Seorang pemimpin yang baik adalah yang mampu memanfaatkan sumber daya manusia yang ada dalam perusahaan, sehingga kepemimpinan merupakan bagian penting dalam meningkatkan kinerja pegawai, (Sugianto, 2011). Fanni Adhistya Italiani (2013) melakukan penelitian terhadap kinerja pegawai depertemen SDM PT. Semen Gersik, hasil penelitiannya menunjukan hubungan positif dan signifikan antara gaya kepemimpinan transformasional dengan kinerja pagawai. Agus Budi Santosa (2017) menyatakan bahwa gaya kepemimpinan transformasional telah terbukti telah memiliki efek signifikan pada kinerja pegawai. Julkifli Mootalu,dkk (2019) melakukan penelitian untuk menunjukan pengaruh gaya kepemimpinan transformasional terhadap kinerja hasil penelitiannya menunjukan secara parsial Gaya kepemimpinan transformasional berpengaruh tidak signifikan terhadap kinerja dan secara simultan Locus of control dan Gaya kepemimpinan transformasional berpengaruh signifikan terhadap kinerja.
23 Ricky Rinando dan Mukti Rahardjo (2019) melakukakan penelitian untuk menunjukan pengaruh gaya kepemimpinan transformasional terhadap kinerja hasil penelitiannya menunjukan Kepemimpinan Transaksional berpengaruh positif terhadap Kinerja Karyawan. (2015) melalakukan penelitian untuk menunjukan pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap kinerja hasil penelitiannya menunjukan Gaya kepemimpinan Transformasional berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. James Tatilu (2014) menyatakan bahwa Kepemimpinan transformasional berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Demikian juga halnya penelitian yang di lakukan oleh I Gede Rihayana (2018) mengemukan dimensi kepemimpinan transformasional memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja kariawan.
Benyamin dan Flyinn (2006) mengemukan dalam masa dua dekade terakhir ini, ini ada dua gaya kepemimpinan yang menjadi perhatian pakar organisasi, yaitu kepemimpinan transaksional dan transformasional. Menurut benyamin dan Flyin, Judge dan picolo (2007) transformasional leadership lebih efektif dibandingkan dengan transaksional leadership. Gaya kepemimpinan transformasional memberikan pegawai kesempatan terlibat dan berpasrtisipasi dalam pengambilan keputusan membuat mereka merasa dihargai dan menjadi bagian dari organisasi untuk mendorong pelaksanaan disiplin dalam melaksanakan tugasnya untuk mewujudkan kinerja yang lebih baik, (Budiwibowo, 2014).
24 2.4 Penelitian Terdahulu
Tabel 2.1 Penelitian Terdahulu No Nama Judul Penelitin Jenis
Penelitian
Hasil Penelitan 1. Asep
Mulyana dan
Rukoyimah .(2021)
Pengaruh gaya kepemimpinan transformasional dan komitmen organisasi terhadap kinerja guru
Kuantitatif Gaya Kepemimpinan
Transformasional berpengaruh secara signifikan terhadap Kinerja Guru di SMK Widya Dirgantara .
2. Ahmad
Adzkiya, (2020)
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah, Iklim Sekolah dan Komitmen
Profesional Guru terhadap Kinerja Guru (Studi Kasus Di Mts Ma’arif Nu Kabupaten Banyumas)
Kuantitatif Gaya kepemimpinan
transformasional kepala sekolah berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja guru dengan nilai sig. = 0,000 yakni <
0,05.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Guru
Kuantitatif Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah berpengaruh secara signifikan terhadap Kinerja Guru SMP dan MTS Muhammadiyah diKota Palembang.
4. Syarifud din, (2021)
Analisis
Kepemimpinan Transformasional Dan Disiplin Kerja Kepala Sekolah Terhadap Kepuasan Kerja Dan Peningkatan Kinerja Guru Di Smpn 2 Pajo Dompu
Kuantitatif Pengaruh Yang Positif dan Signifikan Antara
Kepemimpinan Kepala Sekolah Terhadap Kinerja Guru dengan Sumbangan Efektifnya Sebesar 18,22%.
