• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II KAJIAN PUSTAKA

2. Pengertian Ujian Sekolah

Dengan semakin maju dan berkembangnya zaman di era modern sekarang ini, selain merubah teknologi juga pendidikan, baik berupa pengetahuan dan keterampilan juga semakin bertambah untuk dipelajari. Untuk mewadahi segala proses memperoleh pengetahuan dan keterampilan tersebut mulai di bentuk dengan istilah persekolahan.10Sekolah menjadi tempat atau wadah yang mampu membuat perubahan melalui pendidikan. Dengan majunya zaman maka pendidikan akan mengikuti sesuai perkembangannya maka semakin berubah juga sistem pendidikan yang akan diterapkan.

9

Permendikbud No 5 Tahun 2015 Bab I Pasal 1 (9)

10

Yoyon Bahtiar Irianto, Kebijakan Pembaruan Pendidikan Konsep, Teori, dan Model. (Jakarta : Rajawali Pers, 2011), h. 1

Sedangkan pengertian Sekolah menurut Permendikbud No. 5 Tahun 2015 Bab I Pasal 1 (1) menjelaskan bahwa yang dimaksud sekolah adalah ;

“Satuan pendidikan adalah satuan pendidikan dasar dan menengah yang meliputi Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs), Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB), Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah/Sekolah Menengah Agama

Katolik/Sekolah Menengah Teologi Kristen

(SMA/MA/SMAK/SMTK), Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB), Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan (SMK/MAK), Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), kelompok belajar Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dan Pondok Pesantren”11 Menurut Suparlan “pendidikan formal adalah institusi atau lembaga pendidikan yang diselenggarakan secara formal yang disebut sebagai lembaga pendidikan Sekolah". 12 Adapun pengertian sekolah masih sering disamaratakan dengan pendidikan.Dan terkadang pengertian sekolah dan pendidikan disandingkan dengan pengertian belajar, dan digunakan kata-kata ini secara tumpang tindih.Sebenarnya, pendidikan sekolah merupakan bagian dari tiga jalur pendidikan.

Pendidikan sekolah atau dikenal sebagai jalur pendidikan formal merupakan salah satu jalur pendidikan selain jalur pendidikan nonformal seperti lembaga kursus, dan pusat kegiatan belajar mengajar yang diselenggarakan oleh masyarakat, dan pendidikan informal seperti yang terjadi pendidikan didalam keluarga.13 Sementara itu, jika sekolah merupakan institusi maka pengertian belajar lebih merupakan proses pemerolehan pengetahuan, sikap, dan kecakapan oleh peserta didik. Oleh karena itu belajar dapat dilakukan selain dalam institusi.

11

Permendikbud No. 5 Tahun 2015 Bab I Pasal 1 (1)

12

Suparlan, Manajemen Berbasis Sekolah dari Teori sampai dengan Praktik,(Jakarta: Bumi Aksara, 2013) h. 31

13

Untuk mengetahui tentang pengertian Ujian Sekolah yang dikemukakan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah terdiri dari dua kata yaitu Ujian dan Sekolah.Ujian adalah “kegiatan yang dilakukan untuk menguji sesuatu dan pemeriksaan”. Sedangkan Sekolah adalah “lembaga untuk belajar, menuntut kepandaian (ilmu pengetahuan) dan pelajaran”.14

Jika disimpulkan maka pengertian Ujian Sekolah adalah kegiatan yang dilakukan untuk memperoleh hasil belajar siswa dalam lembaga belajar.

Dalam Permendikbud No. 6 Tahun 2015 Bab 1 Pasal 1 Ujian Sekolah yang dimaksud adalah ;

“Ujian Sekolah/Madrasah yang selanjutnya disebut US/M merupakan kegiatan pengukuran pencapaian kompetensi peserta didik pada semua mata pelajaran dan muatan local sesuai dengan Standar Kompetensi Lulusan. Dan diselenggarakan pada Sekolah Dasar (SD), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB), Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), Sanggar Kegiatan Belajar (SKB),

