• Tidak ada hasil yang ditemukan

AKUNTABILITAS KINERJA

3.1. PENGUKURAN DAN ANALISIS PENCAPAIAN KINERJA

Pengukuran kinerja adalah kegiatan manajemen khususnya membandingkan tingkat kinerja yang dicapai dengan standar, rencana atau target dengan menggunakan indikator kinerja yang telah ditetapkan.

Pengukuran kinerja diperlukan untuk mengetahui sampai sejauh mana realisasi atau capaian kinerja yang berhasil dilakukan oleh RSPG Cisarua Bogor dalam kurun waktu tahun 2021. Pelaksanaan pengukuran kinerja RSPG dilakukan terhadap target indikator kinerja. Pengukuran kinerja dilakukan dengan membandingkan antara target dengan realisasi tahun berjalan dan capaian kinerja dengan target, antara tahun berjalan dengan capaian kinerja tahun-tahun sebelumnya selama indikatornya sama.

Tahun 2020 merupakan tahun pertama pelaksanaan dari Rencana Strategis dan Bisnis RSPG Tahun 2020–2024. Adapun pengukuran kinerja yang dilakukan adalah dengan membandingkan realisasi capaian dengan rencana tingkat capaian (target) pada setiap indikator kegiatan di dalam Rencana Strategis, sehingga diperoleh gambaran tingkat keberhasilan pencapaian masing-masing indikator. Berdasarkan pengukuran kinerja tersebut diperoleh informasi menyangkut masing–masing indikator, sehingga dapat ditindaklanjuti dalam perencanaan program/kegiatan di masa yang akan datang agar setiap program/ kegiatan yang direncanakan dapat lebih berhasil guna dan berdaya guna.

Selain untuk mendapat informasi mengenai masing – masing indikator, pengukuran kinerja ini juga dimaksudkan untuk mengetahui capaian kinerja RSPG Cisarua Bogor dibandingkan dengan target yang ingin dicapai yang sudah ditetapkan di awal tahun. Manfaat pengukuran kinerja antara lain untuk memberikan gambaran kepada pihak-pihak internal dan eksternal tentang pelaksanaan program dan kegiatan dalam rangka mewujudkan tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan dalam Rencana Strategis Bisnis (RSB) RSPG

Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah

Rumah Sakit Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo TA 2021 19 Cisarua Bogor, Rencana Bisnis Anggaran, Rencana Kinerja Tahunan dan Penetapan Kinerja.

Dilihat dari capaian masing-masing indikator, RSPG Cisarua Bogor dapat melaksanakan tugas utama yang menjadi tanggung jawab organisasi. Dalam membandingkan capaian kinerja nyata atau realisasi dengan target, dilakukan analisis per indikator dengan mengungkapkan kegiatan-kegiatan yang terkait langsung dengan indikator maupun yang bersifat pendukung. Dalam analisis mengenai pencapaian sasaran strategis, dilakukan terhadap realisasi sasaran strategis yang bersifat keluaran (output) yang penting maupun output lainnya.

Capaian dari masing – masing indikator adalah sebagai berikut : 1. Terwujudnya peningkatan pendapatan dan efisiensi biaya;

2. Tercapaianya kepuasan pelanggan;

3. Terpenuhinya kualitas pelayanan dengan sertifikasi;

4. Terlaksananya penelitian ilmu penyakit paru, bedah toraks dan penyakit paru lainnya;

5. Tersedianya infrastruktur dan layanan sesuai kebutuhan;

6. Terwujudnya digitalisasi Sistem Informasi RS;

7. Tersedianya jumlah dan jenis SDM Kesehatan sesuai standar dan kebutuhan layanan.

Rincian gambaran tentang pencapaian kinerja Rumah Sakit Paru dr. M.

Goenawan Partowidigdo menurut sasaran strategis adalah sebagai berikut:

Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah

Rumah Sakit Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo TA 2021 20 Tabel 3.1

Pencapaian Kinerja Tahun 2021

No SASARAN NO INDIKATOR TARGET 2021 BOBOT HAPER PIC Tercapai=1/tidak

tercapai=0

1 2 3 4 5 6 8 14 15

1

Rasio Pendapatan PNBP/BLU

terhadap biaya operasional 66% 10% 97,60 (128.871.044.843/132.044.086.726) X 100 14,79 DSKU 1

2

Jumlah asset yang dikelola

sebagai pendapatan BLU 3 10% 6

Sewa lahan KK BRI,ATM BRI,ATM Mandiri,Lahan

Pakir,Koperasi,Gudang,Mess

20 DSKU 1

B Tercapainya Kepuasan Pelanggan 3 Angka Kepuasan Pelanggan 81% 10% 81,25% 10 DSKU 1

4

6 Akreditasi RS 10% Paripurna Paripurna 10,0 DIRUT 1

D Terlaksananya penelitian ilmu penyakit paru, bedah

thoraks dan penyakit paru lainnya 7

Pertumbuhan penelitian ilmu penyakit paru, bedah thoraks dan penyakit paru lainnya yang dipublikasikan

