• Tidak ada hasil yang ditemukan

Mode Pengalamatan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Mode Pengalamatan"

Copied!
38
0
0

Teks penuh

(1)

MODE

MODE

PENG

PENGALA

ALAMA

MA

T

T

AN

AN

ORGANISASI

ORGANISASI

DAN ARSITEKTU

DAN ARSITEKTU

R

R

KOMPUTER

KOMPUTER

KELOMPOK 7 KELOMPOK 7 1.

1. DELWDELWANTI ANTI PITRPITRI I 1210121011561101281156110128

2.

2. EKO EKO ADY ADY SAPUTRA SAPUTRA 1210115611210115611013210132

3.

3. ISMI ISMI MAULIA MAULIA 1210115611210115611014110141

4.

4. SARDODI SARDODI MARLIANTO MARLIANTO 1210115611210115611016110161

5.

5. SILVIA SILVIA UTUTAMI AMI 1210121011561101631156110163

6.

(2)

MODE

MODE

PENG

PENGALA

ALAMA

MA

T

T

AN

AN

 Membatasi keterbatasan format instruksiMembatasi keterbatasan format instruksi

 Dapat mereferensi lokasi memori yang besarDapat mereferensi lokasi memori yang besar

 Mode pengalamatan yang mampu menangani keterbatasanMode pengalamatan yang mampu menangani keterbatasan tersebut

tersebut 

 Masing-masing prosessor menggunakan modeMasing-masing prosessor menggunakan mode

 pengalamatan

 pengalamatan yang berbedyang berbeda-bedaa-beda 

 Memiliki pertimbangan dalam penggunaannyaMemiliki pertimbangan dalam penggunaannya

 Ada beberapa teknik pengalamatanAda beberapa teknik pengalamatan

1.

1. Immediate AddressingImmediate Addressing

2.

2. Direct AddressingDirect Addressing

3.

3. Indirect AddressingIndirect Addressing

4.

(3)

MODE

MODE

PENG

PENG

ALAM

ALAM

A

A

T

T

AN

AN

5.

5. Register indirect Register indirect addressinaddressingg

6.

6. Displacement addressingDisplacement addressing

7.

(4)

1.

1.

IMMEDIA

IMMEDIA

TE

TE

ADDRESSI

ADDRESSING

NG

 Bentuk pengalamatan ini yang paling sederhana?Bentuk pengalamatan ini yang paling sederhana?

 Operand benar-benar ada dalam instruksi atau bagian dariOperand benar-benar ada dalam instruksi atau bagian dari instruksi = operand sama dengan field alamat

instruksi = operand sama dengan field alamat 

 Umumnya bilangan akan disimpan dalam bentuk kompleentUmumnya bilangan akan disimpan dalam bentuk kompleent dua

dua 

 Bit paling kiri sebagai bit tandaBit paling kiri sebagai bit tanda

 Ketika operand dimuatkan ke dalam register data, bit tandaKetika operand dimuatkan ke dalam register data, bit tanda digeser ke kiri hingga maksimum word data

digeser ke kiri hingga maksimum word data 

 ContohContoh::

ADD 5 ; tambahkan 5 pada akumulator

(5)

KEUNTUNGAN DAN KEKURANGAN

KEUNTUNGAN DAN KEKURANGAN

IMMEDIA

IMMEDIA

TE ADDRE

TE ADDRE

SSING

SSING

 KeuntunganKeuntungan

 Tidak adanya referensi memori selain dari instruksi yangTidak adanya referensi memori selain dari instruksi yang diperlukan untuk memperoleh operand

diperlukan untuk memperoleh operand 

 Menghemat siklus instruksi sehingga proses keseluruhan akanMenghemat siklus instruksi sehingga proses keseluruhan akan cepat

cepat 

 KekuranganKekurangan

(6)

2.

2.

DIRECT

DIRECT

ADDRESSING

ADDRESSING

 Untuk pemanggilan alamat operand berupa register namanyaUntuk pemanggilan alamat operand berupa register namanya

Register Addressing.

Register Addressing. 

 Dengan contoh instruksi LOAD C Dengan contoh instruksi LOAD C akan menghasilkan akan menghasilkan Acc <-50,Acc <-50, karena alamat C berisi register bilangan 50.

karena alamat C berisi register bilangan 50.

 Untuk pemanggilan alamat operand berupa memory namanyaUntuk pemanggilan alamat operand berupa memory namanya

Direct Addressing.

