BAB IV. HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1. Pengamatan dan Pembahasan Program Visual Basic
Program Penampil Detak Jantung Berbasis Visual Basic akan diamati dalam tujuh bagian berdasarkan form yang sudah dibuat. Bagian-bagian tersebut berupa pengamatan proses kerja program pada masing-masing form, yang memiliki fungsi yang berbeda dan pengamatan pada database.
4.1.1 Splash Form
Pada awal program dijalankan maka akan muncul splash form. Form ini berisi identitas program yaitu nama program, pembuat program, tahun pembuatan program, instansi programmer dan hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan program. Form ini akan muncul selama 3 detik, kemudian splash form akan tertutup dan formlogin akan terbuka. Gambar 4-1 adalah tampilan splash forms untuk program “Penampil Detak Jantung Berbasis Visual Basic”.
Gambar 4-1 Tampilan Splash Form
4.1.2 Login Form
Form login adalah form yang dimaksudkan untuk membatasi penggunaan program Penampil Detak Jantung Berbasis Visual Basic hanya oleh orang yang mempunyai wewenang di bidang ini saja. Gambar 4-2 adalah tampilan form login dari program Penampil Detak Jantung Berbasis Visual Basic.
Gambar 4-2 Tampilan Form Login
Pada form login terdapat dua buah text box yang wajib diisi oleh user jika ingin menjalankan program. Text box pertama adalah user name dan text box kedua adalah password. Jika user name dan password sesuai dengan data yang tersimpan pada data base maka user yang bersangkutan dapat masuk ke form yang dipilihnya. Form yang dimaksud adalah form user dan form admin, sedangkan jika user memilih quit maka program akan dihentikan. Form user dimaksudkan untuk menjalankan proses pengambilan data detak jantung pasien atau melihat data yang sudah ada. Form ini ditujukan untuk para dokter atau perawat yang bertanggung jawab terhadap pasien. Sedangkan form admin ditujukan kepada petugas-petugas rumah sakit untuk mengetahui data username dan password para dokter yang berhak menggunakan alat ini serta mengetahui nama pasien yang diperiksa dibawah pertanggung jawaban mereka.
Jika data yang diisikan pada text boxt tidak sesuai maka akan ditampilkan pesan kesalahan seperti pada gambar 4-3 dan peringatan kesempatan login seperti pada gambar 4-4. Kesempatan pengisian form login hanya tiga kali sehingga jika tiga kali user salah melakukan pengisian maka program akan otomatis dihentikan.
Gambar 4-3 Tampilan Pesan Kesalahan Pengisian Form Login
Gambar 4-4 Tampilan Peringatan Kesempatan Login
4.1.3 Form Administrator
Form administrator akan ditampilkan jika user sudah melewati form login dan memilih command button Admin.
Form administrator terdiri dari dua buah tab yaitu tab User Data dan tab Patient Data.
a. Tab User Data
Tab ini berfungsi untuk melakukan pengubahan dan penambahan data user yang berhak menjalankan program. Pada tab ini terdapat 5 pilihan command button yaitu New, Edit, Search, Save dan Quit.tampilan tab User Data ditunjukkan pada gambar 4-5.
Gambar 4-5 Tampilan Tab User Data
Jika administrator memilih tombol New maka tampilan program akan berubah seperti pada gambar 4-7, di mana administrator dapat menambahkan data user baru yang berhak menjalankan pada text box yang tersedia setelah sebelumnya ditampilkan form konfirmasi seperti pada gambar 4-6.
Gambar 4-6 Konfirmasi sebelum menambahkan data
Selanjutnya jika administrator memilih tombol Search maka akan ditampilkan form seperti pada gambar 4-8.
Gambar 4-8 Form search
Jika proses searching sudah dilakukan dan data telah ditemukan maka administrator dapat melakukan pengubahan pada username dan password seperti diinformasikan pada gambar 4-9 dan selanjutnya form akan berganti menjadi form edit seperti pada gambar 4-10.
