BAB 4 HASIL PENELITIAN. setiap key informant dan informan berdasarkan tema-tema yang akan dibahas, yaitu

Teks penuh

(1)

70

HASIL PENELITIAN

4.1 Penyajian Data Penelitian

Dalam penyajian data, penulis mendeskripsikan hasil wawancara dengan setiap key informant dan informan berdasarkan tema-tema yang akan dibahas, yaitu bagaimana aktivitas media relations yang dilakukan oleh perusahaan, serta bagaimana hasil publisitas perusahaan sebagai penyelenggara event “The Greatest Hits Tour”.

Penyajian data adalah semua bahan atau keterangan yang diperlukan untuk menulis penelitian. Data ini disebut informasi, setelah dievaluasi kebenarannya, data akan menjadi fakta. Sesuai metodologi yang telah diuraikan sebelumnya, salah satu teknik dalam penelitian ini adalah dengan wawancara semi terstruktur sebagai alat untuk mengetahui aktivitas media relations untuk meningkatkan publisitas Mahkota Promotion melalui event “The Greatest Hits Tour”.

Sebelum dilakukan pendeskripsian, sebelumnya akan dilakukan kategorisasi terhadap temuan-temuan penelitian agar nantinya dapat ditemukan sesuai pola. Pengkategorian tersebut dapat dilihat melalui tabel 4.1 di bawah ini.

(2)

Tabel 4.1 Pola Wawancara

Analisis Aktifitas Media Relations Untuk Meningkatkan Publisitas Mahkota Promotion Melalui Event

“The Greatest Hits Tour” Media relations Aktivitas media relations

Tujuan

Publisitas Prinsip dasar publisitas

Media massa

Event Tujuan event

Special Event Event musik

Setiap informan memiliki informasi yang berbeda dalam tema-tema di atas. Maka pertanyaan pada setiap informan akan disesuaikan dengan kebutuhan informasi yang diperlukan sesuai penilaian peneliti berdasarkan teknik pengumpulan data primer dengan melakukan wawancara dan data sekunder yaitu dengan pengumpulan data dari perusahaan.

4.1.1 Wawanacara dengan Key Informant dan Informan 1. Wawancara dengan Key Informant 1

Key informan penelitian yang pertama adalah Febri Asmirawan selaku Public Relations Mahkota Promotion. Sebagai PR beliau sangat berpengaruh

(3)

terhadap perusahaan dan mempunyai tugas dan tanggung jawab yang erat hubungannya dengan aktivitas media relations dan promosi serta membangun hubungan antara Mahkota Promotion dengan publik internal maupun eksternal perusahaan. Pertanyaan untuk Bapak Febri Asmirawan difokuskan kepada semua poin 1, 2, 3 dan 4 yaitu yang berkaitan dengan aktivitas media relations, publisitas, event dan special event musik yang diselenggarakan.

Tabel 4.2 Penyajian Data Wawancara Key Informant 1 (Internal)

No. Pertanyaan Jawaban

Pertanyaan tentang aktivitas Media Relations Mahkota Promotion pada event “The Greatest Hits Tour”

1. Bagaimana aktivitas media relations yang dilakukan oleh Mahkota Promotion?

Mahkota Promotion sendiri memiliki beberapa proses promosi pada setiap event, salah satunya yaitu aktivitas media relations. Untuk media relations itu sendiri biasanya kami mengadakan jumpa pers atau conferensi pers pada setiap sebelum event dilaksanakan.

2. Untuk event “The Greatest Hits Tour” sendiri menggunakan aktifitas media relations seperti apa?

Event “The Greatest Hits Tour” kami melakukan aktifitas media relations dengan cara pers conference seperti yang biasa kami laksakan dalam publisitas event lainnya.

3. Apa tujuan pers conference yang dilakukan perusahaan?

Secara keseluruhan konferensi pers itu sendiri merupakan kegiatan PR yang

(4)

memang dijalani perusahaan untuk menjalin relasi jangka panjang dengan media sebagai alat untuk menyalurkan informasi event yang diselenggarakan Mahkota Promotion. Sehingga tercipta penilaian positif di benak publik mengenai perusahaan Mahkota Promotion. Kami ingin perusahaan kami dikenal bukan hanya sebagai promotor olahraga tetapi juga kami eksis di bidang musik. Dan kami ingin membangun kepercayaan perusahaan sponsor agar turut serta loyal dan mau terus bekerjasama dengan Mahkota di event selanjutnya.

4. Apa tujuan pers conference untuk event “The Greatest Hits Tour”?

Tujuan secara umum sama seperti konferensi pers event lainnya yaitu untuk menarik perhatian publik melalui media massa. Sehingga informasi mengenai event dapat disampaikan dan pengetahuan publik mengenai perusahaan kami. Karena selama kami berjalan sebagai promotor olahraga dan hiburan, publik lebih mengenal kami lebih kepada promotor olahraga yang biasa kami promotori yaitu Chris John, Daud Jordan,

(5)

Angki Angkota dan petinju lainnya dan olahraga lainnya seperti Formula Drift Indonesia. Kami ingin dengan mempromotori event ini kami dapat dikenal publik sebagai promotor yang bergerak dibidang musik selain promotor olahraga. 5. Kapan dilaksanakan press conference

event “The Greatest Hits Tour” ?

Untuk di Jakarta sendiri dilaksanakan 24 Februari pada tanggal dan Makassar pada tanggal 23 Februari.

6. Dimana press conference dilakukan? Di Jakarta sendiri konferensi pers dilakukan di daerah Senayan tepatnya di Café BLOOMING FX Mall Jakarta Pusat. Sedangkan di Makassar dilakukan di hall area Trans Studio Makassar, Sulawesi Selatan.

7. Siapa saja media yang hadir dalam pelaksaan Konferensi Pers event “The Greatest Hits Tour”?

Untuk media yang diundang di Jakarta yaitu Jakata Globe, Investor Daily, Seputar Indonesia, Sound of Magazine, Maxim, Cek& Ricek, Jawa Post, Wartakota, Prambors FM, Gen- FM, I-Radio, Creative Disc, Detik, Viva News, Kompas yang kurang lebih sepuluh sampai lima belas media. Untuk Makassar media yang hadir

(6)

yaitu Fajar, Madama FM dan media online lainnya.

8. Bagaimana Pelaksanaan press conference tersebut?

Kami mengundang media dengan cara e-mail kepada media yang bersangkutan kemudian kami konfirmsi kedangan dengan telepon. Lalu pada hari saat press conference kami membagikan press release kemudian kami berikan berikan kesempatan para wartawan untuk wawancara setelah itu kami persilahkan wartawan dan jurnalis yang hadir untuk menikmati jamuan yang telah kami sediakan (Press Gathering).

9. Hal apa saja yang dibahas pada saat press conference berlangsung?

Kami membahas mengenai persiapan event dan informasi mengenai artis yang bersangkutan, tempat berlangsungnya acara. Pengumuman pembelian tiket dan penukaran tiket. Serta informasi tambahan yang digali dari pertanyaan para wartawan yang hadir. 10. Lalu adakah aktivitas media relations

lain selain press conference?

Seperti yang saya sedikit bahas sebelumnya, kami memiliki aktivitas media relations yang biasa dilakukan dengan media yaitu konferensi pers, yang didalamnya juga mengandung gathering dengan cara

(7)

menjamu wartawan dan undangan yang hadir dan untuk wisata pers kami belum pernah melakukan. Biasanya value yang diberikan kepada wartawan berupa memberikan free pass pada setiap event yang diselenggarakan. 11. Bagaimana hasil dari press coference

yang dilakukan?

Hasilnya cukup baik walaupun belum maksimal. Untuk media online sangat banyak mendapatkan perhatian masyarakat, untuk media cetak di Jakarta sendiri hasilnya peliputannya sedikit lebih kecil dibandingkan dengan di Makassar. Untuk Makassar liputan media cetak sangat baik, beberapa media menjadikan berita ini sebagai headline. 12. Apa kendala yang dihadapi dalam

melakukan aktivitas media relations?

Sebagai promotor tentunya memiliki target hasil dari peliputan media bisa menjadi headline di media cetak, di Jakarta pemberitaan di media cetak tidak banyak mendominasi, akan tetapi media pemberitaan di media online sangat memberikan kontribusi untuk promosi event dan peningkatan publisitas bagi perusahaan. Namun hal tersebut tidak terjadi di Makassar. Hampir seluruh media cetak

(8)

menjadikan event “The Greatest Hits Tour” ini sebagai headline pada pemberitaan di media. Mungkin waktu publisitas kurang memadai untuk menjangkau media cetak secara maksimal.

