• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Growth Opportunity Sebagai Variabel

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN

5.6 Pembahasan Hasil Penelitian

5.6.5 Pengaruh Growth Opportunity Sebagai Variabel

Dari hasil uji interaksi Moderated Regression Analysis (MRA) dapat diketahui bahwa :

 Growth Opportunity dapat memoderasi hubungan rasio Working Capital to Total Asset terhadap harga saham. Perusahaan yang memiliki pertumbuhan penjualan yang tinggi maka perusahaan tersebut membutuhkan tambahan modal kerja untuk melakukan investasi yang cukup besar dalam aktiva dimana adanya pertambahan aktiva tahun berjalan dibandingkan dengan tahun yang lalu. Pertambahan aktiva ini tidak dapat mempengaruhi harga saham untuk perusahaan sektor perdagangan eceran apabila perusahaan tidak efektif dalam penggunaannya. Pertumbuhan penjualan yang berasal dari penjualan secara kredit beresiko menimbulkan piutang tidak tertagih bagi perusahaan dimasa yang akan datang. Investor lebih memperhatikan rasio aktivitas atau perputaran aktiva yang memperbesar peluang perusahaan mendapatkan penghasilan daripada pertambahan aktiva. Hal ini memperkuat tidak adanya pegaruh hubungan antara rasio Working Capital to Total Asset terhadap harga saham.

 Growth Opportunity dapat memoderasi hubungan rasio Retained Earning to Total Asset terhadap harga saham. Perusahaan yang memiliki kenaikan rasio growth berarti diprediksi mengalami pertumbuhan usaha di masa yang akan datang. Pertumbuhan usaha memperbesar kemungkinan kemampuan perusahaan menghasilkan laba ditahan. Semakin besar laba ditahan yang dihasilkan memperbesar peluang perusahaan untuk mempertahankan

usahanya. Rasio Growth Opportunity dapat memperkuat hubungan rasio RETA terhadap harga saham.

 Growth Opportunity dapat memoderasi hubungan rasio Earning Before Interest and Tax to Total Asset terhadap harga saham. Perusahaan yang memiliki Growth Opportunity yang tinggi cenderung memilih mengurangi hutang dengan melakukan penerbitan saham baru untuk penambahan modal karena dapat mengambil keuntungan dari investasi yang telah dilakukan.

Sebaliknya perusahaan yang Growth Opportunity rendah lebih memilih hutang sebagai penambahan modal. Laba sebelum bunga dan pajak belum mencerminkan hasil usaha bersih yang diterima perusahaan karena belum dikurangi dengan bunga atas pinjaman dan pajak. Hal ini yang membuat Growth Opportunity dapat memoderasi hubungan rasio Earning Before Interest and Tax to Total Asset terhadap harga saham.

Growth Opportunity tidak dapat memoderasi hubungan rasio Total Asset Turn Over terhadap harga saham. Perusahaan yang mengalami pertumbuhan Growth Opportunity berarti mempunyai nilai investasi yang cukup besar terutama dalam aktiva tetap. Hasil Investasi dalam aktiva tetap tidak dapat secara langsung meningkatkan pendapatan, dibutuhkan waktu yang lebih lama untuk dapat meningkatkan penjualan. Investor cenderung lebih memperhatikan perputaran aktiva terutama persediaan yang akan meningkatkan pendapatan secara langsung. Hal ini yang mengakibatkan growth opportunity tidak dapat memoderasi hubungan rasio TATO terhadap harga saham.

BAB VI SIMPULAN 6.1 Simpulan

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, maka kesimpulan penelitian ini adalah sebagai berikut :

1. Rasio Working Capital to Total Asset berpengaruh tidak signifikan terhadap harga saham. Hal ini menunjukan bahwa dalam kemampuan modal kerja yang merupakan selisih antara total aktiva lancar dengan hutang lancar tidak berpengaruh kuat terhadap harga saham perusahaan sektor perdagangan eceran. Modal kerja yang besar belum tentu secara langsung meningkatkan pendapatan untuk sektor usaha dagang eceran.