Gambar 4-10 Form Edit
Setelah melakukan berbagai pengubahan maka administrator hendaknya menekan tombol save untuk menyimpan pengubahan pada database. Tampilan yang terjadi jika tombol save ditekan terlihat pada gambar 4-11.
Gambar 4-11 Konfirmasi saving
Sedangkan tombol Quit akan membuat program otomatis dihentikan. b. Tab Patient Data
Pada tab ini dapat diketahui dokter yang bertanggung jawab atas seorang pasien. Pencarian data dilakukan dari kontrol panel yang terdiri dari tombol search dan quit dengan input berupa nama pasien yang hendak diketahui dokter yang merawatnya. Tampilan tab data pasien terlihat pada gambar 4-12.
Gambar 4-12 Tab Patient Data
Jika telah diinputkan nama pasien dan tombol search telah ditekan maka form akan berganti seperti gambar 4-13.
Gambar 4-13 Proses searching data pasien
4.1.4 Form User
Form ini akan ditampilkan jika pengguna program memilih tombol user. Pada form ini hanya ditampilkan control panel yang berisi tiga command button seperti gambar 4.14 yaitu:
a. Preview
Command button ini berfungsi untuk menampilkan data berupa grafik detak jantung berdasarkan nama pasien dan waktu pemeriksaannya. Sehingga grafik yang akan ditampilkan merupakan grafik yang dibuat berdasarkan database.
b. New Patient
Command button New Patient ditujukan bagi user yang ingin melakukan pemeriksaan detak jantung pasien menggunakan alat yang tersedia yang telah terhubung dengan PC yang menjalankan program ini. Selanjutnya data yang didapat akan membentuk grafik yang real time sekaligus menyimpannya dalam database sehingga dapat dilihat kembali pada waktu yang berbeda.
c. Quit
Command button Quit berfungsi untuk menghentikan program.
Gambar 4-14 Form User
4.1.5 Form Data Pasien
Form data pasien terdiri dari tiga tab yang dapat dilihat yaitu: a. Tab data pasien
Tab ini berisi data-data umum pasien yang berupa Nama, Umur, Tinggi Badan, Berat Badan, Pekerjaan, Nama Dokter yang menanganinya, Anamnesis atau keluhan, Riwayat Kesehatan dan Alamat pasien.
b. Tab metode cahaya
Tab ini berisi informasi data detak jantung pasien yang ditunjuk pada tab data pasien saat diperiksa menggunakan alat pendeteksi detak jantung Metode Cahaya. Data yang ditampilkan yaitu: waktu mulai pemeriksaan, waktu akhir pemeriksaan, tanggal akhir pemeriksaan dan banyaknya data yang diambil.
c. Tab stetoskop
Tab ini berisi informasi data detak jantung pasien yang ditunjuk pada tab data pasien saat diperiksa menggunakan Stetoskop. Data yang ditampilkan yaitu: waktu mulai pemeriksaan, waktu akhir pemeriksaan, tanggal akhir pemeriksaan dan banyaknya data yang diambil.
(a) (b)
Gambar 4-15 Tampilan Tab Metode Cahaya (a) dan Stetoskop (b)
Form data pasien ini akan ditampilkan jika pengguna program memilih tombol new pasient atau preview pada form sebelumnya. Namun bedanya yaitu jika tombol yang ditekan adalah new patient maka form data pasien yang ditampilkan akan kosong seperti pada gambar 4-16 dan siap diisi oleh data-data pasien baru yang kemudian akan disimpan
pada database dan akan menjadi inisial pada database yang akan menyimpan data amplitudo detak jantungnya. Sedangkan jika ditekan tombol preview maka form data pasien yang ditampilkan akan berupa form yang sudah berisi data-data pasien yang pernah direkam data detak jantungnya seperti pada gambar 4-17. Untuk memilih pasien mana yang akan dilihat datanya, maka user disediakan combo box yang berisi daftar nama-nama pasien dan kemudian dipilih juga waktu pemeriksaannya pada Tab Metode Cahaya atau Tab Stetoskop.
