3. Pengembangan Soal HOTS
Pengembangan soal HOTS memerlukan berbagai kriteria baik dari segi bentuk soalnya maupun konten materi subyeknya. Teknik penulisan soal-soal HOTS baik yang berbentuk pilihan ganda atau uraian secara umum sama dengan penulisan soal tingkat rendah, tetapi ada beberapa ciri yang membedakannya. Untuk mengingat kembali penulisan soal bentuk uraian dan pilihan ganda, berikut ini adalah beberapa petunjuk yang dapat anda ikuti.
a . Penulisan Soal Bentuk Uraian
Menulis soal bentuk uraian diperlukan ketepatan dan kelengkapan dalam merumuskannya. Ketepatan yang dimaksud adalah bahwa materi yang ditanyakan tepat diujikan dengan bentuk uraian, yaitu menuntut peserta didik untuk mengorganisasikan gagasan dengan cara mengemukakan atau mengekspresikan gagasan secara tertulis dengan menggunakan kata-katanya sendiri.
Kaidah penulisan soal uraian sebaiknya memperhatikan beberapa hal baik dari materi soal maupun konstruksinya.
Materi soal sebaiknya mengikuti kriteria penulisan soal seperti berikut ini. 1). Soal harus sesuai dengan indikator.
2). Setiap pertanyaan harus diberikan batasan jawaban yang diharapkan. 3). Materi yang ditanyakan harus sesuai dengan tujuan pengukuran.
4). Materi yang ditanyakan harus sesuai dengan jenjang jenis sekolah atau tingkat kelas.
Konstruksi soal sebaiknya mengikuti kriteria penulisan soal seperti berikut ini. 1). Menggunakan kata tanya/perintah yang menuntut jawaban terurai.
2). Ada petunjuk yang jelas tentang cara mengerjakan soal. 3). Setiap soal harus ada pedoman penskorannya.
4). Tabel, gambar, grafik, peta, atau yang sejenisnya disajikan dengan jelas, terbaca, dan berfungsi.
b. Penulisan Soal Bentuk Pilihan Ganda
Soal pilihan ganda terdiri dari bagian pokok soal dan pilihan jawaban. Menulis soal bentuk pilihan ganda memerlukan keterampilan dan ketelitian, terutama pada penulisan pengecohnya. Pengecoh yang baik adalah pengecoh yang tingkat kerumitan atau tingkat kesederhanaan, serta panjang-pendeknya relatif sama dengan kunci jawaban. Kaidah penulisan soal pilihan ganda harus memperhatikan materi soal dan konstruksinya.
Materi soal sebaiknya mengikuti kriteria penulisan soal seperti berikut ini. 1). Soal harus sesuai dengan indikator. Artinya soal harus menanyakan perilaku dan
materi yang hendak diukur sesuai dengan rumusan indikator dalam kisi-kisi. 2). Pengecoh harus bertungsi
3). Setiap soal harus mempunyai satu jawaban yang benar. Artinya, satu soal hanya mempunyai satu kunci jawaban.
Konstruksi soal sebaiknya mengikuti kriteria penulisan soal seperti berikut ini. 1). Pokok soal harus dirumuskan secara jelas dan tegas. Kemampuan atau materi
yang hendak diukur/ditanyakan harus jelas. Setiap butir soal hanya mengandung satu persoalan/gagasan
2). Rumusan pokok soal dan pilihan jawaban harus merupakan pernyataan yang diperlukan saja.
3). Pokok soal jangan memberi petunjuk ke arah jawaban yang benar. Artinya, pada pokok soal jangan sampai terdapat kata, kelompok kata, atau ungkapan yang memberikan petunjuk ke arah jawaban yang benar.
4). Pokok soal jangan mengandung pernyataan yang bersifat negatif ganda. Artinya, pada pokok soal jangan sampai terdapat dua kata atau lebih yang mengandung arti negatif. Penggunaan negatif ganda diperbolehkan bila aspek yang akan diukur justru pengertian tentang negatif ganda itu sendiri.
