HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.5 Pengujian Hipotesis
Pada pengujian hipotesis, akan dilakukan analisis koefisien determinasi, pengujian pengaruh simultan (uji F), dan pengujian pengaruh parsial (uji t). Nilai-nilai statistik dari koefisien determinasi, uji F, dan uji t tersaji pada Tabel 4.8.
Tabel 4.8
Nilai statistik dari Koefisien Determinasi, Uji F, dan Uji t
Dependent Variable: Y?
Method: cross-section fixed effects Date: 06/17/17 Time: 11:39 Sample: 2011 2015
Included observations: 5
Cross-sections included: 39
Total pool (balanced) observations: 195
Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob.
X1? -0.139665 0.114516 -1.219605 0.2245
X2? 0.089605 0.191880 0.466983 0.6412
X3? 0.244412 0.060788 4.020715 0.0001
X4? 0.038063 0.067680 0.562404 0.5747
C -2.596954 0.716605 -3.623969 0.0004
R-squared 0.631641 Mean dependent var -1.546704 Adjusted R-squared 0.529857 S.D. dependent var 1.393016 S.E. of regression 0.955149 Akaike info criterion 2.938008 Sum squared resid 138.6711 Schwarz criterion 3.659747 Log likelihood -243.4558 Hannan-Quinn criter. 3.230231 F-statistic 6.205726 Durbin-Watson stat 1.888791 Prob(F-statistic) 0.000000
Sumber: Hasil Olah Software Eviews 7
4.5.1 Analisis Koefisien Determinasi
Berdasarkan Tabel 4.8, diketahui nilai koefisien determinasi (R-squared) sebesar 𝑅2 = 0,63. Nilai tersebut dapat diartikan struktur modal, ukuran, pertumbuhan, dan Return on Equitymampu mempengaruhi atau menjelaskan nilai perusahaan secara simultan atau bersama-sama sebesar 63%, sisanya sebesar 37%
dipengaruhi oleh faktor-faktor lain.
4.5.2 Uji Signifikansi Pengaruh Simultan (Uji F)
Uji 𝐹 bertujuan untuk menguji pengaruh variabel bebas secara bersama-sama atau simultan terhadap variabel tak bebas. Berdasarkan Tabel 4.8, diketahui nilai Prob. (F-statistics), yakni 0,000000<0,05, maka dapat disimpulkan bahwa seluruh variabel bebas, yakni struktur modal, ukuran, pertumbuhan, dan Return on Equity secara simultan berpengaruh signifikan terhadap variabel nilai perusahaan.
4.5.3 Persamaan Regresi Data Panel dan Uji Signifikansi Pengaruh Parsial(Uji t)
Berdasarkan Tabel 4.8, diperoleh persamaan regresi data panel sebagai berikut.
𝑌 = −2,5 − 0,139𝑋1+ 0,089𝑋2+ 0,244𝑋3+ 0,038𝑋4+ 𝑒 Berdasarkan Tabel 4.7, diketahui:
1. Nilai koefisien dari variabel bebas struktur modaladalah -0,139, yakni bernilai negatif. Nilai tersebut dapat diinterpretasikan variabel struktur modal berpengaruh negatif terhadap variabel nilai perusahaan. Diketahui nilai Prob.
dari variabel struktur modal adalah 0.2245, yakni > 0.05, maka variabel struktur modal tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel nilai perusahaan, pada tingkat signifikansi 5%.
2. Nilai koefisien dari variabel bebas ukuran adalah 0.089 yakni bernilai positif.
Nilai tersebut dapat diinterpretasikan variabel ukuran berpengaruh positif terhadap variabel nilai perusahaan. Diketahui nilai Prob. dari variabel ukuran adalah 0.6412, yakni > 0.05, maka variabel ukurantidak berpengaruh signifikan terhadap variabel nilai perusahaan, pada tingkat signifikansi 5%.
3. Nilai koefisien dari variabel bebas pertumbuhan adalah 0.244, yakni bernilai positif. Nilai tersebut dapat diinterpretasikan variabel pertumbuhan berpengaruh positif terhadap variabel nilai perusahaan. Diketahui nilai Prob.
dari variabel pertumbuhan adalah 0.0001, yakni < 0.05, maka variabel pertumbuhan berpengaruh signifikan terhadap variabel nilai perusahaan, pada tingkat signifikansi 5%.
4. Nilai koefisien dari variabel bebas Return on Equityadalah 0.038, yakni bernilai positif. Nilai tersebut dapat diinterpretasikan variabel Return on Equityberpengaruh positif terhadap variabel nilai perusahaan. Diketahui nilai Prob. dari variabel Return on Equityadalah 0.5747, yakni > 0.05, maka variabel Return on Equitytidak berpengaruh signifikan terhadap variabel nilai perusahaan, pada tingkat signifikansi 5%.
