• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN

A. Pengembalian Setoran BPHTB Kepada Wajib Pajak BPHTB

Januari 2011Sebagai Dasar Pemungutan BPHTB Yang Bertentangan Dengan Undang-undang Nomor 28 Tahun 2009 Tentang Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah.

Walikota Pematangsiantar melalui Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah dengan Nomor 970/1884/IV/DPPKAD/2011, tanggal 26 April 2011 tentang Pengembalian BPHTB, telah mengembalikan kepada masyarakat wajib pajak penyetor BPHTB yang dipungut berdasarkan Surat Walikota Pematangsiantar Nomor 975/007/I/DPPKAD/2011, tanggal 4 Januari 2011, perihal Penyetoran Titipan BPHTB yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan khususnya Undang-undang Nomor 28 Tahun 2009 Tentang Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah.

Pemungutan BPHTB di Kota Pematangsiantar dengan dasar pemungutan Surat Walikota bukan dengan Peraturan Daerah telah memberikan keuntungan bagi wajib pajak, karena setoran wajib pajak BPHTB dikembalikan setelah proses sehubungan dengan permohonan pendaftaran peralihan hak (balik nama sertipikat

baik karena jual beli, maupun warisan, dan lain-lain) dan sehubungan dengan permohonan hak baru (penerbitan sertipikat baru) selesai dilakukan di Kantor Pertanahan Kota Pematangsiantar.

Tadinya bukti setoran wajib pajak BPHTB dengan dasar Surat Walikota Pematangsiantar tersebut telah dipergunakan sebagai persyaratan untuk mengajukan permohonan pendaftaran peralihan hak (balik nama sertipikat baik karena jual beli, maupun warisan, dan lain-lain) dan permohonan hak baru (penerbitan sertipikat baru).

Sebelum dikembalikan Walikota Pematangsiantar dengan Surat Nomor 973/1356/III/DPPKAD/2011, tertanggal 8 Maret 2011, terlebih dahulu mengajukan permohonan pendapat kepada Menteri Keuangan Republik Indonesia cq. Direktur Pajak Daerah dan Retribusi Daerah atas Surat Walikota Pematangsiantar tentang Pemungutan BPHTB yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan tersebut, yang isinya antara lain sebagai berikut :

Berhubung sampai dengan akhir tahun 2010 Peraturan Daerah tentang Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) belum diundangkan, maka untuk mengantisipasi terjadinya stagnasi pelayanan kepada masyarakat Kota Pematangsiantar khususnya perihal pengurusan pengalihan hak atas tanah dan bangunan, maka Pemerintah Kota Pematangsiantar melalui Surat Sekretaris Daerah Kota Pematangsiantar Nomor 975/007/I/DPPKAD/2011 Tanggal 4 Januari 2011 perihal Penyetoran Titipan BPHTB, meminta kepada Pejabat Pembuat Akte Tanah (PPAT) yang bekerja untuk wilayah Kota Pematangsiantar agar menyarankan kepada masyarakat yang sedang melakukan pengalihan hak atas tanah dan bangunan supaya menitipkan uang BPHTB kepada Bendahara Penerimaan Dinas Pendapatan, Pengelolaan

Keuangan dan Aset Daerah Kota Pematangsiantar yang selanjutnya menyetorkannya ke Rekening Kas Umum Daerah Kota Pematangsiantar (foto copy surat terlampir).

Kebijakan tersebut dilakukan setelah hasil konfirmasi kami kepada Kantor Pertanahan Kota Pematangsiantar yang menyatakan bahwa proses pendaftaran atas tanah atau pendaftaran peralihan hak atas tanah hanya dilaksanakan oleh Instansi tersebut apabila dokumen permohonan pendaftaran pengalihan hak dilampiri dengan bukti setoran BPHTB.

