BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.2 Hasil Penelitian
4.2.3. Pembahasan
4.2.3.1. Pengaruh ukuran perusahaan terhadap
Berdasarkan hasil pengujian secara parsial (t-hitung), variabel ukuran perusahaan memiliki thitung > ttabel dimana 8,929 > 1,676 dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05 sehingga dapat dinyatakan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap variabel audit fee. Hasil ini sesuai dengan hipotesis pertama dimana hipotesis pertama diterima
Penentuan ukuran perusahaan diukur berdasarkan total aset yang dimiliki oleh perusahaan. Menurut Nugrahani dan Sabeni (2013), “ukuran perusahaan yang besar dengan jumlah aset (kekayaan) yang tinggi membuat proses audit yang dilakukan oleh auditor eksternal akan semakin rumit”. Hal tersebut akan mengakibatkan lamanya proses audit atas laporan keuangan dan membutuhkan tenaga auditor yang tidak sedikit sehingga mengakibatkan peningkatan biaya audit yang dibebankan pada perusahaan.
Penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Nurlaela (2008), Immanuel (2014), Syahputra (2015) Ayu (2015), Okta (2016), Hasan (2017) dan Berlinna (2018) menunjukkan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap variabel audit fee.
4.2.3.2 Pengaruh kompleksitas terhadap audit fee
Berdasarkan hasil pengujian secara parsial (t-hitung), variabel kompleksitas memiliki thitung < ttabel dimana 0,564 < 1,676 dengan tingkat signifikansi 0,575 > 0,05 sehingga dapat dinyatakan bahwa kompleksitas tidak berpengaruh terhadap variabel audit fee. Hasil ini tidak sesuai dengan hipotesis kedua dimana hipotesis kedua ditolak .
Kompleksitas perusahaan dapat tidak berpengaruh terhadap audit fee karena terdapat kemungkinan bahwa anak perusahaan menggunakan auditor yang berbeda dalam mengaudit perusahaannya sendiri, sehingga tidak berpengaruh terhadap besarnya audit fee yang dibayarkan oleh perusahaan induk
Penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Ayu (2015) yang menunjukkan bahwa kompleksitas tidak berpengaruh terhadap variabel fee audit. Sedangkan penelitian ini tidak sejalan yang dilakukan oleh Hasan (2017) menunjukkan bahwa kompleksitas berpengaruh signifikan terhadap fee audit.
4.2.3.3 Pengaruh ukuran KAP terhadap Fee Audit
Berdasarkan hasil pengujian secara parsial (t-hitung), variabel ukuran KAP memiliki thitung < ttabel dimana 0,788 < 1,676 dengan tingkat signifikansi 0,434 > 0,05 sehingga dapat dinyatakan bahwa ukuran KAP tidak berpengaruh terhadap variabel audit fee. Hasil ini tidak sesuai dengan hipotesis ketiga dimana hipotesis ketiga ditolak .
Artinya meskipun perusahaan menggunakan jasa KAP Big Four atau KAP Non Big Four tidak akan mempengaruhi besarnya audit fee yang dikeluarkan setiap perusahaan.
Penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Nurlaela (2008) dan Berlinna (2018) menunjukkan bahwa ukuran KAP tidak berpengaruh terhadap variabel fee audit. Sedangkan penelitian ini tidak sejalan yang dilakukan oleh Immanuel (2014), Okta(2016) dan Hasan (2017) yang menunjukkan bahwa ukuran KAP berpengaruh signifikan terhadap audit fee .
4.2.3.4 Pengaruh opini audit terhadap Fee audit
Berdasarkan hasil pengujian secara parsial (t-hitung), variabel opini audit memiliki thitung < ttabel dimana 0,829 < 1,676 dengan tingkat
signifikansi 0,575 > 0,05 sehingga dapat dinyatakan bahwa opini audit tidak berpengaruh terhadap variabel audit fee.Hasil ini sesuai dengan hipotesis keempat dimana hipotesis keempat diterima.
Opini audit yang diberikan oleh auditor setelah melalui beberapa tahapan audit yang dilakukan sehingga dapat memberikan simpulan atas opini yang harus diberikan terhadap laporan keuangan yang telah diauditnya. Dengan demikian, auditor di dalam memberikan opini sudah didasarkan pada keyakinan professional maupun sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum bukan berdasarkan berapa besarnya audit fee.
Penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Syahputra (2015) yang menunjukkan bahwa opini audit tidak berpengaruh terhadap variabel audit fee.
