• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGUKURAN CAPAIAN KINERJA/ SASARAN

Dalam dokumen LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (Halaman 60-76)

PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA A. RENCANA STRATEGIS

AKUNTABILITAS KINERJA

A. PENGUKURAN CAPAIAN KINERJA/ SASARAN

Dalam implementasi Sistem AKIP, Pemerintah Kota Blitar berkomitmen memberikan pernyataan keberhasilan atas komitmen kinerja yang ingin diwujudkan pada tahun yang bersangkutan. Hal tersebut dimaksudkan sebagai salah satu sarana untuk meningkatkan akuntabilitas, transparansi, dan kinerja aparatur serta penilaian keberhasilan / kegagalan pencapaian tujuan dan/atau sasaran.

Pengukuran capaian kinerja tersebut dilakukan dengan cara membandingkan antara target dengan realisasi kinerja tahun 2016, realisasi kinerja tahun 2016 dengan realisasi kinerja tahun sebelumnya (tahun 2015), serta realisasi kinerja tahun 2016 dengan target akhir RPJMD 2016 – 2021.

Adapun cara menghitung capaian indikator kinerja dengan menggunakan rumus sebagai berikut :

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah ( LKIP ) 55 SEKRETARIAT DAERAH KOTA BLITAR TAHUN 2016

1. Rumus 1 : Apabila semakin tinggi realisasi menunjukkan pencapaian kinerja yang semakin baik, maka digunakan rumus sebagai berikut :

Prosentase

tingkat capaian =

Realisasi

Rencana x 100%

2. Rumus 2 : Apabila semakin tinggi realisasi menunjukkan pencapaian kinerja yang semakin rendah, maka digunakan rumus sebagai berikut :

Prosentase

tingkat capaian =

Rencana – (Realisasi-Rencana)

Rencana x 100%

Sedangkan pemberian atribut pada capaian masing-masing indikator kinerja, dengan kriteria yaitu :

No Nilai Capaian Kinerja Pemberian Atribut

% Keterangan Prosentase

1. 85% s.d 100% Delapan puluh lima persen sampai dengan seratus persen

Sangat Berhasil

2. 70% s.d < 85% Tujuh puluh persen sampai

dengan kurang dari delapan puluh lima persen

Berhasil

3. 55% s.d < 70% Lima puluh lima persen sampai

dengan kurang dari tujuh puluh persen

Cukup Berhasil

4. < 55% Di bawah lima puluh lima persen Tidak Berhasil

B

B.. ANANAALLIISSIISS CACAPPAAIIAANN KIKINNEERRJJAA BEBERRDDAASSAARRKKAANN TATARRGGEETT DADANN REREAALLIISSAASSII TATAHHUUNN 2

2001166

Analisis dan evaluasi dilakukan guna penyempurnaan/ perbaikan perencanaan dan penanganan atau peningkatan kinerja di masa mendatang. Analisis dan evaluasi capaian kinerja tersebut selengkapnya diuraikan sebagai berikut :

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah ( LKIP ) 56 SEKRETARIAT DAERAH KOTA BLITAR TAHUN 2016

NO SASARAN TARGET 2016 REALISASI CAPAIA N PREDIKAT CAPAIAN URAIAN INDIKATOR

1 Meningkatnya kinerja instansi pemerintahan

Nilai Evaluasi kinerja penyelenggaraan pemerintah kota Blitar (Nilai LPPD) Sangat Tinggi Sangat Tinggi 100% Sangat Berhasil 2 Terwujudnya harmonisasi dan

Sinkronisasi Rancangan Produk Hukum yang sesuai dengan Peraturan Perundangundangan, kebutuhan masyarakat dan penyelenggaraan pemerintahan daerah

Presentase Peraturan Perundang-undangan Daerah yang sesuai

dengan Peraturan

Perundangundangan diatasnya, kebutuhan masyarakat dan penyelenggaraan pemerintahan daerah 100 % 99,90% 99.9% Sangat Berhasil 3 Meningkatnya kemakmuran tempat ibadah