Pondok Pesantren Salafiyah (PPS)”.15

Dalam sekolah juga diterapkan sebuah cara untuk mengukur ketercapaian siswa selama mengikuti proses pembelajaran di sekolah. Hasil-hasil penilaian demikian akan sangat membantu pengembangan kurikulum. Setiap sekolah wajib memiliki kurikulum, menurut Nana Syaodih Sukmadinata kurikulum adalah “Suatu perangkat pernyataan yang memberikan makna terhadap kurikulum sekolah, makna tersebut terjadi karena adanya penegasan hubungan antara unsur-unsur kurikulum, karena adanya petunjuk perkembangan, penggunaan dan evaluasi

kurikulum”.16

Seperti mengikuti Ujian Nasional dan Ujian Sekolah.Kedua

14

Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional, Kamus Besar Bahasa Indonesia” ,

(Jakarta, 2008), h. 1580 dan 1286

15

Permendikbud No. 6 Tahun 2015 Pasal 1, (1&2), h. 2

16

Nana Syaodih Sukmadinata, Pengembangan Kurikulum Teori dan Praktek, (Bandung : PT. Remaja Rosda Karya, 2011), h. 27

ujian ini menjadi taraf mengukur hasil belajar siswa, apakah mampu dan memenuhi standar atau tidak.

Tujuan dari diterapkan Ujian Sekolah adalah :

a. Untuk mengetahui tingkat kemajuan yang telah dicapai oleh siswa dalam suatu kurun waktu dalam proses belajar tertentu

b. Mengetahui tingkat usaha yang dilakukan siswa dalam belajar

c. Mengetahui segala upaya siswa dalam mendayagunakan kapasitas kognitifnya (kemampuan kecerdasan yang dimilikinya) untuk keperluan belajar. 17

d. Memantau proses, kemajuan dan perbaikan hasil belajar peserta didik secara berkesinambungan.18

Dengan diadakan Ujian Sekolah akan memberikan bukti bahwa Ujian yang dilakukan mampu memberikan hasil yang baik bagi peserta didik. Kemajuan yang dialami siswa antara sebelum dan sesudah diadakannya ujian cukup membuktikan hasil ketercapaian siswa disekolah tersebut. Motivasi siswa dalam menghadapi ujian juga terlihat, sejauh mana siswa ingin mencapai hasil yang terbaik, maka dengan itu tingkat usaha yang dilakukan akan lebih kuat. Ujian Sekolah juga dapat membuktikan proses, kemajuan dan perbaikan hasil belajar peserta didik secara berkelanjutan.

Selain mempunyai tujuan, diadakannya Ujian Sekolah juga mempunyai fungsi. Diantara fungsi Ujian Sekolah antara lain :

a. Melaksanakan Program Kurikuler dan memacu tercapainya target Kurikulum

b. Memacu Proses Belajar agar dilaksanakan berdasarkan Kurikulum dan Silabus yang telah ditetapkan.

17

Muhibbin Syah, Psikologi Pendidikan Dengan Pendekatan Baru, (Bandung : PT. Remaja Rosdakarya, 2010), h. 140

18

c. Memperoleh gambaran mengenai hasil belajar yang telah dilakukan siswa selama menempuh pendidikan di Sekolah.

d. Memperoleh nilai ujian sekolah yang dapat dipertanggung jawabkan untuk melengkapi syarat kelulusan siswa.

Fungsi Ujian Sekolah sangat mendasar, karena dengan tercapainya tujuan dengan diadakannya Ujian Sekolah menjadi sangat mudah dalam menentukan kriteria peserta didik ke langkah selanjutnya.

Hasil Ujian Sekolah / Ujian Madrasah digunakan untuk : a. Penentuan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan b. Pertimbangan seleksi masuk satuan pendidikan berikutnya c. Pemetaan mutu satuan penddikan, dan

d. Pembinaan dalam upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan.19

Nilai merupakan sesuatu yang berguna dan sangat berharga.Dengan adanya nilai dapat mengetahui dan mengukur kemampuan seseorang.Nilai pun dapat menunjukkan kualitas dan berguna sebagai acuan. Dalam Ujian Sekolah nilai sangat menjadi hal penting, karena Sekolah dapat melihat sampai dimana kemampuan peserta didik yang selama ini telah melalui masa proses pembelajaran.

Dalam nilai Ujian Sekolah sangat membantu kelulusan peserta didik, karena dengan Nilai Ujian Sekolah dan Ujian Nasional digabungkan menjadi satu sesuai dengan porsinya.Adapun masing-masing sekolah mempunyai standarisasi dalam mengukur ketercapaian siswanya dan standarisasi itu yang menjadi penentu tercapai atau tidaknya peserta didik dalam melaksanakan Ujian Sekolah.

19

Dokumen terkait