Persediaan yang merupakan komponen aktiva lancar bila dalam jumlah besar akan merugikan bagi usaha sektor dagang eceran.

2. Rasio Retained Earning to Total Asset berpengaruh tidak signifikan terhadap harga saham. Hal ini menunjukkan investor lebih memperhatikan deviden yang diberikan perusahaan daripada laba ditahan yang dimiliki oleh perusahaan. Pemberian deviden kepada para pemegang saham tentunya mengurangi laba ditahan yang dimiliki perusahaan.

3. Rasio Earning Before Interest and Tax to Total Asset berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Hal ini menunjukan investor memperhatikan kemampuan laba yang dihasilkan oleh perusahaan saat berinvestasi. Perusahaan yang menghasilkan laba besar kemungkinan akan

memberikan pembagian deviden kepada para pemegang saham.

Pembagian deviden ini tentunya akan menaikkan harga saham perusahaan.

4. Rasio Total Asset Turn Over berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Hal ini menunjukkan perputaran aktiva sektor usaha dagang eceran memegang peranan penting dalam menghasilkan pendapatan bagi perusahaan. Efektivitas manajemen dalam mengelola perputaran aktiva menentukan keberhasilan perusahaan dalam operasionalnya

5. Rasio growth opportunity dapat memoderasi hubungan rasio Working Capital to Total Asset terhadap harga saham. Perusahaan yang memiliki pertumbuhan penjualan yang tinggi maka perusahaan tersebut membutuhkan tambahan modal kerja untuk melakukan investasi dibandingkan tahun lalu.

6. Rasio growth opportunity dapat memoderasi hubungan rasio Retained Earning to Total Asset terhadap harga saham. Perusahaan yang memiliki kenaikan rasio growth berarti diprediksi mengalami pertumbuhan usaha di masa yang akan datang. Pertumbuhan usaha memperbesar kemungkinan kemampuan perusahaan menghasilkan laba ditahan.

7. Rasio growth opportunity dapat memoderasi hubungan rasio Earning Before Interest and Tax to Total Asset terhadap harga saham. Perusahaan yang memiliki growth opportunity berarti memiliki kemampuan untuk meningkatkan laba bersih sebelum bunga dan pajak dimasa yang akan datang. Laba meningkat maka akan meningkatkan penilaian dari investor.

8. Rasio growth opportunity tidak dapat memoderasi hubungan rasio Total Assets Turn Over terhadap harga saham.

6.2 Keterbatasan

Penelitian ini memiliki keterbatasan, keterbatasan – keterbatasan tersebut antara lain :

1. Sampel penelitian hanya dibatasi pada perusahaan sektor perdagangan eceran sehingga tidak mencerminkan reaksi dari pasar modal secara keseluruhan.

2. Periode pengamatan pada penelitian ini relatif pendek karena hanya mencakup tahun 2013 sd 2017.

3. Rasio – rasio yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan rasio yang sering digunakan untuk mengukur financial distress suatu perusahaan sebab terdapat kemungkinan rasio-rasio keuangan lain yang lebih signifikan pengaruhnya terhadap perubahan harga saham seperti Dividen Payout Ratio, Economic Value Added dan lain sebagainya.

6.3 Saran

Berdasarkan kesimpulan dan keterbatasan hasil penelitian ini, peneliti memberikan beberapa saran berikut:

1. Kepada peneliti selanjutnya disarankan melakukan penelitian pada perusahaan selain sektor perdagangan eceran di Bursa Efek Indonesia karena pada penelitian ini lingkupnya hanya perusahaan sektor perdagangan eceran.

2. Bagi peneliti selanjutnya disarankan agar jangka waktu penelitian diperpanjang lebih dari 5 tahun supaya mendapatkan hasil yang lebih di generalisir.

3. Untuk peneliti selanjutnya di sarankan agar tidak menggunakan variabel rasio Earning Before Interest and Tax to Total Asset, karena Earning Before Interest and Tax to Total Asset sudah pasti mempengaruhi harga saham, hal ini disebabkan bahwa investor memperhatikan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba.

