BAB II PERENCANAAN KINERJA DAN PENETAPAN KINERJA
B. PENETAPAN KINERJA KANTOR WILAYAH TAHUN 2015
Nilai prosentase target suatu perencanaan kinerja yang telah dibuat pada tabel sebelumnya, ditentukan oleh penetapan kinerja yang telah dibuat diawal sebelum tahun anggaran berjalan. Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Maluku Utara telah membuat suatu penetapan kinerja pada awal Januari 2015.
Penetapan Kinerja merupakan tekad dan janji rencana kinerja tahunan yang akan dicapai antara pimpinan instansi pemerintah/unit kerja yang menerima amanah/tanggung jawab/kinerja pihak yang memberikan amanah/tanggung jawab/kinerja. Dengan demikian, penetapan kinerja ini merupakan suati janji kinerja yang akan diwujudkan oleh seorang pejabat penerima amanah kepada atasan langsungnya.
Penetapan kinerja ini menggambarkan capaian kinerja yang akan diwujudkan oleh suatu instansi pemeritah/unit kerja dalam suatu tahun tertentu dengan mempertimbangkan sumber daya yang dikelolanya. Dasar Hukum yang digunakan dalam penyusunan Penetapan Kinerja yaitu :
Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2004 tentang Percepatan Pemberantasan Korupsi;
Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 29 Tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan Penetapan Kinerja dan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah.
1. Tujuan
Tujuan umum ditetapkannya Penetapan Kinerja adalah : Intensifikasi pencegahan korupsi
33
KEMENTERIAN HUKUM DAN HAM R.I MALUKU UTARA Peningkatan kualitas pelayanan publik
Percepatan untuk mewujudkan manajemen pemerintahan yang efektif, transparan dan akuntabel Sedangkan tujuan khususnya adalah:
Meningkatkan akuntabilitas, transparansi, dan kinerja aparatur
Sebagai wujud nyata komitmen antara penerima amanah dengan pemberi amanah Sebagai dasar penilaian keberhasilan/kegagalan pencapaian tujuan dan sasaran organisasi Menciptakan tolak ukur kinerja sebagai dasar evaluasi kinerja aparatur
Sebagai dasar pemberian reward atau penghargaan dan sanksi 2. Ruang Lingkup
Ruang lingkup penetapan kinerja mencakup seluruh tugas pokok dan fungsi suatu organisasi dengan mempertimbangkan sumber daya yang tersedia. Namun demikian, ruang lingkup ini lebih diutamakan terhadap berbagai program utama organisasi, yaitu program-program yang dapat menggambarkan keberadaan organisasi serta menggambarkan issue strategic yang sedang dihadapi organisasi.
3. Keterkaitan dengan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah
Penetapan Kinerja pada dasarnya merupakan salah satu komponen dari Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, meski belum diatur secara eksplisit dalam Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 1999. Penyusunan kontrak kinerja ini diharapkan dapat mendorong keberhasilan kinerja instansi pemerintah. Secara ringkas, keterkaitan antara penetapan kinerja dalam Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dapat diilustrasikan sebagai berikut :
Gambar 2.1
34
KEMENTERIAN HUKUM DAN HAM R.I MALUKU UTARAAdapun rincian PENETAPAN KINERJA TAHUN 2015 terlihat pada formulir (terlampir).
