BAB III METODOLOGI PENELITIAN
F. Pengolahan dan Analisis Data
Tahapan ini merupakan tahap yang penting dalam setiap siklusnya, karena berdasarkan analisis data dapat dilakukan refleksi yang dapat dijadikan sebagai dasar bagi pelaksanaan siklus berikutnya. Setelah data diperoleh, langkah selanjutnya adalah mengolah dan menganalisis data.
Analisis data dilakukan dengan cara menganalisis data yang di dapat dari instrumen yang telah diberikan peneliti di setiap tahapan penelitian. Pengolahan data dilakukan dengan cara mengidentifikasi permasalahan yang didapat selama penelitian berlangsung, mendeskripsikan perencanaan tindakan, observasi dan refleksi, lalu setelah itu menganalis data hasil belajar siswa untuk mengetahui sejauh mana peningkatan hasil belajar yang telah dicapai. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini diantaranya yaitu :
1. Hasil Tes
Jenis tes yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah tes evaluasi siswa yang berfungsi untuk mengetahui kemampuan yang dicapai siswa sesudah diberikan pembelajaran. Analisis data yang dilakukan pada data hasil tes adalah dengan
37
melakukan penskoran setiap soal dengan standar yang telah ditentukan lalu menentukan kategori nilai yang didapat siswa seperti tabel di bawah ini :
Tabel 3.2 : Kategori nilai (Arikunto, 2009:245) Skala angka
100 Skala angka 10 Huruf Keterangan 80-100 8,1 – 10 A Baik sekali
66-79 6,6 – 8,0 B Baik
56-65 5,6 – 6,5 C Cukup
40-55 4,1 – 5,5 D Kurang
30-39 0,0 – 4,0 E Gagal
Selain menentukan kategori nilai diatas, peneliti juga menghitung rata-rata setiap siklusnya guna mengetahui peningkatan yang diperoleh siswa secara kesuluruhan. Perhitungan tersebut dilakukan dengan menggunakan rumus sebagai berikut:
X =
X = Rata-rata hitung Persamaan 3.1 ∑X = Skor
N = Banyaknya data (jumlah siswa)
(Sudjana, 2009:109)
Untuk menghitung ketuntasan hasil belajar di dalam kelas pada setiap siklusnya digunakan rumus sebagai berikut:
R=
Persamaan 3.2 2. Hasil Observasi
Analisis data yang dilakukan pada hasil observasi adalah dengan mengumpulkan data tentang aktivitas siswa dan guru. Hal tersebut dilakukan untuk melihat
38
pelaksanaan kegiatan pembelajaran dengan menerapkan pendekatan inkuiri. Adapun cara menghitung pelaksanaan pembelajaran adalah sebagai berikut :
% keterlaksanaan pembelajaran =
x 100% Persamaan 3.3 Keterlaksanaan Pembelajaran
(Yuliati, 2011:82) 3. Hasil Wawancara
Wawancara dilakukan untuk memperoleh data atau informasi yang lebih rinci dalam prroses pembelajaran dengan menggunakan pendekatan inkuiri. Hasil wawancara dijadikan sebagai bahan refleksi pada pembelajaran yang akan dijabarkan secara deskriptif.
Analisis data dilakukan secara bertahap selama penelitian berlangsung, pada akhir tindakan diadakan anlisis data secara keseluruhan. Data yang masuk, diolah oleh peneliti dengan cara menjumahkan semua nilai kemudian menghitung rata-ratanya lalu ditampilkan dalam bentuk tabel dan grafik. Dari analisis data yang diperoleh, peneliti dapat membuat kesimpulan yang dapat menjawab permasalahan penelitian yang dirumuskan.
BAB V
KESIMPULAN DAN REKOMENDASI A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang telah dilaksanakan di kelas V SDN 2 Suntenjaya melalui beberapa siklus mengenai “Penerapan Pendekatan Inkuiri Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPA Materi Sifat-Sifat Cahaya” maka diperoleh kesimpulan sebagai berikut:
1. Perencanaan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan inkuiri mencakup pembuatan RPP yang diawali dengan pemilihan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar yang tepat untuk dikembangkan menjadi indikator dan tujuan pembelajaran. Pada kegiatan pembelajaran dibuat dengan mengacu pada tahap-tahap pendekatan inkuiri yaitu tahap bertanya (ask), tahap penyelidikan (investigation), tahap menghasilkan (create), tahap diskusi (discuss), tahap refleksi (reflection). Pembelajaran dilakukan dengan menerapkan pendekatan inkuiri dengan melakukan percobaan menggunakan alat dan sumber belajar yang tersedia sesuai dengan materi sifat-sifat cahaya. Pada akhir pembelajaran siswa menyimpulkan pembelajaran dan mengerjakan soal evaluasi. Selain itu kegiatan pembelajaran dilengkapi dengan LKS, pedoman observasi aktivitas guru dan siswa serta pedoman wawancara. 2. Pelaksanaan pembelajaran dengan menerapkan pendekatan inkuiri dapat
melibatkan siswa secara langsung karena siswa melakukan kegiatan percobaan sehingga pembelajaran yang didapat lebih bermakna. Di samping itu aktivitas guru dan aktivitas siswa sudah dapat terlaksana dengan baik terbukti dari ketercapaian aktivitas setiap siklusnya meningkat. Pada siklus I, tahap bertanya peneliti menggunakan media gambar untuk melakukan tanya jawab, pada tahap penyelidikan siswa dibentuk menjadi beberapa kelompok. Tahap selanjutnya siswa menuliskan hasil temuannya secara berkelompok dan
70
media kongkrit, tahap penyelidikan siswa dibagi menjadi berpasangan. Lalu siswa menuliskan hasil temuannya secara berpasangan dan mempresentasikan hasil temuannya. Setiap akhir pembelajaran siswa diberikan soal evaluasi guna mengetahui sejauh mana pemahaman siswa terhadap materi.
3. Sesuai dengan rumusan masalah yang telah ditetapkan, maka perolehan hasil belajar siswa dengan menggunakan pendekatan inkuiri pada materi sifat-sifat cahaya mengalami peningkatan dari siklus ke siklus.
B. Rekomendasi
Sebagai implikasi dari hasil penelitian, peneliti mengemukakan beberapa rekomendasi yang diharapkan dapat memberikan sumbangan pemikiran dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di SD. Adapan saran yang diajukan, yaitu:
1. Bagi guru
Penerapan pendekatan inkuri ini diharapkan dapat dijadikan sebuah alternatif pendekatan yang digunakan dalam pembelajaran IPA. Selain itu alangkah lebih baiknya jika pendekatan inkuiri dapat diterapkan dalam setiap pembelajaran karena pembelajaran yang diterima siswalebih bermakna.
2. Bagi sekolah
Semoga hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai alternatif dalam mengembangkan kurikulum. Selain itu pihak sekolah harus memberikan keleluasaan dan kewenangan kepada guru untuk melakukan pembelajaran yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan.
3. Bagi peneliti selanjutnya
Mudah-mudahan pendekatan inkuiri ini dapat digunakan dalam penelitian lainnya yang berbeda. Selain itu untuk memperoleh efektifitas penerapan pendekatan inkuiri maka peneliti harus benar-benar mengetahui subjek yang diteliti, aspek apa yang ditingkatkan serta tahapan dalam pendekatan inkuri itu sendiri.
DAFTAR PUSTAKA
Aunurrahman. (2012). BELAJAR DAN PEMBELAJARAN. Bandung: ALFABETA. Arikunto, Suharsimi. ( 2009 ). DASAR – DASAR EVALUASI PENDIDIKAN. Jakarta:
Bumi Aksara.
Departemen Pendidikan Nasional. (2006). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Jakarta: Dharma Bhakti.
Departemen Pendidikan Nasional. (2003). Undang-undang no. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
Dimyati dan Mudjiono. (2006). BELAJAR DAN PEMBELAJARAN. Jakarta: PT. RINEKA CIPTA.
Hamruni. (2012). STRATEGI PEMBELAJARAN. Yogyakarta: Insan Madani.
Jauhar, Mohammad. (2011). IMPLEMENTASI PAIKEM DARI BEHAVIORISTIK SAMPAI KONSTRUKTIVISTIK. Jakarta: Prestasi Pustakaraya.
Muslihudin. (2010). KIAT SUKSES MELAKUKAN TINDAKAN KELAS & SEKOLAH. Bandung: RIZQI PRESS
Purwanto. (2011). EVALUASI HASIL BELAJAR. Yogyakarta: PUSTAKA PELAJAR.
Sagala, Syaiful. (2007). KONSEP dan MAKNA PEMBELAJARAN. Bandung: Alfabeta.
72
Sanjaya, Wina. (2010). STRATEGI PEMBELAJARAN BERORIENTASI STANDAR PROSES PENDIDIKAN. Jakarta: PRENADA MEDIA GROUP.
Sudjana, Nana. (2009). PENILAIAN HASIL PROSES BELAJAR MENGAJAR. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Sulistyanto, Heri dan Wiyono, Edi. (2008). Ilmu Pengetahuan Alam Untuk SD dan MI kelas V. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan
Syaodih, Nana. (2007). Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: Universitas Terbuka.
Taniredja, Tukiran dkk. (2012). PENELITIAN TINDAKAN KELAS UNTUK PENGEMBANGAN PROFESI GURU. Bandung: Alfabeta.
Tim Dosen. (2010). Pembelajaran_IPA_di_SD. Bandung: UPI PRESS
Wardhani, IGAK. (2008). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Universitas Terbuka.
Yulianti, Yuyu (2007). Penerapan Model Learning Cycle SE Untuk Meningkatkan Pembelajaran IPA Skripsi Pada Program Pendidikan Guru Sekolah Dasar FIP UPI. Bandung: Tidak Diterbitkan.
Tersedia :