Direct Addressing. 

 Dengan contoh instruksi LOAD 3 Dengan contoh instruksi LOAD 3 akan menghasilkan akan menghasilkan Acc<-43,Acc<-43, karena alamat 3 berisi bilangan 43.

karena alamat 3 berisi bilangan 43. 

 Dengan contoh instruksi LOAD 3 Dengan contoh instruksi LOAD 3 akan menghasilkan akan menghasilkan Acc<-43,Acc<-43, karena alamat 3 berisi bilangan 43.

karena alamat 3 berisi bilangan 43. 

 Hanya memerlukan sebuah referensi memori dan tidakHanya memerlukan sebuah referensi memori dan tidak memerlukan kalkulasi khusus.

(7)

KELEBIHAN DAN KELEMAHAN

KELEBIHAN DAN KELEMAHAN

DIRECT

DIRECT

ADDRESSING

ADDRESSING

 KelebihanKelebihan

 Field alamat berisi efektif address sebuah operandField alamat berisi efektif address sebuah operand

 TTeknik ini banyak eknik ini banyak digunakan pada komputer digunakan pada komputer lama danlama dan komputer ecil

komputer ecil 

 Hanya memerlukan sebuah referensi memori dan tidakHanya memerlukan sebuah referensi memori dan tidak memerlukan kalkulus khusus

memerlukan kalkulus khusus 

 KelemahanKelemahan

 Keterbatasan field alamat karena panjang field alamat biasanyaKeterbatasan field alamat karena panjang field alamat biasanya lebih kecil dibandingkan panjang word

lebih kecil dibandingkan panjang word 

 Contoh:Contoh:

ADD A

ADD A ; tambahkan isi ; tambahkan isi pada lokasipada lokasi

alamat A ke akumulator

(8)

3.

3.

INDIRECT

INDIRECT

ADDRESSING

ADDRESSING

 Mode Pegalamatan tak langsungMode Pegalamatan tak langsung

Field alamat mengacu pada alamat word di alamatField alamat mengacu pada alamat word di alamat memori, yang pada gilrannya akan berisi alamat

memori, yang pada gilrannya akan berisi alamat

operand yang panjang

operand yang panjang 

 Contoh:Contoh:

ADD (A); tambahkan isi memori yang ditunjuk oleh

ADD (A); tambahkan isi memori yang ditunjuk oleh

isi alamat A ke akumulator

(9)

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN

INDIRECT ADDRESSING

INDIRECT ADDRESSING

 KelebihanKelebihan

 Ruang bagi alamat menjadi besar sehingga semakin banyakRuang bagi alamat menjadi besar sehingga semakin banyak alamat yang dapat referensi

alamat yang dapat referensi 

 KekuranganKekurangan

 Diperlukan referensi memori ganda dalam satu fetch sehinggaDiperlukan referensi memori ganda dalam satu fetch sehingga memperlambat preoses operasi

(10)

4.

4.

REGISTER

REGISTER

ADDRESSING

ADDRESSING

 Metode pengalamatan register mirip dengan modeMetode pengalamatan register mirip dengan mode  pengalamatan

 pengalamatan langsunglangsung 

 Perbedaannya terletak pada field alamat yang mengacu padaPerbedaannya terletak pada field alamat yang mengacu pada register, bukan pada memori utama

register, bukan pada memori utama 

 Field yang mereferensi register memiliki panjang 3 atau 4 bit,Field yang mereferensi register memiliki panjang 3 atau 4 bit, sehingga dapat mereferensi 8 atau 16 register general purpose

(11)

KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN

KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN

REGISTER ADDRESSING

REGISTER ADDRESSING

 KeuntunganKeuntungan

 Diperlukan field alamat berukuran kecil dalam instruksi danDiperlukan field alamat berukuran kecil dalam instruksi dan tidak diperlukan referensi memori

tidak diperlukan referensi memori 

 Akses ke regster lebih cepat daripada akses Akses ke regster lebih cepat daripada akses ke memori,ke memori, sehingga proses eksekusi akan lebih cepat

sehingga proses eksekusi akan lebih cepat 

 KerugianKerugian

(12)

5.

5.