DAFTAR PUSTAKA

Ajija, Shochrul R. (2011). Cara Cerdas Menguasai Eviews. Jakarta: Salemba Empat.

Alnajjar, Fouad & Belkaoui, Ahmed Riahi (2001). Growth Opportunities and Earning Management. Managerial Finance,27(12): 72-81.

Anthony dan Govindarajan. (2005). Management Control System. Jakarta : Salemba Empat.

Aldiansyah Cahya Putra, Saryadi, dan Wahyu Hidayat.(2013). Pengaruh kinerja keuangan terhadap harga saham pada perusahaan BUMN (Non-Bank) yang terdaftar di bursa efek indonesia. Jurnal Sosial Politik. http://ejournals1.undip.ac.id/index.php/

Arifin, A., (2001). Membaca Saham. Yogyakarta: Andi.

Asif, A., Rasool, W., & Kamal, Y. (2011). Impact of Financial Leverage on Dividend Policy:

Empirical Evidence from Karachi Stock Exchange-listed Companies.African Journal of Business Management, 5(4): 1312-1324.

Awad, B. (2015). Determinants of Dividend Policy in Kuwait Stock Exchange. International.

Journal of Business and Management Review. 3(7): 72-78.

Azhari, Rahayu, Zahroh, (2015). Pengaruh ROE, DER, TATO, Dan PER Terhadap Harga Saham Perusahaan Properti Dan Real Estate Yang Go Publik Di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Administrasi Bisnis (JAB) Vol. 32 No. 2 Maret 2016.

Brigham, Eugene F. & Joel F. Houston. (2009). Fundamentals of Financial Management, 12th edition. Mason : South-Western Cengage Leaning.

Deitiana, T. (2011). Pengaruh Rasio Keuangan, Pertumbuhan Penjualan, dan Deviden terhadap Harga Saham. Jurnal Bisnis dan Akuntansi.Vol 1. No 1. Hal: 57-66.

Drs. S. Munawir. (2010). Analisa Laporan Keuangan. Yogyakarta: Liberty.

Erlina, (2011). Metodologi Penelitian, Gedung F. Pusat Sistem Informasi, Kampus USU.

Efendi, Azhar Affandi, Iwan Sidharta.(2016). Analisa Pengaruh Rasio Keuangan Model SpringateTerhadap Harga Saham Pada Perusahaan Publik SektorTelekomunikasi Jurnal Ekonomi, Bisnis & Entrepreneurship Vol.10, No.

1, April 2016, 1-16

Fachrudin, Khaira Amalia. (2011). Analisis Kesulitan Keuangan Perusahaan– Studi pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Jakarta. Tahun 1995-2005, Disertasi, Program Pascasarjana, Fakultas Ekonomi. Universitas Brawijaya. Malang Firth, Michael . (2008). Leverage And Investement Under A State-Owned Bank

Lending Environment: Evidence From China, Journal of Corporate Finance, No.14, pp.642-653.

Ghozali, Imam. (2013). Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS. Edisi 7. Semarang : Universitas Diponegoro.

Husnan, Suad dan Enny Pudjiastuti. (2012). Dasar-Dasar Manajemen Keuangan. Edisi Keenam. Cetakan Pertama. Yogyakarta: UPP STIM YPKN.

Irawati, Susan. (2005). Manajemen Keuangan. Pustaka. Bandung.

Irham, F. (2011). Analisis Laporan Keuangan. Bandung. Alfabeta

Irham, F. (2013). Pengantar Manajemen Keuangan Teori dan Soal Jawab. Bandung.

Alfabeta

Jumingan.(2006). Analisis Laporan keuangan. Bumi Aksara.Jakarta.

Jogiyanto, H. M. (2007). Teori Portofolio dan Analisis Investasi. Yogyakarta: BPFE.

Kasmir. (2015). Analisis Laporan Keuangan. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada.

Kartini dan Tulus Arianto. (2008). Struktur Kepemilikan, Profitabilitas, Pertumbuhan Aktiva dan Ukuran Perusahaan Terhadap Struktur Modal Pada Perusahaan Manufaktur.