FORMULIR PENETAPAN KINERJA
Instansi : Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Maluku Utara Unit Eselon II : Divisi Administrasi
Tahun : 2015
2.6. Tabel Tabel Penetapan Kinerja Divisi Administrasi
SASARAN
STRATEGIS INDIKATOR OUTCOME INDIKATOR OUPUT (KEGIATAN) TARGET 2015 ANGGARAN (RUPIAH)
Seluruh perencanaan, pelaksanaan, pengendalian dan pelaporan dilakukan secara tepat waktu dan terintegrasi serta berdasarkan data yang akurat
Dokumen Perencanaan dan Pengelolaan Anggaran, Laporan Kegiatan dan Pembinaan, Layanan Perkantoran 1 % administrasi perencanaan, keuangan, perlengkapan, ketatausahaan, kerumahtanggaan dan kepegawaian di tingkat Provinsi secara terintegrasi, tepat waktu dan akuntabel
terbangunnya citra positif Kemenkumham di wilayah kerjanya
% Pembayaran Gaji dan Tunjangan 100 %
Rp. 9.706.162.000,-
% Kesehatan Pegawai 90 %
% Pakaian Dinas (pakaian Jadi) 100 %
% Langganan Daya dan Jasa 90 %
% Keperluan Perkantoran 100 %
% Jasa Pos 100 %
% Konsultasi dan Koordinasi 5 Kegiatan
% Pelantikan/Sumpah Jabatan 90 %
% Keprotokoleran 90 %
% Honor Operasional Satker 95 %
% Koordinasi Penyusunan Program dan
Anggaran 90 %
% Koordinasi dan Konsultasi Pelaksanaan
Program dan Kegiatan 95 %
% Monitoring Pelaksanaan Program dan Kegiatan
29 Kegiatan % Badan Pertimbangan Jabatan dan
Kepangkatan 90 %
% Orientasi CPNS 95 %
% Pengadaan CPNS 95 %
% Pelayanan Mutasi, Pensiun 10
Kegiatan
% Ujian Dinas Tingkat I 85 %
% Pengawasan dan Pengendalian Divisi
Administrasi 2 Kegiatan
% Penguatan Reformasi Birokrasi Diwilayah 85 % 2 Presentase Pengelolaan
Barang Milik Negara yang tepat waktu, Transparan dan Akuntabel
%Pemeliharaan Gedung 90 %
% Pemeliharaan Peralatan Perkantoran 90 %
% Pemeliharaan Kendaraan 90 % % Koordinasi Penataan BMN 90 % 3 % Pengelolaan Keuangan dan Pelaksanaan Anggaran Yg Tepat Waktu, Transparan dan Akuntabel
% Penyusunan Usulan Target dan realisasi
PNBP 95 %
% Pembinaan Administrasi dan Pengelolaan
Kepegawaian Kegiatan 10
% Koordinasi Pengelolaan Sistem Akuntansi
Pemerintahan (SAP) 90 %
% Pembinaan dan Pengelolaan Keuangan 20 Kegiatan
% Penyelenggaraan Kehumasan 85 %
% Kerjasama Antar Instansi 90 %
% Penyusunan LAKIP dan SPIP 100 %
4 % Kebutuhan Unit Kerja dilingkungan Kanwil yang Terpenuhi tepat waktu
% Pengadaan Alat Pengolah Data 95 %
% Pengadaan Peralatan dan Fasilitas
35
KEMENTERIAN HUKUM DAN HAM R.I MALUKU UTARAdan akuntabel sesuai dengan anggaran
% Gedung dan bangunan 95 %
5 % Unit kerja yg memiliki SDM profesional sesuai kebutuhan dan kaderisasi yg berkesinambungan
% Pegawai yang mengikuti diklat Perencanaan
anggaran 30 Peserta
Rp.