REGISTER

REGISTER INDIRECT

INDIRECT

ADDRESSING

ADDRESSING

 Metode pengalamatan register tidak langsung mirip denganMetode pengalamatan register tidak langsung mirip dengan mode pengalamatan tidak langsung

mode pengalamatan tidak langsung 

 Perbedaannya adalah field alamat mengacu pada Perbedaannya adalah field alamat mengacu pada alamat registeralamat register..

 Letak operand berada pada memori yang dituju oleh isi registerLetak operand berada pada memori yang dituju oleh isi register

 Keuntungan dan keterbatasan pengalamatan register tidakKeuntungan dan keterbatasan pengalamatan register tidak langsung pada dasarnya sama dengan pengalamatan tidak

langsung pada dasarnya sama dengan pengalamatan tidak

langsung

langsung 

 alamat yang mengacu pada alamat yang mengacu pada register, bukan pada memori utama.register, bukan pada memori utama.

 Field yang mereferensi register memilki panjang 3 atau 4 Field yang mereferensi register memilki panjang 3 atau 4 bit,bit, sehingga dapat mereferensi 8 atau 16 register general purpose.

(13)

REGISTER

REGISTER INDIRECT

INDIRECT

ADDRESSING

ADDRESSING

 Keterbatasan Keterbatasan field field alamat alamat diatasi diatasi dengan pengaksesan dengan pengaksesan memorimemori yang tidak langsung sehingga alamat yang

yang tidak langsung sehingga alamat yang dapat direferensidapat direferensi

makin banyak

makin banyak 

 Dalam satu siklus pengambilan dan penyimpanan, modeDalam satu siklus pengambilan dan penyimpanan, mode  pengalamatan register

 pengalamatan register tidak langsung hanya menggunakan satutidak langsung hanya menggunakan satu

referensi memori utama sehingga lebih cepat

referensi memori utama sehingga lebih cepat daripada modedaripada mode

 pengalamatan tidak

(14)

KEUNTUNGAN DAN KEKURANGAN

KEUNTUNGAN DAN KEKURANGAN

REGISTER

REGISTER

INDIRECT AD

INDIRECT AD

DRESSING

DRESSING

 Keuntungan :Keuntungan :

 Diperlukan field alamat berukuran kecil dalam instruksiDiperlukan field alamat berukuran kecil dalam instruksi dan tidak diperlukan referensi memori.

dan tidak diperlukan referensi memori.

• Akses keregister lebih cepat dari pada akses Akses keregister lebih cepat dari pada akses ke memori,ke memori,

sehingga proses eksekusi akan lebih cepat.

sehingga proses eksekusi akan lebih cepat.

 Kekurangan :Kekurangan :

(15)

6.

6.

DISPLACEMENT

DISPLACEMENT

ADDRESSING

ADDRESSING

 Menggabungkan kemampuan pengalamatan langsung danMenggabungkan kemampuan pengalamatan langsung dan  pengalamatan register tidak

 pengalamatan register tidak langsunglangsung 

 Mode in mensyaratkan instruksi memiliki dua buah Mode in mensyaratkan instruksi memiliki dua buah fieldfield alamat, sedikitnya sebuah field yang eksplisit

alamat, sedikitnya sebuah field yang eksplisit 

 Field eksplisit bernilai A Field eksplisit bernilai A dan field dan field implisit mengarah padaimplisit mengarah pada register

(16)

DISPLACEMENT ADDRESSING

DISPLACEMENT ADDRESSING

 Operand berada Operand berada pada alamat A pada alamat A ditambahkan isi ditambahkan isi registerregister

 Tiga model displacementTiga model displacement

a.

a. Relative addressingRelative addressing

b.

b. Base register addressingBase register addressing

c.

(17)

DISPLACEMENT ADDRESSING

DISPLACEMENT ADDRESSING

a.

a. Relative addresingRelative addresing

register yang direferensi secara implisit adalah progra

register yang direferensi secara implisit adalah progra

counter (PC)

counter (PC) 

Alamat efektif didapatkan dari alamat instruksi saat ituAlamat efektif didapatkan dari alamat instruksi saat itu ditambahkan ke field alamat

ditambahkan ke field alamat 

Memanfaatkan konsep lokalitas memori untukMemanfaatkan konsep lokalitas memori untuk menyediakan operand-operand berikutnya

menyediakan operand-operand berikutnya b.

