PRESTASI BELAJAR FIQH DENGAN PRAKTEK IBADAH SHOLAT
C. Praktek Ibadah Sholat
1. Pengertian Pendidikan Ibadah Sholat
Sebelum penulis menguraikan mengenai pengertian pendidikan ibadah sholat, terlebih dahulu akan kami uraikah tentang pokok-pokok ajaran Islam yang terdiri d ari: Aqidah, Ibadah dan Akhlaq.
a. Bidang Aqidah
Telah kita ketahui bahwa Islam itu ialah taat kepada Allah dan patuh pada hukum-hukumnya dan perintah-perintahnya. Kami ingin menerangkan bahwa manusia tidak dapat mentaati Allah, mengikuti undang-undangnya dan menempuh jalannya, kecuali apabila ia telah mencapai batas keyakinan.
Kewajiban manusia pertama kali dalam hubungannya ini adalah bahwa ia harus yakin di dalam hatinya akan adanya Allah SWT, karena ia tidak yakin akan adanya Allah bagaimana ia akan mentaatinya dan mengikuti undang-undangnya.
Kekafiran dan tidak adanya keimanan kepada Allah SWT, itu adalah realita yang sudah lanjut usianya, sama umurnya dengan umur dunia ini. Oleh karena itu tugas utama guru agama adalah menanggulangi masalah mengetengahkan jalan keluarnya yang merupakan aqidah yang jelas dan benar tentang Allah SWT.
Rasul dan N abi:
Artinya : “Sesungguhnya kami telah mengutus Nabi kepada kaumnya
lalu ia berkata “Wahai kaumku sembahlah Allah” sekali-kali
tidak ada Tuhan bagimu selain-Nya. Sesungguhnya kalau kamu tidak menyembah, Allah tidak takut kamu ditimpa azab
hari yang besar qiamat ”.25
Dari uraian tersebut di atas dapat diketahui bahwa untuk mengenal Tuhan yang paling pertama bagi orang dewasa adalah masalah kesadaran, yaitu kesadaran bahwa manusia itu menjadi hamba Allah SWT, dan dibawah kekuasan-Nya, sehingga manusia perlu mengabdi kepada-Nya. b. Bidang Ibadah
Tujuan Islam adalah menyuruh msn untuk melakukan ibadah kepada-Nya. Islam telah mewajibkan pada hambanya agar selalu mengamalkan segala perintah Allah dan manusia dilarang membuat kerusakan di muka bumi ini. Oleh karena itu ibadah dijadikan hari dan ajaran Islam di muka bumi ini.
Islam adalah rukun agama yang di atas tiang-tiangnya berdiri suatu bangunan, sebagaimana bangunan tidak dapat berdiri melainkan di atas
sejumlah tiang, begitu juga bangunan kehidupan Islam tidak berdiri kecuali di atas tiangnya.
Ibadah meliputi berbagai aspek di dalam Islam, salah satu unsur pokok yang diperoleh dari hadist
Sabda Nabi SAW
Artinya : Abu Hurairah r.a berkata : Rasulullah SAW bersabda : Sesungguhnya yang pertama dihisab (diperhitungkan) pada seorang hamba di hari kiamat dari ar,ial perbuatannya ialah sembahyang maka bisa sempurna berarti telah lulus dan
untung, dan bila kurang atau rusak maka pasti kecewa dan
rugi dan jika terdapat kurang dalam sembahyang fardhunya, Allah SW T berkata : Perhatikanlah kalau-kalau Hamba-Ku ada bersembahyang sunat untuk mencukupi kekurangan
fardhunya, kemudian setelah selesai soal sembahyangnya
barulah lain-lain amal perbuatan dan kelakuan-
kelakuannya26
c. Bidang Akhlak
Islam diturunkan ke dunia ini untuk dijadikan pedoman hidup manusia dalam rangka melanjutkan kehidupannya di alam abadi. Islam memberikan pedoman berupa aturan-aturan yang lengkap untuk seluruh kegiatan manusia, menuju kehidupan yang sempurna. Untuk membina penlaku yang mulia baik lahir maupun batin, di samping peraturan yang bersifat lahir maka aturan batin juga diajarkan dalam Islam yaitu dalam bidang Akhlak.
