• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

Berdasarkan analisis pada bab sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa : 1. Aspek I Kebebasan Sipil tahun 2020 terdiri dari variabel kebebasan ber-kumpul dan berserikat, variabel kebebasan berkeyakinan, dan variabel kebebasan dari diskriminasi yang memiliki indeks dalam kategori baik, serta variabel kebebasan berpendapat memiliki indeks dalam kategori kurang.

2. Aspek II Hak-Hak Politik tahun 2020 terdiri dari variabel hak memilih dan dipilih yang masuk dalam kategori baik, serta variabel partisipasi politik dalam pengambilan keputusan dan pengawasan masuk dalam kategori kurang.

3. Aspek III Lembaga Demokrasi tahun 2020 terdiri dari variabel pemilu yang bebas dan adil, variabel peran peradilan yang independen, dan variabel peran partai politik yang termasuk kategori baik, variabel peran DPRD yang termasuk kategori sedang, serta variabel peran birokrasi pemerintah daerah yang termasuk kategori rendah.

4. Nilai indeks per Aspek dalam Indeks Demokrasi tahun 2020 memiliki pola yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya, yaitu Aspek I Kebebasan Sipil masuk kategori baik serta Aspek II Hak-Hak Politik dan Aspek III Lembaga Demokrasi masuk kategori sedang.

5. Nilai Indeks Demokrasi Kabupaten Mojokerto tahun 2020 adalah sebesar

78,98 (termasuk kategori sedang) yang mengalami peningkatan

diban-dingkan tahun-tahun sebelumnya.

Indeks Demokrasi Kabupaten Mojokerto 2020 34 5.2 Saran

Sebagai upaya dalam meningkatkan Indeks Demokrasi Kabupaten Mojokerto, pemerintah dapat memfokuskan pada Aspek Hak-Hak Politik dahulu, lalu Lembaga Demokrasi. Penerimaan pengaduan masyarakat atas penyelenggaraan pemerintahan dapat menunjukkan demokrasi yang berlang-sung dalam pemerintahan. Meskipun demikian, pemerintah sepatutnya me-respon aduan yang dilakukan oleh masyarakat dengan baik dan segera.

Penanganan demokrasi juga menjadi penting agar tidak sampai terjadi

kekerasan. Penyalahgunaan wewenang oleh pejabat juga masih terjadi

sehingga perlu adanya sistem yang mampu menekan adanya praktik-praktik

korupsi, gratifikasi, pungutan liar, ataupun penyalahgunaan lainnya.

Indeks Demokrasi Kabupaten Mojokerto 2020 35 DAFTAR PUSTAKA

Bappenas. (2011). Indeks Demokrasi Indonesia 2009. Menakar Demokrasi di Indonesia. Jakarta: Bappenas.

Bawazir, T. (2015). Demokrasi Antara Dundamentalisme dan Sekularisme.

Jakarta: Pustaka Al-Kautsar.

BPS. (2013). Indeks Demokrasi Indonesia 2011. Demokasi Indonesia : Ledakan Tuntutan Publik vs Inersia Politik . Jakarta: BPS.

BPS Provinsi Jawa Timur. (2017). Berita Resmi Statistik Provinsi Jawa Timur.

Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Jawa Timur 2016. Surabaya: BPS Provinsi Jawa Timur.

mojokertokab.go.id. (2019, July 4). Gambaran Umum Kondisi Wilayah Kabupaten Mojokerto. Retrieved from mojokertokab.go.id:

https://mojokertokab.go.id/gambaran_umum

Radar Mojokerto. (2018, Juli 14). Dorong Perempuan Kembnagkan Ekonomi Produktif. Radar Mojokerto, p. 36.

Radar Mojokerto. (2018, Juni 12). Wabup: Pengendara Harus Terlayani dengan Baik. Radar Mojokerto, p. 36.

Ubaedillah, A. (2015). Pendidikan Kewarganegaraan Pancasila, Demokrasi,

dan Pencegahan Korupsi. Jakarta: Kencana.

Indeks Demokrasi Kabupaten Mojokerto 2020 36 LAMPIRAN

Lampiran 1. Hasil Penghitungan Indeks Demokrasi Kabupaten Mojokerto Tahun 2020 No

Urut Aspek, Variabel, dan Indikator CAPAIAN NILAI INDEKS INDIKATOR Kuantitatif Kualitatif Akhir Aspek I KebebasanSipil

Kebebasan Berkumpul dan Berserikat

1 Ancaman kekerasan atau

penggunaan kekerasan oleh aparat pemerintah yang menghambat kebebasan berkumpul dan berserikat

0 100 0 100

2 Ancaman kekerasan atau penggunaan kekerasan oleh masyarakat yang menghambat

kebebasan berkumpul dan berserikat

0 100 0 100

Kebebasan Berpendapat

3 Ancaman kekerasan atau

penggunaan kekerasan oleh aparat pemerintah yang menghambat kebebasan

berpendapat

1 50 0 50

4 Ancaman kekerasan atau penggunaan kekerasan oleh masyarakat yang menghambat

kebebasan berpendapat

0 100 0 100

Kebebasan Berkeyakinan

5 Aturan tertulis yang membatasi

kebebasan atau mengharuskan masyarakat menjalankan

agamanya

0 100 0 100

6 Tindakan atau pernyataan pejabat Pemerintah yang membatasi kebebasan atau mengharuskan masyarakat menjalankan ajaran agamanya