No. Pertanyaan Jawaban

Pertanyaan mengenai Publisitas Mahkota Promotion melalui event “The Greatest Hits Tour’

1. Bagaimana cara meningkatkan publisitas perusahaan melalui event “The Greatest Hits Tour” ini?

Dengan melakukan press conference dan disana kami memberikan press release kepada wartawan media yang hadir. Dengan demikian publisitas dapat dicapai dengan banyaknya pemberitaan di media sehingga publik mengetahui event yang diselenggarakan perusahaan.

2. Bagaimana bentuk pesan yang diberikan kepada wartawan?

Tentunya pesan dibuat dibuat dengan jelas dan menarik sehingga media mau mengutip berita apa yang diharapkan perusahaan untuk diliput. Tujuannya jelas agar wartawan mau mengutip pesan dari release yang diberikan. 3. Lalu bagaimana hasil kutipan dari

media sudah sesuai?

Pesan yang disampaikan secara isi sudah sesuai namun wartawan punya masing-masing gaya berbahasa dalam penulisan dan terkadang subjektif. Namun tujuan utama

(9)

untuk meningkatkan publisitas peusahaan tidak terlupakan yaitu dimana perusahaan kami Mahkota Promotion sebagai promotor event musik “The Greatest Hits Tour” ini. 4. Pada media apa saja hasil dari press

conference dimuat?

Media yang meliput mengenai event “The Greatest Hits Tour” ini yaitu media cetak, media online, dan media elektronik. Nanti akan saya berikan list media yang hadir dan seperti apa liputannnya.

5. Bagaimana intensitas pemberitaan yang ada di media?

Untuk setiap event yang diadakan memang banyak juga media yang memuat berita mengenai kegiatan perusahaan, dan hasil dari review dari event yang sudah diselenggarakan. Untuk event “The Greatest Hits Tour” sendiri, hampir setiap hari pemberitaan dilakukan sampai hari H konser dan terus pemberitaan dimuat hingga sesudah event. Jadi ya bisa dibilang intensitas pemberitaannya tinggi.

6. Apakah pemberitaan tersebut dapat mewakili tujuan untuk meningkatkan publisitas?

Ya, dengan pemberitaan yang intensitasnya sering dan beberapa pemberitaan di muat pada headline, kemudian di media online perbincangan mengenai event juga sangat

(10)

kencang melalui akun twitter kami dan ditambah media online lainnya. Dan semua pemberitaan tentunya membuat publisitas mengenai perusahaan meningkat.

7. Bagaimana dengan hasil pemberitaan melalui media elektronik?

Untuk media elektronik menggunakan radio, hasilnya juga sangat baik. Sebelum event pemberitaan berupa wawancara salah satu dari tim Mahkota dan live report pada saat konser berlangsung.

8. Bagaimana karakteristik pemberitaaan sehingga dikategorikan dapat meningkatkan publisitas?

Seperti yang diharapkan hasil dari liputan yang dimuat oleh media berada di headline, tersebar di banyak media massa, isi berita mudah dipahami, kejelasan informasi mengenai event dan terdapat nama promotor kami yaitu Mahkota Promotion sebagai penyelenggara event.

9. Bagaimana cara mempengaruhi isi berita agar dapat dikutip oleh wartawan?

Untuk menjaga agar tujuan kami dalam meningkatkan publisitas kami memaintance isi berita dengan menuliskan kegiatan event yang pernah dilakukan perusahaan di bidang olahraga lalu kami menyebutkan juga beberapa event musik yang pernah kami promotori dengan bahasa yang mudah

(11)

dipahami dari situ kami berharap wartawan dapat memuat isi berita dengan sudut pandang yang sama.

10. Bagaimana hasil pemberitaan apakah sudah sesuai?

Sejauh ini isi pemberitaan cukup baik dan penulisan berita bisa mewakili tujuan perusahaan demi meningkatkan publisitas perusahaan kami terlihat dari banyaknya media yang mengutip pemberitaan mengenai event ini.

No. Pertanyaan Jawaban

Pertanyaan mengenai event “The Greatest Hits Tour” 1. Kapan event “The Greatest Hits

Tour” ini berlangsung?

Event berlangsung pada 2 kota di Indonesia yaitu Jakarta pada 26 February 2012 dan Makasar pada 2 Maret 2012.

2. Dimana event berlangsung? Di Jakarta tepatnya di Hall D JIExpo Kemayoran dan Makassar tepatnya di Theme Park Trans Studio Makassar.

3. Siapa saja target pengunjung event ini?

Untuk target pengunjung sendiri kita memilih anak muda usia 16-22 tahun. Dan karena grup musik boyband ini merupakan terkenal di akhir era 1990-an maka usia 23-30 tahun merupakan target pada masa awal “Blue, a1, 98 Degrees” berjaya.

(12)

4. Bagaimana untuk penonton yang hadir apakah sudah sesuai target?

Penonton yang hadir sudah sesuai target bahkan banyak penonton remaja yang hadir usia 13-15 tahun.

5. Bagaimana event berlangsung? Event berlangsung pukul 20.00 hingga pukul 23.00 di Jakarta dan Makassar. Open gate dilakukan pukul 19.00 dan pada pukul 18.00 penonton dapat menkar voucher dengan tiket di venue dan juga masih dibuka ticket box untuk pembelian on the spot pada masing-masing tempat di Jakarta dan Makassar. 6. Mengapa perusahaan Mahkota

Promotion mau mempromotori event “The Greatest Hits Tour” ini?

Karena kami melihat saat ini perkembangan musik pop boyband sedang ramai diperbincangkan. Dan fans “Blue, a1, dan personel 98 Degrees- Jeff Timmons” masih memiliki memiliki banyak fans yang menyukai mereka dan ingin mereka menonton langsung musisi kesayangan mereka di Indonesia. Dan melalui event ini perusahaan kami ingin menujukan bahwa kami juga sebagai promotor event musik. 9. Mengapa promotor memilih Jakarta

dan Makassar sebagai tempat konser “The Greatest Hits Tour” ?

Mengapa memilih Jakarta karena sebagai ibukota tentunya Jakarta memiliki peluang penonton yang besar dan tentunya tempat

(13)

dan keamanan yang memadai. Sedangkan Makassar merupakan kota besar yang saat ini mulai dilirik sebagai tempat konser musik besar karena memiliki pasar penonton yang bagus.

No. Pertanyaan Jawaban

Pertanyaan mengenai special event “The Greatest Hits Tour” 1. Mengapa perusahaan menggunakan

special event musik sebagai alat untuk meningkatkan publisitas?

Kami menggunakan event musik ini untuk meningkatkan publisitas perusahaan bahwa Mahkota Promotion bukan hanya promotor event olahraga melainkan juga sebagai promotor hiburan dibidang musik.

2. Wawancara dengan Key Informant 2

Key informant penelitian yang kedua adalah Andi Gunawan selaku Chief Operasional Officer (COO) Mahkota Promotion dan sekaligus penanggung jawab event ”The Greatest Hits Tour”. Beliau mewakili Chief Executive Officer (CEO) perusahaan dalam menentukan segala hal yang berkaitan dengan operasional event secara keseluruhan serta sebagai monitor perusahaan dalam segala bentuk promosi event pada Mahkota Promotion. Pertanyaan untuk Bapak Andi Gunawan difokuskan kepada semua poin 1, 2, 3 dan 4 yaitu yang berkaitan dengan aktivitas media relations, peningkatan publisitas perusahaan, event dan special event musik yang diselenggarakan.

(14)

Tabel 4.3 Penyajian Data Wawancara Key Informant 2 (Internal)

No. Pertanyaan Jawaban

Pertanyaan mengenai Aktivitas Media Relations Mahkota Promotion pada event “The Greatest Hits Tour”

1. Bagaimana aktivitas media relations yang dilakukan oleh Mahkota Promotion?

Untuk media relations biasanya kita menggunakan press conference, mengundang media untuk menghadiri konferensi pers mengenai pelaksanaan event. 2. Untuk event “The Greatest Hits Tour”

sendiri menggunakan aktivitas media relations seperti apa?

Sama seperti event yang lainnya event ini juga menggunakan aktivitas media relationsnya dengan press conference. 3. Apa tujuan pers conference yang

dilakukan perusahaan?

Tujuan Mahkota Promotion melakukan kegiatan press conference untuk memberi informasi kepada publik dengan kegiatan event yang kita adakan dan tentunya untuk publisitas perusahaan kami sebagai promotor event “The Greatest Hits Tour” ini. Sehingga publik dapat mengenal perusahaan dan tertarik dengan event yang kami adakan, serta banyak perusahaan yang mau menjadi sponsor event kami.

