• Tidak ada hasil yang ditemukan

B. Penyajian Data

3. Pengujian Hipotesis a. Uji t

Menururt Ghozali (2016:171) uji parsial digunakan untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen. Uji parsial pada analisis data penelitian ini menggunakan derajat signifikansi yaitu 0,05, uji t dalam penelitian ini akan dilakukan dengan menggunakan bantuan program SPSS 22 yang disajikan pada tabel Coefficient.

1) Pengujian Hipotesis Pertama

Hasil pengujian diperoleh dari nilai t untuk variabel produk mudharabah menunjukan nilai t=2,728 dengan nilai signifikansi

sebesar 0,008 < 0,05. Dengan nilai siginifikan dibawah 0,05 tersebut menujukan bahwa produk mudharabah memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat menabung. Hal ini menunjukan bahwa hipotesis 1 diterima.

2) Pengujian Hipotesis Kedua

Hasil pengujian diperoleh dari nilai t untuk variabel bagi hasil menunjukan nilai t=2,045 dengan nilai signifikansi sebesar 0,044

< 0,05. Dengan nilai signifikan dibawah 0,05 tersebut menunjukan bahwa bagi hasil memiliki pengaruh signifikan terhadap minat menabung. Hal ini menunjukan bahwa hipotesis 2 diterima.

b. Uji model

Menurut Ghozali (2016:171) uji pengaruh simultan digunakan untuk mengetahui apakah variabel independen secara bersama-sama atau simultan untuk mempengaruhi variabel dependen. Uji pengaruh simultan (Uji F) dikenal dengan uji serentak atau uji model/Uji Anova.

Uji statistik F pada analisis data penelitian ini menggunakan standar kepercayaan 0,05. Hasil perhitungan regresi secara bersama-sama diperoleh pada gambar 4.3 berikut ini:

Gambar 4.3

Hasil analisis regresi linier bersama-sama

ANOVAa

Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.

1 Regression 72.161 2 36.080 11.675 .000b

Residual 271.949 88 3.090

Total 344.110 90

a. Dependent Variable: total_y

b. Predictors: (Constant), total_x2, total_x1

Gambar 4.3. Hasil Analisis Regresi Linier Bersama-sama

Pengujian pengaruh variabel bebas secara secara bersama-sama terhadap variabel terkaitnya dilakukan dengan menggunakan uji F. hasil perhitungan statistik menunjukan nilai F hitung = 11,675 dengan signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Dengan nilai signifikansi dibawah 0,05 menunjukan bahwa secara bersama-sama produk mudharabah dan bagi hasil mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap minat menabung.

c. Koefisien determinasi (R2)

Koefisien determinasi ini digunakan untuk mengetahui seberapa besar pengruh variabel bebas terhadap variabel terikatnya.

Nilai koefisien determinasi ditentukan dengan nilai R square.

Gambar 4.4

a. Predictors: (Constant), total_x2, total_x1

Gambar 4.4. Koefisien Determinasi

Berdasarkan perhitungan menggunakan program SPSS 22 diketahui nilai R square sebesar 0,210 hal ini berarti bahwa pengaruh variabel X1 (produk mudharabah) dan X2 (bagi hasil) mengambarkan fakta sebesar 21 % terhadap variabel Y (minat menabung). Sedangkan sisanya 79 % merupakn keterbatasan peneliti dalam mengungkap fakta.

C. Pembahasan

Berdasarkan hasil penelitian ini dalam analisis deskriptif menunjukan bahwa nasabah banyak menggemari produk mudharabah tetapi tidak dengan bagi hasil yang diberikan. Ada beberapa nasabah yang merasa kurang puas dengan bagi hasil karna harus ditanggung bersama untung dan ruginya.

Produk mudharabah memiliki koefisien regresi sebesar 0,387 berdasarkan hasil uji t dengan nilai signifikansi sebesar 0,008 < 0,05 maka variabel ini berpengaruh terhadap minat menabung.

Bagi hasil memiliki koefisien regresi sebesar 0,217 berdasarkan hasil uji t dengan nilai signifikansi sebesar 0,044 < 0,05 maka variabel ini berpengaruh terhadap minat menabung

63 A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat dibuat kesimpulan sebagai berikut:

1. Produk mudharabah berpengaruh terhadap minat menabung. Hal ini ditunjukan dari hasil perhitungan program SPSS 22 berdasarkan nilai signifikansi 0,008 < 0,05 yang berarti bahwa variabel X1 berpengaruh terhadap minat menabung.

2. Bagi hasil berpengaruh terhadap minat menabung. Hal ini ditunjukan dari hasil perhitungan SPSS 22, berdasarkan nilai signifikansi 0,044 < 0,05 yang berarti bahwa variabel X2 berpengaruh terhadap minat menabung.

B. Saran

1. Adapun sebagai saran yang dapat dikemukakan bahwa perbankan syariah merupakan salah satu pilar pendukung perekonomian Indonesia selain perbankan konvensional. Peran tersebut dapat dilakukan dengan baik jika industry perbankan syariah memiliki volume usaha cukup ekonomis dalam menggerakkan sistem perekonomian Indonesia. Dengan adanya temuan bahwa mudharabah dan bagi hasil berpengaruh dan signifikan maka hal ini menunjukan bahwa bank syariah mampu menarik minat masyarakat dalam menabung.