Jurnal Keuangan dan Perbankan, Vol. 12 No. 1 : 11-21.

Kaaro, Hermeindito (2001). Analisis Leverage Dan Dividen Dalam Lingkungan Ketidakpastian: Pendekatan Pecking Order Theory Dan Balancing Theory.

Simposium Nasional Akuntansi IV: hal. 1067-1083.

Keown, A.J., Scott, D.F., Martin, J.D., & Petty, J.W. (2008). Dasar-Dasar Manajemen Keuangan. Jakarta: Salemba Empat.

Kuncoro, Mudrajad, (2003). Metode Riset Untuk Bisnis & Ekonomi, Jakarta: Erlangga.

L. M. Samryn, (2011), Pengantar Akuntansi, Edisi Pertama, Penerbit Raja Grafindo Persada, Jakarta

Mai, Muhammad Umar. (2006), Analisis Variabel-Variabel yang Mempengaruhi Struktur Modal Pada Perusahaan-Perusahaan LQ-45 di Bursa Efek Jakarta, Ekonomika, Hal.

228- 245.Politeknik Negeri, Bandung.

Modigliani, F and Miller, M. (1963), Corporate Income Taxses and The Cost of Capital: A Correction, American Economic Review, 53, June, pg. 433-443

Mulyadi. (2010). Akuntansi Manajemen. Edisi Ketiga. Jakarta: Salemba Empat.

Munawir. (2010).Analisa Laporan Keuangan. Yogyakarta: Liberty

Rahardjo, Budi . (2007). Keuangan dan Akuntansi untuk Manajer Non Keuangan. Edisi Pertama. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Riyanto, B. (2011). Dasar-Dasar Pembelajaran Perusahaan. Yogyakarta: BPFE.

Ross, S.A. (1977). The Determination of Financial Structure: The Incentive Signalling Approach. The Bell Journal of Economics, 8(1).

Rianawati, Andri & Setiawan, Rahmat. (2015). Leverage, Growth Opportunity Dan Investasi Pada Perusahaan NonKeuangan Yang Terdaftar Di BEI. Jurnal Manajemen Teori dan Terapan. Universitas Airlangga, 8(1): 1-15

Sanusi, Anwar. (2011). Metodologi Penelitian Bisnis. (EdisiKetiga). Jakarta: Salemba Empat.

Sugiyono, (2008). Metode PenelitianKuantitatif, Kualitatifdan R&D. Bandung:

Alfabeta

Sutrisno. (2009). Manajemen Keuangan Teori, Konsep, dan Aplikasi. Yogyakarta: Ekonisia.

Syamsuddin, L. (2009). Manajemen Keuangan Perusahaan.Cetakan Ketujuh. Jakarta:

Rajawali Pers.

Tampubolon, Dr. Manahan P., (2004), Manajemen Operasional (Operation Management).

Jakarta: Ghalia Indonesia.

Ullah, I. & Shah, A. (2014). The Effect of Capital Structure on Abnormal Stock Returns:

Evidence from Pakistan. Business & Economic Review, 6(1): 1-18

Weston, J. Fred dan Copeland, Thomas E., (2008), Manajemen Keuangan, Penerjemah: A.

Jaka Wasana, Binarupa Aksara, Jakarta.

www. Idx.co.id.

DAFTAR LAMPIRAN LAMPIRAN I PENELITIAN TERDAHULU

No Peneliti Judul Penelitian Variabel Penelitian Hasil Penelitian 1 Efendi, Azhar Affandi,

Iwan Sidharta,

(2016) Perusahaan

Yang Terdaftar di

11 Pambuko Amin Interst and Tax to Total Asset dan Book Value Of Equity to Book Value pengaruh terhadap harga saham. ROA tidak berpengaruh secara simultan terhadap harga saham.

16 Handojo (2001) AnalisisPengaruhRasi

20 Rita

21 TitaDeitiana (2012) PengaruhRasioKeuang an Dan

Jurnal International

No Peneliti Judul Penelitian Variabel Penelitian Hasil Penelitian 1 Yaz Gulnur

In this study, the idea of an inverse price is an indirect one.

