• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaaruh Komunikasi Interpersonal Antarpegawai Terhadap Kinerja Pegawai di Bagian Humas Kantor Bupati Maluku Tengah

METODE PENELITIAN

B. Proses Pelaksanaan Tugas Humas

1. Pengaaruh Komunikasi Interpersonal Antarpegawai Terhadap Kinerja Pegawai di Bagian Humas Kantor Bupati Maluku Tengah

a. Uji Validitas Instrumen

Dalam penelitian suatu instrument dikatakan valid jika mampu mengukur apa yang hendak diukur dari variabel yang diteliti. Pengukuran validitas dilakukan dengan menggunakan rumus product moment dan taraf signifikasi 0,05. Masing-masing skor item dikorelasikan dengan skor totalnya. Ada pun hasil uji validitas yang dilakukan dengan bantuan SPSS versi 16. Ketentuan untuk uji validitas dengan rtabel, rtabel dapat dicari pada signifikansi 0,05 dengan uji 2 sisi dan jumlah data (n) = 25, maka di dapat rtabel sebesar (0,381). Apabila rhitung > rtabel maka butir atau variabel yang diteliti adalah valid (priyatno 2010). Sedangkan untuk uji reliabilitas menggunakan cronbach’s alpha jika variabel-variabel tersebut mempunyai cronbach alpha (ɑ) ≥ 60% (0,6) (priyatno, 2010) maka variabel tersebut dikatakan reliabel. Kemudian melihat nilai signifikansi (Sig) < 0,05 = Valid, dan apabila jika nilai signifikansi > 0,05 = tidak valid. Dalam penelitian ini kevalidan dan kereliabelan dapat diuraikan sebagai berikut:

Tabel 4.35 Uji Validitas Instrumen Variab

el No rhitung rtabel Kondisi Sig kesimpulan

X

1 0,603 0,396 rhitung > rtabel 0,001< 0,05 Valid 2 0,532 0,396 rhitung > rtabel 0,003< 0,05 Valid 3 0583 0,396 rhitung > rtabel 0,002< 0,05 Valid 4 0,613 0,396 rhitung > rtabel 0,001< 0,05 Valid 5 0,559 0,396 rhitung > rtabel 0,004< 0,05 Valid 6 0,514 0,396 rhitung > rtabel 0,003< 0,05 Valid 7 0,565 0,396 rhitung > rtabel 0,003< 0,05 Valid 8 0,592 0,396 rhitung > rtabel 0,002< 0,05 Valid 9 0,632 0,396 rhitung > rtabel 0,001< 0,05 Valid 10 0,609 0,396 rhitung > rtabel 0,001< 0,05 Valid

Y

1 0,626 0,396 rhitung > rtabel 0,001< 0,05 Valid 2 0,556 0,396 rhitung > rtabel 0,004< 0,05 Valid 3 0,583 0,396 rhitung > rtabel 0,002< 0,05 Valid 4 0,620 0,396 rhitung > rtabel 0,001< 0,05 Valid 5 0,572 0,396 rhitung > rtabel 0,003< 0,05 Valid 6 0,549 0,396 rhitung > rtabel 0,005< 0,05 Valid 7 0,549 0,396 rhitung > rtabel 0,004< 0,05 Valid 8 0,553 0,396 rhitung > rtabel 0,004< 0,05 Valid 9 0,561 0,396 rhitung > rtabel 0,001< 0,05 Valid 10 0,632 0,396 rhitung > rtabel 0,001< 0,05 Valid Sumber data primer 2020

Uji validitas menggunakan sampel 25 dan taraf signifikan sebesar 0,05 sehingga didapat rhitung dan rtabel yang didapat rata-rata di atas. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa uji validitas pada penelitian ini dinyatakan valid karena rhitung > rtabel dan taraf signifikasi < 0,05.

b. Uji Reliabiltas Intsrumen

Uji reliabel digunakan untuk mengetahui konsistensi alat ukur dan menunjukkan sejauh mana alat ukur tersebut dapat dipercaya dan diandalkan dalam penelitian. Pada penelitian ini uji reliabilitas menggunakan rumus crobach alpha dengan bantuan SPSS 16,

kemudian hasil alpha hitungu diinterprestasikan pada tabel nilai r. Jika tingkat alpha hitung > 0,60 maka alat ukur tersebut memiliki tingkat reliabilitas yang tinggi adapun hasil dari output SPSS sebagai berikut :

Tabel 4.36

Uji Reliabilitas Instrumen Variabel Cronbach’s Alpha N of item Komunikasi Interpersonal 796 10 Kinerja pegawai 809 10