4. Apa tujuan pers conference untuk event “The Greatest Hits Tour”?

Tujuan untuk event sendiri untuk mempromosikan event kepada calon penonton mengenai progress event.

(15)

Kemudian dengan melakukan pendekatan dengan media itu mempermudah penonton dalam mendapatkan update mengenai event karena media massa dapat menjangkau publik secara luas. Tujuan untuk perusahaan sendiri melalui event ini kita berharap masyarakat mengenal Mahkota Promotion juga sebagai sebuah promotor event musik karena pada dasarnya kami lebih sering dikenal dengan promotor olahraga tinju yang memang kami sering promotori.

5. Kapan dilaksanakan press conference event “The Greatest Hits Tour” ?

Untuk di Jakarta sendiri dilaksanakan pada 24 Februari 2012 dan Makassar pada tanggal 23 Februari 2012

6. Dimana press conference dilakukan? Konferensi pers di Jakarta tepatnya di Café Blomming FX Mall Jakarta Pusat. Dan di Makassar di hall area Trans Studio Makassar, Sulawesi Selatan.

7. Siapa saja media yang hadir dalam pelaksaan Konferensi Pers event “The Greatest Hits Tour”?

Media yang diundang dan yang hadir Jakarta yaitu Suara Pembaruan, Jakata Globe, Investor Daily, Seputar Indonesia, Sound of Magazine, Maxim, Cek& Ricek, Jawa Post, Wartakota, Gen- FM, I-Radio, Prambors FM,

(16)

Creative Disc, Detikhot, Viva News, Kompas, Makassar media yang hadir yaitu Fajar, Madama FM dan media cetak lainnya. 8. Bagaimana Pelaksanaan press

conference tersebut?

Wartawan dan jurnalis kami undang, lalu konferensi pers dilaksanakan dengan cara kami memberikan informasi mengenai progress event dan kemudian kami buka sesi tanya jawab dengan wartawan dan jurnalis yang hadir. Setelah itu kami mempersilahkan mereka untuk menikmati jamuan makan dan minum yang kami siapkan.

9. Hal apa saja yang dibahas pada saat press conference berlangsung?

Hal – hal yang dibahas dalam konferensi pers biasanya mengenail tempat dan waktu acara, open gate, testimoni artis, promosi yang dilakukan dan jadwal kedatangan artis dan lain-lain.

10. Lalu adakah aktivitas media relations lain selain press conference?

Gathering tertentu kita tidak mengadakan, namun setiap press conference kita mengadakan makan bersama sebagai jamuan pada wartawan dan jurnalis yang hadir. Untuk wisata pers juga belum ada dalam agenda media relations kita. Namun untuk event yang dilakukan di luar negeri beberapa

(17)

jurnalis dan wartawan kita ajak untuk meliput acara kami. Misalnya pada acara boxing di Perth- Australia. Kegiatan media relations dilakukan sesuai kebutuhan event. 11. Bagaimana hasil dari press coference

yang dilakukan?

Banyak media yang meliput terutama media online yang tengah menjadi pusat informasi yang digemari kalangan muda, terlihat beberapa media online banyak memberitakan mengenai event dan penyelenggara event. 12. Apa kendalanya yang dihadapi? Liputan media cetak di Jakarta kurang

memblow-up hasilnya karena mengingat waktu yang terlalu sedikit dari jarak press conference dengan konser yang sangat dekat sehingga pemberitaan tidak maksimal. Namun hal tersebut dapat tercover dengan pemberitaan di media online yang intensitasnya sangat tinggi mengenai event “The Greatest Hits Tour” ini.

(18)

No. Pertanyaan Jawaban

Pertanyaan mengenai Publisitas Mahkota Promotion melalui event “The Greatest Hits Tour”

1. Bagaimana cara meningkatkan publisitas perusahaan melalui event “The Greatest Hits Tour” ini?

Melalui event “The Greatest Hits Tour” ini kami menggunakan media sebagai alat untuk meningkatkan publisitas perusahaan. Dengan menggunakan media massa kami yakin dapat menjangkau perhatian publik dengan pemberitaan event yang dilakukan oleh Mahkota Promotion sebagai penyelenggara. 2. Bagaimana bentuk pesan yang

diberikan kepada wartawan?

Bentuk pesan yang dibuat dari perusahaan kepada wartawan harus semenarik mungkin, jelas dan mudah dipahami agar wartawan dapat menuliskan informasi yang sesuai dengan apa yang perusahaan harapkan. 3. Lalu bagaimana hasil kutipan dari

media sesuai?

Untuk kesuaian berita yang ada tentu hal tersebut kita tidak dapat kontrol secara penuh, namun sejauh ini berita yang dihasilkan wartawan dan jurnalis bisa dipertanggungjawabkan isinya. Dan tujuan publisitas perusahaan melalui event musik boyband ini tercapai.

4. Pada media apa saja hasil dari press conference dimuat?

Media online sangat mendominasi di Jakarta, dan media cetak di Makassar juga sangat

(19)

intensif memberitakan event ini. Bahkan Mahkota Promotion sempat beberapa kali menjadi trending topic di twitter. Itu menunjukkan bahwa publisitas yang diharapkan tercapai. Dan media elektronik di radio sering kali disebutkan pemberitaan mengenai event dan penyelenggara serta beberapa lagu boyband “The Greatest Hits Tour” diputar pada masa sebelum konser dan mereka mereview juga hasil konser.

5. Bagaimana intensitas pemberitaan yang ada di media?

Pemberitaan terus kami kontrol terutama sebelum event, intensitasnya cukup tinggi dengan semakin meningkatnya penjualan tiket yang ada. Apalagi kita buka promo pembelian tiket dengan “buy one get one” semakin banyak info melalui media dengan ada promo pembelian tersebut. Dan setelah event banyak media yang mereview pada saat konser berlangsung.

6. Apakah pemberitaan tersebut dapat mewakili tujuan untuk meningkatkan publisitas?

Dengan intensitasnya yang cukup tinggi di media kemudian pasca event juga banyak hasil review event di media cetak, media online dan elektronik. Dengan demikian

(20)

secara tidak langsung publisitas perusahaan kami meningkat di benak publik, melalui event musik ini Mahkota dikenal juga sebagai promotor event musik selain olahraga.

7. Bagaimana dengan hasil pemberitaan melalui media elektronik?

Media elektronik biasanya melakukan wawancara pra-event di radio dan live report konser. Dan informasi dicelah acara pada jam-jam tertentu.

8. Bagaimana karakteristik pemberitaaan sehingga dikategorikan dapat meningkatkan publisitas?

Kami menilai pemberitaan di media yang telah ada dapat meningkatkan publisitas walaupun belum maksimal, terlihat dari kejelasan informasi yang tersedia dan banyak publik yang membaca menjadikan sebagai sumber informasi mengenai event dan penyelenggara. Dari hasil tersebut dikategorikan pemberitaan dapat meningkatkan publisitas.

9. Bagaimana cara mempengaruhi isi berita agar wartawan dapat mengutip di media mereka?

Penulisan press release yang ditulis tentunya sudah merupakan pegangan wartawan dan jurnalis sebagai acuan untuk pemberitaan oleh karena itu kami meyiasati untuk menuliskan berita sepadat dan sejelas

(21)

mungkin di pada press release. Dan jawaban dari pertanyaan wartawan dan jurnalis kami selalu arahkan pada tujuan yang sama yaitu publisitas perusahaan melalui event ini. 10. Bagaimana hasil pemberitaan apakah

sudah sesuai?

Dilihat dari pengunjung yang hadir dan banyaknya pemberitaan di media hasil sudah baik sesuai dengan harapan dan tujuan perusahaan.

No. Pertanyaan Jawaban

Pertanyaan mengenai event “The Greatest Hits Tour” 1. Kapan event “The Greatest Hits

Tour” ini berlangsung?

Di Jakarta pada 26 February 2012 dan Makasar 2 Maret 2012.

2. Dimana event berlangsung? Konser Jakarta di Hall D JIExpo Kemayoran dan Makassar di Theme Park Trans Studio Makassar.

3. Siapa saja target pengunjung event ini?

Target anak muda usia 15- 22 tahun dan tidak menutup kemungkinan bagi remaja dan umur 25 tahun keatas karena musisi yang hadir ini merupakan musisi era akhir 90an dan awal 2000an. Tapi dilihat dari penonton yang hadir kemarin usia remaja juga banyak tampak hadir dalam konser tiga boyband ternama America itu.