Prosentase tempat ibadah yang aktif

50 % 50 % 100% Sangat Berhasil Rasio pengajar ilmu agama

dengan jumlah penduduk

1:100 1:100 100% Sangat Berhasil 4 Mewujudkan kemandirian

ekonomi melalui sinergi antar lembaga (Pemerintah, Swasta, Akademisi dan Komunitas) dan keterpaduan unsur-unsur (subsektor) ekonomi kreatif

Prosentase meningkatnya Peran dan Fungsi TPID

100 % 100 % 100% Sangat Berhasil

Prosentase terbinanya BUMD 50 % 50 % 100 % Sangat Berhasil 5 Meningkatkan tertib administrasi

pembangunan

Prosentase rumusan kebijakan yang menjadi kebijakan bidang administrasi pembangunan

100% 100% 100% Sangat Berhasil

Nilai SAKIP SETDA B CC 0% Tidak

Berhasil 6 Terwujudnya Pelaksanaan

Pengadaan Barang/Jasa yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan

Prosentase pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa melalui e-procurement

90 % 96% 106% Sangat Berhasil

7 Terwujudnya kualitas layanan tertib administrasi surat menyurat, arsip dan sandi, administrasi keuangan, kerumah tanggaan serta sarana dan prasarana

Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) surat menyurat , arsip dan sandi

Baik Baik 100% Sangat Berhasil

Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) penatausahaan keuangan

Baik Baik 100% Sangat Berhasil Indeks Kepuasan Masyarakat

(IKM) administrasi kerumah tanggaan

Baik Baik 100% Sangat Berhasil

Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) layanan sarana dan prasarana

Baik Baik 100% Sangat Berhasil

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah ( LKIP ) 57 SEKRETARIAT DAERAH KOTA BLITAR TAHUN 2016

Rata-rata Capaian IKU Setda pada Tahun 2016 sebesar 94,26% atau sangat berhasil

C

C.. PEPERRBBAANNDDIINNGGAANN RREEAALLIISSAASSII KKIINNEERRJJAA TTAAHHUUNN AANNGGGGARARAANN 22001155--22001166 8 Meningkatnya Informasi Positif

Pemerintah Kota Blitar

Rasio Jumlah berita positif di media massa

848 : 1.046

1986:2456 80,8% Berhasil Meningkatnya kualitas tertib

acara keprotokolan

jumlah acara Kedinasan yang sesuai standar keprotokolan

70 77 110% Sangat

Berhasil 9 Meningkatnya akuntabilitas

kinerja pemerintah daerah

Nilai Akuntabilitas Kinerja Pemerintah Kota (Nilai SAKIP)

CC B 100% Sangat

Berhasil Meningkatnya SKPD/Unit Kerja

yang tepat fungsi dan tepat ukuran

Tingkat Ketepatan struktur dan ukuran organisasi

28 28 100% Sangat

Berhasil

Meningkatnya kualitas pelayanan publik

Rata -rata IKM Baik Baik 100% Sangat

Berhasil

Rata-rata capaian iku Sangat

Berhasil NO SASARAN REALISA SI 2015 REALISASI 2016 URAIAN INDIKATOR

1 Meningkatnya kinerja instansi pemerintahan Nilai Evaluasi kinerja penyelenggaraan pemerintah kota Blitar (Nilai LPPD)

Sangat Tinggi

Sangat Tinggi 2 Terwujudnya harmonisasi dan Sinkronisasi

Rancangan Produk Hukum yang sesuai dengan Peraturan Perundangundangan, kebutuhan masyarakat dan penyelenggaraan pemerintahan daerah

Presentase Peraturan Perundang-undangan Daerah yang sesuai dengan Peraturan Perundangundangan diatasnya, kebutuhan masyarakat dan penyelenggaraan pemerintahan daerah

