pengisian Lembar Kerja Penghitungan I (LKP-I)
1) Tuliskan nama kota tempat pencacahan
2) Tuliskan nama komoditas yang akan diolah pada lembar kerja ini
3) Tuliskan minggu/bulan pencacahan
Penjelasan untuk pengisian setiap kolom pada Lembar Kerja Penghitungan I (LKP-I)
adalah sebagai berikut:
Untuk menghitung harga rata-rata geometrik masing–masing kualitas pada kolom (2) s.d. kolom (5) adalah sebagai berikut:
n n i i Geo
P
P
1 1)
(
dimana:PGeo = Harga rata–rata geometrik per kualitas/merk
Pi = Harga eceran per kualitas/merk di pasar/outlet/perusahaan ke-i
n = Banyaknya pasar/outlet/perusahaan yang diobservasi untuk setiap
kualitas/merk
Lembar kerja penghitungan I (LKP-I) digunakan untuk menghitung rata–rata harga eceran masing-masing kualitas/merk.
5.5. Lembar Kerja Penghitungan II (LKP-II)
Cara Pengisian Lembar Kerja Penghitungan II (LKP-II)
1) Tuliskan nama kota tempat pencacahan
2) Tuliskan nama komoditas yang akan diolah pada lembar kerja ini
Penjelasan untuk pengisian setiap kolom pada Lembar Kerja Penghitungan II (LKP-II)
adalah sebagai berikut:
Kolom (1) : Kualitas/merk
Kolom (3) s.d. Kolom (7) : Minggu/Bulan Pencacahan
Isikan harga rata-rata masing-masing kualitas yang
dikutip dari LKP-I kolom (2) s.d. kolom (5) dari baris
harga rata-rata.
Total baris Jumlah pada kolom bobot (kolom (2)) harus bernilai satu.
Untuk menghitung harga rata-rata geometrik tertimbang suatu komoditas
pada kolom (3) s.d. kolom (7) adalah sebagai berikut:
)
(
1 k j w j Geo jP
P
dimana:PGeo = Harga rata–rata geometrik suatu komoditas Pj = Harga eceran per kualitas/merk ke- j
Wj = Bobot kualitas/merk ke-j
k = Banyaknya kualitas/merk
Untuk menghitung RELATIF HARGA digunakan rumus sebagai berikut:
100
1 n n nP
P
RH
VI. PENYAJIAN DAN LAPORAN HASIL SURVEI
Penyajian dan laporan hasil Survei Volume Penjualan Komoditas Spesifik harus
mengikuti pedoman sebagai berikut:
1. BENTUK LAPORAN
Laporan diperbanyak secukupnya dengan menggunakan kertas ukuran kuarto,
berupa cetakan atau stensilan. Kulit muka (cover) apabila biaya memungkinkan
sebaiknya dicetak.
2. PELAPORAN DAN WAKTU MEMBUAT LAPORAN
Laporan hasil survei yang dibuat oleh Pelaksana Survei Volume Penjualan
Komoditas Spesifik dikirim kepada: Badan Pusat Statistik Up. Sub
Direktorat Statistik Harga Konsumen
3. ISI LAPORAN
Laporan tertulis Survei Volume Penjualan Komoditas Spesifik harus berisikan:
BAB I : LATAR BELAKANG
Dalam bab ini diutarakan apa yang melatarbelakangi survei yang dilakukan
atau mengapa survei tersebut dilakukan.
Catatan: Tujuan survei atau sasaran guna yang akan dicapai dari hasil
BAB II : PELAKSANAAN SURVEI
Hal-hal yang perlu dilaporkan dalam pelaksanaan/penyelenggaraan survei
terdiri dari:
- macam kegiatan dalam pelaksanaan
- waktu pelaksanaan survei
- pelaksanaan survei
- tempat pelaksanaan survei
a. Kegiatan Survei
Contoh:
Macam Kegiatan Tanggal Jumlah Hari
-Verifikasi Sampel ..….s/d….. ……… -Pencacahan ..….s/d….. ……… -Pengolahan Data ..….s/d….. ……… -Pelaporan ..….s/d….. ……… b. Pelaksanaan Survei Contoh:
1. Pimpinan Survei : ……….(Jabatan………)
2. Pengawas : ……….orang
BAB III: HASIL SURVEI
Berisi laporan hasil survei volume penjualan komoditas spesifik di
kota bersangkutan dengan dilengkapi lembar kerja (LK-I s.d. LK-III)
NO KOMODITAS KBLI KEGIATAN UTAMA
(1) (2) (3) (4)
52111 Perdagangan eceran berbagai macam barang yang utamanya makanan minuman atau tembakau di supermarket/minimarket 52112 Perdagangan eceran barang-barang yang utamanya makanan minuman atau tembakau selain di supermarket/minimarket 52227 Perdagangan eceran rokok dan tembakau
52111 Perdagangan eceran berbagai macam barang yang utamanya makanan minuman atau tembakau di supermarket/minimarket 52112 Perdagangan eceran barang-barang yang utamanya makanan minuman atau tembakau selain di supermarket/minimarket 52191 Perdagangan eceran berbagai macam barang yang utamanya bukan bahan makanan/makanan, minuman, atau tembakau di
toserba
52192 Perdagangan eceran berbagai macam barang yang utamanya bukan bahan makanan, minuman, atau tembakau (barang-barang kelontong) selain di toserba
52191 Perdagangan eceran berbagai macam barang yang utamanya bukan bahan makanan/makanan, minuman, atau tembakau di toserba
52192 Perdagangan eceran berbagai macam barang yang utamanya bukan bahan makanan, minuman, atau tembakau (barang-barang kelontong) selain di toserba
52315 Perdagangan eceran kosmetik 5 Emas perhiasan 52326 Perdagangan eceran barang perhiasan 6 Obat dengan resep 52312 Perdagangan eceran barang farmasi di apotik 7 Telepon selular 52338 Perdagangan eceran alat-alat telekomunikasi 8 Televisi 52332 Perdagangan eceran alat elektronik
52332 Perdagangan eceran alat elektronik
52333 Perdagangan eceran alat dan perlengkapan listrik 52332 Perdagangan eceran alat elektronik
52333 Perdagangan eceran alat dan perlengkapan listrik 50102 Perdagangan eceran mobil
50302 Perdagangan eceran sepeda motor serta suku cadang dan aksesorisnya
12 Bensin (BBM) 50400 Perdagangan eceran bahan bakar di SPBU termasuk pelumas mobil dan sepeda motor 13 50400 Perdagangan eceran bahan bakar di SPBU termasuk pelumas mobil dan sepeda motor
52354 Perdagangan eceran minyak pelumas
14 Media massa 52363 Perdagangan eceran hasil pencetakan, penerbitan, dan perangkat lunak 70320 Penyediaan sarana wisata tirta
92111 Produksi dan distribusi film, serta video oleh pemerintah 92112 Produksi dan distribusi film, serta video oleh swasta 92120 Kegiatan bioskop
92131 Kegiatan radio dan televisi oleh pemerintah 92132 Kegiatan radio dan televisi oleh swasta
92141 Kegiatan drama, musik, dan hiburan lainnya oleh pemerintah 92142 Kegiatan drama, musik, dan hiburan lainnya oleh swasta 92321 Museum pemerintah
92322 Museum swasta
92323 Peninggalan sejarah yang dikelola pemerintah 92324 Peninggalan sejarah yang dikelola swasta 92331 Kebun raya dan kebun binatang 92332 Taman nasional
92333 Taman Hutan Raya 92334 Taman wisata alam
92335 Hutan lindung, suaka margasatwa, dan cagar alam 92336 taman buru dan kebun buru
92339 Selain kebun raya, kebun binatang, dan taman konservasi alam 92411 Billiard 92412 Golf 92413 Bowling 92414 Renang 92415 Sepak bola 92416 Tenis lapangan 92417 Kebugaran/Fitness 92418 Sport centre 92421 Taman rekreasi 92422 Pemandian alam 92423 Kolam pemancingan
92424 Gelanggang permainan dan ketangkasan Kulkas/Lemari es Mesin cuci Kendaraan Bermotor 15 Bahan pelumas Tempat rekreasi 9 10 11 4
TABEL KBLI PERDAGANGAN ECERAN MENURUT KOMODITAS
Rokok
Minyak Goreng
Sabun detergen bubuk 1
2
3
SVK13-DSRU
Provinsi :
Kabupaten/Kota :
Kecamatan :
No. Alamat Kegiatan Utama KBLI
Komoditas/ Kelompok Komoditas Kode Hasil Verifikasi (1) (4) (5) (6) (7) (8)
Kode Kolom 8 : 1 = Ditemukan, dan komoditas yang diperdagangkan adalah salah satu dari komoditas spesifik yang dicakup.
SURVEI VOLUME PENJUALAN KOMODITAS SPESIFIK TAHUN 2013
Nama Lengkap Perusahaan/Usaha
(3) No Urut Perusahaan/ Usaha (2)
38
SVK13-DSRP
Provinsi : Kabupaten/Kota : Kecamatan :
No. Alamat Kegiatan Utama KBLI
Komoditas/ Kelompok Komoditas Kode Hasil Verifikasi (1) (4) (5) (6) (7) (8)
SURVEI VOLUME PENJUALAN KOMODITAS SPESIFIK TAHUN 2013
Nama Lengkap Perusahaan/Usaha (3)
No Urut Perusahaan/
Usaha (2)
Jenis Perusahaan / Usaha: Komoditas:
1. Provinsi DKI Jakarta 1. Nama Pencacah Barti
2. Kota Jakarta Pusat 2. Tanggal Pencacahan 20 Juli 2013
3. No. Urut Perusahaan/ 02 Usaha
4. Nama Perusahaan/ Toko Makmur Jaya 4. Nama Pengawas Kenda
Usaha 5. Tanggal Pengawasan 5 Agustus 2013
5. Alamat Pasar Senen Blok
D no. 10
3. Tanda Tangan Pencacah
III. CATATAN
SURVEI VOLUME PENJUALAN KOMODITAS SPESIFIK
TAHUN 2013
6. Tanda Tangan Pengawas
REPUBLIK INDONESIA BADAN PUSAT STATISTIK STATISTIK HARGA KONSUMEN
I. IDENTITAS RESPONDEN II. KETERANGAN PETUGAS
SVK09-S
RAHASIA
2……….…………. 1……….……. 3……….……. 4……….………. Rokok Kretek Rokok Kretek Filter Rokok Putih Minyak GorengSVK13-S
RAHASIA
Kerahasiaan Jawaban dalam Survei ini Dijamin oleh Undang -undang
No.16 Th. 1997 tentang Statistik
1. Toko Kelontong 2. Toko Emas 3. Apotik 4. Outlet Ponsel 5. Toko Elektronik 6. Dealer Motor/Mobil 7. SPBU 8. Toko 9. Toko Bangunan
10. Pedagan Eceran 5……….……….Sabun Detergen Bubuk
7……….…………. 6……….……. 8……….……. 9……….……….
Obat Sakit Kepala
10……….……….
Sabun Mandi Mie Kering Instan Susu Bubuk Minuman Kesegaran
Komoditas: ……….
(Rp) kol (4) x (5)
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1. Filma 5 liter Kemas 1 55.000 55.000
2. Filma 2 liter Kemas 4 20.000 80.000
3. Filma 1 liter Kemas 1 11.000 11.000
4. Bimoli Special 5 liter Kemas 1 60.000 60.000
5. Barco 5 liter Kemas 3 67.500 202.500
6. Tropical 2 liter Kemas 6 20.000 120.000
7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 528.500 Keterangan:
*) Jumlah Penjualan selama sebulan yang lalu kecuali untuk minyak goreng selama satu hari yang lalu.
HARGA ECERAN NILAI PENJUALAN
IV. KETERANGAN VOLUME PENJUALAN ECERAN
JUMLAH SATUAN KUALITAS / MERK NO URUT. JUMLAH PENJUALAN*) Minyak Goreng
Komoditas: ……….
(Rp) kol (4) x (5)
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1. Dji sam soe 12 batang Bungkus 150 13.000 1.950.000
2. Jarum coklat 12 batang Bungkus 200 10.500 2.100.000
3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 4.050.000 JUMLAH
IV. KETERANGAN VOLUME PENJUALAN ECERAN
NO
URUT. KUALITAS / MERK SATUAN
JUMLAH PENJUALAN*)
HARGA ECERAN NILAI PENJUALAN
Komoditas: ……….
(Rp) kol (4) x (5)
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1. Dji sam soe filter 12 batang Bungkus 150 13.000 1.950.000
2. Gudang garam filter 12 batang Bungkus 200 12.000 2.400.000
3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 4.350.000 Keterangan:
*) Jumlah Penjualan selama sebulan yang lalu kecuali untuk minyak goreng selama satu hari yang lalu. JUMLAH
IV. KETERANGAN VOLUME PENJUALAN ECERAN
NO
URUT. KUALITAS / MERK SATUAN
JUMLAH PENJUALAN*)
HARGA ECERAN NILAI PENJUALAN
Komoditas: ……….
(Rp) kol (4) x (5)
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1. Clas Mild 16 Batang Bungkus 150 12.000 1.800.000
2. Marlboro Light Menthol 20 batang Bungkus 200 14.000 2.800.000
3. U Mild 16 batang Bungkus 90 8.500 765.000
4. Star Mild 12 Batang Bungkus 50 11.000 550.000
5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 5.915.000 JUMLAH
IV. KETERANGAN VOLUME PENJUALAN ECERAN
NO
URUT. KUALITAS / MERK SATUAN
JUMLAH PENJUALAN*)
HARGA ECERAN NILAI PENJUALAN
Komoditas: ………
(Rp) kol (4) x (5)
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1. Rinso Anti Noda 900 gram Bungkus 150 15.500 2.325.000
2. Daia 1 Kg Bungkus 200 12.000 2.400.000
3. Attack Colour 900 gram Bungkus 90 17.500 1.575.000
4. So Klin 900 gram Bungkus 125 15.000 1.875.000
5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 8.175.000 Keterangan:
*) Jumlah Penjualan selama sebulan yang lalu kecuali untuk minyak goreng selama satu hari yang lalu.
HARGA ECERAN NILAI PENJUALAN
IV. KETERANGAN VOLUME PENJUALAN ECERAN
JUMLAH SATUAN KUALITAS / MERK NO URUT. JUMLAH PENJUALAN*)
Komoditas: ………. (Rp) kol (4) x (5) (1) (2) (3) (4) (5) (6) 1. Lux Bungkus 300 2.000 600.000 2. Lifebuoy Bungkus 250 2.000 500.000 3. Giv Bungkus 123 1.500 184.500 4. Camay Bungkus 80 2.200 176.000 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 1.460.500
HARGA ECERAN NILAI PENJUALAN
IV. KETERANGAN VOLUME PENJUALAN ECERAN
JUMLAH SATUAN KUALITAS / MERK NO URUT. JUMLAH PENJUALAN*) Sabun Mandi
Komoditas: ……….
(Rp) kol (4) x (5)
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1. Mie Sedap Instan Kari Spesial Bungkus 110 1.500 165.000
2. Indomie Rasa Soto Mie Bungkus 215 1.700 365.500
3. Supermi Rasa Ayam Bawang Bungkus 170 1.500 255.000
4. Sarimi Soto Koya Bungkus 180 1.500 270.000
5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 1.055.500 Keterangan:
*) Jumlah Penjualan selama sebulan yang lalu kecuali untuk minyak goreng selama satu hari yang lalu. JUMLAH
IV. KETERANGAN VOLUME PENJUALAN ECERAN
NO
URUT. KUALITAS / MERK SATUAN