2. Dalam upaya meningkatkan penghimpunan dana pihak ketiga hendaknya manajemen dapat mempertahankan kinerjanya agar dapat menarik lebih banyak masyarakat untuk menabung dalam bank syariah.

64

Jumlah Deposito Mudharabah pada Perbankan Syariah. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Akuntansi (JIMEKA) Vol. 3, No. 4 E-ISSN 2581-1002.

Aromasari. 1991. Hubungan Antara Sikap Terhadap Tabungan Berhadia Dengan Minat Menabng Mahasiswa Pada Bank di Beberapa Universitas Di Yogyakarta.

Ascarya. 2011. Akad dan Produk Bank Syariah. Jakarta: Rajawali Pers.

Fadhila,Novi, (2015) Analisis Pembiayaan Mudharabah dan Murabahah terhadap Laba Bank Syariah Mandiri. Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis. Vol. 15 No. 1.

Ghozali. 2009. Aplikasi Analisis multivariate dengan program Spss. Edisi keempat. Penerbit Universitas Diponegoro.

Ghozali. 2016. Aplikasi analisis multivariate dengan program program IBM SPSS 23 (Edisi 8). Cetakan ke VIII. Semarang: badan penerbit Universitas Diponegoro.

Ghozali. 2016. Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 2.

Semarang: Universitas Diponegoro.

Iska, syukri. 2012. Sistem perbankan syari’ah di indonesia dalam perspektif fikih ekonomi. Fajar media press. Yogyakarta.

Iskandar. 2008. Metode penelitian pendidikan dan social (kuantitatif dan kualitatif). Jakarta: GP Press.

Ismail. 2011. Perbankan Syariah. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Ismail, 2011. Perbankan Syariah. Jakarta: Kencana Prenada Media Group

Karim, Adiwarman Azwar, 2010. Bank Islam: Analisis Fikih dan keuangan, edisi keempat. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Karim, Adiwarman A. 2011. Bank Islam Analisis Fiqh dan Keuangan.

Rajagrafindo Persada. Jakarta.

Mappiare. 1997. Psikologi Remaja. Surabaya: Usaha Nasional.

Moeliono. 1999. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Natalia, evi. Dkk 2014. Pengaruh Tingkat Bagi Hasil Deposito Bank Syariah Dan Suku Bunga Deposito Bank Umum Terhadap Jumlah Simpanan Deposito Mudharabah. Jurnal administrasi bisnis (JAB). Vol.9 no.1

Schiffman and Kanuk. 2000. Perilaku Konsumen. Edisi kedua. Jakarta: PT.

Indeks Gramedia.

Sugiono. 2015. Metologi Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: CV Alfabeta.

Sugiyono. 2015. Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Sugiharto, Sitinjak. 2006. Lisrel edisi Pertama. Cetakan pertama Yogyakarta:

Penerbit Graha Ilmu.

Suharsimi Arikunto. 2013. Prosedur Penelitian, Suatu Pendekatan Praktik.

Jakarta: PT Rineka Cipta.

Suharyadi dan Purwanto. 2004. Metodologi Penelitian. Jakarta: gramedia pustaka utama.

Sutanto. 2002. Kewiraswastaan. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Sukardi dan Anwar. 1985. Manfaat Menabung dalam Tabanas dan Taska.

Jakarta: Balai Aksara.

Slovin, Husein Umar. 2010. Riset Pemasaran dan Perilaku Konsumen. Cetakan ketiga. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Syah. 2004. Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru. Bandung: PT.

Remaja Rosdakarya.

Syah. 2004. Psikologi Belajar. Bandung: Grafindo Persada.

Rachmawati, Erna, 2004. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Besarnya Simpanan Mudharabah Perbankan Syariah Di Indonesia Periode 1993 – 2003. universitas padjadjaran, Bandung.

Rahmadhini, Lydia Arfiani, Sofyan Ade Mulazid (2017) Analisis Factor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Bagi Hasil Simpanan Mudharabah Pada Bank Umum Syariah Indonesia Studi Kasus Pada Bank Umum Syariah Di Indonesia Periode 2011-2015. Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syariah. Vol. 4, No. 1 E-ISSN: 2442-3076

Saladin, Djaslin 1994. Dasar-Dasar Manajemen Pemasaran Bank. Mandiri maju,Jakarta.

Sugiyanto Pardi. 2011. Analisis Metode Perhitungan Bagi Hasil Pada Pembiayaan Mudharabah Berdasarkan Fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN), IAIN Raden Intan Lampung.

Tika, Pabandu. 2006. Metode Riset Bisnis. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Wahab, wirdayani (2016) Pengaruh Bagi Hasil Terhadap Minat Menabung di Bank Syariah. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Islam. Vol 1, no.2.

Yulianti,Devi dkk, (2014) Analisis Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Simpanan Mudharabah pada Bank Mandiri Syariah cabang Kota Pekanbaru.

Jurnal JOM FEKOM. Vol. 1, No. 2.

Yulianto, agung. Dkk (2013) Pengaruh Bagi Hasil, Bunga, Ukuran Bank, dan Jumlah Cabang Terhadap Simpanan Mudharabah. Jurnal akuntansi.

Vol 2 no.4 ISSN 2252-6765.

Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998, Tentang Perbankan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 Tentang Perbankan.

BANK BNI SYARIAH CABANG KOTA MAKASSAR

Dokumen terkait