Rate of return on a

6 Rasoul Baradaran Profit after Tax have a significant positive

LAMPIRAN II DATA PANEL

NO EMITEN TAHUN Y X1 X2 X3 X4 Z

1 ACES 2017 1155 0,650297 0,080516 0,216757 1,327202 0,187006 2 ACES 2016 835 0,652198 0,076652 0,231333 1,309014 0,141865 3 ACES 2015 795 0,628944 0,069775 0,225432 1,451401 0,104514 4 ACES 2014 770 0,589669 0,058815 0,234013 1,535132 0,193408 5 ACES 2013 590 0,527613 0,050020 0,251317 1,553218 0,293182 6 AMRT 2017 610 -0,069023 0,233219 0,017411 2,806394 0,124645 7 AMRT 2016 625 -0,060960 0,263801 0,038386 2,881072 0,281555 8 AMRT 2015 580 0,047045 0,311079 0,041441 2,730720 0,086271 9 AMRT 2014 491 -0,052119 0,206263 0,055409 3,450232 0,276320 10 AMRT 2013 450 -0,114168 0,217251 0,061770 3,183925 0,225437 11 CSAP 2017 454 0,097836 0,107746 0,022407 1,807640 0,211619 12 CSAP 2016 525 0,151377 0,113331 0,023792 1,821927 0,203899 13 CSAP 2015 398 0,724465 0,217501 0,014901 2,020635 0,064682 14 CSAP 2014 575 0,767560 0,221944 0,045518 2,115092 0,064568 15 CSAP 2013 177 0,049888 0,206782 0,031327 2,026006 0,237112 16 ECII 2017 605 0,611099 0,902628 -0,005159 0,957125 0,009717 17 ECII 2016 600 0,600100 0,918040 -0,017150 0,882126 -0,008835 18 ECII 2015 850 0,644142 0,925633 0,021087 0,937940 -0,052486 19 ECII 2014 1090 0,630881 0,886966 0,074938 1,111396 -0,009393 20 ECII 2013 2775 0,631764 0,833090 0,118020 0,995072 3,315865 21 ERAA 2017 735 0,184350 0,195792 0,054053 2,730477 0,195198 22 ERAA 2016 600 0,166070 0,196237 0,051658 2,767437 -0,048164 23 ERAA 2015 545 0,136691 0,160535 0,041076 2,564978 0,274186 24 ERAA 2014 1090 0,225688 0,177269 0,048506 2,360651 0,223958 25 ERAA 2013 1000 0,315754 0,173890 0,091340 2,544618 0,286620 26 GLOB 2017 456 -3,531904 -15,13323 -0,241235 10,220574 -0,184817 27 GLOB 2016 456 -2,902177 -12,14114 -1,583739 7,546450 -0,398126 28 GLOB 2015 488 -4,971070 -6,33630 -8,983255 20,424905 -0,933058 29 GLOB 2014 1000 0,274771 0,185545 0,067446 2,180471 0,243866 30 GLOB 2013 1250 0,280088 0,168692 0,104148 2,611467 0,445002