Sumber (data diolah) dari kuesioner 2020

Pada kolom cronbach alpha terdapat angka 0,796 dan 0,809 yang artinya hasil perhitungan reliabilitas lebih besar dari 0,60 sehingga dapat disimpulkan bahwa alat ukur tersebut memiliki tingkat reliabilitas yang baik.

c. Analisis Linier Sederhana

Berdasarkan data penelitian yang dikumpulkan baik untuk variabel independen yaitu variabel Komunikasi Interpersonal (X) maupun variabel dependen yaitu variabel Kinerja Pegawai (Y) yang diolah dengan menggunakan bantuan SPSS versi 16.0, maka diperoleh hasil perhitungan regresi linier sederhana.

a. Variabel Intered/remode

Tabel 4.37

Variabel Intered/Removed

Model Variabel intered Variabel removed Method

1 Komunikasi

interpersonal

Enter sumber data diolah 2020

All requested variabel entered Dependen variabel kinerja pegawai

tabel diatas menjelaskna tentang variabel yang dimasukkan serta metode yang digunakan. Dalam hal ini variabel yang di masukan adalah variabel komunikasi interpersonal (X) sebagai variabel independen dan kinerja pegawai (Y) sebagai variabel dependen dan metode yang digunakan sebagai metode enter.

b. Model Summary

Tabel 4.38

Variabel Model Summary Model R R squared Adjusted R squared Std. error of the estimate 1 938 880 875 94747

sumber data diolah 2020

tabel diatas menjelaskan besarnya nilai korelasi / hubungan (R) yaitu sebesar 0,938 dari output tersebut diperoleh koefisien determinasi (R Squared) sebesar 0,880 yang mengandung pengertian bahwa

pengaruh variabel (X) Komunikasi Interpersonal terhadap variabel (Y) Kinerja Pegawai sebesar 8,80 %.

c. Anova Tabel 4.39 ANOVAb Model Sum of squard Df Mean squard F Sig. Regression Residual Total 151.353 20.647 172.000 1 23 24 151.353 898 168.601 000

Sumber data diolah 2020

dari output tersebut dapat diketahui bahwa nilai F hitung = 168.601 dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05. Maka model regresi dapat dipake untuk memprediksi variabel kinerja pegawai atau dengan kata lain ada pengaruh. Variabel Komunikasi Interpersonal (X) terhadap variabel Kinerja Pegawai (Y).

Pada hasil uji F dalam penelitian ini diketahui nilai uji F sebesar 168.601 dengan signifikansi 0,000 dimana diisyaratkan nilai signifikansi F lebih kecil dari 5% (0,05) dimana nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan untuk uji F sebesar 168.601 > 0,000 tingkat signifikansi untuk uji dua arah adalah 0,000 dengan jumlah responden 25. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa semua variabel independen Komunikasi Interpersonal (X) dalam penelitian ini secara bersama-sama berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai (Y) hal tersebut berarti jika keakraban, manajemen interaksi, daya eksprsi dan orientasi pada

orang lain mengalami kenaikan maka akan berdampak pada peningkatan Kinerja Pegawai (Y). sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh antara varibel Komunikasi Interpersonal (X) terhadap Kinerja Pegawai di bagian Humas Kantor Bupati Maluku Tengah.

d. Coefficient Tabel 4.40 Coefficient Model Unstandardized Coeficients Standardize d coefisients T Sig . B Standar . Error Beta 1 (constant) Komunikasi Interpersonal (X) 4.449 .742 1.213 .057 .938 3669 12.985 .001 .000 Sumber data diolah 2020

Dari tabel diatas diketahui nilai constant (a) sebesar 4.449 sedangkan nilai komunikasi interpersonal (b/koefisien regresi) sebesar 0,742, sehingga persamaan regresinya dapat ditulis:

Y = a+bX

= 4.449+0.742X s

Persamaan tersebut dapat diterjemahkan : Konstanta sebesar 4.449 mengandung arti bahwa nilai konsistensi variabel Komunikasi Interpersonal adalah sebesar 4.449, Koeffisien regresi X sebesar 0.742 menyatakan bahwa setiap penambahan lebih dari 1% nilai komunikasi interpersonal, maka nilai partisipasi berkurang menjadi 0.742. Maka Koeffisien regresi tersebut bernilai positif sehingga dapat dikatakan bahwa ada pengaruh antara variabel Komuikasi Interpersonal (X)

terhadap variabel Kinerja Pegawai (Y). Pengambilan keputusan dalam regresi linier sederhana dalam peneleitian ini adalah: Berdasarkan nilai signifikansi : dari tabel coefficients diperoleh nilai signifikanasi sebesar 0,001 < 0,05, sehingga dapat disimpulakan bahwa variabel Komunikasi Interpersonal (X) berpengaruh terhadap variabel Kinerja Pegawai (Y).