• Tidak ada hasil yang ditemukan

(8 JP)

Tujuan Pembelajaran Topik A

1. Peserta didik mendeskripsikan bagaimana magnet diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

2. Peserta didik menunjukkan upaya membuat magnet dengan cara sederhana.

Pertanyaan Esensial

1. Apa itu magnet?

2. Bagaimana magnet bermanfaat untuk kehidupan kita?

3. Bagaimana cara membuat magnet?

Informasi untuk Guru

Apa Itu Magnet?

Magnet adalah suatu benda yang memiliki kemampuan menarik benda-benda lain yang ada di sekitarnya. Tidak semua benda memiliki sifat magnetik - kemampuan untuk dapat ditarik oleh magnet. Ada benda-benda yang memiliki sifat magnetik kuat, namun ada juga benda yang sifat magnetiknya lemah. Selain itu, ada juga benda yang tidak memiliki sifat kemagnetan sama sekali, seperti kayu, beras, kerikil, dan seterusnya.

Jenis-jenis Magnet

Berdasarkan sifat kemagnetannya, magnet dibagi menjadi beberapa tipe:

1. Magnet permanen

Tipe magnet ini merupakan magnet yang paling sering kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Benda yang tergolong magnet permanen memiliki kekuatan magnet yang tidak dapat hilang dengan mudah. Contohny, magnet yang terdapat pada pengeras suara, pintu kulkas, jam tangan, dan lain sebagainya.

2. Magnet sementara

Sesuai namanya, benda yang tergolong tipe magnet ini memiliki sifat kemagnetan yang sementara. Ketika benda ini berada dalam suatu medan magnet, benda tersebut akan memiliki sifat kemagnetan. Namun, benda ini akan kehilangan sifat kemagnetannya ketika tidak berada dalam suatu medan magnet.

3. Elektromagnet

Berbeda dengan tipe magnet permanen dan sementara, elektromagnet merupakan suatu benda yang dapat menghasilkan gaya magnet ketika benda tersebut dialiri listrik. Benda ini merupakan suatu kumparan kabel yang dialiri

listrik. Salah satu keunggulan benda elektromagnetik, yaitu besaran gaya magnet yang dihasilkan dapat diatur sesuai dengan besaran arus listrik yang dialirkan

Mengapa Magnet Bisa Menarik Logam?

Pada dasarnya, magnet dapat menarik logam lainnya karena memiliki gaya medan magnet. Umumnya, atom-atom logam besi memiliki gaya medan magnet tersendiri.

Gaya medan magnet pada besi biasa memiliki arah yang tidak beraturan sehingga besi biasa tidak dapat menarik logam lainnya. Jika domain medan magnet pada besi dibuat searah maka gaya medan magnetnya akan semakin besar sehingga dapat menarik logam lainnya. Magnet dapat menarik logam lainnya dikarenakan gaya medan magnetnya teratur dan cukup kuat.

Medan magnet merupakan sesuatu yang tidak dapat dilihat secara langsung.

Oleh karenanya dalam mempelajari topik ini, guru disarankan untuk menerapkan pembelajaran berbasiskan pengalaman (experiential learning). Berikan kesempatan yang lebih leluasa kepada peserta didik untuk berinteraksi dengan magnet.

Pada Topik A, peserta didik akan diajak untuk memahami karakteristik magnet melalui percobaan yang dilakukan. Selain itu, peserta didik juga akan mempelajari garis medan magnet serta menguji kekuatan magnet. Melalui aktivitas-aktivitas tersebut diharapkan peserta didik dapat mendeskripsikan karakteristik magnet serta bagaimana magnet bekerja. Strategi pembelajaran pada Topik A dilakukan menggunakan pendekatan inkuiri, di mana peserta didik akan terlebih dahulu melakukan kegiatan eksplorasi sebelum membahas konten materi.