Perlu kami jelaskan bahwa apabila kebijakan tersebut tidak dilakukan, maka pelayanan pengalihan hak atas tanah dan bangunan di Kota Pematangsiantar akan terhenti, dan hal tersebut akan sangat menggangu pelayanan publik dan selanjutnya menimbulkan distorsi pada perekonomian lokal Pematangsiantar, dimana transaksi atas tanah dan bangunan merupakan aktifitas penting dalam perekonomian khususnya dalam pelaksanaan investasi maupun dalam pengurusan kredit (permodalan) kepada lembaga keuangan Bank.

Lebih lanjut kami jelaskan bahwa kebijakan untuk menerima titipan uang BPHTB tersebut kami lakukan tidak dengan suatu niat memperoleh Pendapatan Daerah dengan melawan hukum, namun untuk tujuan mencegah terganggunya pelayanan kepada masyarakat yang berpotensi mendistorsi perekonomian. Setelah Perda tentang BPHTB diundangkan, maka pada saat yang bersamaan kami akan segera mengumumkan kepada masyarakat luas melalui Media Massa dan Media lain yang menurut kami efektif, agar anggota masyarakat yang menitipkan uang BPHTB dapat menerima kembali titipan tersebut dari Pemerintah Kota Pematangsiantar melalui Bendahara Umum Daerah Pemerintah Kota Pematangsiantar. Realisasi penerimaan titipan BPHTB hingga tanggal 28 Pebruari 2011 sebesar Rp. 707.375.945,- (Tujuh ratus tujuh juta tiga ratus tujuh puluh lima ribu sembilan ratus empat puluh lima rupiah).

Namun dalam pelaksanaan kebijakan dimaksud, timbul permasalahan berupa keberatan khususnya dari Notaris PPAT Saudara Henry Sinaga, SH, Sp.N (Surat Nomor 2009/NOT-HS/I/2011 tanggal 24 Januari 2011, terlampir). Untuk menyikapi keberatan dimaksud, maka berdasarkan kesepakatan yang diambil pada rapat koordinasi tanggal 7 Maret 2011 yang melibatkan Pemerintah Kota Pematangsiantar, Kantor Pertanahan Kota Pematangsiantar, Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Kota Pematangsiantar dan Notaris PPAT yang bekerja untuk wilayah Kota Pematangsiantar (termasuk

saudara Henry Sinaga, SH, Sp.N), maka diputuskan agar pihak Pemerintah Kota Pematangsiantar mengajukan permohonan pendapat atas kebijakan dimaksud kepada Bapak Menteri Keuangan Republik Indonesia, dan menunggu hasil permohonan pendapat tersebut, maka pelayanan atas transaksi pengalihan hak atas tanah dan bangunan untuk sementara ditunda. Permohonan pendapat ini juga menyangkut perlakuan kami atas titipan uang BPHTB yang telah kami terima, dimana bukti penerimaan titipan BPHTB dimaksud telah digunakan sebagai salah satu persyaratan bagi Notaris/PPAT dalam rangka penandatanganan akte pemindahan hak atas tanah dan/atau bangunan, bagi Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Kota Pematangsiantar dalam rangka penandatanganan risalah lelang perolehan hak atas tanah dan/atau bangunan, dan bagi Kepala Kantor Pertanahan Kota Pematangsiantar dalam rangka pendaftaran hak atas tanah atau pendaftaran peralihan hak atas tanah.

Demikian permohonan pendapat ini kami ajukan, dengan harapan akan mendapat tanggapan Bapak dalam waktu dekat ini. Atas perhatian bapak kami ucapkan terimakasih.

