BAB II TINJAUAN UMUM BEBERAPA PENGERTIAN DAN
2.1. Pengertian dan Makna Kata : “Urgensi, Sistem Pembuktian,
2.1.1. Pengertian “Urgensi” dan “Sistem”
Secara etimologi kata “urgensi” diberikan arti sebagai “keharusan mendesak”, hal sangat penting59
. Maka menurut penulis bahwa variabel inti dalam judul penelitian ini adalah sistem pembuktian terbalik , adalah merupakan substansi dalam peradilan tindak pidana korupsi sebagai keharusan yang dianggap mendesak dan hal sangat penting untuk dilakukan dalam pemberantasan tindak pidana korupsi saat ini menurut
59
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI, 1989, Kamus Besar Bahasa Indonesia,
Edisi Kedua, Balai Pustaka, Jakarta, hlm. 1110
Undang – Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo Undang – Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Begitu pula halnya pemakaian kata “sistem” dalam judul penelitian ini sebelum dikaitkan dengan kata variabel berikutnya, arti dan makna kata “sistem” diberikan banyak arti oleh para ahli hukum. Namun peneliti disini akan meninjau arti dan makna kata sistem tersebut dari segi arti kata dan beberapa rumusan pendapat doktrin.
Istilah sistem berasal dari bahasa latin "systema” yang mengandung arti keseluruhan atau kombinasi keseluruhan60. Guna memahami pengertian sistem sebelum mengkaitkan dengan hukum dan/atau peradilan pidana ada beberapa definisi tentang sistem yang diberikan oleh para ahli maupun dari ensiklopedia dan Kamus Bahasa Indonesia seperti :
1. Tatang M. Amirin menyatakan sistem adalah keseluruhan yang tersusun dari sekian banyak bagian, berarti pula hu bungan yang berlangsung diantara satuan-satuan atau komponen-komponen secara teratur. Lebih lanjut sistem dipergunakan untuk menunjukkan banyak hal, diantarannya untuk menunjukkan suatu himpunan, bagian yang saling berkaitan, keseluruhan organ-organ tubuh tertentu, sehimpunan ide-ide, prinsip-prinsip, dan sebagainya, hipotesis atau teori, metode atau tata cara (prosedur), skema atau metode pengaturan susunan sesuatu.
Menurut Tatang M. Amirin ciri-ciri sistem yaitu : 1. Setiap sistem mempunyai tujuan
2. Setiap sistem mempunyai batas yang memisahkannya dari lingkungannya
3. Walau sistem mempunyai batas tetapi bersifat terbuka 4. Sistem terdiri dari beberapa subsistem atau unsur 5. Sistem mempunyai sifat holistik atau utuh menyeluruh
6. Saling berhubungan dan saling bergantung baik interen atau eksteren
60
7. Sistem melakukan proses transformasi
8. Sistem memiliki mekanisme kontrol dengan pemanfaatan umpan balik
9. Memiliki kemampuan untuk mengatur diri sendiri dan menyesuaikan diri61.
2. Ludwig Van Bertalanffi memberikan arti sistem : "System are complexes of elements in ientercation, to which certain law can be applied” (Sistem adalah himpunan unsur yang saling mempengaruhi untuk mana hukum tertentu menjadi berlaku)62.
Lebih lanjut teori sistem merupakan sejarah penjelajahan intelektualitas manusia dalam menemukan cara yang paling tepat untuk mempelajari suatu kesatuan yang kompleks.
Menurut Bertalanffi yang dikutip Anthon F. Susanto teori sistem umumnya memiliki 4 ciri yakni :
1. Mampu memenuhi kritiknya terhadap metodologi analitis 2. Mampu melukiskan kekhususan yang disebut sistem itu
3. Mampu menjelaskan kekaburan hal-hal yang termasuk dalam suatu sistem
4. Merupakan teori saintifik63.
3. H. Thierry seperti dikutip Anthon F. Susanto memberikan definisi sistem : “Een System is een gekeel van elkaar wederzijds beinvloedende componenten, die volgens een plan georden zijn, tereonde eer beepald doel te bereikeri” (Sistem adalah keseluruhan bagian yang saling mempengaruhi satu sama lainnya menurut suatu rencana yang telah ditentukan untuk mencapai suatu tujuan tertentu). Juga dikutip oleh Anthon F. Susanto, pengertian sistem menurut William A. Shorde dan Dan Voich Jr., sistem adalah "A independently and faintly, in persuit of command objectives of the whole within a
61
Tatang M. Amirin, 2001, Pokok – Pokok Teori Sistem, PT Raja Grafindo Persada, Jakarta, hlm. 15
62
Bachsan Mustafa, 2003, Sistem Hukum Indonesia Terpadu, PT. Citra Aditama, Bandung, hlm. 14
63
Anthon F. Susanto, 2004, Wajah Peradilan Kita, Konstruksi Sosial Tentang Penyimpangan Mekanisme Kontrol dan Akuntabilitas Peradilan Pidana, PT Refika Aditama, Bandung, hlm. 86
complex environtment " (Sebuah sistem adalah seperangkat bagian yang saling berhubungan, bekerja sedikit bebas, dalam mengejar keseluruhan tujuan dengan kesatuan lingkungan).
Menurut William A. Shorde dan Dan Voich ciri-ciri sistem yaitu : 1. Sistem mempunyai tujuan sehingga perilaku kegiatannya mengarah
pada tujuan tersebut.