b. Base register addresingBase register addresing

register yang direferensi berisi sebuah

register yang direferensi berisi sebuah alamat memori,alamat memori,

dan field alamat berisi perpindahan dari alamat itu

dan field alamat berisi perpindahan dari alamat itu 

Referensi register dapat eksplisit maupun implisitReferensi register dapat eksplisit maupun implisit

(18)

DISPLACEMENT ADDRESSING

DISPLACEMENT ADDRESSING

c.

c. IndexingIndexing

adalah field alamat mereferensi alamat memori utama, danadalah field alamat mereferensi alamat memori utama, dan register yang direferensikan berisi pemindahan positif dari

register yang direferensikan berisi pemindahan positif dari

alamat tersebut

alamat tersebut 

Merupakan kebalikan dari mode base registerMerupakan kebalikan dari mode base register

Field alamat dianggap sebagai alamat memori dalamField alamat dianggap sebagai alamat memori dalam indexing

indexing 

Manfaat penting dari indexing adalah untuk eksekusiManfaat penting dari indexing adalah untuk eksekusi  program-program iteratif

(19)

7.

7.

ST

ST

ACK

ACK

ADDRESS

ADDRESS

ING

ING

 Stack adalah array lokasi yang linier = pushdown list = last-in-Stack adalah array lokasi yang linier = pushdown list = last-in-first-out

first-out 

 Stack merupakan blok lokasi yang terbalikStack merupakan blok lokasi yang terbalik

 Btir ditambakan ke puncak stack sehingga sBtir ditambakan ke puncak stack sehingga setiap saat blok akanetiap saat blok akan terisi secara parsial

terisi secara parsial 

 YYang berkaitan ang berkaitan dengan stack dengan stack adalah pointer yang adalah pointer yang nilainyanilainya merupakan alamat bagian paling atas stack

merupakan alamat bagian paling atas stack 

 Dua elemen teratas stack dapat berada di dalam register CPU,Dua elemen teratas stack dapat berada di dalam register CPU, yang dalam hal ini stack pointer mereferensi ke

yang dalam hal ini stack pointer mereferensi ke elemen ketigaelemen ketiga

stack

stack 

 Stack pointer tetap berada dalam registerStack pointer tetap berada dalam register

 Dengan demikian, Dengan demikian, referensi-referensi referensi-referensi ke lokasi ke lokasi stack di stack di dalamdalam memori pada dasarnya merupakan pengalamatan register tidak

memori pada dasarnya merupakan pengalamatan register tidak

langsung

(20)

TABEL MODE PENGALAMATAN

TABEL MODE PENGALAMATAN

Aplikasi memori Aplikasi memori terbatas

terbatas Tidak ada referensi

Tidak ada referensi eA=TopOfStack eA=TopOfStack Stack Stack Kompleks Kompleks Fleksibel Fleksibel eA=A+(R) eA=A+(R) Displacement Displacement Referensi memori Referensi memori ekstra ekstra Ruang alamat besar

Ruang alamat besar eA=(R) eA=(R) Regist Ind Regist Ind Ruang alamat Ruang alamat terbatas terbatas Tidak ada referensi

Tidak ada referensi memori memori eA=R eA=R Register Register Ruang memori Ruang memori ganda ganda Ruang alamat besar

Ruang alamat besar eA=(A eA=(A)) Indirect Indirect Ruang alamat Ruang alamat sederhana sederhana Sederhana Sederhana eA=A eA=A Direct Direct Besaran operand Besaran operand terbatas terbatas Tidak ada referensi

Tidak ada referensi memori memori Operan Operand = Ad = A Immediate Immediate kerugian kerugian euntungan euntungan lgoritma lgoritma ode ode

(21)

MODE PENGALAMATAN PENTIUM

MODE PENGALAMATAN PENTIUM

 Pentium dilengkapi bermacam-macaam mode pengelamatan untukPentium dilengkapi bermacam-macaam mode pengelamatan untuk memudahkan bahasa-bahasa tingkat tinggi mengeksekusinya

memudahkan bahasa-bahasa tingkat tinggi mengeksekusinya

secara efisien.

(22)

MODE PENGELAMATAN PENTIUM

MODE PENGELAMATAN PENTIUM

 KeteranganKeterangan

 SR = register segmentSR = register segment

 PC = program counterPC = program counter

 A A = = isi isi field field alamatalamat

 B B = = register register basisbasis

 I = I = register register indeksindeks

 S S = = factor factor skalaskala

 eA = Efektive AdresseA = Efektive Adress

eA=(PC)+A eA=(PC)+A Relative Relative eA=(SR)+(I)xS+(B)=A eA=(SR)+(I)xS+(B)=A Base with scaled index

Base with scaled index and displacement

and displacement

eA=(SR)+(B)+(I)+A eA=(SR)+(B)+(I)+A Scaled index with

Scaled index with displacement displacement eA=(SR)+(B)+A eA=(SR)+(B)+A Base with Base with Displacement Displacement eA=(SR)+(B) eA=(SR)+(B) Base Base eA=(SR)+A eA=(SR)+A Displacement Displacement eA=R eA=R Register Register Operand=A Operand=A Immediate Immediate lgoritma lgoritma ode ode

(23)

MACAM-MA

MACAM-MA

CAM

CAM

MODE

MODE

PENGALA

PENGALA

MA

MA

T

T

AN

AN

PENTIUM

PENTIUM

1.

1. Mode ImmediateMode Immediate

Operand berada di dalam intruksi.Operand berada di dalam intruksi.

Operand dapat berupa data byte, word Operand dapat berupa data byte, word atau doubleword.atau doubleword.

2.

2. Mode Operand RegisterMode Operand Register

yaitu operand adalah isi

yaitu operand adalah isi registerregister.. 

Register 8 bit (AH, BH, CH, Register 8 bit (AH, BH, CH, DH, DH, AL, BL, CL, DL)AL, BL, CL, DL)

Register 16 bit (AX, BX, CX, DX, SI, DI, SP, BP)Register 16 bit (AX, BX, CX, DX, SI, DI, SP, BP)

Register 32bit (EAX, Register 32bit (EAX, EBX, ECX, EBX, ECX, ESI, EDI, ESI, EDI, ESPESP, EBP), EBP)

Register 64 bit yang dibentuk dari register 32 Register 64 bit yang dibentuk dari register 32 bit secarabit secara  berpasangan.

(24)

MACAM-M

MACAM-M

ACAM

ACAM

MODE

MODE

PENGALA

PENGALA

MA

MA

T

T

AN

AN

PENTIUM

PENTIUM

Register 8, 16, 32 bit merupakan register untuk penggunaanRegister 8, 16, 32 bit merupakan register untuk penggunaan umum (general purpose register).

umum (general purpose register). 

Register 14 bit biasanyan untuk operasi floating point.Register 14 bit biasanyan untuk operasi floating point.

Register segmen (CS, DS, ES, SS, FS, GS)Register segmen (CS, DS, ES, SS, FS, GS)

3.

3. Mode DisplacementMode Displacement

alamat efektif berisi bagian-bagian intruksin denganalamat efektif berisi bagian-bagian intruksin dengan displacement 8, 16, atu 32 bit.

displacement 8, 16, atu 32 bit. 

dengan segmentasi, seluruh alamat dalam dengan segmentasi, seluruh alamat dalam intruksi mengacuintruksi mengacu ke sebuah offset di dalam segmen.

ke sebuah offset di dalam segmen. 

dalam Pentium, mode ini digunakan untuk mereferensidalam Pentium, mode ini digunakan untuk mereferensi variable-variabel global.

(25)

4.

4. Mode BaseMode Base

 pengalamatan indirect  pengalamatan indirect yang menspesifikasi saru register 8,yang menspesifikasi saru register 8, 16 atau 32 bit berb

16 atau 32 bit berbasis alamat efektifnya.asis alamat efektifnya. 5.

5. Mode Mode Relative AddrRelative Addresingesing

digunakan dalam intruksi-intruksi transfer control.digunakan dalam intruksi-intruksi transfer control.

displacement di tambahkan ke program counter (PC), yangdisplacement di tambahkan ke program counter (PC), yang menunjuk ke intruksi berikutnya.

menunjuk ke intruksi berikutnya.

MACAM-M

MACAM-M

ACAM

ACAM

MODE

MODE

PENGALA

PENGALA

MA

MA

T

T

AN

AN

PENTIUM

(26)

1.

1. Bentuk Instruksi PentiumBentuk Instruksi Pentium

 Format intruksi menentukan susunan dan Format intruksi menentukan susunan dan tata letak bit suatutata letak bit suatu intruksi.

intruksi. 

 Format intruksi harus mencangkup opcode Format intruksi harus mencangkup opcode serta implisit danserta implisit dan eksplisit operand.

eksplisit operand. 

 Biasanya set intruksi memiliki lebih dari satu format intruksi.Biasanya set intruksi memiliki lebih dari satu format intruksi.

 Inti dari format intruksi adalah menentukan panjang intruksiInti dari format intruksi adalah menentukan panjang intruksi dan alokasi bit dalam intruksi tersebut.

dan alokasi bit dalam intruksi tersebut.

FORMAT INSTRUKSI

(27)

FORMAT INSTRUKSI

FORMAT INSTRUKSI

2.

2. Panjang IntruksiPanjang Intruksi

 Penentuan panjang intruksi mempengaruhi dan Penentuan panjang intruksi mempengaruhi dan dipengaruhidipengaruhi oleh :

oleh : 

Ukuran MemoryUkuran Memory

Organisasi MemoryOrganisasi Memory

Struktur busStruktur bus

Kompleksitas CPUKompleksitas CPU

(28)

Penentuan Panjang Instruksi

Penentuan Panjang Instruksi

1.

1. Pertimbangan(INTRUKSI)Pertimbangan(INTRUKSI)

 Intruksi yang kompleks mempengaruhi perancangan perangkatIntruksi yang kompleks mempengaruhi perancangan perangkat keras prosesor karena fungsi-fungsi yang

keras prosesor karena fungsi-fungsi yang disajikan CPU harusdisajikan CPU harus

diimpletasikan dalam perangkat keras

diimpletasikan dalam perangkat keras 

 Semakin kompleks perangkat keras, tentunya akanSemakin kompleks perangkat keras, tentunya akan meningkatkan factor biaya, walaupun belum tentu

meningkatkan factor biaya, walaupun belum tentu

meningk

meningkatkan kinerja atkan kinerja computer secara computer secara keseluruhan.keseluruhan. 

 Penentuan anjang intruksi menjadi sangat essensi untukPenentuan anjang intruksi menjadi sangat essensi untuk mencapai kinerja computer yang maksimal.

mencapai kinerja computer yang maksimal.

FORMAT INSTRUKSI

(29)

2.

2. Pertimbangan(PROGRAMER Pertimbangan(PROGRAMER ))

 Menginginkan opcode, Menginginkan opcode, operand, operand, dan dan mode mode pengalamatapengalamatan n yangyang lebih banyak serta range alamat yang lebih besar

lebih banyak serta range alamat yang lebih besar karena semuakarena semua

itu akan mempermudah pemrograman.

itu akan mempermudah pemrograman. 

 Opcode, operand dan mode pengalamatan yang lebih banyakOpcode, operand dan mode pengalamatan yang lebih banyak akan membutuhkan ruang yang lebih besar.

akan membutuhkan ruang yang lebih besar. 

 Intruksi 32 bit akan menempati ruang 2x lebih banyak daripadaIntruksi 32 bit akan menempati ruang 2x lebih banyak daripada 16 bit, namun kegunaannya belum tentu 2x lebih banyak.

16 bit, namun kegunaannya belum tentu 2x lebih banyak.

FORMAT INSTRUKSI

(30)

3.

3. Pertimbangan LainPertimbangan Lain

 Panjang intruksi harus sama dengan panjang perpindahanPanjang intruksi harus sama dengan panjang perpindahan

memori(pada system bus, panjang bus data) dan panja

memori(pada system bus, panjang bus data) dan panjang intruksing intruksi

seharusnya merupakan kelipatan panjang intruksi lain.

seharusnya merupakan kelipatan panjang intruksi lain.

 Hal yang harus dipertimbnagkan dalam mendapatkan optimalisasiHal yang harus dipertimbnagkan dalam mendapatkan optimalisasi

 proses eksekusi intruksi natinya baik kece

 proses eksekusi intruksi natinya baik kecepatan perpindahan maupunpatan perpindahan maupun

aplikasi memori.

aplikasi memori.

 Kecepatan perpindahan data tidak Kecepatan perpindahan data tidak dapat diatasi dengan menambahdapat diatasi dengan menambah

kecepatan

kecepatan prosesorprosesor..

 Kecepatan prosesorhanya berhubungan dengan eksekusi internal,Kecepatan prosesorhanya berhubungan dengan eksekusi internal,

sedangkan kecepatan

sedangkan kecepatan perpindahan perpindahan tergantung tergantung Bus, mBus, memori dan emori dan datadata

itu sendiri.

itu sendiri.