Jadi manusia berkewajiban membentuk akhlak pada dirinya sendiri dengan segala kemampuan yang baik menurut kecakapan, kesanggupan, dan kesadaran sehingga terwujud kreatif baru menurut situasi dan kondisi di daerahnya masing-masing.
Nyata dan tegas bahwa manusia adalah makhluk yang berkewajiban melaksanakan dan menyelesaikan ahklaqul karimah dalam angkatan demi angkatan yang dipimpin oleh para Rosul pada zamannya masing-masing sebagai penyempurnaan dan sekaligus penutup generasi para mursalin adalah Muhammad SAW, beliau adalah sebagai figur dan keteladanan akhlakny a :
Syagi Bik besyair bunyinya :
Artinya : “Suatu umat akan jaya dan abadi bila akhlak dan budi luhur masih ada padanya, sebaliknya umat itu akan hancur dan binasa bila akhlak dan budi luhur telah lenyap dari
mereka.”27
Sebagaimana dinyatakan Allah dalam firman-Nya :
0^
-
uP )
Artinya : “ Dan janganlah engkau mengikuti kehendak hawa nafsu yang tidak baik, maka akan menyesatkan kamu dari jalan Allah, sesungguhnya orang-orang yang tersesal dari jalan Allah itu, bagi mereka siksa yang pedih, karena mereka melupakan hari
perhitungan di alam akherat ” 28
Setelah kami sampaikan pokok-pokok ajaran Islam di atas dapat diketahui bahwa sholat itu merupakan sebagian dari ibadah, karena
27 A. Ma’m f Asrori, M ajmuk Terjemah, AJ Miftah, Surabaya, him. 136
masalah ini mencakup segala amal perbuatan yang mendekatkan diri pada Allah SWT dan punya keinginan membersihkan jiwanya meningkat ke arah kesempurnaan menurut tuntutan Allah sehingga menjadi orang yang bertaqwa pada Allah SWT.
Adapun pengertian sholat menurut bahasa Arab adalah doa memohon kebajikan dan pujian “sebelum Islam, orang Arab memakai kata sholat dengan arti demikian dan arti itu dimasukkan juga pada beberapa tempat di dalam Al Qur’an”.29
Allah berfirman dalam Al-Qur’an surat Al-Akhzab: 52
Artinya : “Bahwasanya Allah dan para malaikat be r s ho lawat (memuji
kepada Nabi) Hai orang-orang yang beriman,
bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkan salam penghormatan kepadanya”.30
Demikianlah makna slialat menurut pengertian bahasa arab.
Adapun pengertian shalat yug dikehendaki syara’ sebagaimana bagi ibadah yang menjadi tiang agama Islam yang suci, maka para fuqohaa’ aali (Ali Fiqh) telah beristiwa menetapkan pengertian ini yaitu:
29 Hasbi Ash-Shididiqi, Pedoman Sholat, Bulan Bintang, Jakarta, 1983, him. 66
Artinya : “Beberapa ucapan dan beberapa perbuatan yang dimulai dengan takbir, disudahi dengan salam yang dengannya kita beribadah kepada Allah, menurut syarat-syarat yang telah ditentukan ”.31
Para ahli fiiqoha ini sesungguhnya hanya mengempa ta’rif sholat saja, tidak mengenai hakekat dan ruhnya.
Adapun ta’rif yang menghadapkan hati atau jiwa kepada Allah SWT menghadap yang mendatangkan takut, menimbulkan rasa kebesaran dan kekuasaannya dengan penuh “khusu” dan ikhlas di dalam perkataan dan perbuatan yang dimulai dengan takbir dan disudahi dengan salam.
Dengan demikian yang dimaksud pendidikan ibadah sholat adalah suatu usaha orang dewasa untuk mendidik anak agar si anak setelah dewasa dapat menjalankan sholat dengan sebaik-baiknya.
Sehingga diharapkan anak tersebut setelah dewasa akan tekun, patuh dan taat kepada perim&h Tuhannya, sehingga sho)a: anak tersebut dapat dilaksanakan secara khusu’ dan sungguh-sungguh.