• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengenalan lingkungan.

Dalam dokumen PLH SMP Panduan Guru PLH SMP Panduan Guru (Halaman 88-94)

KEGIATAN BERSAMA

A. Pengenalan lingkungan.

Program pengenalan lingkungan, dapat dimodifikasi atau diintegrasikan dengan berbagai mata pelajaran.

 Olah Raga : pada saat lari pagi, atau jalan pagi untuk pemanasan. Sebenarnya banyak hal yang dapat dikerjakan. Seiswa tidak hanya berolah raga denga jalan keliling sekolah, desa atau menelusuri jalan-jalan. Siswa dapat diberikan tugas untuk mengamati, mengidentifikasi semua kehidupan yang ada selama perjalanan. Misalnya identifikasi daerah atau kehidupan yang sehat dan tak sehat, kawasan kumuh, kawasan bencana dsn. Kemudia didiskusikan, apa hasilnya selama perjalanan oleh raga.

 IPA/IPS selain pengamatan di atas, untuk kegiatan IPA banyak yang dapat dilakukan. Misalnya pengamatan air bersih untuk kebutuhan air minum di desanya, tingkat pencemaran, permasalahan sampah, pertanian, peternakan, pasar dsb.

Pengamatan keanekaragaman hayati untuk kegiatan bersama juga dapat dilakukan. Misalnya dengan pengamatan kekayaan alam tentang tumbuhan. Baik tumbuhan yang sudah

dibudidayakan ataupun yang belum.

 Untuk pengamatan kekayaan alam flora dan fauna sangat bagus bila ada arena pembelajaran, yang sudah dibuatkan jalan atau jalur pendidikan. Apabila tidak ada beberapa langkah yang dapat dilakukan :

o Tentukan jalur yang akan dilalui oleh siswa. Misalnya jalan setapak di desa.perkampungan, jalan pematang sawah, kebun dsb.

o Jalur yang ditentukan sedapat mungkin jalur yang berputar dan ketika berangkan dan pulang tidak pada jalur yang sama (loop trail).

o Berikan tugas siswa untuk mencatat flora dan fauna yang dijumpai selama melakukan perjalanan.

o Hal ini juga dapat membantu siswa untuk belajar mengidentifikasi kekayaan alam yang ada di sekitar kita. B. Program penyuluhan.

Untuk program penyadaran dan penyuluhan, dapat dilakukan dengan berbagai kegiatan yang sifatnya aksi atau kegiatan yang interaktive.

1. Penanaman pohon.

Program penanaman pohon dapat dilakukan di setiap kelas,

misalnya mulai kelas I SD. Siswa diberikan tugas untuk menanam dan merawat pohon buah atau pohon yang mempunyai nilai ekonomi penting. Seperti sebuah tabungan, pohon juga merupakan tabungan untuk masa depan. Misalnya saat SD melakukan penanaman, nanti 6 tahun kemudia, ketika sudah lulus, pohon sudah sebesar apa, sudah berbuah atau belum, dan

kemungkinan bisa dijadikan tambahan untuk dijual buahnya, kayunya dan hasil bagian yang lain.

Menerapkan sedini mungkin kegiatan ini akan menambah

menanamkan rasa cinta kepada siswa agar kelak mereka memiliki pengetahuan yang tentu seumur hidup tak akan terlupakan, yaitu menanam dan merawat kelak akan memanen, sehingga

menanamkan rasa cinta terhadap tumbuhan.

Untuk siswa SMP atau SMA, dapat dilakukan dengan melakukan penanaman tumbuhan di lingkungan sekolah, pinggir jalan atau bila tak ada lahan bisa di depan kelas. Berikan tanggung jawab masing- masing setiap siswa untuk merawat tanamannya.

Kegiatan aksi ini juga dapat dilakukan atau bekerjasama dengan instansi terkait, misalnya Dinas Kehutanan yang setiap tahun mempunyai program penghijauan. Alangkah baiknya kegiatan ini melibatkan siswa sekolah. Dan yang sangat penting dalam penghijauan itu adalah perawatan. Siswa sekolah mencoba membantu merawat, seperti mulai menyiram dsb. Atau bila lahan yang cukup luas, bisa melibatkan komunitas sekolah. Ada sekolah di Jawa Timur yang mempunyai kegiatan menghijaukan pantai, dan

dilakukan oleh siswa SMA. Setiap tahun menanam lebih dari 1000 pohon yang dilakukan siswa baru. Kemudian mereka merawatnya, pohon yang ditanam setiap siswa.

2. Persami

Perkemahan sabtu minggu atau kegiatan perkemahan bersama pada akhir tahun atau pada acara tertentu, dapat juga didesign untuk kegiatan yang sifatnya

memperkenalkan atau usaha pelestarian alam.

Kegiatan ini banyak dapat dilakukan, diberikan dengan berbagai permainan yang terkait dengan lingkungan, sehingga mereka memahami arti sebuah pelestarian alam bagi kehidupan.

Atau kegiatan

pengenalan lingkunga dengan menentukan jalan atau jalur pendidikan yang sudah dibahan di atas. Kegiatan dapat di seting mulai dari cara pembuatan tena yang baik, tempat sampah, buang air kecil/besar untuk menanamkan kebersihan lingkunga.

Apabila mereka diajak jalan-jalan dan dipandu oleh pemandu alam, sepanjang perjalanan dapat dijelaskan tentang obyek yang menarik untuk diketahui dan dikenal. Namun kalau tidak, dibuat beberapa pos, dimana dijaga oleh pembina atau guru, dan dijelaskan obyek yang menarik sepanjang perjalanan. Dan semua dilakukan dengan berdiskusi tanya jawab antara guru dan siswa.

3. Kompetisi untuk sebuah prestasi.

Sebenarnya kegiatan ini untuk meningkatkan motivasi siswa terhadap kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan dapat dilakukan mulai dari awal, misalnya.

o Dibuat kelompok, setiap kelompok tidak lebih dari 10 orang. o Mereka dalam satu tenda.

o Tentukan berbagai kegiatan yang dapat dikompetisikan yang terkait dengan pengetahuan alam, usaha pelestaria lingkungan, bakti sosial, kebersihan, pembuatan sayair dan lagi (kesenian), membuat pernak-pernik dari alam kemudian dipamerkan dan dinilai.

o Untuk pengenalan alam dengan perjalanan (trekking), setiap kelompok mengidentifikasi flora dan fauna yang ditemui.

o Mereka wajib mendatangi pos untuk diberikan berbagai petunjuk, pengarahan atau pertanyaan

4. Pesantren Alam

Lebih baik bila dilakukan saat bulan puasa, karena suasana, waktu atau kondisi akan lebih meresapdan tertanam ke dalam lubuk hati yang lebih dalam mengenai fungsi alam dan manusia sebagai kholik. Beberapa kegiatan yang dapat dikembangkan adalah :

o Puasa, berbuka puasa dan sahur, dan sholat wajib dan tarawih bersama.

o Baca Al Qur’an saling bergantian atau setiap siswa membaca juz yang berbeda, sehingga dapat selesai 30 Juz selama melakukan kegiatan ini.

o Pengamatan di alam.

o Tentu kegiatan ini dapat disesuaikan dengan kondisi lokal. Sebenarnya masih banyak berbagai kegiatan yang dapat dilakukan bersama di luar kelas atau outdorr activities bagi siswa untuk lebih mendekatkan diri terhadap alam

BAB VIII

Dalam dokumen PLH SMP Panduan Guru PLH SMP Panduan Guru (Halaman 88-94)

Dokumen terkait