0 100 0 100

7 Ancaman kekerasan atau penggunaan kekerasan dari satu

kelompok masyarakat terhadap kelompok masyarakat lain terkait

dengan ajaran agama

0 100 0 100

Indeks Demokrasi Kabupaten Mojokerto 2020 37 No

Urut Aspek, Variabel, dan Indikator CAPAIAN NILAI INDEKS INDIKATOR Kuantitatif Kualitatif Akhir

Kebebasan dari Diskriminasi

8 Aturan tertulis yang diskriminatif dalam hal gender, etnis, atau

terhadap kelompok rentan lainnya

0 100 0 100

9 Tindakan atau pernyataan pejabat Pemerintah yang diskriminatif dalam hal gender, etnis, atau terhadap kelompok

rentan lainnya

0 100 0 100

10 Ancaman kekerasan atau penggunaan kekerasan oleh

masyarakat karena alasan gender, etnis, atau terhadap

kelompok rentan lainnya

1 66,67 0 66,67

Aspek II HAK-HAK POLITIK

Hak Memilih dan Dipilih

11 Kejadian dimana hak memilih atau dipilih masyarakat terhambat

5 96,79 0 96,79

12 Kejadian yang menunjukkan ketiadaan/ kekurangan fasilitas

sehingga kelompok dengan keterbatasan akses tidak dapat

menggunakan hak memilih

1 66,67 0 66,67

13 Kualitas daftar pemilih tetap (DPT)

76% 76 0 76

14 Persentase penduduk yang menggunakan hak pilih dibandingkan dengan yang memiliki hak untuk memilih dalam

pemilu (voters turnout)

78,66% 78,66 0 78,66

15 Persentase anggota perempuan terhadap total anggota DPRD

kabupaten*

28% 93,33 0 93,33

Partisipasi Politik dalam Pengambilan Keputusan dan Pengawasan

16 Demonstrasi/ mogok yang

bersifat kekerasan

4 82,61 0 82,61

17 Pengaduan masyarakat mengenai penyelenggaraaan

pemerintahan

144 26,42 0 26,42

Aspek III LEMBAGA DEMOKRASI

Indeks Demokrasi Kabupaten Mojokerto 2020 38 No

Urut Aspek, Variabel, dan Indikator CAPAIAN NILAI INDEKS INDIKATOR Kuantitatif Kualitatif Akhir

Pemilu yang Bebas dan Adil

18 Kejadian yang menunjukkan keberpihakan KPUD dalam

penyelenggaraan pemilu

0 100 0 100

19 Kejadian atau pelaporan tentang kecurangan dalam penghitungan

suara

2 80 0 80

Peran DPRD

20 Persentase alokasi anggaran pendidikan dan kesehatan

terhadap total APBD

32,76% 81,9 0 81,9

21 Persentase jumlah perda yang berasal dari hak inisiatif DPRD terhadap jumlah total perda yang

dihasilkan

26,67% 53,33 0 53,33

22 Rekomendasi DPRD kepada eksekutif

6 21,43 0 21,43

Peran Partai Politik

23 Kegiatan kaderisasi yang dilakukan parpol peserta pemilu

6 85,71 0 85,71

24 Persentase perempuan dalam kepengurusan parpol tingkat

kabupaten*

25% 83,33 0 83,33

Peran Birokrasi Pemerintah Daerah

25 Penyalahgunaan wewenang oleh

pejabat pemerintah daerah yang merugikan masyarakat

13 65,79 0 65,79

26 Upaya penyediaan informasi APBD oleh pemerintah daerah

11 44 0 44

Peran Peradilan yang Independen

27 Keputusan hakim yang

kontroversial

0 100 0 100

28 Penghentian penyidikan yang kontroversial oleh jaksa atau

polisi

0 100 0 100

*disesuaikan dengan cakupan analisis Indeks Demokrasi Kabupaten Mojokerto, yaitu tingkat kabupaten

Indeks Demokrasi Kabupaten Mojokerto 2020 39 Lampiran 2. Rangkuman 5W1H Artikel dalam Koran

Tanggal

terbit Judul Berita Indikator Kecamatan What When Where Who Why How

1-Jan-20

TPA Belahan Tengah Overload

22 Kabupaten Mojokerto

DPRD mewacanakan

penghentian sementara

perizinan pertambanga

n galian C (pasir dan batu) di Kabupaten Mojokerto

Kabupaten

Mojokerto 2020

Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto:

Ayuni Zuroh

Dikhawatirkan keberadaan galian C

ilegal yang merusak lingkungan itu memicu potensi

bencana alam, terutama pada

bulan-bulan ini yang memasuki musim

penghujan

DPRD Kabupaten Mojokerto saat ini tengah

menyusun draf rekomendasi terkait maraknya keberadaan

galian C ilegal. Pasca digelarnya Focus Group

Discussion (FGD) yang meibatkan multi instansi dan elemen masyarakat.

