Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Balangan Tahun 2016-2021
RKPD Kabupaten Balangan T.A. 2014 IX-1
BAB IX
PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH
Penetapan indikator kinerja daerah bertujuan untuk memberi gambaran tentang ukuran keberhasilan pencapaian visi dan misi kepala daerah dari sisi keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan daerah, khususnya dalam memenuhi kinerja pada aspek kesejahteraan, layanan, dan daya saing. Hal ini ditunjukan dari akumulasi pencapaian indikator outcome program pembangunan daerah setiap tahun atau indikator capaian yang bersifat mandiri setiap tahun sehingga kondisi kinerja yang diinginkan pada akhir periode RPJMD yaitu tahun 2021 dapat dicapai.
Indikator kinerja daerah Kabupaten Balangan secara teknis pada dasarnya dirumuskan dengan mengambil indikator dari program prioritas yang telah ditetapkan (outcomes) atau kompositnya (impact). Indikator kinerja daerah ini dirumuskan berdasarkan hasil analisis pengaruh dari satu atau lebih indikator capaian kinerja program (outcome) terhadap tingkat capaian indikator kinerja daerah berkenaan. Jelasnya mengenai indikator kinerja daerah Kabupaten Balangan dalam RPJMD Tahun 2016-2021 dapat dilihat pada Tabel 9.1 berikut.
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Balangan Tahun 2016-2021
RKPD Kabupaten Balangan T.A. 2014 IX-2
VI-3
MISI I : Menurunnya prevalensi wasting (kurus dan sangat kurus) pada balita
0-5 tahun 13,2/17,7 15.65 13.60 11.55 9.50 7.50 5.50 Dinkes, RSUD Menurunnya prevalensi stuuting (pendek dan sangat pendek) pada
balita 0-5 tahun 41,8/39,6 36.70 33.80 30.90 28.00 26.50 25.00 Dinkes, RSUD Meningkatnya bayi usia < 6 bulan mendapat ASI eksklusif 60/30 35.00 40.00 45.00 50.00 55.00 60.00 Dinkes, RSUD 17 Jumlah Bidan (orang) 166/178 179.00 188.00 191.00 191.00 191.00 191.00 Dinkes, RSUD 18 Meningkatnya jumlah puskesmas rawat inap 1/1 1.00 2.00 3.00 3.00 3.00 3.00 Dinkes, RSUD 19 Jumlah poskesdes (unit) 100/103 109.00 115.00 121.00 127.00 133.00 139.00 Dinkes, RSUD
MATRIK RANCANGAN AWAL RPJMD KABUPATEN BALANGAN TAHUN 2016-2021
VISI: TERWUJUDNYA KABUPATEN BALANGAN YANG MAJU DAN SEJAHTERA MELALUI PEMBANGUNAN SUMBER DAYA MANUSIA
MENINGKATKAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA MELALUI PEMBANGUNAN PENDIDIKAN DAN KESEHATAN
Tujuan Sasaran Indikator
2016 2017 2018 2019 2020 2021
20 Persentasi penduduk yang melaksanakan prilaku hidup bersih dan
sehat (PHBS) 55,3/38 50.00 55.00 60.00 65.00 70.00 75.00 Dinkes, RSUD 21 Ibu bersalin yang ditolong oleh tenaga kesehatan terlatih (%) 89,63/86,1 88.00 89.00 90.00 90.50 91.00 91.50 Dinkes, RSUD Ibu hamil yang mendapatkan pelayanan kehamilan/cakupan K4 (%) 70,8/68,7 70.00 72.00 74.00 76.00 78.00 80.00 Dinkes, RSUD 22 Cakupan Jaminan Kesehatan 100/100 100.00 100.00 100.00 100.00 100.00 100.00 Dinkes, RSUD 23 Angka melek huruf perempuan usia 15 tahun ke atas 96.29 97.25 97.75 98.50 98.75 99.25 99.75 BPPPA&KB 24 Partisipasi angkatan kerja perempuan (%) 66.75 66.90 67.10 67.75 67.95 68.50 69.75 BPPPA&KB 25 Meningkatnya akseptor KB (%) 79.00 80.00 82.00 84.00 88.00 90.00 92.00 BPPPAKB dan Dinkes 26 Menurunnya usia perkawinan muda (%) 55.11 50.00 45.00 40.00 45.00 30.00 25.00 BPPPA&KB 27 Terwujudnya kabupaten layak anak 30.00 40.00 50.00 60.00 70.00 80.00 90.00 BPPPA&KB
Terbentuknya kecamatan dan desa layak anak - 2+32 2+23 2+32 2+32 15 desa 14 desa BPPPA&KB
