3.2. Penggalian data Potensi Hutan Desa
3.2.5. Pemanfaatan Dan Pemungutan Hasil Hutan Kayu Dan Hasil
3.2.5.2. Pengembangan Usaha Hasil Hutan Bukan Kayu
Pengembangan usaha hasil hutan bukan kayu yang akan dikembangkan oleh Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Kepayang adalah jenis Rotan, dan Getah Karet serta tanaman buah-buahan di areal zona pemanfaatan.
Potensi rotan yang sudah ada dan tersebar di baik zona perlindungan maupun di zona budidaya yang rata – rata per hektarnya 6-8 batang, pada lima tahun pertama akan tetap dipelihara terutama yang berada di zona Budidaya dan ditambah dengan tanaman yang baru yang rata-ratanya ± 1.500 batang pada setiap tahun. Pola penanamannya yang dilakukan dengan anakan alam yang lokasinya di zona lindung yang dilokasi yang sesuai rotan bisa tumbuh dengan subur. Pemanenan akan dimulai pada usia rotan 5 tahun dengan jumlah sesuai dengan tingkat kematangan dari rotan tersebut.
Pada kawasan di zona pemanfaatan salah satu Hasil usaha bukan Kayu bagi Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) yang potensial adalah getah karet. Khusus tanaman pokok karet akan melakukan pemeliharaan tanaman karet yang sudah ada dengan luasan 630 hektar dan menambah luasan ± 900 hektar dengan jarak tanam 4 x 3 meter, sehingga tanaman dalam satu hektar bisa tertanam ± 500 batang karet. Pada periode lima tahun pertama, disamping memilihara tanaman yang telah ada juga akan merencanakan tanaman karet 200.000 batang untuk tanaman baru dan pada 5 tahun berikutnya akan ditanam 250.000 batang.
Selain tanaman karet dan rotan pengembangan Hasil Hutan Bukan Kayu pun direncanakan penanaman jenis tanaman buah dan obat -obatan di areal zona pemanfaatan dengan luas areal mencapai 1.200 hektar. Hasil Pemantauan dilapangan pada tahun 2015 sedikitnya 234 Ha kebun karet. Setidak pada tahun ini ada ± 94.000 batang karet yang telah menghasilkan karena pada saat ini umur karet > 6 Tahun.
dalam periode 5(lima) tahun pertama sekitar 1.000 ton, sedangkan periode lima tahun selanjutnya akan terus meningkat sampai daur pertama (± 20 tahun) tanaman kayu karet dilakukan penebangan.
Tabel 16. Rencana Tanam Hasil Hutan bukan kayu di Zona Pemanfaatan Luas Areal zona Pemanfaatan : 3.400 Ha
Tanaman unggulan : 900 Ha Tanaman unggulan buah : 1.200 Ha
NO Kegiatan 0 s/d 1 Tahun 1 s/d 5 Tahun 5 s/d 10 Tahun Keterangan
1 Tanaman Perkebunan
A. Karet ± 500 Batang Pohon karet
di tanam ± 150.000 Batang Pohonkareat di tanam ± 250.000 batang pohonKaret di tanam Luas areal yang di tanam 900hektar
B. Mangga 1000 batang pohon
Mangga di tanam 2500 batang pohon Mangga ditanam 3000Mangga di tanambatang pohon Luas areal yang di tanam 1.200hektar C. Durian 1000 batang pohon Durian
di tanam 2500 batang pohon Durian ditanam 3000 batang pohon Duriandi tanam Luas areal yang di tanam 1.200hektar
D. Rambutan 1000 batang pohon
Rambutan di tanam 2500 batang pohon Rambutandi tanam 3000Rambutan di tanambatang pohon Luas areal yang di tanam 1.200hektar
E. Cempedak 1000 batang pohon
Cempedak di tanam 2500 batang pohon Cempedakdi tanam 3000Cempedak di tanambatang pohon Luas areal yang di tanam 1.200hektar
F. Nangka 1000 batang pohon
Nangka di tanam 2500 batang pohon Nangka ditanam 3000 batang pohon Nangkadi tanam Luas areal yang di tanam 1.200hektar
G. Kecapi 1000 batang pohon
Kecapi di tanam 2500 batang pohon Kecapi ditanam 3000 batang pohon Kecapidi tanam Luas areal yang di tanam 1.200hektar
H. Manggis 1000 batang pohon
Manggis di tanam 2500 batang pohon Manggis ditanam 3000Manggis di tanambatang pohon Luas areal yang di tanam 1.200hektar
I. Jengkol 1000 batang pohon