Rekomendasi itu akan dikirimkan ke Pemprov

Jatim dan DPR-RI

8-Jan-20

Pengendara Celaka Akibat

Jeglongan

17 Pungging

Warga menanam pohon pisang

di tengah jalan raya sebagai bentuk protes

akibat belum adanya perbaikan jalan yang mengalami

kerusakan

Desa Kembangri

nggit, Kecamatan

Pungging, Kabupaten Mojokerto

Kemarin (07/01/2 020)

Warga setempat:

Abdul Mukhid dan

Mujahidin

Sebab, jalan yang menghubungkan Kecamatan Pungging

dan Kecamatan Ngoro ini dinilai membahayakan bagi

pengndara

Sebelumnya warga seringkali menimbun

sejumlah jalan yang berlubang dengan pasir,

namun hal itu tak bertahan lama. Akibatnya

tak jarang para pengendara yang melintas

mengalami kecelakaan, bahkan pernah ada yang

tewas. Oleh karena itu, warga berharap agar

persoalan ini segera ditangani pihak terkait.

Sementara itu Kabid Pemeliharaan Jalan DPUPR

Indeks Demokrasi Kabupaten Mojokerto 2020 40

Tanggal

terbit Judul Berita Indikator Kecamatan What When Where Who Why How

Kabupaten Mojokerto, Kendri Surya, mengaku

belum tau kondisi kerusakan tersebut dan berjanji akan menurunkan

tim untuk memastikan kerusakan yang dikeluhkan warga

10-Jan-20

Kepala Disperindag

Ditetapkan Tersangka

25 Jatirejo

Kepala Dinas Perdagangan (Disperindag),

Didik Pancaning

Argo, ditetapkan

tersangka oleh penyidik

atas dugaan penyalahguna an wewenang

ketika menjabat

sebagai kepala Dinas

PUPR

Desa Sumberag

ung, Kecamatan

Jatirejo, Kabupaten Mojokerto

Kemarin (09/01/2 020)

Didik Pancaning

Argo (tersangka)

Karena Proyek normalisasi diduga

fiktif di irigasi Candilimo atau Sungai Pikatan, Desa

Sumberagung

Pada Januari 2017 silam, proyek normalisasi tersebut menimbulkan

polemik di tengah masyarakat. Pengerukan

kekayaan alam yang dikemas dalam normalisasi sungai diduga abal-abal. Masyarakat dari

berbagai desa beberapa kali menggelar demonstrasi sebagai bentuk protes. Selain dinilai banyak kejanggalan,

bebatuan hasil pengerukan dengan alat

berat tersebut juga dikomersilkan. Beberapa

kali, warga yang geram juga menyegel alat berat yang beroperasi di lokasi

Indeks Demokrasi Kabupaten Mojokerto 2020 41

Tanggal

terbit Judul Berita Indikator Kecamatan What When Where Who Why How

14-Jan-20

Parkir Ngawur

di Trotoar 17 Kabupaten Mojokerto

Pengguna jalan mulai mengeluhkan

sejumlah kedaraan roda

empat dan truk yang

parkir sembarangan

di trotoar

di sepanjang

trotoar Jalan Raya RA Basuni, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto

Jumat (10/01/2

020)

pengguna jalan dan warga setempat

(yang mengeluhka

n)

Kendaraan yang parkir sembarangan

tersebut mengganggu arus

lalu lintas, akses pejalan kaki, dan tidak elok dipandang

karena kesannya tidak tahu aturan dan

sopan santun

Pengguna jalan dan warga setempat mengeluhkan

kendaraan yang parkir sembarangan di trotoar atau bahu jalan, namum

tidak ada upaya penertiban dari petugas

yang bersangkutan.

Padahal lokasi itu kompleks perkantoran

yang tidak jauh dari Pengadilan Negeri.

Sehingga diharapkan ada sanksi tegas dari instansi Pemkab Mojokerto untuk

menertibkannya, bila perlu dibuka parkir khusus

di sekitar lokasi tersebut

16-Jan-20

Dewan Desak PU Perbaiki Jalan Utara

Sungai

17 Kabupaten Mojokerto

Komisi II DPRD Kabupaten Mojokerto mendesak pemerintah

daerah setempat

untuk memperbaiki

ruas jalan di utara Sungai

Brantas

Jalan Raya Kupang Jetis ke utara Jalan

Raya Dawarblan

dong

2020

DPRD Kota Mojokerto

(yang mendesak),

Kepala DPUPR Kabupaten Mojokerto

(yang menyikapi)

Sebab, kondisi sejumlah ruas jalan

beton rusak dan menghawatirkan bagi

pengguna jalan

Terdapat ruas jalan beton yang mengalami renggang antara dua sisi, seperti di

ruas Jalan Losari Gedeg arah Kupang Jetis.