 Cara meningkatkan kecepatan perpindahan data adalah denganCara meningkatkan kecepatan perpindahan data adalah dengan

menggunakan chace memori dan menggunakan intruksi yang lebih

menggunakan chace memori dan menggunakan intruksi yang lebih

 pendek 

 pendek 

FORMAT INSTRUKSI

(31)

3.

3. Alokasi bitAlokasi bit

Inti dalam alokasi bit adalah berada pada untung

Inti dalam alokasi bit adalah berada pada untung

 – 

 – 

 rugi antara rugi antara

 jumlah opcode dengan kemam

 jumlah opcode dengan kemampuan pengalamatannya.puan pengalamatannya. 

 Opcode yang banyak digunakan akan menyebabkan bit yangOpcode yang banyak digunakan akan menyebabkan bit yang lebih banyak pada field opcode, yang

lebih banyak pada field opcode, yang secara otomatis akansecara otomatis akan

mengurangi jumlah bit untuk pengalamatan.

mengurangi jumlah bit untuk pengalamatan. 

 Faktoryang merupakan hal-hal yang penting dalamFaktoryang merupakan hal-hal yang penting dalam menentukan penggunaan bit-bit pengalamatan :

menentukan penggunaan bit-bit pengalamatan :

 Jumlah mode pengalamatanJumlah mode pengalamatan

 Jumlah operandJumlah operand

 Register vs memoriRegister vs memori

 Jumlah set registerJumlah set register

 Jangkauan alamatJangkauan alamat

Granuralitas alamat

Granuralitas alamat

FORMAT INSTRUKSI

(32)

 Jumlah mode pengalamatanJumlah mode pengalamatan -

- Mede Mede pengalamatapengalamatan n dapat dapat dilakukan dilakukan secara secara implisit implisit atauatau

eksplisit, yang kesemuanya memerlukan jumlah bit yang berbeda

eksplisit, yang kesemuanya memerlukan jumlah bit yang berbeda 

 Jumlah operandJumlah operand -

- Jumlah Jumlah operand operand sangat sangat mempengaruhi mempengaruhi kemampuan kemampuan instruksiinstruksi

-

- Jumlah Jumlah operand operand yang yang sedikit sedikit biasanya biasanya akan akan menjadikan menjadikan intruksiintruksi

yang panjang dalam suatu fungsi

yang panjang dalam suatu fungsi 

 Register vs memoriRegister vs memori -

- Penggunaan Penggunaan register register maupun maupun memori memori membutuhkan membutuhkan jumlah jumlah bitbit

yang berbeda

yang berbeda

- Paada pengalamatan implisit dengan register akan membutuhkan

- Paada pengalamatan implisit dengan register akan membutuhkan

 bit lebih kecil daripada

 bit lebih kecil daripada mode pengalamatan langsung ke mmode pengalamatan langsung ke memoriemori

FORMAT INSTRUKSI

(33)

 Jangkauan alamatJangkauan alamat -

- Untuk Untuk alamatalamat

 – 

 – 

alamat yang mereferensi memori secara eksplisitalamat yang mereferensi memori secara eksplisit

 jangkauan ditentukan oleh jum

 jangkauan ditentukan oleh jumlah bit yang digunakan untuklah bit yang digunakan untuk

 pengalamatan.

 pengalamatan.

- Pertimbangan menggunakan mode displacement patut

- Pertimbangan menggunakan mode displacement patut

dipertimbangkan untuk memiliki jangkauan pengalamatan yang

dipertimbangkan untuk memiliki jangkauan pengalamatan yang

 besar

 besar

FORMAT INSTRUKSI

(34)

 Jumlah set registerJumlah set register -

- Jumlah Jumlah set set register register juga juga mempenmempengaruhi garuhi penggunaan penggunaan bit-bitbit-bit

intruksi

intruksi

-

- General General perpose perpose register register yang yang umumnya umumnya dimiliki dimiliki hamperhamper

seluruh computer dapat digunakan untuk r

seluruh computer dapat digunakan untuk register alamategister alamat

maupun register intruksi

maupun register intruksi 

 Granuralitas alamatGranuralitas alamat

Pengalamatan yang mereferansi memori dapat digunakan

Pengalamatan yang mereferansi memori dapat digunakan

Pengalamatan yang mereferensi word atau byte

Pengalamatan yang mereferensi word atau byte

FORMAT INSTRUKSI

(35)

Format Intruksi Pentium

Format Intruksi Pentium

FORMAT INSTRUKSI

(36)

FORMA

FORMA

T INSTRUKS

T INSTRUKS

I PENT

I PENT

IUM

IUM

 Arsitektur komputer dilengkapi bermacam-macam formatArsitektur komputer dilengkapi bermacam-macam format instruksi.

instruksi. 

