IRTP MEMPUNYAI IZIN EDAR 2015
20. Pengembangan Sumber Daya Manusia Kesehatan
Total anggaran yang telah dialokasikan untuk Program Pengembangan Sumber Daya Manusia Kesehatan pada tahun anggaran 2015 adalah Rp. 1.583.035.000,00 dimana sampai dengan akhir tahun 2015 ini realisasi atau penyerapan anggaran telah mencapai Rp. 1.214.360.200,00 (76,71%) dengan realisasi fisiknya mencapai
100,00%. Sasaran dari program ini adalah terlaksananya pelatihan dan akreditasi terhadap tenaga kesehatan pada Provinsi Sumatera Selatan.
Kegiatan yang telah dilaksanakan pada tahun 2015 untuk program Pengembangan Sumber Daya Manusia Kesehatan adalah sebagai berikut :
a. Pelatihan Akreditasi Versi 2012 bagi RSUD, dengan anggaran tahun 2015 sebesar Rp. 119.545.000,00, dengan realisasi anggaran pada tahun 2015 telah mencapai Rp. 118.561.900,00 (99,18%), dan realisasi fisiknya mencapai 100,00%. Sasaran kegiatan ini adalah Jumlah peserta pelatihan akreditasi RSUD versi 2012 sebanyak 38 orang.
b. Pelatihan Standarisasi Tenaga Kesehatan dalam Pelaksanaan Uji Kompetensi sesuai Kepmenkes 46, dengan realisasi anggaran sebesar Rp. 109.700.000,00 dimana sampai akhir tahun 2015 realisasi anggaran sebesar Rp. 105.897.600,00 (96,53%) dan realisasi fisik mencapai 100%. Sasaran dalam kegiatan ini adalah Jumlah peserta pelatihan Standarisasi Tenaga Kesehatan dalam Pelaksanaan Uji Kompentensi sesuai Kepmenkes 46 sebanyak 100 orang.
c. Pelatihan Pengelolaan Pendidikan dalam SertifikasiTenaga untuk Persiapan Uji Kompetensi Tenaga Kesehatan, dengan anggaran sebesar Rp. 171.193.000,00, dimana sampai akhir tahun 2015 realisasi anggaran sebesar Rp. 161.719.550,00 (94,47%) dan realisasi fisik mencapai 100%. Sasaran dalam kegiatan ini adalah Jumlah peserta pelatihan Pengelolaan Pendidikan dalam Sertifikasi Tenaga untuk Persiapan Uji Kompetensi Tenaga Kesehatan sebanyak 56 orang.
d. Assement Akreditasi, dengan anggaran sebesar Rp. 33.237.000,00, dimana sampai akhir tahun 2015 realisasi anggaran sebesar Rp.31.468.000,00 (94,68%) dan realisasi fisik mencapai 100%. Sasaran dalam kegiatan ini adalah Jumlah peserta pelatihan Assement Akreditasi sebanyak 30 orang.
e. Pelatihan Jabatan Fungsional Nutrisionis, dengan anggaran sebesar Rp.64.940.000,00 dimana sampai akhir tahun 2015 realisasi anggaran sebesar Rp. 64.525.050,00 (99,36%) dan realisasi fisik mencapai 100%. Sasaran dalam kegiatan ini adalah Jumlah peserta pelatihan fungsional nutrisionis sebanyak 40 orang.
f. Pelatihan Jabatan Fungsional Puskesmas, dengan anggaran sebesar Rp. 65.440.000,00, dimana sampai akhir tahun 2015 realisasi anggaran sebesar
Rp. 61.313.000,00 (93,69%) dan realisasi fisik mencapai 100%. Sasaran dalam kegiatan ini adalah Jumlah peserta pelatihan fungsional puskesmas sebanyak 40 orang.
g. Pelatihan Jabatan Fungsional Administrasi Kesehatan, dengan realisasi anggaran sebesar Rp. 65.440.000,00, dimana sampai akhir tahun 2015 realisasi anggaran sebesar Rp. 63.636.500,00 (97,24%) dan realisasi fisik mencapai 100%. Sasaran dalam kegiatan ini adalah Jumlah peserta pelatihan fungsional administrasi kesehatan sebanyak 40 orang.
h. Pelatihan Jabatan Fungsional Dokter, dengan anggaran sebesar Rp. 65.440.000,00, dimana sampai akhir tahun 2015 realisasi anggaran sebesar Rp. 59.817.600,00 (91,41%) dan realisasi fisik mencapai 100%. Sasaran dalam kegiatan ini adalah Jumlah peserta pelatihan fungsional dokter sebanyak 40 orang.
