• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODE PENELITIAN

1. Analisis Deskriptif Persentase

4.2 Hasil Penelitian

4.2.6 PENGUJIAN HIPOTESIS

Pengujian hipotesis digunakan untuk menguji adanya pengaruh yang signifikan antara merek, harga, dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian produk kecantikan Larissa.Pengujian dilakukan dengan menggunakan uji t secara parsial dan uji f secara simultan.

1. Uji t

Uji t digunakan untuk mengetahui adanya pengaruh yang signifikan antara merek, harga, dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian produk kecantikan Larissa pada tingkat signifikan 0,05. Apabila nilai signifikan lebih kecil dari 0,05 (sig <0,05), maka dapat disimpulkan bahwa variabel bebas secara parsial berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat.Hasil uji secara parsial adalah sebagai berikut :

STIE

Widya

Wiwaha

Jangan

Tabel 4.12 Uji t Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) .301 1.830 .164 .870 X1 .379 .122 .310 3.104 .003 X2 .283 .098 .275 2.905 .005 X3 .279 .114 .255 2.445 .016

Sumber : Data primer yang diolah (2018)

a. Hasil statistik uji t untuk variabel Merek (XΌ) diperoleh nilai t hitung lebih besar dari t tabel (3,104 > 1,985) dengan signifikasi t sebesar 0,003, karena nilai t hitung lebih besar dari t tabel dan signifikasi t < 0,05 (0,003<0,05). Maka secara parsial variabel merek (X1) berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian(Y).

b. Hasil statistik uji t untuk variabel Harga (X΍) diperoleh nilai t hitung lebih besar dari t tabel (2,905>1,985) dengan signifikan t sebesar 0,005, karena nilai t hitung lebih besar dari t tabel dan signifikan t <0,05 (0,005<0,05). Maka secara parsial variabel merek (X΍) berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian(Y).

c. Hasil statistik uji t untuk variabel Kualitas produk (XΎ) diperoleh nilai t hitung lebih besar dari t tabel (2,445>1,985) dengan signifikan t sebesar 0,016, karena nilai t hitung lebih besar dari t tabel dan signifikan t <0,05 (0,016<0,05). Maka secara parsial variabel merek (XΎ) berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian(Y).

STIE

Widya

Wiwaha

Jangan

2. Uji F

Uji F digunakan untuk menguji hipotesis yang menyatakan terdapat pengaruh Merek (XΌ), Harga (X΍), dan Kualitas Produk (XΎ) secara keseluruhan atau simultan terhadap keputusan pembelian konsumen (Y).

Tabel 4.13 Hasil Uji F

Model Sum of Squares Df Mean Square F Sig.

1 Regression 776.083 3 258.694 37.294 .000a

Residual 665.917 96 6.937 Total 1442.000 99

Sumber : Data primer yang diolah (2018)

Dari tabel di atas, dapat diketahui tingkat signifikan 0,000< 0,05. Nilai probabilitas (0,000) lebih kecil dari 0,05 maka dapat dikatakan variabel merek (XΌ), harga (X΍), dan kualitas produk (XΎ) secara bersama-sama berpengaruh terhadap keputusan pembelian (Y).

4.2.7 Koefisien Determinasi (R²)

Koefisien determinasi digunakan untuk mengetahui kemampuan merek, harga, dan kualitas produk dalam mempengaruhi keputusan pembelian. Penelitian ini terdapat empat variabel dependen maupun independen,

Tabel 4.14

Uji r square/koefisien determinasi

Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 1 .734a .538 .524 2.634

Sumber : data primer yang diolah (2018)

STIE

Widya

Wiwaha

Jangan

Nilai Adjusted R Square sebesar 0,524 atau 52,4% yang artinya besar pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen adalah 52,4% dan 47,6% ditentukan variabel lain diluar penelitian ini (100%-52,4%=47,6%).

4.3 Pembahasan

Hasil penelitian mengenai analisis pengaruh merek, harga, dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian produk kecantikan Larissa memperlihatkan bahwa ketiga variabel tersebut sama-sama berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian dari para konsumen.Dari ketiga veriabel tersebut merek mempunyai pengaruh yang paling dominan terhadap keputusan pembelian.Hal ini memperlihatkan bahwa para konsumen memperhitungkan aspek merek yang berkualitas dalam melakukan pembelian produk kecantikan.Kesesuaian para konsumen terhadap aspek-aspek yang ditawarkan akan membuat para konsumen melakukan tindakan pembelian.

Ketertarikan para konsumen dalam melakukan suatu pembelian suatu produk seperti produk kecantikan Larissa, ditentukan sejauh mana produk yang ditawarkan tersebut mampu memberi manfaat dan kepuasan bagi konsumen. Para konsumen yang merasa mendapatkan manfaat dan kepuasan dari produk yang ditawarkan membuat konsumen selalu ingin melakukan pembelian produk tersebut. Dalam hal ini nama merek dari produk akan menjadi faktor yang pertama paling diingat oleh konsumen ketika melakukan pembelian, sehingga disini merek mampu mewakili citra diri dari produk yang ditawarkan.