Jengkol di tanam 2500 batang pohon Jengkol ditanam 3000 batang pohon Jengkoldi tanam Luas areal yang di tanam 1.200hektar J. Petai 1000 batang pohon Petai
di tanam 2500 batang pohon Petai ditanam 3000 batang pohon Petai ditanam Luas areal yang di tanam 1.200hektar K. Jambu Biji 1000 batang pohon Jambu 2500 batang pohon Jambu Biji 3000 batang pohon Jambu Luas areal yang di tanam 1.200
2 Tanaman Obat-obatan atau apotik hidup
B. Jahe 500 batang di tanam 1000 Batang di Tanam 1500 Batang di Tanam Luas areal yang akan di tanam 10 hektar
B. Kunyit 500 batang di tanam 1000 Batang di Tanam 1500 Batang di Tanam Luas areal yang akan di tanam 10 hektar
C. Lengkuas 500 batang di tanam 1000 Batang di Tanam 1500 Batang di Tanam Luas areal yang akan di tanam 10 hektar
D. Kencur 500 batang di tanam 1000 Batang di Tanam 1500 Batang di Tanam Luas areal yang akan di tanam 10 hektar
Tabel 17. Proses Pengelolaan Hasil Hutan Bukan Kayu ( HHBK) Luas Areal zona Pemanfaatan : 3.400 Ha
Tanaman unggulan : 900 Ha
Tanaman unggulan buah : 1.200 Ha N
O Kegiatan 0 s/d 1 Tahun 1 s/d 5 Tahun 5 s/d 10 Tahun Keterangan
1 Pembibitan Persiapan Kebutuhan
pembibitan 1. Lokasi pembibitan 0,5 hektar 2. Peralatan pembibitan (Mesin pompa air, terpal plastik, polybag, waring, ember penyiraman, dll) 3. Bibit tanaman (durian, cempedak, manggis, rambutan, mangga, nangka, jengkol, petai, jelutung, jabon, pinang, kueni dan rotan)
2. Jagung 10 karung 5kg seluas 2,5 hektar 3. Cabe 10 bungkus 4. Semangka bungkus 5. Jahe merah 6. dll 1. Penebasan 2. Masang pacang tanam (pengajiran) 3. Pembuatan lobang tanaman 4. Penaman bibit 5. Pembongkoran dan penimbunan di bawah tanaman 6. Penaman palawija tetap di tanam
3 Pemeliharaan dan perawatan
tanaman Pemeliharaan danperawatan tanaman di
lakukan dengan cara: 1. Penebasan (penebasan di lakukan 3 kali dalam 1 tahun) 2. Penyemprotan (penyemprotan di lakukan 3 kali dalam 1 tahun) 3. Pemupukan di lakukan 3 kali dalam 1 tahun)
4. Penyiangan (penyiangan di lakukan 1 kali dalam 1 tahun)
4 Pengelolahan dan pemasaran Panen tanaman palawija
di kelolah oleh lumbung desa
Panen tanaman Hasil Hutan Kayu
1. Jabon 1000 batang 2. Rotan 1000
rumpun Panen Tanaman Hasil Hutan Bukan Kayu
1. Madu Hutan 2. Bengkuang bahan tikar 3. Buah Durian 4. Buah Cempedak 5. Buah Manggis 6. Buah Rambutan 7. Buah Mangga 8. Buah Nangka 9. Buah Jengkol 10. Buah Petai 11. Buah Pinang 12. Buah Kueni
HHBK di kelolah oleh Koperasi dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES)
3.2.6. Pemanfaatan Kawasan Hutan
Berdasarkan kondisi biofisik kawasan hutan dalam Areal Kerja Hutan Desa di desa Kepayang Kewcamatan Bayung Lincir Musi Banyuasin, bahwa secara umum luas Hutan Desa Kepayang 4.930 ha, dimana areal ini dibagi menjadi dua zona yaitu; zona Budidaya seluas ± 3.400 hektar dan zona Perlindungan seluas ± 1.700 hektar.
Adapun pembagian zonasi ini mengacu pada peraturan terkait, seperti Peraturan Pemerintah (PP) No.71 tahun 2014 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut. Pemanfaatan kawasan yang ada di hutan desa rencana dengan pola pertanian terpadu, agroforestry dan tanaman kayu khas hutan.Bentuk pengembangan dan pemanfaatan kawasan hutan di areal hutan desa yang direncanakan ini adalah sesuai dengan pengaturan ruangnya dibagi menjadi:
- Areal untuk tanaman pokok seluas 3.200 hektar - Areal tanaman unggulan dareah seluas 150 hektar - Areal untuk sarana dan prasarana seluas 150 hektar
Dari rencana penanaman terdiri dari jenis tanaman Tanamaman obat dan tanaman apotik hidup, Tanaman Hias, Tanaman Jamur, Agroforesty, budidaya pakan ternak, lemah madu, Silvo Fasture (rumput kacang-kacangan), dan Silvo Fishery (ternak ikan).