25 5. Siti
Antimah, (2017)
Peran Gaya Kepemimpinan Transformasional Dalam
Memoderasi Motivasi Kerja dan Komitmen Organisasionalter hadap Kinerja Guru
Kuantitatif Kepemimpinan transformasional mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru
6. Octamay a Tenri Awaru, (2015)
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transaksional dan Transformasional Terhadap Kinerja Guru Sma di Kabupaten Sinjai
Kuantitatif Berdasarkan hasil pengujian, diperoleh nilai R2 atau R Square, yang menyatakan koefisisen korelasinya bahwa gaya
kepemimpinan transformasional yang diterapkan oleh kepala sekolah-kepala sekolah SMA di kabupaten sinjai mempunyai pengaruh dengan kontribusi sebesar 43,4 persen terhadap kinerja guru, sedangkan sisanya sebesar 56,6 persen dipengaruhi oleh faktor lain. Hasil uji signifikansinya adalah 0,000 <
0,05 sehingga hipotesis yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan gaya kepemimpinan transformasional terhadap kinerja terbukti kebenarannya.
7. Lidya Pelayanan dan Autentik
Terhadap Kinerja Pegawai
Kelurahan Di Kecamatan Bunaken Kota Manado
Kuantitatif Hasil Uji Statistik
Menyimpulkan Bahwa Gaya Kepemimpinan Transaksional Berpengaruh Signifikan terhadap Kinerja Pegawai Kelurahan pada Kecamatan Bunaken Kota Manado Dengan Nilai Koefisien Yang Signifikan.
26 8. Satrijo
Budiwib owo (2014)
Pengaruh gaya kepemimpinan transaksional, Transformasional dan disiplin kerja terhadap kinerja Guru (karyawan) di kota madiun
Kuantitatif terdapat hubungan yang kuat dan searah antara variabel, gaya kepemimpinan transformasional dengan kinerja karyawan.
9. Fanni Adhistya Italiani (2013)
Pengaruh gaya kepemimpinan transformasional dan Transaksional terhadap kinerja pegawai
departemen SDM PT. Semen gresik (persero) tbk
Kuantitatif pengaruh gaya kepemimpinan transformasional terhadap kinerja pegawai memiliki hubungan yang positif dan signifikan.
27 2.5 Kerangka Pemikiran
Kerangka pemikiran pada dasarnya diperlukan untuk memperjelas penalaran sehingga sampai pada jawaban sementara atas jawaban yang telah dirumuskan. Berdasarkan uraian sebelumnya maka dapat di buat kerangka pemikiran sebagai berikut:
Kepemimpinan Transformasional merupakan Pemimpin yang menginspirasi bawahanya mengenai pentingnya nilai kerja sama untuk mencapai tujuan organisasi yang telah di tetapkan. Gaya kepemimpinan transformasional cenderung membangun kesadaran para bawahannya mengenai pentingnya nilai kerja sama dan tugas mereka. Kinerja merupakan hasil pelaksanaan suatu pekerjaan atau prestasi kerja baik kuantitas maupun kualitas yang dicapai seseorang dalam melaksanakan tugas kerja sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya dalam suatu organisasi.
Gaya Kepemimpinan Transformasional memiliki peran yang sangat besar terhadap perkembangan dan kemajuan suatu organisasi. Jika Gaya Kepemimpinan yang diterapkan baik maka akan menghasilkan Kinerja yang baik. Sebaliknya jika Gaya Kepemimpinan buruk maka Kinerja akan menurun.
Berdasarkan hal tersebut, maka penulis menggambarkan kerangka pemikiran sebagai berikut:
Gambar 2.1.Kerangka Pemikiran
Gambar 2.1 : Pengaruh Gaya Kepemimpinan Tranformasional terhadap Kinerja Guru
Kepemimpinan Tranformasional (X)
Kinerja Guru (Y)
28 2.6 Hipotesis
Hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap rumusan masalah penelitian dimana rumusan masalah penelitian telah dinyatakan dalam bentuk kalimat pertanyaan, (Sugiono, 2019).
Berdasarkan rumusan kerangka pemikiran maka hipotesis dalam penelitian ini yaitu:
H0 : Diduga Gaya Kepemimpinan Transformasional tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Guru pada SMK Negeri 2 Kerinci
H1 : Diduga Gaya Kepemimpinan Transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Guru pada SMK Negeri 2 Kerinci
29 BAB III