NO EMITEN TAHUN Y X1 X2 X3 X4 Z

NO EMITEN TAHUN Y X1 X2 X3 X4 Z 66 RANC 2017 330 0,225377 0,224202 0,058593 2,723282 0,114778 67 RANC 2016 530 0,209498 0,211205 0,068920 2,861721 0,000692 68 RANC 2015 340 0,137427 0,151940 -0,031076 2,657965 -0,078856 69 RANC 2014 445 0,124071 0,160197 0,020256 2,104425 0,098809 70 RANC 2013 660 0,232385 0,158533 0,060213 1,829964 0,249081 71 RIMO 2017 158 0,138951 -0,208632 0,010441 0,047793 0,237092 72 RIMO 2016 190 0,177742 -0,270556 -0,428668 0,002734 177,673209 73 RIMO 2015 190 -1,961495 -6,471008 -0,176490 0,003696 2,878308 74 RIMO 2014 190 -8,010250 -24,417410 -0,621090 0,017755 0,361786 75 RIMO 2013 190 -10,640336 -10,752916 -1,136824 0,057307 -0,254640 76 SKYB 2017 420 0,094370 -1,934859 -0,068128 0,060696 -0,061387 77 SKYB 2016 420 0,150411 1,665598 1,108332 -0,061531 -0,699773 78 SKYB 2015 420 0,051043 0,868112 -0,889244 -0,889244 -0,674981 79 SKYB 2014 420 0,371386 0,025251 -0,139792 1,718753 -0,578938 80 SKYB 2013 550 0,161731 0,054037 0,011564 1,577266 -0,181124 81 SONA 2017 2300 0,224193 0,557135 0,554578 1,386506 0,106998 82 SONA 2016 2520 0,424208 0,616747 0,006222 1,386517 -0,999092 83 SONA 2015 4050 0,466380 0,417853 0,087048 1,258853 0,043724 84 SONA 2014 4100 0,458006 0,398543 0,139060 1,108575 0,155441 85 SONA 2013 4800 0,501032 0,347691 0,179303 1,068122 0,013917 86 TELE 2017 1000 0,681819 0,047436 0,047791 3,190283 0,065038 87 TELE 2016 855 0,757705 0,056425 0,057072 3,324219 0,152449 88 TELE 2015 770 0,716437 0,050978 0,051994 3,091674 0,420758 89 TELE 2014 930 0,393676 0,058775 0,082095 2,907736 0,452113 90 TELE 2013 620 0,235884 0,156561 0,113861 3,034326 1,543277 91 TRIO 2017 2000 -1,864606 -29,082814 -0,469021 7,623103 -0,381163 92 TRIO 2016 2000 -9,243782 -17,561229 -1,010903 3,994072 -0,466035 93 TRIO 2015 2000 -4,282923 -8,763849 -10,965307 8,020760 -0,911128 94 TRIO 2014 1275 0,571385 0,172793 0,048162 1,189394 0,099412 95 TRIO 2013 1290 0,400852 0,168212 0,081674 1,257703 5,066896

LAMPIRAN III HASILUJI EVIEWS Statistik Deskriptif

Variable Min Max mean Standard Deviation

hargasaham 158 17600 1896.716 3154.454

WCTA -10.64 0.768 -0.277 1.894

Uji Autokorelasi

Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob.

X1 -0.078721 0.085518 -0.920515 0.3598 Adjusted R-squared 0.107378 S.D. dependent var 0.869911 S.E. of regression 0.821881 Akaike info criterion 2.496753 Sum squared resid 60.79392 Schwarz criterion 2.631168 Log likelihood -113.5958 Hannan-Quinn criter. 2.551067 F-statistic 3.826924 Durbin-Watson stat 1.214269 Prob(F-statistic) 0.006422

Uji Heteroskedastisitas

Heteroskedasticity Test: Breusch-Pagan-Godfrey

F-statistic 0.592154 Prob. F(4,90) 0.6692

Obs*R-squared 2.436093 Prob. Chi-Square(4) 0.6561 Scaled explained SS 2.125172 Prob. Chi-Square(4) 0.7127

Test Equation:

Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob.

C 0.529397 0.175859 3.010343 0.0034 Adjusted R-squared -0.017662 S.D. dependent var 0.896976

S.E. of regression 0.904862 Akaike info criterion 2.689127 Sum squared resid 73.68977 Schwarz criterion 2.823542 Log likelihood -122.7335 Hannan-Quinn criter. 2.743441 F-statistic 0.592154 Durbin-Watson stat 1.628296 Prob(F-statistic) 0.669186

Common Effect Model (CEM)

Dependent Variable: Y?

Total pool (balanced) observations: 95

Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob.

X1? -0.078721 0.085518 -0.920515 0.3598 Adjusted R-squared 0.107378 S.D. dependent var 0.869911 S.E. of regression 0.821881 Akaike info criterion 2.496753 Sum squared resid 60.79392 Schwarz criterion 2.631168 Log likelihood -113.5958 Hannan-Quinn criter. 2.551067 F-statistic 3.826924 Durbin-Watson stat 1.063490 Prob(F-statistic) 0.006422

Fixed Effect Model (FEM)

Dependent Variable: Y?