100% 99,90%

3 Meningkatnya kemakmuran tempat ibadah Prosentase tempat ibadah yang aktif 50 % Rasio pengajar ilmu agama dengan jumlah

penduduk

1:100 4 Mewujudkan kemandirian ekonomi melalui

sinergi antar lembaga (Pemerintah, Swasta, Akademisi dan Komunitas) dan keterpaduan unsur-unsur (subsektor) ekonomi kreatif

Prosentase meningkatnya Peran dan Fungsi TPID 85,46 % 100 %

Prosentase terbinanya BUMD 49,78 % 50 % 5 Meningkatkan tertib administrasi pembangunan Prosentase rumusan kebijakan yang menjadi

kebijakan bidang administrasi pembangunan

n/a 100%

Nilai SAKIP SETDA n/a CC

6 Terwujudnya Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan

Prosentase pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa melalui e-procurement

90,56% 96%

7 Terwujudnya kualitas layanan tertib administrasi surat menyurat, arsip dan sandi, administrasi

Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) surat menyurat , arsip dan sandi

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah ( LKIP ) 58 SEKRETARIAT DAERAH KOTA BLITAR TAHUN 2016

D

D.. AAKKUUNNTTAABBIILLIITATASS KKEEUUAANNGGAANN DDAANN PPRREESSTTAASSII// PEPENNGGHHAARRGGAAAANN

Untuk mewujudkan komitmen kinerja Tahun 2016 sebagaimana uraian tersebut di atas, Sekretariat Daerah menganggarkan belanja langsung program/ kegiatan dalam APBD 2016. Selanjutnya pengukuran, evaluasi dan analisis pencapaian kinerja pada setiap sasaran dan indikator pada tahun 2016 serta sebagaimana kinerja nyata dengan kinerja yang direncanakan. kinerja nyata dengan kinerja tahun-tahun sebelumnya. kinerja nyata dengan kinerja dengan target jangka menengah kinerja suatu instansi dengan kinerja instansi lain yang unggul di bidangnya ataupun dengan kinerja sektor swasta. LKjIP Sekretariat Daerah Kota Blitar tahun 2016 telah ditetapkan dalam Renstra Sekretariat Daerah Kota Blitar tahun 2016-2021, secara rinci dapat dilihat sebagai berikut:

Analisis Pencapaian Sasaran Bagian Tata Pemerintahan Dan Perbadingan dengan Target Akhir Renstra Tahun 2021

No Sasaran Indikator kinerja Target

2021 Target 2016 Realisasi Tingkat kemajuan 1 Meningkatnya kinerja instansi pemerintahan

Nilai Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (nilai LPPD)

Sangat tinggi Sangat tinggi Sangat tinggi 100 %

Capaian kinerja pada Indikator Nilai Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (Nilai LPPD) Memperoleh Predikat Sangat Tinggi , Penjelasan capaian kinerja tersebut adalah :

keuangan, kerumah tanggaan serta sarana dan prasarana

Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) penatausahaan keuangan

n/a Baik

Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) administrasi kerumah tanggaan

n/a Baik

Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) layanan sarana dan prasarana

n/a Baik 8 Meningkatnya Informasi Positif Pemerintah Kota

Blitar

rasio Jumlah berita positif di media massa 1986:2456 Meningkatnya kualitas tertib acara keprotokolan jumlah acara Kedinasan yang sesuai standar

keprotokolan

70 77

9 Meningkatnya akuntabilitas kinerja pemerintah daerah

Nilai Akuntabilitas Kinerja Pemerintah Kota (Nilai SAKIP)

c B

Meningkatnya SKPD/Unit Kerja yang tepat fungsi dan tepat ukuran

Tingkat Ketepatan struktur dan ukuran organisasi 28 28 Meningkatnya kualitas pelayanan publik Rata -rata IKM baik Baik

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah ( LKIP ) 59 SEKRETARIAT DAERAH KOTA BLITAR TAHUN 2016

Indeks EKPPD Kota Blitar berada pada range 3,00 <s.d.<= 4,00 dengan prestasi sangat tinggi yang diraih dari Indeks Capaian Kinerja meliputi tataran pengambil kebijakan dan tataran pelaksana kebijakan dan Indeks Kesesuaian Materi meliputi urusan desentralisasi, tugas pembantuan, tugas umum pemerintahan dan RPJMD &GU.

