• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengujian Hipotesis Secara Parsial (Uji Statistik t)

OBJEK DAN METODE PENELITIAN

4.4 Analisis Verifikatif (Pengaruh Kualitas Produk dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Pada Soerabi PA’iS Jl. Kopo Sayati

4.4.3 Analisis Koefisien Determinasi

4.4.4.2 Pengujian Hipotesis Secara Parsial (Uji Statistik t)

 Pengujian X1:

Ho : β1= 0 Kualitas produk secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen Ha : β1= 0 Kualitas produk secara parsial berpengaruh

signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen Dengan taraf signifikansi 0,05

Kriteria : Tolak Ho jika t hitung lebih besar dari t tabel, terima dalam hal lainnya

Dengan menggunakan SPSS, diperoleh hasil uji hipotesis parsial X1 sebagai berikut:

Tabel 4.32

Hasil Uji Hipotesis Parsial (Uji t) X1 Coefficientsa -.383 .504 -.759 .450 .692 .042 .858 16.485 .000 .177 .071 .129 2.480 .015 (Constant) Kualitas produk (X1) Harga (X2) Model 1 B Std. Error Unstandardized Coeff icients Beta Standardized Coeff icients t Sig.

Dependent Variable: Keputusan pembelian (Y) a.

Berdasarkan tabel di atas, dapat diketahui nilai t hitung untuk kualitas produk sebesar 16,485. Nilai ini akan dibandingkan dengan nilai t tabel pada tabel distribusi t. Dengan α=0,05, df=n-k-1=90-2-1= 87, untuk pengujian dua sisi diperoleh nilai t tabel sebesar ± 1,988. Diketahui bahwa t hitung untuk X1 sebesar 16,485 lebih besar dari nilai t tabel (1,988), maka Ho tolak artinya kualitas produk secara parsial berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen. Jika digambarkan, nilai t hitung dan t tabel untuk pengujian parsial X1 tampak sebagai berikut:

Gambar 4.6

Kurva Uji Hipotesis Parsial X1 terhadap Y

Daerah Penerimaan H0 Daerah penolakan Ho t tabel= -1,988 0 t tabel = 1,988 t hitung = 16,485 Daerah penolakan Ho

 Pengujian X2:

Ho : β2 = 0 Harga secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen

Ha : β2 = 0 Harga secara parsial berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen

Dengan taraf signifikansi 0,05

Kriteria : Tolak Ho jika t hitung lebih besar dari t tabel, terima dalam hal lainnya. Dengan menggunakan SPSS, diperoleh hasil uji hipotesis parsial X2 sebagai berikut:

Tabel 4.33

Hasil Uji Hipotesis Parsial (Uji t) X2

Coefficientsa -.383 .504 -.759 .450 .692 .042 .858 16.485 .000 .177 .071 .129 2.480 .015 (Constant) Kualitas produk (X1) Harga (X2) Model 1 B Std. Error Unstandardized Coeff icients Beta Standardized Coeff icients t Sig.

Dependent Variable: Keputusan pembelian (Y) a.

Berdasarkan tabel di atas, dapat diketahui nilai t hitung untuk harga sebesar 2,480. Nilai ini akan dibandingkan dengan nilai t tabel pada tabel distribusi t. Dengan α=0,05, df=n-k-1=90-2-1=87, untuk pengujian dua sisi diperoleh nilai t tabel sebesar ± 1,988. Diketahui bahwa t hitung untuk X2 sebesar 2,480 lebih besar dari nilai t tabel (1,988), maka Ho ditolak artinya variabel harga secara parsial

berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen. Jika digambarkan, nilai t hitung dan t tabel untuk pengujian parsial X2 tampak sebagai berikut:

Gambar 4.7

Kurva Uji Hipotesis Parsial X2 terhadap Y

Daerah Penerimaan H0 Daerah penolakan Ho t tabel= -1,988 0 t tabel = 1,988 t hitung = 2,480 Daerah penolakan Ho

104

Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan pada bab sebelumnya, maka penulis akan mengambil kesimpulan sesuai identifikasi masalah yang dicari sebagai berikut :

5.1 Kesimpulan

1. Kualitas produk Soerabi PA’iS Jl. Kopo Sayati Bandung dinilai baik oleh konsumen atau dengan kata lain produk surabi di Soerabi PA’iS adalah

berkualitas.

2. Harga surabi yang ditetapkan oleh Soerabi PA’iS Jl. Kopo Sayati Bandung dinilai baik oleh konsumen atau dengan kata lain harga surabi di Soerabi

PA’iS adalah terjangkau, sesuai dengan kualitas produk, bersaing, dan sesuai dengan manfaat.