(22)

4. Bagaimana untuk penonton yang hadir apakah sudah sesuai target?

Penonton di Jakarta belum tercapai maksimal namun berbeda dengan Jakarta antusias penonton di Makassar sudah mencapai target. Jadi bisa jadi penyeimbang

5. Bagaimana event berlangsung? Konser dimulai jam 9 hingga jam 11 malam. Untuk open gate sendiri sudah dibuka mulai pukul 6 sore dan sekaligus penonton dapat menukarkan tiket pada saat itu. Kami juga masih membuka pembelian tiket on the spot pada hari konser berlangsung. Berlaku untuk Jakarta dan Makassar.

6. Mengapa perusahaan Mahkota Promotion mau mempromotori event “The Greatest Hits Tour” ini?

Karena musik pop bertajuk boyband sedang kembali menjadi trend di Indonesia dan mereka juga masih memiliki banyak fans di Indonesia. Terbukti pernah menjadi tranding topik juga di akun twitter kami mengenai kedatangan mereka.

9. Mengapa promotor memilih Jakarta dan Makassar sebagai tempat konser “The Greatest Hits Tour” ?

Jakarta tentu kami pilih karena Ibukota negara yang terget pengnjung kita juga banyak disini. Dan Makassar merupakan kota besar yang kami lihat banyak konser-konser yang pernah dilakukan disini berhasil menarik banyak penonton. Dan tentunya

(23)

tempat yang ada di Jakarta dan Makassar memadai untuk membuat konser besar.

No. Pertanyaan Jawaban

Pertanyaan mengenai special event “The Greatest Hits Tour” 1. Mengapa perusahaan menggunakan

special event musik sebagai alat untuk meningkatkan publisitas?

Mahkota identik dengan promotor olahraga tinju dan automotif seperti Formula Drift. Dengan menggunakan event musik ini kami berharap publisitas perusahaan meningkat sehingga publik dapat mengenal kami dengan brand yang juga sebagai promotor event musik internasional seperti yang pernah kami bawa pada awal tahun Katty Perry dan sebelumnya ada Justin Bieber yang bekerja sama dengan promotor lain.

3. Wawanacara dengan Informan 1 (Eksternal)

Informan penelitian yang pertama adalah Bertha usia 23 tahun yang merupakan penonton event “The Greatest Hits Tour” Jakarta 26 Februari 2012. Bertha merupakan penggemar personil boyband pada event ini. Profesi Bertha adalah seorang karyawan swasta. Pertanyaan untuk Bertha difokuskan pada poin 2 dan 3 karena penulis ingin mengethui bagaimana pendapat dari sisi penonton mengenai publisitas perusahaan Mahkota Promotion dengan

(24)

adanya event ini dan melaui apa informan mendapatkan informasi tentang event “The Greatest Hits Tour” ini.

Tabel 4.4 Penyajian Data Wawancara Informan 1 (Eksternal)

No. Pertanyaan Jawaban

Pertanyaan mengenai Publisitas Mahkota Promotion pada event “The Greatest Hits Tour”

1. Dari media apa saja Anda mengetahui event “The Greatest Hits Tour” ini?

Saya mengetahui event ini dari media online yang banyak memberikan informasi mengenai event di akun twitter Mahkota, Detikhot, Creative Disc, Live Indonesia dan banyak akun yang menyajikan informasi mengenai event ini. Dari radio beberapa kali juga saya mendengar seperti di Gen FM dan Prambors. Dan saya pernah melihat artikelnya di salah satu store di mall penjual CD namun media cetak lain saya kurang mengetahui.

2. Apaka isi pemberitaan di media mengenai event “The Greatest Hits Tour” ini sudah cukup jelas?

Ya saya melihat jelas dan saya merasa sudah mendapatkan mendapatkan informasi lengkap di media yang menayangkan pemberitaan tentang event. Misalnya mengenai harga tiket, jadwal konser dan venue yang pernah berubah juga saya update dari media.

(25)

3. Apakah kamu mengetahui penyelenggara event “The Greatest Hits Tour” ini?

Ya saya tau, penyelenggaranya yaitu Mahkota Promotion karena setiap pemberitaan di media selalu saja disebutkan. 4. Apa yang kamu ketahui tentang

Mahkota Promotion?

Sebelumnya saya mengetahui Mahkota Promotion sebagai promotor tinju Chris John. Kemudia pernah mendengar lagi sebagai promotor konser Katy Perry bersama IsmayaLive.

5. Seberapa sering Anda melihat pemberitaan di media mengenai event ini?

Lumayan sering ya sebelum event berlangsung sangat banyak informasi dari media mengenai pemberitaan event “The Greatest Hits Tour”.

6. Bagaimana tanggapan Anda mengenai pemberitaan yang ada?

Saya menilai waktu pengumuman di media mengenai event sangat sebentar saya melihatnya sangat gencar pada waktu sudah saat event mau berlangsung sebelum-sebelumnya saya hanya tau bahwa “The Greatest Hits Tour” ini memang akan konser di Jakarta namum baru mengetahui Mahkota sebagai promotornya beberapa hari sebelum konser. Jadi saya menilai waktu publikasinya kurang.

(26)

Anda melihat ada media yang menghadiri konser?

tersebut terlihat ada beberapa radio yang melakukan live report seperti Prambors dan media lainnya yang mengggunakan id-pers. 8. Apakah sesudah event Anda melihat

lagi liputan di media?

Ya saya masih melihat terdapat banyak liputan mengenai event yang diselenggarakan oleh Mahkota Promotion ini.

9. Apakah isi pesan di media mudah dipahami?

Ya isi berita mudah dipahami. Saya mengerti apa yang diberitakan mengenai event dan penyelenggara.

10. Bagaimana tanggapan Anda mengenai event “The Greatest Hits Tour” ini?

Saya sangat suka dengan konser yang diselenggarakan oleh Mahkota. Saya puas dengan penampilan boyband “Blue- a1- Jeff Timmons” yang memberikan penampilan terbaiknya. Namun sayang sayang sekali acara konser di Jakarta kurang begitu ramai seperti di negara asia lain yaitu Philipines. 11. Bagaimana pendapat Anda tentang

Mahkota Promotion sebelum dan sesudah event?

Sebelumnya saya mengetahui Mahkota Promotion sebagai promotor petinju dunia setelah event berlangsung saya tahu bahwa Mahkota juga sebagai promotor event konser musik yang telah berhasil mengundang artis mancanegara seperti event “The Greatest Hits Tour” ini di dua kota besar Jakarta dan

(27)

Makassar.

No. Pertanyaan Jawaban

Pertanyaan mengenai event “The Greatest Hits Tour” 1. Kapan event “The Greatest Hits

Tour” berlangsung?

Di Jakarta 26 Februari 2012 Hall D Kemayoran dan Makassar 2 Maret di Makassar.

2. Siapa saja artis yan konser pada event “The Greatest Hits Tour” ?

Blue, a1- dan Jeff Timmons dari 98 Degrees.

3. Apakah Anda menyukai grup musik dari “The Greatest Hits Tour” tersebut secara keseluruhan?

Saya menyukai seluruh penampilan mereka namun grup a1 yang menjadi favorit saya. Makanya saya tarus cari info mengenai event “The Greatest Hits Tour” ini sebelum dan sesudah event.

4. Bagaimana event “The Greatest Hits Tour” berlangsung?

Event ini berlangsung di Jakarta dan Makassar tiga boyband tampil secara bergantian di atas panggung dan ada penonton yang ditunjuk untuk nyanyi bareng sama a1. Nyanyi bareng mereka dan menikmati koreografi keren mereka, saya sangat kagum dengan penampilan mereka diatas dipanggung. Tiga jam yang sangat berkesan.

(28)

Greatest Hits Tour” ini? dan tentunya lebih banyak perempuan yang menonton, mungkin karena artisnya semua laki-laki yaa.

4. Wawancara dengan Informan 2 (Eksternal)

Informan penelitian kedua adalah Annisa Ridzky merupakan penonton event “The Greatest Hits Tour” Jakarta 26 Februari 2012. Annisa merupakan penggemar grup musik Blue dalam event tersebut. Saat ini Annisa merupakan mahasiswi tingkat akhir di BINUS University. Pertanyaan untuk Annisa difokuskan pada poin 2 dan 3 karena penulis ingin mengethui bagaimana pendapat dari sisi penonton mengenai perusahaan Mahkota Promotion dengan adanya event ini dan melaui apa informan mendapatkan informasi tentang event “The Greatest Hits Tour” ini.