Hasil penelitian ini memperlihatkan kebanyakan reponden menyatakan apabila membeli produk kecantikan pertama kali diingat adalah produk Larissa Aesthetic Center dan lebih mengenal Larissa dibandingakan dengan produk kecantikan merek lainnya, Larissa mempunyai citra merek yang baik, Larissa diproduksi oleh perusahaan berkembang, ketika ingin membeli

STIE

Widya

Wiwaha

Jangan

produk kecantikan yang ingin digunakan adalah Larissa, hasil ini menjadi gambaran dengan produk yang bemutu dimata para konsumen maka bisa menimbulkan citra diri yang baik pada produk Larissa. Hal ini akan membuat para konsumen selalu melakukan pembelian produk Larissa Aesthetic Center.

Faktor harga menjadi faktor yang penting bagi konsumen dalam melakukan pembelian dikarenakan hasil penelitian menunjukan bahwa harga juga mempunyai pengaruh yang signifikanterhadap keputuasn pembelian.Harga yang ditetapkan oleh produk Larissa standar dengan harga produk kecantikan merek lainnya yang dapat dijangkau terutama oleh para mahasiswa maupun pada masyarakat umumnya.

Faktor kualitas produk menjadi faktor penting ketiga dalam pengambilan keputusan pembelian produk kecantikan Larissa, hasil penelitian memperlihatkan kebanyakan responden menyatakan kualitas produk Larissa sangat bermutu, serta menghadirkan produk-produk kosmetik yang menggunakan bahan-bahan alami dan juga menawarkan berbagai sistem perawatan wajah, perawatan rambut hingga perawatan tubuh, dan Larissa mempunyai keunggulan lebih dibandingkan produk lainnya, produk yang ditawarkan oleh Larissa dapat memenuhi kebutuhan konsumen.

STIE

Widya

Wiwaha

Jangan

Bab V

Kesimpulan Dan Saran

5.3 Kesimpulan

Hasil pene;itian mengenai analisis pengaruh merek, harga, dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian produk kecantikan Larissa memperlihatkan adanya pengaruh yang signifikan antara variabel merek, harga dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian dari para konsumen. Berikut ini adalah kesimpulan dari penelitian diatas:

1) Berdasarkan uji validitas dapat diketahui seluruh pertanyaan memiliki nilai R hitung lebih besar dari R tabel maka dapat disimpulkan seluruh pertanyaan semuanya valid.

2) Berdasarkan uji normalitas dapat diketahui bahwa semua dimensi dan variabel penelitian mempunyai Nilai sig 0,622 > 0,05 atau nilai signifikan lebih besar dari 0,05 pada sig (>0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa data penelitian berdistribusi normal.

3) Berdasarkan Uji Multikolinieritas dapat diketahui bahwa semua variabel yaitu merek (xΌ), harga (x΍), dan kualitas produk (xΎ) mempunyai nilai toleransi diatas 0.1 dan VIF dibawah 10 sehingga dapat disimpulkan bahwa model regresi pada penelitian ini tidak terjadi multikolinieritas.

4) Berdasarkan hasil analisis uji regresi linier berganda dapat diketahui bahwa hasil persamaan regresi linier bergandanya adalah Y= 0,301 + 0,379 X1 + 0,283 X2 + 0,279 X3 + e

5) Berdasarkan uji t dapat disimpulkan :

STIE

Widya

Wiwaha

Jangan

a) Hasil statistic uji t untuk variabel Merek (XΌ) diperoleh nilai t hitung lebih besar dari t tabel (3,104 > 1,985) dengan signifikasi 0,003 < 0,05. Maka secara parsial variabel merek (X1) berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian(Y).Dengan demikain merek mempuyai pengaruh paling dominan terhadap keputusan pembelian, dari hal tersebut dapat mempengaruhi aspek minat konsumen untuk melakukan tindakan pembelian.

b) Hasil statistik uji t untuk variabel Harga (X΍) diperoleh nilai t hitung lebih besar dari t tabel (2,905>1,985) dengan signifikan t sebesar 0,005, karena nilai t hitung lebih besar dari t tabel dan signifikan t <0,05 (0,005<0,05). Maka secara parsial variabel merek (X΍) berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian(Y). Harga yang ditawarkan oleh produk Larissa sangat terjangkau dan ekonomis bagi kalangan masyarakat terutama bagi para konsumen dan pelanggan Larissa,dengan demikian dapat disimpulkan harga mempengaruhi daya beli dan minat konsumen untuk melakukan tindakan pembelian.

c) Hasil statistik uji t untuk variabel Kualiatas produk (XΎ) diperoleh nilai t hitung lebih besar dari t tabel (2,445>1,985) dengan signifikan t sebesar 0,016, karena nilai t hitung lebih besar dari t tabel dan signifikan t <0,05(0,016<0,05). Maka secara parsial variabel merek (XΎ) berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian(Y). Kualitas produk yang ditawarkan oleh Larissa berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen, sehingga konsumen bisa royal dalam melakukan tindakan pembelian pada produk Larissa.