Dikhawatirkan hal tersebut membuat pengendara sepeda motor

terjatuh. Rencananya, DPUPR memberikan semacam talud pada samping kiri-kanan ruas

jalan yang diletakkan

Indeks Demokrasi Kabupaten Mojokerto 2020 42

Tanggal

terbit Judul Berita Indikator Kecamatan What When Where Who Why How

bersilangan setiap lima meter, agar kondisi tidak

semakin parah

16-Jan-20

Pelayanan Terganggu, Penganggaran

Macet

17 Kabupaten Mojokerto

Pemerintahan di dua desa,

Desa Lakardowo

dan Desa Talok, belum

memiliki kades definitif

Desa Lakardowo

, Kecamatan

Jetis dan Desa Talok, Kecamatan

Dlangu

Kemarin (15/01/2 020)

Sekretaris Komisi I

DPRD Kabupaten Mojokerto:

Rindahwati (yang menanggapi

)

Karena penundaan pemilihan kepala

desa (pilkades)

Imbas di balik penundaan pilkades yaitu terjadi

kekosongan jabatan perangkat desa. Jabatan

anggota BPD pun juga lowong. APBDes tahun

2020 gagal disusun sehingga gaji perangkat desa menjadi terlambat.

Alokasi DD, BK, dan plot anggaran lain terancam gagal terserap. Sehingga

juga berdampak pada pelayanan masyarakat menjadi terganggu dan

penyelenggaraan pembangunan terancam macet. Wakil Ketua Komisi

I DPRD Kabupaten Mojokerto, Hadi Fatkhur

Rohman menambahkan opsi menggelar pilkades

susulan.

17-Jan-20

Merasa Dijajah, Minta

Pangkalan Ditutup

17 Pacet

Masyarakat Desa Cepokolimo

menggelar aksi protes

Dusun Kambenga

n, Desa Cepokolim

o,

Kemarin (16/01/2 021)

Warga Desa Cepokolimo

Kemunculan pangkalan pengisian

air tersebut membuat sumber air

yang kesehariannya

Sebelum menggelar aksi, warga sempat ingin melakukan komunikasi dengan pihak pengusaha

pangkalan isi ulang air

Indeks Demokrasi Kabupaten Mojokerto 2020 43

Tanggal

terbit Judul Berita Indikator Kecamatan What When Where Who Why How

kepada oknum pengusaha

yang mengkomersil

kan air bersumber dari Lereng Gunung Welirang

Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto

dimanfaatkan untuk menyuplai kebutuhan hidup dan

pertanian warga perlahan menyusut

pegunungan tersebut, namun permintaan itu tak

dihiraukan. Setelah aksi ini, warga menjatuhkan deadline dua hari kepada

kepala desa untuk menyelesaikan polemik

tersebut

23-Jan-20

Lurah Dicopot dan Diproses

Hukum

25 Kabupaten Mojokerto

Terdapat beberapa lurah di Kabupaten Mojokerto yang dipecat

dari jabatannya

Beberapa desa di Kabupaten Mojokerto

2020

Bupati Kromodjojo (menindak);

Lurah Desa Penompo,

Jetis:

Satruno (tersangka);

Lurah Desa Pohjejer di wilayah Onderan Pugeran:

Giso (tersangka);

Sejarawan Mojokerto:

Ayuhanafiq;

warga asal Desa Kedungsari,

Karena terbukti melakukan penyalahgunaan kewenangan terkait

pajak yang dibebankan pada masyarakat, mulai dari, pajak kepala, pajak penghasilan, serta sejumlah pajak

lainnya

Sejarawan Mojokerto, Ayuhanafiq, mencontohkan seorang

kepala desa memiliki kewenangan atas semua lahan milik warga. Otoritas itu kerap dijadikan tameng bagi lurah untuk memaksa warga untuk membayar berbagai pajak. Salah satu

warga asal Desa Kedungsari, Kemlagi mengatakan bahwa sistem

itu yang kemudian dijadikan alat untuk menekan warga supaya mau menyewakan lahan.

Sementara itu, Bupati Kromodjojo mengambil

langkah tegas untuk menindak pejabat

Indeks Demokrasi Kabupaten Mojokerto 2020 44

Tanggal

terbit Judul Berita Indikator Kecamatan What When Where Who Why How

Kemlagi pemerintahab yang

terlibat praktik korupsi tersebut

27-Jan-20

Antre Lama, E-KTP Tak Bisa

Dicetak

17 Kabupaten Mojokerto

Para pemohon E-KTP yang rela

berjubel dan atre di depan loket kecewa, karena gagal

melakukan pencetakan

E-KTP

Kantor Dispenduk (pemohon

E-KTP)