Tabel 4.5 Penyajian Data Wawancara Informan 2 (Eksternal)

No. Pertanyaan Jawaban

Pertanyaan mengenai Publisitas Mahkota Promotion pada event “The Greatest Hits Tour”

1. Dari media apa saja Anda mengetahui event “The Greatest Hits Tour” ini?

Saya mengetahui event ini media online seperti Rajakarcis, Live Concert Indonesia, Mahkota Detikhot, Vivanews dan akun lainnya. Di radio juga sering disebutkan Blue, a1, dan Jeff Timmons akan konser di

(29)

Indonesia. Yang pernah saya dengar di Radio Prambors menyebutkan tempat konser di Jakarta dan review konser di Manila. 2. Apakah isi pemberitaan di media

mengenai event “The Greatest Hits Tour” ini sudah cukup jelas?

Isi berita mengenai event cukup jelas dan menarik perhatian dengan adanya penampilan tiga boyband sekaligus di Jakarta dan informasi-informasi mengenai event “The Greatest Hits Tour” ini. Apalagi di Indonesia konser diadakan di dua kota besar yaitu Jakarta dan Makssar.

3. Apakah kamu mengetahui

penyelenggara event “The Greatest Hits Tour” ini? Dan tahu dari mana?

Penyelenggara event “The Greatest Hits Tour” Mahkota Promotion. Saya tahu dari media yang memberitakan event ini.

4. Apa yang kamu ketahui tentang Mahkota Promotion?

Saya tahu Mahkota Promotion dari event konser Katty Perry Januari kemarin tetapi pada event tersebut Mahkota bukan satu-satunya promotor event tersebut. Dan biasanya Mahkota Promotion mempromotori event petinju Chris John.

5. Seberapa sering Anda melihat pemberitaan di media mengenai event ini?

Sering sekali saya lihat di media online karena saya memang sering menggunakan media online sebagai sumber informasi. 6. Bagaimana tanggapan Anda mengenai Sangat membantu saya sebagai penonton,

(30)

pemberitaan yang ada? saya bisa mengetahui dimana pembelian tiket dan promo yang ada dan info lainnya tentang event. Dan berita yang ada bikin kita pengen cepat-cepat hari H event.

7. Pada saat acara berlangsung, apakah Anda melihat ada media yang menghadiri konser?

Media yang meliput ada tetapi saya tidak memperhatikan media apa saja yang hadir disana.

8. Apakah sesudah event Anda melihat lagi liputan di media?

Ya saya melihat hasil review event setelah event berlangsung di beberapa media.

9. Apakah isi pesan di media mudah dipahami?

Sangat mudah dipahami dengan pemberitaan yang ada di media baik sebelum maupun sesudah event.

10. Bagaimana tanggapan Anda mengenai event “The Greatest Hits Tour” ini?

Event “The Greatest Hits Tour” ini bagus dari segi penampilan artis oke, setting panggung juga menarik, dan lighting panggung yang keren membuat suasana konser hidup. Dan interaksi artis dengan penonton sangat terlihat.

11. Bagaimana pendapat Anda tentang Mahkota Promotion sebelum dan sesudah event?

Sebelumnya saya baru lihat Mahkota sebagai promotor event pada konser Katy Perry dan saya mengira prmotor ini hanya menangani event tinju namun dengan adanya event ini saya jadi tahu kalo Mahkota juga bergerak di

(31)

bidang musik.

No. Pertanyaan Jawaban

Pertanyaan mengenai event “The Greatest Hits Tour” 1. Kapan event “The Greatest Hits

Tour” berlangsung?

26 Februari 2012 Hall D Kemayoran jam 8 sampai 11 malam.

2. Siapa saja artis yan konser pada event “The Greatest Hits Tour” ?

Blue, a1- dan Jeff Timmons dari 98 Degrees.

3. Apakah Anda menyukai grup musik dari “The Greatest Hits Tour” tersebut secara keseluruhan?

Saya hanya suka dengan “Blue” untuk grup lainnya saya hanya sekedar tahu.

4. Bagaimana event “The Greatest Hits Tour” berlangsung?

Sangat keren, terutama “Blue” sebagai band penutup event semua mata tertuju pada penampilan mereka. Aksi panggung mereka membuat semua penonton tidak mau kehilangan kesempatan untuk mengabadikan aksi mereka. Penampilan sebelumnya ada a1 dan Jeff juga keren.

5. Siapa saja penonton event “The Greatest Hits Tour” ini?

Penonton yang hadir dari berbagai kalangan, kebanyakan dari abg yang hadir tapi yang dewasa usia 20an juga banyak. Semuanya nikmatin konser “The Greatest Hits Tour” ini dengan puas.

(32)

4.1.2 Media Monitoring

Media monitoring dilakukan oleh bagian promosi dan PR Mahkota Promotion setiap setelah menyelenggarakan event. Media monotoring dilakukan untuk mengukur apakah publisitas perusahaan telah mencapai target atau tidak. Media monitoring yang ditampilkan sebagai data berikut merupakan hasil presentase dari publisitas perusahaan mengenai event yang diselenggarakan pada tahun pertama berdiri tahn 2010 hingga tahun 2012.

Gambar 4.1 Grafik Presentase Publisitas Sumber: Data Internal Perusahaan

Pada tahun pertama perusahaan berdiri di akhir tahun menyelenggarakan satu event olahraga tinju. Kemudian di tahun kedua Mahkota Promotion mulai menyelenggarakan event musik dan tetap konsiten dengan menyelenggarakan event olahraga, bahkan di tahun kedua ini event olahraga bukan hanya tinju nemun juga menyelenggarakan event olahraga otomotif sehingga publisitas

(33)

dapat meningkat cukup signifikan. Lalu di tahun ketiga terhitung hingga maret 2012 perusahaan Mahkota Promotion menyelenggarakan dua event musik yang menarik perhatian publik sehingga meningkatkan presentase pada tahun ini.

Gambar 4.2 Diagram Pie Publisitas Event “The Greatest Hits Tour” Sumber: Data Internal Perusahaan

Dari data hasil pengukuran publisitas event “The Greatest Hits Tour” di atas dijelaskan bahwa publisitas perusahaan meningkat dengan menyelenggarakan event ini. Namun peningkatan publisitas tersebut tidak maksimal secara pengukuran data dari publisitas event. Dapat dilihat pada gambar hasil publisitas di media tidak merata.

Berikut ini tabel penyajian data list media yang hadir dalam aktivitas media relations maupun media yang meliput pemberitaan mengenai event “The Greatest Hits Tour”.

(34)

Tabel 4.6 Penyajian Data Daftar Media

Media Cetak Media Online Media Elektronik

1. Seputar Indonesia 2. Jakarta Globe 3. Investor Daily 4. Sound Of Magazine 5. Maxim 6. Jawa Pos 7. Wartakota 8. Cek&Ricek 9. Tribun 10.Fajar 11. Chic Magazine 1. Detikhot 2. Vivanews 3. Creative Disc 4. Fajar 5. Rajakarcis 6. Karciskita 7. Live In Indonesia 8. Kompas 9. Madama FM 10.Tiku 11.Seputar Event 12.Indonesia Concert 13.Official Blue 14.a1 15.Jeff Timmons 16.ChicMagz 17.Concertboom 18. Lensa Indonesia 1. Gen FM 2. Prambors FM 3. Kiss FM 4. Madama FM 5. I- Radio 6. RCTI

(35)

4.1.3 Observasi

Dari hasil observasi partisipan yang dilakukan penulis dalam penelitian ini, perusahaan Mahkota Promotion menggunakan aktivitas media relations formal yaitu berupa press conference, sedangkan aktivitas media relations informal yang dilakukan adaah press gathering dan wawancara pers. Hal tersebut terlihat dari beberapa event yang diselenggarakan perusahaan selalu menggunakan press conference sebagai alat untuk menyampaikan informasi event untuk menarik perhatian publik melalui media massa.

Seperti juga yang dilakukan perusahaan sebelumnya dalam meningkatkan publisitas perusahaan melalui event “The Greatest Hits Tour” ini, perusahaan menggunakan aktivitas media relations dengan menyelenggarakan press conference. Agenda press conference itu sendiri yaitu mengundang wartawan dan jurnalis untuk menghadiri acara dimana perusahaan memberikan informasi mengenai event “The Greatest Hits Tour” dan tujuan peusahaan.

Dengan melalukan aktivitas media relations tersebut publisitas dapat tercapai namun tidak maksimal. Karena seperti yang penulis ketahui sebagai partisipan dalam penelitian ini, aktivitas media relations dilakukan dengan jarak waktu yang sangat singkat, dengan demikian media yang diharapkan dapat memberikan ruang untuk pemberitaan tidak secara maksimal menyebarkan informasi mengenai event seperti yang diharapkan perusahaan. Sehingga mengakibatkan publisitas melalui media massa kurang maksimal.

