SPESIFIKASI PRODUK
LAMPU PENERANGAN JALAN UMUM (PJU) SOLAR PANEL
G. PENGKAWATAN DALAM DAN PENYAMBUNGAN ANTAR KOMPONEN
Pengkawatan dalam sebagai penghubung rangkaian antar komponen harus menggunakan kabel dengan diameter memadai, terbuat dari tembaga. Warna kabel pengenal L, N, dan G harus jelas dan dibedakan serta tahan panas. Sambungan harus menggunakan terminal block
tahan panas. Terminal kabel utama (main input) menuju ke pengkawatan dalam dan menuju ke lampu harus menggunakan model plug and loose sehingga penyambungan dan pemutusan saat pemeliharaan tanpa menggunakan alat (tooless).
2. PANEL SURYA / Panel
Panel PV harus terbuat dari sel surya silicon poli-crystalline yang mempunyai efisiensi yang tinggi. Panel PV akan memiliki umur rata-rata yang lama, lebih dari 25 tahun, dengan tingkat daya turun hingga 20% pada saat mencapai umur rata-rata tersebut. Panel harus dilengkapi dengan junction box yang tahan air (water proof) dan Konektor IP 67. Panel PV harus sesuai dengan standard IEC 61215.
a. Total Daya (Pmax) : 90 Wp (Watts Peak)
b. Daya maksimum (Pmax) : 90 W (Watt)
c. Tegangan pada Pmax (Vmp) : 38,4 V (Voltage) ± 3%
d. Arus pada Pmax (Imp) : 7,1 A (Ampere) ± 3%
e. Tegangan tanpa beban (Voc) : 22,00 V (Voltage) ± 3%
f. Tegangan hubung singkat (Isc) : 5,04 A (Ampere) ± 3%
g. Beban angin max (Pa) : 2,4k
h. Operating Temperature : -40˚C ~ +85 ˚C
Gambar Panel :
3. Baterai
Baterai adalah alat penyimpan tenaga listrik arus searah (DC). Kapasitas baterai yang tertulis dalam satuan Ah (Ampere hour), yang menyatakan kekuatan baterai, seberapa lama baterai tersebut dapat bertahan mensuplai arus untuk beban / load.
Baterai terbuat dari tipe Sealed GEL-Electrolyte Valve Regulated Lead Acid (VRLA) yang mempunyai kemampuan kuat untuk mengisi ulang setelah baterai melakukan deep discharge. Siklus umur dari baterai mencapai 2500 kali pada kondisi 25% Depth of Discharge. Baterai mempunyai kemampuan bekerja pada suhu operasi antara -20°C hingga 50°C. Boks pelindung baterai harus mempunyai ketahanan IP 66.
a. Tegangan pengenal : 100Ah/12 V (Voltage)
b. Kapasitas pengenal pada suhu 20°C : 10h 150 Ah
5h 85 Ah 1h 55 Ah
c. Internal resistance : 3.65 mΩ ketika fully charge pada suhu 20°C
d. Kemampuan self discharge rata-rata :≤ 2% per bulan padasuhu 25°C
d. Arus pada saat discharge : 3020 A
d. Arus pada saat charge : 30 A
e. Suhu kerja pada saat beroperasi : Discharge -20°C ~ 75°C
Charge -10°C ~ 55°C Storage -20°C ~ 55°C
f. Umur pada floating service : Minimal 10 tahun pada suhu 20°C
Gambar Baterai
4. Solar Charge Controller
Merupakan peralatan elektronik yang digunakan untuk mengatur arus searah yang diisi ke baterai dan diambil dari baterai ke beban. Solar charge controller mengatur overcharging (kelebihan pengisian - karena Baterai sudah 'penuh') dan kelebihan voltase dari Panel Sel Surya.
Tipe Solar charge controller yang digunakan adalah tipe Industrial Solar Charge Controller, bisa diprogram, mempunyai kemampuan dual load atau dimmable load output. Tipe pengisian Pulse Width Modulation (PWM), mempunyai Stage of Charge (SOC) 4 stages: Main, Float, Boost dan Equalization.
a. Tegangan nominal : 12 V/ 24 V, mengenali tegangan secara otomatis
b. Arus beban : 5 A, 10 A, 20A
c. Tegangan pada stage Float : 12,8 V / 27,6 V (25°C)
d. Tegangan pada stage Boost : 12,4 V / 28,8 V (25°C)
e. Tegangan pada stage
Equalization : 12,8 V / 29,6 V (25°C)
f. Tegangan beban putus : 11 V–12.02 V / 22 V–24,04 V
g. Tegangan reconnect : 12,8 V / 31 V
h. Temperatur kerja : -40 °C ~ 60 °C
i. Dapat digunakan untuk lampu 12/24 VDC
5. KOTAK BATERAI
UMUM
a. Kotak baterai,merupakan tempat atau rumah pengaman untuk menempatkan
peralatan seperti baterai, BCU (charge controller) dan terminal dengan jenis outdoor agar terlindung dari cuaca ekstrim dan kriminalitas dan baterai dapat di letakkan pada tiang dan atau di bawah tergantung kebutuhan dan estetika.