Faktor-faktor penentu keberhasilan

1. Kecukupan dokumen pendukung dari masing-masing ustusan dan dari masing-masing SKPD 2. Dokumen pendukung yang tersedia merupakan dokumen yang valid

3. Nilai/ skor yang dihasilkan oleh masing-masing urusan yang termuat dalam IKK mendukung perolehan nilai LPPD

Kelemahan penyusunan LPPD sebagai berikut:

1. Validitas data IKK yang tercantum dalam laporan penyelenggaran pemerintahan daerah bentuk baik

2. Kurangnya komitmen/ kedisiplinan kepala SKPD untuk mendokumentasikan atau mengadministrasikan data pendukung IKK yang menjadi tanggungjawabnya

3. Kurangnya komitmen kepala SKPD untuk meningkatkan kendala data IKK

4. Pada umumnya pemda tidak memiliki database kinerja pemerintahan daerah seperti data kinerja keuangan dalam APBD, sehingga keakuratan data IKK masih diragukan serta konsistensi data IKK masih diragukan serta konsistensi data IKK tidak berjalan dengan baik.

Upaya peningkatan kinerja

1. Meningkatkan komitmen kepala SKPD untuk mendokumentasikan atau mengadministrasi data pendukung IKK yang menjadi tanggungjawabnya

2. Setiap SKPD harus mempunyai database kinerja pemerintahan yang akurat, sehingga konsistensi data dan kinerja IKK berjalan dengan baik

3. Komitmen kepala daerah untuk memberikan penekanan kepada seluruh Ka. SKPD terhadap penyediaan data-data IKK

Capaian tersebut didukung oleh Program Pelayanan Administrasi Perkantoran, Program Peningkatan Sarana Dan Prasarana Aparatur, Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur, Program Penataan, Penguasaan, Pemilikan, Penggunaan Dan Pemanfaatan Tanah, Program Peningkatan Pelayanan Kedinasan Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah, Program Peningkatan Kerjasama antar daerah, dan Program Peningkatan

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah ( LKIP ) 60 SEKRETARIAT DAERAH KOTA BLITAR TAHUN 2016

Kapasitas Kelembagaan pagu anggaran total Rp. 1.670.206.312,00 dan penyerapan sebesar Rp. 1.389.135.157,00 (83,17 %)

Analisis Pencapaian Sasaran Bagian Hukum dan Perbadingan dengan Target Akhir Renstra Tahun 2021

Capaian kinerja pada indikator Presentase Peraturan Perundang-undangan Daerah yang sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan diatasnya, kebutuhan masyarakat dan penyelenggaraan pemerintahan daerah sebesar 99,90%. Penjelasan capaian kinerja tersebut adalah :

1. Salah satu pasal dalam Peraturan Daerah Kota Blitar Nomor 8 Tahun 2011 tentang retribusi jalan umum dilakukan pembatalan dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 188.34-5182 Tahun 2016 tentang Pembatalan Pasal 89 Peraturan Daerah kota Blitar Nomor 8 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Umum. Tindak lanjut atas pembatalan tersebut dilakukan dengan perubahan Peraturan Daerah Kota Blitar Nomor 8 Tahun 2011 Tentang Retribusi Jasa Umum Selanjutnya dimasukan dalam Propemperda Kota Blitar Tahun 2017 serta dengan menerbitkan Surat Edaran Walikota Blitar nomor 188/4442/410.010.2/2016 tentang Penghentian Penarikan Retribusi Pengendalian Menara Telekomunikasi.

2. Dilakukannya pembatalan Peraturan Daerah Kota Blitar nomor 12 Tahun 2010 tentang Retribusi Penggantian Biaya Cetak Kartu Tanda Penduduk dan Akta Catatan Sipil dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri nomor 188.34-5295 Tahun 2016 tentang Pembatalan Peraturan Daerah Kota Blitar nomor 12 Tahun 2010 tentang Retribusi Penggantian Biaya Cetak Kartu Tanda Penduduk dan Akta Catatan Sipil dan sudah ditindaklanjuti dengan dicabutnya peraturan daerah tersebut.