(36)

4.1.4 Dokumentasi

Data yang digunakan untuk menjadi instrumen berupa gambar (print-screen) account media online dan hasil scanning media cetak yang memberikan informasi mengenai event “The Greatest Hits Tour” dan hasil publisitas perusahaan.

1. Print-screen media online yang memberikan informasi mengenai berlangsungnya event.

a. Informasi waktu dan tempat event “The Greatest Hits Tour”

Gambar 4.3

(37)

b. Informasi mengenai hasil conferensi pers oleh salah satu media online yaitu detikhot hiburan.

Gambar 4.4

(38)

c. Print-screen mengenai pemberitaaan event di media online Makassar

Gambar 4.5

(39)

d. Print-screen mengenai harga tiket event “The Greatest Hits Tour”

Gambar 4.6

(40)

2. Scanning media cetak yang memberikan informasi event “The Greatest Hits Tour”

a. Scanning media cetak di Makassar

Gambar 4.7

(41)

4.2 Pengolahan Data

4.2.1 Pengolahan Data Wawancara

Pengolahan data adalah kegiatan lanjutan setelah proses pengumpulan data dan penyajian data. Dalam pengolahan data, penulis mendeskripsikan hasil penyajian data primer wawancara dari key informant (internal) dan para informan (eksternal), guna menarik suatu kesimpulan.

Tabel 4.7 Pengolahan Data Wawancara Key Informant (Internal) mengenai Aktivitas Media Relations

Key Informant (Internal)

Simpulan Analisis Dari Pertanyaan tentang Aktivitas Media Relations yang dilakukan oleh Mahkota

Promotion

Bapak Febri Asmirawan

Sebagai seorang PR, Bapak Febri menyatakan bahwa Mahkota Promotion melakukan aktivitas media relations dengan cara Press Conference, sedangkan aktivitas lainnya seperti Press Gathering dilakukan pada saat yang bersamaan dengan press conference dengan cara makan bersama setelah press conference. Kemudian diadakan tanya jawab setelah pihak perusahaan perusahaan menyatakan penjelasan event.

Menurut Bapak Febri event “The Greatest Hits Tour” ini juga menggunakan aktivitas media relations dengan press conference yang dilakukan sebelum event berlangsung. Kegiatan tersebut dilakukan dengan mengundang beberapa wartawan dan jurnalis dari media massa. Perusahaan memberikan informasi event, kemudian diadakan tanya jawab, dan ditutup dengan acara makan bersama ujar Bapak Febri.

(42)

Bapak Febri berpendapat aktivitas media relations dengan melakukan konferensi pers yang bertujuan untuk memberikan informasi kepada publik mengenai event dan meningkatkan publisitas perusahaan di mata publik melalui media massa. Sehingga dapat meningkatkan kepercayaan perusahaan lain yaitu sponsor.

Bapak Febri menjelaskan media yang hadir dalam kegiatan konferensi pers terdiri dari Suara Pembaruan, Jakata Globe, Investor Daily, Seputar Indonesia, Sound of Magazine, Maxim, Cek& Ricek, Jawa Post, Wartakota, Gen- FM, I-Radio, Prambors FM, Creative Disc, Detikhot, Viva News, Kompas, Makassar media yang hadir yaitu Fajar, Madama FM.

Beliau menyatakan hasil dari aktivitas media relations banyak dimuat di media online di Jakarta dan media cetak di Makassar, pemberitaan di media sudah baik walaupun belum mencapai hasil yang maksimal tegas Bapak Febri.

Bapak Andi Gunawan

Bapak Andi menyatakan aktivitas media relations yang biasa dilakukan Mahkota Promotion untuk melakukan promosi event dilakukan dengan cara konferensi pers.

Tujuan koferensi pers tersebut menurut Bapak Andi sebagai alat untuk menarik perhatian publik secara massal melalui media sehinggga publik dapat mengetahui Mahkota Promotion dan banyak perusahaan yang mau bergabung menjadi sponsor pada event yang diadakan perusahaan.

(43)

“The Greatest Hits Tour” ini bertujuan untuk menginformasikan kepada publik mengenai event dan untuk menarik perhatian publik sehingga banyak penonton yang hadir. Serta melalui event ini diharapkan meningkatkan publisitas perusahaan sebagai promotor event musik.

Bapak Andi menyatakan aktivitas media relations ini dilakukan dengan cara mengudang wartawan dan jurnalis, memberikan mereka press release dan mengadakan tanya jawab dan diakhiri dengan jamuan makan untuk wartawan dan junalis yang dijadikan sebagai acara gathering.

Bapak Andi menyatakan hasil liputan media hampir mencapai tingkat maksimal dengan banyaknya beredar informasi event di media online, media cetak, maupun media elektronik.

Dari hasil pengolahan data primer wawancara dari dengan key informant (internal) mengenai media relations penulis menyimpulkan bahwa aktivitas media relations yang digunakan perusahaan Mahkota Promotion adalah press conference. Kegiatan formal ini dilakukan setiap sebelum kegiatan event yang diselenggarakan berlangsung guna menarik perhatian publik untuk menginformasikan mengenai event. Selain itu untuk meningkatkan pengetahuan publik tentang perusahaaan serta membangun kepercayaan pihak sponsor.

Aktivitas media relations ini merupakan kegiatan yang dilakukan perusahaan dengan mengundang wartawan dan jurnalis untuk meliput berita

(44)

berupa informasi yang disampaikan pada press conference. Kegiatan ini diikuti oleh beberapa media online, media cetak dan media elektronik.

Hasil liputan wartawan dan jurnalis berupa berita di media yang bersangkutan, dimana dijelaskan beberapa informasi mengenai event dan juga perusahaan. Pengunaan aktivitas media relations merupakan suatu kegiatan PR perusahaan yang efektif dilakukan untuk menjangkau publik secara massal.

Tabel 4.8 Pengolahan Data Wawancara Key Informant (Internal) dan Informan (Eksternal) mengenai Publisitas Mahkota Promotion melalui event “The Greatest Hits Tour”

Key Informant (Internal)

Simpulan Analisis Dari Pertanyaan tentang Publisitas Mahkota Promotion melalui event “The Greatest Hits

Tour”

Bapak Febri Asmirawan

Bapak Febri menyatakan Mahkota Promotion menggunakan aktivitas media relations dengan melaksanakan press conference sebagai cara untuk meningkatkan publisitas perusahaan.

Menurut Bapak Febri publisitas ini dicapai untuk menarik perhatian publik secara luas melalui media massa.

Bapak Febri menjelaskan bentuk pesan yang diberikan kepada wartawan harus jelas agar tujuan yang ingin dicapai perusahaan dapat tersampaikan dengan baik.

Dari penilaian sebagai seorang PR, Bapak Febri mengutarakan bahwa hasil publisitas cukup baik terbukti dengan banyaknya pemberitakan tentang event “The Greatest Hits Tour” di beberapa media yang menjadi

(45)

headline sehingga publisitas dapat tercapai walaupun belum secara maksimal.

Bapak Andi Gunawan

Bapak Andi menjelaskan melaului event “The Greatest Hits Tour” yang menggunakan media sebagai alat untuk menjangkau publik secara luas maka publisitas perusahaan dapat tercapai.

Menurut Bapak Andi bentuk pesan yang diberikan kepada wartawan harus semenarik mungkin, jelas dan mudah dipahami agar informasi yang dikutip wartawan sesuai dengan yang perusahaan harapkan.

Bapak Andi menyampaikan kesesuaian berita yang beredar tidak dapat dikontrol secara penuh oleh perusahaan namun publisitas perusahaan dapat tercapai dengan baik melalui event “The Greatest Hits Tour” ini dengan melihat pemberitaan pada media online di Jakarta yang sangat mendominasi.

Dari penjelasan Bapak Andi bahwa intensitas pemberitaan di media sudah cukup maksimal dengan banyaknya pemberitaan hingga sesudah event berlangsung dengan hasil review event.

(46)

Informan (Eksternal)

Simpulan Analisis Dari Pertanyaan tentang Publisitas Mahkota Promotion melalui event “The Greatest Hits

Tour”

Bertha

Bertha mengetahui event “The Greatest Hits Tour” ini dari pemberitaan di media online seperti twitter Mahkota Promotion, detikhot, creative disc dll. Bertha juga pernah mendengar pemberitaan melalui media elektronik radio.

Menurut Bertha informasi yang disajikan media sudah cukup jelas mengenai event “The Greatest Hits Tour” ini.

Pemberitaan di media sudah cukup beragam namun waktu pemberitaan dilakukan terlalu singkat dari sebelum event berlangsung hanya beberapa hari saja. Bertha menilai waktu publikasi event sangat kurang sehingga jumlah pengunjung kurang maksimal.

Bertha berpendapat konser “The Greatest Hits Tour” ini bagus. Karena boyband yang hadir memberikan penampilan terbaik kepada seluruh penonton.

Menurut Bertha sebelum event “The Greatest Hits Tour” ini Bertha mengetahui Mahkota Promotion sebagai promotor petinju dunia seperti Chris John.

Namun setelah event “The Greatest Hits Tour” ini berlangsung Bertha mengetahui bahwa Mahkota Promotion juga sebagai promotor event konser musik yang berhasil mengundang artis mancanegara seperti “The Greatest Hits Tour” ini.

Menurut Bertha banyak media yang hadir untuk melipu acara event “The Greatest Hits Tour” ini terlihat dari

(47)

beberapa pengunjung dengan id pers dan beberapa melakukan live report.

Annisa Ridzky

Annisa mengetahui event “The Greatest Hits Tour” ini dari media online dan juga radio yang beberapa kali memberikan ulasan mengenai event “The Greatest Hits Tour” yang berlangsung di beberapa negara ini. Menurut Annisa yang ada di media cukup jelas dalammemberikan informasi.

Annisa menyatakan mengetahui Mahkota Promotion sebagai salah satu promotor event konser sebelumnya Katy Perry dan yang lebih mengetahui Mahkota sebagai promotor olahraga tinju.

Annisa berpendapat setelah event “The Greatest Hits Tour” ini berlangsung memberikan pengetahuan kepadanya bahwa Mahkota juga sebagai promotor event konser yang mandiri. Dan bukan hanya sebagai promotor tinju saja.

Menurut Annisa, ia sering melihat pemberitaan event di media online karena memang ia lebih sering menggunakan media online sebagai sumber informasi.

Annisa menjelaskan event ini sangat menghibur para penonton dengan penampilan artis, setting panggung dan latar lampu yang menarik.

Menurut Annisa pada saat konser banyak media yang meliput acara dan setelah acara pun banyak hasil review selama event berlangsung.

(48)

Dari hasil pengolahan data primer wawancara dari dengan Key Informant (Internal) dan Informan (Eksternal) mengenai publisitas Mahkota Promotion, penulis menyimpulkan bahwa pemberitaan di media mengenai event “The Greatest Hits Tour” di media massa telah berhasil menarik perhatian publik dengan baik. Sehingga eksistensi perusahaan dalam menyelenggarakan event juga ter-expose di masyarakat. Dimana Mahkota Promotion yang tadinya hanya dinilai publik sebagai promotor petinju dunia namun saat ini dikenal juga sebagai promotor yang berhasil menyelenggarakan event konser musik boyband yang bertajuk “The Greatest Hits Tour”.

Publisitas tersebut dicapai dengan banyaknya pemberitaan di media massa dan dengan intensitasnya yang tinggi sehingga publik terus diterpa dengan pemberitaan mengenai event “The Greatest Hits Tour” ini. Walaupun memang belum maksimal karena sebelum event berlangsung waktu publikasi sangat kurang sehingga menghasilkan penonton yang tidak maksimal jumlahnya.

Sesudah event berlangsung masih banyak pemberitaan yang beredar berupa hasil review pada saat event berlangsung. Hal tersebut juga memberikan dampak publisitas yang tidak berhenti sampai setelah event berlangsung.

(49)

Tabel 4.9 Pengolahan Data Wawancara Key Informant (Internal) dan Informan (Eksternal) mengenai event “The Greatest Hits Tour”

Key Informant (Internal) Simpulan Analisis Dari Pertanyaan mengenai event

“The Greatest Hits Tour”

Bapak Febri Asmirawan

Bapak Febri menyatakan event “The Greatest Hits Tour” berlangsung di Jakarta pada 26 Februari bertempat di Hall D JIExpo Kemayoran dan 2 Maret di Makassar bertempat di Theme Park Trans Studio Makassar.

Menurut Bapak Febri target pengunjung usia 16-25 tahun sesuai dengan era grup musik pop ini yaitu akhir era 1990an dan awal era 2000an.

Bapak Febri menyatakan penonton yang hadir sudah sesuai target.

Bapak Febri menjelaskan event berlangsung pukul 20.00-23.00 berlaku untuk Jakarta dan Makassar. Alasan mengapa Jakarta dan Makassar dipilih sebagai tempat berlangsung event Bapak Febri menjelaskan karena Jakarta dan Makassar memiliki pasar penonton event yang jumlahnya tinggi dan kedua kota ini memiliki tempat yang memadai untuk melaksakan event “The Greatest Hits Tour” ini.

Bapak Andi Gunawan

Bapak Andi menjelaskan event di selenggarakan di Jakarta 26 Februari di Hall D JIExpo Kemayoran dan Makassar 2 Maret di Trans Studio Makassar.

Menurut Bapak Andi perusahaan Mahkota menyelenggarakan event ini karena untuk memuaskan

(50)

masyarakat yang rindu akan aksi panggung musik pop diera akhir 90an dan awal 2000an ini. Bapak Andi menambahkan event ini diselenggarakan juga sebagai eksistensi perusahaan di bidang musik.

Bapak Andi menerangkan bahwa penonton yang hadir bukan hanya dari kalangan era 90an ternyata banyak dari kalangan remaja masa kini.

Bapak Andi menyampaikan event diadakan di Jakarta dan Makassar karena kedua kota ini memiliki antusias penonton yang tinggi dan memiliki tempat dan dan keamanan yang memadai.

Informan (Eksternal)

Simpulan Analisis Dari Pertanyaan tentang Publisitas Mahkota Promotion melalui event “The Greatest Hits

Tour”

Bertha

Bertha menjelaskan event berlangsung di Jakarta 26 Februari 2012 di JIExpo Kemayoran dan 2 Maret di Trans Studio Makassar.

Menurut Bertha event “The Greatest Hits Tour” ini sangat menarik terutama penampilan a1 yang menjadi favorit boyband dari Bertha.

Bertha menjelaskan penonton yang hadir lebih banyak perempuan dari kalangan remaja dan dewasa.

Annisa Ridzky

Annisa menjelaskan event “The Greatest Hits Tour”ini berlangsung di Jakarta pada 26 Februari di JIExpo Kemayoran.

(51)

Menurut Annisa event ini sangat menarik perhatian penonton dengan penampilan boyband yang ada serta aksi panggung mereka.

Annisa menyatakan penonton yang hadir terdiri dari remaja dan dewasa.

Dari hasil pengolahan data primer wawancara dari dengan Key Informant (Internal) dan Informan (Eksternal) mengenai event “The Greatest Hits Tour” penulis menyimpulkan bahwa, event ini dihadiri oleh penonton yang terdiri dari kalangan remaja maupun dewasa yang didominasi oleh wanita. Menurut Key Informant (internal) dapat disimpulkan bahwa acara diadakan di Jakarta dan Makassar karena melihat atensi dari penggemar boyband ini cukup banyak dan pertimbangan lain adalah kedua kota ini memiliki tempat dan keamanan yang layak untuk diselenggarakannya event.

(52)

Tabel 4.10 Pengolahan Data Wawancara Key Informant (Internal) mengenai special event “The Greatest Hits Tour”

Key Informan (Internal) Simpulan Analisis Dari Pertanyaan mengenai special event “The Greatest Hits Tour”

Bapak Febri Asmirawan

Bapak Febri menjelaskan dengan mempromotori event “The Greatest Hits Tour” ini kami berharap agar publik mengetahui mengetahui bidang yang kami kelola juga mempromotori event musik konser seperti “The Greatest Hits Tour” ini. Dengan kami mempromotori event ini secara mandiri untuk lebih menyakinkan bahwa Mahkota juga sebagai promotor arits lokal dan internasional.

Bapak Andi Gunawan

Bapak Andi menjelaskan melalui event “The Greatest Hits Tour” ini diharapkan publik dapat mengenal brand Mahkota Promotion tidak hanya sebagai promotor olahraga tinju namun sebagai promotor event konser musik yang profesional.

Dari hasil pengolahan data primer wawancara dari dengan Key Informant (Internal) mengenai special event “The Greatest Hits Tour” penulis menyimpulkan bahwa, dengan mempromotori event “The Greatest Hits Tour” ini diharapkan publik mengetahui Mahkota Promotion sebagai perusahaan promotor event konser musik artis lokal maupun mancanegara yang profesional. Karena sebelumnya perusahaan hanya dikenal sebagai promotor event tinju.

