• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

1. Berdasarkan Tabel 5.3. di atas dapat disimpulkan bahwa nilai tertinggi dari Promosi Jabatan (X1) adalah sebesar 60 dan nilai terendahnya

4.6.2. Pengaruh Lingkungan Kerja terhadap Kepuasan Kerja

Hipotesis kedua dalam penelitian ini adalah bahwa Lingkungan Kerja berpengaruh positif terhadap Kepuasan Kerja pegawai Kantor Camat Se-Kabupaten Pakpak Bharat. Menurut Khoiriyah (2009:24), Lingkungan Kerja adalah segala sesuatu yang ada di sekitar pekerja yang dapat mempengaruhi dalam bekerja meliputi mengaturan penerangan, pengontrolan suara gaduh, pengaturan kebersihan tempat kerja dan pengaturan keamanan tempat kerja. Sedangkan menurut Nitisemito (dalam Khoiriyah, 2009:24), lingkungan kerja adalah segala sesuatu yang ada di sekitar para pekerja dan dapat mempengaruhi dirinya dalam menjalankan tugas yang dibebankan. Menurut Sedarmayanti dalam Wulan (2011:21), menyatakan bahwa secara garis besar, jenis lingkungan kerja terbagi menjadi 2 yaitu lingkungan kerja fisik dan lingkungan kerja non fisik.

Faktor-faktor lingkungan kerja fisik menurut Wulan (2011:22), adalah pewarnaan, penerangan, udara, suara bising, ruang gerak, keamanan dan kebersihan. Sedangkan faktor lingkungan kerja non fisik ialah struktur kerja, tanggung jawab kerja, perhatian dan dukungan pemimpin, kerja sama antar kelompok, dan kelancaran komunikasi.

Untuk menciptakan kinerja yang tinggi, dibutuhkan adanya peningkatan kerja yang optimal dan mampu mendayagunakan potensi sumberdaya manusia yang dimiliki oleh karyawan guna menciptakan tujuan organisasi, sehingga akan memberikan kontribusi positif bagi perkembangan organisasi. Selain itu, organisasi perlu memperhatikan berbagai faktor yang dapat mempengaruhi motivasi karyawan, dalam hal ini diperlukan adanya peran organisasi dalam meningkatkan motivasi dan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif guna mendorong terciptanya sikap dan tindakan yang profesional dalam menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan bidang dan tanggung jawab masing-masing

.

Lingkungan kerja merupakan segala sesuatu yang ada di sekitar para pekerja dan yang dapat mempengaruhi dirinya dalam menjalankan tugas yang dia emban atau yang menjadi tanggung jawabnya. Untuk meningkatkan produktivitasnya maka lingkungan kerja sangat mempengaruhi kinerja karena lingkungan kerja yang baik akan menciptakan kemudahan pelaksanaan tugas. Seseorang dengan tingkat Kepuasan Kerja yang tinggi memiliki perasaan-perasaan positif tentang pekerjaan tersebut, sementara seseorang yang tidak puas memiliki perasaan-perasaan yang negatif tentang pekerjaan tersebut. Keterlibatan pekerjaan, mengukur tingkat sampai mana individu secara psikologis memihak pekerjaan mereka dan menganggap penting tingkat kinerja yang dicapai sebagai bentuk penghargaan diri.

Karyawan yang mempunyai tingkat keterlibatan pekerjaan yang tinggi sangat memihak dan benar-benar peduli dengan bidang pekerjaan

yang mereka lakukan. Tingkat keterlibatan pekerjaan dan pemberian wewenang yang tinggi benar-benar berhubungan dengan kewargaan organisasional dan kinerja pekerjaan. Keterlibatan pekerjaan yang tinggi berarti memihak pada pekerjaan tertentu seorang individu, sementara Promosi Jabatan yang tinggi menjadi suatu harapan dan salah satu sasaran dalam pekerjaan.

Kepuasan Kerja adalah suatu perasaan positif tentang pekerjaan seseorang yang merupakan hasil dari sebuah evaluasi karakteristiknya.

Seseorang dengan tingkat kepuasan yang tinggi memiliki perasaan-perasaan positif tentang pekerjaan tersebut, sementara seseorang yang tidak puas memiliki perasaan-perasaan yang negatif tentang pekerjaan tersebut.

Kepuasan Kerja mencerminkan perasaan seseorang terhadap pekerjaannya. Kepuasan kerja ini nampak dalam sikap positif karyawan terhadap pekerjaan dan segala sesuatu yang dihadapi di Lingkungan Kerjanya.