4.2.3.5 Pengaruh ukuran perusahaan, kompleksitas, ukuran KAP dan opini audit terhadap audit fee.
Berdasarkan hasil pengujian secara simultan (uji F), menunjukkan hasil bahwa nilai Fhitung > Ftabel (33,312 > 2,56) dengan tingkat signifikansi sebesar 0,00 < 0,05, maka artinya ukuran perusahan, kompleksitas, ukuran KAP dan opini audit secara simultan berpengaruh signifikansi terhadap audit fee.
BAB V
SIMPULAN DAN SARAN
5.1. Kesimpulan
Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dan mengacu pada perumusan serta tujuan dari penelitian ini, maka dapat ditarik kesimpulan-kesimpulan sebagai berikut :
1. Hasil pengujian secara parsial, menunjukkan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap variabel audit fee.
2. Hasil pengujian secara parsial, menunjukkan bahwa kompleksitas tidak berpengaruh terhadap variabel audit fee.
3. Hasil pengujian secara parsial, menunjukkan bahwa ukuran KAP tidak berpengaruh terhadap variabel audit fee.
4. Hasil pengujian secara parsial, menunjukkan bahwa opini audit tidak berpengaruh terhadap variabel audit fee.
5. Dari hasil pengujian secara simultan, menunjukan hasil ukuran perusahan, kompleksitas, ukuran KAP dan opini audit secara simultan berpengaruh signifikansi terhadap audit fee.
5.2 Keterbatasan
Penelitian ini memiliki keterbatasan, dimana keterbatasan tersebut adalah sebagai berikut :
1. Penelitian ini hanya menggunakan 4 variabel independen yaitu : Ukuran Perusahaan, Kompleksitas, Ukuran KAP dan Opini Auditor .
2. Sampel penelitian terbatas pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia sehingga tidak dapat menggambarkan secara umum semua jenis perusahaan di Indonesia.
3. Periode penelitian ini hanya terbatas 3 tahun yaitu 2014-2016
5.3 Saran
Berdasarkan hasil kesimpulan dan keterbatasan penelitian, maka penelitian dapat memberikan beberapa saran antara lain :
1. Penelitian mendatang sebaiknya juga dapat mengembangkan model penelitian dengan penambahan variabel penelitian yang lain seperti menambah variabel moderating atau variabel kontrol.
2. Memperluas sampel penelitian misalnya menambahkan sampel perusahaan 3. Penelitian selanjutnya memperpanjang periode pengamatan
DAFTAR PUSTAKA
Agoes, Sukrisno,2012. Auditing: Petunjuk Praktis Pemeriksaan Akuntan oleh Akuntan Publik. Edisi Keempat. Jakarta: Salemba Empat.
Arens, Alvin A., dkk, 2008. Auditing dan Jasa Assurance Pendekatan Terintegrasi. Edisi 12. Jakarta: Erlangga.
Ayu, Nurul, 2015. “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Biaya Audit”, Skripsi, Universitas Padjajaran Bandung
Beams, Floyd A., Jusuf, Abadi, Amir, 2000. Akuntansi Keuangan Lanjutan di Indonesia, Salemba Empat, Jakarta
Berlinna, Celia Makkiyatul,2018.” Faktor-faktor yang mempengaruhi penetapan Audit fees (Studi Empiris Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa EfekIndonesia Periode 2014-2016)”Skripsi. Universitas muhammadiyah surakarta.
Diacon, S., Fenn, P., O’Sullivan, N,2002. “Highballing and Lowballing in Audit Pricing : The Impact of Audit Error, Centre for Risk and Insurance Studies.” Discussion Paper No.2002/II.
Erlina, 2008. Metodologi Peneltian Bisnis: Untuk Akuntansi dan Manajemen,Edisi kedua, Cetakan Pertama, USU Press, Medan
Ghozali, Imam,2006. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS (Edisi Ke 4). Semarang:Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Halim, Yonathan,2005. “Peranan Metode Lowballing CostOleh Kantor Akuntan Publik Di Surabaya”,Skripsi, Universitas Kristen Petra, Surabaya.
Hasan, Mudrika Alamsyah,2017.”Pengaruh kompleksitas audit, profitabilitas klien, ukuran Perusahaan dan ukuran kantor akuntan publik terhadap audit fee” Pekbis Jurnal, Vol.9, No.3,
Ikatan Akuntan Indonesia. 2009. Standar Akuntansi Keuangan; PSAK No.2.
Salemba Empat. Jakarta.
