Penentuan Panjang Instruksi
1.
1. Pertimbangan(INTRUKSI)Pertimbangan(INTRUKSI)
Intruksi yang kompleks mempengaruhi perancangan perangkatIntruksi yang kompleks mempengaruhi perancangan perangkat
keras prosesor karena fungsi-fungsi yang
keras prosesor karena fungsi-fungsi yang disajikan CPU harusdisajikan CPU harus
diimpletasikan dalam perangkat keras
diimpletasikan dalam perangkat keras
Semakin kompleks perangkat keras, tentunya akanSemakin kompleks perangkat keras, tentunya akan
meningkatkan factor biaya, walaupun belum tentu
meningkatkan factor biaya, walaupun belum tentu
meningk
meningkatkan kinerja atkan kinerja computer secara computer secara keseluruhan.keseluruhan.
Penentuan anjang intruksi menjadi sangat essensi untukPenentuan anjang intruksi menjadi sangat essensi untuk
mencapai kinerja computer yang maksimal.
mencapai kinerja computer yang maksimal.
FORMAT INSTRUKSI
2.
2. Pertimbangan(PROGRAMER Pertimbangan(PROGRAMER ))
Menginginkan opcode, Menginginkan opcode, operand, operand, dan dan mode mode pengalamatapengalamatan n yangyang
lebih banyak serta range alamat yang lebih besar
lebih banyak serta range alamat yang lebih besar karena semuakarena semua
itu akan mempermudah pemrograman.
itu akan mempermudah pemrograman.
Opcode, operand dan mode pengalamatan yang lebih banyakOpcode, operand dan mode pengalamatan yang lebih banyak
akan membutuhkan ruang yang lebih besar.
akan membutuhkan ruang yang lebih besar.
Intruksi 32 bit akan menempati ruang 2x lebih banyak daripadaIntruksi 32 bit akan menempati ruang 2x lebih banyak daripada
16 bit, namun kegunaannya belum tentu 2x lebih banyak.
16 bit, namun kegunaannya belum tentu 2x lebih banyak.
FORMAT INSTRUKSI
3.
3. Pertimbangan LainPertimbangan Lain
Panjang intruksi harus sama dengan panjang perpindahanPanjang intruksi harus sama dengan panjang perpindahan
memori(pada system bus, panjang bus data) dan panja
memori(pada system bus, panjang bus data) dan panjang intruksing intruksi
seharusnya merupakan kelipatan panjang intruksi lain.
seharusnya merupakan kelipatan panjang intruksi lain.
Hal yang harus dipertimbnagkan dalam mendapatkan optimalisasiHal yang harus dipertimbnagkan dalam mendapatkan optimalisasi
proses eksekusi intruksi natinya baik kece
proses eksekusi intruksi natinya baik kecepatan perpindahan maupunpatan perpindahan maupun
aplikasi memori.
aplikasi memori.
Kecepatan perpindahan data tidak Kecepatan perpindahan data tidak dapat diatasi dengan menambahdapat diatasi dengan menambah
kecepatan
kecepatan prosesorprosesor..
Kecepatan prosesorhanya berhubungan dengan eksekusi internal,Kecepatan prosesorhanya berhubungan dengan eksekusi internal,
sedangkan kecepatan
sedangkan kecepatan perpindahan perpindahan tergantung tergantung Bus, mBus, memori dan emori dan datadata
itu sendiri.
itu sendiri.
Cara meningkatkan kecepatan perpindahan data adalah denganCara meningkatkan kecepatan perpindahan data adalah dengan
menggunakan chace memori dan menggunakan intruksi yang lebih
menggunakan chace memori dan menggunakan intruksi yang lebih
pendek
pendek
FORMAT INSTRUKSI
3.
3. Alokasi bitAlokasi bit
Inti dalam alokasi bit adalah berada pada untung
Inti dalam alokasi bit adalah berada pada untung
– –
rugi antara rugi antarajumlah opcode dengan kemam
jumlah opcode dengan kemampuan pengalamatannya.puan pengalamatannya.
Opcode yang banyak digunakan akan menyebabkan bit yangOpcode yang banyak digunakan akan menyebabkan bit yang
lebih banyak pada field opcode, yang
lebih banyak pada field opcode, yang secara otomatis akansecara otomatis akan
mengurangi jumlah bit untuk pengalamatan.
mengurangi jumlah bit untuk pengalamatan.
Faktoryang merupakan hal-hal yang penting dalamFaktoryang merupakan hal-hal yang penting dalam
menentukan penggunaan bit-bit pengalamatan :
menentukan penggunaan bit-bit pengalamatan :
Jumlah mode pengalamatanJumlah mode pengalamatan
Jumlah operandJumlah operand
Register vs memoriRegister vs memori
Jumlah set registerJumlah set register
Jangkauan alamatJangkauan alamat
Granuralitas alamat
Granuralitas alamat
FORMAT INSTRUKSI
Jumlah mode pengalamatanJumlah mode pengalamatan
-
- Mede Mede pengalamatapengalamatan n dapat dapat dilakukan dilakukan secara secara implisit implisit atauatau
eksplisit, yang kesemuanya memerlukan jumlah bit yang berbeda
eksplisit, yang kesemuanya memerlukan jumlah bit yang berbeda
Jumlah operandJumlah operand
-
- Jumlah Jumlah operand operand sangat sangat mempengaruhi mempengaruhi kemampuan kemampuan instruksiinstruksi
-
- Jumlah Jumlah operand operand yang yang sedikit sedikit biasanya biasanya akan akan menjadikan menjadikan intruksiintruksi
yang panjang dalam suatu fungsi
yang panjang dalam suatu fungsi
Register vs memoriRegister vs memori
-
- Penggunaan Penggunaan register register maupun maupun memori memori membutuhkan membutuhkan jumlah jumlah bitbit
yang berbeda
yang berbeda
- Paada pengalamatan implisit dengan register akan membutuhkan
- Paada pengalamatan implisit dengan register akan membutuhkan
bit lebih kecil daripada
bit lebih kecil daripada mode pengalamatan langsung ke mmode pengalamatan langsung ke memoriemori
FORMAT INSTRUKSI
Jangkauan alamatJangkauan alamat
-
- Untuk Untuk alamatalamat
– –
alamat yang mereferensi memori secara eksplisitalamat yang mereferensi memori secara eksplisitjangkauan ditentukan oleh jum
jangkauan ditentukan oleh jumlah bit yang digunakan untuklah bit yang digunakan untuk
pengalamatan.
pengalamatan.
- Pertimbangan menggunakan mode displacement patut
- Pertimbangan menggunakan mode displacement patut
dipertimbangkan untuk memiliki jangkauan pengalamatan yang
dipertimbangkan untuk memiliki jangkauan pengalamatan yang
besar
besar
FORMAT INSTRUKSI
Jumlah set registerJumlah set register
-
- Jumlah Jumlah set set register register juga juga mempenmempengaruhi garuhi penggunaan penggunaan bit-bitbit-bit
intruksi
intruksi
-
- General General perpose perpose register register yang yang umumnya umumnya dimiliki dimiliki hamperhamper
seluruh computer dapat digunakan untuk r
seluruh computer dapat digunakan untuk register alamategister alamat
maupun register intruksi
maupun register intruksi
Granuralitas alamatGranuralitas alamat
Pengalamatan yang mereferansi memori dapat digunakan
Pengalamatan yang mereferansi memori dapat digunakan
Pengalamatan yang mereferensi word atau byte
Pengalamatan yang mereferensi word atau byte
FORMAT INSTRUKSI
Format Intruksi Pentium
Format Intruksi Pentium