HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian
2) Uji Glejser
4.4 Analisis Regresi Linear Berganda
4.4.3 Pengujian Koefisien Determinasi (R 2 Koefisien determinan (RKoefisien determinan (R
) 2
) bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kemampuan variabel independen menjelaskan variabel dependen. Koefisien determinasi, dalam output SPSS terletak pada tabel Model Summaryb
Tabel 4.16
dan tertulis R Square berkisar nol sampai satu.
Hubungan Antar Variabel
Sumber: Situmorang dan Lufti (2012:148)
Tabel 4.16 menjelaskan mengenai tipe hubungan antar variabel, semakin besar nilai R berarti hubungan semakin erat. Koefisiensi determinasi mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam menerangkan variasi variabel independen. Nilainya adalah 0 – 1. Semakin mendekati nol berarti tidak baik atau variasi model dalam menjelaskan amat terbatas, sebaliknya semakin mendekati satu model berarti akan semakin baik. Hasil instrumen koefisiensi determinan (R2) dapat dilihat pada Tabel 4.17. Nilai Interpretasi 0,0 – 0,19 0,2 – 0,39 0,4 – 0,59 0,6 – 0,79 0,8 – 0,99
Sangat Tidak Erat Tidak Erat
Cukup Erat Erat
Tabel 4.17 Model Summary
Model R R Square Adjusted R Square
Std. Error of the Estimate
1 ,625a ,390 ,377 2,13440
Sumber: Hasil Penelitian (Maret, 2013) diolah
Pada Tabel 4.17 menunjukkan bahwa R sebesar 0,625 berarti hubungan antara variabel Kepuasan (X1) dan variabel Pengetahuan Produk (X2) terhadap Keputusan Pembelian Ulang Smartphone Blackberry (Y) sebesar 62,5%. Hal ini berarti hubungannya erat. Angka Adjusted R2
4.5 Pembahasan
sebesar 0,377 berarti 37,7% Keputusan Pembelian Ulang Smartphone Blackberry dapat dijelaskan oleh variabel Kepuasan dan variabel Pengetahuan Produk. sedangkan sisanya 62,3% dapat dijelaskan oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti oleh penelitian ini.
Berdasarkan hasil uji F dapat diketahui bahwa variabel kepuasan dan pengetahuan produk secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian ulang. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan nilai Fhitung > Ftabel (29,774 > 3,09). Hasil penelitian mendukung teori yang dinyatakan oleh Sunarto (2004:8) yang menyatakan kepuasan pelanggan bergantung pada perkiraan kinerja produk dalam memberikan nilai, relative terhadap harapan pembeli. Sehingga konsumen yang merasa puas akan membeli kembali. Hasil penelitian ini mendukung teori yang dinyatakan oleh Sumarwan (2003:122) pengetahuan produk adalah
kumpulan informasi mengenai produk. Pengetahuan ini meliputi kategori produk, merek, fitur, harga, manfaat, dan kepercayaan mengenai produk, sehingga apabila pelanggan telah memiliki pengetahuan tentang produk maka pelanggan tersebut akan semakin baik dalam melakukan pembelian kembali. Hal ini menggambarkan bahwa penelitian ini sesuai dengan teori tersebut.
Berdasarkan hasil uji t dapat diketahui bahwa variabel kepuasan dan pengetahuan produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian ulang. Dimana untuk variabel kepuasan nilai thitung (4,043) > ttabel (1,961) dan nilai signifikan (0,000) < 0,05. Untuk variabel pengetahuan produk nilai thitung (3,460) > ttabel
Berdasarkan pernyataan pada variabel kepuasan, Mayoritas responden menjawab setuju, yaitu sebanyak 66 orang dengan nilai persentase sebesar 68,8%. Dimana pernyataan kuesioner adalah saya merasa puas dengan kualitas smartphone
Blackberry karena keamanan komponen pembuat Blackberry. Hal ini (1,961) dan nilai signifikan (0,001) < 0,05. Hasil uji t juga menunjukkan bahwa variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap keputusan pembelian ulang adalah variabel kepuasan dengan nilai Standardized Coefficients
sebesar0,385. Hasil penelitian mendukung penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Aden (2004) dengan judul “Pengaruh Kepuasan, Pengetahuan Produk, dan sikap konsumen terhadap Keputusan Pembelian Ulang Tiga Merek Pemimpin Pasar untuk produk Toilettries Di Kalangan Mahasiswa Universitas Kristen Petra Surabaya” dari hasil penelitian juga menyatakan bahwa kepuasan dan pengetahuan produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian ulang.
mengindikasikan bahwa kualitas yang diberikan Blackberry sudah memenuhi harapan sebagian besar pelanggan dan sesuai dengan teori yang dinyatakan oleh Lupiyoadi (2001:158) bahwa kualitas merupakan faktor penentu kepuasan.
Berdasarkan pernyataan saya merasa bangga dengan memakai smartphone Blackberry. Mayoritas responden setuju, yaitu sebanyak 59 orang dengan nilai persentase sebesar 61,5%. Hal ini mengindikasikan bahwa Blackberry saat ini sedang populer.
Berdasarkan pernyataan smartphone Blackberry memiliki variasi produk yang sesuai dengan kebutuhan. Mayoritas responden setuju, yaitu sebanyak 36 orang dengan nilai persentase sebesar 37,5%. Hal ini mengindikasikan Blackberry memiliki banyak pilihan dimulai dari Gemini, javelin, Storm, Bold, Onyx, Torch. Selain itu harganya juga sangat bervariasi, mulai dari harga 1 an, hingga 6 juta-an, sehingga bisa dipilih sesuai budget.