Kemudian sambil menunggu tanggapan dari Menteri Keuangan atas Surat tersebut, Walikota Pematangsiantar telah mengeluarkan Surat dengan Nomor 973/1357/III/DPPKAD/2011, tertanggal 8 Maret 2011, tentang Penundaan Proses Pemindahan/Perolehan/Peralihan Hak Atas Tanah Dan Bangunan, yang ditujukan kepada Kepala Kantor Pertanahan Kota Pematangsiantar, Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Kota Pematangsiantar dan Para Notaris / PPAT di wilayah kerja Kota Pematangsiantar, yang isinya antara lain sebagai berikut:

Sesuai kesepakatan yang dihasilkan pada Rapat Koordinasi Pembahasan Proses Peralihan Hak Atas Tanah dan Bangunan Serta Kaitannya dengan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang dilaksanakan pada hari Senin tanggal 7 Maret 2011, bersama ini kami beritahukan kepada seluruh pejabat yang terlibat dalam proses pemindahan/perolehan/peralihan hak atas tanah dan bangunan di wilayah Kota Pematangsiantar agar untuk

sementara menunda pelaksanaan aktivitas dimaksud, menunggu diterimanya pendapat Menteri Keuangan Republik Indonesia atas kebijakan Pemerintah Kota Pematangsiantar dalam menyikapi belum diundangkannya Peraturan Daerah tentang BPHTB hingga akhir tahun 2010 yaitu melalui Surat Sekretaris Daerah Kota Pematangsiantar Nomor 975/007/I/DPPKAD/2011, tanggal 4 Januari 2011 perihal Penyetoran Titipan BPHTB. Permohonan pendapat kepada Menteri Keuangan Republik Indonesia telah disampaikan melalui Surat Sekretaris Daerah Kota Pematangsiantar Nomor 973/1356/III/DPPKAD/2011, tanggal 8 Maret 2011 terlampir.

Demikian diberitahukan untuk dipedomani, atas kerjasama yang baik diucapkan terimakasih.

Pengembalian BPHTB tersebut sebagai reaksi atas pendapat sekaligus jawaban atas Surat Permohonan Pendapat dari Walikota Pematangsiantar kepada pemerintah pusat dalam hal ini Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Republik Indonesia dengan Suratnya Nomor S-104/PK/2011, tertanggal 11 Februari 2011, perihal Pemungutan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), yang ditujukan kepada Walikota Pematangsiantar, yang isinya antara lain sebagai berikut :

1. Sesuai Pasal 95 ayat 1 jo Pasal 180 angka 6 UU 28 / 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Pemerintah Daerah dapat memungut BPHTB mulai tanggal 1 Januari 2011 dengan menerbitkan Perda. Berdasarkan ketentuan tersebut, pemungutan BPHTB hanya dapat dilaksanakan apabila Perda tentang BPHTB telah ditetapkan. Dengan demikian pungutan BPHTB dalam bentuk titipan berdasarkan Surat Walikota Pematangsiantar bertentangan dengan peraturan perundang- undangan.

2. Dalam hal pemerintah Kabupaten / Kota belum atau tidak menetapkan Perda tentang BPHTB sampai dengan 31 Desember 2010, maka terhadap peralihan hak atas tanah dan / atau bangunan di daerah tersebut tidak dapat dipungut BPHTB sampai dengan ditetapkannya Perda. Dengan demikian, persyaratan lunas bayar BPHTB, untuk memproses penetapan akta

kepemilikan tanah dan / atau bangunan menjadi gugur dan administrasi pelayanan di bidang pertanahan tetap dapat diproses sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

3. Berkenaan dengan hal tersebut pada angka 2 di atas, kami telah berkoordinasi dalam rangka menyamakan persepsi dan pemahaman dengan Badan Pertanahan Nasional ( BPN ) Pusat agar administrasi pelayanan pertanahan di daerah yang belum atau tidak menetapkan Perda tentang BPHTB tetap dapat berjalan dan diproses sesuai dengan peraturan perundang-undangan tanpa harus menunggu Perda ditetapkan terlebih dahulu.