Terbentuknya puskesmas ramah anak - 1 2 2 2 2 2 BPPPA&KB
Terbentuknya sekolah ramah anak - 1 5 5 5 5 5 BPPPA&KB
Terbentuknya terminal ramah anak - - 1 - - - - BPPPA&KB
28 Meningkatnya sarana dan prasarana BLK 8% 10% 15% 20% 25% 30% 40% Dinsosnakertrans
29 Jumlah layanan keterampilan BLK yang berstandar nasional 5 Paket 7 10 15 25 20 28 Dinsosnakertrans
30 Jumlah lulusan BLK yang bekerja (orang) 277 Orang 309 325 341 357 373 405 Dinsosnakertrans
31 Jumlah tenaga pengajar yang berkualifikasi yang bersertifikat 6 7 8 9 10 11 12 Dinsosnakertrans
32 Prosentase (%) tenaga kerja terdaftar yang telah memperoleh
pekerjaan/mandiri 10% 12% 15% 17% 25% 30% 40% Dinsosnakertrans
Target Capaian
SKPD Penanggungjawab
Meningkatnya Indeks Pengarusutamaan Gender
Meningkatnya kualitas dan daya saing tenaga kerja
Indikator
Kondisi Tahun 2014/2015
MISI II :
2016 2017 2018 2019 2020 2021
Kenaikan Nilai Realisasi PMDN KP2T
1 Pertumbuhan Nilai Investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (%) - 10.00 20.00 30.00 40.00 50.00 60.00 KP2T 2 Pertumbuhan Nilai Realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (%) - 10.00 20.00 30.00 40.00 50.00 60.00 KP2T
3 Terselenggaranya pelayanan perizinan penanaman modal melalui
PTSP (%) 40.00 40.00 100.00 100.00 100.00 100.00 100.00 KP2T 4 Koperasi aktif (%) 60.00 65.00 70.00 75.00 80.00 85.00 90.00 Disperindagkop 5 Jumlah Usaha Mikro dan Kecil (unit usaha) 5,295.00 5,560.00 5,588.00 5,615.00 5,644.00 5,672.00 5,700.00 Disperindagkop 6 Jumlah pasar tradisional yang direvitalisasi (buah) 3.00 - 1.00 - 1.00 - 1.00 Disperindagkop 7 Jumlah Usaha Mikro dan Kecil yang masuk di dunia e-commerce (unit
usaha) - 2.00 4.00 6.00 8.00 10.00 12.00 Disperindagkop,
Misi III: 10 Prosentase Tingkat Kelayakan Sarana/Alat Pengujian Kendaraan
Bermotor 100.00 14.00 28.00 78.00 56.00 70.00 100.00 Dishubkominfo 11 Tingkat Pemenuhan Kebutuhan Fasilitas Perlengkapan Jalan (%) 100.00 12.00 27.00 45.00 59.00 72.00 100.00 Dishubkominfo 12 Persentase Desa yang telah dapat diakses dengan Kendaraan
Umum% - 8.00 28.00 78.00 91.00 96.00 100.00 Dishubkominfo 21 Terwujudnya pembangunan komplek pendidikan di Islamic Center
(unit) - - 10.00 30.00 70.00 100.00 100.00 Dinas PU dan Disdik 22 Terbangunnya sport center (%) - 10.00 30.00 50.00 70.00 90.00 100.00 Dinas PU,
Disporaparbud 23 Gedung perkantoran dan fasilitas umum yang dibangun (dalam
kondisi baik) (%) 60.00 70.00 80.00 80.00 90.00 95.00 100.00 Dinas PU
MISI IV
2016 2017 2018 2019 2020 2021
1 Cakupan Penanganan sampah Kabupaten (%) 8.75 10.63 15.19 21.78 29.02 35.44 41.56 BLHK 2 Pengendalian Tingkat Pencemaran (%) 55.40 58.30 58.95 59.60 60.25 60.90 61.55 BLHK 3 Ketaatan terhadap RTRW (%) 70.00 75.00 80.00 85.00 90.00 95.00 100.00 Bappeda 4 Tersedianya Kawasan Perikanan yang lestari dan berkelanjutan (Ha) 85.00 100.00 120.00 145.00 200.00 250.00 300.00 DisPTPHPP 5 Perluasan Areal Pertanian (Ha) 32,000 32,100.00 32,200.00 32,300.00 32,300.00 32,400.00 32,500.00 DisPTPHPP
Luas Areal Tanam (Ha) DisPTPHPP
6 1. Padi 40,009 40,100.00 40,200.00 40,300.00 40,400.00 40,500.00 40,600.00 DisPTPHPP 7 2. Jagung 1,121 1,000.00 1,100.00 1,200.00 1,300.00 1,400.00 1,500.00 DisPTPHPP 8 3. Kedelai 799 2,000.00 2,100.00 2,200.00 2,300.00 2,400.00 2,500.00 DisPTPHPP 9 Luas wilayah produktif perkebunan karet (Ha) 23,853.00 24,091.00 24,452.00 25,185.00 25,688.00 25,944.00 27,241.00 Dishutbun 11 Luas wilayah produktif Perkebunan sawit (Ha) 75.00 82.00 90.00 100.00 150.00 200.00 270.00 Dishutbun 12 Produksi karet (ton) 25.57 25.82 26.33 27.64 29.02 30.76 32.29 Dishutbun 13 Produksi sawit (ton) 2.52 2.64 2.80 2.94 3.08 3.23 3.42 Dishutbun 14 Unit usaha BUMD Balangan (buah) - - 1.00 1.00 2.00 2.00 3.00 Setda, Bappeda,
