• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Ukuran Perusahaan, Opini Audit, Reputasi Auditor, Leverage dan Laba/rugi Perusahaan terhadap Audit delay

Hasil uji hipotesis 6 dapat dilihat pada tabel 4.11 nilai F diperoleh sebesar 33.739 dengan tingkat signifikansi 0,000. Karena tingkat signifikansi lebih kecil dari 0,05 maka Ha6 diterima, sehingga dapat dikatakan bahwa Ukuran Perusahaan, Opini Audit, Reputasi Auditor, Leverage dan Laba/rugi Perusahaan berpengaruh secara signifikan terhadap Audit delay. Hasil penelitian ini konsisten dengan hasil penelitian Meiden dan Wenny (2007) yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara tingkat opini audit dan leverage tidak berpengaruh signifikan terhadap audit delay, Subekti dan Widiyanti (2004) yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara jenis industri, opini audit, reputasi audit dan profitabilitas terhadap audit delay dan Utami (2006) yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara jenis opini auditor, laba/rugi emiten, ukuran perusahaan, rasio hutang terhadap ekuitas, dan jenis industri terhadap audit delay.

80 BAB V

PENUTUP

A. Kesimpulan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ukuran perusahaan, opini audit, reputasi auditor, leverage dan laba/rugi perusahaan terhadap audit delay. Data perusahaan yang digunakan sebagai sampel dalam penelitian ini berjumlah 447 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2008-2010.

1. Berdasarkan hasil uji regresi dengan dummy, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:

a. Ukuran perusahaan secara parsial berpengaruh secara signifikan terhadap audit delay. Sesuai dengan penelitian Kartika (2009), Halim (2000) dan Subekti dan Widiyanti (2004).

b. Opini Audit secara parsial berpengaruh secara signifikan terhadap audit delay. Sesuai dengan penelitian Subekti dan Widiyanti (2004), Utami (2006), Kartika (2009), Ubaidillah (2008) dan Wirakusuma (2004).

c. Reputasi Auditor secara parsial berpengaruh secara signifikan terhadap audit delay. Sesuai dengan penelitian Heri dan Imelda (2007) dan Subekti dan Widiyanti (2004).

d. Leverage secara parsial tidak berpengaruh secara signifikan terhadap audit delay. Sesuai dengan penelitian Meiden dan Wenny (2007).

e. Laba/rugi perusahaan secara parsial berpengaruh signifikan terhadap audit delay. Sesuai dengan penelitian Halim (2000), Carslaw dan Kaplan (1991), Utami (2006), dan Kartika (2009).

81 2. Diantara variabel ukuran perusahaan, opini audit, reputasi auditor dan laba/rugi

perusahaan yang memiliki pengaruh paling dominan adalah opini audit. Hasil penelitian ini mendukung penelitian yang dilakukan oleh Kartika (2009), Subekti dan Widiyanti (2004).

B. Implikasi

Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa opini audit, reputasi auditor dan laba/rugi perusahaan berpengaruh secara signifikan terhadap audit delay. Hal ini mengindikasikan adanya kecenderungan pada aset perusahaan besar, dimana semakin besar aset yang dimiliki perusahaan maka semakin kecil audit delay, karena dengan skala besar cenderung diberikan insentif untuk mempercepat penerbitan laporan keuangan auditan. Perusahaan yang menerima opini wajar tanpa pengecualian (unqualified opinion) mempunyai waktu audit yang lebih cepat dibandingkan perusahaan yang menerima opini wajar dengan pengecualian (qualified opinion). Kantor akuntan publik the big four umumnya mempunyai sumber daya yang lebih besar sehingga dapat melakukan audit lebih cepat dan efisien. Hal ini membuktikan pendapat bahwa perusahaan yang diaudit oleh kantor akuntan publik the big four cenderung lebih cepat menyelesaikan auditnya bila dibandingkan dengan perusahaan yang diaudit oleh kantor akuntan publik non big four. Hal ini juga mengindikasikan adanya kecenderungan pada perusahaan yang memiliki banyak hutang pada struktur keuangannya, maka perusahaan tersebut memiliki resiko yang cukup besar, sehingga bisa menunda publikasi laporan keuangan tahunan dan perusahaan yang mengalami kerugian untuk memperlambat proses auditnya karena mereka menganggap bahwa rugi perusahaan tersebut sebagai sebuah bad news yang dapat

82 mempengaruhi keputusan investor. Dalam hal ini seharusnya Badan Pengawas Pasar Modal (BAPEPAM) lebih memperketat peraturan mengenai penyampaian laporan keuangan karena keterlambatan penyampaian laporan keuangan akan menyebabkan dampak yang merugikan bagi investor dan para pengguna laporan keuangan lainnya.