Jumlah wajib pajak penyetor BPHTB sebanyak 107 orang dengan jumlah total setoran sebesar Rp.707.375.945,-( tujuh ratus tujuh juta tiga ratus tujuh puluh lima ribu sembilan ratus empat puluh lima rupiah ) yang terdiri dari wajib pajak penyetor BPHTB sehubungan dengan permohonan pendaftaran peralihan hak (balik nama sertipikat baik karena jual beli maupun warisan, dan lain-lain) dan sehubungan dengan permohonan hak baru (penerbitan sertipikat baru).

Pengembaliannya dilakukan langsung melalui rekening wajib pajak penyetor BPHTB.

Sebelumnya Pemerintah Kota Pematangsiantar terlebih dahulu mengumumkan melalui media massa nama-nama para wajib pajak penyetor BPHTB dan kepada para wajib pajak penyetor BPHTB diminta untuk melapor ke Kantor Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Pematangsiantar dengan membawa dokumen-dokumen yang diperlukan yakni :81

81

Hasil wawancara dengan wajib pajak Adrian Hartanto di Kota Pematangsiantar, pada tanggal 20 Juli 2012.

1. Bukti setoran BPHTB

2. Fotokopi kartu identitas sesuai data yang tercantum dalam Surat Setoran Pajak Daerah BPHTB dengan menunjukkan aslinya.

3. Nomor rekening tabungan wajib pajak penyetor BPHTB.

4. Fotokopi akta / sertipikat / surat keputusan atas transaksi pendaftaran hak atas tanah.

Bagi para wajib pajak penyetor BPHTB yang telah melengkapi dokumen, selanjutnya Bagian Perbendaharaan Daerah Kantor Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Pematangsiantar mengeluarkan SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana), kemudian dana setoran wajib pajak BPHTB tersebut ditransfer ke rekening masing-masing wajib pajak penyetor BPHTB.

Menurut keterangan informan dari Kantor Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Pematangsiantar, sampai bulan Juli tahun 2012 sudah mencapai 80 % atau sebanyak 86 orang wajib pajak penyetor BPHTB yang menerima pengembalian BPHTB, sedangkan sisanya 20 % atau 21 orang lagi masih belum melapor dan belum menyampaikan kelengkapan yang harus dipenuhi untuk pengembalian BPHTB tersebut.82

82

Hasil wawancara dengan Ibu Sefty Maria Hutapea, Pegawai Kantor Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Pematangsiantar, pada tanggal 20 Juli 2012

Menurut keterangan informan dari Kantor Pertanahan Kota Pematangsiantar, dari jumlah wajib pajak penyetor BPHTB sebanyak 107 orang tersebut di atas ( periode 1 Januari 2011 sampai dengan 23 Maret 2011 ) termasuk juga yang menyetorkan pajak BPHTB sehubungan dengan pengurusan permohonan hak baru ( penerbitan sertipikat baru ).83

Tabel 15

Daftar Nama-Nama Dan Alamat Wajib Pajak Penyetor BPHTB Yang Dipungut Berdasarkan Surat Walikota Pematangsiantar Nomor

970/1884/IV/DPPKAD/2011, tanggal 26 April 2011Yang Bertentangan Dengan Undang-undang Nomor 28 tahun 2009 Tentang Pajak Daerah dan Retribusi

Daerah

NO NAMA ALAMAT

1 Mariatur Herince Florida Pardede Jl. Sangnawaluh No. 6, Kel. Pahlawan Pematangsiantar

2 Rudi Irwanto Hamonangan

Sinaga Jl. Griya Kencana II cc

3 Desi Aini Jl. Mojo Pahit No. 71, Kel. Melayu Pematangsiantar

4 Kartini Harahap Jl. Rakuta Sembiring No. 9, Kel. Nagapita Pematangsiantar

5 Timbul Dolok Seribu Jl. Desa Indah Tozai Lama, Kel. Setia Negara Pematangsiantar

6 Syahrin Pohan Jl. Melur No. 29, Kel. Simarito Pematangsiantar

7 Hendra Kusumah Jl. Teratai No. 11, Kel. B. Sofa Pematangsiantar

8 Achmad Syukri RT 001/RW 001 Bahkapul,

Kec.Sitalasari Pematangsiantar 9 Merry Naibaho Jl. Medan No. 76, Kel. T. Nabolon

Pematangsiantar

10 Rizal Jl. Bola Kaki, Kel. Banjar

Pematangsiantar 83

Hasil wawancara dengan Bapak Erwansyah, Pegawai Kantor Pertanahan Kota Pematangsiantar, pada tanggal 20 Juli 2012.

Tabel 15 Lanjutan

11 Lasa Yansen Manurung Perum. SBS Blk A.5/6, Kel. Harapan Jaya Bekasi Utara

12 Dolok Simangunsong Jl. Danau Tondano No.29, Kel. S. Opat Suhu Pematangsiantar

13 Jong Phiang Kwang Jl. Cokroaminoto Gang Ikhlas No. 15, Kel. Pahlawan Pematangsiantar 14 Edwin Bingei Purba Siboro Jl. Sutomo No. 341/343 (303), Kel.

Pahlawan Pematangsiantar 15 Edwin Bingei Purba Jl. Sutomo No. 341/343 (303),

Pematangsiantar

16 Rosita Manurung Jl. Pematang Sk 3/37, Kel. Simalungun Pematangsiantar

17 Edwin Bingei Purba Siboro Jl. Sutomo No. 341/343 (303), Pematangsiantar

18 Rudi Ramlan Komp. Johor Indah III Blok 46 Gedung Johor Medan Johor

19 Parsaulian Sinaga Jl. Parapat Gang Kunyit No. 07, Kel. Nagahuta Pematangsiantar

20 Farel Tampubolon Jl. Udang No. 2, Kel. Pardomuan Pematangsiantar

21 Lina Jl. Sudirman No. 7, Kel. Proklamasi

Pematangsiantar

22 Yuda Kadastro Siregar Jl. Penyerang No. 7, Kel. Bah Kapul Pematangsiantar

23 Ir. Hasudungan Sianipar Jl. Pearaja No. 5B, Kel. Teladan Pematangsiantar

24 Rosmawarni Lubis Jl. Bandung No. 23 B, Kel. Simarito Pematangsiantar

25 Ermakin Malau Pematang Marihat Kel. S. Marihat Pematangsiantar

26 Jan Bertuahman Adi Saragih Jl. Handayani Gang Bersama, Kel. Bahkapul Pematangsiantar

27 Netty Butar-Butar Jl. Dalil Tani No. 45, Kel. Kebun Sayur Pematangsiantar

28 Ellya Tuti Situmorang Jl. Dirgantera Permai III/09 Lasenpuro kedung kedang Malang

29 Laiden Saragih Jl. SM Raja No. 9-A, Kel. Suka Dame Pematangsiantar

Tabel 15 Lanjutan

31 Yanri Taruna Simbolon Jl. Siatas Barita No. 34, Kel. Tomuan Pematangsiantar

32 Tumpal Rajagukguk Huta III Buntu Bayu

33 Tumbur Pasaribu Jl. Rangkuta Sembiring Kel. P. Sayur Pematangsiantar

34 Harwin Agustian Jl. Volly Asmara Mahoni Kel. Banjar Pematangsiantar

35 Jamaintan Purba Jl. Sriwijaya Ujung No. 12 Petisah Tengah Medan Petisah

36 Sugih Wongtomo Jl. Siak No. 16 Pusat Pasar Medan 37 Rusmi Sinaga Jl. Melati Gang Simalungun Kel. Bukit

Sofa Pematangsiantar

38 Tio Bunga Nenggolan Jl. Viyatayuda Kel. Setia Negara Pematangsiantar

39 Benar Jl. Pramuka Komplek Panorama Lembah