DPPKAD 15 Terbentuknya Unit teknis fasilitasi produksi dan harga karet (%) - - 10.00 50.00 100.00 100.00 100.00 Setda, Dishutbun,
Bappeda, DPPKAD Terwujudnya tujuan wisata
Balangan 16 Dibangunnya Danau Baruh Bahino sebagai tujuan wisata yang
terstandar (%) - 10.00 40.00 60.00 80.00 90.00 100.00 Dinas PU, Disporaparbud PEMANFAATAN SUMBER DAYA ALAM (POTENSI LOKAL) BERDASARKAN KEARIFAN LOKAL
SKPD Penanggungjawab Meningkatnya mutu
lingkungan hidup dan pengelolaan sumber daya alam
Meningkanya pemanfaatan sumber
daya alam untuk kesejahteraan masyarakat yang
berwawasan lingkungan
TUJUAN Sasaran Indikator Kondisi
Tahun
Target Capaian
Pemanfaatan SDA guna peningkatan PAD
MISI V 4 Jumlah Sarana tempat ibadah yang mendapat bantuan operasional
setiap tahun (buah) - 350 350 350 350 350 350 Bagian Kesra Setda, Kesbangpol 5 Organisasi Keagamaan yang aktif (%) - 1 1 1 1 1 6 Bag. Kesra dan
Kesbangpol 6 Jumlah Sarana tempat ibadah yang mendapat bantuan operasional
setiap tahun - 350 350 350 350 350 350 setda 7 Jumlah group kesenian 24 27 30 35 40 45 50 Disporaparbud 8 Jumlah peristiwa budaya 9 11 11 11 11 11 11 Disporaparbud 9 Dibangunnya Gedung Pusat Pengembangan Seni dan Budaya
Balangan (buah) - - 10.00 30.00 100.00 100.00 100.00 Dinas PU,
16 Meningkatnya pemberdayaan Fakir Miskin, KAT, dan PMKS Dinsosnakertrans
17 Prosentase (%) penghuni panti yang dibina 25 Orang 7.50% 12.50% 25.00% 37.50% 50.00% 62.50% Dinsosnakertrans
18 Prosentase (%) penanganan keluarga miskin 1152 KK 5.89% 6.73% 7.57% 8.41% 9.25% 10.10% Dinsosnakertrans
19 Prosentase (%) PMKS yang mendapatkan pelayanan sosial 1500 Jiwa 7.18% 7.97% 8.77% 9.57% 10.37% 11.16% Dinsosnakertrans
20 Prosentase (%) anggota PSKS yang aktif dalam penyelenggaraan
urusan sosial 32 Orang 6.35% 15.87% 25.40% 34.92% 47.62% 63.49% Dinsosnakertrans
21 Jumlah Mobil Pemadam Kebakaran yang terstandar (unit) - 12.00 2.00 1.00 1.00 1.00 1.00 BPBD
MISI VI
OPTIMALISASI PEMBERDAYAAN APARATUR PEMERINTAH DAERAH
2016 2017 2018 2019 2020 2021
1 Meningkatnya jumlah SKPD yang mendapatkan predikat akuntabilitas
baik (%) 68.00 70.00 75.00 80.00 85.00 90.00 100.00 Inspektorat 2 Penyelesaian tindak lanjut atas pengaduan yang disampaikan
masyarakat (%) 50.00 90.00 95.00 100.00 100.00 100.00 100.00 Inspektorat 3 Rekomendasi temuan pengawasan yang ditindaklanjuti (%) 85.00 90.00 90.00 95.00 100.00 100.00 100.00 Inspektorat 4 Jumlah Objek Pemeriksaan Pengawasan 78.00 60.00 64.00 68.00 72.00 76.00 80.00 Inspektorat 5 Meningkatnya Pendapatan Asli Daerah (000) 36,750,950 38,187,000 47,309,900 55,043,890 61,890,579 68,414,136 76,293,550 DPPKAD
6 Opini BPK terhadap Laporan Keuangan WTP WTP WTP WTP WTP WTP WTP DPPKAD
7 Terwujudnya intergrasi dan singkronisasi aplikasi perencanaan,
penganggaran, dan pengendalian secara online - 10.00 25.00 50.00 75.00 100.00 100.00 DPPKAD, Bappeda 8 Nilai evaluasi AKIP Kabupaten Balangan 53.65 53.65 55.65 57.65 60.10 62.20 64.30 Bag. Organisasi 9 Penerapan SAKIP (Renstra, Renja, penilaian kinerja, kontrak kinerja,
pengendalian, dan lain-lain) % 70.00 80.00 90.00 100.00 100 100 100.00 Bappeda, Bag.