 Instruksi-instruksinya dibangun mulai dari nol hingga empatInstruksi-instruksinya dibangun mulai dari nol hingga empat  prefiks instruksi opsional, sebuah opcode satu atau dua byte,

 prefiks instruksi opsional, sebuah opcode satu atau dua byte,

specifier alamat opsional, yang terdiri dari mod r/m byte dan

specifier alamat opsional, yang terdiri dari mod r/m byte dan scalescale

index byte(SIB), sebuah

index byte(SIB), sebuah opsional displacement, dan opsionalopsional displacement, dan opsional

immidiate.

(37)

FORMA

FORMA

T INSTRUKSI

T INSTRUKSI

PENTIUM

PENTIUM

 OpcodeOpcode

opcode dapat mencakup bit-bit yang menspesifikasikan

opcode dapat mencakup bit-bit yang menspesifikasikan

apakah suatu data merupakan byte atau full size,

apakah suatu data merupakan byte atau full size, arah oarah o

perasi

perasi data, data, dan dan apakah apakah immediate immediate data data field field harusharus

merupakan sign-extended

merupakan sign-extended 

 Mod r/mMod r/m

Memberikan informasi pengalamatan

Memberikan informasi pengalamatan

Mbytemod r/m memspesifikasikan apakah operand berada

Mbytemod r/m memspesifikasikan apakah operand berada

di dalam register atau

di dalam register atau berada di dalam memori. Apabilaberada di dalam memori. Apabila

operand berada di dalam memori, maka field-field yand

operand berada di dalam memori, maka field-field yand

 berada di dalam byte akan

 berada di dalam byte akan menspesifikasi modemenspesifikasi mode

 pengalamatan yang akan dipakai

(38)

 SIBSIB

Berisi skala indeks register dan base register

Berisi skala indeks register dan base register 

   Displacement  Displacement

Bila mode pengalamatan menggunakan mode ini maka

Bila mode pengalamatan menggunakan mode ini maka

akan ditambahkan field displacement integer bertanda 8

akan ditambahkan field displacement integer bertanda 8

 bit, 16 bit, atau

 bit, 16 bit, atau 32 bit.32 bit. 

 ImmadiateImmadiate

Memberikan nilai operand 8 bit, 16 bit, atau 32

Memberikan nilai operand 8 bit, 16 bit, atau 32 bit.bit.

FORMA

Gambar

TABEL MODE PENGALAMATANTABEL MODE PENGALAMATAN

Referensi

Dokumen terkait

Alamat operand tidak berisi sebuah alamat, tetapi langsung operand yang akan diproses Cara penulisan: LOAD

Bagaimana tata ruang luar dan ruang dalam Pusat Pelatihan Perancang Mode Busana di Yogyakarta sebagai wadah edukasi dan apresiasi mode busana yang berkarakter

Berdasarkan hasil dari penelitian dan analisis yang sudah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa pengalamatan mikroprosesor 8086/8088 dengan metode manual dan juga eksekusi

Ruang lingkup pembahasan : konsep tren mode, prediksi tren mode, perubahan fesyen dan penerimaan dari pemakaian, faktor-faktor kebutuhan busana dan length of cycle ,

6 dari register serbaguna ini dapat digunakan sebagai 3 buah register pointer 16-bit pada mode pengalamatan tidak langsung untuk mengambil data pada ruang

Dengan mengaktifkan fitur Lite Mode (Mode Mudah) tampilan MIUI akan berubah seperti tampilan Metro UI pada Windows Phone, jadi menu akan tampil lebih besar dan

 Menggunakan register BX and BP, untuk mendapatkan EA (effective address), ditambah dengan displacement  Segment yang digunakan untuk mendapatkan physical. address

[C2, P2, A2] Memahami berbagai bentuk pengalamatan, set instruksi dan opcode standar mikroprosesor, dan mampu menganalisis proses kerja yang terjadi 4,5 Mahasiswa mampu..