• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II PROSEDUR DAN TATA CARA TERHADAP PEMBERIAN

B. Pengertian Koperasi

Koperasi berasal dari bahasa latin yaitu cum yang berarti dengan dan aprerari yang berarti bekerja. Dua kata ini dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah co dan operation, yang dalam bahasa Belanda disebut dengan istilah cooperative veregining yang berarti bekerja sama dengan orang lain untuk mencapai suatu tujuan tertentu untuk mrningkatkan kesejahteraan bersama.26

Secara etimologi koperasi berasal dari bahasa Inggris, yaitu cooperation (co: bersama dan operation: kerja) yang artinya bekerja sama. Sedangkan secara terminologi, koperasi ialah suatu perkumpulan atau organisasi yang beranggotakan badan hukum atau orang-orang yang bekerja sama dengan penuh kesadaran untuk meningkatkan kesejahteraan anggota atas dasar sukarela secara kekeluargaan.27

25http://id .wikipedia.org.wiki/Koperasi diakses pada tanggal 4 Agustus 2018 pukul 13.59 WIB.

26R.T. Sutantya Rahardja Hadhikusuma, Op.Cit, hlm 1.

27 M. Ali Hasan, Berbagai Macam Transaksi Dalam Islam (Fiqh Muamalah), Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2003, hlm. 161.

Kata Cooperation kemudian diangkat mejadi istilah sekonomi sebagai koperasi yang dilakukan menjadi suatu bahasa bahasa ekonomi yang dikenal dengan istilah koperasi, yang berarti organisasi ekonomi dengan keanggotaan yang sifatnya sukarela. Oleh karena itu koperasi dapat didefenisikan sebagai berikut :

“Koperasi adalah suatu perkumpulan atau organisasi yang beranggotakan oramg – orang atau badan – badan, yang memberikan kebebasan masuk dan keluar sebagai anggota menurut peraturan yang ada dengan bekerja sama secara kekeluargaan menjalankan usaha, dengan tujuan mempertinggi kesejahteraan jasmaniah para anggotanya.28

1. Koperasi bukan suatu organisasi perkumpulan modal (akumulasi modal), tetapi perkumpulan orang – orang yang berasaskan sosial, kebersamaan bekerja dan bertanggung jawab;

Dari defenisi tersebut, maka dapatlah dilihat adanya unsur – unsur koperasi sebagai berikut :

2. Keanggotaan koperasi tidak mengenal adanya paksaan apapun dan oleh siapapun, bersifat sukarela, netral terhadap aliran , isme dan agama;

3. Koperasi bertujuan meningkatkan kesejahteraan anggotanya dengan cara bekerjasama dan kekeluargaan;

Koperasi adalah suatu bentuk kerjasama dalam lapangan perekonomian.

Kerjasama ini karena adanya kesamaan jenis kebutuhan hidup mereka. Orang – orang ini bersama – sama mengusahakan kebutuhan sehari – hari, kebutuhan yang bertalian dengan perusahaan ataupun rumah tangga mereka. Untuk mencapai tujuan diperlukan adanya kerjasama yang akan berlangsung terus. Oleh sebab itu dibentuklah suatu perkumpulan sebagai bentuk kerjasama itu. 29

Ada beberapa pengertian tentang koperasi diantara lainnya :

Menurut Bapak Margono Djojohadikusumo dalam bukunya yang berjudul

“10 Tahun Koperasi” 1942, mengatakan bahwa:

“Koperasi ialah perkumpulan manusia seorang – seorang yang dengan sukanya sendiri hendak bekerja sama untuk memajukan ekononinya”.

Sedangkan dalam ketentuan Pasal 1 angka 1 Undang – Undang No. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian :

“Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang – seorang atau badan hukum Koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaan.”

Prof. R.S. Soeriaatmadja, dalam kuliahnya pada Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia memberikan defenisi koperasi sebagai berikut :

“Koperasi adalah suatu perkumpulan dari orang – orang yang atas dasar persamaan derajat sebagai manusia, dengan tidak memandang haluan agama dan politij secara sukarela masuk, untuk sekedar memenuhi kebutuhan bersama yang bersifat kebendaab atas tanggungan bersama”.

Pengertian Koperasi menurut G. Kartasapoetra mengatakan sebagai berikut :

“Koperasi adalah suatau badan usaha bersama yang bergerak dalam bidang perekonomian, beranggotakan mereka ynag umunya berekonomi lemah yang bergabung secara sukarela dan atas dasar persamaan hak, berkewajiban melakukan sesuatu usaha yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan – kebutuhan para anggotanya”.30

30 G. Kartasapoetraet al, Koperasi Indonesia Yang Berdasarkan Pancasila dan Undang – Undang Dasar 1945, Rineka Cipta, Jakarta,1991, hlm 1.