Organisasi 10 Rata-rata capaian Urusan SPM (%) 56.00 56.00 58.00 60.00 62.00 64.00 68.00 Bag. Organisasi
11 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tepat ukuran dan Fungsi (%) 87.00 89.00 91.00 93.00 96.00 100.00 100.00 Bag. Organisasi
12 Ketersedian informasi jabatan yang dapat dijadikan acuan dalam
penataan aparatur (%) - 12.82 25.64 38.46 51.28 76.92 100.00 Bag. Organisasi 13 Unit penyelenggara pelayanan publik yang sudah menerapakan
Standar Pelayanan Publik 2.00 3.00 4.00 5.00 6.00 7.00 8.00 Bag. Organisasi 14 IKM Pemerintah Kabupaten Balangan (%) N/a 62.51 65.51 70.51 73.51 77.51 80.55 Bag. Organisasi
15 Aparatur yang telah mengikuti Diklat sesuai dengan persyaratan
jabatan dan pemenuhan kebutuhan profesionalitas (orang) - 43 62.00 72.00 82 87 87.00 BKD 16 Penyediaan jaringan dan infrstruktur e-government (%) - 5.00 30.00 55.00 75.00 90.00 100.00 Bappeda,
Dishubkominfo 17 Terintegrasinya aplikasi layanan SKPD dalam satu sistem data dan
layanan (%) - 4.17 16.77 37.50 62.50 83.33 100.00 Bappeda, Dishubkominfo 18 Terwujudnya sistem data dan informasi "Satu Desa Satu Data" - - 10.00 30.00 50.00 70.00 90.00 Bappeda, BPMPD 19 Unit penyelenggara pelayanan publik yang sudah menerapkan
Standar Pelayanan Publik (unit) 2 3 4 5 6 7 8 Bag. Organisasi 20 Dilakukannya pengukuran indeks kepuasan masyarakat terhadap
semua pelayanan yang diberikan pemerintah daerah (%) - - 100.00 100.00 100.00 100.00 100.00 Bappeda 21 Tersedianya sistem perencanaan, penganggaran dan monev dana
desa (%) - - 10.00 50.00 100.00 100.00 100.00 Bappeda, DPPKAD, BPMPD 22 Meningkatnya pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan
dana desa (%) - 50.00 60.00 80.00 100.00 100.00 100.00 BPMPD, Kecamatan,
MISI VII
MEWUJUDKAN KAMTIBMAS DAN KEPASTIAN HUKUM UNTUK TERCIPTANYA SUASANA YANG KONDUSIF
2016 2017 2018 2019 2020 2021
1 Tindak kriminalitas yang tertangani (%) 100.00 100.00 100.00 100.00 100.00 100.00 100.00 Satpol PP
2 Penyelesaian pelanggaran hukum sesuai dengan norma-norma
hukum yang berlaku (%) 100.00 100.00 100.00 100.00 100.00 100.00 100.00 Satpol PP 3 Jumlah Polisi Pamong Praja (personil) 94.00 105.00 105.00 105.00 105.00 105.00 105.00 Satpol PP
4 Jumlah Linmas per desa (orang) 7.00 17.00 17.00 17.00 17.00 17.00 17.00 Satpol PP
5 Cakupan penerbitan Kartu Keluarga (%) 90.31 100.00 100.00 100.00 100.00 100.00 100.00 Disdukcatpil
6 Cakupan Penerbitan KTP Elektronik (%) 93.83 100.00 100.00 100.00 100.00 100.00 100.00 Disdukcatpil
7 Cakupan Penerbitan Akta Kelahiran (%) 35.30 77.50 80.00 82.50 85.00 87.50 92.50 Disdukcatpil
8 Cakupan Penerbitan Akta Kematian (%) 100.00 100.00 100.00 100.00 100.00 100.00 100.00 Disdukcatpil Terciptanya suasana
dan kepastian keadilan melalui penegakan hukum
(rule of law ) dan terjaganya ketertiban
umum.