Gambar 4-16 Tampilan Form Data Pasien Kosong
4.1.6 Form Pilih Alat
Form pilih alat hanya kan ditampilkan jika tombol yang dipilih pada form user adalah New Patient. Setelah mengisikan data pada form data pasien dan menekan tombol save maka barulah form plih alat ini ditampilkan. Proses saving terlihat pada gambar 4-18.
Gambar 4-18 Proses saving data pasien
Form ini berfungsi untuk menampilkan keadaan alat pendeteksi detak jantung (ON atau OFF) dan melakukan pemilihan alat apa yang akan digunkan untuk mendeteksi detak jantung pasien yang baru saja diisi datanya. Tampilan form pilih alat terlihat pada gambar 4-19.
Jika alat yang dipilih tidak terhubung maka secara otomatis PC akan memindahkan pilihan ke alat yang lainnya seperti pada gambar 4-20. Jika kedua alat ini tidak terhubung maka program akan dihentikan dan data yang telah tersimpan akan otomatis dihapus kembali seperti pada gambar 4-21.
Gambar 4-20 Pesan kesalahan karena alat yang dipilih tidak terhubung
Gambar 4-21 Pesan kesalahan karena kedua alat tidak terhubung
4.1.7 Form Grafik
Form grafik adalah form yang menampilkan data detak jantung berupa grafik baik secara real time maupun dari database. Form ini terdiri dari picturebox dan control panel. Picturebox pada form ini diatur pada mode pixel dengan lebar 750 pixel dan tinggi 400 pixel. Satu pixel diplot setiap 0.01 detik sehingga untuk memenuhi picture box dibutuhkan 7,5 detik.
Dalam membentuk grafik secara real time dilakukan menggunakan timer yang telah diatur pada alat pendeteksi detak jantung. Selanjutnya input yang berupa Hexadecimal diubah menjadi ASCII dengan sintaks:
terima$ = Comm1.Input Saving = Saving + terima$
If Saving <> "" Then
If Comm1.InputMode = comInputModeText Then
FUK = Asc(Saving) End If
End if
Selanjutnya data ASCII akan diplot menjadi grafik pada picturebox. Picturebox pada VB memiliki ketentuan bahwa titik koordinat (0,0) terdapat dikanan atas. Untuk dapat menggambarkan grafik dengan titik (0.0) terletak pada sisi kiri bawah, maka dibuat pengaturan pada VB. Input dari hardware berkisar antara 00 hingga FF yang berarti terdiri dari 256 data. Sehingga tinggi picturebox yang digunakan adalah 256 saja sehingga tinggi sisa picturebox pada sisi atas dan bawah adalah (400 – 250) / 2 = 72. sehingga dapat dipastikan bahwa titik (0.0) pada picturebox diharapkan berada pada titik koordinat pixel (0,328) sehingga dibuat rumus:
A(U) = (Val(FUK) - 328) / (-1)
Setelah didapat data amplitudo yang siap diplot, maka data langsung diplot dengan sintaks:
Picture1.PSet (X, A(U)), QBColor(15)’ X merupakan koordinat Y yang selalu bertambah
Picture1.Line (X - 1, A(U - 1))-(X, A(U)) ‘ menggabungkan tiap point pada picturebox
Data yang diplot tersebut akan langsung disimpan pada database agar dapat dipangggil sewaktu-waktu. Sintaks dalam menyimpan data point yaitu:
temp1 = DataPasien.namateks.Text temp2 = tanggal.Caption
temp3 = waktu.Caption temp4 = A(U)
temp5 = U
Dim SQLTambah3 As String
Picture1.PSet (X, A(U)), QBColor(15) Beep 800, 200
Picture1.Line (X - 1, A(U - 1))-(X, A(U))
SQLTambah3 = "Insert Into Stetoskop ([Nama],[Tanggal],[Waktu Periksa],[Amplitudo Jantung],[Index]) values ('" & temp1 & "','" & temp2 & "','" & temp3 & "','" & temp4 & "','" & temp5 & "')"
Conn.Execute SQLTambah3 RSstetoskop.Requery
Data point yang disimpan dengan sintaks diatas adalah data point untuk stetoskop, sedangkan untuk menyimpan data point metode cahaya digunakan sintaks:
temp1 = DataPasien.namateks.Text temp2 = tanggal.Caption
temp3 = waktu.Caption temp4 = A(U)
Dim SQLTambah4 As String
Picture1.PSet (X, A(U)), QBColor(15) Beep 800, 200
Picture1.Line (X - 1, A(U - 1))-(X, A(U))
SQLTambah3 = "Insert Into Metodecahaya ([Nama],[Tanggal],[Waktu Periksa],[Amplitudo Jantung],[Index]) values ('" & temp1 & "','" & temp2 & "','" & temp3 & "','" & temp4 & "','" & temp5 & "')"
Conn.Execute SQLTambah4 RSmetodecahaya.Requery
Dari proses plotting diatas dengan menggunakan obyek yang sama didapat grafik seperti pada gambar 4-22 saat digunakan alat pendeteksi detak jantung metode cahaya dan gambar 4-23 saat digunakan stetoskop sebagai alat pendeteksi detak jantungnya.