3. Keputusan Pembelian konsumen terhadap produk surabi di Soerabi PA’iS

Jl. Kopo Sayati Bandung termasuk pada kategori baik, dan setelah melakukan pemebelian sebagian besar merasa puas dan mau merekomendasikan Soerabi PA’iS kepada kerabat atau teman sebagai

tempat untuk membeli makanan surabi.

4. Secara parsial terdapat pengaruh yang signifikan antara kualitas produk dengan keputusan pembelian konsumen dengan pengaruh sangat besar ini membuktikan bahwa kualitas produk surabi di Soerabi PA’iS Jl. Kopo

Bandung pengaruhnya sangat besar terhadap keputusan pembelian konsumen.

5. Secara parsial terdapat pengaruh yang signifikan antara harga surabi dengan keputusan pembelian konsumen dengan pengaruhnya masuk dalam kategori lemah, karena kebanyakan konsumen mengutamkan dari segi kualitas produk sehingga harga tidak menjadi faktor utama dalam

melakukan pembelian surabi pada Soerabi PA’iS.

6. Secara simultan terdapat pengaruh yang signifikan antara kualitas produk dan harga surabi dengan keputusan pembelian konsumen pada Soerabi

PA’iS Jl. Kopo Sayati Bandung dengan total pengaruh sebesar 94,9% ini menunjukan bahwa kualitas produk dan harga harus seimbang sehingga dapat mempengaruhi keputusan pembelian konsumen sebesar 94,9% dan sebesar 5,1% dipengaruhi variabel lain yang tidak diteliti.

5.2 Saran

Berdasarkan kesimpulan yang diperoleh dalam penelitian ini, maka diajukan saran-saran sebagai pelengkap terhadap kualitas produk dan harga di

Soerabi PA’iS sebagai berikut :

1. Soerabi PA’iS sebaiknya terus memperhatikan kualitas produk karena itu merupakan salah satu faktor yang sangat mempengaruhi keputusan pembelian konsumen. Usaha yang dapat dilakukan adalah memberikan pelatihan kepada para karyawan khususnya dalam bidang meracik bumbu agar cita rasa yang dimiliki tetap terjaga dan tidak menghilangkan ciri

khas yang dimiliki, meningkatkan kualitas produk dan dengan melakukan inovasi terus menerus serta memenuhi keinginan konsumen yang selalu berubah, sehingga Soerabi PA’iS tidak kalah bersaing dengan pedagang

surabi-surabi lain yang ada di Bandung.

2. Soerabi PA’iS sebaiknya selalu memperhatikan harga produk surabi yang ditetapkan karena faktor harga mempengaruhi keputusan pembelian konsumen. Dalam hal ini sebaiknya tetap mempertahankan kesesuaian harga dengan kualitas produk, sesuai dengan manfaat yang terkandung dalam produk, harga agar tetap terjangkau, terutama daya saing harga dengan produk sejenis sehingga konsumen merasa puas yang kemudian akan mengahasilkan pelanggan yang loyal. Jika sudah banyak konsumen yang loyal maka pendapatan usaha juga akan meningkat dan usaha dapat terus berkembang.

3. Soerabi PA’iS sebaiknya terus menjaga bahkan meningkatkan kualitas

produk surabinya dan menetapkan harga yang murah, dan diharapkan memperhatikan faktor-faktor lain yang dikira dapat mempengaruhi keputusan pembelian konsumen.

4. Sebaiknya Soerabi PA’iS memaksimalkan terus produk surabinya baik dari segi rasa, produk yang tidak mudah rusak, daya tahan produk untuk dikonsumsi, terutama dalam mengembangkan dari segi estetika yaitu membuat bentuk yang menarik tidak hanya bulat, mungkin dengan bentuk seperti bintang, atau mirip buah-buahan, dan juga dari segi panampilan warna yang lebih proporsional dan menarik, sehingga dapat menarik minat

konsumen, dan terus mempengaruhi keputusan pembelian konsumen, kemudian dapat meningkatkan penjualan produknya sehingga akan meningkatkan laba perusahaan.

5. Sebaiknya Soerabi PA’iS memasang harga atau menetapkan harga

surabinya yang lebih murah dan terjangkau, dan terutama harga yanag ditetapkan dapat bersaing atau dengan kata lain lebih murah dibandingkan pesaingnya, mungkin dapat diberlakukan dengan cara misalkan pembelian tertentu mendapatkan tambahan 1 porsi. jika harga sudah dirasa murah dengan kualitas produk yang baik, dapat mempengaruhi konsumen dalam

melakukan pembelian surabi di Soerabi PA’iS.

6. Sebaiknya Soerabi PA’iS terus meningkatkana dan menyempurnakan produk surabinya dengan harga yang terjangkau, sesuai kualitas produk, sesuai dengan manfaat, harga yang bersaing atau lebih murah dari harga pesaing. Sudah terbukti bahwa kualitas produk dan harga sangat besar pengaruhnya dalam mempengaruhi keputusan pembelian konsumen. Dan disarankan untuk penelitian yang akan datang agar menambah variabel independen lainnya, selain kualitas produk dan harga Seperti promosi, pelayanan, tempat, dll yang tentunya dapat mempengaruhi variabel dependen keputusan pembelian konsumen agar lebih melengkapi penelitian ini karena masih ada variabel-variabel independen lain di luar penelitian ini yang mungkin bisa mempengaruhi keputusan pembelian.

108

Terhadap Keputusan Pembelian Kendaraan Bermotor Yamaha Mio Studi Kasus Di Daerah Surakarta.

Buchari Alma (2007).Manajemen Pemasaran & Pemasaran Jasa (7thed). Bandung: ALFABETA

Bilson Simamora (2003).Membongkar Kotak Hitam Konsumen. Gramedia Pustaka Utama

Dayinta Pinasthika (2011). Usaha Kecil Menengah (UKM). Diakses pada 26April 2011, dari Word Wide Web :

http://dayintapinasthika.wordpress.com/2011/04/12/usaha-kecil-menengah-ukm.html

Djaslim Saladin (2003). Perilaku Konsumen. Linda Karya

Endang Wijayanti (2007). Jurnal Pengaruh Harga dan Kualitas Produk Terhadap Keputusan Pembelian TOYOTA Kijang (Studi Kasus Pada PT. Nasmoco kaligawe Semarang)

Fandy tjiptono (2008). Strategi Pemasaran (3thed). Yogyakarta : ANDI

Hari Basuki Notobroto., Arief Wibowo (2005). Perbandingan Hasil Analisis Data Ordinal Dengan Dan Tanpa Transformasi Menggunakan Method Of Successive Internal (Msi). Diakses pada 26April 2011, dari Word Wide

Web :

http://www.infolitbang.ristek.go.id/index.php?l=id&go=d&i=826.html

Haryani (2006). Pengaruh Harga, Produk, dan Promosi Terhadap Keputusan Pembelian Deterjen Daia Konsumen Ibu Rumah Tangga di Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo.

Ika Putri Iswayanti (2010). Pengaruh Kualitas Produk, Kualitas Layanan, Harga, Dan Tempat Terhadap Keputusan Pembelian (Studi Pada Rumah Makan

“Soto Angkring Mas Boed” Di Semarang)

Kotler, P., & Amstrong, G. (2008). Prinsip-prinsip Pemasaran (12thed). Jakarta : ERLANGGA

Resta Febriyanti (2009). Pengertian Dan Kriteria Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah. Diakses pada 26April 2011, dari Word Wide Web :

http://restafebri.blogspot.com/2009/03/pengertian-dan-kriteria-usaha mikro_08.html

Ristiyanti Prasetijo., Ihalauw., Jhon J.O.I. (2004) Perilaku Konsumen. Yogyakarta: ANDI

Rosvita Dua Lembang (2010), Jurrnal Analisis Pengaruh Kualitas Produk, Harga, Promosi, dan Cuaca Terhadap Keputusan Pembelian Teh Siap Minum Dalam Kemasan Merek Teh Botol SOSRO (Studi Kasus Pada Mahasiswa S1 Fakultas Ekonomi Reguler II UNDIP.

Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Bisnis. Bandung : ALFABETA Umi Narimawati., (2008). Metodologi Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif.

Umi Narimawati., Linna Ismawati., dan Sri Dewi Anggadini (2011). Penulisan Karya Ilmiah. Bekasi: GENESIS

(2011).Usaha Kecil Dan Menengah. Diakses pada 26April 2011, dari Word Wide Web : http://id.wikipedia.org/wiki/Usaha_Kecil_dan_Menengah.html

Tempat tanggal lahir : Sukabumi 08 - 04 - 1989

Agama : Islam

Alamat Rumah : Kp. Bojong Duren, Ds. Cibentang, Kc. Gunung Guruh, Kab. Sukabumi

Pendidikan Formal

1995-2001 : SDN Babakan I

2001-2004 : SMP Terpadu Darul’ Amal

2004-2007 : SMA Terpadu Darul’ Amal

2007-sekarang : Universitas komputer Indonesia

Motto : “Khoirunnas ankfauhum linnas”

Pelatihan yang telah diikuti

 LDK (Latihan Dasar Kepemimpinan)

 LKMM (Latihan Kepemimpinan Manajemen Mahasiswa)

 Training Motivasi

 Training Kepemimpinan Menghadapi Globalisasi

Pengalaman Organisasi :

 Bagian keamanan Pondok (OSTDA)

 Ketua Remaja Masjid

 Ketua FKMJ (Forum Komunikasi Mahasiswa Jampang) Biro Kampus Unikom

 Ketua Divisi SDM HIMA Manajemen Unikom

Bakat/Hobi :

 Berorganisasi

 Wirausaha

Dokumen terkait