Capaian kinerja pada indikator Presentase Peraturan Perundang-undangan Daerah yang sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan diatasnya, kebutuhan masyarakat dan penyelenggaraan pemerintahan daerah sebesar 99,90% atau turun bila dibandingkan dengan capaian tahun sebelumnya yaitu 100%. Faktor eksternal yang menyebabkan Perda Pemerintah Kota Blitar mengalami perubahan dan pembatalan adalah:

NO SASARAN TARGET 2021 TARGET 2016 REALISASI TINGKAT KEMAJUAN URAIAN INDIKATOR 1

Terwujudnya harmonisasi dan Sinkronisasi Rancangan Produk Hukum yang sesuai dengan Peraturan Perundangundangan, kebutuhan masyarakat dan penyelenggaraan pemerintahan daerah

Presentase Peraturan Perundang-undangan Daerah yang sesuai dengan Peraturan Perundangundangan diatasnya, kebutuhan masyarakat dan penyelenggaraan pemerintahan daerah

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah ( LKIP ) 61 SEKRETARIAT DAERAH KOTA BLITAR TAHUN 2016

1. Terbitnya keputusan MK nomor 46/PUU-XI/2014 yang membatalkan retribusi menara telekomunikasi yaitu Penjelasan Pasal 124 UU No. 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (UU PDRD) yang berisi tentang tarif retribusi pengendalian menara telekomunikasi maksimal 2 persen dari nilai jual objek pajak (NJOP). Keputusan tersebut mengakibatkan dibatalkannya Pasal 89 Peraturan Daerah kota Blitar Nomor 8 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Umum melalui Keputusan Menteri Dalam Negeri, sehingga harus dilakukan perubahan pada perda tersebut. 2

2.. Berlakunya undang-undang nomor 24 tahun 2013 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 Tentang Administrasi Kependudukan terutama pasal 79A yang berbunyi “Pengurusan dan penerbitan Dokumen Kependudukan tidak dipungut biaya”, pasal 84 yang mengalami perubahan, pasal 87A, 87B, perubahan bunyi pasal 94, pasal 95A, pasal 95 B, perubahan bunyi pasal 96, pasal 96 A dan pasal 103, sehingga Peraturan Daerah Nomor nomor 12 Tahun 2010 tentang Retribusi Penggantian Biaya Cetak Kartu Tanda Penduduk dan Akta Catatan Sipil harus disesuaikan.

Pencapaian target pada tahun 2016 lebih kecil daripada tahun 2015 karena ada satu Perda yang harus dirubah dan satu perda dibatalkan tetapi hal tersebut dapat dimaknai sebagai upaya Pemerintah Kota Blitar untuk meningkatkan kepastian hukum bagi masyarakat dan harmonisasi produk hokum daerah dengan peraturan diatasnya sebagai pedoman dalam menjalankan roda pemerintahan di Pemerintah Kota Blitar, serta langkah untuk menyelesaikan permasalahan dan isu startegis yang dihadapi oleh Sekretariat Daerah Kota Blitar.

Upaya kedepan untuk meningkatkan capaian indicator tersebut dilakukan dengan meningkatkan koordinasi dengan Pemerintah Pusat, segera menindaklanjuti perubahan aturan diatasnya dengan aktif untuk melaksanakan harmonisasi Rancangan Perda oleh Pemerintah Daerah bersama masyarakat dan Pemerintah Pusat sesuai dengan Peraturan Perundangan yang berlaku.