Berdasarkan pernyataan saya merasa puas karena memiliki pengalaman yang menyenangkan dalam menggunakan smartphone Blackberry. Mayoritas responden menyatakan setuju, yaitu sebanyak 46 orang dengan nilai persentase sebesar 47,9%. Hal ini mengindikasikan Blackberry memberikan fitur dan kualitas yang baik dan sesusai dengan teori yang dinyatakan oleh Simamora (2003:18) bahwa kepuasan adalah pengalaman terhadap produk. Pengalaman ini adalah sebuah perasaan konsumen setelah membandingkan harapan dan kinerja aktual produk.
Untuk variabel pengetahuan produk, berdasarkan pernyataan saya memiliki pengetahuan mengenai smartphone Blackberry merupakan merek terkenal. Mayoritas
responden menyatakan setuju, yaitu sebanyak 36 orang dengan nilai persentase sebesar 37,5%. Hal ini mengindikasikan gencarnya promosi Blackberry baik yang dilakukan melalui media cetak maupun elektronik dan sudah banyak yang menggunakan Blackberry.
Berdasarkan pernyataan saya memiliki pengetahuan mengenai smartphone Blackberry merupakan produk dari perusahaan yang memiliki reputasi tinggi. Mayoritas responden menyatakan setuju, yaitu sebanyak 52 orang dengan nilai persentase sebesar 54,2%. Hal ini mengindikasikan perusahaan Research In Motion
memberikan pelayanan dengan kualitas yang tinggi.
Berdasarkan pernyataan saya mengetahui manfaat utama smartphone Blackberry. Mayoritas responden menyatakan setuju, yaitu sebanyak 41 orang dengan nilai persentase sebesar 42,7%. Hal ini mengindikasikan Blackberry dapat memenuhi kebutuhan teknologi informasi dan komunikasi mahasiswa.
Untuk variabel keputusan pembelian ulang, berdasarkan pernyataan saya tetap menggunakan smartphone Blackberry karena Blackberry dapat memenuhi kebutuhan teknologi informasi dan komunikasi. Mayoritas responden menyatakan setuju, yaitu sebanyak 54 orang dengan nilai persentase sebesar 56,3%. Hal ini mengindikasikan Blackberry mudah untuk online dimana saja dan kapan saja sehingga dapat membantu mahasiswa memperoleh informasi, selain itu mempermudah komunikasi dengan teman melalui Blackberry Massanger (BBM).
Berdasarkan pernyataan saya tetap menggunakan smartphone Blackberry karena Blackberry merupakan produk yang disukai. Mayoritas responden menyatakan
setuju, yaitu sebanyak 56 orang dengan nilai persentase sebesar 58,3%. Hal ini mengindikasikan Blackberry lebih memiliki fasilitas komunikasi yang lebih banyak.
Berdasarkan pernyataan saya tetap menggunakan Blackberry karena merasa cocok dengan produk blackberry. Mayoritas responden menyatakan setuju, yaitu sebanyak 58 orang dengan nilai persentase 60,4%. Hal ini mengindikasikan kualitas smartphone Blackberry sangat baik dan sesuai dengan kebutuhan.
Berdasarkan pernyataan saya tetap membeli smartphone Blackberry karena adanya kepuasan dalam pemakaian. Mayoritas responden menyatakan setuju, yaitu sebanyak 45 orang dengan nilai persentase 46,9%. Hal ini mengindikasikan Blackberry memiliki aplikasi yang mudah digunakan dan memiliki keunggulan yaitu memiliki fasilitas Blackberry Massenger (BBM) sehingga mahasiswa merasa puas memakai Blackberry.
Berdasarkan pernyataan saya tetap membeli smartphone Blackberry karena percaya terhadap blackberry. Mayoritas responden menyatakan setuju, yaitu sebanyak 35 orang dengan nilai persentase 36,5%. Hal ini mengindikasikan bahwa komponen pembuat blackberry berkualitas dan tidak gampang rusak.
Berdasarkan analisis deskriptif terhadap variabel kepuasan (X1) dapat dilihat bahwa indikator kualitas smartphone Blackberry memiliki pengaruh yang paling besar. Mayoritas responden (68,8%) merasa puas dengan kualitas smartphone Blackberry karena keamanan komponen pembuat Blackberry. Hal ini mengindikasikan kualitas yang diberikan Blackberry sudah memenuhi harapan sebagian besar pelanggan.
Berdasarkan analisis deskriptif terhadap variabel pengetahuan produk (X2
Berdasarkan analisis deskriptif terhadap variabel keputusan pembelian ulang (Y) dapat dilihat bahwa indikator kecocokan pelanggan dengan produk Blackberry memiliki pengaruh yang paling besar. Mayoritas responden (58,3%) tetap menggunakan Blackberry karena merasa cocok dengan produk Blackberry. Hal ini mengindikasikan kualitas smartphone Blackberry sangat baik dan sesuai dengan kebutuhan.
) dapat dilihat bahwa indikator pengetahuan mengenai reputasi perusahaan memiliki pengaruh yang paling besar. Mayoritas responden (56,3%) memiliki pengetahuan mengenai smartphone Blackberry merupakan produk dari perusahaan yang memiliki reputasi tinggi. Hal ini mengindikasikan perusahaan Research In Motion memberikan pelayanan dengan kualitas yang tinggi.
Perhitungan koefisien determinasi (R2) menunjukkan bahwa hubungan antara variabel bebas kepuasan (X1) dan kepercayaan (X2) terhadap variabel terikat keputusan pembelian ulang (Y) erat dengan nilai R sebesar 0,625. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,377, berarti 37,7% keputusan pembelian ulang dapat dijelaskan oleh variabel kepuasan dan pengetahuan produk sedangkan 62,3% dijelaskan oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dan penelitian ini.
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN