BAB V. ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN
A. Pengujian instrumen penelitian
Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui kelayakan suatu instrumen penelitian yang digunakan sebagai alat ukur dalam penelitian. Pengujian instrumen ini melibatkan 30 responden. Pengujian instrumen dalam penelitian ini melalui dua tahap. Tahap pertama adalah pengujian validitas instrumen yang bertujuan untuk mengukur valid atau tidaknya suatu instrumen penelitian. Suatu instrumen penelitian dikatakan valid jika pertanyaan pada kuesioner mampu untuk mengungkapkan sesuatu yang akan diukur oleh instrumen penelitian tersebut. Tahap kedua adalah pengujian reliabilitas instrumen yang bertujuan untuk mengetahui apakah jawaban responden terhadap pertanyaan adalah konsisten atau stabil dari waktu ke waktu.
1. Pengujian instrumen penelitian untuk variabel informasi iklan (X1). a. Pengujian validitas instrumen
Pengujian validitas menggunakan rumus korelasi Product Moment
yang mengkorelasikan nilai masing-masing butir pernyataan dengan total nilai jawaban responden. Suatu instrumen penelitian dapat dikatakan valid apabila nilai r hitung > nilai r tabel. Nilai r tabel untuk jumlah respoden 30, dengan taraf signifikansi 5% adalah 0,361. Hasil penghitungan korelasi Product Moment dengan menggunakan SPSS 13 adalah sebagai berikut:
Tabel 5.1
Uji validitas informasi iklan (X1) No. butir r hitung r tabel Status
1 2 3 4 0,530 0,758 0,703 0,766 0,361 0,361 0,361 0,361 Valid Valid Valid Valid Sumber: data primer yang diolah
Tabel 5.1 di atas menunjukkan bahwa semua nilai r hitung > r table. Jadi dapat disimpulkan bahwa instrumen penelitian tersebut valid. b. Pengujian reliabilitas instrumen
Pengujian reliabilitas menggunakan rumus Cronbach Alpha. Suatu instrumen dapat dikatakan reliabel apabila nilai Cronbach Alpha > 0,6 (Ghozali, 2001:140). Hasil penghitungan Cronbach Alpha dengan menggunakan SPSS 13 sebagai berikut:
Tabel 5.2
Uji reliabilitas informasi iklan (X1) Nilai
Cronbach Alpha Syarat reliabel Status
0,623 0,6 Reliabel Sumber: data primer yang diolah
Tabel 5.2 di atas menunjukkan bahwa nilai Cronbach Alpha sebesar 0,623 > 0,6. Jadi dapat disimpulkan bahwa instrumen penelitian tersebut reliabel.
2. Pengujian instrumen penelitian untuk variabel bentuk/format iklan (X2). a. Pengujian validitas instrumen
Pengujian validitas menggunakan rumus korelasi Product Moment
yang mengkorelasikan nilai masing-masing butir pertanyaan dengan total nilai jawaban responden. Suatu instrumen penelitian dapat
dikatakan valid apabila nilai r hitung > nilai r tabel. Nilai r tabel untuk jumlah respoden 30, dengan taraf signifikansi 5% adalah 0,361. Hasil penghitungan korelasi Product Moment dengan menggunakan SPSS 13 adalah sebagai berikut:
Tabel 5.3
Uji Validitas bentuk/format iklan (X2) No. butir r hitung r tabel Status
1 2 3 0,735 0,836 0,716 0,361 0,361 0,361 Valid Valid Valid Sumber: data primer yang diolah
Tabel 5.3 di atas menunjukkan bahwa semua nilai r hitung > r tabel. Jadi dapat disimpulkan bahwa instrumen penelitian tersebut valid. b. Pengujian reliabilitas instrumen
Pengujian reliabilitas menggunakan rumus Cronbach Alpha. Suatu instrumen dapat dikatakan reliabel apabila nilai Cronbach Alpha > 0,6 (Ghozali, 2001:140). Hasil penghitungan Cronbach Alpha dengan menggunakan SPSS 13 sebagai berikut:
Tabel 5.4
Uji reliabilitas bentuk/format iklan (X2) Nilai
Cronbach Alpha Syarat reliabel Status
0,638 0,6 Reliabel Sumber: data primer yang diolah
Tabel 5.4 di atas menunjukkan bahwa nilai Cronbach Alpha sebesar 0,638 > 0,6. Jadi dapat disimpulkan bahwa instrumen penelitian tersebut reliabel.