Petugas loket menolaknya dengan alasan pencetakan

E-KTP belum bisa dilakukan kalau Surat

Keterangan masih berlaku

Pemohon E-KTP berondong-bondong

mendatangi kantor Dispendukcapil) dan rela antre berdesakan lantaran

khawatir kehabisan blangko E-KTP. Terdapat

beberapa warga yang kecewa saat pengajuan

pencetakan E-KTPnya ditolak petugas lantaran Surat Keterangan miliknya

masih berlaku. Warga berharap Dispendukcapil

memperbaiki pelayanan untuk masyarakat, jangan

sampai pemohon E-KTP terlantar. Apalagi infrastruktur kurang

memadai, sehingga masyarakat yang berada di

sana menjadi tidak nyaman

28-Jan-20

Penataan Pasar Dinoyo

Amburadul

17 Jatirejo

Ratusan kios Pasar Tradisional Dinoyo yang

telah

Pasar Tradisional

Dinoyo

2020

Pedagang Pasar Tradisional

Dinoyo

Karena imbas penataan pasar yang amburadul membuat pedagang setempat

tak tertata dengan

Hal ini terjadi setelah puluhan pedagang baru menjajakan dagangannya

dengan memanfaatkan bahu jalan. Termasuk jalan

Indeks Demokrasi Kabupaten Mojokerto 2020 45

Tanggal

terbit Judul Berita Indikator Kecamatan What When Where Who Why How

dibangun dengan anggaran Rp 16,4 miliyar, belakangan banyak yang

tidak dimanfaatkan

pedagang atau dikosongkan

baik lorong menuju jalan pasar.

Kondisi itu membuat pedagang lama yang sudah menetap puluhan

tahun merugi.

Dagangannya yang berada dalam kios tak tersentuh

konsumen. Masyarakat yang hendak belanja ke pasar tertahan memilih membeli ke pedagang di bahu jalan, sehingga tak perlu repot memarkir

motornya

30-Jan-20

Protes Penambangan,

Nekat Jalan Kaki Temui Presiden

17 Kabupaten Mojokerto

Tiga warga Desa Lebakjabung memutuskan untuk datang langsung

dengan berjalan kaki

ke Jakarta untuk menemui

langsung Presiden Joko

Widodo

Kabupaten

Mojokerto 2020

3 warga Desa Lebakjabung , Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto:

Ahmad Yani (45), Sugiatoro (31), Heru Prasetyo

(26)

Meminta keadilan agar penambangan

liar di hulu sungai dari titik mata air

yang ada di Mojokerto Selatan,

khususnya Desa Lebakjabung distop

Aksi itu terdorong oleh rasa kepedulian atas

dampak kerusakan lingkungan yang terjadi

dari aktifitas penambangan, khususnya

ancaman terhadap sumber mata air di aliran

Sunagi Seloliman.

Kekhawatiran semakin mereka rasakan, karena kawasan penggalian sudah

memasuki kawasan hutan lindung. Mereka mengaku

sudah tidak mampu melakukan perlawanan di daerah karena aturan yang

Indeks Demokrasi Kabupaten Mojokerto 2020 46

Tanggal

terbit Judul Berita Indikator Kecamatan What When Where Who Why How

tumpang tindih.

31-Jan-20

Kubu Pro dan Kontra Limbah

Industri Gelar Demo

17 Kabupaten Mojokerto

Ratusan masa warga Desa Lakardowo

mengawal sidang perdana atas

perkara limbah B3 PT

PRIA

di depan Pengadilan

Negeri Mojokerto

Kamis (30/01/2

020)

Warga Desa Lakardowo, Kecamatan

Jetis

Warga mengeluhkan adanya pencemaran

lingkungan yang dilakukan oleh PT

PRIA

Ketua Penduduk Lakardowo Bangkit, Nurasim mengatakan bahwa izin PT PRIA baru keluar tahun 2014, namun

izin tersebut terkait tentang Pemanfaatan dan

Pengolahan Limbah B3 bukan izin penimbunan.

Setiap harinya kuran lebih ada 60 transporter PT

PRIA masuk ke Desa Lakardowo dengan membawa berbagai macam limbah B3. Setiap

hari warga mnghirup udara bercampur debu B3

yang ditimbulkan dari aktifitas PT PRIA.

Dampaknya sejak enam tahun lalu, warga tidak bisa menggunakan air sumur akibat tercemar

5-Feb-20

Warga Mulai Mengeluh

Gatal

17 Sooko

Semakin meluasnya banjir di desa

Tempuran membuat ponkesdes tidak dapat

2020 petugas kesehatan

Fasilitas kesehatan mulai tersendat

karena banjir membuat warga

mengeluhkan berbagai penyakit

Ponkesdes tidak lagi bisa menampung warga yang

terdampak banjir dikarenakan semakin meluasnya wilayah yang tergenang air. Posko yang

awalnya terletak di balai

Indeks Demokrasi Kabupaten Mojokerto 2020 47

Tanggal

terbit Judul Berita Indikator Kecamatan What When Where Who Why How

menampung desa Tempuran

dipindahkan ke tempat yang lebih aman, dikarenakan balai desa sudah mulai tergenang.