5). Pilihan jawaban harus homogen dan logis ditinjau dari segi materi. Semua pilihan jawaban harus berasal dari konsep yang sama seperti yang ditanyakan oleh pokok soal, penulisannya harus setara, dan semua pilihan jawaban harus berfungsi. 6). Panjang rumusan pilihan jawaban harus relatif sama. Kaidah ini diperlukan karena
adanya kecenderungan peserta didik memilih jawaban yang paling panjang karena seringkali jawaban yang lebih panjang itu lebih lengkap dan merupakan kunci jawaban.
7). Pilihan jawaban jangan mengandung pernyataan “Semua pilihan jawaban di atas salah" atau "Semua pilihan jawaban di atas benar". Artinya dengan adanya pilihan jawaban seperti ini, maka secara materi pilihan jawaban berkurang satu karena pernyataan itu bukan merupakan materi yang ditanyakan dan pernyataan itu menjadi tidak homogen.
8). Pilihan jawaban yang berbentuk angka atau waktu harus disusun berdasarkan urutan besar kecilnya nilai angka atau kronologis. Pilihan jawaban yang berbentuk angka harus disusun dari nilai angka paling kecil berurutan sampai nilai angka yang paling besar, dan sebaliknya. Demikian juga pilihan jawaban yang menunjukkan waktu harus disusun secara kronologis. Penyusunan secara unit dimaksudkan untuk memudahkan peserta didik melihat pilihan jawaban.
9). Gambar, grafik, tabel, diagram, wacana, dan sejenisnya yang terdapat pada soal harus jelas dan berfungsi. Artinya, apa saja yang menyertai suatu soal yang ditanyakan harus jelas, terbaca, dapat dimengerti oleh peserta didik. Apabila soal bisa dijawab tanpa melihat gambar, grafik, tabel atau sejenisnya yang terdapat pada soal, berarti gambar, grafik, atau tabel itu tidak berfungsi.
10). Rumusan pokok soal tidak menggunakan ungkapan atau kata yang bermakna tidak pasti seperti: sebaiknya, umumnya, kadang-kadang.
11). Butir soal jangan bergantung pada jawaban soal sebelumnya. Ketergantungan pada soal sebelumnya menyebabkan peserta didik yang tidak dapat menjawab benar soal pertama tidak akan dapat menjawab benar soal berikutnya.
Pada penulisan soal pilihan ganda maupun uraian penulis soal harus memperhatikan bahasa pada soal. Secara umum bahasa soal sebaiknya mengikuti kriteria penulisan soal seperti berikut ini.
1). Setiap soal harus menggunakan bahasa yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia. Kaidah bahasa Indonesia dalam penulisan soal di antaranya meliputi: a) pemakaian kalimat: (1) unsur subyek, (2) unsur predikat, (3) anak kalimat; b) pemakaian kata: (1) pilihan kata, (2) penulisan kata, dan c) pemakaian ejaan: (1) penulisan huruf, (2) penggunaan tanda baca.
2). Bahasa yang digunakan harus komunikatif, sehingga pernyataannya mudah dimengerti warga belajar/peserta didik.
3). Pilihan jawaban jangan yang mengulang kata/frase yang bukan merupakan satu kesatuan pengertian. Letakkan kata/frase pada pokok soal.
c. Penulisan soal yang menuntut keterampilan berpikir tingkat tinggi
Ada beberapa cara yang dapat dijadikan pedoman oleh para penulis soal untuk menulis butir soal yang menuntut berpikir tingkat tinggi. Caranya adalah seperti berikut ini: Materi yang akan ditanyakan diukur dengan perilaku sesuai dengan ranah kognitif Bloom pada level analisis, sintesis dan evaluasi. Setiap pertanyaan diberikan dasar pertanyaan (stimulus) dan soal dapat mengukur kemampuan berpikir kritis.
Agar butir soal yang ditulis dapat menuntut berpikir tingkat tinggi, maka setiap butir soal selalu diberikan dasar pertanyaan (stimulus) yang berbentuk sumber/bahan bacaan seperti: teks bacaan, paragrap, teks drama, penggalan novel/cerita/dongeng, puisi, kasus, gambar, grafik, foto, rumus, tabel, daftar kata/symbol, contoh, peta, film, atau suara yang direkam.