Immanuel, Raymond,2014.” Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi penetapan audit fees (studi empirik pada perusahaan manufaktur di BEI)”.
DIPONEGORO JOURNAL OF ACCOUNTING Volume 3, Nomor 3, Kurniasari, Desi, 2014, Faktor- Faktor Terkait Kap Switching Yang Dilakukan
Per Usahaan Secara Voluntary (Studi Empiris Pada Perusahaan Industri Barang Konsumsi Di Bursa Efek Indonesia Periode 2008- 2012), Skripsi, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Dian Nuswantoro, Semarang Kusharyanti, 2003. Temuan penelitian mengenai kualitas audit dan kemungkinan
topik penelitian di masa datang. Jurnal Akuntansi dan Manajemen (Desember).
Mulyadi, 2002, Auditing, Edisi keenam, Cetakan pertama , Jakarta: Salemba Empat
Mulyadi,2009. Auditing. Cetakan ke-6. Jakarta : Salemba Empat
Nugrahani, Nadia Rizki dan Sabeni, Arifin,2013. “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penetapan Fee Audit Eksternal Pada Perusahaan Yang Terdaftar di BEI”,Diponegoro Journal Of Accounting, Vol. 2, No. 2, 1-11.
Nurlaela. 2008. “Konsentrasi Auditor dan Penetapan Fee Audit : Investigasi Pada BUMN”. Jurnal Akuntansi & Auditing Indonesia.
Okta, Yora,2016. “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penetapan Audit Fees”, Jurnal Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Maritim Raja Ali Haji Tanjung Pinang.
Prahartari, Frida Aurora,2013. Analisis faktor-faktor yang Mempengaruhi Auditor Switching. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatulla, Jakarta.
Rimawati, Nike,2011. Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Independensi Auditor.
Skripsi S1 Program Sarjana Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro, Semarang.
Simunic, dan M.T. Stein. 2006. An Analysis of Cross-Sectional Differences in Big and Non-Big Public Accounting Firms’ Audit Programs. Auditing: A Journal of Practice & Theory, Vol. 25 (1): 27-48
Surat Keputusan Ketua Umum IAPI No.Kep.024/IAPI/VII/2008.
Surat Keputusan Ketua BAPEPAM No.Kep.36/PM/2003.
Syahputra, Andika,2015.” Pengaruh Ukuran Perushaan, Karakterisitk Audit Dan Jenis Opini Audit Terhadap Biaya Audit Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2011-2014”Skripsi.Universitas Sumatera Utara
Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 Tentang Badan Usaha Milik Negara.
Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.
www.idx.co.id
Lampiran 1 : Sampel Penelitian
No. Kode Perusahaan Sampel
1 INPC Bank Artha Graha Internasional Tbk Sampel 1
2 BBKP Bank Bukopin Tbk Sampel 2
3 BNBA Bank Bumi Arta Sampel 3
4 BBCA Bank Central Asia Tbk Sampel 4
5 BNGA Bank CIMB Niaga Tbk Sampel 5
6 BMRI Bank Mandiri (Persero) Tbk Sampel 6
7 BMAS Bank Maspion Indonesia Tbk Sampel 7
8 MAYA Bank Mayapada Internasional Tbk Sampel 8 9 BBNI Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Sampel 9 10 BJTM Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk Sampel 10
11 NISP Bank OCBC NISP Tbk Sampel 11
12 BBRI Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Sampel 12 13 AGRO Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk Sampel 13
14 BSIM Bank Sinarmas Tbk Sampel 14
15 BTPN Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk Sampel 15
16 BBHI Bank Harda International Tbk Sampel 16
17 BBYB Bank Yudha Bhakti Sampel 17
18 BKSW Bank QNB Indonesia Tbk Sampel 18
Lampiran 2 : Data Penelitian