6) Berdasarkan uji F dapat disimpulkan bahwa tingkat signifikan 0,000< 0,05. Nilai probabilitas (0,000) lebih kecil dari 0,05 maka dapat dikatakan variabel merek

STIE

Widya

Wiwaha

Jangan

(XΌ), harga (X ), dan kualitas produk (X ) secara bersama-sama berpengaruh terhadap keputusan pembelian (Y).

7) Berdasarkan Uji r square dapat disimpulkan bahwa nilai Adjusted R Square

sebesar 0,524 atau 52,4% yang artinya besar pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen adalah 52,4% dan 47,6% ditentukan variabel lain diluar penelitian ini (100%-52,4%=47,6%).

5.4 Saran

Berdasarkan hasil penelitian yang didapat, maka saran yang bisa diberikan adalah :

1) Meskipun memilki merek yang cukup terkenal, PT.Larissa Anugerah Sejahtera harus tetap waspada dengan adanya perusahaan-perusahaan kecantikan lainnya yang menjadi pesaing PT.Larissa Anugerah Sejahtera, karena sewaktu-waktu tingkat loyalitas konsumen terhadap merek Larissa akan berubah.

2) Dari segi harga PT.Larissa Anugerah Sejahtera hendaknya juga harus menetapkan harga yang sebanding dengan kualitas dan manfaat yang diberikan, agar harganya bisa bersaing dengan produk kecantikan lainnya. 3) Dari segi kualitas produk hendaknya juga terus meningkatkan kualitas

produknya agar konsumen tetap menggunakan produk kecantikan Larisaa Aesthetic Center.

4) Meskipun merek mempunyai pengaruh yang paling signifikan terhadap keputusan pembelian sebaiknya PT.Larissa Anugerah Sejahtera tetap harus terus memperlihatkan dan meningkatkan harga dan kualitas

STIE

Widya

Wiwaha

Jangan

produknya agar merek, harga, dan kualitas produk sama-sama mempunyai pengaruh yang besar terhadap keputusan pembelian.

STIE

Widya

Wiwaha

Jangan

DAFTAR PUSTAKA

Assauri, sofyan (2014).Manajemen Pemasaran Modern :Dasar, Konsep dan Strategi Edisi ke 5. Yogyakarta : PT . Raja Grafindo Persada.

Basu, Swastha dan Irawan. 2003. Manajemen Pemasaran Modern,Yogyakarta : Liberty.

Daryanto dan Ismanto Setyabudi.2014.Konsumen dan Pelayanan Prima, cetakan 1.Yogyakarta : Gava Media.

Gumilar Afem.2008. “Pengaruh Harga, Merek dan Kemasan Terhadap Keputusan Pembelian Produk Jamu Nyonya Meener”. Skripsi.Semarang : Universitas Negeri Semarang.

Kotler dan Armstrong.2008.Prinsip – Prinsip Pemasaran 2. (12 th ed). Jakarta : Erlangga.

Kotler dan Armstrong.2012.Prinsip – Prinsip Pemasaran Edisi 13 Jilid 1.Jakarta : Erlangga.

Niken Dwi Astuti, Okie.2017. “Pengaruh merek, harga dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian produk Procold (studi kasus pada Apotek Sari Farma jl. Wonosari km 10 Tegaltirto Berbah sleman Yogyakarta)”. Skripsi.Yogyakarta : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha Yogyakarta.

Kotler, Philip.2000. Manajemen Pemasaran. Jakarta : PT. Prenhallindo.

Stanton, William J. (1996). Prinsip Pemasaran. Edisi 7.Jilid 1.Terjemahan.Jakarta : Erlangga.

Sutrismiyati.2016. “Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen dalam keputusan pembelian produk handphone merek nokia, Siemens, sony erricson di wilayah sleman”.Skripsi.Yogyakarta : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha Yogyakarta.

Suryoto Danang. 2012. Dasar – Dasar Manajemen Pemasaran, Cetakan 1. Yogyakarta : CAPS.

STIE

Widya

Wiwaha

Jangan

Swastha, Basu. 2013. Manajemen Pemasaran Modern, Edisi kedua.Yogyakarta : Liberty.

Tjiptono .2007.Strategi Pemasaran.edisi kedua. Yogyakarta : Andi.

Tjiptono.2008. Strategi Pemasaran Edisi 3.Yogyakarta : Andi.

Wayan Adi Virawan.2013. “Pengaruh Harga, Kualitas Produk Dan Citra Merek Terhadap Keputusan Pembelian Pada Mahasiswa Pengguna Helm Merek INK Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta”. SkripsiYogyakarta : Universitas Negeri Yoyakarta

STIE

Widya

Wiwaha

Jangan

Dokumen terkait