Menurunnya kejadian kriminal (criminal index ) dan meningkatnya penuntasan kejahatan (clearance rate)
TUJUAN Sasaran Indikator Kondisi
Tahun 2015
Target Capaian SKPD
Penanggungjawab
Memberikan perlindungan dan pengakuan terhadap
penentuan status pribadi dan status hukum atas setiap
peristiwa kependudukan dan
peristiwa penting lainnya yang dialami
oleh penduduk
Meningkatnya kesadaran masyarakat dalam kepemilikan dokumen kependudukan melalui pelayanan berbasis Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK)
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Balangan Tahun 2016-2021
RKPD Kabupaten Balangan T.A. 2014 IX-1
BAB IX
PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH
Penetapan indikator kinerja daerah bertujuan untuk memberi gambaran tentang ukuran keberhasilan pencapaian visi dan misi kepala daerah dari sisi keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan daerah, khususnya dalam memenuhi kinerja pada aspek kesejahteraan, layanan, dan daya saing. Hal ini ditunjukan dari akumulasi pencapaian indikator outcome program pembangunan daerah setiap tahun atau indikator capaian yang bersifat mandiri setiap tahun sehingga kondisi kinerja yang diinginkan pada akhir periode RPJMD yaitu tahun 2021 dapat dicapai.
Indikator kinerja daerah Kabupaten Balangan secara teknis pada dasarnya dirumuskan dengan mengambil indikator dari program prioritas yang telah ditetapkan (outcomes) atau kompositnya (impact). Indikator kinerja daerah ini dirumuskan berdasarkan hasil analisis pengaruh dari satu atau lebih indikator capaian kinerja program (outcome) terhadap tingkat capaian indikator kinerja daerah berkenaan. Jelasnya mengenai indikator kinerja daerah Kabupaten Balangan dalam RPJMD Tahun 2016-2021 dapat dilihat pada Tabel 9.1 berikut.
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Balangan Tahun 2016-2021
RKPD Kabupaten Balangan T.A. 2014 IX-2
VI-3
MISI I :
Meningkatkan mutu guru melalui pelatihan dan keterampilan serta sertifikasi guru Meningkatkan pemenuhan dan kualitas sarana dan prasarana belajar mengajar
Meningkatkan kapasitas SKB dalam rangka mendorong masyarakat untuk mengikuti program pendidikan informal Pemerataan distribusi tenaga guru yang berkualitas dengan sistem promosi karier guru yang baik dan lebih transparan Pemenuhan dan Distribusi tenaga pendidik sesuai kompetensi dan kebutuhan pendidikan secara merata
Memberikan kesempatan para tenaga pendidik untuk meningkatkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi Meningkatkan kesejahteraan para Guru dan pengajar
Meningkatkan upaya sosialisasi dan edukasi bagi rumah tangga yang mempunyai anak usia sekolah tapi tidak bersekolah Pendataan yang akurat terkait data anak usia sekolah yang tidak bersekolah
Memberikan bea siswa bagi penduduk usia sekolah yang termasuk keluarga masyarakat miskin
Memberikan bantuan sarana transportasi seperti sepeda dan lainnya bagi penduduk usia sekolah yang bermasalah dari sisi akses.
Memberikan beasiswa bagi siswa berprestasi untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi Membuat sekolah model satu atap bagi daerah terpencil
Menyediakan asrama mahasiswa Balangan di beberapa kota pusat pendidikan Membangun pendidikan terpadu di kompleks Islamic Center
Pemenuhan SDM pelaksana layanan Rumah Sakit Balangan Peningkatan sarana dan prasarana Rumah Sakit
Meningkatkan manajemen layanan Rumah Sakit
Melakukan kajian review terhadap penempatan RSU Balangan dengan tujuan mempermudah aksessibiltas masyarakat Tabel 6.1 Matrik Tujuan, Sasaran, Strategi, dan Kebijakan RPJMD Kabupaten Balangan Tahun 2016-2021
VISI: Terwujudnya Kabupaten Balangan yang maju dan sejahtera melalui pembangunan sumber daya manusia
MENINGKATKAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA MELALUI PEMBANGUNAN PENDIDIKAN DAN KESEHATAN
Tujuan Sasaran Strategi Kebijakan
