4. Wawancara dengan Informan 2 (Eksternal)

4.2 Pengolahan Data

4.2.1 Pengolahan Data Wawancara

Pengolahan data adalah kegiatan lanjutan setelah proses pengumpulan data dan penyajian data. Dalam pengolahan data, penulis mendeskripsikan hasil penyajian data primer wawancara dari key informant (internal) dan para informan (eksternal), guna menarik suatu kesimpulan.

Tabel 4.7 Pengolahan Data Wawancara Key Informant (Internal) mengenai Aktivitas Media Relations

Key Informant (Internal)

Simpulan Analisis Dari Pertanyaan tentang Aktivitas Media Relations yang dilakukan oleh Mahkota

Promotion

Bapak Febri Asmirawan

Sebagai seorang PR, Bapak Febri menyatakan bahwa Mahkota Promotion melakukan aktivitas media relations dengan cara Press Conference, sedangkan aktivitas lainnya seperti Press Gathering dilakukan pada saat yang bersamaan dengan press conference dengan cara makan bersama setelah press conference. Kemudian diadakan tanya jawab setelah pihak perusahaan perusahaan menyatakan penjelasan event.

Menurut Bapak Febri event “The Greatest Hits Tour” ini juga menggunakan aktivitas media relations dengan press conference yang dilakukan sebelum event berlangsung. Kegiatan tersebut dilakukan dengan mengundang beberapa wartawan dan jurnalis dari media massa. Perusahaan memberikan informasi event, kemudian diadakan tanya jawab, dan ditutup dengan acara makan bersama ujar Bapak Febri.

Bapak Febri berpendapat aktivitas media relations dengan melakukan konferensi pers yang bertujuan untuk memberikan informasi kepada publik mengenai event dan meningkatkan publisitas perusahaan di mata publik melalui media massa. Sehingga dapat meningkatkan kepercayaan perusahaan lain yaitu sponsor.

Bapak Febri menjelaskan media yang hadir dalam kegiatan konferensi pers terdiri dari Suara Pembaruan, Jakata Globe, Investor Daily, Seputar Indonesia, Sound of Magazine, Maxim, Cek& Ricek, Jawa Post, Wartakota, Gen- FM, I-Radio, Prambors FM, Creative Disc, Detikhot, Viva News, Kompas, Makassar media yang hadir yaitu Fajar, Madama FM.

Beliau menyatakan hasil dari aktivitas media relations banyak dimuat di media online di Jakarta dan media cetak di Makassar, pemberitaan di media sudah baik walaupun belum mencapai hasil yang maksimal tegas Bapak Febri.

Bapak Andi Gunawan

Bapak Andi menyatakan aktivitas media relations yang biasa dilakukan Mahkota Promotion untuk melakukan promosi event dilakukan dengan cara konferensi pers.

Tujuan koferensi pers tersebut menurut Bapak Andi sebagai alat untuk menarik perhatian publik secara massal melalui media sehinggga publik dapat mengetahui Mahkota Promotion dan banyak perusahaan yang mau bergabung menjadi sponsor pada event yang diadakan perusahaan.

“The Greatest Hits Tour” ini bertujuan untuk menginformasikan kepada publik mengenai event dan untuk menarik perhatian publik sehingga banyak penonton yang hadir. Serta melalui event ini diharapkan meningkatkan publisitas perusahaan sebagai promotor event musik.

Bapak Andi menyatakan aktivitas media relations ini dilakukan dengan cara mengudang wartawan dan jurnalis, memberikan mereka press release dan mengadakan tanya jawab dan diakhiri dengan jamuan makan untuk wartawan dan junalis yang dijadikan sebagai acara gathering.

Bapak Andi menyatakan hasil liputan media hampir mencapai tingkat maksimal dengan banyaknya beredar informasi event di media online, media cetak, maupun media elektronik.

Dari hasil pengolahan data primer wawancara dari dengan key informant (internal) mengenai media relations penulis menyimpulkan bahwa aktivitas media relations yang digunakan perusahaan Mahkota Promotion adalah press conference. Kegiatan formal ini dilakukan setiap sebelum kegiatan event yang diselenggarakan berlangsung guna menarik perhatian publik untuk menginformasikan mengenai event. Selain itu untuk meningkatkan pengetahuan publik tentang perusahaaan serta membangun kepercayaan pihak sponsor.