Tabel 18. Pemanfaatan Kawasan Hutan
Luas Kawasan zona Konservasi : 1.700 Ha N
O Kegiatan 0 s/d 1 Tahun 1 s/d 5 Tahun 5 s/d 10 Tahun Keterangan
1 Tanamaman obat dan tanaman apotik hidup a. Tanaman Jahe Tanaman Jahe di tanam
sebanyak 200 batang di zona pemanfaatan
Jahe di tanam sebanyak 500 batang di zona pemanfaatan
Jahe di tanam sebanyak 1000 batang di zona pemanfaatan
Tanaman di Tanam di zona Pemanfaatan 1000 batang dari luas 3.400 ha
b. Tanaman Pasak
Bumi Tanaman Pasak Bumi ditanam sebanyak 1000 batang di zona pemanfaatan
Tanaman Pasak Bumi di tanam sebanyak 2.500 batang di zona
pemanfaatan
Tanaman Pasak Bumi di tanam sebanyak 2.500 batang di zona pemanfaatan
Tanaman di Tanam di zona Pemanfaatan 6.000 batang dari luas 3.400 ha
c. Tanaman jeruk
nipis Tanaman jeruk nipis ditanam sebanyak 5000 batang di zona pemanfaatan
Tanaman jeruk nipis di tanam sebanyak 10.000 batang di zona
pemanfaatan
Tanaman jeruk nipis di tanam sebanyak 15.000 batang di zona pemanfaatan
Tanaman di Tanam di zona Pemanfaatan 30.000 batang dari luas 3.400 ha d. Tanaman
mengkudu Tanaman mengkudu ditanam sebanyak 2000 batang di zona pemanfaatan Tanaman mengkudu di tanam sebanyak 3000 batang di zona pemanfaatan Tanaman mengkudu di tanam sebanyak 5000 batang di zona pemanfaatan
Tanaman di Tanaman di zona Pemanfaatan 10.000 batang dari luas 3.400 ha 2 Tanaman Hias
a. Angrek Tanaman anggrek di tanam sebanyak 500 batang di zona pemanfaatan
Tanaman anggrek di tanam sebanyak 500 batang di zona pemanfaatan
Tanaman anggrek di tanam sebanyak 1000 batang di zona pemanfaatan
Tanaman di Tanam di zona Konservasi 2.000 batang dari luas 1.700 ha
b. Pakis Gajah Tanaman pakis gajah di
di zona pemanfaatan batang di zona
pemanfaatan zona pemanfaatan batang dari luas 1.700ha 3 Tanaman Jamur Tanaman jamur di tanam
seluas 10X10 Meter di lahan zona pemanfaatan
Tanaman jamur di tanam seluas 25X25 Meter di lahan zona pemanfaatan
Tanaman jamur di tanam seluas 50X50 Meter di lahan zona pemanfaatan
Tanaman di Tanam di zona Konservasi 2.000 batang dari luas 1.700 ha
4 Lebah madu Lebah madu di panen
sebanyak 50 liter di zona konservasi
Lebah madu di panen sebanyak 250 liter di zona konservasi
5 Budidaya pakan ternak
a. Kumpai Tanaman Kumpai di tanam
sepanjang Sungai Nuaran Tanaman Kumpai ditanam sepanjang Sungai Nuaran
Tanaman Kumpai di tanam sepanjang Sungai Nuaran b. Rumput
kacang-kacangan Rumput kacang-kacangan ditanam ¼ hektar di zona pemanfaatan Rumput kacang-kacangan di tanam ½ hektar di zona pemanfaatan Rumput kacang-kacangan di tanam 1 hektar di zona pemanfaatan
6 Agroforestry
a. Tanaman karet
dan kopi Tumpangsari tanaman karetdan kopi seluas 1 hektar di zona pemanfaatan
Tumpangsari tanaman karet dan kopi seluas 5 hektar di zona
pemanfaatan
Tumpangsari tanaman karet dan kopi seluas 10 hektar di zona pemanfaatan
b. Tanaman karet
dan kakau Tumpangsari tanaman karetdan kakau seluas 1 hektar di zona pemanfaatan
Tumpangsari tanaman karet dan kakau seluas 5 hektar di zona
Tumpangsari tanaman karet dan kakau seluas 10 hektar di zona pemanfaatan
(rumput
kacang-kacangan) tanam seluas 1 hektar di zonapemanfaatan kacangan di tanamseluas 2 hektar di zona pemanfaatan
di tanam seluas 5 hektar di zona pemanfaatan
8 Silvo Fishery (ternak