Ukuran Perusahaan Pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di BEI Tahun 2014-2016
Tahun No. Kode Total Aset Ukuran
Perusahaan
1 INPC 23.453.347.000.000 30,786
2 BBKP 79.051.268.000.000 32,001
3 BNBA 66.647.891.000.000 31,830
4 BBCA 552.423.892.000.000 33,945
5 BNGA 233.162.423.000.000 33,083
6 BMRI 855.039.673.000.000 34,382
7 BMAS 4.831.637.135.000 29,206
8 MAYA 36.194.949.087.000 31,220
2014 9 BBNI 416.573.708.000.000 33,663
10 BJTM 37.998.046.000.000 31,269
11 NISP 103.123.179.000.000 32,267
12 BBRI 801.955.021.000.000 34,318
13 AGRO 6.388.305.061.000 29,485
14 BSIM 21.259.549.000.000 30,688
15 BTPN 75.059.223.000.000 31,949
16 BBHI 2.020.526.675.205 28,334
17 BBYB 2.691.128.729.113 28,621
18 BKSW 20.839.018.000.000 30,668
Tahun No. Kode Total Aset Ukuran
Perusahaan
1 INPC 25.119.249.000.000 30,855
2 BBKP 94.366.502.000.000 32,178
3 BNBA 68.225.170.000.000 31,854
4 BBCA 594.372.770.000.000 34,019
5 BNGA 238.849.252.000.000 33,107
6 BMRI 910.063.409.000.000 34,445
7 BMAS 5.343.936.388.000 29,307
8 MAYA 47.305.953.535.000 31,488
2015 9 BBNI 508.595.288.000.000 33,863
10 BJTM 42.803.631.000.000 31,388
11 NISP 120.480.402.000.000 32,423
12 BBRI 878.426.312.000.000 34,409
13 AGRO 8.364.502.563.000 29,755
14 BSIM 27.868.688.000.000 30,959
15 BTPN 81.039.663.000.000 32,026
16 BBHI 2.079.034.305.073 28,363
17 BBYB 3.417.884.043.755 28,860
18 BKSW 25.757.649.000.000 30,880
Tahun No. Kode Total Aset Ukuran Perusahaan 1 INPC 26.219.938.000.000 30,898 2 BBKP 102.778.070.000.000 32,264
3 BNBA 7.121.173.332.944 29,594
4 BBCA 676.738.753.000.000 34,148 5 BNGA 241.571.728.000.000 33,118 6 BMRI 1.038.706.009.000.000 34,577
7 BMAS 5.481.518.940.000 29,332
8 MAYA 60.839.102.211.000 31,739 2016 9 BBNI 603.031.880.000.000 34,033 10 BJTM 43.032.950.000.000 31,393 11 NISP 138.196.341.000.000 32,560 12 BBRI 1.003.644.426.000.000 34,542 13 AGRO 11.377.960.721.000 30,063 14 BSIM 4.306.073.549.899 29,091 15 BTPN 91.371.387.000.000 32,146 16 BBHI 2.058.463.040.846 28,353 17 BBYB 4.134.764.164.784 29,050 18 BKSW 24.372.702.000.000 30,824
Kompleksitas Pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di BEI Tahun 2014-2016
No. Kode Perusahaan
Cabang Kompleksitas
2014 2015 2016 2014 2015 2016
1 INPC Bank Artha Graha Internasional Tbk ADA ADA ADA 1 1 1
2 BBKP Bank Bukopin Tbk ADA ADA ADA 1 1 1
3 BNBA Bank Bumi Arta ADA ADA ADA 1 1 1
4 BBCA Bank Central Asia Tbk ADA ADA ADA 1 1 1
5 BNGA Bank CIMB Niaga Tbk ADA ADA ADA 1 1 1
6 BMRI Bank Mandiri (Persero) Tbk ADA ADA ADA 1 1 1
7 BMAS Bank Maspion Indonesia Tbk ADA ADA ADA 1 1 1
8 MAYA Bank Mayapada Internasional Tbk ADA ADA ADA 1 1 1
9 BBNI Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk ADA ADA ADA 1 1 1
10 BJTM Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk ADA ADA ADA 1 1 1
11 NISP Bank OCBC NISP Tbk ADA ADA ADA 1 1 1
12 BBRI Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk ADA ADA ADA 1 1 1
13 AGRO Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk ADA ADA ADA 1 1 1
14 BSIM Bank Sinarmas Tbk ADA ADA ADA 1 1 1
15 BTPN Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk ADA ADA ADA 1 1 1
16 BBHI Bank Harda International Tbk TDK ADA TDK ADA TDK ADA 0 0 0
17 BBYB Bank Yudha Bhakti ADA ADA ADA 1 1 1
18 BKSW Bank QNB Indonesia Tbk TDK ADA TDK ADA TDK ADA 0 0 0
Sumber : data diolah (2018)