Perlengkapan

Perlengkapan yang dibutuhkan peserta didik:

1. dua magnet yang didapatkan dari barang bekas/dibeli di toko;

2. segenggam beras/biji-bijian/kedelai;

3. paku/jarum/peniti/benda kecil lainnya yang terbuat dari besi;

4. kayu/ranting berukuran kecil yang sudah dipatahkan;

5. segenggam tanah;

6. segenggam kerikil;

7. kotak yang terbuat dari kertas/plastik;

8. kertas berukuran A4

9. segenggam serbuk pasir hitam (atau serbuk besi yang didapatkan dari toko bangunan);

10. benang;

11. penggaris;

12. tumpukan buku.

Ide Pengajaran

Mari Mencoba

Persiapan sebelum kegiatan:

Persiapan sebelum kegiatan: Sampaikan kepada peserta didik di hari sebelumnya untuk membawa perlengkapan yang dibutuhkan.

Jika ada keterbatasan terkait jumlah perlengkapan, guru dapat memodifikasi kegiatan menjadi percobaan kelompok. Disarankan setiap kelompok terdiri atas 3 - 5 orang.

1. Mulailah kelas dengan mengajak peserta didik mengamati gambar pembuka Topik A, lalu ajukan pertanyaan, “Menurut kalian apa yang sedang dilakukan Ian dalam gambar tersebut?”

2. Galilah pengetahuan awal peserta didik mengenai magnet. Pada kelas 4, peserta didik sudah dikenalkan dengan magnet ketika belajar mengenai gaya.

Pada tahap ini, seharusnya peserta didik sudah memiliki pengetahuan dasar mengenai magnet.

3. Sampaikan pada peserta didik bahwa mereka akan belajar lebih lanjut mengenai magnet dan kegunaannya. Ajukan pertanyaan esensial sebagai pemantik awal.

4. Berikan pengantar singkat tentang aktivitas percobaan yang akan dilakukan sesuai panduan pada Buku Siswa.

5. Arahkan peserta didik untuk menyiapkan perlengkapan yang dibutuhkan.

Latihlah peserta didik untuk membaca instruksi percobaan secara mandiri di Buku Siswa.

6. Selama aktivitas percobaan, guru dapat berkeliling mengawasi langkah kerja serta membantu memberikan pengarahan kepada peserta didik yang membutuhkan. Jika percobaan dilakukan secara berkelompok, pastikan setiap peserta didik mendapatkan gilirannya.

7. Selesai percobaan, arahkan peserta didik untuk menjawab pertanyaan yang ada di Buku Siswa pada buku tugasnya.

8. Setelahnya lakukan pembahasan bersama.

a. Benda apa saja yang bisa ditarik/menempel pada magnet?

Hanya benda-benda yang terbuat dari besi, serbuk besi atau sebagian dari pasir yang akan menempel pada magnet.

b. Bagaimana cara termudah memisahkan benda besi dari campuran benda-benda lainnya?

Cara termudah memisahkan benda besi dari campuran benda lainnya dengan cara mendekatkan benda-benda besi dengan magnet. Benda yang terbuat dari besi akan menempel pada magnet, sedangkan benda-benda seperti kerikil, beras/biji-bijian/kedelai, ranting tidak akan ditarik oleh magnet.

c. Apakah semua benda yang terbuat dari besi selalu dapat ditarik oleh magnet?

Ya. Besi merupakan benda yang dapat ditarik oleh magnet.

9. Lakukan penguatan dengan mengarahkan peserta didik membaca mengenai sifat magnet pada Belajar Lebih Lanjut.

Lakukan Bersama

Persiapan sebelum kegiatan:

Persiapan sebelum kegiatan: Sampaikan kepada peserta didik di hari sebelumnya untuk membawa perlengkapan yang dibutuhkan.

Percobaan akan dilakukan secara berkelompok, sehingga perlengkapan dapat dibagi-bagi.

1. Mulailah dengan memberikan pertanyaan pada peserta didik, “Menurut kalian, apakah semua bagian magnet bisa menarik sama kuat?”