Total pool (balanced) observations: 95

Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob.

X1? -0.133912 0.107345 -1.247490 0.2163

_1--C 0.382533 Adjusted R-squared 0.523551 S.D. dependent var 0.869911 S.E. of regression 0.600459 Akaike info criterion 2.024755 Sum squared resid 25.95966 Schwarz criterion 2.643062 Log likelihood -73.17584 Hannan-Quinn criter. 2.274597 F-statistic 5.695127 Durbin-Watson stat 1.889513 Prob(F-statistic) 0.000000

Random Effect Model (REM)

Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob.

X1? -0.108743 0.092680 -1.173308 0.2438

_8--C -0.150387

Cross-section random 0.586655 0.4884

Idiosyncratic random 0.600459 0.5116

Weighted Statistics

R-squared 0.241678 Mean dependent var 2.815601 Adjusted R-squared 0.207975 S.D. dependent var 0.677161 S.E. of regression 0.602644 Sum squared resid 32.68623 F-statistic 7.170772 Durbin-Watson stat 1.596583 Prob(F-statistic) 0.000047

Unweighted Statistics

R-squared 0.106555 Mean dependent var 6.764921 Sum squared resid 63.55440 Durbin-Watson stat 0.821128

Uji Chow (CEM v/s FEM)

Redundant Fixed Effects Tests Pool: DPANEL

Test cross-section fixed effects

Effects Test Statistic d.f. Prob.

Cross-section F 5.367444 (18,72) 0.0000

Cross-section Chi-square 80.839859 18 0.0000

Cross-section fixed effects test equation:

Dependent Variable: Y?

Total pool (balanced) observations: 95

Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob. Adjusted R-squared 0.107378 S.D. dependent var 0.869911 S.E. of regression 0.821881 Akaike info criterion 2.496753 Sum squared resid 60.79392 Schwarz criterion 2.631168 Log likelihood -113.5958 Hannan-Quinn criter. 2.551067 F-statistic 3.826924 Durbin-Watson stat 1.063490 Prob(F-statistic) 0.006422

UjiHausman (FEM v/s REM)

Correlated Random Effects - Hausman Test Pool: DPANEL

Test cross-section random effects

Test Summary

Chi-Sq.

Statistic Chi-Sq. d.f. Prob.

Cross-section random 4.656367 4 0.3244

Cross-section random effects test comparisons:

Variable Fixed Random Var(Diff.) Prob.

X1? -0.133912 -0.108743 0.002933 0.6421

X2? 0.126378 0.126119 0.001138 0.9939

X3? -0.182944 -0.158877 0.000372 0.2121

X4? 0.326563 0.286990 0.001218 0.2568

Cross-section random effects test equation:

Dependent Variable: Y?

Total pool (balanced) observations: 95

Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob.

C 6.206005 0.152236 40.76556 0.0000

X1? -0.133912 0.107345 -1.247490 0.2163

X2? 0.126378 0.073412 1.721480 0.0895 Adjusted R-squared 0.523551 S.D. dependent var 0.869911 S.E. of regression 0.600459 Akaike info criterion 2.024755 Sum squared resid 25.95966 Schwarz criterion 2.643062 Log likelihood -73.17584 Hannan-Quinn criter. 2.274597 F-statistic 5.695127 Durbin-Watson stat 1.889513 Prob(F-statistic) 0.000000

Uji Lagrange-Multiplier (LM)

Breusch-Godfrey Serial Correlation LM Test:

F-statistic 13.55268 Prob. F(2,88) 0.0000

Obs*R-squared 22.37088 Prob. Chi-Square(2) 0.0000

Test Equation:

Presample missing value lagged residuals set to zero.

Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob.