Pada contoh pengembangan soal di dalam modul ini hanya melihat dari keterampilan berpikir tingkat tinggi berdasarkan Bloom. Untuk pengetahuan tambahan dalam penulisan soal Anda dapat pula mempelajari kemampuan berpikir kritis yang dapat dijadikan dasar dalam menulis butir soal yang menuntut berpikir tingkat tinggi. 1). Menfokuskan pada pertanyaan
Contoh indikator soal: Disajikan sebuah masalah/problem, aturan, kartun, atau eksperimen dan hasilnya, peserta didik dapat menentukan masalah utama, kriteria yang digunakan untuk mengevaluasi kualitas, kebenaran argumen atau kesimpulan.
2). Menganalisis argumen
Contoh indikator soal: Disajikan deskripsi sebuah situasi atau satu/dua argumentasi, peserta didik dapat: (1) menyimpulkan argumentasi secara cepat, (2) memberikan alasan yang mendukung argumen yang disajikan, (3) memberikan alasan tidak mendukung argumen yang disajikan.
3). Mempertimbangkan yang dapat dipercaya
Contoh indikator soal: Disajikan sebuah teks argumentasi, iklan, atau eksperimen dan interpretasinya, peserta didik menentukan bagian yang dapat dipertimbangan untuk dapat dipercaya (atau tidak dapat dipercaya), serta memberikan alasannya. 4). Mempertimbangkan laporan observasi
Contoh indikator soalnya: Disajikan deskripsi konteks, laporan observasi, atau laporan observer/reporter, peserta didik dapat mempercayai atau tidak terhadap laporan itu dan memberikan alasannya.
5). Membandingkan kesimpulan
Contoh indikator soal: Disajikan sebuah pernyataan yang diasumsikan kepada peserta didik adalah benar dan pilihannya terdiri dari: (1) satu kesimpulan yang benar dan logis, (2) dua atau lebih kesimpulan yang benar dan logis, peserta didik dapat membandingkan kesimpulan yang sesuai dengan pernyataan yang disajikan atau kesimpulan yang harus diikuti.
6). Menentukan kesimpulan
Contoh indikator soal: Disajikan sebuah pernyataan yang diasumsikan kepada peserta didik adalah benar dan satu kemungkinan kesimpulan, peserta didik dapat menentukan kesimpulan yang ada itu benar atau tidak, dan memberikan alasannya.
7). Mempertimbangkan kemampuan induksi
Contoh indikator soal: Disajikan sebuah pernyataan, informasi/data, dan beberapa kemungkinan kesimpulan, peserta didik dapat menentukan sebuah kesimpulan yang tepat dan memberikan alasannya.
8). Menilai
Contoh indikatornya: Disajikan deskripsi sebuah situasi, pernyataan masalah, dan kemungkinan penyelesaian masalahnya, peserta didik dapat menentukan: (1) solusi yang positif dan negatif, (2) solusi mana yang paling tepat untuk memecahkan masalah yang disajikan, dan dapat memberikan alasannya.
9) . Mendefinisikan Konsep
Contoh indikator soal: Disajikan pernyataan situasi dan argumentasi/naskah, peserta didik dapat mendefinisikan konsep yang dinyatakan.
10). Mendefinisikan asumsi
Contoh indikator soal: Disajikan sebuah argumentasi, beberapa pilihan yang implisit di dalam asumsi, peserta didik dapat menentukan sebuah pilihan yang tepat sesuai dengan asumsi.
11) Mendeskripsikan
Contoh indikator soal: Disajikan sebuah teks persuasif, percakapan, iklan, segmen dari video klip, peserta didik dapat mendeskripsikan pernyataan yang dihilangkan.
Keterampilan-keterampilan HOTS di dalam taksonomi Bloom termasuk tiga level tertinggi yaitu analisis, sintesis dan evaluasi. Untuk tingkat sekolah dasar tidak semua keterampilan dapat dilatihkan melalui pemecahan soal-soal tetapi kita dapat memilih yang sesuai dengan tingkat berpikir peserta didik dan mengkreasikan menjadi soal yang mendorong peserta didik berpikir.