Gambar 4-23 Grafik Stetoskop
Dengan alat pendeteksi detak jantung dan obyek yang sama namun ditampilkan pada osiloskop digital maka didapatkan grafik metode cahaya dan grafik stetoskop seperti gambar 4-24 dengan pengaturan osiloskopnya seperti pada gambar 4-25.
Gambar 4-24 Gambar grafik metode cahaya (kuning) dan stetokop (ungu) pada Osiloskop
Gambar 4-25 Pengaturan Osiloskop
Dari grafik yang sudah diplot selanjutnya akan dicari periode jantungnya. Algoritma penentuan periode jantung ini digambarkan seperti pada gambar 4-26.
Gambar 4-26 Algoritma Penentuan Periode Jantung
Dari algoritma diatas dituliskan menjadi program VB yaitu sebagai berikut:
For Z = 2 To Val(DataPasien.PointM.Text)
If data(Z - 2) >= data(Z - 1) And data(Z - 1) <= data(Z) And data(Z - 1) < 200 Then ‘pencarian puncak
waktu2 = Z lia:
If data(Z - 2) <= data(Z - 1) And data(Z - 1) >= data(Z) Then
If data(Z - 1) > 200 Then ‘pencarian lembah
U = U + 1 T1(U) = waktu2 End If
Else: GoTo lia End If
End If
Next Z
If U = 0 Then
DataPasien.PeriodeS.Text = "Puncak Tidak Teridentifiksi"
Else
For K = 1 To U
R = T1(K) - T1(K - 1)’pencarian jarak antar titik Y
T = T + (R)’penjumlahan jarak
Next K
DataPasien.PeriodeS.Text = Val(T / U) * 0.01 ‘perhitungan periode
End If
Dari grafik metode cahaya pada gambar 4-22 jika dihitung menggunakan program maka didapatkan hasil seperti pada gambar 4-27 dibawah ini.
Sedangkan pada osiloskop periode jantung alat metode cahaya (grafik kuning) dapat dihitung dengan cara:
905 . 0 250 5 3.3) 3.2 3.6 3.9
(4.1+ + + + x ms= s, sehingga didapat galat sebesar:
Galat= 100% 47.37% 95 . 0 4 . 1 95 . 0 − x = .
Galat yang cukup besar ini bukan hanya karena proses pembulatan pada perhitungan melainkan juga karena keadaan saat pengukuran. Saat pengukuran denyut jantung menggunakan alat yang sama dan juga pada obyek yang sama namun dilakukan pada selang waktu yang berbeda sehingga menghasilkan hasil yang berbeda pula.
Selanjutnya dari grafik stetoskop pada gambar 4-23 maka didapat hasil perhitungan seperti pada gambar 4-28 dibawah ini:
Gambar 4-28 Perhitungan Periode Jantung Stetokop
Dengan cara yang sama seperti pada perhitungan grafik metode cahaya diatas maka periode jantung dari osiloskop untuk alat stetoskop yaitu 0.29 sekon.