Dimana posko kesehatan yang baru akan di operasikan selama seharian penuh, dikarenakan warga

terdampak mulai mengeluhkan berbagai

macam penyakit

5-Feb-20

Banjir Tak Kunjung Surut

Aktivitas Lumpuh

17 Sooko

Pasokan Bahan Makanan

Menipis

2020

Desa Tempura

n, Kecamat an Sooko

Warga

warga terdampak banjir belum mendapatkan

bantuan

Banjir di desa Tempuran semakin meluap, sueb salah satu warga mengaku

terpaksa mengungsi ke tempat saudaranya karena

rumahnya terendam air setinggi 60cm. Warga setempat juga mengaku

belum mendapatkan bantuan dari pemerintah selama tiga hari ini. Warga

juga meminta intansi terkait untuk mengeruk

sungai yang terjadi pendangkalan.

6-Feb-20 Warga Butuh

Solusi Banjir 17 Sooko

Setiap tahun Bekucuk dan Tempuran

2020

Desa Tempura

n,

Warga

Warga setempat mendesak pemkab

Mojokerto untuk

Banjir yang tak kunjung surut sudah menjadi langganan tiap tahun

Indeks Demokrasi Kabupaten Mojokerto 2020 48

Tanggal

terbit Judul Berita Indikator Kecamatan What When Where Who Why How

terendam air Kecamat

an Sooko

mencari solusi menangani banjir

untuk desa Tempuran.

Warga mengaku sudah melakukan usulan penanganan banjir sejak

10 tahun yang lalu.

Menilik dari penyebab banjir, warga gotong royong memasang karung berisi pasir di pintu rumah

guna menghalau air masuk.

6-Feb-20

Warga Terdampak Kesulitan Air

Bersih

17 Sooko

Warga mulai kesulitan menerima air

bersih

2020

Desa Tempura

n, Kecamat an Sooko

Warga

Sumber mata air dari sumur keruh dan

warga belum menerima bantuan

air bersih

Banjir yang terus berkepanjangan menyebabkan sumber

mata air dari sumur menjadi keruh dan tidak

layak untuk konsumsi.

Warga setempat mengaku sudah mendapatkan nasi bungkus, namun untuk air

bersih belum mendapatkannya. Warga

berharap pemerintah memberikan bantuan air

bersih

10-Feb-20

Tak Bisa Memasak, Pelaku Usaha

Tutup

17 Mojokerto

Terputusnya saluran PDAM

Kabupaten Mojokerto dikeluhkan

warga

2020 Mojokert

o Warga

Kondisi tersebut berdampak pada

kesulitan mendapatkan air

bersih dan memacetkan usaha.

Sebanyak 22 titik sambungan air PDAM Kab.

Mojokerto mengalami kerusakan, pipa terputus

akibat longsor dan arus banjir. Beberapa wilayah

Indeks Demokrasi Kabupaten Mojokerto 2020 49

Tanggal

terbit Judul Berita Indikator Kecamatan What When Where Who Why How

Sebab sudah 3 hari air tidak mengalir

sudah bisa teratasi namun salah satu warga Desa Pugeran dan sekitarnya belum mendapatkan jatah

bantuan air bersih.

13-Feb-20

Warga Terdampak Praktik Galian

C

17 Mojokerto

Warga mengadu

kepada legislatif dan

eksekutif menuding kerusakan lingkungan itu

terimbas keberadaan lokasi galian C

yang beroperasi di desa mereka

2020 Desa

Jabung Warga

Warga mengaku galian C menyebabkan mampetnya sumber air hingga hilangnya

irigasi pertanian pertanian

Hal tersebut terjadi akibat beroprasinya galian C,

menindak lanjuti pelaporan warga, dewan berjanji akan memanggil instansi terkait untuk rapat dengar pendapat

14-Feb-20

Tanggul Kritis, Ancam Gedung

TPQ

17 Mojoanyar

Mengancam pondasi gedung TPQ

2020 Mojoany

ar Warga

Empat tahun ambrol, tak tersentuh

perbaikan

Tanggul ambrol yang verlokasi tidak jauh dari

TPQ membuat warga merasa was-was. Menilik

dari curah hujan yang belakangan ini semakin tinggi, mereka semakin khawatir apabila tanggul ambrol semakin melebar dan berdampak pada buah

hati yang mengaji.

Sayangnya pihak terkait

Indeks Demokrasi Kabupaten Mojokerto 2020 50

Tanggal

terbit Judul Berita Indikator Kecamatan What When Where Who Why How

tidak melakukan penanganan, pembuatan

tanggul sementarapun juga tidak dilakukan.

17-Feb-20

Gorong-Gorong Tersumbat, Warga Protes

16 Sooko

Gelar tuntutan:

Warga membongkar

bagian gorong-gorong yang tersumbat di dusun/ desa Kedungmaling

2020

Tak kunjung mendapatkan perbaikan

gorong-gorong selama 5 tahun

Tertutupnya saluran air dengan pasir dan tanah, sering membuat air hujan

meluap sehingga menggenangi rumah warga. Tak tersentuh perbaikan selama 5 tahun,

warga geram hingga melakukan aksi. Aksi tersebut berupa pembongkaran sebagian

gorong-gorong serta membentangkan poster

tuntutan. Warga mengancam apabila dalam

waktu satu minggu tidak ada respon, warga akan

membongak seluruh gorong-gorong

19-Feb-20

Jalan Desa Pinggiran Berlumpur

17 Jatirejo

Akses jalan perkampunga

n dan dikawasan

pinggiran rusak serta berlumpur

2020 Jatirejo

Warga

Hujan yang mengguyur wilayah

serta minimnya perbaikan infrastruktur

Kondisi jalan sebagai penghubung antar dusun

dikeluhkan warga. Jalan tersebut juga dilewati oleh

anak sekolah. Namun mereka harus ekstra

hati-hati dikarenakan kondisi aspal sejauh 50 meter

Indeks Demokrasi Kabupaten Mojokerto 2020 51

Tanggal

terbit Judul Berita Indikator Kecamatan What When Where Who Why How

sudah tidak terlihat, yang terlihat hanya makadaman

yang menonjol. Warga menilai perbaikan yang dilakukan tiga tahun lalu

tidaklah maksimal

22-Feb-20

Keluhkan Beras Bantuan

Remuk dan Apek

17 Dawarbland ong

Sejumlah warga mengeluhkan beras bantuan

pangan nontunai

(BPNT)

2020 Dawarbla

ndong Warga

Kualitas bantuan periode bulan Februari tak layak

konsumsi

Dibandingkan dengan penerimaan bulan kemarin, pada bulan Februari ini beras yang

diterima kualitasnya sangat jelek. Warga mengaku selama menerima bantuan, baru

kali ini mendapat yang seperti ini. Supaya bisa

dimakan, warga mensiasati dengan mencampur beras tak layak tersebut dengan

beras bagus. Saat dikonfirmasi kepada lembaga terkait, mereka tidak mendapat jawaban

pasti

24-Feb-20

Limbah Medis Berserakan di

Tanggul

17 Jatirejo

Limbah medis kembali ditemukan di

tanggul sunggai bawah

2020

Desa Dinoyo, Kecamat

an Jatirejo

Warga

Limbah tersebut disinyalir sengaja dibuang oknum yang

tidak bertanggung jawab ditengah tumpukan sampah

Limbah selang infus ditemukan warga peduli

lingkungan pada saat bersih-bersih sampah di hari peduli sampah rumah

tangga. Lokasi

Indeks Demokrasi Kabupaten Mojokerto 2020 52

Tanggal

terbit Judul Berita Indikator Kecamatan What When Where Who Why How

jembatan Desa Dinoyo,

Kecamatan Jatirejo.

rumah tangga pembuangan limbah tersebut berada tak lebih 200 meter dari puskesmas

Jatirejo

26-Feb-20

Tuntut Kasus Percepatan

PTSL 2017 Dihentikan

17 Mojokerto

Puluhan warga Desa

Wonodadi menuntut kejaksaan menghentikan

kasus percepatan

PTSL

2020 Mojokert

o Warga

Warga mengaku berterimakasih dengan adanya prona

atau PTSL, berkatnya sertifikat telah keluar

Masyarakat mengakatakan bahwa biaya yang dibayar sudah

melalui musyawarah, namun terdapat beberapa masyarakat yang meminta

dugaan adanya pungli prona dan PTSL.

Pengaduan tersebut memiliki data dan materi

yang lengkap, sehingga kejaksaan tidak bisa menghentikan secara langsung. Pihaknya akan

memanggil saksi yang memiliki nominal diatas

3jt hingga 4jt

1-Mar-20

2 Rumah Hanyut Terseret

Sungai Marmoyo

17 Kemlagi

2 Rumah Hanyut Terseret Sungai Marmoyo dan 15 KK waswas

terkena dampak abrasi

28-Feb-20

Dusun Tugurejo

RT 4 / RW 3, Desa Mojojaja

r, Kec.

Kemlagi

Penduduk sekitar sungai Marmoyo,

Sueb, Pemdes Mojojajar,

Pemkab Mojokerto,

Tumiran,

Terjadi abrasi di pinggir sungai

Marmoyo

Warga sudah beberapa kali mengadu dan membuat laporan ke Pemdes maupun Pemkab

bahwa penduduk sekitar sudah terancam abrasi sungai Marmoyo namun

tidak digubris. Kepala BPBD sudah melakukan

assessmen terkait

Indeks Demokrasi Kabupaten Mojokerto 2020 53

Tanggal

terbit Judul Berita Indikator Kecamatan What When Where Who Why How

Wakimin, Kepala BPBD

Kab Mojokerto, Perum Jasa

Tirta, Gubernur Jatim, ESDM

Jatim

penanganan dan antisipasi bencana di desa Mojojajar tersebut, kemudian BPBD juga sudah mengirim surat

ke Jasa Tirta, Gubernur Jatim dan ESDM Jatim

mengenai bencana tersebut

1-Mar-20

Jembatan Tergerus Sungai

17 Pungging

Jembatan penghubung antar Dusun

Panjer dan Dusun Pekojo

Desa Tunggalpager

ditutup karena beton

penyangga mulai tergerus air

sungai dan terlihat retakan-retakan

28-Feb-20

Desa Tunggalp ager, Kec Pungging

Amin, Utomo,

Kades Tunggalpage

r

Penutupan jembatan dilakukan karena beton penyangga tergerus air sungai dan retak sehingga membahayan bagi yang ingin melintas

Warga menutup akses melewati jembatan anatar

desa karena membahayakan.