Analisis Pencapaian Sasaran Bagian Kesra dan Perbadingan dengan Target Akhir Renstra Tahun 2021

No Sasaran Indikator kinerja Target

2021 Target 2016 Realisasi Tingkat kemajuan 1 Meningkatnya

kemakmuran tempat ibadah

Prosentase tempat ibadah yang aktif 50% 50 % 50% 100 %

Rasio pengajar ilmu agama dengan jumlah penduduk

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah ( LKIP ) 62 SEKRETARIAT DAERAH KOTA BLITAR TAHUN 2016

Sasaran Meningkatnya kemakmuran tempat ibadah melalui 2(dua) indikator yaitu prosentase tempat ibadah yang aktif dan rasio pengajar ilmu agama dengan jumlah penduduk. Indikator tempat ibadah yang aktif antara lain digunakan untuk ibadah wajib secara rutin, untuk tempat pengajaran ilmu agama secara rutin, dan mempunyai kepengurusan yang terstruktur dan aktif. Sedangkan kriteria pengajar ilmu agama adalah guru agama formal dan non formal. Keduanya dilaksanakan sesuai tugas dan fungsi Bagian Kesejahteraan Rakyat. Berdasarkan hasil pengukuran diperoleh rata-rata capaian kinerja sasaran sebesar 100% atau memuaskan.

Kedua Capaian tersebut didukung Program peningkatan kapasitas sumber daya aparatur, program pelayanan administrasi perkantoran, program peningkatan sarana dan prasarana aparatur, dan program peningkatan pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan dengan pagu anggaran total Rp. 1.306.165.000 dan penyerapan sebesar Rp. 1.275.561.010 (97,65 %)

Analisis Pencapaian Sasaran Bagian Perekonomian dan Perbadingan dengan Target Akhir Renstra Tahun 2021

No Sasaran Indikator kinerja Target

2016 Realisasi Atribut Target 2021 Realisasi Atribut 1

Mewujudkan kemandirian ekonomi melalui sinergi antar lembaga (Pemerintah, Swasta, Akademisi dan Komunitas) dan keterpaduan unsur-unsur (subsektor) ekonomi kreatif

Meningkatnya Peran dan Fungsi TPID

100% 100% 100% 100% 92,06% Memuaskan Prosentase rumusan kebijakan/

rekomendasi pelaksanaan pameran promosi

90% 100% 100% 100% 98,05% Memuaskan

Terbinanya BUMD 50% 100% 100% 100% 90,80% Memuaskan Presentase penyerapan

anggaran DBHCHT Kota Blitar

87% 100% 100% 100% 97,68% Memuaskan

Sasaran Mewujudkan kemandirian ekonomi melalui sinergi antar lembaga (Pemerintah, Swasta, Akademisi dan Komunitas) dan keterpaduan unsur-unsur (subsektor) ekonomi kreatif melalui 4 (empat) indikator yaitu :

a. Meningkatnya Peran dan Fungsi TPID dengan dilaksanakan high level metting 2 kali dalam 1 tahun untuk membahas rencana strategi pengendalian inflasi daerah dan memantau harga kebutuhan pokok daerah menjelang hari raya idul fitri

b. Prosentase rumusan kebijakan / rekomendasi pelaksanaan pameran promosi melalui monev sasaran pelaksanaan pameran hal ini di lakukan untuk menjaring pameran yang tepat sasaran dan efektif dapat meningkatkan PAD kota blitar

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah ( LKIP ) 63 SEKRETARIAT DAERAH KOTA BLITAR TAHUN 2016

c. Terbinanya BUMD, saat ini ada 2 yang dibina yaitu BPR artha Praja dan PDAM, BPR artha praja dari segi kesehatan keuangan meningkat dengan baik, deviden meningkat sedangkan PDAM masih belum ada peningkatan signifikan meskipun demikian pembinaan terhadap SDM PDAM tetap dilakukan

d. Presentase penyerapan anggaran DBHCHT Kota Blitar, pelaksaaan program dan kegiatan telah dilaksanakan dengan Peraturan Menteri Keuangan dan dapat berjalan dengan baik.