Meningkatkan kualitas dan daya saing sumber daya manusia
Meningkatnya mutu pendidikan dan aksessibilitas masyarakat
terhadap pelayanan pendidikan
Peningkatan Kualitas Pendidikan
Peningkatan Angka Rata-rata Lama Sekolah
Peningkatan kualitas dan kuantitas layanan kesehatan
Meningkatnya kualitas dan aksessibilitas pelayanan
kesehatan
Meningkatkan kemampuan layanan Puskesmas menjadi puskesmas rawat inap yang terstandar
Mengoptimalkan pelaksanaan posyandu, polindes, dan puskesdes sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan Meningkatkan jumlah bidan, tenaga perawat dan tenaga kesehatan lingkungan di seluruh desa di Kabupaten Balangan Membangun sistem informasi layanan kesehatan secara online untuk efisiensi dan efektivitas layanan kepada masyarakat Melakukan kajian dan standarisasi layanan kesehatan gratis kepada masyarakat Balangan
Meningkatkan promosi kesehatan tentang pola hidup bersih dan sehat (PHBS)
Meningkatan cakupan sosialisasi baik secara langsung maupun media masa kepada para orang tua dan remaja umur antara 15-17 tahun tentang perkawinan dini dan kesehatan
Meningkatkan akseptor KB dan meningkatkan layanan terhadap pasangan usia subur dan ibu hamil Memberikan kesempatan kepada para perempuan yang telah menikah dini untuk melanjutkan pendidikan Memberikan fasilitas-fasilitas yang dapat dinikmati tidak hanya oleh orang dewasa, tetapi juga oleh anak-anak
Melaksanakan pembangunan fasilitas umum dengan mempertimbangkan kemudahan bagi anak, ibu hami, dan menyusui Pemenuhan sarana dan prasarana BLK
Peningkatan jumlah tenaga pelatih di BLK
Menerapkan standar hasil latihan BLK yang berstandar minimal nasional Melakukan kerjasama dengan pihak-pihak perusahaan penerima tenaga kerja Melakukan job fair, magang, dan kerjasama antar daerah
Melakukan kerjasama dengan SKPD teknis dalam rangka pelatihan-pelatihan di bidang pertanian, perkebunan, dan lainnya Membuat sistem informasi yang menghubungkan antara pencari kerja dan kebutuhan dunia usaha
Meningkatnya kualitas dan
daya saing tenaga kerja Meningkatkan kualitas dan kuantitas layanan BLK
Meningkatkan kualitas dan daya saing sumber daya manusia
Peningkatan kualitas dan kuantitas layanan kesehatan
Meningkatnya kualitas dan aksessibilitas pelayanan
kesehatan
Menekan tingginya angka perkawinan Muda
Mewujudkan kota Balangan sebagai kota layak anak
Meningkatnya Indeks Pengarusutamaan Gender
MISI II :
Menata dan memantapkan lahan pertanian berkelanjutan yang sesuai dengan Perda RTRW Kabupaten Balangan Optimalisasi penyelesaian irigasi Pitap dan saluran tersier
Melaksanakan intensifikasi dan ekstensifikasi pertanian
Meningkatkan kemampuan daerah dalam penyediaan bibit /benih bermutu Optimalisasi dan revitalisasi penyuluhan pertanian
Melaksanakan pengkajian bagi unit teknis yang dapat membantu petani dalam mengontrol dan mengkatrol harga karet dan padi Diversifikasi produk pangan dan perikanan untuk meningkatkan nilai tambah produk (added value)
Pembangunan kawasan terpadu pertanian dan perikanan (agropolitan/minapolitan) Meningkatkan produktivitas para petani karet dengan diversifikasi usaha
Peningatan kapasitas pelayanan dan kemudahan perijinan di Kabupaten Balangan
Memantapkan infrastruktur pendukung bagi perkembangan usaha-usaha perdagangan dan jasa
Memaksimalkan upaya penggunaan bahan dan alat yang diproduksi dan dijual di wilayah Kabupaten Balangan Menciptakan 100 wirausaha baru
Melaksanakan paket pelatihan dan bimbingan usaha dan kewirausahaan serta bantuan akses permodalan bagi UKM
Memperluas jaringan akses permodalan UMKM melalui peran stimulasi pemerintah sebagai stimulan, lembaga keuangan, dan pembinaan serta pendampingan kelancaran pembiayaan usaha
Melaksanakan penyertaan modal pemerintah kepada bank dalam bentuk deposito berjangka sebagai collateral bagi para UMKM dan substitusi silang bunga kredit dengan bunga deposito.