Ukuran KAP Pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di BEI Tahun 2014-2016
No. Kode Perusahaan Nama KAP Ukuran KAP
2014 2015 2016 2014 2015 2016
Bank Artha Graha Internasional Kanaka
1 INPC Tbk Tjahjadi &Tamara Tjahjadi &Tamara Purediredja, 0 0 0
16 BBHI Bank Harda International Tbk Grant Thorthon Grant Thorthon Purediredja, 0 0 0
Suhartono
17 BBYB Bank Yudha Bhakti Kreston Kreston Kreston 0 0 0
18 BKSW Bank QNB Indonesia Tbk EY EY EY 1 1 1
Sumber : data diolah (2018)
Opini audit Pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di BEI Tahun
2 BBKP Bank Bukopin Tbk WTP dengan bahasa WTP dengan bahasa WTP dengan bahasa
penjelasan penjelasan penjelasan 0 0 0
14 BSIM Bank Sinarmas Tbk WTP dengan bahasa WTP dengan bahasa WTP dengan bahasa
penjelasan penjelasan penjelasan 0 0 0 15 BTPN Bank Tabungan Pensiunan WTP WTP WTP
1 1 1
Nasional Tbk
16 WTP dengan bahasa WTP dengan bahasa WTP dengan bahasa
BBHI Bank Harda International Tbk penjelasan penjelasan penjelasan 0 0 0 17 WTP dengan bahasa WTP dengan bahasa WTP dengan bahasa
BBYB Bank Yudha Bhakti penjelasan penjelasan penjelasan 0 0 0
18 BKSW Bank QNB Indonesia Tbk WTP WTP WTP 1 1 1
Sumber : data diolah (2018)
Fee Audit Pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di BEI Tahun 2014-2016
Tahun No. Kode Perusahaan Profesional Fees Fee Audit
1 INPC Bank Artha Graha Internasional Tbk 18.447.000.000 23,638
2 BBKP Bank Bukopin Tbk 63.895.000.000 24,881
3 BNBA Bank Bumi Arta 3.008.000.000 21,825
4 BBCA Bank Central Asia Tbk 339.241.000.000 26,550
5 BNGA Bank CIMB Niaga Tbk 128.358.000.000 25,578
6 BMRI Bank Mandiri (Persero) Tbk 2.380.440.000.000 28,498 7 BMAS Bank Maspion Indonesia Tbk 2.869.767.000 21,777 8 MAYA Bank Mayapada Internasional Tbk 53.380.366.000 24,701 2014 9 BBNI Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 51.376.000.000 24,662 10 BJTM Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 15.474.000.000 23,462
11 NISP Bank OCBC NISP Tbk 4.939.000.000 22,320
12 BBRI Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 59.733.000.000 24,813 13 AGRO Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk 3.877.450.000 22,078
14 BSIM Bank Sinarmas Tbk 2.712.000.000 21,721
15 BTPN Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk 11.160.000.000 23,136 16 BBHI Bank Harda International Tbk 798.615.661 20,498
17 BBYB Bank Yudha Bhakti 2.263.027.260 21,540
18 BKSW Bank QNB Indonesia Tbk 8.337.000.000 22,844
Tahun No. Kode Perusahaan Profesional Fees Fee Audit
1 INPC Bank Artha Graha Internasional Tbk 7.644.000.000 22,757
2 BBKP Bank Bukopin Tbk 85.033.000.000 25,166
3 BNBA Bank Bumi Arta 2.305.000.000 21,558
4 BBCA Bank Central Asia Tbk 401.205.000.000 26,718
5 BNGA Bank CIMB Niaga Tbk 90.031.000.000 25,223
6 BMRI Bank Mandiri (Persero) Tbk 2.750.772.000.000 28,643 7 BMAS Bank Maspion Indonesia Tbk 3.724.339.000 22,038 8 MAYA Bank Mayapada Internasional Tbk 57.567.275.000 24,776 2015 9 BBNI Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 47.904.000.000 24,592 10 BJTM Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 10.881.000.000 23,110
11 NISP Bank OCBC NISP Tbk 16.563.000.000 23,530
12 BBRI Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 55.216.000.000 24,735 13 AGRO Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk 3.632.747.000 22,013