i. Pelatihan Sistem Pemberian Pelayanan Keperawatan Profesional (SP2KP), dengan anggaran sebesar Rp. 106.865.000,00 dimana sampai akhir tahun 2015 realisasi anggaran Rp. 103.920.000,00 (97,24%) dan realisasi fisik mencapai 100%. Sasaran dalam kegiatan ini adalah Jumlah peserta Pelatihan Sistem Pemberian Pelayanan Keperawatan Profesional (SP2KP) sebanyak 42 orang.
j. Pelatihan Peningkatan Kapasitas teknis Tenaga Tim PONED Tingkat Provinsi,dengan anggaran sebesar Rp. 231.109.000,00, kegiatan ini tidak terlaksana karena kegiatan ini harus dilaksanakan oleh Bapelkes bukan di Program Pelayanan Kesehatan dasar tapi realisasi fisik mencapai 100%. Sasaran dalam kegiatan ini adalah Jumlah Peserta Pelatihan Peningkatan Kapasitas teknis Tenaga Tim PONED Tingkat Provinsi sebanyak 30 orang.
k. Pelatihan Resusitasi Neonatus, dengan anggaran sebesar Rp. 108.005.000,00 dimana sampai akhir tahun 2015 realisasi anggaran sebesar Rp. 78.052.000,00 (72,27%) dan realisasi fisik mencapai 100%. Sasaran dalam kegiatan ini adalah Jumlah peserta pelatihan resusitasi neonatus sebanyak 45 orang.
l. Pelatihan Program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Rumah Sakit, dengan anggaran sebesar Rp. 82.212.000,00 dimana sampai akhir tahun 2015 realisasi anggaran sebesar Rp. 51.620.000,00 (62,79%) dan realisasi fisik mencapai 100%. Sasaran dalam kegiatan ini adalah Jumlah peserta Pelatihan Program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Rumah Sakit sebanyak 70 orang.
m. Pelatihan Stimulasi Nutrisi Pengungkit Otak pada Janin, dengan anggaran sebesar Rp. 47.077.000,00 dimana sampai akhir tahun 2015 realisasi anggaran sebesar Rp. 16.997.000,00 (36,10%) dan realisasi fisik mencapai 100%. Sasaran dalam kegiatan ini adalah Jumlah peserta Pelatihan Stimulasi Nutrisi Pengungkit Otak pada Janin sebanyak 39 orang.
n. Tugas Belajar Dalam Negeri, dengan anggaran sebesar Rp. 13.940.000.000,00 mengalami diefisiensi pada APBD Perubahan 2015.
o. Kursus Pamong Saka Bakti Husada, dengan anggaran sebesar Rp. 156.416.000,00 dimana sampai akhir tahun 2015 realisasi anggaran sebesar
Rp. 156.416.000,00 (100%) dan realisasi fisik mencapai 100%. Sasaran dalam kegiatan ini adalah Jumlah peserta Kursus Pamong Saka Bakti Husada sebanyak 140 orang.
p. Kursus Mahir Dasar Saka Bakti Husada, dengan anggaran sebesar Rp. 156.416.000,00, dimana sampai akhir tahun 2015 realisasi anggaran sebesar
Rp. 140.416.000,00 (89,77%) dan realisasi fisik mencapai 100%. Sasaran dalam kegiatan ini adalah Jumlah peserta Kursus Mahir Dasar Saka Bakti Husada sebanyak 140 orang.
q. Tugas Belajar Luar Negeri, dengan anggaran sebesar Rp. 13.242.303.797,00 mengalami diefisiensi pada APBD Perubahan 2015.
Hasil pelaksanaan dari program dan kegiatan ini dapat dilihat dari pencapaian indikator untuk program tersebut. Indikator yang digunakan terkait dengan pelaksanaan program ini dan target yang ditetapkan untuk tahun 2015 adalah sebagai berikut :
1. Persentase Kecukupan SDM di RSUD sesuai standar : 60%
Persentase kecukupan SDM di RSUD sesuai standar pencapaiannya tahun 2015 sebesar 80,95% berarti capaian tahun 2015 sudah melebihi target yang ditetapkan sebesar 60%. Peningkatan capaian tahun 2015 yaitu banyaknya SDM yang mengikuti pelatihan yang terampil seperti akreditasi, SP2KP dan pelatihan yang berhubungan dengan RS.
2. Persentase Tenaga Kesehatan yang memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) : 40%.
Persentase tenaga kesehatan yang memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) capaiannya tahun 2015 sebesar 55,68% berarti capaian tahun 2015 sudah melebihi target yang ditetapkan sebesar 40%. Peningkatan capaian tersebut adalah Jumlah tenaga kesehatan yang STR lebih banyak dari usulan STR karena ;
Pengusulan STR banyak yang tidak melalui MTKP sehingga data usulan tidak ada di MTKP
Semua STR yang sudah selesai dikirim melalui MTKP Banyak STR yang dicetak 2x (double cetak).