C. Saran

Berdasarkan kesimpulan di atas, maka beberapa saran yang dapat diajukan adalah sebagai berikut:

1. Kepada para auditor disarankan untuk melakukan pekerjaan lapangan dengan sebaik-baiknya sehingga pekerjaan dapat dilakukan secara efektif dan efesien dan auditor dapat mengeluarkan laporan hasil audit yang sesuai dengan prosedur dan standar auditing yang ditetapkan Institut Akuntan Publik Indonesia.

2. Para peneliti dapat menggunakan lebih banyak variasi varibel lain seperti klasifikasi industri, internal audit, komite audit dan lainnya yang dapat digunakan untuk menguji Audit Delay.

3. Penelitian lain yang serupa juga dapat dilakukan untuk mengkonfirmasi hasil penelitian ini dengan menggunakan pendekatan uji beda dan atau menambahkan variabel lain yang dirasa dapat mempengaruhi Audit Delay.

83 DAFTAR PUSTAKA

Arens, A. A., M. S. Beasley dan R. J. Elder. “Auditing and Assurance Services”. Pearson. 2010.

Ashton R. H. “An Empirical Analysis of Audit Delay”, Journal of Accounting Research Autumn, 1987.

Ashton, Graul dan Newton. “Audit Delay and the Timeliness of Corporate Reporting”, Vol.5 No. 2, 1989.

Boynton, dan Walter G. Kell. “Modern Auditing”, New York, 1996

Carslaw, Charles dan Kaplan. “An Examination of Audit Delay: Further Evidence from New Zealand”. Vol. 22, No. 85. 1991.

Courtis, J. K. “Relationship Between Timeliness in Corporate Reporting and Corporate attributes”, 1976.

Dyer, dan McHugh. “The Timeliness of the Australian Annual Report”, 1975.

Elliot. “Subject to Audit Opinion and Abnormal Security Returns: Outcomes and Ambiguities”, Journal of Accounting Research Autumn, 1982.

Frildawati, Devi. “Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Audit Delay”, Skripsi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 2009.

Ghozali, Imam. “Aplikasi Analisis Multivariante dengan Program SPSS”, Badan Penerbit UNDIP, Semarang, 2005.

Gilling. “Timeliness in Corporate Reporting: Some Further Comment”, Accounting and Bussniss Research, 1977.

Halim, Abdul. “Dasar-dasar Audit Laporan Keuangan”, Edisi kedua, Unit Penerbit dan Percetakan, Yogyakarta, 2001.

Halim, Varianada. “Faktor-faktor yang Mempengaruhi Audit Delay”, Vol. 2, No. 1, April 2000.

Hamid, Abdul. “Buku Panduan Penulisan Skripsi”, FEIS UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 2007.

84 Harahap, Sofyan Syafri. “Teori Akuntansi”, PT. Raja Grafindo, Jakarta, 2007.

Hassanudin. “Ketepatan Waktu Pelaporan Keuangan (Suatu Tinjauan Faktor-faktor yang Mempengaruhi)”, Jurnal Indonesia Membangun, Juli 2002.

Heri dan Imelda “Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Audit Delay”, Jurnal Akuntansi/ Tahun XI No. 2, Mei 2007.

Hery. “Teori Akuntansi”, Edisi Pertama, Cetakan ke 1, Kencana Jakarta, 2009. Hossain, Monirul dan Tayrol. “An Examination of Audit Delay: Evidence from

Pakistan”, 1998.

Ikatan Akuntansi Indonesia. “Standar Akuntansi Keuangan”, Salemba Empat, Jakarta, 2002.

Ikatan Akuntan Indonesia. “Standar Profesional Akuntan Publik”, Cetakan Pertama, Salemba Empat, Jakarta 2001.

Imam, Mulyadi dan Subekti. “Faktor-faktor yang Mempengaruhi Audit Delay di Indonesia”, SNA VII Denpasar Bali. 2-3 Desember 2004.

Kartika, Andi. “Faktor-faktor yang Mempengaruhi Audit Delay di Indonesia”, Vol. 16 No. 1, Maret 2009.

Kosasi, Ahmad. “Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Audit Delay”, Skripsi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 2010.

Meiden, Carmel dan Wenny. “Variabel Total lag Laporan Keuangan Perusahaan Manufaktur di BEJ”. Vol. 1, No. 1, Juni 2007.