1.327.150.000,-% Pegawai yang mengikuti diklat Kesamaptaan 30 Peserta % Pegawai yang mengikuti Pelatihan Teknis
Dasar Pemasyarakatan 30 Peserta
% Pegawai yang mengikuti diklat Pengelola
Sarana dan Prasarana PAS 30 Peserta
% Pegawai yang mengikuti Pelatihan Peningkatan Kapasitas HAM Bagi Petugas
PAS 30 Peserta
% Pegawai yang mengikuti Binbingan Teknis
Tata Naskah Dinas 30 Peserta
% Pegawai yang mengikuti Bimtek Pengelola
Gizi dan Makanan di Lapas/Rutan 30 peserta % Pegawai yang mengikuti diklat Pengelonaan
Keuangan 30 Peserta
Jumlah Anggaran Kegiatan Tahun 2015 Divisi Administrasi :
Total Anggaran dari Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya dan Program Pendidikan dan Pelatihan Aparatur dalah : Rp. 11.033.312.000,-
36
KEMENTERIAN HUKUM DAN HAM R.I MALUKU UTARAFORMULIR PENETAPAN KINERJA
Instansi : Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Maluku Utara Unit Eselon II : Divisi PemasyarakatanTahun : 2015
2.7. Tabel Tabel Penetapan Kinerja Divisi Pemasyarakatan
SASARAN STRATEGIS
INDIKATOR OUTCOME INDIKATOR OUPUT (KEGIATAN) TARGET
2015 ANGGARAN (RUPIAH) Seluruh perencanaan, pelaksanaan, pengendalian dan pelaporan dilakukan secara tepat waktu dan terintegrasi sertaberdasarkan data yang akurat
Laporan Kegiatan dan Pembinaan Bidang Pemasyarakatan 1 % UPT PAS yang
mencapai target kinerja `dan memenuhi standar dengan administrasi yang akuntabel di wilayah kerjanya
% Warga Binaan yang diusulkan untuk
Sidang TPP 90 %
Rp. 945,675,000,-
% Warga Binaan Mendapatkan Pemberian
Remisi 95 %
% Terlaksananya Kegiatan Pameran 85 %
% Mutasi 100 %
% Sarana dan Prasarana Kamtib 100 %
% Penegakan Kamtib 100 %
% Mutasi Senjata Api 1 Kegiatan
% Unit Layanan Informasi 90 %
% Unit Layanan Pengaduan 90 %
% Pengelolaan database (SDP) 95 %
% Monitoring dan Evaluasi 95 %
% Koordinasi dan Konsultasi 2 Kegiatan
% FMD di Wilayah 1 Kegiatan
% Koordinasi Dilkumjakpol 1 Kegiatan
% Terlaksananya rakor Penyusunan
RKA-KL Divisi dan UPT Pemasyarakatan 1 Kegiatan 2 % pencapaian standar
pelayanan prima dan target kinerja dengan administrasi yang akuntabel di tingkat Provinsi
% Terlaksananya Razia dan Penggeledahan UPT Pemasyarakatan
85 %
3 % Unit kerja yang memiliki SDM profesional sesuai kebutuhan dan kaderisasi yang berkesinambungan
% Terlaksananya Bimtek Pembinaan
Narapidana 90 %
% Terlaksananya Bimtek Perawatan
Kesehatan 100 %
% Bimtek Keamanan dan Ketertiban 100 % % Terlaksananya Bidang Bimkesmas dan
Pengentasan Anak 100 %
% Terlaksananya Bimtek Pembimbingan
Klaim 100 %
% Terlaksanannya Bimtek Basan Baran 100 % % Terlaksananya Bimtek Layanan Tahanan 100 %
Jumlah Anggaran Kegiatan Tahun 2015 Divisi Pemasyarakatan :
Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Laporan kegiatan dan pembinaan bidang Pemasyarakatan : Rp.