Memperbaiki fasilitas pasar-pasar tradisional
Peningkatan pemenuhan standar ketersediaan dan konsumsi pangan masyarakat Optimalisasi produksi menuju swasembada pangan bagi Kabupaten Balangan Peningkatan produksi padi, jagung, dan hortikultura, serta perikanan
Peningkatan produksi daging dan telur dalam memenuhi kebutuhan masyarakat Balangan Kebijakan
Misi III:
Meningkatkan, melebarkan dan memelihara jaringan jalan kabupatan dan kecamatan Meningkatkan dan memelihara jembatan
Memelihara terminal yang ada dan mengupayakan pembangunan terminal baru Melengkapi fasilitas penunjang lalu lintas
Pro aktif dalam upaya penyelesaian bendung pitap
membangun jaringan irigasi sekunder dan di tingkat usaha tani Membuat dan memelihara talud serta tanggul
Meningkatkan pra karsa masyarakat dan kelompok tani dalam penggunaan air untuk pertanian Meningkatkan kapasitas, distribusi dan pemasangan air bersih ke masyarakat
Meningkatkan kualitas lingkungan permukiman melalui penyediaan prasarana, sarana dasar, dan utilitas umum yang memadai dan terpadu dengan pengembangan kawasan perumahan
Melaksanakan penyertaan modal daerah dalam penyediaan tanah perumahan bagi PNS yang belum mempunyai rumah dengan bekerjasama dengan perbankan dan swasta dalam pembangunannya
Meningkatkan kualitas layanan MCK di fasilitas umum daerah seperti pasar, taman bermain dan taman terbuka hijau Meningkatkan fasilitas dan fungsional Taman Terbuka hijau bagi masyarakat
Peningkatan kualitas gapura batas wilayah Balangan
Optimalisasi dan singkronisasi dana CSR dalam pembangunan fasilitas umum bagi masyarakat
Pembangunan gedung serbaguna di tingkat kecamatan dalam mempermudah semua lapisan masyarakat dalam melaksanakan kegiatan
Mewujudkan pembangunan komplek pendidikan di Islamic Center
Membangun sport center untuk menunjang pembangunan olahraga di Kabupaten Balangan Membangun hutan / kebun raya dan kebun pendidikan
Meningkatkan daya
Peningkatan kualitas dan kapasitas jalan
Peningkatan aksesibilitas masyarakat
MISI IV
Mengendalikan dan memantau pencemaran pada air, lahan, udara, dan keanekaragaman hayati;
Memperbaiki kualitas lingkungan melalui upaya rehabilitasi dan konservasi serta pemanfaatan teknologi yang ramah lingkungan Menyelesaikan konflik pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup
Meningkatkan kapasitas adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di berbagai sektor pembangunan dan penguatan kelembagaan;
Mewujudkan sinkronisasi program pembangunan sesuai dengan rencana tata ruang wilayah Meningkatkan pengendalian pemanfaatan ruang
Meningkatkan penyediaan peta pertanahan dalam rangka legalisasi aset dan kepastian hukum hak atas tanah Mempertahankan dan meningkatkan luasan lahan produktif pertanian dan perkebunan
Meningkatkan produksi hasil pertanian dan perkebunan Optimalisasi penerapan undang-undang lahan pertanian
Meminimalisasi perubahan fungsi lahan dengan memaksimalkan pengawasan terhadap perda RTRW dan turunannya
Meningkatkan dukungan teknologi dan stabilisasi harga produk pertanian dan perkebunan untuk menjaga stabilitas pendapatan dan daya beli masyarakat
Membentuk badan usaha milik daerah yang akan dapat memaksimalkan potensi pendapatan asli daerah dengan tetap berwawasan lingkungan
Terwujudnya tujuan wisata
Balangan Dibangunnya potensi wisata di Kabupaten
Balangan Mewujudkan Danau Baruh Bahino sebagai objek/tujuan wisata Balangan yang mempunyai fasilitas dan infrastruktur pendukung yang layak dan terstandar
PEMANFAATAN SUMBER DAYA ALAM (POTENSI LOKAL) BERDASARKAN KEARIFAN LOKAL
Intensifikasi dan ekstensifikasi
MISI V
Membantu pemenuhan rumah tempat ibadah dan operasionalnya di kabupaten balangan Membina dan menjaga kerukunan antar umat beragama
Memfasilitasi dan memberikan bantuan bagi organisasi keagamaan dalam operasionalnya secara berkala melalui hibah kepada organisasi kemasyarakatan
memberikan insentif para pengajar, guru santri, ustad, ustadzah baik melalui alokasi dana desa maupun hibah bagi BKPRMI dan organisasi lainnya
Melaksanakan dan mendukung peringatan hari-hari besar agama di Kabupaten Balangan
Membina dan mengembangkan group-group seni dan budaya untuk bisa lebih tampil di tingkat provinsi maupun nasional Melaksanakan kegiatan seni budaya secara berkala dalam rangka promosi daerah dan kelestarian budaya lokal
Melaksankan pembangunan gedung pusat seni budaya balangan
Melaksanakan pemeliharaan dan perlindungan terhadap Benda, Situs dan Kawasan Cagar Budaya Balangan
Meningkatkan kualitas dan kuantitas pembinaan terhadap organisasi kepemudaan seperti karang taruna, Pramuka, dan lainnya Menggalakan olahraga sebagai kegiatan positif para pemuda dalam rangka mencegah pengaruh narkoba dan pengaruh negatif lainnya Meningkatkan jenis dan cabang olahraga unggulan dan andalan balangan dalam pekan olahaga daerah
Memberikan penghargaan dan biaya operasional yang memadai bagi para atlet dan organisasi KONI dalam pembinaan olahraga daerah
Mengikuti pekan olah raga daerah dan Mengupayakan Balangan sebagai tuan rumah Porda Kalimantan Selatan
Memantapkan kinerja panti sosial yang menangani permasalahan sosial dengan melengkapinya sesuai dengan standar pelayanan Mengupayakan optimalisasi pemberdayaan terhadap fakir miskin, KAT dan penyandang masalah sosial secara lebih terprogram dan komprehensif
Memberikan bantuan kepada anak terlantar dan para penyandang cacat melalui pemberian alat penunjang dan kesempatan lebih untuk berkreatifitas
Meningkatkan pemenuhan Jumlah Mobil Pemadam Kebakaran yang terstandar di tiap kecamatan Melakukan pembinaan dan peningkatan keterampilan anggota TAGANA
Memberikan bantuan kepada korban bencana berdasarkan ketentuan perundangan yang berlaku Meningkatkan kualitas
MISI VI
Menyediakan sarana konsultasi dan sistem pengaduan masyarakat terhadap pelaksanaan APBD dan dana Desa sebagai bentuk pembinaan dan pengawasan
Menindaklanjuti setiap laporan masyarakat guna meningkatkan akuntabilitas pemerintah terhadap publik
Mengupayakan tindaklanjut dari hasil laporan masyarakat maupun temuan dalam kerangka pembinaan dan perbaikan Meningkatkan prosentase PAD terhadap Pendapatan daerah dalam rangka menuju kemandirian APBD
Menyajikan laporan keuangan yang baik dan benar berdasarkan ketentuan perundangan yang berlaku.
Mewujudkan integrasi dan singkronisasi aplikasi perencanaan, penganggaran, dan pengendalian secara online untuk mewujudkan efisiensi, efektifitas, serta transparansi
Mensingkronkan antara perencanaan dan evaluasi LAKIP sehingga terwujud sinergi dalam kerangka peningkatan kinerja daerah Melaksanakan layanan kepada masyarakat dengan menerapkan Standar Pelayanan Minimal
Meningkatkan kualitas SDM para PNS melalui pendidikan dan pelatihan yang berjenjang sesuai dengan beban kerja dan profesionalisme
Menyediakan infrastruktur dan jaringan pendukung e-government
Mengintegrasikan semua layanan on line SKPD dalam satu wadah yang memberikan banyak manfaat dan kemudahan layanan
Mewujudkan sistem database yang melingkupi semua desa dan kecamatan di kabupaten Balangan sehingga bisa digunakan oleh semua pihak dalam pembangunan
Melakukan evaluasi tahunan terhadap kepuasan publik atau masyarakat terhadap layanan yang diberikan.
Menyediakan sistem yang mampu memfasilitasi desa dalam penyusunan RPJMDesa, RKPDesa, APBDes dan Monev Desa
Membentuk tim yang berfungsi sebagai pembina dan juga pengawas jalannya pembangunan di desa OPTIMALISASI PEMBERDAYAAN APARATUR PEMERINTAH DAERAH
MISI VII
MEWUJUDKAN KAMTIBMAS DAN KEPASTIAN HUKUM UNTUK TERCIPTANYA SUASANA YANG KONDUSIF
Melaksanakan pelayanan hukum yang lebih baik dan berkualitas, dalam rangka mendorong pelaksanaan penegakan hukum yang lebih baik.
Memenuhi standar jumlah dan kualitas satpol PP
Meningkatkan ketertiban melalui optimalisasi fungsi hansip dan linmas serta revitaliasi poskamling di tiap desa.
Pemenuhan cakupan penerbitan kartu keluarga
Pemenuhan cakupan penerbitan KTP Elektronik
Pemenuhan cakupan penerbitan kartu kelahiran
Pemenuhan cakupan penerbitan kartu akta kematian Pelaksanaan akuntabilitas penegakan
hukum Tujuan
Terciptanya suasana dan kepastian keadilan melalui penegakan hukum
(rule of law ) dan terjaganya ketertiban
umum.
Menurunnya kejadian kriminal (criminal index ) dan meningkatnya penuntasan kejahatan (clearance rate)
Sasaran Strategi Kebijakan
Memberikan perlindungan dan pengakuan terhadap penentuan status pribadi dan status hukum atas setiap peristiwa kependudukan
Meningkatnya kesadaran masyarakat dalam kepemilikan dokumen kependudukan melalui pelayanan berbasis Sistem Informasi Administrasi
Kependudukan (SIAK) Mewujudkan cakupan penerbitan kartu administrasi kependudukan