2. Sistem merupakan suatu keseluruhan yang bulat dan utuh 3. Sisitem memiliki sifat yang terbuka
4. Sistem melakukan kegiatan transformasi 5. Sistem saling berkaitan
6. Dalam sistem ada semacam mekanisme kontrol64.
4. J. S. Badudu dan Sutan Mohammad Zain mengartikan sistem :
a. Susunan kesatuan-kesatuan yang masing-masing tidak berdiri sendiri-sendiri, tetapi berfungsi membentuk kesatuan secara keseluruhan.
b. Susunan yang teratur dari suatu teori, asas suatu mekanisme contoh pemerintahan, jalannya suatu organisasi.
c. Cara, metode65.
5. Menurut WJ.S. Poerwadarminta sistem adalah :
a. Sekelompok bagian-bagian yang bekerja bersama-sama untuk melakukan suatu maksud.
b. Sekelompok dan pendapat, peristiwa, kepercayaan yang disusun dan diatur baik-baik.
c. Cara yang teratur untuk melakukan sesuatu66.
6. Ananda Santoso dan A.R. AI-Hanif, "Sistem adalah peraturan, cara jalan, susunan yang teratur dan pandangan , teo ri, asas, seperangkat unsur yang secara teratur saling berkaitan sehingga membentuk suatu keseluruhan"67.
7. Menurut Pamudji "Sistem sebagai suatu kebulatan atau keseluruhan yang kompleks atau terorganisir, suatu himpunan atau perpaduan hal - hal atau bagian-bagian yang membentuk suatu kebulatan atau keseluruhan yang kompleks atau utuh68.
64
Bachsan Mustafa, Loc. Cit.
65
Badudu dan Mohammad Zain, 2001, Kamus Umum Bahasa Indonesia, Balai Pustaka Sinar Harapan, Jakarta, hlm. 1337
66
WJ.S. Poerwadarminta, 1993, Kamus Umum Bahasa Indonesia, Balai Pustaka, Jakarta, hlm. 955
67
Ananda Santoso dan A.R, AI-Hanif, 1975, Kamus Lengkap Bahasa Indonesia, Alumni, Surabaya, hlm. 348
68
Pamudji, 1981, Teori Sistem dan Pengertiannya Dalam Manajemen, Ikhtiar, Jakarta, hlm. 47
8. Menurut Prajudi A. "Sistem adalah suatu jaringan dari prosedur - prosedur yang berhubungan satu sama lain menurut skema atau pola yang bulat untuk menggerakkan suatu fungsi yang utama dari suatu usaha atau urusan"69.
9. Menurut Sri Sumanti "Sistem adalah sekelompok bagian-bagian yang bekerja bersama-sama untuk melakukan suatu maksud”70
10.Menurut Musanef "Sistem adalah suatu sarana yang menguasa i keadaan dan pekerjaan agar dalam menjalankannya tugas dapat teratur"71
11.Menurut Webster's New Collegeate Dictionary "System is a complex of ideas, principles etc. forming a coherent whole as the American System of Government' (Artinya adalah suatu kumpulan pendapat- pendapat, prinsip-prinsip dan lain-lain yang membentuk suatu kesatuan yang berhubung-hubungan satu sama lain seperti pemerintahan72.
12.Menurut Soerjono Soekanto "Sistem adalah perangkat elemen -elemen yang saling berhubungan atau perangkat variabel-variabel mandiri"73. 13.Menurut YB. Suparlan, et. al, "Sistem adalah cara yang teratur dalam
melaksanakan suatu kegiatan untuk mencapai tujuan"74.
14.Menurut Ensiklopedia Nasional Indonesia "Sistem adalah suatu susunan yang terdiri atas pilahan berdasarkan fungsinya, individu - individu pendukung yang membentuk kesatuan utuh, tiap individu di dalam sistem saling bergantung dan saling menentukan75.
69
H.S. Prajudi, 1973, Dasar – Dasar Office Management, Ghalia, Jakarta, hlm. 995
70
Sri Sumanti, 1976, Sistem-Sistem Pemerintahan Negara-Negara, Transito, Bandung, hlm. 17
71
Musanef, 1989, Sistem Pemerintahan di Indonesia, CV. Haji Masaung, Jakarta, hlm. 7
72
Arifin Rahman, Sistem Politik Indonesia Dalam Perspektif Struktural Fungsional, PT. Six, Surabaya, hlm. 1
73
Soerjono Soekanto (I), 1985, Kamus Sosiologi Edisi Baru, PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta, hlm. 434
74
YB. Suparlan, 1990, Kamus Istilah Kependudukan dan Keluarga Berencana, Kanisius, Yogyakarta, hlm. 233.
75
Ensiklopedia Nasional Indonesia, 1996, PT. Citra Adi Pustaka, Jakarta, hlm. 93
15.Menurut Kamus Istilah Peraturan Perundang -undangan "Sistem adalah suatu tatanan dari hal-hal yang saling berkaitan dan berhubungan saling membentuk satu kesatuan dan satu keseluruhan76.
16.Menurut Ensiklopedi Administrasi "Sistem (dari bahasa Inggris System) artinya suatu rangkaian prosedur yang telah merupakan suatu kebulatan (kesatuan) untuk melaksanakan suatu fungsi"77.
Berdasarkan pengertian sistem di atas dapat dirangkum unsur -unsur dari suatu sistem yakni :
a. Kelakuan berdasarkan tujuan tertentu
Sistem tersebut terorientasi kepada sasaran tertentu. b. Keseluruhan
Keseluruhan melebihi jumlah dari semua bagian-bagiannya. c. Keterbukaan
Sistem tersebut saling berhubungan dengan sebuah sistem yang lebih besar yaitu lingkungannya.
d. Transformasi
Bagian-bagian yang bekerja, menciptakan sesuatu yang mempunyai nilai.
e. Antar Hubungan
Berbagai macam bagian harus cocok satu sama lain. f. Mekanisme Kontrol
2.1.2 Arti dan Makna Pembuktian dan Sistem Pembuktian Terbalik