945,675,000,-37
KEMENTERIAN HUKUM DAN HAM R.I MALUKU UTARAFORMULIR PENETAPAN KINERJA
Instansi : Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Maluku Utara Unit Eselon II : Divisi KeimigrasianTahun : 2015
2.8. Tabel Tabel Penetapan Kinerja Divisi Keimigrasian
SASARAN STRATEGIS
INDIKATOR OUTCOME INDIKATOR OUPUT
(KEGIATAN) TARGET 2015 ANGGARAN (RUPIAH) Seluruh perencanaan, pelaksanaan, pengendalian dan pelaporan dilakukan secara tepat waktu dan terintegrasi sertaberdasarkan data yang akurat
Laporan Kegiatan dan Pembinaan Bidang Imigrasi 1 % pelayanan keimigrasian,
pengawasan kinerja UPT, pengawasan dan penindakan terhadap pelaku tindak pidana keimigrasian yang memenuhi
% Penyusunan Dokumen
RKA-K/L Fungsi Keimigrasian 95 %
Rp. 465,225,000,-
% Pembinaan Kepegawaian
Teknis Keimigrasian 75 %
% Pembinaan, Koordinasi dan Konsultasi Bidang Intelijen, Penindakan, dan Sistem Informasi Keimigrasian
95 % % Pembinaan, Koordinasi dan
Konsultasi Bidang Lalulintas Keimigrasian, Izin Tinggal dan Status Keimigrasian
95 %
Jumlah Anggaran Kegiatan Tahun 2015 Divisi Keimigrasian :
Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Kementerian Hukum dan HAM
465,225,000,-38
KEMENTERIAN HUKUM DAN HAM R.I MALUKU UTARAFORMULIR PENETAPAN KINERJA
Instansi : Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Maluku Utara Unit Eselon II : Divisi Pelayanan Hukum dan HAMTahun : 2015
2.9. Tabel Tabel Penetapan Kinerja Divisi Pelayanan Hukum dan HAM
SASARAN STRATEGIS
INDIKATOR OUTCOME INDIKATOR OUPUT (KEGIATAN) TARGET
2015 ANGGARAN (RUPIAH) Seluruh perencanaan, pelaksanaan, pengendalian dan pelaporan dilakukan secara tepat waktu dan terintegrasi sertaberdasarkan data yang akurat
Laporan Kegiatan dan Pembinaan Bidang Hukum dan HAM 1 % Terlaksananya Standar
Pelayanan Prima dalam Pelayanan Jasa Hukum
% Majelis Pengawasan Wilayah Notaris dan
Majelis Pengawasan Daerah Notaris 95 %
Rp. 917,200,000,-
% Jumlah Masyarakat yang Memperoleh
Sosialisasi Fidusia 100 %
% Digitalisasi Buku daftar Fidusia 90 % % Terlaksananya Rapat Koordinasi Notaris
Provinsi Maluku Utara 90 %
% Jumlah Masyarakat yang memperoleh
Sosialisasi Kewarganegaraan 90 %
% Jumlah Data Kewarganegaraan 95 %
% Pelantikan dan Pengambilan Sumpah (Notaris,PPNS,Kewarganegaraan dan Majelis Pengawasan)
90 % % Monitoring dan Evaluasi Kegiatan
Pelayanan Jasa Hukum Umum 90 %
% Koordinasi dan Kerjasama Dengan Instansi
Terkait 95 %
% Operasional Pengadaan Peralatan
Penunjang Pelayanan Jasa Hukum Umum 95 % 2 % Kebutuhan Unit Kerja
dilingkungan Kanwil yang Terpenuhi tepat waktu dan akuntabel sesuai dengan anggaran
% Jumlah Pengadaan Printer 3 Unit
% Jumlah Pengadaan Laptop 4 Unit
% Jumlah Pengadaan Infocus 1 Unit
% Jumlah Pengadaan Lemari Besi 2 Unit
% Pengadaan UPS 2 Unit
% Sewa Kendaraan Operasional 90 %
3 % Tersusunnya Perencanaan Pembangunan Hukum Nasional termasuk Prolegnas, Penelitian dalam rangka pengembangan sistem hukum nasional, penyuluhan hukum dan pengembangan dokumen dan informasi hukum dalam rangka pembinaan pengembangan hukum nasional
% Jumlah Orang Atau Kelompok Masyarakat Miskin yang memperoleh bantuan Hukum Non
Litigasi 100 %
Rp. 1,238,411,000,-
% Jumlah Kegiatan bantuan hukum non litigasi kepada orang atau kelompok
masyarakat miskin 100 %
% Bimtek Naskah Akademik 90 %
% Pembentukan Aplikasi Online Integrasi Database Peraturan Perundang-undangan Kanwil
90 % % Pengadaan Sarana dan Prasarana
Komputer 90 %
% Pengadaan Buku-buku Perpustakaan 95 %
% Temu sadar Hukum 95 %
% Terlaksananya Lomba Kadarkum Tingkat
Provinsi 95 %
% Terlaksananya Penyuluhan Hukum Kepada
Masyarakat 95 %
% Monitoring/Evaluasi dan pengawasan OBH
daerah 90 %
% kajian Permasalahan Hak Asasi Manusia di
kab/Kota 90 %
% Sosialisasi Hasil Penelitian dan
39
KEMENTERIAN HUKUM DAN HAM R.I MALUKU UTARA4 % Terwujudnya Kebijakan Program, Program dan kegiatan pemerintah berperspektif HAM untuk meningkatkan
penghormatan, pemajuan, pemenuhan, perlindungan dan penegakan HAM
% Meningkatnya institusi pusat dan daerah
melaksanakan program berperspektif 60 %
Rp.