4.6 Pembahasan
4.6.1 Pengaruh Struktur Modal terhadap Nilai Perusahaan
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa struktur modal berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap nilai perusahaan. Hal ini berarti setiap peningkatan struktur modalakan menurunkan nilai perusahaan, tetapi pengaruh yang diperlihatkan tidak signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa perolehan laba yang dihasilkan perusahaan lebih mengutamakan membayar utang perusahaan dibandingkan membayar deviden para pemegang saham. Hal ini berdampak pada kurangnya kepercayaan investor karena pendapatan yang diterimanya menurun sehingga berdampak pada penurunan nilai perusahaan.
Hal ini dapat dilihat dari nilai koefisien dari struktur modal adalah -0.013, yakni bernilai negatif, yang berarti struktur modal berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan. Sementara nilai Prob. dari struktur modal 0.2245> 0,05, maka struktur modal tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan.
Hasil penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh Dewi, et al (2013) bahwa struktur modal berpengaruh negative dansignifikan terhadap nilai perusahaan. Namun hasil penelitian ini tidak sejalan dengan hasil
penelitian yang telah dilakukan oleh Dewi, et al. (2014) menemukan hasil bahwa struktur modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan.
4.6.2 Pengaruh Ukuran terhadap Nilai Perusahaan
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh positif tidak signifikan terhadap nilai perusahaan. Hal ini berarti setiap peningkatan ukuran perusahaan akan meningkatkan nilai perusahaan tetapi pengaruh yang diperlihatkan tidak nyata. Hal ini berarti bahwa dalam membeli saham suatu perusahaan investor tidak mempertimbangkan ukuran perusahaan.
Menurut Pangemanan dan Mawikere (2011) ukuran perusahaan turut menentukan tingkat kepercayaan investor. Semakin besar perusahaan, semakin dikenal masyarakat yang berarti semakin mudah untuk mendapatkan informasi perusahaan. Semakin mudah mendapatkan informasi mengenai perusahaan, memaksa perusahaan untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerjanya sehingga akan berdampak pada nilai perusahaan.
Hal ini dapat dilihat dari nilai koefisien dari ukuran adalah 0.050, yakni bernilai positif, yang berarti ukuran berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan.
Sementara nilai Prob. dari ukuran 0.6412> 0,05, maka ukuran tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan
Hasil penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh Prasetia, et al. (2014) menemukan bukti bahwa ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan,. Namun, hasil penelitian ini berbeda dengan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh Limbong
(2016) bahwa ukuran perusahaan berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap nilai perusahaan.
4.6.3 Pengaruh Pertumbuhan terhadap Nilai Perusahaan
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertumbuhan perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Hal ini membuktikan bahwa investor dalam menginvestasikan dananya akan mempertimbangkan pertumbuhan perusahaan. Karena pertumbuhan perusahaan real estate dan property yang cepat dan positif akan menghasilakan peluang pendapatan bagi investor berupa capital gain dan juga deviden.
Hal ini dapat dilihat dari nilai koefisien dari pertumbuhan adalah 0.292, yakni bernilai positif, yang berarti pertumbuhan berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Sementara nilai Prob. dari pertumbuhan 0.0001> 0,05, maka pertumbuhan berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan.
Hasil penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian yang telah dilakukan olehBudi (2014) menemukan bukti bahwa pertumbuhan perusahaan berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan. Tetapi hasil penelitian ini berbeda dengan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh Badjuri (2010) bahwa pertumbuhan perusahaan tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan.
4.6.4 Pengaruh Return on Equity terhadap Nilai Perusahaan
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Return on Equityberpengaruh positif dan tidaksignifikan terhadap nilai perusahan. Hal ini berarti setiap peningkatan dari Return on Equityakan meningkatkan nilai perusahaan. Hal ini dikarenakan
Return on Equityyang tinggi menggambarkan kemampuan perusahaan dalam membayar deviden pemegang saham juga tinggi sehingga pendapatan dan kepercayaan investor terhadap perusahaan juga meningkat yang akan berdampak pada peningkatan nilai perusahaan.
Hal ini dapat dilihat dari nilai koefisien dari Return on Equityadalah 0.036, yakni bernilai positif, yang berarti Return on Equityberpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Sementara nilai Prob. dari Return on Equity 0.5747> 0,05, maka Return on Equitytidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan.
Hasil penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh. Arif (2015) dalam penelitiannya menunjukan bahwa Return on Equity berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan.
BAB V