(53)

4.3 Pembahasan Hasil Penelitian

Berdasarkan penyajian dan pengolahan data yang telah dibuat, maka pembahasan hasil penelitian yang akan dibuat berdasarkan teori yang digunakan dalam penelitian yang dikaitkan dengan hasil penyajian dan pengolahan data dalam bentuk pembahasan hasil penelitian. Teori yang digunakan akan dijabarkan dan dikaitan data yang didapatkan dari hasil wawancara key informant (internal) dan informan (eksternal).

4.3.1 Public Relations

Fungsi utama PR dalam perusahaan Mahkota Promotion adalah sebagai komunikator antara publik internal maupun eksternal perusahaan. Dalam pembahasan ini fungsi utama sebagai komunikator dengan publik eksternal dilakukan dengan cara melakkan aktivitas media relations.

Fungsi lain seorang PR menciptakan citra perusahaan yang menjadi tujuan akhir dari sebuah program yang dirancang oleh PR. Misalnya yang dilakukan oleh PR Mahkota Promotion sebagai penyelenggara event “The Greatest Hits Tour” ini yang memiliki goals untuk meningkatkan publisitas perusahaan sebagai promotor olahraga dan event konser musik. Dimana fungsi ini digunakan sebagai alat untuk menjalin hubungan dengan publik eksternal melalui event sehingga dapat meningkatkan publisitas perusahaan di mata publik.

Jadi fungsi PR dalam perusahaan Mahkota Promotion sama dengan fungsi PR yang dikemukakan oleh Ruslan (2002: 10) yaitu fungsi utama PR sebagai komunikator dalam kegiatan komunikasi, membangun dan membina

(54)

hubungan yang positif dengan publik internal maupun eksternal, fungsi manajemen dan menciptakan citra perusahaan.

4.3.2 Arus Komunikasi dalam Media Relations

Seorang Publik Relations dalam menjalankan tugasnya sebagai jembatan penghubung antara perusahaan dengan publik maka PR memerlukan media sebagai tempat untuk memberikan informasi kepada publik.

Dalam hal ini dari hasil wawancara dengan key informant (internal) sesuai dengan yang dikemukakan oleh Iriantara (2005: 31) organisasi menyampaikan informasi, gagasan atau citra melalui media massa kepada publik. Sedangkan publik, bisa menyampaikan aspirasi, harapan, keinginan atau informasi melalui media massa pada organisasi.

Seperti yang dikemukakan oleh PR Mahkota Promotion dengan menggunakan media massa diharapkan perusahaan dapat menjangkau publik secara massal sehingga menghasilkan perhatian publik.

Jadi arus komunikasi dalam media relations yang dilakukan oleh Mahkota Promotion telah sesuai dengan konsep arus komunikasi yang dikemukakan oleh Iriantara yang digunakan sebagai landasan teori penulisan.

4.3.3 Aktivitas Media Relations

Dalam melakukan pendekatan dengan media PR memiliki cara khusus dengan melakukan kegiatan formal maupun informal untuk menjalin hubungan baik dengan media. Oleh karena itu perlu diadakan kegiatan yang melibatkan media didalamnya guna menghasilkan pemberitaan di media yang bersangkutan.

(55)

Dari hasil wawancara dengan key informant (internal) dalam kegiatan atau aktivitas publikasi, PR sering mengadakan kerjasama dengan pers wartawan, baik secara fungsional maupun individual yang biasanya dilakukan melalui berbagai cara, seperti bertemu pada event (acara) tertentu berupa kontak secara formal dan kontak secara informal (press contact dan special event), seperti : (Ruslan, 2010: 186)

a. Konferensi Pers (Press Conference)

Menurut Bapak Febri sebagai PR perusahaan, konferensi pers merupakan pertemuan khusus yang dilakukan Mahkota Promotion dengan mengundang sekelompok wartawan yang masing-masing mewakili berbagai media massayang diundang secara resmi. Pertemuan ini berisi informasi dari pejabat PR sebagai narasumber dari perusahaan guna menjelaskan suatu renca rencana event, progres event, informasi artist yang bersangkutan dan juga informasi lain yang dianggap penting untuk disiarkan kepada wartawan yang hadir dan diharapkan wartawan tersebut dapat mengutipnya menjadi suatu berita di media yang bersangkutan.

b. Wisata Pers (Press Tour)

Menurut Bapak Andi selaku Chief Operational Officer kegiatan khusus wisata pers belum pernah dilakukan. Namun untuk peliputan event yang diselenggarakan oleh perusahaan dengan memberikan Id-pers khusus kepada wartawan dan jurnalis.

c. Press Gathering

Press Gathering dilakukan setelah acara konferensi pers berlangsung, wartawan yang hadir diberikan jamuan setelah acara selesai.

(56)

d. Taklimat Pers (Press Briefing)

Taklimat pers tidak dilakukan PR Mahkota Promotion secara periodik, hanya saja setiap event akan dibuat maka perusahaan mengadakan konferensi pers. e. Keterangan Pers

Keterangan pers tidak dilakukan oleh PR Mahkota Promotion. f. Wawancara Pers

Dilakukan oleh pihak pers dari media elektronik yaitu radio dimana pihak radio mewawancarai pihak perushaan guna memberikan keterangan.

Dari kegiatan di atas yang dilakukan secara formal dan informal. Kegiatan formal adalah pendekatan dengan media melalui kegiatan yang terencana dan sengaja dirancang, menggunakan bahasa formal dan suasana formal seperti press conference dan wisata pers. Sedangkan kegiatan wawancara pers, press gathering dilakukan PR secara informal yang tidak direncanakan dan bersifat informal.

Seperti yang dikemukakan Bapak Febri sebagai PR Mahkota Promotion aktivitas media relations tersebut dilakukan guna pendekatan dengan wartawan dan jurnalis yang diharapkan dapat memuat pemberitaan di media mengenai event yang diselenggarakan perusahaan Mahkota Promotion sehingga menghasilkan publisitas di kalangan masyarakat.

Dari keenam aktivitas media relations tersebut yang paling sering digunakan adalah aktifitas konferensi pers. Menurut PR perushaan Bapak Febri aktivitas tersebut merupakan aktivitas yang biasa dilakukan oleh perusahaan, dan kegiatan tersebut juga dapat dilakukan bersamaan dengan kegiatan lain yaitu press gathering dan wawancara pers. Setelah melakukan kegiatan formal

Figur

Tabel 4.1 Pola Wawancara

Tabel 4.1

Pola Wawancara p.2
Tabel 4.2   Penyajian Data Wawancara Key Informant 1 (Internal)

Tabel 4.2

Penyajian Data Wawancara Key Informant 1 (Internal) p.3
Tabel 4.3   Penyajian Data Wawancara Key Informant 2 (Internal)

Tabel 4.3

Penyajian Data Wawancara Key Informant 2 (Internal) p.14
Gambar 4.1 Grafik Presentase Publisitas  Sumber: Data Internal Perusahaan

Gambar 4.1

Grafik Presentase Publisitas Sumber: Data Internal Perusahaan p.32
Gambar 4.2 Diagram Pie Publisitas Event “The Greatest Hits Tour”

Gambar 4.2

Diagram Pie Publisitas Event “The Greatest Hits Tour” p.33
Tabel 4.6 Penyajian Data Daftar Media

Tabel 4.6

Penyajian Data Daftar Media p.34
Tabel  4.8  Pengolahan  Data  Wawancara  Key  Informant  (Internal)    dan  Informan  (Eksternal)  mengenai  Publisitas  Mahkota  Promotion  melalui  event  “The  Greatest  Hits Tour”

Tabel 4.8

Pengolahan Data Wawancara Key Informant (Internal) dan Informan (Eksternal) mengenai Publisitas Mahkota Promotion melalui event “The Greatest Hits Tour” p.44
Tabel  4.9  Pengolahan  Data  Wawancara  Key  Informant  (Internal)    dan  Informan  (Eksternal) mengenai event “The Greatest Hits Tour”

Tabel 4.9

Pengolahan Data Wawancara Key Informant (Internal) dan Informan (Eksternal) mengenai event “The Greatest Hits Tour” p.49
Tabel 4.10 Pengolahan Data Wawancara Key Informant (Internal) mengenai special  event “The Greatest Hits Tour”

Tabel 4.10

Pengolahan Data Wawancara Key Informant (Internal) mengenai special event “The Greatest Hits Tour” p.52

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :