• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penentuan Panjang Instruksi

Dalam dokumen Mode Pengalamatan (Halaman 28-36)

Penentuan Panjang Instruksi

1.

1. Pertimbangan(INTRUKSI)Pertimbangan(INTRUKSI)

Intruksi yang kompleks mempengaruhi perancangan perangkatIntruksi yang kompleks mempengaruhi perancangan perangkat

keras prosesor karena fungsi-fungsi yang

keras prosesor karena fungsi-fungsi yang disajikan CPU harusdisajikan CPU harus

diimpletasikan dalam perangkat keras

diimpletasikan dalam perangkat keras

Semakin kompleks perangkat keras, tentunya akanSemakin kompleks perangkat keras, tentunya akan

meningkatkan factor biaya, walaupun belum tentu

meningkatkan factor biaya, walaupun belum tentu

meningk

meningkatkan kinerja atkan kinerja computer secara computer secara keseluruhan.keseluruhan.

Penentuan anjang intruksi menjadi sangat essensi untukPenentuan anjang intruksi menjadi sangat essensi untuk

mencapai kinerja computer yang maksimal.

mencapai kinerja computer yang maksimal.

FORMAT INSTRUKSI

2.

2. Pertimbangan(PROGRAMER Pertimbangan(PROGRAMER ))

Menginginkan opcode, Menginginkan opcode, operand, operand, dan dan mode mode pengalamatapengalamatan n yangyang

lebih banyak serta range alamat yang lebih besar

lebih banyak serta range alamat yang lebih besar karena semuakarena semua

itu akan mempermudah pemrograman.

itu akan mempermudah pemrograman.

Opcode, operand dan mode pengalamatan yang lebih banyakOpcode, operand dan mode pengalamatan yang lebih banyak

akan membutuhkan ruang yang lebih besar.

akan membutuhkan ruang yang lebih besar.

Intruksi 32 bit akan menempati ruang 2x lebih banyak daripadaIntruksi 32 bit akan menempati ruang 2x lebih banyak daripada

16 bit, namun kegunaannya belum tentu 2x lebih banyak.

16 bit, namun kegunaannya belum tentu 2x lebih banyak.

FORMAT INSTRUKSI

3.

3. Pertimbangan LainPertimbangan Lain

Panjang intruksi harus sama dengan panjang perpindahanPanjang intruksi harus sama dengan panjang perpindahan

memori(pada system bus, panjang bus data) dan panja

memori(pada system bus, panjang bus data) dan panjang intruksing intruksi

seharusnya merupakan kelipatan panjang intruksi lain.

seharusnya merupakan kelipatan panjang intruksi lain.

Hal yang harus dipertimbnagkan dalam mendapatkan optimalisasiHal yang harus dipertimbnagkan dalam mendapatkan optimalisasi

 proses eksekusi intruksi natinya baik kece

 proses eksekusi intruksi natinya baik kecepatan perpindahan maupunpatan perpindahan maupun

aplikasi memori.

aplikasi memori.

Kecepatan perpindahan data tidak Kecepatan perpindahan data tidak dapat diatasi dengan menambahdapat diatasi dengan menambah

kecepatan

kecepatan prosesorprosesor..

Kecepatan prosesorhanya berhubungan dengan eksekusi internal,Kecepatan prosesorhanya berhubungan dengan eksekusi internal,

sedangkan kecepatan

sedangkan kecepatan perpindahan perpindahan tergantung tergantung Bus, mBus, memori dan emori dan datadata

itu sendiri.

itu sendiri.

Cara meningkatkan kecepatan perpindahan data adalah denganCara meningkatkan kecepatan perpindahan data adalah dengan

menggunakan chace memori dan menggunakan intruksi yang lebih

menggunakan chace memori dan menggunakan intruksi yang lebih

 pendek 

 pendek 

FORMAT INSTRUKSI

3.

3. Alokasi bitAlokasi bit

Inti dalam alokasi bit adalah berada pada untung

Inti dalam alokasi bit adalah berada pada untung

 –  – 

 rugi antara rugi antara

 jumlah opcode dengan kemam

 jumlah opcode dengan kemampuan pengalamatannya.puan pengalamatannya.

Opcode yang banyak digunakan akan menyebabkan bit yangOpcode yang banyak digunakan akan menyebabkan bit yang

lebih banyak pada field opcode, yang

lebih banyak pada field opcode, yang secara otomatis akansecara otomatis akan

mengurangi jumlah bit untuk pengalamatan.

mengurangi jumlah bit untuk pengalamatan.

Faktoryang merupakan hal-hal yang penting dalamFaktoryang merupakan hal-hal yang penting dalam

menentukan penggunaan bit-bit pengalamatan :

menentukan penggunaan bit-bit pengalamatan :

Jumlah mode pengalamatanJumlah mode pengalamatan

Jumlah operandJumlah operand

Register vs memoriRegister vs memori

Jumlah set registerJumlah set register

Jangkauan alamatJangkauan alamat

Granuralitas alamat

Granuralitas alamat

FORMAT INSTRUKSI

Jumlah mode pengalamatanJumlah mode pengalamatan

-

- Mede Mede pengalamatapengalamatan n dapat dapat dilakukan dilakukan secara secara implisit implisit atauatau

eksplisit, yang kesemuanya memerlukan jumlah bit yang berbeda

eksplisit, yang kesemuanya memerlukan jumlah bit yang berbeda

Jumlah operandJumlah operand

-

- Jumlah Jumlah operand operand sangat sangat mempengaruhi mempengaruhi kemampuan kemampuan instruksiinstruksi

-

- Jumlah Jumlah operand operand yang yang sedikit sedikit biasanya biasanya akan akan menjadikan menjadikan intruksiintruksi

yang panjang dalam suatu fungsi

yang panjang dalam suatu fungsi

Register vs memoriRegister vs memori

-

- Penggunaan Penggunaan register register maupun maupun memori memori membutuhkan membutuhkan jumlah jumlah bitbit

yang berbeda

yang berbeda

- Paada pengalamatan implisit dengan register akan membutuhkan

- Paada pengalamatan implisit dengan register akan membutuhkan

 bit lebih kecil daripada

 bit lebih kecil daripada mode pengalamatan langsung ke mmode pengalamatan langsung ke memoriemori

FORMAT INSTRUKSI

Jangkauan alamatJangkauan alamat

-

- Untuk Untuk alamatalamat

 –  – 

alamat yang mereferensi memori secara eksplisitalamat yang mereferensi memori secara eksplisit

 jangkauan ditentukan oleh jum

 jangkauan ditentukan oleh jumlah bit yang digunakan untuklah bit yang digunakan untuk

 pengalamatan.

 pengalamatan.

- Pertimbangan menggunakan mode displacement patut

- Pertimbangan menggunakan mode displacement patut

dipertimbangkan untuk memiliki jangkauan pengalamatan yang

dipertimbangkan untuk memiliki jangkauan pengalamatan yang

 besar

 besar

FORMAT INSTRUKSI

Jumlah set registerJumlah set register

-

- Jumlah Jumlah set set register register juga juga mempenmempengaruhi garuhi penggunaan penggunaan bit-bitbit-bit

intruksi

intruksi

-

- General General perpose perpose register register yang yang umumnya umumnya dimiliki dimiliki hamperhamper

seluruh computer dapat digunakan untuk r

seluruh computer dapat digunakan untuk register alamategister alamat

maupun register intruksi

maupun register intruksi

Granuralitas alamatGranuralitas alamat

Pengalamatan yang mereferansi memori dapat digunakan

Pengalamatan yang mereferansi memori dapat digunakan

Pengalamatan yang mereferensi word atau byte

Pengalamatan yang mereferensi word atau byte

FORMAT INSTRUKSI

Format Intruksi Pentium

Format Intruksi Pentium

FORMAT INSTRUKSI

Dalam dokumen Mode Pengalamatan (Halaman 28-36)

Dokumen terkait