Berdasarkan pengolahan data mengenai Lingkungan Kerja dapat dilihat bahwa Lingkungan Kerja di Kantor Camat Se-Kabupaten Pakpak Bharat belum maksimal dilaksanakan dengan baik. Dari hasil analisis regresi di atas diperoleh Nilai adjusted R square sebesar 0,390 artinya 39,0

% variabel Kepuasan Kerja (Y) mampu dipengaruhi oleh variabel Lingkungan Kerja (X2). Sedangkan sisanya sebesar 61,0% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti. Dalam hal ini responden memiliki pandangan bahwa Lingkungan Kerja yang baik dan nyaman, udara yang cukup dalam ruang bekerja serta jauh dari suara yang bising dan

mengganggu akan mampu meningkatkan Kepuasan Kerja pegawai dalam bekerja yang nantinya akan berpengaruh pula pada peningkatan komitmen organisasi di Kantor Camat Kabupaten Pakpak Bharat.

Berdasarkan Tabel 4.9. dapat dilihat bahwa Lingkungan Kerja di Kantor Camat Se-Kabupaten Pakpak Bharat belum maksimal dilaksanakan dengan baik.

Hal ini ditunjukkan dengan jawaban responden atas pernyataan yang berhubungan dengan lingkungan kerja. Dari 12 pernyataan yang berhubungan dengan lingkungan kerja, responden memberikan jawaban sangat setuju dan setuju rata-rata di atas 90 % sedangkan jawaban kurang setuju dan tidak setuju berkisar rata-rata 10 % dan tidak ada responden yang menjawab sangat tidak setuju.

Jawaban tertinggi responden terhadap pemahaman yang baik tentang lingkungan kerja terlihat untuk pernyataan ke-15 yakni adanya udara yang cukup dalam ruang kerja dimana responden menjawab setuju sebanyak 72,1 %.

Kemudian pernyataan ke-16 yakni ruang kerja yang nyaman dan jauh dari kebisingan dimana responden menjawab setuju sebanyak 70,6 %. Kemudian pernyataan ke-14 yakni kondisi penerangan yang cukup di ruang kerja dimana responden menjawab setuju sebanyak 61,8 %.

Sedangkan jawaban tertinggi responden yang menunjukkan bahwa pemahaman mereka terhadap lingkungan kerja masih belum baik terlihat dari pernyataan ke- 17 yakni ruang kerja yang memadai, cukup dan tidak terlalu sempit dimana responden menjawab kurang setuju sebanyak 23,5 %. Kemudian pernyataan ke-18 yakni rasa aman di ruang kerja dimana responden menjawab kurang setuju sebanyak 16,2 %. Kemudian pernyataan ke-23 yakni kerjasama yang

baik di dalam kelompok dimana responden menjawab kurang setuju sebanyak 14,7 %.

Indikasi penyebab dari jawaban responden yang kurang setuju dimungkinkan karena belum adanya fasilitas yang memadai yang seharusnya sudah disiapkan oleh pemerintah untuk kebutuhan organisasi dan pegawainya dalam menyelesaikan pekerjaan. Di samping itu kemampuan pimpinan sebagai atasan untuk merangkul dan menciptakan kerjasama yang baik dalam kelompok organisasi masih belum dapat diwujudkan dengan semestinya, yang pada kenyataannya kerjasama antar pegawai belum terwujud dengan baik sehingga sulit untuk mencapai tujuan organisasi secara maksimal.

Hasil penelitian diatas sejalan dengan hasil penelitian Silviana (2013), tentang Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Kepuasan Kerja (Studi Persepsional Karyawan Bank BJB Cabang Sukajadi Bandung) dimana hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja dan kepuasan kerja berada pada kategori sedang. Hasil perhitungan korelasi menunjukkan hubungan yang kuat antara Lingkungan Kerja dengan Kepuasan Kerja. Besarnya pengaruh Lingkungan Kerja terhadap Kepuasan Kerja adalah sebesar 37,8%

sedangkan sisanya 62,2% dipengaruhi faktor-faktor lain yang tidak diteliti.

Hasil penelitian lainnya yang saling mendukung dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Yunanda (2013), mengenai Pengaruh Lingkungan Kerja terhadap Kepuasan Kerja dan Kinerja Karyawan (Studi Pada Perum Jasa Tirta I Malang Bagian Laboratorium Kualitas Air memberikan hasil penelitian yang menunjukkan adanya pengaruh secara signifikan antara variabel Lingkungan Kerja (X) terhadap variabel Kepuasan

Kerja (Z) pada karyawan Perusahaan Umum JasaTirta I. Maka semakin nyaman Lingkungan Kerja di tempat kerja yang dirasakan oleh karyawan mengakibatkan semakin meningkat pula Kepuasan Kerja pada karyawan.

Hasil penelitian lainnya yang saling mendukung dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Kurniasar (2013), tentang Pengaruh Lingkungan Kerja dan Iklim Organisasi Terhadap Komitmen Organisasi Melalui Kepuasan Kerja Karyawan pada Dinas Pasar Unit Pasar Tanjung Kabupaten Jember, dengan pengujian variabel Lingkungan Kerja terhadap Kepuasan Kerja diperoleh nilai beta (β) sebesar 0,658 dengan ρ-valuesebesar 0,000. Karena nilai ρ-value lebih kecil daripada α (0,000<

0,05) yang menyatakan ada pengaruh signifikan Lingkungan Kerja terhadap

Dokumen terkait