2. Ajak peserta didik untuk mengeluarkan hipotesisnya. Gali lebih dalam alasan dari jawaban mereka.

3. Sampaikan bahwa mereka akan membuktikannya dengan melakukan sebuah percobaan.

4. Berikan pengantar singkat tentang aktivitas percobaan yang akan dilakukan sesuai panduan pada Buku Siswa.

Catatan

Percobaan ini menggunakan serbuk besi atau tanah. Pastikan ruangan tidak berangin sehingga menimbulkan potensi serbuk besi/tanah masuk ke mata

atau terhirup.

“ “

5. Bagi peserta didik dalam kelompok terdiri atas 3 - 4 orang dan arahkan peserta didik untuk menyiapkan perlengkapan yang dibutuhkan.

6. Selama aktivitas percobaan, guru dapat berkeliling mengawasi langkah kerja serta membantu memberikan pengarahan kepada peserta didik yang membutuhkan. Pastikan juga setiap kelompok berpartispasi dalam kegiatan ini.

7. Arahkan kelompok yang sudah selesai untuk mendiskusikan pertanyaan pada Buku Siswa dan menuliskan jawaban di buku tugasnya.

8. Sebelum melakukan pembahasan, sebaiknya serbuk besi sudah dirapikan terlebih dahulu.

9. Lakukan pembahasan dalam kelompok besar terkait percobaan ini.

a. Bagian magnet mana yang menarik serbuk pasir/serbuk besi paling banyak?

Bagian tepi magnet menarik serbuk pasir/serbuk besi paling banyak.

Hal ini diakibatkan karena bagian tepi memiliki medan magnet yang paling kuat dibandingkan bagian magnet lainnya.

b. Pada langkah percobaan 6, apa yang terjadi ketika kedua magnet saling didekatkan? Mengapa hal itu bisa terjadi?

Ketika didekatkan satu sama lain magnet bisa tarik-menarik ataupun tolak-menolak. Tergantung bagian mana yang didekatkan satu sama lain.

c. Pada langkah percobaan 7, apa yang terjadi ketika kedua magnet saling didekatkan? Mengapa hal itu bisa terjadi?

Ketika didekatkan satu sama lain magnet bisa tarik-menarik ataupun tolak-menolak. Tergantung bagian mana yang didekatkan satu sama lain.

10. Selanjutnya, ajukan kembali pertanyaan yang diajukan saat awal kegiatan (nomor 1) dan minta peserta didik menyimpulkannya.

11. Lakukan penguatan konsep dengan mengarahkan peserta didik membaca mengenai kekuatan magnet pada Belajar Lebih Lanjut.

12. Selanjutnya, guru dapat melakukan pembahasan mengenai pemanfaatan magnet. Gunakan teks pada Belajar Lebih Lanjut sebagai alat bantu.

Mari Refleksikan

(Untuk memandu peserta didik, lihat bagian refleksi di Panduan Umum Buku Guru) 1. Apa itu magnet?

Magnet adalah benda yang memiliki medan magnet dan dapat menarik benda-benda lain.

2. Apa saja benda-benda yang dapat ditarik magnet?

Benda yang terbuat dari besi, nikel, dan kobalt. Selain besi, mungkin peserta didik tidak familiar dengan logam nikel dan kobalt. Tapi perlu untuk peserta didik ketahui bahwa tidak hanya besi yang dapat ditarik oleh magnet.

3. Apa itu garis-garis gaya magnet?

Garis-garis tidak kasat mata yang menunjukan gaya magnet yang terdapat di sekitar benda magnetik.

4. Apa yang terjadi jika kedua magnet dengan kutub yang sama didekatkan?

Akan timbul gaya tolak-menolak.

5. Apa yang terjadi jika kedua magnet dengan kutub yang berbeda didekatkan?

Akan timbul gaya tarik-menarik.

6. Apa manfaat magnet dalam kehidupan kita sehari-hari?

Bervariasi. Gunakan Belajar Lebih Lanjut sebagai referensi.

Pengajaran Topik B: Bagaimana Cara Mendapatkan Energi