• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODE PELAKSANAAN

G. Pengujian Instrumen Penelitian

Kevalidan alat ukur dengan menggunakan metode analisis butir dengan menguji apakah item telah mengungkapkan faktor yang ingin diselidiki. Uji validitas dapat dilakukan dengan menggunakan korelasi product moment dari Karl Pearson dengan rumus (Arikunto, 2000, hal. 225):

Keterangan :

N = total responden

Y = total skor dari seluruh item X = total skor dari setiap item

= koefisien korelasi antara variabel X dan variabel Y Koefisien korelasi yang diperoleh dari hasil perhitungan menunjukkan tinggi rendahnya tingkat validitas instrumen yang diukur. Selanjutnya nilai koefisien korelasi ini dibanding dengan harga r korelasi Product moment pada tabel dengan dk = n-2 dan taraf signifikasi 5%. Jika nilai rhitung lebih besar dari pada rtabel, maka butir pernyataan tersebut dapat dikatakan valid, dan begitu pula sebaliknya.

Uji validitas terhadap item-item pertanyaan variabel kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi profesional, kompetensi sosial guru sebelum dan sesudah mengikut program sertifikasi dilakukan pada guru-guru SMA di luar dari yang dijadikan sampel dalam penelitian ini. Rangkuman uji validitas untuk variabel kompetensi kepribadian, kompetensi pedagogik, kompetensi profesional, dan kompetensi sosial guru sebelum dan sesudah mengikut program sertifikasi adalah sebagai berikut.

Tabel 3.7

Hasil Uji Validitas Untuk Perbedaan Kompetensi Kepribadian Guru Sebelum dan Sesudah Mengikuti Program Sertifikasi

Butir No.

Sebelum Sertifikasi Sesudah Sertifikasi Corrected Item- Total Correlation rtabel Status Corrected Item- Total Correlation rtabel Status 1. 0,378 0,378 Valid 0,379 0,378 Valid 2. 0,761 0,378 Valid 0,761 0,378 Valid 3. 0,742 0,378 Valid 0,742 0,378 Valid 4. 0,792 0,378 Valid 0,792 0,378 Valid 5. 0,435 0,378 Valid 0,435 0,378 Valid 6. 0,768 0,378 Valid 0,768 0,378 Valid 7. 0,591 0,378 Valid 0,591 0,378 Valid

Dari tabel 3.7 diatas terlihat bahwa seluruh item pertanyaan dari seluruh variabel kompetensi kepribadian guru sebelum dan sesudah

mengikuti program sertifikasi menunjukkan bahwa sebanyak tujuh pertanyaan adalah sahih. Pengambilan keputusan ini dilakukan dengan cara membandingkan nilai-nilai koefisien rhitung masing-masing butir dengan nilai koefisien rtabel. Dengan jumlah data sebanyak (n) sebanyak 20 responden dan derajat keyakinan 5% atau 0,05 maka diperoleh nilai rtabel

sebesar 0,378 (Hadi, 1984:359). Dari hasil pengujian diperoleh bahwa keseluruhan nilai koefisien rhitunglebih besar dari pada rtabel(rhitung> rtabel = 0,378). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa keseluruhan butir pertanyaan perbedaan kompetensi kepribadian guru sebelum dan sesudah mengikuti program sertifikasi guru adalah valid.

Tabel 3.8

Hasil Uji Validitas Untuk Perbedaan Kompetensi Pedagogik Guru Sebelum dan Sesudah Mengikuti Program Sertifikasi

Butir No.

Sebelum Sertifikasi Sesudah Sertifikasi Corrected Item-

Total Correlation rtabel Status

Corrected Item- Total Correlation rtabel Status 8. 0,703 0,378 Valid 0,906 0,378 Valid 9. 0,549 0,378 Valid 0,642 0,378 Valid 10. 0,638 0,378 Valid 0,716 0,378 Valid 11. 0,581 0,378 Valid 0,624 0,378 Valid 12. 0,619 0,378 Valid 0,648 0,378 Valid 13. 0,846 0,378 Valid 0,906 0,378 Valid 14. 0,677 0,378 Valid 0,656 0,378 Valid

Dari tabel 3.8 diatas terlihat bahwa seluruh item pertanyaan dari seluruh variabel kompetensi pedagogik guru sebelum dan sesudah mengikuti program sertifikasi menunjukkan bahwa sebanyak tujuh pertanyaan adalah sahih. Pengambilan keputusan ini dilakukan dengan membandingkan nilai-nilai koefisien rhitung masing-masing butir dengan nilai koefisien rtabel. Dengan jumlah data sebanyak (n) sebanyak 20 responden dan derajat keyakinan 5% atau 0,05 maka diperoleh nilai rtabel sebesar 0,378 (Hadi, 1984:359). Dari hasil pengujian diperoleh bahwa keseluruhan nilai koefisien rhitunglebih besar dari pada rtabel(rhitung

> rtabel = 0,378). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa keseluruhan butir pertanyaan perbedaan kompetensi pedagogik guru sebelum dan sesudah mengikuti program sertifikasi guru adalah valid.

Tabel 3.9

Hasil Uji Validitas Untuk Perbedaan Kompetensi Profesional Guru Sebelum dan Sesudah Mengikuti Program Sertifikasi

Butir No.

Sebelum Sertifikasi Sesudah Sertifikasi Corrected Item- Total Correlation rtabel Status Corrected Item- Total Correlation rtabel Status 15. 0,769 0,378 Valid 0,769 0,378 Valid 16. 0,799 0,378 Valid 0,799 0,378 Valid 17. 0,604 0,378 Valid 0,604 0,378 Valid 18. 0,604 0,378 Valid 0,604 0,378 Valid 19. 0,801 0,378 Valid 0,801 0,378 Valid

20.