1 5% 2 2 10 DSKU 1

E Tersedianya infrastruktur dan Layanan sesuai kebutuhan 8

Kesesuaian peralatan peralatan yang harus di pantau setiap tahun

12,36 DSKU 1

9 Terintegrasi sistem

informasi pelayanan RS 36 5% 42 Terdapat 42 Modul 6 DSKU 1

10 Terlaksananya SISRUTE 60% 5% 100 8

11

Terpenuhinya kebutuhan tenaga dokter spesialis dan subspesialis

80% 10% 87,50% (35x40)100 11 DMKP

12 Terpenuhinya tenaga

perawat (Ners) 25% 5% 27,15% ( 8x177)100 5,43 DMKP

TOTAL NILAI (SCORE) 100% 128 10

C

Terwujudnya peningkatan pendapatan dan efisiensi biaya

PERSPEKTIF PELANGGAN ( Konsumen)

PERSPEKTIF PROSES BISNIS

F Terwujudnya digitalisasi Sistem Informasi RS

PERSPEKTIF PERTUMBUHAN & PEMBELAJARAN

G Tersedianya jumlah dan jenis SDM kesehatan sesuai

standar dan kebutuhan pelayanan 1

Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah

Rumah Sakit Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo TA 2021 21 3.1.1. Kondisi yang dicapai:

Berdasarkan table diatas, capaian pada tahun 2021 sampai dengan Triwulan IV sesuai dengan penetapan kinerja dalam RSB, RSPG telah melaksanakan seluruh kegiatan dengan capaian 128 Ditinjau dari setiap perspektif dapat dijelaskan sebagai berikut :

a. Pelanggan

- Tingkat Pencapaian kepuasan pelanggan eksternal hasil penilaian internal pada tahun 2021 sebesar 81, 25 % dari target sebesar 81%.

Sedangkan untuk capaian pada tahun 2020 sebesar 85,30%, dimana hasil survey kepuasan pelanggan pada tahun 2020 lebih tinggi dibandingkan pada tahun 2021, hal ini disebabkan oleh dinamisnya responden yang dilakukan survei di masa pandemi.

b. Proses Bisnis

- Tingkat capaian sertifikasi akreditasi Tahun 2021 RSPG adalah tetap Paripurna dengan kondisi pandemi Covid-19, KARS memberikan kebijakan RSPG tetap berstatus akreditasi Paripurna sampai dengan 31 Desember 2021, kemudian diperpanjang kembali sampai dengan bulan Maret 2022.

- Tingkat capaian sebagai RS Pendidikan tahun 2021 adalah tersertifikasi RS Pendidikan sesuai Surat Edaran Nomor HK.02.01/Menkes/455/2020 tentang Perizinan dan Akreditasi Fasilitas Pelayanan Kesehatan dan Penetapan Rumah sakit Pendidikan Pada Masa pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), RSPG telah melakukan pengajuan dan sudah diberikan rekomendasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Jabar sebagai hasil tindak lanjut visitasi.

- Tingkat capaian sertifikasi sarana dan prasarana yaitu sertifikasi penunjang pelayanan Laboratorium BSL 2 + , RSPG sudah dinyatakan lulus tersertifikasi Laboratorium BSL 2 + oleh World BioHazTec Pte Ltd .

Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah

Rumah Sakit Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo TA 2021 22 - Tingkat capaian pertumbuhan penelitian ilmu penyakit paru, bedah

thoraks dan penelitian lainnya yang dipublikasikan sudah sesuai target yaitu ada satu penelitian yang dipublikasikan.

c. Pertumbuhan dan Pembelajaran

- Kesesuaian peralatan Kesehatan dan peralatan pendukung dengan standar dan kebutuhan sesuai target yaitu >80% atau 98,9 %.

- Sedangkan untuk terwujudnya digitalisasi system informasi RS dengan terintegrasinya system informasi pelayanan dan administrasi RSPG dengan target di tahun 2021 sebanyak 36 modul sudah tercapai sebanyak 42 modul terintegrasi.

- Kemudian untuk tersedianya jumlah SDM Kesehatan sesuai standar dan kebutuhan pelayanan yaitu terpenuhinya kebutuhan tenaga dokter spesialis dan subspesialis dari target 75% sudah tercapai 87,50%, sedangkan untuk terpenuhinya tenaga perawat (NERS) dari target 15 % sudah tercapai 27,15 %.

d. Finansial

- Tingkat Rasio Pendapatan PNBP/BLU terhadap biaya operasional.

Capaian Rasio Pendapatan PNBP/BLU terhadap biaya operasional (POBO) tahun 2021 sebesar 98,28% dari target 66%.

- Sedangkan untuk jumlah asset yang dikelola sebagai pendapatan BLU dari target 2 unit sudah tercapai 6 unit.

3.1.2. Permasalahan:

Dalam pelaksanaan kegiatan untuk mencapai tujuan dan sasaran strategi yang telah ditetapkan dalam RSB terdapat hambatan – hambatan sebagai berikut :

A. Direktorat Pelayanan Medik, Keperawatan & Penunjang

Dokumen terkait