14 BSIM Bank Sinarmas Tbk 4.917.000.000 22,316
15 BTPN Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk 11.269.000.000 23,145 16 BBHI Bank Harda International Tbk 1.134.164.992 20,849
17 BBYB Bank Yudha Bhakti 1.485.668.522 21,119
18 BKSW Bank QNB Indonesia Tbk 17.624.000.000 23,593
Tahun No. Kode Perusahaan Profesional Fees Fee Audit 1 INPC Bank Artha Graha Internasional Tbk 5.984.000.000 22,512
2 BBKP Bank Bukopin Tbk 78.914.000.000 25,092
3 BNBA Bank Bumi Arta 1.074.782.000 20,795
4 BBCA Bank Central Asia Tbk 504.201.000.000 26,946 5 BNGA Bank CIMB Niaga Tbk 67.749.000.000 24,939 6 BMRI Bank Mandiri (Persero) Tbk 3.510.255.000.000 28,887 7 BMAS Bank Maspion Indonesia Tbk 4.138.326.000 22,144 8 MAYA Bank Mayapada Internasional Tbk 72.997.833.000 25,014 2016 9 BBNI Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 39.412.000.000 24,397 10 BJTM Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 12.414.000.000 23,242 11 NISP Bank OCBC NISP Tbk 84.158.000.000 25,156 12 BBRI Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 133.901.000.000 25,620 13 AGRO Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk 4.186.101.000 22,155 14 BSIM Bank Sinarmas Tbk 3.956.525.817 22,099 15 BTPN Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk 1.682.090.000 21,243 16 BBHI Bank Harda International Tbk 2.154.927.010 21,491 17 BBYB Bank Yudha Bhakti 1.946.982.413 21,390 18 BKSW Bank QNB Indonesia Tbk 22.928.000.000 23,856
Sumber : data diolah (2018)
Lampiran 3 : Tabel Durbin-Watson
51 1.5086 1.5884 1.4684 1.6309 1.4273 1.6754 1.3855 1.7218 1.3431 1.7701 52 1.5135 1.5917 1.4741 1.6334 1.4339 1.6769 1.3929 1.7223 1.3512 1.7694 53 1.5183 1.5951 1.4797 1.6359 1.4402 1.6785 1.4000 1.7228 1.3592 1.7689 54 1.5230 1.5983 1.4851 1.6383 1.4464 1.6800 1.4069 1.7234 1.3669 1.7684 55 1.5276 1.6014 1.4903 1.6406 1.4523 1.6815 1.4136 1.7240 1.3743 1.7681 56 1.5320 1.6045 1.4954 1.6430 1.4581 1.6830 1.4201 1.7246 1.3815 1.7678 57 1.5363 1.6075 1.5004 1.6452 1.4637 1.6845 1.4264 1.7253 1.3885 1.7675 58 1.5405 1.6105 1.5052 1.6475 1.4692 1.6860 1.4325 1.7259 1.3953 1.7673 59 1.5446 1.6134 1.5099 1.6497 1.4745 1.6875 1.4385 1.7266 1.4019 1.7672 60 1.5485 1.6162 1.5144 1.6518 1.4797 1.6889 1.4443 1.7274 1.4083 1.7671 61 1.5524 1.6189 1.5189 1.6540 1.4847 1.6904 1.4499 1.7281 1.4146 1.7671 62 1.5562 1.6216 1.5232 1.6561 1.4896 1.6918 1.4554 1.7288 1.4206 1.7671 63 1.5599 1.6243 1.5274 1.6581 1.4943 1.6932 1.4607 1.7296 1.4265 1.7671 64 1.5635 1.6268 1.5315 1.6601 1.4990 1.6946 1.4659 1.7303 1.4322 1.7672 65 1.5670 1.6294 1.5355 1.6621 1.5035 1.6960 1.4709 1.7311 1.4378 1.7673 66 1.5704 1.6318 1.5395 1.6640 1.5079 1.6974 1.4758 1.7319 1.4433 1.7675 67 1.5738 1.6343 1.5433 1.6660 1.5122 1.6988 1.4806 1.7327 1.4486 1.7676 68 1.5771 1.6367 1.5470 1.6678 1.5164 1.7001 1.4853 1.7335 1.4537 1.7678 69 1.5803 1.6390 1.5507 1.6697 1.5205 1.7015 1.4899 1.7343 1.4588 1.7680 70 1.5834 1.6413 1.5542 1.6715 1.5245 1.7028 1.4943 1.7351 1.4637 1.7683
Lampiran 4: F tabel
87 3.95 3.10 2.71 2.48 2.32 2.20 2.12 2.05 1.99 1.94 1.90 1.87 1.83 1.81 1.78 88 3.95 3.10 2.71 2.48 2.32 2.20 2.12 2.05 1.99 1.94 1.90 1.86 1.83 1.81 1.78 89 3.95 3.10 2.71 2.47 2.32 2.20 2.11 2.04 1.99 1.94 1.90 1.86 1.83 1.80 1.78 90 3.95 3.10 2.71 2.47 2.32 2.20 2.11 2.04 1.99 1.94 1.90 1.86 1.83 1.80 1.78
Lampiran 5 : T tabel