0,799 0,378 Valid 0,799 0,378 Valid Butir

No.

Sebelum Sertifikasi Sesudah Sertifikasi Corrected Item- Total Correlation rtabel Status Corrected Item- Total Correlation rtabel Status 21. 0,832 0,378 Valid 0,832 0,378 Valid 22. 0,791 0,378 Valid 0,791 0,378 Valid 23. 0,745 0,378 Valid 0,745 0,378 Valid 24. 0,523 0,378 Valid 0,523 0,378 Valid 25. 0,656 0,378 Valid 0,656 0,378 Valid

Dari tabel 3.9 diatas terlihat bahwa seluruh item pertanyaan dari seluruh variabel kompetensi profesional guru sebelum dan sesudah mengikuti program sertifikasi menunjukkan bahwa sebanyak sebelas pertanyaan adalah sahih. Pengambilan keputusan ini dilakukan dengan membandingkan nilai-nilai koefisien rhitung masing-masing butir dengan nilai koefisien rtabel. Dengan jumlah data sebanyak (n) sebanyak 20 responden dan derajat keyakinan 5% atau 0,05 maka diperoleh nilai rtabel sebesar 0,378 (Hadi, 1984:359). Dari hasil pengujian diperoleh bahwa keseluruhan nilai koefisien rhitunglebih besar dari pada rtabel(rhitung

> rtabel = 0,378). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa keseluruhan butir pertanyaan perbedaan kompetensi profesional guru sebelum dan sesudah mengikuti program sertifikasi guru adalah valid.

Tabel 3.10

Hasil Uji Validitas Untuk Perbedaan Kompetensi Sosial Guru Sebelum dan Sesudah Mengikuti Program Sertifikasi

Butir No.

Sebelum Sertifikasi Sesudah Sertifikasi Corrected Item- Total Correlation rtabel Status Corrected Item- Total Correlation rtabel Status 26. 0,507 0,378 Valid 0,507 0,378 Valid 27. 0,758 0,378 Valid 0,758 0,378 Valid 28. 0,695 0,378 Valid 0,695 0,378 Valid 29. 0,589 0,378 Valid 0,589 0,378 Valid 30. 0,740 0,378 Valid 0,740 0,378 Valid 31. 0,671 0,378 Valid 0,671 0,378 Valid 32. 0,789 0,378 Valid 0,789 0,378 Valid

Dari tabel 3.10 diatas terlihat bahwa seluruh item pertanyaan dari seluruh variabel kompetensi sosial guru sebelum dan sesudah mengikuti program sertifikasi menunjukkan bahwa sebanyak tujuh pertanyaan adalah sahih. Pengambilan keputusan ini dilakukan dengan membandingkan nilai-nilai koefisien rhitung masing-masing butir dengan nilai koefisien rtabel. Dengan jumlah data sebanyak (n) sebanyak 20 responden dan derajat keyakinan 5% atau 0,05 maka diperoleh nilai rtabel sebesar 0,378 (Hadi, 1984:359). Dari hasil pengujian diperoleh bahwa keseluruhan nilai koefisien rhitunglebih besar dari pada rtabel(rhitung

> rtabel = 0,378). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa keseluruhan butir pertanyaan perbedaan kompetensi sosial guru sebelum dan sesudah mengikuti program sertifikasi guru adalah valid. 2. Pengujian Reliabilitas Kuisioner

Reliabilitas merupakan indeks yang menunjukkan sejauh mana suatu alat pengukur dapat dipercaya atau dapat diandalkan. Alat ukur dikatakan reliabel jika alat ukur tersebut mampu memberikan hasil yang tetap meskipun digunakan kapanpun. Untuk mengetahui koefisien reliabilitas instrumen, maka digunakan rumus Alpha (Arikunto, 2002, hal. 236):

Dimana :

r11 = reliabilitas instrumen k = banyaknya butir pertanyaan

= jumlah variabel butir = varian total

Suatu konstruk atau variabel dikatakan reliabel jika memberikan nilai koefisien Cronbach Alpha > 0,60 (Nunnaly, 1967 dalam Imam Ghozali, 2001, hal. 42). Jika nilai koefisien Cronbach Alpha lebih besar dari pada 0,60, maka butir pernyataan tersebut dapat dikatakan reliabel, dan begitu pula sebaliknya. Rangkuman hasil reliabilitas untuk variabel kompetensi kepribadian, kompetensi pedagodik, kompetensi profesional, kompetensi

sosial guru sebelum dan sesudah mengikuti program sertifikasi adalah sebagai berikut:

Tabel 3.11

Rangkuman Uji Reliabilitas Kompetensi Kepribadian, Kompetensi Pedagogik, Kompetensi Profesional, Kompetensi Sosial Guru Sebelum dan

Sesudah Mengikuti Program Sertifikasi

Kompetensi

Sebelum Sesudah Cronbach Alpha Keterangan Cronbach Alpha Keterangan Kepribadian 0,860 Reliabel 0,860 Reliabel

Pedagogik 0,869 Reliabel 0,906 Reliabel

Profesional 0,932 Reliabel 0,932 Reliabel

Sosial 0,881 Reliabel 0,881 Reliabel

Dari tabel 3.11 diatas dapat dilihat bahwa koefisien Cronbach alpha pada masing-masing variabel lebih besar dari 0,60 oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa instrumen perbedaan kompetensi kepribadian, kompetensi pedagogik, kompetensi profesional dan kompetensi sosial sebelum dan sesudah mengikuti program sertifikasi guru dapat dikatakan reliabel.

H. Teknik Analisis Data

Dokumen terkait