Mulyadi. “Auditing”, Universitas Gajah Mada, Penerbit : Graha Ilmu, 2002.

Owusu, S dan Ansah. “Timeliness of Corporate Financial Reporting in Emerging Capital Market: Empirical Evidence from The Zimbamwe Stock Exchange”, Accounting and Bussiness Research, 1976.

Prabandari, J.D.M & Rustiana. Beberapa Faktor yang Berdampak pada Perbedaan Audit Delay (Studi empiris pada perusahaan-perusahaan keuangan yang terdaftar di BEJ). Jurnal Kinerja, Volume 11, No.1, Hal. 27-39, 2007.

85 Rachmawati, Sistya. “Pengaruh Faktor Internal dan Eksternal Perusahaan

terhadap Audit Delay dan Timeliness”, Vol. 13, No. 2, November 2008. Rahayu. “Auditing (Konsep Dasar dan Pedoman Pemeriksaan Akuntan Publik)”,

Penerbit : Graha Ilmu, 2010.

Ria. “Fungsi Keuangan”, 2008. Diakses tanggal 11 Mei 2011.

http://qeyty.blogspot.com/2008/10/bab-vii-fungsi-keuangan.html Rudianto. “Pengantar Akuntansi”, Penerbit Erlangga, Jakarta, 2009.

Rustiana. “Beberapa Faktor yang Berdampak pada Perbedaan Audit Delay”, Vol. 11, No. 1, 2007.

Sarwono, Jonathan. “Statistik itu Mudah (Panduan Lengkap untuk Belajar Komputasi Statistik Menggunakan SPSS 16)”, Gajah Mada, Salemba Empat, Jakarta, 2008.

Schwartz dan Soo. “Evidence of Regulator Non-Compliance With SEC Disclosure Rules on Auditor Changes”, 1996.

Sejati, Anggit Wasis. “Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Audit Delay pada Perusahaan Go Publik di Bursa Efek Jakarta”, Skripsi Universitas Negeri Semarang, 2007.

Sudarmadji dan Sularto. “Leverage” Vol. 2, 21-22 Agustus 2007. Diakses tanggal

11 Mei 2011.

http://webcache.googleusercontent.com/search?q=cache:oskHHsPUpeEJ:elib .unikom.ac.id/download.php%3Fid%3D17295+pengertian+leverage&cd=2& hl=id&ct=clnk&gl=id&source=www.google.co.id

Suetedjo, Soegeng. “Faktor-faktor yang Mempengaruhi Audit Delay Log (ARL)”. Vol. 9, No. 2. Agustus 2006.

Sugiono, “Statistik untuk Penelitian”, Alfabeta, Bandung, 2005.

Sunyoto, Danang. “Analisis Regresi dan Uji Hipotesis”, Media Pressindo, Yogyakarta, 2009.

Supriyati Yuliasri Rolinda. (2007). Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Audit Delay (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur dan Finansial di Indonesia). Jurnal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi. Vol . 10 No. 3, hal 109-126.

86 Trianto, Yugo. Faktor-Faktor yang Berpengaruh terhadap Audit Delay (Studi

Empiris pada Perusahaan-Perusahaan Go Public di Bursa Efek Indonesia), Skripsi, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta, 2006. Ubaidillah. “Audit Delay pada Perusahaan Manufaktur”, Vol. 2, No. 2, Juli 2008. Utami, Wiwik. “Analisis Determinan Audit Delay Kajian Empiris di Bursa Efek

Jakarta”, Pusat Penelitian dan Dosen FE, Universitas Mercu Buana, Bulletin Penelitian N0. 9, 2006.

Wicaksono, Arif. Analisis Faktor-faktor yang Berpengaruh terhadap Audit Delay di Indonesia. Skripsi, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta, 2009.

Widiyanti, Novi Wulandari dan Subekti, Imam. “Faktor-faktor yang Berpengaruh terhadap Audit Delay Di Indonesia”. Jurnal SNA VII Denpasar Bali, 2-3 Desember 2004.

Wirakusuma, Mede Gede. “Faktor-faktor yang Mempengaruhi Rentang Waktu Penyajian Laporan Keuangan ke Publik”, SNA VII Denpasar Bali, 2-3 Desember 2004.

Yuliana dan Aloysia Yanti Ardianti. (2004). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Audit Delay di Indonesia. Modus, Vol 16 (2): 135-146.

87 LAMPIRAN A

DAFTAR SAMPEL PERUSAHAAN MANUFAKTUR

Dokumen terkait