4. Soal – soal IPA
Higher Order Thinking Skill
Untuk menerapkan beberapa teori tentang pengembangan soal HOTS kedalam pembelajaran IPA berikut ini disajikan beberapa contoh model soal HOTS pada materi IPA dalam bentuk pilihan ganda dan uraian, selanjutnya diberikan pula contoh soal
HOTS sesuai dengan Standar kompetensi, kompetensi dasar dan Indikator pada
a. Contoh Soal HOTS Bentuk Pilihan Ganda 1). Analisis Data Gambar
Topik : Cara tumbuhan hijau membuat makanan
Indikator : Disajikan gambar dan data percobaan pengamatan
terhadap tumbuhan , peserta didikdapat
menjelaskan gejala yang terjadi pada percobaan
Kata kerja Ranah
Kognitif
: Menganalisis dan menyimpulkan
Soal:
1. Alicia melakukan percobaan seperti yang tertera pada gambar berikut ini.
Dia meletakkan kedua tumbuhan dalam pot di taman. Setelah satu minggu, dia memperhatikan bahwa tanaman B berubah menjadi kuning dan kering.
Apa yang terjadi?
a. Tanaman B tidak memiliki akar rambut
b. Tanaman B tidak dapat bertahan tanpa udara
c. Tanaman B tidak dapat membuat makanan tanpa cahaya d. Tanaman A lebih sehat daripada tanaman B.
Kantong plastik hitam
Tanaman B Tanaman A
2). Evaluasi
Topik : Gaya dan gerak
Indikator : Disajikan gambar percobaan gaya ( model jungkat
jungkit) , peserta didik dapat memprediksi fenomena yang akan terjadi jika ada perubahan
Kata kerja Ranah Kognitif
: Memprediksi
Soal :
Dua buah bola dengan ukuran sama diletakkan pada neraca dalam keadaan seimbang seperti yang ditunjukkan pada gambar berikut ini.
Apa yang akan terjadi ketika bola B kempis? a. Tidak terjadi apa-apa
b. Wadah yang berisi bola A miring ke atas c. Wadah yang berisi bola B miring ke bawah d. Wadah yang berisi bola B miring ke atas
3). Sintesis
Topik : Perpindahan energi panas
Indikator : Disajikan percobaan tentang perpindahan energi,
peserta didik dapat menjelaskan tujuan percobaan tersebut
Kata kerja Ranah
Kognitif
: Merencanakan dan merumuskan
Soal :
Ali menempelkan beberapa paku payung ke batang suatu logam dengan bantuan lilin atau platisin dalam ukuran yang sama pula. Kemudian ia
melakukan percobaan dengan memanaskan logam seperti yang ditunjukkan di bawah ini.
Dari percobaan yang Ali lakukan, apa yang ingin ditunjukkan? a. Lilin dapat meleleh ketika dipanaskan.
b. Pakupayung akan memanas karena terbuat dari logam c. Logam menekuk ketika dipanaskan.
d. panas merambat sepanjang logam. lilin
Paku payung
Logam
besi
4). Analisis
Topik : Pemuaian
Indikator : Disajikan tiga cara membuka botol melalui
pemanasan bagiannya , peserta didik dapat memilih cara untuk membuka botol yang tutupnya macet dibuka.
Kata kerja Ranah Kognitif
: Menguji dan menyeleksi
Soal:
Perhatikan gambar botol yang tutupnya macet tidak bisa dibuka.
Dodi ingin membuka tutup botol tersebut. Ada beberapa alternatif cara membuka botol yang tutupnya macet. yaitu :
(1) . Memanaskan botol tersebut
(2) . Memanaskan hanya bagian tutup logam (3) . Meletakkan botol tersebut dalam beberapa es
Apa yang dapat dilakukan Steven berdasarkan alternatif percobaan agar botolnya cepat terbuka?
a. (1) dan (2) b. (1) dan (3) c. (2) dan (3) d. (1), (2), dan (3) Tutup
logam
Gelas5). Sintesis
Topik : Cara perkembangbiakan tumbuhan
Indikator : Disajikan gambar cara pencangkokan secara
acak, peserta didik dapat mengurutkan prosesnya pada tumbuhan
Kata kerja Ranah Kognitif : Menyusun
Soal
Pak Prabu akan melakukan pencangkokan pada pohon jambu, karena banyak yang menginginkan menanam pohon jambu yang sama dengan miliknya.
Perhatikan gambar teknik penyetekan yang dilakukan pada pohon jambu tersebut.
Urutan yang benar untuk mencangkok tumbuhan adalah . . . . A. 1,2,3,4
B. 2,1,3,4 C. 2,4,3,1 D. 1,3,4,2
6). Analisis
Topik : Perubahan tetap
Indikator : Disajikan data percobaan peniupan terhadap air
kapur, peserta didik dapat menentukan penyebab terjadinya perubahan
Kata kerja Ranah
Kognitif
: Menganalisis dan menyimpulkan
Soal:
Romi dan Rima ingin mengetahui apa yang akan terjadi ketika dia meniup air kapur yang tidak berwarna seperti pada gambar.
Air kapur Air kapur setelah ditiup
Dia menemukan bahwa air kapur menjadi keruh setelah ditiup dalam beberapa saat. Kandungan udara apakah yang menyebabkan air kapur berubah menjadi putih?
A. Karbondioksida B. Oksigen
C. Uap air D. Nitrogen
7). Evaluasi
Topik : Pertumbuhan kecambah
Indikator : Disajikan data percobaan pertumbuhan biji dalam
kondisi berbeda , peserta didik dapat memprediksi hasil percobaan
Kata kerja Ranah Kognitif : Membandingkan dan memprediksi
Soal
Nugi meletakkan lima biji kacang dalam dua wadah. Kedua wadah diletakkan dekat jendela.
Gambar A Gambar B
Apa yang akan terjadi setelah biji-biji tersebut disimpanselama 3 hari?
A. Kacang dalam kedua wadah akan menjadi bibit muda B. Kacang dalam kedua wadah akan mengering
C. Hanya kacang yang dalam wadah A yang menjadi bibit muda D. Hanya kacang yang dalam wadah B yang menjadi bibit muda
Biji kacang
Kapas kering Kapas basah
8). Evaluasi
Topik : Penggunaan benda berdasarkan sifatnya
Indikator : Disajikan gambar percobaan penggunaan benda
penutup gelas berisi es , peserta didik dapat mengurutkan benda penutup gelas berdasarkan kecepatan melelehnya es
Kata kerja operasional : Membandingkan, memilih dan menyimpulkan
Soal
Sekelpompok peserta didik melakukan percobaan sifat bahan suatu benda. Empat potongan es batu dalam ukuran yang sama disimpan di dalam wadah kemudian gelas ditutup oleh empat jenis bahan seperti yang tertera pada percobaan.
Hasil percobaan peserta didik yang benar untuk urutan kecepatan melelehnya es batu mulai dari yang paling cepat adalah …..
A. (1), (4), (3), (2) B. (2), (3), (1), (4) C. (3), (2), (1), (4) D. (2), (1), (3), (4)
9). Evaluasi
Topik : Perubahan Tetap
Indikator : Disajikan hasil percobaan pembakaran lilin dalam
kondisi berbeda, peserta didik dapatmenjelaskan penyebab terjadinya perubahan
Kata kerja operasional : Membandingkan , menafsirkan dan menyimpulkan
Soal :
Seorang peserta didik kelas V melakukan percobaan yang ditunjukkan pada gambar berikut dengan dua buah lilin yang mempunyai ukuran yang sama.
Lilin Y akan tetap menyala, akan tetapi lilin X mati. Mengapa hal ini terjadi? 1) Tidak ada karbon dioksida untuk menghentikan nyala lilin Y.
2) Lilin X kekurangan gas karbon dioksida untuk tetap menyala 3) Lilin X kekurangan gas oksigen untuk tetap menyala
4) Sumbu di lilin Y lebih panjang dari pada lilin X
10). Analisis
Topik :
Struktur akar tumbuhan dengan fungsinya
Indikator : Disajikan empat tanaman dengan akar yang
berbeda, peserta didik dapat menganalisis perbedaan tsb
Kata kerja operasional : Menganalisis dan menyimpulkan
Soal :
Perhatikan gambar tanaman berikut, 1). jagung, 2). ubi jalar, 3). kacang tanah, dan 4). ketela pohon
Tanaman pada gambar di atas yang memiliki akar sebagai tempat menyimpan makanan adalah . . . .