311,273,000,-% Meningkatnya aparatur pemerintah dan masyarakat yang mengetahui subtansi HAM secara tematik
50 % % meningkatnya kerjasama dan implementasi
instrumen HAM 50 %
% meningkatnya rekomendasi penanganan dugaan pelanggaran HAM yang ditindaklanjuti
oleh instansi terkait 80 %
% Meningkatnya jumlah Kabupaten/Kota
peduli HAM 90 %
5 % Seluruh Unit Kerja memenuhi standar Pelayanan Prima dan mencapai target kinerja dengan administrasi yang akuntabel dan seluruh masyarakat terutama kelompok rentan minoritas memperoleh perlindungan dan pemenuhan hak atas asasinya.
% Pengelolaan dan Administrasi Dokumen
Permohonan Hak Kekayaan Intelektual 90 %
Rp.
100,000,000,-% Promosi dan Diseminasi HKI di daerah 90 % % Terlaksananya Penegakan HKI di daerah 90 % % Inventarisasi Kekayaan intelektual Komunal
90 %
6 % Terfasilitasinya pembentukan produk hukum dasrah yang terlaksananya pembinaan perancang peraturan perundang-undangan di daerah
% Jumlah pemerintah daerah yang terfasilitasi perancangan produk hukumnya sesuai dengan rencana dan permohonan
100 %
Rp. 109,
880,000,-% Jumlah pemerintah daerah yang dilakukan inventarisasi klasifikasi dan pemetaan
perda/raperdanya 100 %
% Jumlah peraturan daerah yang dilakukan
pengkajian 100 %
% jumlah perancangan peraturan perundang-undangan di daerah yang mendapatkan
pembinan 100 %
7 % Terlaksananya Penelitian, Pengembangan dan Evaluasi Hak Asasi Manusia yang Mampu menjawab kebutuhan Masyarakat dan Perkembangan egional dan Global serta digunakan sebagai bahan rumusan kebijakan dan peraturan Operundang-Undangan
% Persentase hasil penelitian, pengembangan dan evaluasi di bidang Hak Asasi Manusia yang digunakan sebagai bahan perumusan kebijakan
100 %
Rp. 86,000,000,-
% Persentase hasil penelitian, pengembangan dan evaluasi di bidang Hak Asasi Manusia yang digunakan sebagai bahan perumusan kebijakan
75 %
Jumlah Anggaran Kegiatan Tahun 2015 Divisi Pelayanan Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan 6 (enam) Program yaitu :
1. Program Administrasi Hukum Umum Rp. 917,200,000,- 2. Program Pembinaan Hukum Nasional Rp. 1,238,411,000,-
3. Program Pemajuan HAM Rp. 311,273,000,-
4. Program Pembinaan/Penyelenggaraan HKI Rp.
100,000,000,-5. Program Pembentukan Hukum Rp.
109,880,000,-6. Penelitian dan Pengembangan HAM diwilayah Rp.