Berdasarkan hasil pengukuran diperoleh rata-rata capaian kinerja sasaran sebesar 100% atau pada keseluruhan indikator sasaran sebagai penunjang capaian sasaran yaitu dengan capaian sebesar 100%. Sedangkan capaian keuangan dengan pagu anggaran SKPD total Rp. 668.889.000,00 dan penyerapan sebesar Rp. 638.761.274,00 dengan prosentase 95,50 %. Keberhasilan tersebut didukung oleh karena terlaksananya fungsi koordinasi dan komunikasi yang baik antar SKPD dan stake holder yang terkait.

Analisis Pencapaian Sasaran Bagian Administrasi Pembangunan dan Perbadingan dengan Target Akhir Renstra Tahun 2021

No Sasaran Indikator kinerja Target

2021 Target 2016 Realisasi Tingkat kemajuan 1 Meningkatkan tertib

administrasi pembangunan

Prosentase rumusan kebijakan yang menjadi kebijakan bidang administrasi pembangunan

100% 100% 100% 100%

Nilai SAKIP SETDA B B CC 0%

Sasaran Meningkatnya tertib administrasi pembangunan melalui 2(dua) indikator yaitu Prosentase rumusan kebijakan yang menjadi kebijakan bidang administrasi pembangunan dan nilai sakip setda. Perumusan kebijakan disusun sesuai dengan peraturan perundang-undangan sedangkan penyusunan LKIP berdasarkan hasil koordinasi antar bagian di lingkungan setda kota blitar, keduanya dilaksanakan didasarkan pada tugas dan fungsi Bagian administrasi pembangunan. Berdasarkan hasil pengukuran diperoleh rata-rata capaian kinerja sasaran sebesar 75% atau baik Pada indikator pertama sebagai penunjang capaian sasaran yaitu Prosentase rumusan kebijakan yang menjadi kebijakan bidang administrasi pembangunan diperoleh data seluruh rumusan kebijakan menjadi kebijakan bidang administrasi pembangunan atau capaian sebesar 100%. Sedangkan pada indikator kedua nilai SAKIP setda memperoleh kategori cukup (CC) dengan rincian bobot sebagai berikut :

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah ( LKIP ) 64 SEKRETARIAT DAERAH KOTA BLITAR TAHUN 2016

Kedua Capaian tersebut didukung Program peningkatan kapasitas sumber daya aparatur, program pelayanan administrasi perkantoran, program peningkatan sarana dan prasarana aparatur, program peningkatan pengembangan system pelaporan capaian kinerja dan keuangan, program pengembangan data/ informasi dan program perencanaan pembangunan daerah dengan pagu anggaran total Rp. 803 778.700 dan penyerapan sebesar Rp.736.210.296 (91,59 %) dan adanya koordinasi antar SKPD yang berjalan dengan baik

Pada indikator kedua Nilai AKIP Sekretariat Daerah pada Tahun 2015 adalah sebesar 59,48 atau kategori CC. Bila dibandingkan dengan target kategori B maka capaian kinerja indikator ini adalah tidak tercapai.untuk itu kedepan akan dilakukan perbaikan/ pencapaian target dengan langkah-langkah review renstra, perbaikan indicator, review iku dan PK, menyusun rencana aksi atas kinerja yang sudah direncanakan, serta mengungumumkan dokume perencanaan SKPD pada website daerah agar diketahui oleh siapapun.

Analisis Pencapaian Sasaran Bagian Layanan Pengadaan dan Perbadingan dengan Target Akhir Renstra Tahun 2021

N

o Sasaran Indikator kinerja Target 2021 Target 2016 Realisasi Tingkat kemajuan

1 Terwujudnya Pelaksanaan

Pengadaan Barang/Jasa yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan

Prosentase pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa melalui e-procurement

94 % 90 % 96% 100%

NO KOMPONEN BOBOT NILAI HASIL EVALUASI

a Perencanaan Kinerja 30% 13,8 b Pengukuran Kinerja 25% 15,63 c Pelaporan Kinerja 15% 14,25 d Evaluasi Kinerja 10% 3,25 e Capaian Kinerja 20% 12,55 jumlah 100% 59,48

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah ( LKIP ) 65 SEKRETARIAT DAERAH KOTA BLITAR TAHUN 2016

sebagai penunjang capaian sasaran Prosentase Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Melalui E-Procurement tahun 2016 yang diukur dari Jumlah pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa melalui e-procurement dibagi Jumlah Pengadaan Barang/Jasa yang diumumkan melalui SIRUP x 100 % yaitu 117 paket dari 121 paket PBJ yang difasilitasi. Pada tahun 2016 sebanyak 121 paket pengadaan barang dan jasa sesuai dengan Rencana Umum Pengadaan yang telah disusun pada awal Tahun 2016, 117 paket berhasil mendapatkan penyedia , 2 paket gagal lelang dan dikembalikan kepada PPK, 2 paket pada saat kaji ulang HPS dikembalikan kepada PPK karena HPS terlalu tinggi. Sehingga pada dasarnya seluruh paket pengadaan tersebut difasilitasi oleh Bagian Layanan Pengadaan Setda Kota Blitar degan capain 100% bahkan melampau target yang telah ditentukan. Faktor pendukung keberhasilan sbb:

1. Ketaatan SKPD yang memproses pelaksanaan lelang melalui Bagian Layanan Pengadaan. 2. Dilaksanakannnya inventarisasi peket pengadaan pada awal Tahun Anggaran sehingga dapat

dilaksanakan penjadwalan yang sesuai dengan realisasi dan capaian anggaran.

Capaian tersebut didukung Program peningkatan kapasitas sumber daya aparatur, program pelayanan administrasi perkantoran, program peningkatan sarana dan prasarana aparatur, program peningkatan pengembangan system pelaporan capaian kinerja dan keuangan, program peningkatan dan pengembangan pengelolaan keuangan daerah dengan pagu anggaran total Rp. 895.784.800,00 dan penyerapan sebesar Rp. 863.246.300,00 (96.37 %) Analisis Pencapaian Sasaran Bagian Humas dan Protokol dan Perbadingan dengan Target Akhir Renstra Tahun

2021

No Sasaran Indikator kinerja Target

2021 Target 2016 Realisasi Tingkat kemajuan 1 Meningkatnya Informasi Positif Pemerintah Kota Blitar

rasio berita positif di media massa

87% 848 : 1.046 1986:2456 92%

2 Meningkatnya kualitas tertib acara keprotokolan

jumlah acara Kedinasan yang sesuai standar keprotokolan

100% 70 77 100%

Sasaran Meningkatnya Informasi Positif Pemerintah daerah melalui 2 (dua) indikator yaitu Prosentase berita positif di media massa dan Prosentase acara Kedinasan yang sesuai standar keprotokolan yang menjadi kebijakan bagian Humas dan Protokol, keduanya

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah ( LKIP ) 66 SEKRETARIAT DAERAH KOTA BLITAR TAHUN 2016

dilaksanakan didasarkan pada tugas dan fungsi Bagian Humas dan Protokol . Berdasarkan hasil pengukuran diperoleh rata-rata capaian kinerja sasaran sebesar 96% atau memuaskan.

Sasaran meningkatnya Informasi Positif Pemerintah daerah selama tahun 2016 mengalami penurunan dari tahun 2015 yang semula 81,07% di tahun 2016 terealisasi 80,8 % , dikarenakan jumlah berita yang meningkat drastis selama tahun 2016 hal ini dapat dilihat dari perhitungan jumlah berita bagus ( 1986) : jumlah berita keseluruhan (2456) x 100%. Sedangkan untuk sasaran Meningkatnya kualitas tertib acara keprotokolan mampu memfasilitasi sebanyak 77 kegiatan atau 100% lebih dari target awal 70 kegiatan. Kondisi ini terjadi karena adanya peningkatan permintaan fasilitasi keprotokolan dibandingkan tahun sebelumya.

Kedua Capaian tersebut didukung Program peningkatan kapasitas sumber daya aparatur, program pelayanan administrasi perkantoran, program peningkatan sarana dan

Dalam dokumen LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (Halaman 60-76)

Dokumen terkait