Aktivitas media relations ini merupakan kegiatan yang dilakukan perusahaan dengan mengundang wartawan dan jurnalis untuk meliput berita

berupa informasi yang disampaikan pada press conference. Kegiatan ini diikuti oleh beberapa media online, media cetak dan media elektronik.

Hasil liputan wartawan dan jurnalis berupa berita di media yang bersangkutan, dimana dijelaskan beberapa informasi mengenai event dan juga perusahaan. Pengunaan aktivitas media relations merupakan suatu kegiatan PR perusahaan yang efektif dilakukan untuk menjangkau publik secara massal.

Tabel 4.8 Pengolahan Data Wawancara Key Informant (Internal) dan Informan (Eksternal) mengenai Publisitas Mahkota Promotion melalui event “The Greatest Hits Tour”

Key Informant (Internal)

Simpulan Analisis Dari Pertanyaan tentang Publisitas Mahkota Promotion melalui event “The Greatest Hits

Tour”

Bapak Febri Asmirawan

Bapak Febri menyatakan Mahkota Promotion menggunakan aktivitas media relations dengan melaksanakan press conference sebagai cara untuk meningkatkan publisitas perusahaan.

Menurut Bapak Febri publisitas ini dicapai untuk menarik perhatian publik secara luas melalui media massa.

Bapak Febri menjelaskan bentuk pesan yang diberikan kepada wartawan harus jelas agar tujuan yang ingin dicapai perusahaan dapat tersampaikan dengan baik.

Dari penilaian sebagai seorang PR, Bapak Febri mengutarakan bahwa hasil publisitas cukup baik terbukti dengan banyaknya pemberitakan tentang event “The Greatest Hits Tour” di beberapa media yang menjadi

headline sehingga publisitas dapat tercapai walaupun belum secara maksimal.

Bapak Andi Gunawan

Bapak Andi menjelaskan melaului event “The Greatest Hits Tour” yang menggunakan media sebagai alat untuk menjangkau publik secara luas maka publisitas perusahaan dapat tercapai.

Menurut Bapak Andi bentuk pesan yang diberikan kepada wartawan harus semenarik mungkin, jelas dan mudah dipahami agar informasi yang dikutip wartawan sesuai dengan yang perusahaan harapkan.

Bapak Andi menyampaikan kesesuaian berita yang beredar tidak dapat dikontrol secara penuh oleh perusahaan namun publisitas perusahaan dapat tercapai dengan baik melalui event “The Greatest Hits Tour” ini dengan melihat pemberitaan pada media online di Jakarta yang sangat mendominasi.

Dari penjelasan Bapak Andi bahwa intensitas pemberitaan di media sudah cukup maksimal dengan banyaknya pemberitaan hingga sesudah event berlangsung dengan hasil review event.

Informan (Eksternal)

Simpulan Analisis Dari Pertanyaan tentang Publisitas Mahkota Promotion melalui event “The Greatest Hits

Tour”

Bertha

Bertha mengetahui event “The Greatest Hits Tour” ini dari pemberitaan di media online seperti twitter Mahkota Promotion, detikhot, creative disc dll. Bertha juga pernah mendengar pemberitaan melalui media elektronik radio.

Menurut Bertha informasi yang disajikan media sudah cukup jelas mengenai event “The Greatest Hits Tour” ini.

Pemberitaan di media sudah cukup beragam namun waktu pemberitaan dilakukan terlalu singkat dari sebelum event berlangsung hanya beberapa hari saja. Bertha menilai waktu publikasi event sangat kurang sehingga jumlah pengunjung kurang maksimal.

Bertha berpendapat konser “The Greatest Hits Tour” ini bagus. Karena boyband yang hadir memberikan penampilan terbaik kepada seluruh penonton.

Menurut Bertha sebelum event “The Greatest Hits Tour” ini Bertha mengetahui Mahkota Promotion sebagai promotor petinju dunia seperti Chris John.