b. Kotak utama baterai terbuat dari bahan non korosif dan atau konstruksi beton(
c. Pada kotak baterai diberi nomor kodefikasi untuk keperluan data base dan memudahkan perawatan.
d. Apabila Baterai di letakan di bawah maka Spesifikasi Kotak Baterai adalah :
1. Bahan : Batu bata, semen (detail lihat gbr)
2. Ketebalan : konstruksi dengan beton batu bata,
3. Ukuran kotak : disesuaikan dengan ukuran baterai
4. Dipasang : ditanam disisi tiang / fondasi tiang
e. Apabila baterai di letakkan di bawah maka Kotak baterai harus dibuat sedemikian rupa, terutama dipersiapkan penutup tempat baterai, lubang serapan air, dan pertimbangan konstruksinya.
6. TIANG
a. Tipe Tiang hexagonal bercabang 1 ( satu ) hex dengan panjang stang masing-masing Hot Dip Galvanized, base plate. Ukuran diameter tiang, tebal plat sesuai dengan sebagaimana dicantumkan dalam gambar teknis. Tinggi Tiang dan disain tiang sesuai dengan gambar teknis.
b. Wajib Produksi dalam Negeri (dibuktikan dengan surat pernyataan dari pabrikan pemberi dukungan dan dapat dilakukan kunjungan pabrik oleh Panitia atas biaya peserta lelang
Legalitas, Sertifikasi dan Persyaratan/Layanan Teknis lainnya
a. Calon Penyedia barang menyerahkan surat jaminan kualitas dan ketersedian suku
cadang selama 5 tahun terhadap produk Solar Luminer yang ditawarkan, diterbitkan oleh Pabrikan Pemegang Merk.
b. Menyerahkan surat keaslian barang (Certificate of Origin) dari Pabrikan Pemegang
Merk waktu penyerahan Barang.
c. Luminer LED, Baterai, Panel Surya serta Kontrol LED yang ditawarkan harus dari
satu merk pabrikan, untuk menjamin kompatibilitas, memudahkan perawatan serta jaminan purna jual.
d. Luminer Iengkap yang berasal dari luar negeri harus mempunyai kantor
Indonesia. (dibuktikan dengan surat yang dikeluarkan oleh lnstansi yang berwenang seperti BKPM/DEPERIN/DAG).
e. Merk dagang dari luminer lengkap yang ditawarkan harus sesuai dengan merk
dagang negara pembuatnya
f. Bila perakitan dilaksanakan di Indonesia, pabrik pemegang merek harus
mempunyai ISO 9001 / 2008 yang masih berlaku dan dirakit dipabrik secara terpadu dibawah kendali kualitas dalam satu merk dengan acuan standar teknis mengikuti IEC, demikian halnya untuk luminer lengkap built up.
g. Untuk pabrikan Luminer LED harus melampirkan ISO 9001 untuk Kategori
Lampu LED dan Sistem LED, Sertifikasi penerapan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001, Sertifikasi penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja OHSAS 18001.
h. Bagi peserta lelang, wajib melampirkan surat keterangan dari pabrikan pembuat
atau perwakilan pabrik selaku pemegang merk di Indonesia, yang menyatakan mengenai keaslian barang yang akan disuplai.
i. Pabrikan pembuat atau perwakilan pabrik selaku pemegang merk di Indonesia
harus memberikan surat jaminan konsultasi teknis.
j. Luminer LED, Baterai, Panel Surya serta Kontrol LED yang ditawarkan harus
dilampiri dan sesuai dengan brosur asli yang diterbitkan oleh pabrikan pemegang merk.
k. Luminer lengkap yang ditawarkan harus dilampirkan hasil pengujian IP
LMK-PLN atau Lembaga Pengujian terakreditasi lainnya seperti : KEMA, DEKRA, DEMCO, ANSI, PSB, SIRIM dan lain-lain, yang ditujukan kepada pemegang merek. dengan uji Indek Pengamanan (Ingres Protection) IP. 66 untuk perlindungan terhadap debu, benda padat, kelembaban dan air pada Ruang lampu (Lamp Compartement). Fotokopi dokumen sertifikasi tersebut harus diserahkan bersamaan pemasukan dokumen.