Sari Gurih Rumbai Pesisir

40 Suherman Tanjung Pinggir Kec. Siantar Martoba

Pematangsiantar

41 Saridin Aloho Asrama Rindam/Kel. Setia Negara Pematangsiantar

42 Dameria Panjaitan Jl. Perbaungan No. 01 Kel. Martimbang Pematangsiantar

43 H. Syarifuddin Jl. Sriwijaya Gang Martilan 56/38 Kel. Melayu Pematangsiantar

44 Lambok Siahaan Jl. Skl. Gang tangki No. 50-B-5 Kel. Aek Nauli Pematangsiantar

45 Edward Tambunan Jl. Handayani Kel. Bahkapul Pematangsiantar

46 Erny Henny Astuti Lubis Jl. Kelapa Kuning No. 7-B Kel. Bantan Pematangsiantar

47 Mhd. Rifai St Simpang Tangki Balimbingan Tanah Jawa

48 Saudarman Purba Kel. Danau Lancang, Kec. Tapung Hulu 49 Syahril Tanjung Jl. Sunda No. 12 Kel. Bantan

Pematangsiantar

50 M. Bukit Purba Jl. Sumbawa II No. 05 Kel. Bantan Pematangsiantar

51 Hj. Saerah Jl. P. Sidempuan No. 19 A Kel. T. Galung Pematangsiantar

Tabel 15 Lanjutan

52 Berlin Pangaribuan SB Permai Blk C No. 80 Kel. Bahkapul Pematangsiantar

53 Nobel Silalahi Jl. Bukit Barisan Kel. Napitupulu Bagasan Balige

54 Maruli T. Sipayung Marihat Huta Dolok Parmonangan Kab. Simalungun

55 Nurhaidah Tambunan Jl. Madura Atas Kel. Bantan Pematangsiantar

56 Manahan Siagian Jl. Ercis No.50 Kel. Tomuan Pematangsiantar

57 Lilis Suryani Jl. Besi Gang damai I No. 4/31 Sukadame II Medan Area

58 Perpetua Nenggolan Jl. Ragi Pane Kel. Bane Pematangsiantar 59 Baharuddin Jl. G. Pusuk Buhit No. 10/4 Kel. Karo

Pematangsiantar

60 Daniel Sitorus Jl. Taman Bongenville II 1/6 Kel. Jakasetia Bekasi Selatan

61 Nurmal Adi Anang Damanik Jl. Bahkapul Kiri Kel. S. Gulang-gulang Pematangsiantar

62 Romsir Rajagukguk Jl. Patroli Komplek PU Kel. Bahkapul Pematangsiantar

63 Menanti Sihombing Jl. Bah Lias Kiri No. 7, Kel. S. Gulang- gulang Pematangsiantar

64 Kondar Imanuel Situmorang Jl. Bah Bolon No. 02 Kel. Sigulang- gulang Pematangsiantar

65 Tarmijan Tanjung Pinggir Kec. Siantar Martoba

Pematangsiantar

66 Andrean Ramses Nababan Jl. Tanjung Pinggir B. Maratur Kec. Siantar Martoba Pematangsiantar 67 Rostiani Tarigan Jl. Bah Lias Kiri No. 57 Kel. S. Gulang-

gulang Pematangsiantar 68 Sukoharjo d/h Tjoe Kok Hui,

Dkk Jl. Jembatan II/128 Kec. Penjaringan

69 Riduan Siringoringo Jl. Sinar Raya Kel. S. Suhu Pematangsiantar

70 Lisna Hanum Sihombing Jl. Teratai Tambun Atas T. Nabolon Pematangsiantar

71 Frisda Hutagalung Jl. G. Simanuk-manuk Kel. Teladan Pematangsiantar

72 Selamat Lumbantobing Jl. Noptunus Kel. Bahkapul Pematangsiantar

Tabel 15 Lanjutan

73 Jian Suheri Jl. Medan No. 7 S. Kapuk Kel. T. Nabolon Pematangsiantar

74 Bambang Suono Jl. Medan Gang Kapuk Kel. T. Tongah Pematangsiantar

75 Torop Pakpahan Jl. Bah Birong Ujung Kel. S. Gulang- gulang Pematangsiantar

76 Drs. Tulutan Lumbangaol Jl. Persada No. 17 Kel. Merdeka Pematangsiantar

77 Doktorandus Prayugo Jl. Dahlia No. 13 Kel. Bukit Sofa Pematangsiantar

78 Binsar Tambunan Jl. Meranti No. 40 Kel. Kahean Pematangsiantar

79 Rospita Silitonga Jl. Cemara No. 17 Kel. Kahean Pematangsiantar

80 Edi Muracus Jl. Kayu Manis No. 03 Kel.Kahean Pematangsiantar

81 Sunaryoko Asrama Rindam I/BB Kel. Setia Negara Pematangsiantar

82 Tiurma Simanullang Jl. Rindam No. 3 Kel. Setia Negara Pematangsiantar

83 Wahyono Jl. H. Ulakma Sinaga Kel.Tomuan

Pematangsiantar

84 Togar Situmorang Lingk IV Siabal-abal Kel. BP Nauli Pematangsiantar

85 Riama Simanjuntak Jl. Bahkora II Marihat II Kel. Pem. Marihat Pematangsiantar

86 Ngatiyo Jl. Sibatu-batu Pematangsiantar

87 M. Zein Nasution Jl. Sriwijaya Pematangsiantar 88 Doni Tanoto Jingga Jl. SM. Raja No. 622 Perdagangan 89 Rose Rida Saragih Jl. Medan Km. 4,5 Kel. Sumber Jaya

Pematangsiantar

90 Baginda A. Sirait Jl. Medan Simp. Kerang Kel. Sumber Jaya Pematangsiantar

91 Rostina Panjaitan Jl. Hutagukguk Huta Uruk Tapanuli Utara Sipaholon

92 Sukirno TG. Gading S.32.05-IX III Perk

Siparepare

93 Diego Maradona Malau Jl. Pergaulan No. 14 Kel. Suka dame Pematangsiantar

94 Augustin Harianto Sipayung Jl. Medan km 3,5 Gang Bajigur No. 26 Kel. Nagapitu Pematangsiantar

Tabel 15 Lanjutan

95 Donaldi Parlindungan Sitorus Jl. Sadum Ujung Kel. Bantan Pematangsiantar

96 Parulian Rajagukguk Jl. SM Raja No. 176 Kel. Kahean Pematangsiantar

97 Syahrum Jl. Medan No. 4,5 Gang Mentari Kel.

Nagapita Pematangsiantar

98 Risdawati Rame Silalahi Jl. Pintu Air IV Gang Ternak No. II Bekala Medan Kuala Bekala 99 Netty Br Hutapea Jl. Kenanga No. 5 Kel. B. Sofa

Pematangsiantar

100 Imam G. Hasibuan Jl. Kasuari No. 50A Kel. Sipinggol- pinggol Pematangsiantar

101 H. Miswar Lubis, cs Jl. Malik Ibrahim lk I Serdang Sari Kisaran

102 Sri Kartina Dahar Jl. Desa Indah Kel. Setia Negara Pematangsiantar

103 Cyndi Jong Jl. Ade Irma Suryani No. 41, Kel. Martoba Pematangsiantar

104 Rita Wati Jl. Handayani Gang Sekata Kiri Kel. Bah Kapul Pematangsiantar

105 Rudi Siregar Jl. Mulia Tani Batu I Dolok Marlawan

106 Mariana Jl. Sibolga No. 01 Kel. Karo

Pematangsiantar

107 Rudy Tambunan Jl. Bah Lias Kel. S. Gulang-gulang Pematangsiantar

Sumber : Pengumuman, Nomor 900/12613/XII/DPPKAD/2011, tanggal 27 Desember 2011 oleh Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Kota Pematangsiantar.

Dokumen terkait