Namun setelah event “The Greatest Hits Tour” ini berlangsung Bertha mengetahui bahwa Mahkota Promotion juga sebagai promotor event konser musik yang berhasil mengundang artis mancanegara seperti “The Greatest Hits Tour” ini.

Menurut Bertha banyak media yang hadir untuk melipu acara event “The Greatest Hits Tour” ini terlihat dari

beberapa pengunjung dengan id pers dan beberapa melakukan live report.

Annisa Ridzky

Annisa mengetahui event “The Greatest Hits Tour” ini dari media online dan juga radio yang beberapa kali memberikan ulasan mengenai event “The Greatest Hits Tour” yang berlangsung di beberapa negara ini. Menurut Annisa yang ada di media cukup jelas dalammemberikan informasi.

Annisa menyatakan mengetahui Mahkota Promotion sebagai salah satu promotor event konser sebelumnya Katy Perry dan yang lebih mengetahui Mahkota sebagai promotor olahraga tinju.

Annisa berpendapat setelah event “The Greatest Hits Tour” ini berlangsung memberikan pengetahuan kepadanya bahwa Mahkota juga sebagai promotor event konser yang mandiri. Dan bukan hanya sebagai promotor tinju saja.

Menurut Annisa, ia sering melihat pemberitaan event di media online karena memang ia lebih sering menggunakan media online sebagai sumber informasi.

Annisa menjelaskan event ini sangat menghibur para penonton dengan penampilan artis, setting panggung dan latar lampu yang menarik.

Menurut Annisa pada saat konser banyak media yang meliput acara dan setelah acara pun banyak hasil review selama event berlangsung.

Dari hasil pengolahan data primer wawancara dari dengan Key Informant (Internal) dan Informan (Eksternal) mengenai publisitas Mahkota Promotion, penulis menyimpulkan bahwa pemberitaan di media mengenai event “The Greatest Hits Tour” di media massa telah berhasil menarik perhatian publik dengan baik. Sehingga eksistensi perusahaan dalam menyelenggarakan event juga ter-expose di masyarakat. Dimana Mahkota Promotion yang tadinya hanya dinilai publik sebagai promotor petinju dunia namun saat ini dikenal juga sebagai promotor yang berhasil menyelenggarakan event konser musik boyband yang bertajuk “The Greatest Hits Tour”.

Publisitas tersebut dicapai dengan banyaknya pemberitaan di media massa dan dengan intensitasnya yang tinggi sehingga publik terus diterpa dengan pemberitaan mengenai event “The Greatest Hits Tour” ini. Walaupun memang belum maksimal karena sebelum event berlangsung waktu publikasi sangat kurang sehingga menghasilkan penonton yang tidak maksimal jumlahnya.

Sesudah event berlangsung masih banyak pemberitaan yang beredar berupa hasil review pada saat event berlangsung. Hal tersebut juga memberikan dampak publisitas yang tidak berhenti sampai setelah event berlangsung.

Tabel 4.9 Pengolahan Data Wawancara Key Informant (Internal) dan Informan (Eksternal) mengenai event “The Greatest Hits Tour”

Key Informant (Internal) Simpulan Analisis Dari Pertanyaan mengenai event

“The Greatest Hits Tour”

Bapak Febri Asmirawan

Bapak Febri menyatakan event “The Greatest Hits Tour” berlangsung di Jakarta pada 26 Februari bertempat di Hall D JIExpo Kemayoran dan 2 Maret di Makassar bertempat di Theme Park Trans Studio Makassar.

Menurut Bapak Febri target pengunjung usia 16-25 tahun sesuai dengan era grup musik pop ini yaitu akhir era 1990an dan awal era 2000an.

Bapak Febri menyatakan penonton yang hadir sudah sesuai target.

Bapak Febri menjelaskan event berlangsung pukul 20.00-23.00 berlaku untuk Jakarta dan Makassar. Alasan mengapa Jakarta dan Makassar dipilih sebagai tempat berlangsung event Bapak Febri menjelaskan karena Jakarta dan Makassar memiliki pasar penonton event yang jumlahnya tinggi dan kedua kota ini memiliki tempat yang memadai untuk melaksakan event “The Greatest Hits Tour” ini.

Bapak Andi Gunawan

Bapak Andi menjelaskan event di selenggarakan di Jakarta 26 Februari di Hall D JIExpo Kemayoran dan Makassar 2 Maret di Trans Studio Makassar.

Menurut Bapak Andi perusahaan Mahkota menyelenggarakan event ini karena untuk memuaskan

masyarakat yang rindu akan aksi panggung musik pop diera akhir 90an dan awal 2000an ini. Bapak Andi menambahkan event ini diselenggarakan juga sebagai eksistensi perusahaan di bidang musik.

Bapak Andi menerangkan bahwa penonton yang hadir bukan hanya dari kalangan era 90an ternyata banyak dari kalangan remaja masa kini.

Bapak Andi menyampaikan event diadakan di Jakarta dan Makassar karena kedua kota ini memiliki antusias penonton yang tinggi dan memiliki tempat dan dan keamanan yang memadai.

Informan (Eksternal)

Simpulan Analisis Dari Pertanyaan tentang Publisitas Mahkota Promotion melalui event “The Greatest Hits

Tour”

Bertha

Bertha menjelaskan event berlangsung di Jakarta 26 Februari 2012 di JIExpo Kemayoran dan 2 Maret di Trans Studio Makassar.

Menurut Bertha event “The Greatest Hits Tour” ini sangat menarik terutama penampilan a1 yang menjadi favorit boyband dari Bertha.

Bertha menjelaskan penonton yang hadir lebih banyak perempuan dari kalangan remaja dan dewasa.

Annisa Ridzky

Annisa menjelaskan event “The Greatest Hits Tour”ini berlangsung di Jakarta pada 26 Februari di JIExpo Kemayoran.

Menurut Annisa event ini sangat menarik perhatian penonton dengan penampilan boyband yang ada serta aksi panggung mereka.

Annisa menyatakan penonton yang hadir terdiri dari remaja dan dewasa.

Dari hasil pengolahan data primer wawancara dari dengan Key Informant (Internal) dan Informan (Eksternal) mengenai event “The Greatest Hits Tour” penulis menyimpulkan bahwa, event ini dihadiri oleh penonton yang terdiri dari kalangan remaja maupun dewasa yang didominasi oleh wanita. Menurut Key Informant (internal) dapat disimpulkan bahwa acara diadakan di Jakarta dan Makassar karena melihat atensi dari penggemar boyband ini cukup banyak dan pertimbangan lain adalah kedua kota ini memiliki tempat dan keamanan yang layak untuk diselenggarakannya event.

Tabel 4.10 Pengolahan Data Wawancara Key Informant (Internal) mengenai special event “The Greatest Hits Tour”

Key Informan (Internal) Simpulan Analisis Dari Pertanyaan mengenai special event “The Greatest Hits Tour”

Bapak Febri Asmirawan

Bapak Febri menjelaskan dengan mempromotori event “The Greatest Hits Tour” ini kami berharap agar publik mengetahui mengetahui bidang yang kami kelola juga mempromotori event musik konser seperti “The Greatest Hits Tour” ini. Dengan kami mempromotori event ini secara mandiri untuk lebih menyakinkan bahwa Mahkota juga sebagai promotor arits lokal dan internasional.

Bapak Andi Gunawan

Bapak Andi menjelaskan melalui event “The Greatest Hits Tour” ini diharapkan publik dapat mengenal brand Mahkota Promotion tidak hanya sebagai promotor olahraga tinju namun sebagai promotor event konser musik yang profesional.

Dari hasil pengolahan data primer wawancara dari dengan Key Informant (Internal) mengenai special event “The Greatest Hits Tour” penulis menyimpulkan bahwa, dengan mempromotori event “The Greatest Hits Tour” ini diharapkan publik mengetahui Mahkota Promotion sebagai perusahaan promotor event konser musik artis lokal maupun mancanegara yang profesional. Karena sebelumnya perusahaan hanya dikenal sebagai promotor event tinju.

Dalam dokumen BAB 4 HASIL PENELITIAN. setiap key informant dan informan berdasarkan tema-tema yang akan dibahas, yaitu (Halaman 41-53)