Kerusakan jembatan ini sudah disampaikan ke Kepala Desa Tunggalpager

dan telah direspon oleh pemerintah desa

setempat

2-Mar-20

Bacabup Berebut Rekom PKB,

Pasangan Yoko-Nisa Kembalikan

23 Mojoanyar

Bacabup Yoko-Nisa menyerahkan

berkas pendaftaran sebagai Calon

1-Mar-20

Kantor PKB Kab. Priyono,

Choirun Nisa, Muhammad

Mauludi

Pengembalian berkas pendaftaran ini diperlukan untuk

mendapatkan dukungan dari PKB

Kab. Mojokerto

Bakal Calon Bupati Yoko-Nisa mendatangi kantor PKB Kab. Mojokerto bersama tim suksesnya dan menyerahkan berkas

pendaftaran ke panitia

Indeks Demokrasi Kabupaten Mojokerto 2020 54

Tanggal

terbit Judul Berita Indikator Kecamatan What When Where Who Why How

Berkas Pendaftaran

Bupati dan Wakil Bupati

ke Partai Kebangkitan

Bangsa Kabupaten Mojokerto

Mojoany ar

Irwin, Panitia Pendaftaran,

untuk dapat maju sebagai Pasangan

Calon Bupati Mojokerto

pendaftaran partai tersebut

3-Mar-20

Berharap Ranu Manduro Direklamasi

22 Ngoro

Ketua Komisi III DPRD Kab.

Mojokerto menyatakan bahwa galian

C tersebut harus direklamasi

terlebih dahulu

2-Mar-20 Mojokert o

Ketua Komisi III DPRD Kab.

Mojokerto

Menurut aturan yang ada, galian C tersebut harus direklamasi

terlebih dahulu sebelum dijdikan

tempat wisata

Galian C yang ada harus direklamasi dahulu oleh pengelola kemudian pengelolaan tempat wisata dapat dilakukan

oleh BUMDES agar manfaatanya dapat dirasakan oleh rakyat

5-Mar-20

Kejari Intip Ambruknya

Gapuura Majapahitan

17 Sooko

Ambruknya beberapa Gapura di

MKP, Kawasan Gondang dan

Desa Jrambe dipantau oleh

Kejaksaan Negeri

4-Mar-20

Kab.

Mojokert o

Kasi Pidana Khusus

Kejari

Dana pembangunan Gapura menggunakan Dana

Bantuan Keuangan Desa

Kejari akan mengumpulkan data-data

dan ahli untuk menilai penyebab runtuhnya

gapura tersebut

5-Mar-20

Tuntut Usut Dugaan Pungli

PTSL 2017

25 Mojokerto

Warga Desa Wonodadi Kecamatan Kutorejo

4-Mar-20

Kejaksaa n Negeri

Kab.

Mojokert

Warga Desa Wonodadi

Kades Wonodadi diduga oleh warga desanya mengadakan

pungutan liar untuk

untuk pengurusan PTSL, warga dimintai biaya

berbeda-beda yaitu sejumlah 1.7 Juta, 2.8 juta,

Indeks Demokrasi Kabupaten Mojokerto 2020 55

Tanggal

terbit Judul Berita Indikator Kecamatan What When Where Who Why How

berunjuk rasa di Depan Kejaksaan Negeri Kab.

Mojokerto menuntut kejaksaan mengusut dugaan pungli

yang dilakukan

Kades Wonodadi

o pengurusan PTSL di

desanya sehingga warga meminta kejaksaan negeri

untuk menyelidikinya.

2.5 dan juta

5-Mar-20

Pungutan PTSL Berat Wetan

Tabrak Kespakatan 3

Menteri

25 Gedek

Waratawan Pojok Kiri mendapatkan

keterangan dari salah satu

sumber bahwa pungutan

untuk mengurus PTSL di desa Berat Wetan lebih dari ketentuan

SKB 3 Menteri, yakni Rp 350.000,-

4-Mar-20

Desa Berat Wetan

Narasumber Koran Pojok

Kiri,

Pungutan sebesar Rp.

350.000,- merupakan kesepakatan antara Pemohon dan Panitia

PTSL. Biaya tersebut sudah termasuk biaya patok, materai,

dan tenaga panitia

SKB 3 Menteri nomor 34 tahun 2017 menytakan

bahwa pungutan PTSL untuk daerah Jawa-Bali

adalah Rp 150.000,-.

Narasumber membandingkan biaya PTSL di desanya, Berat Wetan, sebesar Rp 350.000,-dengan daerah saudaranya yang tinggal di

Sidoarjo dan Jombang yang hanya Rp.150.000

Indeks Demokrasi Kabupaten Mojokerto 2020 56

Tanggal

terbit Judul Berita Indikator Kecamatan What When Where Who Why How

terbit Judul Berita Indikator Kecamatan What When Where Who Why How

Dokumen terkait