Menurut Mohammad Hatta, mengemukakan pendapatnya tentang pengetian koperasi sebagai berikut :

“ Koperasi adalah usaha bersama untuk memperbaiki nasib penghidupan ekonomi berdasarkan tolong - menolong.”

Frank Robotka, dalam tulisannya berjudul A Theory of Cooperative mengemukakan pendapatnya tentang pengertian koperasi sebagai berikut :

“ Koperasi adalah suatu bentuk badan usaha atau persekutuan ekonomi, yakni suatu perkumpulan yang anggota – anggotanya adalah para langganannya ( patrons ),. Koperasi diorganisasikan oleh mereka dan pada dasarnya dimiliki dan diawai oleh para anggota dan bekerja untuk kemanfaatan mereka. “

A . Chaniago, mengemukakan pendapatnya tentang pengertian koperasi sebagai berikut :

“ Koperasi adalah sebagai perkumpulan yang beranggotakan orang – orang atau badan hukum yang memberi kebebasan masuk dan keluar sebagai anggota dengan bekerja sama secara kekeluargaan menjalankan usaha, untuk mempertinggi kesejahteraan jasmaniah para anggotanya.”

Organisasi Buruh Sedunia ( International Labor Organization/ ILO ), mengemukakan penjelasan koperasi sebagai berikut :

“ Koperasi adalah asosiasi orang – orang. Biasanya orang yang jumlahnya terbatas, yang dengan sukarela bergabung bersama untuk memperoleh keuntungan ekonomibersama melalui pembentukan organisasi bisnis yang

secara merata dan menerima risiko dan keuntungan yang adil dari usaha bisnis itu.”

Koperasi merupakan bagian dari tata susunan ekonomi, artinya koperasi dalam kegiatannya turut mengambil bagian bagi tercapainya kehidupan ekonomi yang sejahtera, baik bagi orang – orang yang menjadi anggota perkumpulan sendiri maupun untuk masyarakat di sekitarnya. Koperasi sebagai perkumpulan untuk kesejahteraan bersama, melakukan usaha dan kegiatan di bidang pemenuhan kebutuhan bersama dari para anggotanya. Usaha ini disebut juga usaha atau kegiatan ekonomi. Memang hampir semua koperasi pada dasarnya selalu melakukan kegiatan di bidang ekonomi. Kegiatan ini meliputi usaha dibidang produksi, konsumsi, distribusi barang – barang dan usaha pemberian jasa – jasa. Karena koperasi adalah milik bersama yang perlu dijaga dan diawasi sendiri oleh para anggotanya menurut cara – cara yang demokratis, maka koperasi juga disebut perkumpulan orang – orang yang direncanakan , diselenggarakan, dan diawasi secra demokratis. Disinilah tampil makna yang sebenarnya bahwa koperasi asalah usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan. Seluruh anggota koperasi merupakan satu keluarga yang mempunyai tujuan untuk memajukan kepentingan bersama dari para anggota.31

31Ibid, hlm 14.

Koperasi bertujuan memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya serta ikut membangun tatanan perekonomian Nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil, dan makmur berlandaskan Pancasila dan Undang – Undang Dasar 1945 dengan asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.

Dalam perjalanan sejarah sampai dengan sekarang, pengertian koperasi telah berkembang yang dapat disoroti dari berbagai aspek, yaitu :

1. Sebagai organisasi ekonomi sebagaimana juga pelaku – pelaku ekonomi yang lain harus memperhitungkan produktivitas, efisiensi serta efektifitas.

2. Koperasi sebagai suatu gerakan yang mempersatukan kepentingan yang sama guna diperjuangkannya secara bersama – sama secara serempak dan lebih baik, sehingga dimungkinkannya ditempatkan semacam perwakilan.

3. Segi sosial dan moral yang dianggap mewarnai kehidupan koperasi yang di dalam kegiatannya harus mempertimbangkan norma – norma social ataupun moral yang berlaku dimana koperasi melakukan kegiatannya.

4. Sementara pihak ingin mengembangkan koperasi sebagai suatu sistem ekonomi, dimana pandangan yag dilandasi oleh semangat cooperativisme.

5. Di dalam suatau kajian ilmiah, koperasi telah dikembangkan pula sebagai suatu ilmu yang dilandasi atas filsafat dan tujuan ilmu pengetahuan.

Dokumen terkait