A. 1, 2, dan 3 B. 1, 3, dan 4 C. 2, 3, dan 4. D. 1, 2, dan 4
b. Contoh Soal HOTS bentuk Uraian
1). Sintesis
Topik : Rantai makanan
Indikator : Disajikan gambar konsumen dan produsen pada
rantai makanan , peserta didik dapatmenjelaskan rantai makanannya
Kata kerja operasional : Menghubungkan dan merangkum
Soal
Perhatikan bagan Rantai Makanan berikut ini
Cobalah ceritakan dengan kata-katamu sendiri mengenai rantai makanan yang ada pada gambar tesebut!
………..
………..
………..
Topik : Listrik Indikator : Disajikan dua rangkaian listrik yang berbeda , peserta didik dapatmenjelaskan akibat dari perbedaan itu Kata kerja operasional : Membandingkan, menafsirkan, dan memperjelas Soal: Cobalah amati gambar rangkaian listrik di bawah ini . a. Carilah persamaan dan perbedaan yang terdapat pada kedua gambar rangkaian listrik tersebut!
………
………
b. Jelaskan olehmu mengenai kedua rangkaian listrik tersebut!
………
………
………
3) Evaluasi
Topik : Sifat benda
Indikator : Disajikan gambar percobaan pengukuran suhu suatu
bahan, peserta didik dapat mempredikdi suhu bahan lainnya
Kata kerja operasional : Memprediksi
Soal:
Sekelompok peserta didik melakukan percobaan mengukur suhu benda, pada percobaan pertama mereka mengukur suhu es batu. Hasil pengamatannya adalah:
Perkirakan olehmu suhu benda yang terletak pada gambar berikut
A B C Jawaban : A= ... B=... C= ...
4) Evaluasi
Topik : Pertumbuhan tanaman
Indikator : Disajikan beberapa gambar tanaman,
peserta didik dapat menjelaskan faktor yang mempengaruhi tumbuhnya tanaman
Kata kerja operasional : Membandingkan, menyimpulkan dan
memutuskan
Soal:
Di depan kelas banyak tanaman di dalam pot. Tiga di antaranya tertera pada gambar dibawah ini.
A B C
Walaupun tanaman itu berbeda tentunya kamu dapat membandingkan ketiga tanaman di atas, menurutmu apakan tanaman itu dirawat dengan cara yang berbeda? Coba jelaskan !
……… ………
Bagaimana sebaiknya merawat tanaman agar tumbuh seperti gambar A? ……… ………
5) Evaluasi
Topik : Sifat bahan
Indikator : Disajikan data ketahanan makanan , peserta
didik dapat menentukan jenis pembungkus makanan
Kata kerja operasional : Membandingkan, menyimpulkan dan memutuskan
Soal:
Seorang penjual makanan melakukan pengujian terhadap beberapa pembungkus makanan untuk menentukan bungkus makanan yang paling baik agar kerupuk yang dijualnya tetap renyah. Hasilnya dicatat dalam tabel berikut:
No Yang Diuji Ketahanan Makanan
1.
2.
3.
4.
Bungkus A
Bungkus B
Bungkus C
Bungkus D
2 Hari
1,5 Hari
3 Hari
6 Hari
a. Jika pembungkus yang diuji itu terdiri dari kertas koran, kertas HVS, Plastik dan karton, tentukan Bungkus A, B, C dan D itu terbuat dari apa? ………..
……….. b. Bungkus mana yang sebaiknya dipilih oleh penjual makanan tersebut, jelaskan jawabanmu ………..
6). Analisis
Topik : Energi panas
Indikator : Disajikan gambar percobaan pengaruh suhu,
peserta didik dapat menjelaskan proses perpindahan panas pada percobaan tersebut
Kata kerja operasional : Menganalisis dan menyimpulkan dan
Soal:
Seorang ibu menyiapkan susu untuk bayinya dalam botol. Ternyata susu itu terlalu panas untuk bayi. Dia merendam botol susu tersebut dalam wadah yang berisi air dingin seperti yang tertera pada gambar.
Mengapa ibu merendam botol susu dalam air dingin?
... Jelaskan perpindahan panas yang terjadi pada proses!
... Wadah
Susu Panas Air Dingin
7). Evaluasi
Topik :
Struktur akar tumbuhan dengan fungsinya
Indikator : Disajikan empat tanaman dengan akar yang
berbeda, peserta didik dapat menganalisis perbedaan tsb
Kata kerja operasional : Memprediksi
Soal :
Yulia menempatkan dua pot tanaman di dekat jendela rumahnya dengan posisi
seperti yang tertera pada gambar di bawah ini.
A. Menurutmu Yulia akan meneliti tentang apa terhadap tanaman tersebut? ………. B. Perkirakan apa yang dia temukan pada tanaman setelah beberapa hari,
jelaskan jawabanmu?.
………. ………..
c. Contoh soal HOTS sesuai dengan standar kompetensi pembelajaran IPA
Topik : Benda dan kegunaannya
Kelas : IV
Standar Kompetensi : 3. Memahami sifat-sifat benda, perubahan sifat benda dan kegunaannya dalam kehidupan sehari-hari
Kompetensi Dasar :
3.3 Menjelaskan kegunaan benda plastik, kayu, kaca, dan kertas
Indikator : Disajikan bagan yang berisi macam-macam benda
peserta didik dapat menentukan bahan pembuat benda tersebut
Ranah Kognitif : Sintesis
Kata kerja Ranah
Kognitif
: Memadukan Soal
Menurutmu apa bahan benda X, Y dan Z
X Y Z
A Kain Karet Logam
B Kain Logam Karet
C Logam Kain Karet
D Karet Kain Logam
Benda
X Y Z
Penghapus pinsil Balon Klip Pakupayung Sweater SaputanganTopik : Energi Listrik
Kelas : VI
Standar Kompetensi : 8. Memahami pentingnya penghematan ener
Kompetensi Dasar :
8.1 Mengidentifikasi kegunaan energi listrik dan berpartisipasi dalam penghematannya dalam kehidupan sehari-hari
Indikator : Disajikan beberapa gambar rangkaian listrik
peserta didik dapat menjelaskan pengaruh rangkaian terhadap nyala lampu
Ranah Kognitif : Analisis
Kata kerja Ranah
Kognitif
: Menganalisis dan menyimpulkan Soal
Sekelompok siswa sedang mencoba menguji pengaruh rangkaian listrik terhadap nyala lampu
Rangkaian yang dibuat digambar, dan gambarnya adalah sebagai berikut.
A. Apakah semua lampu akan menyala dengan terang yang sama? B. Jika tidak, mana yang lebih terang, lampu pada rangkaian A atau B? C. Mana yang akan lebih terang, lampu pada rangkaian C atau D? D. Buatlah kesimpulan dari percobaan siswa tersebut!
A
B
C
C. TUGAS
1. Buatlah contoh soal HOTS untuk topik IPA SD aspek Fisika, Kimia, Biologi dan IPBA, cantumkan Ranah kognitif Bloom yang dikembangkan dan kata kerja ranah kognitifnya!
2. Buatlah soal tes HOTS untuk menguji ketercapaian salah satu kompetensi dasar pada pembelajaran IPA SD kelas III, IV, V dan VI dalam bentuk pilihan ganda dan uraian berikut indikator soalnya!
D. EVALUASI
1. Salah satu keterampilan berpikir yang termasuk “Higher Order Thinking Skill”
adalah keterampilan berpikir kritis. Menurut Ennis dalam Costa, Indikator keterampilan berpikir kritis dibagi menjadi lima kelompok . Coba jelaskan masing-masing indicator tersebut!
2. Pada ranah apa saja dalam taksonomi Bloom yang kata kerja operasionalnya termasuk “Higher Order Thinking Skill”. Berikan contoh yang sering digunakan didalam penguji penguasaan konsep IPA SMP/MTs
3. Perhatikan soal berikut, Apakah soal ini termasuk soal HOTS?. Kalau ya