X1 -0.082402 0.077459 -1.063813 0.2903

X2 0.063410 0.057667 1.099587 0.2745

X3 -0.038051 0.052617 -0.723175 0.4715

X4 0.046338 0.057468 0.806331 0.4222

C -0.129687 0.143486 -0.903831 0.3686

RESID(-1) 0.314506 0.103220 3.046948 0.0031

RESID(-2) 0.300632 0.103424 2.906785 0.0046

R-squared 0.235483 Mean dependent var -4.27E-16 Adjusted R-squared 0.183357 S.D. dependent var 0.804204 S.E. of regression 0.726745 Akaike info criterion 2.270347 Sum squared resid 46.47799 Schwarz criterion 2.458528 Log likelihood -100.8415 Hannan-Quinn criter. 2.346386 F-statistic 4.517559 Durbin-Watson stat 1.889068 Prob(F-statistic) 0.000490

Uji Signifikansi Z dalam Memoderasi Pengaruh X1 terhadap Y

Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob.

X1 0.033121 0.115020 0.287955 0.7740

Z 0.009826 0.095940 0.102418 0.9187

X1Z 0.045741 0.061603 0.742511 0.4597

C 6.699294 0.186339 35.95219 0.0000

R-squared 0.018210 Mean dependent var 6.764921 Adjusted R-squared -0.014157 S.D. dependent var 0.869911 S.E. of regression 0.876047 Akaike info criterion 2.614400 Sum squared resid 69.83877 Schwarz criterion 2.721932 Log likelihood -120.1840 Hannan-Quinn criter. 2.657851 F-statistic 0.562601 Durbin-Watson stat 1.586592 Prob(F-statistic) 0.641060

Uji Signifikansi Z dalam Memoderasi Pengaruh X2 terhadap Y

Dependent Variable: Y Method: Least Squares Date: 04/30/19 Time: 07:05 Sample: 1 95

Included observations: 95

Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob.

X2 -0.055552 0.080771 -0.687765 0.4933

Z -0.141728 0.069717 -2.032907 0.0450

X2Z -0.077939 0.042208 -1.846562 0.0681

C 6.624632 0.154500 42.87785 0.0000

R-squared 0.055388 Mean dependent var 6.764921 Adjusted R-squared 0.024246 S.D. dependent var 0.869911 S.E. of regression 0.859300 Akaike info criterion 2.575797 Sum squared resid 67.19415 Schwarz criterion 2.683329 Log likelihood -118.3504 Hannan-Quinn criter. 2.619248 F-statistic 1.778600 Durbin-Watson stat 1.381867 Prob(F-statistic) 0.156818

Uji Signifikansi Z dalam Memoderasi Pengaruh X3 terhadap Y

Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob.

X3 -0.169461 0.087533 -1.935969 0.0560

Z -0.172268 0.094902 -1.815223 0.0728

X3Z -0.066204 0.038925 -1.700822 0.0924

C 6.378938 0.201244 31.69755 0.0000

R-squared 0.051161 Mean dependent var 6.764921 Adjusted R-squared 0.019881 S.D. dependent var 0.869911 S.E. of regression 0.861221 Akaike info criterion 2.580261 Sum squared resid 67.49477 Schwarz criterion 2.687793 Log likelihood -118.5624 Hannan-Quinn criter. 2.623712 F-statistic 1.635572 Durbin-Watson stat 1.584625 Prob(F-statistic) 0.186644

Uji Signifikansi Z dalam Memoderasi Pengaruh X4 terhadap Y

Dependent Variable: Y Method: Least Squares Date: 04/30/19 Time: 07:06 Sample: 1 95

Included observations: 95

Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob.

X4 0.172211 0.067524 2.550357 0.0124

Z -0.003641 0.053846 -0.067614 0.9462

X4Z 0.024858 0.025071 0.991493 0.3241

C 6.727075 0.142093 47.34277 0.0000

R-squared 0.094504 Mean dependent var 6.764921 Adjusted R-squared 0.064652 S.D. dependent var 0.869911 S.E. of regression 0.841321 Akaike info criterion 2.533505 Sum squared resid 64.41166 Schwarz criterion 2.641037 Log likelihood -116.3415 Hannan-Quinn criter. 2.576956 F-statistic 3.165789 Durbin-Watson stat 1.365094 Prob(F-statistic) 0.028211

Dokumen terkait