• Tidak ada hasil yang ditemukan

OBJEK DAN METODE PENELITIAN

4 Penarikan Kesimpulan

4.4 Hasil Analisis Verifikatif

4.4.4 Pengujian Secara Parsial (Uji t)

Untuk mengetahui signifikan atau tidaknya suatu pengaruh dari variabel-variabel bebas secara parsial atas suatu variabel tidak bebas digunakan uji t.

Ho : Tidak ada pengaruh yang signifikan dari variabel bebas terhadap variabel tidak bebas.

H1 : Ada pengaruh yang signifikan dari variabel bebas terhadap suatu variabel

tidak bebas. α = 5% Statistik Uji: ) ˆ ( ˆ i i Se t

Kriteria Uji : 1. Terima Ho jika –t tabel ≤ t hitung ≤ t tabel

2. Tolak Ho jika t hitung < -t tabel atau t hitung > t tabel t tabel = t α ; (df) , df = n-k-1

Tabel 4.24

Pengujian Hipotesis Secara Parsial (Uji t)

Model

Unstandardized

Coefficients t

hitung t tabel Keterangan Kesimpulan

B Std.

Error

1 X1 -0.279 0.085 -3.268 ±1,999 Ho ditolak ada pengaruh signifikan

2 X2 0.467 0.080 5.855 ±1,999 Ho ditolak ada pengaruh signifikan

Berdasarkan tabel di atas diperoleh hasil sebagai berikut :

1. Untuk variabel Pengembangan Karir (X1) diperoleh nilai t hitung sebesar -

3,268. Karena t hitung < - t tabel (1,999) maka Ho ditolak. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa Pengembangan Karir (X1) secara parsial

memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Kepuasan Kerja (Y).

Gambar 4.1

Uji Dua Pihak Daerah Penerimaan dan Penolakan Hipotesis

2. Untuk variabel Kompensasi (X2) diperoleh nilai t hitung sebesar 5,855.

Karena t hitung > t tabel (1,999) maka Ho ditolak. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa Kompensasi (X2) secara parsial memiliki pengaruh

yang signifikan terhadap Kepuasan Kerja (Y). Terima Ho

- 1,999

Ho ditolak Ho ditolak

Gambar 4.2

Uji Dua Pihak Daerah Penerimaan dan Penolakan Hipotesis

Hubungan dengan penilitian sebelumnya yang diteliti oleh Siti Nunlah pada tahun pada tahun 2009 dengan penelitian yang penelitian sebelumnya ada hubungan yang signifikan antara hubungan pengembangan karir dengan kepuasan kerja “ makin tinggi kepuasan kerja maka tingkat kepuasan kerja pun makin tinggi dan sebaliknya jikan pengembangan karir jarang dilakukan maka kepuasan kerja karyawan pun menurun”

Terima Ho - 1,985 Ho ditolak Ho ditolak 5,855 1,985

109

5.1 Kesimpulan

Berdasakan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka penulis menarik kesimpulan sebagai berikut:

1. Pengembangan Karir Karyawan pada Kantor Pos KPII Bandung termasuk dalam kategori baik. Namun masalah yang terjadi terlihat pada indikator Prestasi Kerja. Hal ini mengindikasikan Pengembangan Karir karyawan yang terdapat di Kantor Pos KPII Bandung belum terealisasi dengan baik.

2. Kompensasi pada Kantor Pos KPII Bandung termasuk dalam kategori baik. Namun masalah yang terjadi terlihat pada indikator Benefit yang masih termasuk dalam kategori cukup. Hal ini mengindikasikan penerapan pemberian benefit yang terdapat di Kantor Pos ( PERSERO ) KPII Bandung belum baik.

3. Kepuasan Kerja pada Kantor Pos KPII Bandung termasuk dalam kategori baik. Namun masalah yang terjadi terdapat pada indikator Imbalan termasuk dalam kategori baik. Hal ini mengindikasikan Kepuasan Kerja di Kantor Pos KPII Bandung belum meningkat.

4. Pengembangan karir dan kompensasi pengaruhnya terhadap kepuasan kerja sudah dikategorikan baik. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa secara simultan terdapat pengaruh yang signifikan dan hubungan yang kuat

antara Pengembangan Karir (X1) dan Kompensasi (X2) terhadap Kepuasan

Kerja (Y). Hal ini berarti apabila Pengembangan Karir karyawan dan Kompensasi baik, maka akan baik pula Kepuasan kerja karyawan.

5.2 Saran

Setelah melakukan penelitian yang dilaksanakan penulis pada PT. POS (Persero) KP II Bandung mengenai Pengaruh Pengembangan Karir dan Kompensasi pengaruhnya terhadap Kepuasan kerja karyawan, maka penulis mencoba memberikan beberapa saran untuk perusahaan. Adapun saran yang disampaikan penulis adalah sebagai berikut :

1. Pengembangan Karir hendaknya atasan tidak menilai karyawan dari Prestasi Kerja saja, tapi hendaknya atasan memberikan kesempatan kepada karyawan yang lainnya, sehingga karyawan merasa dirinya dihargai dan diperhatikan dalam perusahaan.

2. Pemberian Benefit hendaknya sedikit diperhatikan oleh atasan karena akan meningkatkan kepuasan kerja karyawan, jangan menilai dari pemberian gaji saja tetapi harus memperhatikan faktor-faktor lainnya yang diinginkan karyawan yang dapat meningkatkan kepuasan kerja.

3. Berdasarkan hasil penelitian mengenai kepuasan kerja karyawan pada PT. Pos (Persero) KPII Bandung, diperoleh gambaran bahwa tingkat Kepuasan kerja karyawan masih dirasakan kurang. Perusahaan harus lebih memperhatikan lagi Kepuasan kerja para karyawan. Seharusnya Imabalan pada PT Pos

(Persero) KP II lebih ditingkatkan lagi dan memperbaiki kembali sistem pemberian bonus untuk meningkatkan Kepuasan kerja karyawannya.

4. Pengembangan Karir bagi karyawan yang baik, serta kompensasi yang baik akan meningkatkan kepuasan kerja karyawan. Untuk hal itulah, PT.Pos ( Persero) KPII Bandung dituntut untuk memperhatikan kedua hal tersebut sehingga akan memberiakan Kepuasan bagi karyawannya agar menjadi lebih optimal sehingga tujuan perusahaan dalam upaya untuk mencapai tujuan lebih cepat terpenuhi.

Alfabeta.

Umar, Husain (2005). Riset Sumber Daya Manusia. Edisi Revisi, Jakarta. PT. Gramedia Pustaka Utama.

Robbin, Stephen., & Judge, Timothy (2007). Organizational Berhavoiur, Edisi 12. Jakarta. Salemba Empat.

Hasibuan, Malayu (2004). Manajemen Sumber Daya Manusia, Cetakan ke TujuhEdisi Revisi, Jakarta, PT Bumi Aksara.

Rivai , Veithzal (2004). Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Perusahaan Jakarta, PT. Raja Grafindo Persada.

Anwar Prabu Mangku Negara, (2004) Manajemen Sumber daya Manusia Perusahaan. Bandung. Percetakan, Penerbit PT. Remaja Rsodakarya.

Suwanto, (2001). Asas-asas Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta, Penerbit Suci Press.

Sugiyono, (2008). Metode Penelitian Bisnis. Bandung. Alfabeta.

Handoko, Hani (2000). Manajemen Personalia dan Sumber Daya Manusia. Penerbit BFEE. Yogyakarta.

Agung Panudju (2003). Pengaruh Kompensasi dan Karakteristik pekerjaan terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT. X Palembang. Jurnal Manajemen dan Bisnis Volume 1 no 20.

Thereshia Diah Widiastuti, Manajemen Karir : Permasalahan Mobilitas dan Pengembangan Karir individu dalam Organisas. Kinerja, Volume 8, No 1 th.Hal. 28-89.

Sri Herald Monis, (2009). Employee Statisfaction With Career Development Practices : A Comparative Study of Indian and Foregin MNC BPO FIRMS.Journal Of Arts Science & Commerce ISSN 2229-4686

Nama Lengkap : Indragiri Pratama.

Alamat lengkap : Jl. Cikajang 6 No 68 Antapani Bandung.

Nama Bapak : Trisno Sumedi.

Pekerjaan : PNS.

Nama Ibu : Sarina Sumiati.

Pekerjaan : IRT.

Alamat Lengkap : Jl. Cikajang 6 No 68.

Kode Pos : 40261.

Dokumen terkait