3. Pengujian instrumen penelitian untuk variabel isi iklan (X3). a. Pengujian validitas instrumen
Pengujian validitas menggunakan rumus korelasi Product Moment
yang mengkorelasikan nilai masing-masing butir pertanyaan dengan total nilai jawaban responden. Suatu instrumen penelitian dapat dikatakan valid apabila nilai r hitung > nilai r tabel. Nilai r tabel untuk jumlah respoden 30, dengan taraf signifikansi 5% adalah 0,361. Hasil penghitungan korelasi Product Moment dengan menggunakan SPSS 13 adalah sebagai berikut:
Tabel 5.5
Uji validitas isi iklan (X3)
No. butir r hitung r tabel Status 1 2 3 4 5 0,830 0,607 0,699 0,596 0,594 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 Valid Valid Valid Valid Valid Sumber: dataprimer yang diolah
Tabel 5.5 di atas menunjukkan bahwa semua nilai r hitung > r tabel. Jadi dapat disimpulkan bahwa instrumen penelitian tersebut valid. b. Pengujian reliabilitas instrumen
Pengujian reliabilitas menggunakan rumus Cronbach Alpha. Suatu instrumen dapat dikatakan reliabel apabila nilai Cronbach Alpha > 0,6 (Ghozali, 2001:140). Hasil penghitungan Cronbach Alpha dengan menggunakan SPSS 13 sebagai berikut:
Tabel 5.6
Uji reliabilitas isi iklan (X3) Nilai
Cronbach Alpha Syarat reliabel Status
0,687 0,6 Reliabel Sumber: data primer yang diolah
Tabel 5.6 di atas menunjukkan bahwa nilai Cronbach Alpha sebesar 0,687 > 0,6. Jadi dapat disimpulkan bahwa instrumen penelitian tersebut reliabel.
4. Pengujian instrumen penelitian untuk variabel durasi waktu iklan (X4). a. Pengujian validitas instrumen
Pengujian validitas menggunakan rumus korelasi Product Moment
yang mengkorelasikan nilai masing-masing butir pertanyaan dengan total nilai jawaban responden. Suatu instrumen penelitian dapat dikatakan valid apabila nilai r hitung > nilai r tabel. Nilai r tabel untuk jumlah respoden 30, dengan taraf signifikansi 5% adalah 0,361. Hasil penghitungan korelasi Product Moment dengan menggunakan SPSS 13 adalah sebagai berikut:
Tabel 5.7
Uji validitas durasi waktu iklan (X4) No. butir r hitung r tabel Status
1 2 3 0,623 0,830 0,783 0,361 0,361 0,361 Valid Valid Valid Sumber: data primer yang diolah
Tabel 5.7 di atas menunjukkan bahwa semua nilai r hitung > r tabel. Jadi dapat disimpulkan bahwa instrumen penelitian tersebut valid. b. Pengujian reliabilitas instrumen
Pengujian reliabilitas menggunakan rumus Cronbach Alpha. Suatu instrumen dapat dikatakan reliabel apabila nilai Cronbach Alpha > 0,6 (Ghozali, 2001:140). Hasil penghitungan Cronbach Alpha dengan menggunakan SPSS 13 sebagai berikut:
Tabel 5.8
Uji reliabilitas durasi waktu iklan (X4) Nilai
Cronbach Alpha Syarat reliabel Status
0,606 0,6 Reliabel Sumber: data primer yang diolah
Tabel 5.8 di atas menunjukkan bahwa nilai Cronbach Alpha sebesar 0,606 > 0,6. Jadi dapat disimpulkan bahwa instrumen penelitian tersebut reliabel.
5. Pengujian instrumen penelitian untuk variabel minat beli konsumen(Y). a. Pengujian validitas instrumen
Pengujian validitas menggunakan rumus korelasi Product Moment
yang mengkorelasikan nilai masing-masing butir pertanyaan dengan total nilai jawaban responden. Suatu instrumen penelitian dapat dikatakan valid apabila nilai r hitung > nilai r tabel. Nilai r tabel untuk jumlah respoden 30, dengan taraf signifikansi 5% adalah 0,361. Hasil penghitungan korelasi Product Moment dengan menggunakan SPSS 13 adalah sebagai berikut:
Tabel 5.9
Uji validitas minat beli konsumen (Y) No. butir r hitung r tabel Status
1 2 3 4 5 0,618 0,684 0,671 0,658 0,640 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 Valid Valid Valid Valid Valid Sumber: data primer yang diolah
Tabel 5.9 di atas menunjukkan bahwa semua nilai r hitung > r tabel. Jadi dapat disimpulkan bahwa instrumen penelitian tersebut valid.
b. Pengujian reliabilitas instrumen
Pengujian reliabilitas menggunakan rumus Cronbach Alpha. Suatu instrumen dapat dikatakan reliabel apabila nilai Cronbach Alpha > 0,6 (Ghozali, 2001:140). Hasil penghitungan Cronbach Alpha dengan menggunakan SPSS 13 sebagai berikut:
Tabel 5.10
Uji reliabilitas minat beli konsumen (Y) Nilai
Cronbach Alpha Syarat reliabel Status
0,664 0,6 Reliabel Sumber: data primer yang diolah
Tabel 5.10 di atas menunjukkan bahwa nilai Cronbach Alpha sebesar 0,664 > 0,6. Jadi dapat disimpulkan bahwa instrumen penelitian tersebut reliabel.